Artikelilmiahs

Menampilkan 37.281-37.300 dari 48.979 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3728140110K1B019009ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2017-2021 MENGGUNAKAN REGRESI DATA PANELTingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah masih tergolong cukup tinggi. Hal ini dilihat dari Provinsi Jawa Tengah yang menduduki peringkat kesebelas dari 34 provinsi. Melihat kondisi tersebut pemerintah perlu melakukan program untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka. Dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka, diperlukan adanya penelitian mengenai analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penganggguran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017-2021. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data tingkat pengangguran terbuka dari 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017-2021 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi data panel terbaik adalah fixed effect model. Pada fixed effect model diperoleh output efek individu yang digunakan untuk melihat perbedaan intersep setiap kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017-2021 yaitu indeks pembangunan manusia, upah minimum kabupaten/kota dan rasio ketergantungan. Adapun nilai R^2 yang diperoleh adalah sebesar 0,8276 artinya bahwa variabel IPM, jumlah penduduk, APK SMA, UMK, indeks kedalaman kemiskinan, indeks keparahan kemiskinan, rasio ketergantungan, dan TPAK mampu memberikan semua informasi yang dibutuhkan pada variabel tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 sampai 2021 sebesar 82,76%.The open unemployment rate in Central Java Province is still quite high. This can be seen from Central Java Province which is ranked eleventh out of 34 provinces. Seeing these conditions, the government needs to carry out programs to reduce the open unemployment rate. In reducing the open unemployment rate, research is needed on the analysis of factors that affect the open unemployment rate. This study aims to determine the factors that affect the open unemployment rate in Central Java Province in 2017-2021. In this study, the data used is open unemployment rate data from 35 regencies/cities in Central Java Province in 2017-2021 obtained from the Central Statistics Agency. The method used in this study is panel data regression. The results showed that the best panel data regression model is the fixed effect model. In the fixed effect model, individual effect outputs are obtained which are used to see the difference in intercepts of each district / city in Central Java Province. In addition, the results show that there are 3 factors that affect the open unemployment rate in Central Java Province in 2017-2021, namely the human development index, the district/city minimum wage and the dependency ratio. The value R^2 obtained is 0.8276, meaning that the HDI variable, number of population, APK SMA, UMK, poverty depth index, poverty severity index, dependency ratio, and TPAK are able to provide all the information needed by the variable open unemployment rate in Central Java Province from 2017 to 2021 of 82.76%.
3728240112C1B016087Pengaruh Kompensasi, Disiplin Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Pabrik Kripik Tahu Surya Tidar di Magelang)Penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Kompensasi, Disiplin Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Pabrik Kripik Tahu Surya Tidar di Magelang)”. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang dihasilkan oleh Kompensasi, Disiplin Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Pabrik Kripik Tahu Surya Tidar. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan Pabrik Kripik Tahu Surya Tidar yang masih aktif bekerja sebanyak 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Disiplin Kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Beban Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, serta Kompensasi, Disiplin Kerja dan Beban Kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.This research takes the title "The Influence of Compensation, Work Discipline and Workload on Employee’s Performance (Study at Kripik Tahu Surya Tidar factory in Magelang)". The aim of this research was to determine the effect of compensation, work discipline and workload on employee’s performance at the Kripik Tahu Surya Tidar factory. Respondents in this study were 30 employees of the Kripik Tahu Surya Tidar factory who were still actively working. The research method used is a quantitative method with saturation sampling techniques. The results of this study indicate that Compensation has a positive and significant effect on Employee’s Performance, Work Discipline has a positive and insignificant effect on Employee’s Performance, Workload has a positive and significant effect on Employee’s Performance, and Compensation, Work Discipline and Workload together have a positive effect and significant to Employee’s Performance.
3728340113F1D019047Pengaruh Tingkat Religiusitas terhadap Keputusan Pemilih dalam Pemilihan Presiden 2024 di Kampung Pesantren Benda Kerep Kota CirebonArtikel ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh tingkat religiusitas terhadap keputusan pemilih masyarakat kampung pesantren Benda Kerep Kota Cirebon. Digunakan pula variabel intervening yaitu kepatuhan kepada Kiai. Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah variabel terikat dipengaruhi oleh variabel bebas secara langsung atau melalui variabel intervening. Teori yang digunakan adalah teori pilihan rasional Boudon yang mneyatakan bahwa sebuah keputusan yang diambil oleh individu memiliki dasar. Individu akan memutuskan pilihan yang menguntungkan dirinya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang melibatkan 90 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat religiusitas terhadap keputusan pemilih di kampung pesantren Benda Kerep Kota Cirebon. Variabel intervening yang diajukan tidak memenuhi syarat yang dikemukakan Baron dan Kenny karena tidak menghasilkan nilai yang signifikan. Sehingga dalam penelitian ini, hipotesis nol (H0), yang menyatakan tidak ada pengaruh antara variabel tingkat religiusitas terhadap keputusan pemilih. diterima. Hasil penelitian menunjukkan keputusan pemilih masyarakat Benda Kerep tidak secara signifikan dipengaruhi oleh tingkat religiusitas yang dibuktikan dengan hasil perhitungan dari analisis regresi linier berganda yakni Sig > 0,05.
Kata kunci: partisipasi politik, tingkat religiusitas, keputusan pemilih, kepatuhan.
This article aims to explain the influence of the level of religiosity on the voting decisions of the people in Kampung Pesantren Benda Kerep, Cirebon City. Obedience to the Kiai is used as intervening variable. This is intended to see whether the dependent variable is influenced by the independent variables directly or through intervening variables. The theory used is Boudon's rational choice theory which states that a decision taken by an individual has a basis. Individuals will make choices that benefit themselves. This research use a quantitative method involving 90 respondents using simple random sampling technique. Overall, this study proves that there is no significant relationship between the level of religiosity on voter decisions in the Kampung Pesantren Benda Kerep, Cirebon City. The intervening variable does not fit the requirements of Baron and Kenny theory because it does not produce a significant value. So in this study, the null hypothesis (H0), which states there is no influence between the variable level of religiosity on voter decisions, is accepted. The results showed that the voter's decision of the Kampung Pesantren Benda Kerep community was not significantly influenced by the level of religiosity as evidenced by the results of calculations from multiple linear regression analysis is Sig > 0.05.
