Artikel Ilmiah : J1A018026 a.n. SYANDIVA AURA IMANNISSA

Kembali Update Delete

NIMJ1A018026
NamamhsSYANDIVA AURA IMANNISSA
Judul ArtikelAccuracy and Acceptability of the Culinary Terms in Masterchef Australia Season 14: Reynold Poernomo’s Noi Pressure Test
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keakuratan dan keberterimaan istilah kuliner pada MasterChef Australia Season 14: Reynold Poernomo’s Noi Pressure Test. Acara ini menjadi terkenal di Indonesia karena Reynold yang menjadi juri tamunya adalah orang Indonesia. Acara ini membagikan ilmu kuliner kepada pemirsa Indonesia khususnya pecinta kuliner, sehingga harus diterjemahkan secara sepadan dan tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan penyebaran kuesioner, yang datanya berupa kata dan frasa. Ada 33 terjemahan istilah kuliner yang dibagi menjadi empat kategori: alat dan perlengkapan, bahan, metode, dan hidangan. Sebagian besar istilah kuliner memiliki tingkat keakuratan tinggi sebanyak 22 data (66,67%), sedangkan lainnya sebanyak 11 data (33,33%) memiliki keakuratan sedang. Selanjutnya sebanyak 22 data (66,67%) mempunyai tingkat keberterimaan tinggi, sedangkan 11 data (33,33%) mempunyai tingkat keberterimaan sedang. Meskipun persentase keakuratan dan keberterimaan datanya sama, namun keduanya merujuk pada kata yang berbeda. Istilah kuliner yang populer di negara bahasa sasaran cenderung mempunyai tingkat keakuratan dan keberterimaan yang tinggi. Selain itu, data yang keberterimaannya tinggi cenderung memiliki keakuratan yang tinggi. Oleh karenanya, pengetahuan kuliner sangat penting dalam menerjemahkan istilah kuliner karena dapat membantu menemukan terjemahan yang akurat dan berterima jika istilah tersebut masih asing di negara sasaran.
Kata Kunci: keakuratan, keberterimaan , istilah kuliner
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is to investigate the accuracy and acceptability of culinary terms in MasterChef Australia Season 14: Reynold Poernomo’s Noi Pressure Test. This show becomes famous in Indonesia because Reynold, the guest judge, is Indonesian. It shares culinary knowledge to Indonesian viewers especially foodies, so it must be translated equally and suitably. This study using descriptive qualitative approach through interviews and shared questionnaires, which the data are words and phrases. There are 33 translated culinary terms divided into four categories: tools and equipment, ingredients, methods, and dishes. Most culinary terms have high accuracy levels with 22 data (66,67%), while other 11 data (33,33%) have medium accuracy. Hereafter, 22 data (66,67%) are high acceptability, while other 11 data (33,33%) are medium acceptability. Although the percentage of accuracy and acceptability data are same, they refer to different word. Culinary term that is popular in target language country tends to get high accuracy and acceptability level. Also, high acceptability data tends to be high accuracy. Therefore, culinary knowledge is essential in translating culinary terms since it helps to find the accurate and acceptable translation in case the term is unfamiliar in target language country.
Keywords: acceptability, accuracy, culinary term

Kata kunciacceptability, accuracy, culinary term
Pembimbing 1 ASROFIN NUR KHOLIFAH, S.S., M.Hum
Pembimbing 2NADIA GITYA YULIANITA, S.Pd., M.Li.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-07-18 14:24:11.847724
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.