Artikel Ilmiah : D1A020057 a.n. AGUM KUSUMAH
| NIM | D1A020057 |
|---|---|
| Namamhs | AGUM KUSUMAH |
| Judul Artikel | FERMENTABILITAS PAKAN KAMBING PERAH YANG DISUPLEMENTASI Lemna sp. PADA PAKAN BERKHROMIUM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh suplementasi tepung lemna pada pakan basal kambing perah yang mengandung mineral Chromium terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan BCS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2024 di Peternakan Kambing Perah Mendha Adhikara Farm, Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Materi yang digunakan 18 ekor kambing sapera betina dengan rataan bobot badan 40±3,56 kg, pakan basal yang diberikan sebanyak 4% BK/kg BB. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola split plot. Perlakuan terdiri atas: R0 sebagai pakan basal (40% konsentrat + 60% hijauan) + Chromium 1,5 ppm dan R1 (R0 + tepung lemna sp. 2%). Data penelitian dianalisis dengan analisis variansi dan uji-lanjut menggunakan Duncan Multiple Rang Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi bahan kering dengan rataan R0 sebesar 1.735,46±23,29 (gram/ekor/hari) dan R1 sebesar 1.762,31±14,61 (gram/ekor/hari) dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organic dan BCS. Kesimpulan, suplementasi tepung lemna tidak mempengaruhi konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, bahan organic dan BCS tetapi meningkatkan konsumsi bahan kering. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study aimed to examine the effect of lemna flour supplementation on dairy goat basalt feed containing Chromium minerals on consumption of dry matter, organic matter, digestibility of dry matter, organic matter and BCS. The research was carried out at the Mendha Adhikara Farm Dairy Goat Farm, Banyumas Regency, Animal Feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. The material used were 18 female goats with an average body weight of 40 ± 3.56 kg, basal feed was given as much as 4% DM/kg BW. Method used a random design of split plot groups. The treatment consisted of: R0 as basal feed (40% concentrate + 60% forage)+Chromium 1.5 ppm and R1 (R0+lemna flour sp. 2%). The research data was analyzed by variance analysis and follow-up tests using the DMRT. The results showed that the treatment had effect (P<0.05) on dry matter consumption with an average R0 wosh 1,735.46±23.29 (grams/head/day) and R1 of 1,762.31±14.61 (grams/head/day) and had no effect (P>0.05) on organic matter consumption, dry matter digestibility, organic matter digestibility and BCS. In conclusion, lemna flour supplementation does not affect the consumption of organic matter, digestibility of dry matter, organic matter and BCS but increases the consumption of dry matter. |
| Kata kunci | tepung lemna, chromium, kecernaan, bahan kering, bahan organik |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P., IPU., ASEAN Eng |
| Pembimbing 2 | Ir. Nur Hidayat, M.Si., IPM |
| Pembimbing 3 | Dr. Ir. Munasik, M.P., IPU |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2024-08-01 10:48:40.005979 |