Artikelilmiahs

Menampilkan 32.881-32.900 dari 50.008 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3288136079J1D018041Kedudukan Tokoh Perempuan dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian PurnomoPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedudukan tokoh perempuan dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo dan dampak dari kedudukan tokoh perempuan dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini berfokus kepada kedudukan tokoh perempuan dalam ruang lingkup keluarga dan publik, sedangkan dampak dari kedudukan tokoh perempuan menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan perlawanan perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis isi. Teknik penyajian data dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penyajian deskriptif analisis.
Hasil penelitian mengenai kedudukan tokoh perempuan menunjukkan bahwa terdapat (1) kedudukan tokoh perempuan meliputi kedudukan dalam keluarga terdapat sebanyak 10 data dan dalam ruang publik sebanyak 7 data. (2) dampak keudukan tokoh perempuan terdiri dari kekerasan terhadap perempuan dan perlawanan perempuan. Kekerasan terhadap perempuan terjadi di ruang domestik yang meliputi kekerasan fisik terdapat sebanyak 3 data, kekerasan emosional sebanayak 3 data dan tidak ditemukan kekerasan ekonomi. Pada kekerasan publik yang meliputi kekerasan seksual terdiri sebanyak 2 data dan kekerasan nonseksual sebanyak 7 data, sedangkan perlawanan terhadap perempuan terdapat sebanyak 12 data.
The aims of this research was to describe the position of female characters in Dian Purnomo's novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam and the impact of the position of female characters in Dian Purnomo's novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam. The kind of this research was descriptive qualitative research. The object of this research focuses on the position of female figures in the family and public sphere, while the impact of the position of female figures causes violence against women and women's resistance. To collect the data, the researcher used reading and note-taking techniques. Then for analyzing the data, the researcher used content analysis. The researcher also used technique of displaying the data by descriptive analysis method of presentation.
The results of this research on the position of female characters in the novel indicated that there were (1) the position of female characters including the position in the family as many as 10 data and in the public space as much as 7 data. (2) the impact of the position of women figures consisted of violence against women and women's resistance. Violence against women occurred in the domestic space which included 3 data of physical violence, 3 data of emotional violence and no economic violence found. Public violence which included sexual violence consisted of 2 data and 7 data on non-sexual violence, while against women there were 12 data.
3288236054C1B016023Analisis Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Aktivitas Dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 -2019)Penelitian ini berjudul “Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Aktivitas, dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Consumer Goods yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia 2015-2019)”. Teknik pengambilan sampel memakai metode purposive sampling dan diperoleh 34 perusahaan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, 2) leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, 3) likuiditas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, 4) aktivitas berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, 5) keputusan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.Research is entitled "The Influence of Profitability, Leverage, Liquidity, Activities, and Investment Decision on Firm Value (Empirical Study of Consumer Goods Companies Listed the Indonesia Stock Exchange 2015-2019)". The sampling technique used purposive sampling method and 34 companies as research samples. This study uses multiple linear regression analysis with the help of SPSS (Statistical Program for Social Science). The results that: 1) profitability has a positive and significant effect on firm value, 2) leverage has a positive and significant effect on firm value, 3) liquidity has a positive and insignificant effect on firm value, 4) activity has a positive and significant effect on firm value. , 5) investment decisions have a positive and significant effect on firm value
3288336055H1B015049PERENCANAAN DIMENSI SUMUR RESAPAN UNTUK MENGURANGI LIMPASAN AIR HUJAN PADA KAWASAN PERUMAHAN BERDASARKAN HASIL UJI PERMEABILITAS LAPANGAN (STUDI KASUS DI PERUMAHAN RAWALUMBU BEKASI)
Kemajuan pembangunan berdampak pada peningkatan kebutuhan perumahan yang pada gilirannya berimbas pada perubahan guna lahan dari tidak terbangun menjadi lahan terbangun. Dampaknya adalah meningkatnya luasan tutupan lahan sehingga menyebabkan semakin besarnya aliran air permukaan. Perumahan Rawalumbu Bekasi merupakan perumahan di kawasan perkotaan Bekasi dengan jumlah unit rumah yang relatif besar. Perubahan tutupan lahan di perumahan ini berdampak pada kinerja saluran drainase. Riset ini bertujuan untuk mengetahui kinerja saluran drainase dengan mempertimbangkan infiltrasi dan limpasan yang terjadi karena perubahan lahan dari lahan terbuka menjadi lahan perumahan. Dalam proses analisis hidrologi digunakan data hujan dari stasiun Bekasi selama 10 tahun terakhir. Sedangkan curah hujan harian maksimum dihitung menggunakan metode Log Normal. Intensitas hujan dihitung dengan metode mononoba dan debit puncak dihitung dengan metode rasional. Saluran drainase yang ditinjau adalah saluran eksisting utama pada perumahan tersebut. Berdasarkan analisis hidraulika, kapasitas saluran dengan lebar 0,15 m dan tinggi 0,4 m hanya mampu menampung debit 0,02 m3/det dengan kelebihan debit yang tidak dapat tertampung sebesar 0,206 m3/det. Kelebihan debit ini membutuhkan sumur resapan yang berdasar analisis kedalaman sumur resapan dibutuhkan sumur resapan dengan diameter 0,8 m dan kedalaman 1 m.
Development affects to housing demands that plays a role in land use changing from undeveloped into built-up area in turn. Resulting fromg this condition there is an axpanding of land coverage that increases surface water. Rawalumbu Bekasi resident is a large settlement area in Bekasi city. The changing of land coverage in this area affect to the performance of the drainage channel. This research is intended to understand the performance of drainage channel considering infiltration and runoff as an effect of land changing from undevelope into settlement area. In hydrologic analysis process, data from Bekasi station from the recent 10 years is used. Whilst the maximum daily rainfall intensity calculated with Log Normal method. Rainfall intensity calculated using mononobe method and the maximum debit calculated using rational method. Reviewed drainage channel is primary existing channel capacity with
0,15 m width and 0,4 m height is only capable to debit of 0,02 m3/sec. Therefore
the remaining debit of 0,206 m3/sec need to be held on infiltration pit. Based on the pit depth analysis infiltration pit with 0,8 m diameter and 1 m depth.