Keywords: political participation, level of religiosity, voter decision, compliance.
3728440114E1A019218Tinjauan Yuridis Perbedaan Tindak Pidana Penipuan dan Tindak Pidana Penggelapan dalam Putusan Nomor 416/Pid.B/2021/Pn BywTindak pidana penipuan dan tindak pidana penggelapan merupakan kejahatan terhadap harta benda kekayaan. Tindak pidana penipuan dalam bentuk biasa diatur Pasal 378 KUHP, sedangkan tindak pidana penggelapan dalam bentuk biasa diatur Pasal 372 KUHP. Ancaman pidana dalam Pasal 378 KUHP berupa pidana penjara, sedangkan dalam Pasal 372 berupa pidana penjara atau denda. Putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi Nomor 416/Pid.B/2021/PN Byw, Penuntut Umum mengajukan dakwaan alternatif yaitu dakwaan alternatif kesatu Pasal 378 KUHP dan dakwaan alternatif kedua Pasal 372 KUHP. Majelis hakim dalam pertimbangannya menilai bahwa Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dakwaan alternatif kesatu sehingga dakwaan alternatif kedua tidak perlu dibuktikan. Majelis hakim memutuskan bahwa Terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian ini adalah perspektif analisis. Metode pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan inventarsisasi bahan hukum untuk bahan hukum primer, dan studi pustaka untuk bahan hukum sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tindak pidana yang dilakukan Terdakwa dapat dikategorikan sebagai tindak pidana penggelapan karena telah memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 372 KUHP.Criminal acts of fraud and criminal acts of embezzlement are crimes against property and wealth. The crime of fraud in the usual form is regulated by Article 378 of the Criminal Code, while the crime of embezzlement in the usual form is regulated by Article 372 of the Criminal Code. The criminal threat in Article 378 of the Criminal Code is in the form of imprisonment, while in Article 372 it is in the form of imprisonment or fines. Banyuwangi District Court Decision Number 416/Pid.B/2021/PN Byw, the Public Prosecutor submitted an alternative indictment, namely the first alternative indictment of Article 378 of the Criminal Code and the second alternative indictment of Article 372 of the Criminal Code. The panel of judges in their considerations considered that the Defendant was legally and convincingly proven guilty of committing a criminal act of fraud as in the first alternative indictment so that the second alternative indictment does not need to be proven. The panel of judges decided that the Defendant was sentenced to imprisonment for 1 (one) year and 6 (six) months. The research method used in this research is normative juridical. The specification of this research is an analytical perspective. The method of collecting legal materials is carried out by taking inventory of legal materials for primary legal materials, and studying the literature for secondary legal materials. The results of this study indicate that the crime committed by the Defendant can be categorized as a crime of embezzlement because it has fulfilled the elements in Article 372 of the Criminal Code.
3728539656C1B019034PERAN MEDIASI PERCEIVED SIMILARITY DAN SELF-REFERENCE PADA PENGARUH ANTARA IDENTIFIKASI ETNIS PADA SIKAP TERHADAP IKLANPenelitian ini merupakan survey pada orang dengan etnis ngapak yang ada di wilayah eks Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen). Penelitian ini mengambil judul “Peran Mediasi Perceived Similarity dan Self-Reference pada Pengaruh antara Identifikasi Etnis pada Sikap Terhadap Iklan”. Populasi dalam penelitian ini adalah orang ngapak yang pernah melihat iklan brand “Kaos Ngapak” yang berisikan tulisan-tulisan mengandung kata-kata ngapak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 232 responden yang diambil berdasarkan metode non-probability sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) diolah dengan software AMOS menunjukan bahwa : (1) Identifikasi etnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap terhadap iklan. (2) Identifikasi etnis berpengaruh positif terhadap perceived similarity. (3) Identifikasi etnis berpengaruh positif terhadap self-reference. (4) Perceived similarity berpengaruh positif terhadap sikap terhadap iklan. (5) Self-reference berpengaruh positif terhadap sikap terhadap iklan. (6) Perceived similarity dapat memediasi identifikasi etnis dengan sikap terhadap iklan. (7) Self-reference dapat memediasi hubungan antara idetifikasi etnis terhadap sikap terhadap iklan. This research is a survey of people with the Ngapak ethnicity in the former Barlingmascaleb area (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen). This study takes the title “The Mediation Role of Perceived Similairty and Self-reference on the Influence of Ethnic Identification on Attitude toward
Advertising. The population in this study are people who have seen an advertisement for the brand “Kaos Ngapak” which contains writings containing the word ngapak. The sample used in this study was 232 respondents who were taken based on the non-probability sampling method. Based on the results of
research conducted using Structural Equation Modeling (SEM) analysis processed with AMOS software shows that : (1) Ethnic identification has a positive and significant effect in attitudes towards advertising. (2) Ethnic Identification has a positive effect on perceived similarity. (3) Ethnic Identification has a positive
effect on attitude toward advertising. (4) Perceived similarity has positive effect on attitude toward advertising. (5) Self-reference has a positive effecet on attitudes toward advertising. (6) Perceived similarity can mediate ethnic identification with attitudes toward advertising. (7) Self-reference can mediate the relationship between ethnic identification and attitude toward advertising.
