Home
Login.
Artikelilmiahs
39726
Update
FADILLAH RESKY WIDIANTORO
NIM
Judul Artikel
Studi Interaksi Senyawa Aktif dari Curcuma xanthorrhiza terhadap Reseptor CAR dan PXR dengan Metode Molecular Docking
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Senyawa aktif Curcuma xanthorrhiza dilaporkan dapat memodulasi enzim pemetabolisme obat sehingga dapat menyebabkan interaksi herbal-obat. Penelitian dilakukan untuk menganalisis interaksi senyawa aktif Curcuma xanthorrhiza dengan reseptor CAR dan PXR. Senyawa uji dikaji secara in silico menggunakan metode molecular docking untuk mengetahui energi dan jenis ikatannya terhadap reseptor CAR dan PXR. Metodologi : Penelitian dilakukan dengan mengunduh struktur CAR dan PXR dari PDB, preparasi struktur protein menggunakan AutoDock Tools, validasi metode menggunakan AutoDock Vina, perhitungan RMSD menggunakan PyMOL, penambatan senyawa uji dengan protein target CAR dan PXR, dan visualisasi hasil penambatan menggunakan BIOVIA Discovery Studio. Hasil Penelitian : Nilai energi ikatan (kkal/mol) yang diperoleh dari molecular docking terhadap protein target CAR yaitu fenitoin (-10,3), xanthorrhizol (-8,0), kurkumin (-9,2), zingiberene (-8,6), α-kurkumena (-8,8) dan β-kurkumena (-8,8); terhadap protein target PXR yaitu hiperforin (-8,3), xanthorrhizol (-7,5), kurkumin (-8,3), zingiberene (-6,8), α-kurkumena (-7,8) dan β-kurkumena (-7,6). Senyawa uji membentuk ikatan Van der Waals, Pi-sigma, Pi-Pi stacked, Alkil, dan Pi-alkil dengan protein target CAR dan PXR. Kurkumin membentuk ikatan hidrogen dengan protein target CAR dan PXR pada asam amino Asn165 dan Ser247. Kesimpulan : Senyawa kurkumin pada Curcuma xanthorrhiza memiliki potensi yang kuat untuk berikatan dengan reseptor CAR dan PXR.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Backgorund : The active compounds from Curcuma xanthorrhiza is reported to be able to modulate drug metabolizing enzymes, that can cause herbal-drug interactions. This study was conducted to analyze the interaction of the active compound from Curcuma xanthorrhiza with CAR and PXR receptors. The test compounds were studied in silico using the molecular docking method to determine the energy and type of binding to CAR and PXR receptors. Methods : The research was conducted by downloading the CAR and PXR structures from PDB, preparation of protein structures using AutoDock Tools, method validation using AutoDock Vina, RMSD calculations using PyMOL, molecular docking of test compounds with CAR and PXR target proteins, and visualization of docking results using BIOVIA Discovery Studio. Results : Energy binding (kcal/mol) obtained from molecular docking of the CAR target protein is phenytoin (-10,3), xanthorrhizol (-8,0), curcumin (-9,2), zingiberene (-8,6), α-curcumene (-8,8) and β-curcumene (-8,8); of the PXR target protein is hyperforin (-8,3), xanthorrhizol (-7,5), curcumin (-8,3), zingiberene (-6,8), α-curcumene (-7,8) and β-curcumene (-7,6). The test compounds have Van der Waals, Pi-sigma, Pi-Pi sacked, Alkyl, and Pi-alkyl bonds with CAR and PXR target proteins. Curcumin have hydrogen bonds with CAR and PXR target proteins at amino acids Asn165 and Ser247. Conclusion : Curcumin in Curcuma xanthorrhiza has a strong potential to bind to CAR and PXR receptors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save