3288436056C1A018041DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP TABUNGAN DAN PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA ANGGOTA DI KOPERASI KARYA UTAMA NUSANTARA (KOPKUN)Pandemi Covid-19 telah menyebabkan beberapa koperasi di Indonesia mengalami kemunduran. Penerapan beberapa kebijakan pemerintah seperti PPKM memberikan dampak yang besar terhadap penurunan permintaan masyarakat. Kemunduran koperasi ditandai dengan penurunan penjualan serta penurunan modal yang berasal dari simpanan anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap tabungan dan pembagian Sisa Hasil Usaha anggota di Koperasi Karya Utama Nusantara (KOPKUN). Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 1.461 anggota. Metode dan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan uji beda rata-rata.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan SPSS dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan tabungan anggota koperasi pada masa pandemi pada kategori tabungan kecil dengan nilai negative ranks sebesar 33, sedangkan pada kategori tabungan sedang dan tabungan besar mengalami kenaikan yang signifikan dengan nilai positive ranks sebesar 291. SHU Simpanan dan SHU Transaksi mengalami penurunan yang signifikan akibat dampak pandemi covid-19 dengan masing-masing nilai negative ranks sebesar 778 untuk SHU Simpanan dan 1.145 untuk SHU Transaksi. Implikasi dari hasil penelitian ini yaitu Koperasi Karya Utama Nusantara (KOPKUN) diharapkan dapat menerapkan kebijakan untuk menaikan jumlah tabungan pada kategori tabungan kecil dengan penetapan tingkat suku bunga simpanan yang relatif besar disertai dengan penambahan beberapa kebijakan yang memudahkan calon para anggota untuk menabung. Untuk menaikan tingkat penerimaan SHU anggota, Kopkun dapat menerapkan kebijakan untuk meningkatkan permintaan atau belanja seperti penerapan diskon pada beberapa produk yang dijual, pengadaan aplikasi belanja online yang dapat memudahkan para anggota untuk bertransaksi, serta penerapan kebijakan sistem cashback belanja yang bisa diakumulasikan pada penerimaan SHU Transaksi setiap tutup buku tahun berikutnya.
The Covid-19 pandemic has caused several cooperatives in Indonesia to experience setbacks. The implementation of several government policies such as PPKM has had a major impact on decreasing public demand. The decline of the cooperative was marked by a decrease in sales and a decrease in capital originating from member deposits. This study aims to analyze the impact of the Covid-19 pandemic on savings and distribution of the remaining business results of members in the Karya Utama Nusantara Cooperative (KOPKUN). The total population in this study was 1,461 members. The methods and techniques of data analysis in this study were descriptive statistics and the average difference test.
Based on the results of research and data analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS, it can be concluded that there is a decrease in the savings of cooperative members during the pandemic in the small savings category with a negative ranks value of 33, while in the medium and large savings categories there is a significant increase with positive ranks are 291. SHU Deposits and SHU Transactions have decreased significantly due to the impact of the covid-19 pandemic with each negative rank value of 778 for SHU Deposits and 1,145 for SHU Transactions. The implication of the conclusion above is that the Karya Utama Nusantara Cooperative (KOPKUN) is expected to be able to implement a policy to increase the amount of savings in the small savings category by setting a relatively large deposit interest rate accompanied by the addition of several policies that make it easier for prospective members to save. To increase the level of acceptance of SHU members, Kopkun can implement policies to increase demand or shopping such as the application of discounts on several products sold, procurement of online shopping applications that can make it easier for members to transact, as well as the implementation of a cashback system policy for spending that can be accumulated on receipt of SHU Transactions. each closing of the following year's books.
3288536057C1B018083ANALISIS PENGARUH PERILAKU KEUANGAN TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI EMAS (Studi Kasus pada Nasabah PT PEGADAIAN Cabang Purwokerto)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regret aversion bias, overconfidence, literasi
keuangan, toleransi risiko, dan loss aversion bias terhadap keputusan investasi emas. Penelitian ini merupakan
survey pada nasabah PT PEGADAIAN Cabang Purwokerto.
Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah PT PEGADAIAN Cabang Purwokerto yang memiliki
investasi emas dengan jumlah 23.803. Dengan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling
diperoleh sampel sebanyak 100 responden.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif asosiatif dengan teknik analisis regresi linear
berganda menggunakan software SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa (1) regret aversion bias
berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi emas, (2) overconfidence berpengaruh positif
signifikan terhadap keputusan investasi emas, (3) literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap
keputusan investasi emas, (4) toleransi risiko berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi
emas, dan (5) loss aversion bias tidak berpengaruh negatif non signifikan terhadap keputusan investasi emas.
Implikasi pada penelitian ini yaitu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak yang berkaitan
dan berkepentingan, menambah literatur dan pengetahuan lebih mengenai analisis pengaruh perilaku
keuangan terhadap keputusan investasi emas.
This research aims to analyze the effect of regret aversion bias, overconfidence, financial literacy, risk
tolerance, and loss aversion bias on gold investment decisions. This research is a survey on customers of PT
PEGADAIAN Cabang Purwokerto.
The population in this study were customers of PT PEGADAIAN Cabang Purwokerto who had gold
investment with a total of 23,803. By using purposive sampling and accidental sampling obtained a sample of 100
respondents.
This type of research is an associative quantitative research with multiple linear regression analysis
technique using SPSS 25 software. Based on the results of the analysis, it is found that (1) regret aversion bias has
a significant positive effect on gold investment decisions, (2) overconfidence has a significant positive effect on
gold investment decisions, (3) financial literacy has a significant positive effect on gold investment decisions, (4)
risk tolerance has a significant positive effect on gold investment decisions, and (5) loss aversion bias has no effect
on gold investment decisions.
The implication of this research is expected to provide benefits for related and interested parties, add to
the literature and further knowledge regarding the analysis of the influence of financial behavior od gold
investment decisions.