3728640103K1A019028Formulasi Sabun Cair Nano Antibakteri Berbahan Dasar Minyak Biji Nyamplung dengan Bahan Aktif Ekstrak Metanol Daging Buah KetapangPerkembangan kosmetik seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mulai bergerak ke arah produk alami melalui trend back to nature. Minyak biji nyamplung berpotensi menjadi bahan dasar sabun, selain ketersediaannya yang melimpah juga merupakan non-edible oil sehingga tidak bersaing dengan kebutuhan pangan. Penelitian sebelumnya telah melakukan formulasi sabun antibakteri dengan bentuk sediaan padat dan cair. Upaya mencapai efek yang optimal, penggunaan sabun cair diperlukan sistem penghantaran yang baik, diantaranya adalah dengan formula nano. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar bahan aktif antibakteri ekstrak metanol daging buah ketapang yang menghasilkan sabun antibakteri dengan karakteristik terbaik sesuai SNI dan mengetahui aktivitas antibakterinya sebelum dan sesudah menjadi formula nano melalui metode sonikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun cair antibakteri yang memiliki karakteristik terbaik sesuai SNI adalah sabun SA1 dengan kadar ekstrak metanol daging buah ketapang sebesar 1% dengan persentase asam lemak total sebesar 66,93%, asam lemak bebas 2,2533%, lemak netral 3,5356%, nilai pH 9,185, bobot jenis 1,0212 g/mL, dan persentase stabilitas busa 88,50%. Hasil uji aktivitas antibakteri sabun cair SA1 non-nano dan sabun cair SA1 nano terhadap bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan zona daya hambat sebesar 18,04 mm dan 19,97 mm.The development of cosmetics along with the development of science and technology began to move towards natural products through the trend back to nature. Nyamplung seed oil has the potential to be used as a base for soap, in addition to its abundant availability it is also a non-edible oil so it does not compete with food needs. Previous research has carried out antibacterial soap formulations in solid and liquid dosage forms. To achieve optimal effects, the use of liquid soap requires a good delivery system, one of which is the nano formula. This study aims to determine the levels of the active antibacterial ingredient of the methanol extract of ketapang fruit flesh which produces antibacterial soap with the best characteristics according to SNI and to determine its antibacterial activity before and after it becomes a nano formula through the sonication method. The results showed that the antibacterial liquid soap that had the best characteristics according to SNI was SA1 soap with the content of methanol extract of ketapang fruit flesh of 1% with a percentage of total fatty acids of 66.93%, free fatty acids 2.2533%, neutral fat 3.5356 %, pH value 9.185, weight of type 1.0212 g/mL, and foam stability percentage 88.50%. The results of the antibacterial activity test of non-nano SA1 liquid soap and SA1 nano liquid soap against Staphylococcus aureus bacteria showed zones of inhibition of 18.04 mm and 19.97 mm.
3728740115L1C016065Pemantauan Kebersihan Pantai Berdasarkan Karakteristik Sampah Plastik Makro di Pantai Wisata Pangandaran Bagian Barat Menggunakan Clean Coast Index (CCI)Wisata pantai merupakan salah satu pemanfaatan potensi wilayah pesisir di Kabupaten Pangandaran dan aktivitas tersebut berpeluang sebagai penyumbang sampah plastik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, jumlah, berat dan kepadatan makro plastik di kawasan wisata pantai Kabupaten Pangandaran bagian timur. Metode survei lapang ini mengkoleksi sampah makro plastik di (berapa stasion penelitian), data selanjutnya diidentifikasi, dihitung kuantitasnya (jumlah, berat dan kelimpahan). Selanjutnya data dianalisis deskriptif. Jumlah dan jenis tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hasil sampah makro serta mengetahui berat dan kepadatan sampah plastik penelitian. Sampah plastik berukuran makro diperoleh adalah jenis PETE, HDPE, LDPE, PP, PS. Sampah plastik ketegori makro diperoleh paling banyak berjenis PP. Jumlah sampah plastik makro didapatkan 286 keping dengan berat rata-rata diperoleh 616 g/m2 dan kepadatan rata-rata 31,78 keping sampah/m2. Dengan demikian jumlah dan jenis sampah yang didapat berbanding lurus dengan berat serta kelimpahan sampah plastik.Beach tourism is one of the potential uses of coastal areas in Pangandaran Regency and this activity has the opportunity to contribute to plastic waste. The purpose of this study was to determine the type, amount, weight and density of macro plastic waste in the coastal tourism area of the eastern part of Pangandaran Regency. This field survey method it was collects macro plastic waste in (how many research stations), the data is then identified, the quantity is calculated (amount, weight and abundance). Furthermore, the data were analyzed descriptively. The amount and type were then analyzed descriptively to describe the results of macro waste and to determine the weight and density of research plastic waste. The macro sized plastic waste obtained were the types of PETE, HDPE, LDPE, PP, PS. Plastic waste in the macro categories obtained the most types of PP. The amount of macro plastic waste obtained was 286 debris with an average weight of 616 g/m2 and an average density of 31,78 waste debris/m2. Thus the amount and type of waste obtained is directly proportional to the weight and abundance of plastic waste.
3728840116H1D017038SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENJUALAN MAKANAN DAN MINUMAN DI PUJASERA ‘EBISU’
STUDI KASUS PT.AMANAH MEDIA NUSANTARA
Di era modern, kini kebutuhan data yang tersedia secara instan merupakan suatu poin penting yang berpotensi dapat menentukan arah suatu usaha perdagangan. ‘EBISU’, merupakan sebuah pujasera yang menangani penjualan makanan dan minuman khas jepang. Belum adanya sistem informasi yang dapat mengakomodasi data terkait penjualan di pujasera ‘EBISU’ dapat berpotensi memperlambat perkembangan proses penjualan yang terjadi, ditambah lagi apabila data yang perlu diolah memiliki volume yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi manajemen penjualan makanan dan minuman di Pujasera ‘EBISU’ berbasis website dengan menggunakan framework react.js dan bahasa pemrograman golang, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall, penelitian menghasilkan sebuah sistem informasi manajemen penjualan makanan dan minuman yang mampu mengakomodasi manajemen makanan, minuman, maupun kedai – kedai yang terdapat didalamnya.In the modern era, the need for instantly available data is now an important point that can potentially determine the direction of a trading business. 'EBISU', is a food court that handles the sale of Japanese food and beverages. The absence of an information system that can accommodate sales-related data in the 'EBISU' food court can potentially slow down the development of the sales process that occurs, plus if the data that needs to be processed has a large volume. This research aims to design a website-based food and beverage sales management information system at Pujasera 'EBISU' using the react.js framework and golang programming language, the research method used in this research is the waterfall method, the research produces a food and beverage sales management information system that is able to accommodate the management of food, drinks, and stalls contained therein.
