| NIM | L1C019060 |
| Namamhs | MUHAMMAD AZRIL HIBATULLAH YUSUF |
| Judul Artikel | Analisis Dampak Pariwisata Terhadap Kualitas Perairan dengan Bioindikator Makrozoobentos di Perairan Karimunjawa |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kepulauan Karimunjawa merupakan salah satu objek pariwisata di Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati meliputi terumbu karang, lamun dan mangrove. Peningkatan wisata bahari dan pembangunan di Kepulauan Karimunjawa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perubahan kondisi kualitas perairan. Makrozoobentos merupakan jenis biota laut yang dapat dijadikan sebagai bioindikator perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pariwisata terhadap kualitas air, struktur komunitas, komposisi jenis dan status pencemaran berdasarkan keberadaan makrozoobentos menggunakan A Marine Biotic Index (AMBI). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan purposive sampling untuk penentuan stasiun sampling. Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan line transect dengan transek kuadran berukuran 1x1 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 2 filum dan 6 kelas makrozoobentos. Makrozoobentos ditemukan sebanyak 230 individu terdiri dari 6 kelas dengan spesies yang ditemukan 35 spesies. Kelimpahan berkisar antara 7,55 - 19,78 ind/m². Keanekaragaman termasuk kategori sedang (2,74) sampai tinggi (3,47). Keseragaman (0,74- 0,83) termasuk dalam kategori tinggi. Dominansi (0,12- 0,24) termasuk dalam kategori tidak ada dominansi. Klasifikasi polusi berdasarkan A Marine Biotic Index (AMBI) termasuk dalam kategori sedikit tercemar sampai tidak tercemar (0- 2). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Karimunjawa Islands are one of the tourism objects in Indonesia which have biodiversity including coral reefs, sea grasses, and mangroves. The increase in marine tourism and development in the Karimunjawa Islands is one of the factors causing changes in the condition of water quality. Macrozoobenthos is a type of marine biota that can be used as an aquatic bioindicator. The purpose of this study is to obtain the impact of marine tourism on water quality, community structure, species composition and pollution status based on the presence of macrozoobenthos using the A Marine Biotic Index (AMBI). This study used a survey method with purposive sampling to decide sampling stations. Macrozoobenthos samples were taken using a line transect with a 1x1 m quadrant transect. The results showed a total of 230 individuals macrozoobenthos were identified consists of 2 phylums, 6 classes, and 35 species. The abundance of the macrozoobenthos in this study varied between 7,55 – 19,78 ind/m². The diversity index is categorized as moderate (2,74) to high (3,47). Eveness index (0,74-0,83) is included in the high category. The value of dominance index is 0,12-0,24 and categorized as no dominance. Based on the A Marine Biotic Index (AMBI), Karimunjawa Islands ecosystem is included in the category of slightly polluted to not polluted (0-2). |
| Kata kunci | Dampak Pariwisata; Bioindikator; Kualitas air; Makrozoobentos; Kepulauan Karimunjawa |
| Pembimbing 1 | Dr.Hartoyo, S.Pi., MT. |
| Pembimbing 2 | Dr. Tjahjo Winanto, S.P., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 86 |
| Tgl. Entri | 2023-08-10 15:46:17.516796 |
|---|