3288638231E1B018036SETTLEMENT OF CRIMINAL ACTS THROUGH RESTORATIVE JUSTICE BASED ON THE PROSECUTOR REGULATION NUMBER 15 OF 2020
(Comparative Study at Purwokerto District Prosecutor Office and Demak District Prosecutor Office)
Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum secara sosiologis dapat dipandang sebagai entitas sistem hukum. Kejaksaan merupakan lembaga negara yang melaksanakan tugasnya di bidang penuntutan. Seiring dengan perkembangan dan dinamika hukum yang ada, Kejaksaan mengakomodir terkait keadilan restoratif dalam Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Sebelum terbentuknya Peraturan Jaksa Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif, banyak sekali terjadi peristiwa penegakan hukum yang seringkali mencederai rasa keadilan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penyelesaian tindak pidana melalui Keadilan Restoratif di Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Kejaksaan Negeri Demak. Metode penelitian yang digunakan yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis, dan analisis dilakukan secara analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan keadilan restoratif pada Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Kejaksaan Negeri Demak telah memenuhi asas, pertimbangan, persyaratan, dan prosedur sebagaimana diatur dalam Peraturan Jaksa Nomor 15 Tahun 2020. Dan faktor penghambat yang mempengaruhi tercapainya keadilan restoratif yakni berasal dari faktor hukum yaitu pelaksanan yang bergantung pada faktor waktu (Peraturan Jaksa Nomor 15 Tahun 2020), faktor penegak hukum yaitu kesadaran penegak hukum yakni penuntut umum dalam mempertimbangkan sebuah perkara untuk diterapkan keadilan restoratif, dan faktor budaya yaitu kesadaran rendah atas budaya memaafkan dari korban terhadap tersangka yang berdampak pada tidak dapat dilaksanakannya proses perdamaian.The Prosecutor's Office as a law enforcement agency can sociologically be viewed as a legal system entity. The Prosecutor's Office is a state institution that carries out its duties in the field of prosecution. Along with the development and dynamics of the existing law, the Prosecutor's Office accommodates restorative justice in the Republic of Indonesia Prosecutor's Regulation Number 15 of 2020 concerning the Termination of Prosecution Based on Restorative Justice. Before the formation of Prosecutor's Regulation Number 15 of 2020 concerning the Termination of Prosecution based on Restorative Justice, many law enforcement events often injure people's sense of justice. This study aims to compare the settlement of criminal acts through Restorative Justice at the Purwokerto State Prosecutor's Office and the Demak District Prosecutor's Office. The research method used is sociological juridical, with descriptive-analytical research specifications. The data sources used are primary data and secondary data. The data obtained are presented systematically, and the analysis is carried out using qualitative analysis. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of restorative justice at the Purwokerto District Prosecutor and the Demak District Prosecutor has fulfilled the principles, considerations, requirements, and procedures as stipulated in the Prosecutor's Regulation No. 15 of 2020. And the inhibiting factors that affect the achievement of restorative justice come from legal factors, namely implementation that depends on time factors (Prosecutor's Regulation Number 15 of 2020), law enforcement factors, namely law enforcement awareness, namely the public prosecutor in considering a case to apply restorative justice, and cultural factors, namely low awareness of the forgiving culture of the victim to suspects which has an impact on the inability to carry out the process peace.
3288736058H1B016004Kemampuan Balok Beton Mutu 40 MPa Yang Terbuat Dari Bahan Pengikat PPC, Fly Ash Dan Calcium Stearate Dalam Menahan Gaya LenturBeton adalah suatu material yang rentan terjadi korosi karena memiliki banyak pori kapiler. Calcium stearate atau Ca(C18H35O2)2 merupakan salah satu bahan tambah beton yang tidak mengandung unsur perusak beton dan berpotensi meningkatkan kuat lentur karena senyawa ini aktif mengisi celah retak mikro dan pori-pori pada beton. Tujuan dari Penelitian ini merupakan untuk mencari pengaruh kuat lentur dan pola keretakan balok beton bertulang dengan bahan tambah fly ash dan calcium stearate variasi 0, 1, 5, 10 kg/m3 dari volume beton pada mutu 40 MPa. Menggunakan balok beton berdimensi (150x100x1000) mm dengan baja tulangan 2D19 tulangan utama dan P8 tulangan Sengkang. Hasil penelitian menunjukan tegangan lentur rerata dengan komposisi calcium stearate 0 kg/m3 yaitu 37,731 MPa, 1 kg/m3 yaitu 36,014 MPa, 5 kg/m3 yaitu 29,625 MPa, dan 10 kg/m3 yaitu 31,972 MPa. Hasil tersebut menerangkan bahwa semakin tinggi kadar calcium stearate akan menurunkan kuat lentur beton dan menjadikan pola keretakan geser (web shear crack).Concrete is a material prone to corrosion because it consists of numerous capillary pores, such as calcium stearate or Ca(C18H35O2)2, an ingredient with the potential to increase flexural strength due to its active ability to fill micro-cracks. This research aims to determine the effect of flexural strength and fracture pattern of reinforced concrete beams with added fly ash and calcium stearate materials in variations of 0, 1, 5, and 10 kg/m3 at a quality of 40 MPa. Concrete beams with dimensions of 150x100x1000 mm were used with 2D19 main reinforcement and P8 stirrup steels. The results showed that the average flexural stress with a calcium stearate of 0, 1, 5, and 10 kg/m3 are 37.731, 36.014, 29.625, and 31.972 MPa. These explain that the higher levels of calcium stearate tend to reduce the flexural strength of the concrete, thereby creating a web shear crack pattern.
3288836059C1C015001PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSBILITY, LIKUIDITAS, MANAJEMEN LABA DAN PROFITABILITAS TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK
(Studi Empiris pada Perusahaan Tambang Batu Bara yang Terdaftar
di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015 – 2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh corporate social responsbility, likuiditas, manajemen laba dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak. Populasi yang diguanakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2019.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan mengunakan pendekatan studi empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan software eviews. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) corporate social responsbility tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak (2) likuiditas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak (3) manajemen laba tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak (4) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak.
This study aim to determine the impact of corporate social responsbility, liquidity, earning management and profitability to tax aggressiveness. The populations are coal mining company in Indonesia stock exchange in 2015-2019.
The method used in this research was descriptive method by using empirical study. Technique of collecting data was conducted through secondary data obtained from document research. The data analysis technique is panel data regression with eviews. The result of this study are (1) corporate social responsbilty has no effect no tax agrgressiveness; (2) liquidity has no effect no tax agrgressiveness; (3) earning management has no effect no tax agrgressiveness; and (4) profitability has no effect no tax agrgressiveness.
3288938234D1A018190HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PERSEPSI PETERNAK KEMITRAAN AYAM BROILER TERHADAP PELARANGAN AGP (ANTIBIOTIC GROWTH PROMOTER) DI KABUPATEN BANYUMASTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik dan persepsi peternak kemitraan ayam broiler terhadap pelarangan penggunaan AGP di Kabupaten Banyumas, serta menganalisis hubungan diantara keduanya. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27 Mei 2022 sampai 20 Juli 2022 di peternakan kemitraan ayam broiler Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey dengan sasaran peternak kemitraan ayam broiler yang terdapat di Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel wilayah menggunakan Stratified Random Sampling yaitu di Kecamatan Kalibagor, Kecamatan Cilongok dan Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dengan pengambilan sampel responden sebanyak 75% dari total peternak di tiap kecamatan. Jumlah responden terpilih sebanyak 31 orang. Data yang diambil yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara langsung dengan peternak kemitraan ayam broiler menggunakan kuisioner tentang persepsi peternak terhadap pelarangan AGP. Data sekunder diperoleh dari dinas terkait dengan penelitian dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif, skala Likert, dan Rank Spearman. Analisis data pada penelitian ini menggunakan IBM SPSS statistik 25.