3728940117C1C019032ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 (Studi Empiris pada Perusahaan Industri Pariwisata dan Rekreasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018 – 2021)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada sebelum dan saat pandemi Covid-19 di perusahaan industri pariwisata dan rekreasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 – 2021. Teori dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sinyal. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan keuangan dan annual report. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 89 data sampel perusahaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu sesuai dengan kriteria tertentu. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan regresi data panel yang diukur dengan Eviews-12 dan Microsoft Excel 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rasio solvabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (2) Rasio profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, (3) Rasio aktivitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, (4) Pandemi Covid-19 tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.This study aims to analyze the effect of financial performance on firm value before and during the Covid-19 pandemic in tourism and recreation industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018 – 2021. The basic theory used in this study is signal theory. The type of data used is secondary data, namely financial statements and annual reports. The sample used in this study was 89 company sample data. Sampling in this study used purposive sampling techniques, namely in accordance with certain criteria. The data in this study were analyzed using regression panel data measured by Eviews-12 and Microsoft Excel 2013. The results of this study show that (1) The solvency ratio has a positive and significant effect on the firm's value, (2) the profitability ratio has no effect on the firm's value, (3) the activity ratio has no effect on the firm's value, (4) the Covid-19 pandemic has no effect on the firm's value.
3729040118G1A019074HUBUNGAN POLA ASUH MAKAN DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK BALITA STUNTING DI KABUPATEN BANYUMASLatar Belakang: Stunting adalah gangguan pertumbuhan karena kekurangan gizi kronis ditunjukkan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 standar deviasi (SD). Salah satu faktor yang mempengaruhi stunting yaitu pola asuh makan. Anak stunting lebih rentan mengalami keterlambatan perkembangan bahasa. Perkembangan bahasa meliputi keterampilan komunikasi ekspresif dan reseptif dalam berinteraksi dengan orang lain.
Tujuan: Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan pola asuh makan dengan perkembangan bahasa anak balita stunting di Kabupaten Banyumas.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data penelitian merupakan data primer hasil wawancara menggunakan kuesioner pola asuh makan dan pemeriksaan perkembangan dengan formulir Denver-II pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Timur I, II, dan Kembaran I. Responden diambil melalui teknik consecutive sampling dan didapat 144 responden memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman.
Hasil: Dari 144 responden, sebanyak 141 (97,9%) melakukan praktik pola asuh makan kurang baik dan sebanyak 3 (2,1%) melakukan praktik pola asuh makan baik. Sebanyak 120 anak (83,3%) menunjukkan perkembangan bahasa normal dan sebanyak 24 anak (16,7%) mengalami suspek gangguan perkembangan bahasa. Diperoleh hasil p-value=0,437 pada uji korelasi rank spearman yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara pola asuh makan dengan perkembangan bahasa.
Kesimpulan: Tidak ada hubungan signifikan antara pola asuh makan dengan perkembangan bahasa anak balita stunting di Kabupaten Banyumas.
Kata kunci: Pola asuh makan, Perkembangan bahasa, Stunting
Background: Stunting is a growth disorder caused by chronic malnutrition indicated by a high z-score of height for age (HAZ) of less than -2 standard deviations (SD). One of the factors that affects stunting is parental feeding styles. Stunting children are more vulnerable to experiencing language development delays. Language development includes expressive and receptive communication skills in interacting with others.
Objective: Determined whether there was a relationship between parental feeding styles and language development in stunting toddlers in Banyumas Regency.
Method: This study used observational analytic method with a cross-sectional approach. The research data were primary data obtained from interviews using parental feeding styles questionnaire and developmental screening using the Denver-II form on toddlers in the working area of Puskesmas Purwokerto Timur I, II, and Kembaran I. Respondents were taken by using consecutive sampling techniques, and 144 respondents have met the inclusion and exclusion criteria. The research variables were analyzed using the Spearman’s rank correlation test.
Results: Out of 144 respondents, 141 (97.9%) have poor parental feeding styles, and only 3 (2.1%) have good ones. As many as 120 children (83.3%) show normal language development, and 24 children (16.7%) suspect language development disorders. The results obtains p-value = 0.437 in the Spearman’s rank correlation test, meaning there is no significant relationship between parental feeding styles and language development.
Conclusion: There is no significant relationship between parental feeding styles and language development of stunting toddlers in Banyumas Regency.
Keywords: Parental feeding styles, Language development, stunting
3729142687J0A019049PRODUCING ENGLISH VIRTUAL BOOKLET TO DELIVER
INFORMATION OF LOKAWISATA BATURRADEN
Laporan Praktik Kerja ini disusun berdasarkan praktik kerja yang telah
dilaksanakan di Lokawisata Baturraden pada tanggal 4 April-4 Mei 2022.
Lokawisata Baturraden merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Banyumas
yang terkenal dengan keindahan alamnya dan menyediakan berbagai wahana.
Terdapat beberapa metode dalam pelaksanaan pelatihan kerja, diantaranya
Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Tujuan dilaksanakan pelatihan kerja ini
adalah untuk memproduksi booklet virtual berbahasa Inggris untuk meningkatkan
pelayanan Lokawisata Baturraden. Selain itu, untuk mengetahui kendala yang
dialami, dan mencari solusi untuk mengatasi kendala yang dialami selama
penyusunan laporan akhir.
Dalam pelaksanaan pelatihan kerja, penulis membantu staf pusat informasi
dan memproduksi buku virtual berbahasa inggris. Penulis mencari berbagai data
yang dibutuhkan dalam pembuatan buku virtual berbahasa inggris seperti berbagai
foto, Sejarah Baturraden, informasi seputar Lokawisata Baturraden dll. Buku
virtual berbahasa inggris ini berbentuk soft file yang dapat diakses menggunakan
perangkat apapun yang terhubung dengan internet melalui tautan atau barcode yang
ditempelkan pada beberapa titik di Lokawisata Baturraden.
Dalam melaksanakan praktik kerja ini, beberapa kendala dialami antara lain
kurangnya kemampuan penulis dalam menggunakan aplikasi editing, kendala
tersebut dapat diatasi dengan mempelajari lebih banyak tentang penggunaan
aplikasi editing dari teman teman yang ahli dalam terserbut
This job training report is written based on the job training that has been
caried out at Lokawisata Baturraden on 4 April - 4 May 2022. Lokawisata
Baturraden is one of the tourism objects in Banyumas Regency which is famous for
its natural beauty and provides various rides.
There are several methods in implementing job training, including
observation, interview, and documentation. The purpose of this job training are to
produce an English Virtual Booklet to improve Lokawisata Baturraden services.
Besides, it is to find out the obstacles, and find out solution to overcome the
obstacles experienced during the preparation of this final report.
