| NIM | H1B017085 |
| Namamhs | MOCH NURCHOLIS |
| Judul Artikel | Strategi Pengelolaan Stakeholder untuk Meningkatkan Keselamatan Kebakaran pada Bangunan Gedung Tinggi di Indonesia |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Bangunan gedung tinggi di Jakarta masih ada yang memiliki akses sulit dalam proses evakuasi pada saat terjadinya kebakaran. Karena hal tersebut, perlu adanya sistem keselamatan kebakaran yang dapat mencegah terjadinya kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah dijadikan pedoman oleh stakeholder yang membuat dan mengelola sistem keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan stakeholder dalam tahapan pengelolaan dan penyelenggaraan bangunan gedung tinggi terhadap sistem keselamatan kebakaran. Untuk tujuan ini, dibutuhkan sejumlah besar data yang dikumpulkan melalui literature review dan wawancara. Hasil temuan dari literature review menunjukkan bahwa bangunan gedung tinggi memiliki tahapan pengelolaan dan penyelenggaraan yang memiliki proses yaitu pra konstruksi, pada saat konstruksi dan pasca konstruksi. Masing-masing stakeholder yang terlibat memiliki peranan penting dalam melakukan proses tahapan pengelolaan dan penyelenggaraan terhadap sistem keselamatan kebakaran bangunan gedung tinggi untuk mengurangi kerugian materi dan jiwa yang cukup besar. Keterlibatan pemerintah dalam membuat dan mengeluarkan peraturan serta mengevaluasi strategi keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Pemilik/pengelola bangunan gedung tinggi berperan dalam penyediaan sumber daya dan pemeliharaan pada strategi keselamatan kebakaran bangunan gedung tinggi. Konsultan perencana yang berperan dalam merancang strategi keselamatan kebakaran bangunan gedung. Konsultan MK yang berperan dalam mengevaluasi strategi keselamatan kebakaran bangunan gedung tinggi. Kontraktor yang berperan dalam menjaga mutu pada pelaksanaan konstruksi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | There are still high-rise buildings in Jakarta that have difficult access in the evacuation process at the time of the fire. Because of this, it is necessary to have a fire safety system that can prevent fires from occurring in high-rise buildings. Policies that have been made by the government are used as guidelines by stakeholders who create and manage fire safety systems in high-rise buildings. The purpose of this study is to determine the involvement of stakeholders in the stages of managing and organizing high-rise buildings for fire safety systems. For this purpose, it takes a large amount of data collected through literature reviews and interviews. The findings of the literature review show that high-rise buildings have stages of management and implementation that have processes, namely pre-construction, during construction and post-construction. Each stakeholder involved has an important role in carrying out the process of managing and implementing the fire system for the safety of high-rise buildings to reduce considerable material and life losses. Government involvement in making and issuing regulations and evaluating fire safety strategies in high-rise buildings. Owners/managers of high-rise buildings play a role in providing resources and maintenance on high-rise fire safety strategies. Planning consultants who play a role in designing building fire safety strategies. MK consultants who play a role in evaluating the fire safety strategy of high-rise buildings. Contractors who play a role in maintaining quality in the implementation of construction. |
| Kata kunci | keselamatan kebakaran, bangunan gedung tinggi, stakeholder |
| Pembimbing 1 | Paulus Setyo Nugroho, S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Bagyo Mulyono. S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2022-06-22 18:59:30.385749 |
|---|