Analisis deskriptif untuk mendeskripsikan karakeristik (umur, tingkat pendidikan, lama beternak) dan persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur peternak kemitraan ayam broiler di Kabupaten Banyumas termasuk umur produktif (15-54 tahun) sebanyak 83,87% dan sisanya merupakan usia lanjut sebanyak 16,12%. Tingkat pendidikan akhir peternak tertinggi adalah tamatan SD sebanyak 38,71%, sedangkan SLTP 25,81% dan SLTA 35,48%. Lama beternak peternak kemitraan ayam broiler di Kabupaten Banyumas termasuk kategori tinggi yaitu sebanyak 74,18% sedangkan kategori rendah dan sedang sebanyak 12,91%. Persepsi peternak kemitraan ayam broiler di Kabupaten Banyumas termasuk ke dalam kategori tinggi sebanyak 45,16% sedangkan kategori sedang 41,93% dan rendah 12,91%. Hasil analis rank spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara umur dengan persepsi peternak terhadap peraturan pelarangan AGP dengan angka korelasi sebesar -0,143. Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan peternak dengan persepsi peternak terhadap pelarangan penggunaan AGP dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,427. Terdapat hubungan yang signifikan antara lama beternak dengan dengan persepsi peternak terhadap pelarangan penggunaan AGP dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,707. Kesimpulan dari analisis yang dilakukan umur peternak tidak berpengaruh dengan persepsi peternak kemitraan terhadap pelarangan penggunaan AGP sedangkan pendidikan dengan lama beternak berpengaruh dengan persepsi peternak kemitraan terhadap pelarangan penggunaan AGP.
The purpose of this study was to analyze the characteristics and the perception of broiler breeders to the ban on AGP in Banyumas Regency, as well as to analyze the relationship between the two. This research was conducted from 27 May 2022 to 20 July 2022 at the broiler chicken partnership farm in Banyumas Regency.
This research was conducted using a survey method with the target of partnership breeders of broiler chickens in Banyumas Regency. The area sampling technique used Stratified Random Sampling, namely in Kalibagor District, Cilongok District and Sumbang District, Banyumas Regency with 75% of respondents taking samples from the total farmers in each sub-district. The number of selected respondents was 31 people. The data taken are primary data and secondary data. Primary data were obtained from observations and direct interviews with broiler partnership breeders using a questionnaire about farmers' perceptions of the AGP ban. Secondary data were obtained from offices related to research and the Central Statistics Agency (BPS) of Banyumas Regency. The analysis used in this research is descriptive analysis, Likert scale, and Spearman's Rank. Data analysis in this study used IBM SPSS statistics 25.
Descriptive analysis to describe the characteristics (age, education level, length of breeders) and perceptions. The results showed that the age of broiler breeders in Banyumas Regency included productive age (15-54 years) as much as 83.87% and the rest were elderly as much as 16.12%. The highest level of final education of breeders is 38.71% of elementary school graduates, 25.81% of junior high school and 35.48% of senior high school. The length of time broiler breeders in Banyumas Regency are in the high category is 74.18% while the low and medium categories are 12.91%. Perceptions of broiler chicken partnership breeders in Banyumas Regency are included in the high category as much as 45.16% while the medium category is 41.93% and the low category is 12.91%. The results of the Spearman rank analysis show that there is no relationship between age and farmers' perceptions of AGP prohibition regulations with a correlation number of -0.143. There is a significant relationship between farmer education and farmers' perceptions of the prohibition of the use of AGP with a correlation coefficient of 0.427. There is a significant relationship between the length of breeding with the farmer's perception of the prohibition of the use of AGP with a correlation coefficient of 0.707. The conclusion from the analysis conducted was that the age of the breeder had no effect on the perception of the partnership breeder on the prohibition of the use of AGP, while the length of time education had an effect on the perception of the partnership breeder on the prohibition of the use of AGP.
3289036060E1A018298TINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN FIDUSIA (Studi Putusan No. 146/Pdt.G/2020/PN. Kln)Penelitian ini dilakukan terhadap Putusan perkara perdata Pengadilan Negeri Klaten No. 146/Pdt.G/2020/PN. Kln, terkait adanya gugatan wanprestasi terhadap perjanjian kredit yang telah dijaminkan dengan jaminan fidusia. Tujuan di dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menetapkan unsur salah pada wanprestasinya debitur dan menganalisis alasan pihak kreditur penerima fidusia yang tidak menggunakan hak eksekusi dari adanya Sertifikat Jaminan Fidusia di kala debitur telah wanprestasi, melainkan mengajukan upaya hukum biasa berupa gugatan wanprestasi. Penulisan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian yang dilakukan secara deskriptif analitis. Sumber bahan hukum yang diambil untuk penulisan dalam penelitian ini berasal dari data sekunder yang mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dengan metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan.
Pada penelitian ini diperoleh 2 (dua) kesimpulan yaitu, 1) debitur telah wanprestasi, karena adanya unsur salah pada debitur yakni tidak memenuhi dan mengabaikan somasi dari kreditur yang berisi jangka waktu debitur untuk menyelesaikan kewajibannya dalam melakukan pembayaran atas kreditnya dan; 2) tidak ditemukannya alasan yang logis secara yuridis dan teoritis, yang bisa dikatakan sebagai alasan objektif mengapa kreditur tidak menggunakan hak eksekusi dari adanya Sertifikat Jaminan Fidusia, melainkan mengajukan gugatan wanprestasi ke pengadilan negeri untuk memperoleh pelunasan piutangnya, ketika debitur telah wanprestasi pada perjanjian kredit dengan jaminan fidusia.
This research was conducted on the decision of the Klaten District Court civil case No. 146/Pdt.G/2020/PN. Kln, related there is a default lawsuit against a credit agreement that has been guaranteed with a fiduciary guarantee. The purpose of this study is to analyze the judge's considerations in determining the wrong element in the debtor's default and to analyze the reasons for the fiduciary recipient creditor who does not use the right of execution from the Fiduciary Guarantee Certificate when the debtor has defaulted, but submits ordinary legal remedies in the form of a default lawsuit. The writing in this study uses a normative juridical research method, with the specifications of the research carried out in a descriptive analytical manner.
In this research obtained 2 (two) conclusions, namely, 1) the debtor had defaulted, because there was an element of wrongdoing on the debtor, namely not fulfilling and ignoring the summons from the creditor which contains the time period for the debtor to settle his obligations in making payments on his credit and; 2) no juridical and theoretical logical reason was found, which can be said as an objective reason why the creditor does not exercise the right of execution of the Fiduciary Guarantee Certificate, but files a default lawsuit to the district court to obtain repayment of his receivables, when the debtor has defaulted on the credit agreement with fiduciary guarantee.