In implementing the job training, the writer assists information center staff
and produce English Virtual Booklet. He is looking for various data needed in
making English Virtual Booklet such as various photos, history of Baturraden,
information about Lokawisata Baturraden etc. This English Virtual Booklet is in
the form of a soft file that can be accessed using any devices connected to the
internet via link or barcode attached to several pointsin the Lokawisata Baturraden.
In carrying out this job training, several obstacles are experienced including
the lack of skills in using the editing application. These obstacles can be overcome
by learning more about the use of editing applications from friends who are expert
in that field
3729240121C1C018102PENGARUH INVESTMENT ACCOUNT HOLDER, UKURAN ENTITAS, DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH TERHADAP ISLAMIC SOCIAL REPORTING PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2017-2020Setiap aset keuangan Islam mengalami peningkatan, terutama sektor perbankan Syariah.
Maka, salah satu konsekuensi yang harus dihadapi adalah pelaksanaan tanggung jawabnya terhadap lingkungan sosial. Sehingga muncul konsep Islamic Social Reporting (ISR) yang sesuai dengan prinsip syariah untuk membantu para investor muslim dalam mengambil keputusan, sekaligus membantu entitas syariah dalam memenuhi kewajiban sosialnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Investment Account Holder, Ukuran Entitas, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Islamic Social Reporting pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2017-2020. Penelitian ini dilandasi Teori Stakeholder, Teori Legitimasi, dan Shariah Enterprise Theory. Teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 13 Bank Umum Syariah (BUS). Data sekunder dan teknik pengumpulan datanya menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji ketepatan model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan investment account holder tidak berpengaruh positif terhadap islamic social reporting, ukuran entitas berpengaruh positif terhadap islamic social reporting, dan frekuensi rapat dewan pengawas syariah tidak berpengaruh terhadap Islamic social reporting.
Every Islamic financial asset has increased, especially the Islamic banking sector. Thus, one of the consequences that must be faced is the implementation of its responsibility towards the social environment. So that the concept of Islamic Social Reporting (ISR) appears which is in accordance by sharia principles to assist Muslim investors in making decisions, as well as assisting sharia entities in fulfilling their social obligations. Therefore, this study aims to determine the effect of Investment Account Holders, Entity Size, and Sharia Supervisory Boards on Islamic Social Reporting in Islamic Commercial Banks in Indonesia for the 2017-2020 period. This research is based on Stakeholder Theory, Legitimacy Theory, and Shariah Enterprise Theory. The sampling technique was purposive sampling and a sample of 13 Sharia Commercial Bank (SCB) was obtained. Secondary data and data collection techniques using the documentation method. Data analysis techniques used descriptive statistical analysis, classical assumption test, multiple linear regression analysis, model accuracy test, and hypothesis testing. The results of the study show investment account holders have no positive effect on Islamic social reporting, entity size has a positive effect on Islamic social reporting, and the frequency of meetings of the sharia supervisory board has no effect on Islamic social reporting.
3729340122I4B022034STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK: PEMBERIAN KOMBINASI RENDAM AIR GARAM HANGAT, DENGAN OLESAN MINYAK ZAITUN, DAN PERASAN JAHE (AIRGAZAH) DALAM MENGURANGI NYERI SENDI PADA LANSIA DI DESA KEMUTUG KIDUL BATURRADENLatar Belakang: Nyeri adalah suatu mekanisme nyeri proteksi bagi penderita yang timbul bilamana jaringan sedang dirusak dan menyebabkan individu tersebut bereaksi untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut yang sedang dialami oleh indvidu tersebut. Garam mengandung beberapa zat kimia seperti unsur sodium dan natrium. Unsur sodium penting untuk mengatur keseimbangan cairan didalam tubuh, selain itu bertugas dalam transmisi saraf dan kerja otot. Panas dari garam akan menyedot toksin dalam tubuh sehingga dapat mengobati masuk angin dan memperlancar peredaran darah. Olesan minyak zaitun dan perasan jahe dapat melebarkan pembuluh darah, merelaksasi otot dan memperlancar aliran darah maka nyeri lansia dapat berkurang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan asuhan keperawatan dengan memberikan intervensi pemberian kombinasi rendam air garam hangat, dengan olesan minyak zaitun, dan perasan jahe (AIRGAZAH) dalam mengurangi nyeri sendi pada lansia . Tujuan : Menganalisis pengaruh pemberian kombinasi rendam air garam hangat, dengan olesan minyak zaitun, dan perasan jahe (AIRGAZAH) dalam mengurangi nyeri sendi pada lansia Metode: Studi kasus dengan menerapkan implementasi berdasarkan evidence based practice pada asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan pada empat lansia dengan keluhan nyeri sendi. Hasil: Setelah dilakukan intervensi pemberian kombinasi rendam air garam hangat, dengan olesan minyak zaitun, dan perasan jahe (AIRGAZAH) dalam mengurangi nyeri sendi pada lansia selama 3 hari diperlohe hasil adanya penurunan intensitas nyeri skala awal tertinggi 8 dan terendah 6 menjadi skala tertinggi 5 dan terendah 3. Kesimpulan: Pemberian intervensi pemberian kombinasi rendam air garam hangat, dengan olesan minyak zaitun, dan perasan jahe (AIRGAZAH) dalam menurunkan skala intensitas nyeri pada klien. Kata kunci: Nyeri sendi, rendam air hangat dengan garam, minyak zaitun, perasan jahe, lansiaBackground: Pain is a protective pain mechanism for sufferers that arises when tissue is being damaged and causes the individual to react to relieve the pain that is being experienced by the individual. Salt contains several chemical substances such as sodium and sodium elements. The element sodium is important for regulating fluid balance in the body, besides that it is responsible for nerve transmission and muscle work. The heat from the salt will suck up toxins in the body so that it can treat colds and improve blood circulation. A spread of olive oil and ginger juice can dilate blood vessels, relax muscles and improve blood flow, so that elderly pain can be reduced. Therefore, researchers are interested in conducting nursing care by providing interventions by giving a combination of soaking in warm salt water, with a spread of olive oil, and ginger juice (AIRGAZAH) in reducing joint pain in the elderly. Objective : To analyze the effect of giving a combination of soaking in warm salt water, with a spread of olive oil, and ginger juice (AIRGAZAH) in reducing joint pain in the elderly. Method: Case study by applying implementation based on evidence based practice on nursing care. The study was conducted on four elderly with complaints of joint pain. Results: After the intervention of giving a combination of soaking in warm salt water, with a spread of olive oil, and ginger juice (AIRGAZAH) in reducing joint pain in the elderly for 3 days, the result was a decrease in pain intensity, the highest initial scale was 8 and the lowest 6 became the highest scale 5 and lowest 3. Conclusion: Providing intervention by giving a combination of soaking in warm salt water, with a spread of olive oil, and ginger juice (AIRGAZAH) in reducing the pain intensity scale on clients. Keywords: Joint pain, soak warm water with salt, olive oil, ginger juice, elderly
3729440137C1A019029Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa BaratPenelitian ini berjudul “Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat”. Hasil penelitin menunjukkan bahwa: 1) ADD berpengaruh negatif terhadap ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. 2) DD berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. 3) Investasi berpengaruh negatif terhadap ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. 4) IPM tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. 5) Kemiskinan berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. 6) Terdapat keterkaitan spasial atau ketetanggaan kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat terhadap ketimpangan pendapatan. Implikasi dari penelitian ini yaitu meningkatkan anggaran alokasi dana desa, pengaturan jumlah dana desa yang diberikan kepada daerah dan memberikan kesempatan daerah perkotaan untuk mendapatkan anggaran dana desa, peningkatan investasi di sektor produksi, pemerataan pembangunan manusia dengan memperhatikan faktor lain seperti kesehatan dan lama pendidikan serta kualitas pembangunn manusia, dan pengurangan tingkat kemiskinan pada daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Pemerintah daerah antar kabupaten/kota yang bertetanggaan diharapkan mampu berkolaborasi untuk menentukan kebijakan untuk pengurangan ketimpangan pendapatan.