3289136064K1A018038Aplikasi Senyawa C-4-hidroksi-3-metoksifenilkaliks[4]pirogalolarena Sebagai Adsorben Ion Pb(II)Perkembangan industri dapat memberikan manfaat namun juga memberikan efek samping berupa timbulnya limbah industri. Limbah logam berat merupakan salah satu limbah yang dapat mencemari lingkungan. Timbal (Pb) merupakan salah satu dari sekian banyak jenis limbah logam berat. Limbah logam berat harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke badan perairan karena bersifat toksik. Salah satu metode yang dinilai cukup efektif untuk mengolah limbah logam berat adalah adsorpsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas adsorpsi dari senyawa C-4-hidroksi-3-metoksi-fenilkaliks[4]pirogalolarena (CHMFKP) dan kondisi optimumnya dalam mengadsorpsi ion Pb(II). Senyawa CHMFKP merupakan senyawa turunan kaliksarena yang disintesis melalui reaksi kondensasi antara vanillin dan pirogalol dengan adanya katalis asam. Senyawa hasil sintesis diidentifikasi dengan KLT kemudian dikarakterisasi dengan spektrofotometri FTIR, spektrometri 1H-NMR, dan analisis BET. Hasil sintesis berupa padatan berwarna merah muda dengan rendemen sebesar 89%. Adsorpsi ion Pb(II) oleh CHMFKP memiliki kondisi optimum pada pH 6 dengan waktu interaksi selama 60 menit. Kinetika adsorpsi ion Pb(II) oleh CHMFKP mengikuti model pseudo orde kedua. Adsorpsi ion Pb(II) oleh CHMFKP berjalan sesuai model isoterm Langmuir dengan kapasitas adsorpsi maksimum (qmaks) sebesar 19,881 mg/g dan energi adsorpsi sebesar 22,573 kJ/mol. Senyawa CHMFKP cukup efektif untuk digunakan sebagai adsorben ion Pb(II) dilihat berdasarkan efektivitas adsorpsi yang mencapai lebih dari 80%.Industrial development goes with benefits but also bring along some side effects in the form of industrial waste. Heavy metal waste was one of which that can pollute the environment. Lead (Pb) is one of the types of heavy metal waste. Heavy metal waste must be treated first before being discharged into water environment because it’s toxic. Adsorption is a method that considered quite effective for treating heavy metal waste. The purpose of this study was to determine the adsorption effectiveness of the compound C-4-hydroxy-3-methoxy-phenylcalyx[4]pyrogalolarene (CHMPCP) and it’s optimum conditions for adsorption of Pb(II) metal ions. CHMPCP is a derivative compound of calixarene which is synthesized through a condensation reaction between vanillin and pyrogallol in acidic condition. The synthesized substance was identified by TLC and then characterized by FTIR spectrophotometry, 1H-NMR spectrometry, and BET analysis. The result of the synthesis is a pink solid with a yield of 89%. Pb(II) adsorption by CHMPCP has the optimum condition at pH 6 with an interaction time of 60 minutes. Pb(II) adsorption by CHMPCP referred to pseudo-second-order kinetics model also referred the pattern trend of Langmuir isotherm model with a maximum adsorption capacity (qmax) of 19.881 mg/g and adsorption energy of 22.573 kJ/mol. The CHMPCP compound is quite effective to be used as an adsorbent for Pb(II) proved by its adsorption efficacy that has more than 80%.
3289236065A1F017056KARAKTERISASI SENYAWA FITOKIMIA DALAM EKSTRAK SABUT KELAPA (Cocos nucifera L.)Sabut kelapa merupakan hasil samping dari tanaman kelapa yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Sabut kelapa mengandung beberapa senyawa fitokimia. Perbedaan tingkat ketuaan sabut kelapa muda dan tua merupakan faktor penting yang mempengaruhi komposisi dan jumlah senyawa fitokimia dalam sabut kelapa. Senyawa-senyawa fitokimia tersebut akan lebih mudah dimanfaatkan apabila dilakukan proses ekstraksi. Tingkat kepolaran pelarut merupakan salah satu faktor penting dalam proses ekstraksi. Polaritas pelarut dalam ekstraksi harus sama atau sangat dekat dengan polaritas bahan aktif yang diekstrak agar ekstraksi berjalan secara efisien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik senyawa fitokimia yang terkandung dalam ekstrak sabut kelapa tua dan sabut kelapa muda pada variasi pelarut yang berbeda.Coconut husks are a by-product of the coconut plant that has not been widely used by the community. Coconut husks contain several phytochemical compounds. Differences in the level of aging of young and old coconut husks are important factors that affect the composition and amount of phytochemical compounds in coconut husks. These phytochemical compounds will be easier to use in the extraction process. The level of polarity of the solvent is one of the important factors in the extraction process. For efficient extraction, the polarity of the solvent in the extraction must be the same or very close to the polarity of the active ingredient being extracted. This research was conducted to determine the characteristics of the qualitative and quantitative of phytochemical compounds contained in the extracts of old and young coconut husks in different solvent variations.
3289336066C1A015036Determinan Permintaan Tenaga Kerja di Industri Ikan Asin Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten IndramayuPenelitian ini berjudul “Determinan Permintaan Tenaga Kerja di Industri Ikan Asin Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu”. Potensi sumberdaya kelautan dan perikanan di Desa Eretan Wetan telah dimanfaatkan oleh masyarakat melalui kegiatan perikanan tangkap laut dan perikanan budidaya sehingga menyerap sebagian besar angkatan kerja yang bekerja di sektor perikanan dan kelautan yang antara lain sebagai nelayan, pembudidaya ikan, penangkapan ikan di perairan umum, pedagang ikan/bakul ikan, penggarap garam, dan pengolah produk perikanan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari faktor modal, produksi, lama usaha, upah dan harga terhadap permintaan tenaga kerja di industri ikan asin Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu. serta untuk mengetahui variabel yang paling mempengaruhi terhadap permintaan tenaga kerja.
Responden dari penelitian ini sebanyak 30 pemilik industri ikan asin Desa Eretan Wetan. Teknik pengumpulan data yanitu dengan menggunakan metode wawancara dan kuisioner, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal, produksi, upah berpengaruh signifikan terhadap permintaan tenaga kerja industri ikan asin, sedangkan lama usaha dan harga tidak berpengaruh terhadap permintaan tenaga kerja industri ikan asin. Variabel paling yang paling berpengaruh terhadap permintaan tenaga kerja industri ikan asin yaitu upah tenaga kerja.
This research is entitled "Determinant of Labor Demand in Salted Fish Industry, Eretan Wetan Village, Kandanghaur District, Indramayu Regency". The potential of marine and fishery resources in Eretan Wetan Village has been utilized by the community through capture fisheries and marine aquaculture activities so that it absorbs most of the workforce working in the fisheries and marine sector which includes fishermen, fish cultivators, fishing in the community. waters, fish traders, salt cultivators, and fishery product processors.
This research aims to analyze the influence of capital factors, production, length of business, wages and prices on labor demand in the salted fish industry, Eretan Wetan Village, Kandanghaur District, Indramayu Regency and to find out the variables that most influence the demand for labor in the salted fish industry.
Respondents from this study are 30 owners of the salted fish industry in Eretan Wetan Village. the technique of collecting data using the interviews and questionnaires, while for the techniques of data analysis using multiple linear regression analysis.
The results of this study indicate that capital, production, wages have a significant effect on the demand for labor in the salted fish industry, while the length of business and price have no effect on the demand for labor in the salted fish industry. The most influential variable on the demand for labor in the salted fish industry is labor wages.
3289436067C1H016011QUEUE SYSTEM ANALYSIS: MEASURING EFFICIENCY LEVEL OF TELLER SERVICE AT BRI SUB-BRANCH OFFICE LOKASARI, WEST JAKARTAPenelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah analisis langsung terhadap kinerja sistem antrian transaksi nasabah atau konsultasi dengan teller bank di kantor cabang BRI Lokasari Jakarta Barat. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data penggunaan sumber daya manusia untuk sistem antrian di teller bank, data penggunaan sumber daya modal yang dikeluarkan untuk mengoperasikan loket antrian teller, data standar pelayanan yang ditetapkan oleh Kantor Cabang Pembantu BRI Lokasari. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah nasabah yang datang dan mengantri di teller Kantor Cabang Pembantu BRI Lokasari. Diperoleh dengan teknik quota sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan teller berpengaruh terhadap tingkat efisiensi antrian di kantor bank BRI cabang Lokasari Jakarta Barat.
Berdasarkan hasil penelitian dan simulasi antrian menggunakan POM-QM 5 menunjukan bahwa diperlukan penambahan teller pada kantor cabang pembantu BRI Lokasari, Jakarta Barat sebanyak 3 teller. Menambah jumlah teller menjadi 3 tidak merugikan efisiensi organisasi, penambahan teller justru menambah tingkat efisiensi menjadi 111% atau 1.1. dengan begitu kantor cabang pembantu BRI Lokasari dapat memberikan kesan baik dalam melayani nasabah.
This research is a research that uses primary and secondary data. The primary data in this study is a direct analysis of the performance of the customer transaction queuing system or consultation with bank tellers at the BRI Lokasari branch office, West Jakarta. Secondary data in this study are data on the use of human resources for the queuing system at bank tellers, data on the use of capital resources issued to operate teller queue counters, data on service standards set by the BRI Lokasari sub-branch office. The samples taken in this study were customers who came and queued at the teller of the BRI Lokasari Sub-Branch Office. Obtained by quota sampling technique. The results of this study indicate that the addition of a teller has an effect on the level of efficiency in the queue at the Lokasari branch of the BRI bank office, West Jakarta
Based on the results of research and queuing simulation using POM-QM 5, it shows that 3 tellers are needed at the sub-branch office of BRI Lokasari, West Jakarta. Increasing the number of tellers to 3 does not harm the efficiency of the organization, the addition of tellers actually increases the efficiency level to 111% or 1.1. that way the BRI Lokasari sub-branch office can give a good impression in serving customers
3289537870H1C018049GEOLOGI DAN ESTIMASI SUMBERDAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE CROSS SECTION PADA SEAM D DAERAH LAHAT, KABUPATEN LAHAT, SUMATERA SELATANBatubara sudah menjadi hal yang tidak asing bagi manusia. Sebagai bahan yang menjadi sumber energi nasional, perlu dilakukan kegiatan eksplorasi untuk menemukan daerah yang berpotensi. Salah satu kegiatan eksplorasi yaitu kegiatan perhitungan estimasi sumberdaya agar diketahui potensi dan kemungkinan yang lain sebagai dasar untuk pertimbangan kegiatan selanjutnya termasuk dalam eksplorasi batubara. Penentuan sumberdaya batubara menghasilkan informasi berupa sebaran/bentuk dan kuantitas tertentu yang didasari oleh penelitian yang nantinya menjadi penentu apakah ekonomis atau tidak. Latar belakang dari penulisan ini yaitu untuk menghitung estimasi sumberdaya batubara menggunakan metode cross section dan pemodelan secara 2D dan 3D dari 13 titik data pengeboran yang bersumber dari data lapangan yang telah dilakukan dan dikemas secara sederhana untuk menghasilkan tulisan yang mudah dipahami untuk menambah wawasan baru. Hasil akhir dari tulisan ini menunjukkan pemodelan lapisan batubara seam D serta perhitungan estimasi sumberdaya batubara luas daerah menggunakan metode cross section dengan jumlah sumberdaya terukur sebesar 6.067.673,13 ton.Coal has become a familiar thing for humans. As a material that becomes a national energy source, it is necessary to carry out exploration activities to find potential areas. One of the exploration activities is the activity of calculating resource estimates in order to know the potential and other possibilities as a basis for consideration of further activities including coal exploration. Determination of coal resources produces information in the form of a certain distribution/shape and quantity based on research which will later determine whether it is economical or not. The background of this paper is to calculate coal resource estimates using the cross section method and modeling in 2D and 3D from 13 drilling data points sourced from field data that has been carried out and packaged in a simple way to produce easy to understand writing to add new insights. The final result of this thesis shows the modeling of seam D coal resourcces and the calculation of coal measured area resource estimates using the cross section method with a total inferred resource of 6.067.673,13 tons.
3289636068L1C016042Komparasi Suhu Permukaan Laut Menggunakan Argo Float dan Citra Satelit Di Perairan Utara Papua Tahun 2016-2019Suhu Permukaan Laut perairan Utara Papua yang termasuk dalam Samudera Pasifik dikenal sebagai kolom air hangat karena memiliki nilai suhu yang relatif lebih tinggi sepanjang tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komparasi SPL menggunakan Argo Float dan Aqua Modis, serta mengetahui sebaran temporal pada tahun (2016-2019) di Perairan Utara Papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL Aqua Modis dan Argo Float dari ketiga platform memiliki nilai yang tidak jauh berbeda. Suhu Aqua Modis beriksar 27,73 - 30,74ºC, sedangkan suhu Argo Float berkisar 27,5 – 30,71ºC. Beda waktu paling kecil antara kedua platform yakni 0 detik yang terdapat pada platform 2 tanggal 12 Juni 2016 dengan beda suhu sebesar 0,016ºC, sedangkan beda waktu paling besar 1 menit 49 detik pada platform 1 tanggal 13 Oktober 2018 dengan beda suhu 0,488ºC. Terdapat korelasi yang sangat tinggi antara Aqua Modis dan Argo Float dengan R2 0.95, R2 0.94 dan R2 0.91. Hasil dari sebaran temporal secara musiman di Perairan Utara Papua tahun 2016-2019, menunjukkan bahwa pada Musim Timur SPL jauh lebih tinggi dibandingkan Musim Barat. Dimana nilai SPL tertinggi terdapat pada platform 3 tahun 2016 pada Musim Timur sebesar 30,61°C.Sea Surface Temperature in the North Papua waters which is included in the Pacific Ocean is known as the warm water column because it has a relatively higher temperature value over the year. This study aimed to compared the SST using Argo Float and Aqua Modis, and to investigated the temporal distribution (in 2016-2019) in the Northern Waters of Papua. The method used in this study was the observation method. The results showed that SST of Aqua Modis and Argo Float from the three platforms had not significantly different values. Aqua Modis temperature ranged from 27.73 - 30.74ºC, while Argo Float temperature ranged from 27.5 - 30.71ºC. The smallest time difference between the two platform was 0 seconds on platform 2 on 12 June 2016 with a temperature difference of 0.016ºC, while the largest time difference is 1 minute 49 seconds on platform 1 on 13 October 2018 with a temperature difference of 0.488ºC. There was very high correlation between Aqua Modis and Argo Float with R2 0.95, R2 0.94 and R2 0.91. The results of the seasonal temporal distribution in the Northern Waters of Papua in 2016-2019, showed that in the East Season the SST was much higher than the West Season. Where the highest SPL value was on platform 3 in 2016 in the East Season of 30.61°C.