Kata kunci : ketimpangan , ADD, DD, Investasi, IPM, Kemiskinan, spasial.

This research is entitled "Analysis of Determinants of District/City Income Inequality in West Java Province". The results showed that: 1) ADD negatively affects the income inequality of districts / cities in West Java Province. 2) DD has a positive effect on district / city income inequality in West Java Province. 3) Investment has a negative effect on income inequality in districts/cities in West Java Province. 4) HDI does not affect the income inequality of districts / cities in West Java Province. 5) Poverty has a positive effect on income inequality in districts/cities in West Java Province. 6) There is a spatial or neighborly relationship between the districts / cities of West Java Province to income inequality. The implications of this study are increasing the village fund allocation budget, regulating the amount of village funds given to regions and providing opportunities for urban areas to get village fund budgets, increasing investment in the production sector, equitable distribution of human development by taking into account other factors such as health and duration of education and the quality of human development, and reducing poverty rates in districts / cities in West Java Province. Local governments between neighboring districts/cities are expected to collaborate to determine policies to reduce income inequality.


3729539972H1B019048PENGARUH PERENDAMAN AIR PADA CAMPURAN COLD PAVING HOT MIX ASBUTON (CPHMA) DENGAN MODIFIKASI ASPAL MINYAK TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
Terendamnya permukaan jalan baik oleh air hujan ataupun air laut mengakibatkan terjadinya penurunan daya dukung perkerasan jalan. Kerusakan jalan yang terjadi menyebabkan kebutuhan aspal minyak yang semakin meningkat. Keterbatasan aspal minyak yang tidak sejalan dengan kebutuhan yang ada mengharuskan untuk melakukan impor aspal minyak. Oleh sebab itu, perlu adanya pengoptimalan sumber daya yang bisa menggantikan aspal minyak. Salah satu yang bisa diusulkan untuk memenuhi peran tersebut adalah asbuton yang diolah dengan kebaruan teknologi yaitu Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA). CPHMA ini akan ditambahkan dengan aspal minyak sebanyak 14,28% terhadap kadar aspal hasil ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh air hujan dan air laut pada CPHMA yang sudah dimodifikasi dengan aspal minyak berdasarkan karakteristik marshall. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan membandingkan hasil yang didapat dari pengujian 33 benda uji yang direndam dalam air hujan dan air laut. CPHMA yang digunakan merupakan Asbuton Remalton B50/30 yang ditambahkan dengan aspal minyak pen 60/70 yang kemudian direndam air hujan dan air laut 0 jam, 3 jam, 6 jam, 12 jam, 24 jam dan 48 jam. Hasil perbandingan perendaman air hujan dan air laut menunjukkan adanya perubahan peningkatan nilai flow, VIM dan VMA. Ketiga nilai tersebut memiliki peningkatan nilai lebih dari 10% untuk air hujan dan lebih dari 15% untuk air laut. Sedangkan nilai stabilitas, MQ, VFA dan density mengalami penurunan dengan nilai penurunan lebih dari 10% untuk air hujan dan lebih dari 20% untuk air laut.Submersion of the road surface either by rain or sea water results in a decrease in the carrying capacity of the pavement. Road damage that occurs causes the need for oil asphalt to increase. The limitation of oil asphalt which is not in line with the current requirements necessitates importing oil asphalt. Therefore, it is necessary to optimize resources that can replace oil asphalt. One that can be proposed to fulfill this role is Asbuton which is processed with a new technology, Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA). This CPHMA will be added with oil asphalt as much as 14.28% of the extracted asphalt content. This study aims to determine how the influence of rainwater and seawater on CPHMA which has been modified with oil asphalt based on marshall characteristics. The research method used is descriptive quantitative by comparing the results obtained from testing 33 specimens immersed in rainwater and seawater. The CPHMA used was Remalton B50/30 Asbuton added with pen 60/70 oil asphalt which was then soaked in rainwater and seawater for 0 hours, 3 hours, 6 hours, 12 hours, 24 hours, and 48 hours. Adding oil asphalt to CPHMA causes an increase in the values of flow, VIM, and VMA, while the values of stability, MQ, VFA, and density decrease.The results of the comparison of rainwater and seawater immersion showed an increase in Marshall characteristic values from 0 hours of immersion to 48 hours of immersion. The results of the comparison of rainwater and seawater immersion show a change in the increase in flow, VIM and VMA values. All three values have increased values of more than 10% for rainwater and more than 15% for seawater. While the value of stability, MQ, VFA and density decreased with a decrease of more than 10% for rainwater and more than 20% for seawater.