3289736069E1A017317PERCERAIAN KARENA MELANGGAR TAKLIK TALAK (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Nomor 0099/Pdt.G/2019/MS- STR)
Perceraian merupakan titik akhir dari suatu perkawinan yang tidak mampu mencapai tujuan yang mulia yakni kebahagiaan keluarga sebagaiamana yang diharapkan oleh setiap pasangan suami istri. Melakukan perceraian harus mempunyai cukup alasan untuk dapat dilangsungkan di Pengadilan, alasan itu sendiri diatur dalam penjelasan Pasal 39 ayat (2) Undang – undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam. Adanya kasus Perceraian karena suami melanggar taklik talak membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang perceraian karena suami melanggar taklik talak.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara perceraian dan bagaimana akibat hukum dari perceraian karena melanggar taklik talak pada Putusan Pengadilan 0099/Pdt.G/2019/MS-STR. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian berupa perspektif analitik, metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan inventarisasi data sekunder yaitu Putusan Pengadilan 0099/Pdt.G/2019/MS-STR, metode analisis menggunakan normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pada kasus perceraian karena melanggar taklik talak dengan nomor Putusan Pengadilan 0099/Pdt.G/2019/MS-STR, hakim mengabulkan perceraian antara Tergugat dengan Penggugat karena Suami telah melanggar sighat taklik talak angka (2) dan (4) yang pernah dibaca dan ditanda tangani olehnya, sesuai dengan ketentuan Pasal 116 huruf (g) Kompilasi Hukum Islam.
Akibat Hukum dari kasus ini hanya terhadap anak dari Penggugat dan Tergugat, yaitu hak asuh anak jatuh kepada Penggugat dikarenakan usia anak tersebut dibawah 12 Tahun, dan Tergugat berkejawiban membiayai biaya pengasuhan tersebut
Divorce is the end point of a marriage that is unable to achieve the noble goal of family happiness as expected by every married couple. Divorce must have sufficient reasons to be able to carry out a divorce in court, the reason itself is regulated in Article 39 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and Article 116 of the Compilation of Islamic Law. The existence of a divorce case because violatation of taklik talak intrigued the author to conduct research on divorce because the husband violated the taklik talak.
The formulation of the problem in this study is how the judge's legal considerations in deciding divorce cases and what are the legal consequences of divorce due to violation of taklik talak in Court Decision 0099/Pdt.G/2019/MS-STR. The method used is normative juridical, the research specification is in the form of an analytical perspective, the data collection method uses a literature study and secondary data inventory, the analytical method uses a qualitative normative.
Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that divorce is due to violation of taklik talak in Court Decision 0099/Pdt.G/2019/MS-STR. The judge granted the divorce between the Defendant and the Plaintiff because the husband had violated the sighat taklik talak that he had read and signed, namely points (2) and (4), which is still in accordance with the provisions of Article 116 letter (g) of the Compilation of Islamic Law. The judge in his consideration granted the lawsuit because it was proven that it was true that the Defendant had said sighat taklik talak after the marriage contract and there was evidence for sighat taklik talak on the sibir of the marriage certificate.
As for the legal consequences of the divorce is limited to the Plaintiff and the Defendan’s childt, which is the child is being cared for by the wife because the child is under 12 years old and the husband is obliged to pay for the care costs.
3289836071J1D018019Alih Kode dan Campur Kode Video Catatan Najwa Bersama Maudy Ayunda dan Relevansinya Pada Teks Cerita InspiratifProses komunikasi yang melibatkan campur kode dan alih kode merupakan satu solusi untuk menghindari kesalahpahaman saat berkomunikasi dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk alih kode dan juga campur kode dalam video berjudul Catatan Najwa Bersama Maudy Ayunda| Catatan Najwa serta mengetauhi bagaimana relevansi hasil penelitian tersebut terhadap pembelajaran teks cerita inspiratif sekolah menengah pertama kelas sembilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dengan metode analisis data padan translasional dengan teknik pilah unsur penentu, dengan langkah yang digunakan yaitu memilih data berdasarkan wujud pergeseran bahasa dan menganalisis faktor penyebab terjadinya pergeseran yang kemudian akan dilakukan interpretasi dan pengecekan ulang serta konsultasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi banyak alih kode dan campur kode dalam video yaitu, bentuk alih kode yang terjadi merupakan alih kode eksternal berjumlah 7 dan 43 percakapan yang memuat campur kode dengan rincian 34 campur kode bentuk kata, 23 campur kode bentuk frasa, dan 4 campur kode bentuk klausa, juga relevansi kepada pembelajaran teks cerita inspiratif sekolah menengah pertama dalam bentuk teks cerita inspiratif juga rencana pelaksanaan pembelajaran dan kriteria penilaian teks cerita inspiratif yang ikut disajikan dalam hasil.The communication process that involves mixing code and code switching is solution to avoid misunderstandings when communicating in society. This study aims to find out form of code transfer and also code mixing in video entitled Catatan Najwa Bersama Maudy Ayunda| Najwa also explains how the relevance of results of the study to learning of inspirational story texts in ninth grade junior high school. The method used in this study is descriptive qualitative, with translational match data analysis method with determinant element sorting technique, the steps used, namely selecting data based form language shifts and analyzing the factors causing the shift which will then be interpreted and re-checked and consulted. The results of this study showed that there were many code switchings and code mixes videos, namely, the form code switching that occurred was an external code transfer totaling 7 and 43 conversations containing code mixes with details 34 mixed word form codes, 23 mixed phrase form codes, 4 mixed clause form codes, as well as relevance to the learning of junior high school inspirational story texts form of inspirational story texts as well as learning implementation plans and assessment criteria the inspiring story text that comes with the results.