3729644202E1A020174Studi Komparasi Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan (Non Conviction Based Asset Forfeiture) di Indonesia dan AustraliaTujuan utama para pelaku tindak pidana ekonomi yaitu untuk mendapatkan kekayaan yang sebanyak – banyaknya. Cara yang paling efektif untuk melakukan pemberantasan dan pencegahan terhadap tindak pidana ini yaitu dengan mengatasi faktor utama dari kejahatan tersebut dengan cara merampas harta kekayaan hasil tindak pidana tersebut. Konsep perampasan aset dengan pemidanaan memakan waktu lama. Proses yang lama berpotensi pelaku tindak pidana mengaburkan harta hasil tindak pidana dengan mekanisme pencucian uang. Oleh karena itu, dalam perkembanganya terdapat mekanisme perampasan aset tanpa pemidanaan yang telah terdapat United Convention Againts Corruptions (UNCAC) yang juga telah diratifikasi oleh Indonesia. Artikel ini akan membahas bagaimana pengaturan perampasan aset tanpa pemidanaan di Indonesia dan Australia menurut Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi, Undang – Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Perma Nomor 1 Tahun 2013 tentang Penanganan Harta kekayaan, RUU Perampasan Aset dan Proceeds of Crime Act (POCA) 2002 serta bagaimana persamaan dan perbedaanya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif komparatif dengan spesifikasi penelitian deskripsi analitis yang diuraikan dengan teks naratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara konsep pengaturan perampasan aset tanpa pemidanaan baik dalam UU Tipikor, Perma, dan RUU Perampasan Aset serta POCA dilakukan dalam keadaan tertentu dan terhadap objek (jenis aset) tertentu, yang membedakan hanya ruang lingkupnya dan prosedur formil yang digunakan. Sebagai sebuah pembaharuan hukum, ruang lingkup pengaturan RUU Perampasan aset lebih luas dari undang – undang yang berlaku karena sudah mencangkup semua keadaan dan objek rampasan dalam UU PPTPPU jo Perma dan UU Tipikor serta beberapa ketentuan dalam POCA bahkan lebih luas jangkauanya sampai kepada harta kekayaan yang tidak dapat dijelaskan namun terdapat beberapa kekurangan sehingga perlu penyempurnaan sebelum disahkan menjadi undang - undang.The main objective of the perpetrators of economic crimes is to gain as much wealth as possible. The most effective way to eradicate and prevent this crime is to overcome the main factor of the crime by confiscating the assets resulting from the crime. The concept of asset forfeiture by criminalization takes a long time. The long process has the potential for criminal offenders to obscure the proceeds of crime with money laundering mechanisms. Therefore, in its development, there is an asset forfeiture mechanism without criminalization that has been contained in the United Convention Against Corruptions (UNCAC) which has also been ratified by Indonesia. This article will discuss how the regulation of asset forfeiture without conviction in Indonesia and Australia according to the Corruption Act, the Prevention and Eradication of Money Laundering Act, Perma Number 1 of 2013 concerning Handling of Assets, the Asset Forfeiture Bill and the Proceeds of Crime Act (POCA) 2002 and how the similarities and differences are. This research uses a comparative normative juridical approach method with analytical description research specifications described by narrative text. This study concludes that conceptually, the regulation of asset forfeiture without punishment in both the Anti-Corruption Act, Perma, and the Asset Forfeiture Bill and POCA is carried out in certain circumstances and against certain objects (types of assets), which distinguishes only the scope and formal procedures used. As a legal reform, the scope of the regulation of the Asset Forfeiture Bill is broader than the applicable laws because it covers all circumstances and objects of forfeiture in the Money Laundering Act jo Perma and the Anti-Corruption Act as well as several provisions in POCA and is even broader in scope to unexplained assets, but there are several shortcomings so that it needs improvement before it is passed into law.
3729744707F1C020077Strategi Customer Service Bank Jateng Purwokerto Untuk Meningkatkan Kepercayaan Dalam Menggunakan Mobile Banking Pada Nasabah ASNFokus pada penelitian ini adalah strategi komunikasi yang dilakukan Customer Service Bank Jateng Kantor Cabang Purwokerto untuk Meningkatkan Kepercayaan Dalam Menggunakan Mobile Banking kepada nasabah ASN. Informan dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, pengumpulan data pada penelitian ini sendiri dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Customer Service kepada ASN dengan strategi yaitu Meningkatkan pengetahuan mengutamakan pemahaman. Hasil lain juga ditemukan bahwa strategi komunikasi tersebut memiliki kendala yaitu kurangnya kepercayaan serta kendala dalam menggunakan fitur yang tersedia terutama pada nasabah ASN usia tua.The focus of this research is the communication strategy carried out by Bank Jateng Customer Service at the Purwokerto Branch Office to increase confidence in using mobile banking for ASN customers. Informants were selected using Purposive Sampling techniques, data collection in this research was carried out by means of in-depth interviews, observation and documentation. The results of this research show that the communication strategy carried out by Customer Service to ASN is with the strategy of increasing knowledge, prioritizing understanding. Other results also found that this communication strategy had obstacles, namely a lack of trust and obstacles in using the available features, especially for older ASN customers
3729844918J1A018026Accuracy and Acceptability of the Culinary Terms in Masterchef Australia Season 14: Reynold Poernomo’s Noi Pressure TestPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa keakuratan dan keberterimaan istilah kuliner pada MasterChef Australia Season 14: Reynold Poernomo’s Noi Pressure Test. Acara ini menjadi terkenal di Indonesia karena Reynold yang menjadi juri tamunya adalah orang Indonesia. Acara ini membagikan ilmu kuliner kepada pemirsa Indonesia khususnya pecinta kuliner, sehingga harus diterjemahkan secara sepadan dan tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan penyebaran kuesioner, yang datanya berupa kata dan frasa. Ada 33 terjemahan istilah kuliner yang dibagi menjadi empat kategori: alat dan perlengkapan, bahan, metode, dan hidangan. Sebagian besar istilah kuliner memiliki tingkat keakuratan tinggi sebanyak 22 data (66,67%), sedangkan lainnya sebanyak 11 data (33,33%) memiliki keakuratan sedang. Selanjutnya sebanyak 22 data (66,67%) mempunyai tingkat keberterimaan tinggi, sedangkan 11 data (33,33%) mempunyai tingkat keberterimaan sedang. Meskipun persentase keakuratan dan keberterimaan datanya sama, namun keduanya merujuk pada kata yang berbeda. Istilah kuliner yang populer di negara bahasa sasaran cenderung mempunyai tingkat keakuratan dan keberterimaan yang tinggi. Selain itu, data yang keberterimaannya tinggi cenderung memiliki keakuratan yang tinggi. Oleh karenanya, pengetahuan kuliner sangat penting dalam menerjemahkan istilah kuliner karena dapat membantu menemukan terjemahan yang akurat dan berterima jika istilah tersebut masih asing di negara sasaran.