3289936098E1A016091PERLINDUNGAN KHUSUS BAGI PETUGAS MEDIS DALAM SENGKETA BERSENJATA MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL (Studi tentang Kasus Penembakan Petugas Medis Palestina oleh Personel Militer Israel pada 2018)Perlindungan dalam hukum humaniter internasional pada umumnya ditujukan bagi mereka yang luka dan sakit dalam angkatan bersenjata (kombatan), nonkombatan, dan petugas medis serta penduduk sipil. Sengketa bersenjata yang terjadi antara Palestina dan Israel seringkali menimbulkan korban dari kalangan petugas medis sipil. Sebagai contoh, pada 2018 seorang petugas medis Palestina bernama Razan Al-Najjar ditembak mati oleh militer Israel dalam aksi Great Return March.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan perlindungan bagi petugas medis di wilayah sengketa bersenjata menurut hukum humaniter internasional dan menganalisis pelaksanaan perlindungan khusus menurut hukum humaniter internasional dalam kasus penembakan petugas medis Palestina Razan Al-Najjar oleh militer Israel. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis dengan metode pendekatan masalah yaitu pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder, dengan metode pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan yang selanjutnya disajikan dalam bentuk uraian deskriptif dengan metode analisis normatif kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa jaminan perlindungan bagi petugas medis dalam sengketa bersenjata diatur dalam Konvensi Den Haag 1907, Konvensi Jenewa 1949, dan Protokol Tambahan 1977. Ketentuan perlindungan bagi petugas medis diatur dalam Konvensi Jenewa I Pasal 24, Konvensi Jenewa IV Pasal 20, Pasal 27, Pasal 32, dan Pasal 63, serta Protokol Tambahan I 1977 Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, dan Pasal 18. Kasus penembakan petugas medis Palestina oleh personel militer Israel pada 2018 bertentangan dengan pelaksanaan perlindungan yang diatur oleh hukum humaniter internasional. Berdasarkan statusnya, Razan An-Najjar sebagai petugas medis sipil berhak atas perlindungan khusus di bawah Pasal 20 Konvensi Jenewa IV.
Protection in international humanitarian law is generally aimed at those who are injured and sick in the armed forces (combatants), noncombatants, medics, and civilian populations. The armed conflict between Palestinians and Israelis often inflicts the victim on civilian medics. For example, in 2018 a Palestinian medic named Razan Al-Najjar was shot dead by the Israeli military during the Great Return March.
This research aims to find out the regulations of protection for medical personnel in areas of armed conflict according to international humanitarian law and to analyze the implementation of special protection according to international humanitarian law in the case of the shooting of Palestinian medic Razan Al-Najjar by the Israeli military. This research is juridical research with a problem approach method, namely a statutory and a case approach. The data that is used is secondary data, with the data collection method is based on a literature study which is presented in the form of a descriptive description with a qualitative normative analysis method.
The result and discussion of this research show that the regulation of protection for medical personnel in armed conflicts is regulated in the Hague Convention 1907, the Geneva Conventions 1949 and the Additional Protocol 1977. Regulations for the protection of medical personnel are regulated in Geneva Conventions I Articles 24, Geneva Conventions IV Articles 20, Articles 27, Articles 32, and Article 63, as well as the 1977 Additional Protocol Article 12, Article 15, Article 16, and Article 18. The shooting of Palestinian medics by Israeli military personnel in 2018 is contrary to the implementation of protections provided for by international humanitarian law. Based on her status as a civilian medical personnel was entitled to special protection under Article 20 of Geneva Convention IV.
3290036108H1B017085Strategi Pengelolaan Stakeholder untuk Meningkatkan Keselamatan Kebakaran pada Bangunan Gedung Tinggi di IndonesiaBangunan gedung tinggi di Jakarta masih ada yang memiliki akses sulit dalam proses evakuasi pada saat terjadinya kebakaran. Karena hal tersebut, perlu adanya sistem keselamatan kebakaran yang dapat mencegah terjadinya kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah dijadikan pedoman oleh stakeholder yang membuat dan mengelola sistem keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan stakeholder dalam tahapan pengelolaan dan penyelenggaraan bangunan gedung tinggi terhadap sistem keselamatan kebakaran. Untuk tujuan ini, dibutuhkan sejumlah besar data yang dikumpulkan melalui literature review dan wawancara. Hasil temuan dari literature review menunjukkan bahwa bangunan gedung tinggi memiliki tahapan pengelolaan dan penyelenggaraan yang memiliki proses yaitu pra konstruksi, pada saat konstruksi dan pasca konstruksi. Masing-masing stakeholder yang terlibat memiliki peranan penting dalam melakukan proses tahapan pengelolaan dan penyelenggaraan terhadap sistem keselamatan kebakaran bangunan gedung tinggi untuk mengurangi kerugian materi dan jiwa yang cukup besar. Keterlibatan pemerintah dalam membuat dan mengeluarkan peraturan serta mengevaluasi strategi keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Pemilik/pengelola bangunan gedung tinggi berperan dalam penyediaan sumber daya dan pemeliharaan pada strategi keselamatan kebakaran bangunan gedung tinggi. Konsultan perencana yang berperan dalam merancang strategi keselamatan kebakaran bangunan gedung. Konsultan MK yang berperan dalam mengevaluasi strategi keselamatan kebakaran bangunan gedung tinggi. Kontraktor yang berperan dalam menjaga mutu pada pelaksanaan konstruksi. There are still high-rise buildings in Jakarta that have difficult access in the evacuation process at the time of the fire. Because of this, it is necessary to have a fire safety system that can prevent fires from occurring in high-rise buildings. Policies that have been made by the government are used as guidelines by stakeholders who create and manage fire safety systems in high-rise buildings. The purpose of this study is to determine the involvement of stakeholders in the stages of managing and organizing high-rise buildings for fire safety systems. For this purpose, it takes a large amount of data collected through literature reviews and interviews. The findings of the literature review show that high-rise buildings have stages of management and implementation that have processes, namely pre-construction, during construction and post-construction. Each stakeholder involved has an important role in carrying out the process of managing and implementing the fire system for the safety of high-rise buildings to reduce considerable material and life losses. Government involvement in making and issuing regulations and evaluating fire safety strategies in high-rise buildings. Owners/managers of high-rise buildings play a role in providing resources and maintenance on high-rise fire safety strategies. Planning consultants who play a role in designing building fire safety strategies. MK consultants who play a role in evaluating the fire safety strategy of high-rise buildings. Contractors who play a role in maintaining quality in the implementation of construction.