Kata Kunci: keakuratan, keberterimaan , istilah kuliner
This study is to investigate the accuracy and acceptability of culinary terms in MasterChef Australia Season 14: Reynold Poernomo’s Noi Pressure Test. This show becomes famous in Indonesia because Reynold, the guest judge, is Indonesian. It shares culinary knowledge to Indonesian viewers especially foodies, so it must be translated equally and suitably. This study using descriptive qualitative approach through interviews and shared questionnaires, which the data are words and phrases. There are 33 translated culinary terms divided into four categories: tools and equipment, ingredients, methods, and dishes. Most culinary terms have high accuracy levels with 22 data (66,67%), while other 11 data (33,33%) have medium accuracy. Hereafter, 22 data (66,67%) are high acceptability, while other 11 data (33,33%) are medium acceptability. Although the percentage of accuracy and acceptability data are same, they refer to different word. Culinary term that is popular in target language country tends to get high accuracy and acceptability level. Also, high acceptability data tends to be high accuracy. Therefore, culinary knowledge is essential in translating culinary terms since it helps to find the accurate and acceptable translation in case the term is unfamiliar in target language country.
Keywords: acceptability, accuracy, culinary term

3729940125C1C017028ANALISIS PENGARUH LABA AKUNTANSI, KOMPONEN ARUS KAS DAN DIVIDEN YIELD TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Empirik pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Saat Pandemi Covid-19)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba akuntansi, komponen arus kas dan dividend yield terhadap return saham. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2020.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian korelasi antara hipotesis dengan teori yang didasarkan pada pendekatan studi empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian dokumen. Adapun sumber data tersebut didasarkan pada laporan keuangan tahunan perusahaan sampel yang diperoleh dari website masing-masing perusahaan dan website Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan software eviews.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Laba akuntansi berpengaruh positif terhadap return saham; (2) Arus kas operasi tidak berpengaruh terhadap return saham; (3) Arus kas investasi tidak berpengaruh terhadap return saham; (4) Arus kas pendanaan tidak berpengaruh terhadap return saham; (5) Dividend yield tidak berpengaruh terhadap return saham.
This study aim to determine the impact of accounting earning, cash flows and dividend yield to stock return. The populations are companies in LQ45 at Indonesia stock exchange in 2019-2020.
The method used in this research was correlational between hypothesis and theory by using empirical study. Technique of collecting data was conducted through secondary data obtained from document research. The data sources are based on the sample companies annual financial reports obtained from the websites of each company and the Indonesia Stock Exchange (IDX) www.idx.co.id. The data analysis technique is panel data regression with eviews.
The result of this study are; (1) Accounting earning has a possitve effect to stock return; (2) Operational cash flow has no effect to stock return; (3) Investing cash flow has no effect to stock return; (4) Financing cash flow has no effect to stock return; (5) Dividend yield has no effect to stock return.
3730040123E1A019094PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYAWAN PT. EKA JAYA MULTI PERKASA DALAM PEMBAYARAN UPAH KERJA LEMBUR (Studi Putusan Nomor 139 K/Pdt.Sus-PHI/2021)Upah lembur sebagai hak normatif pekerja diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Berdasarkan pada putusan Nomor 139 K/Pdt.Sus-PHI/2021 menjelaskan bahwa pekerja tidak diberikan hak normatif sebagaimana mestinya seorang pekerja lembur yang mendapatkan upah kerja lembur atas kelebihan jam kerja normal yang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 139 K/Pdt.Sus-PHI/2021 terhadap pembayaran upah kerja lembur serta untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap karyawan PT. Eka Jaya Multi Perkasa dalam pembayaran upah kerja lembur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa studi kepustakaan. Penelitian ini diuraikan dengan menggunakan teks naratif yang dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman kepada PT. Eka Jaya Multi Perkasa untuk membayar upah kerja lembur kepada pekerja dengan pertimbangan bahwa adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Eka Jaya Multi Perkasa dalam pembayaran upah kerja lembur sebagaimana diatur dalam Pasal 77 ayat (2) dan Pasal 78 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Perlindungan hukum terhadap karyawan PT. Eka Jaya Multi Perkasa dalam pembayaran upah kerja lembur pada dasarnya telah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan. Perlindungan hukum diberikan setelah terjadinya perkara berupa upaya hukum dengan beproses melalui penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial sampai pada tingkat peradilan dan diberikan sanksi yang telah ditetapkan PengadilanOvertime wages as the normative rights of workers which are regulated in law Number 13 of 2003 concerning Manpower. Based on decision Number 139 K/Pdt.Sus-PHI/2021 explained that worker was not provided the normative right as an overtime worker who get overtime wages on excess normal working hour which has been carried out. This study aims to know basic of legal consideration from the judge in Supreme Court decision Number 139 K/Pdt.Sus-PHI/2021 on the issue of overtime wages payment and also to know legal protection of PT. Eka Jaya Multi Perkasa worker in payment of overtime wages.The method used in this research is normative juridical with descriptive specification. The data used is secondary data sourced from library studies. This research is described by using narrative text and analyzed by qualitative normative methods. Based on the result and discussion of the research then it could be concluded that Judge of Supreme Court applied the law to PT. Eka Jaya Multi Perkasa to pay overtime wages to the workers by consideration that it is true there is lawlessness which is carried out by PT. Eka Jaya Multi Perkasa on the issue of overtime wages payment as stipulated in Article 7 paragraph 2 and Article 78 paragrph 2 of Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. Legal protection to the workers of PT. Eka Jaya Multi Perkasa on the issue of overtime pay basically is regulated by Labor Law. Legal protection is given after the case happened in the form of legal effort with a process through industrial relations dispute settlement up to court level and is given sanctions which have been determined by the court