Artikelilmiahs

Menampilkan 30.921-30.940 dari 50.060 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3092134259F1C017011FENOMENA SELF DISCLOSURE SECARA ANONIM PADA MEDIA SOSIAL TWITTER
(Akun Twitter @Unsoedfess1963)
Fenomena self disclosure baik secara terang-terangan menggunakan identitas aslinya maupun anonim di media sosial menjadi salah satu fenomena yang banyak terjadi di berbagai macam media sosial baik Facebook, Instagram, Twitter, atau pun media sosial yang lainnya. Fenomena self disclosure secara anonim di Twitter khususnya, saat ini kian banyak dilakukan oleh orang-orang. Berawal dari akun anonim yang bersifat pribadi hingga muncul akun anonim yang bersifat base. Penelitian ini merupakan model penelitian studi fenomenologi dengan analisis deskriptif. Teori Fenomenologi Alfred Schutz yang digunakan untuk mendeskripsikan motif pengikut akun Twitter @Unsoedfess1963 yang mengirim cuitan secara anonim melalui akun Twitter @Unsoedfess1963. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tujuh informan yang diambil dengan pengambilan sample secara sengaja dan dengan observasi cuitan-cuitan di akun tersebut. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa terdapat 4 motif mengikuti akun @Unsoedfess1963, 2 motif menggunakan anonimitas pada akun @Unsoedfess1963, 1 informan tidak menggunakan anonimitas, ketakutan akan hilangnya anonimitas dan makna akun @Unsoedfess1963 bagi pengikutnya.The phenomenon of self-disclosure, both overtly using their identities or as anonimous on social media, is one of the most common phenomena on various social media, such as Facebook, Instagram, Twitter, or other social media. The phenomenon of anonymous self-disclosure on Twitter in particular, is now increasingly being done by people. Starting from a personal anonymous account to a base anonymous account. This research is a phenomenological study research model with descriptive analysis. Alfred Schutz's Phenomenological Theory is used to describe the motives of followers of @Unsoedfess1963 Twitter account who send messages anonymously through @Unsoedfess1963 Twitter account. The data was collected by interviewing seven informants who were taken by purposive sampling and by observing the tweets on the account. Based on the analysis it was found that there are 4 motives for following the @Unsoedfess1963 account, 2 motives for using anonymity on the @Unsoedfess1963 account, 1 informant not using the anonymity, fear of losing anonymity and the meaning of @Unsoedfess1963 account for followers.
3092235380K1B017025Komputasi Penyederhanaan Fungsi Boolean Bentuk Sum of Product Menggunakan Metode KonsensusMetode konsensus merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menyederhanakan fungsi Boolean. Metode konsensus mempunyai keunggulan yaitu dapat digunakan untuk menyederhanakan fungsi Boolean baik dengan produk fundamental lengkap maupun tidak lengkap. Penelitian ini membahas tentang perancangan program penyederhanaan fungsi Boolean menggunakan metode konsensus menggunakan Visual Basic 2010. Program yang dihasilkan mampu menyederhanakan fungsi Boolean dalam bentuk Sum of Product (SOP) dengan jumlah variabel antara 2 sampai 26.The consensus method is one of the methods used to simplify Boolean functions. The consensus method has the advantage that it can be used to simplify Boolean functions with both complete and incomplete fundamental products. This study discusses the design of a Boolean function simplification program with consensus method using Visual Basic 2010. The resulting program is able to simplify the Boolean function in the form of a Sum of Product (SOP) with between 2 to 26 variables.
3092334261J1B017032REGISTER PERDAGANGAN DARING PADA TAYANGAN SHOPEE LIVE PRODUK FASHION WANITA DI APLIKASI SHOPEE (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)Skripsi ini berjudul “Register Perdagangan Daring pada Tayangan Shopee Live Produk Fashion Wanita di Aplikasi Shopee (Kajian Sosiolinguistik)”. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitiatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi register perdagangan daring pada tayangan Shopee Live produk fashion wanita di aplikasi Shopee. Objek penelitian ini berupa register perdagangan yang bersumber dari ungkapan baik kata, kalimat, maupun wacana yang terdapat dalam tayangan Shopee Live produk fashion wanita di Aplikasi Shopee. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak bebas libat cakap dengan menggunakan media rekaman tayangan Shopee Live. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu sebagai teknik dasar. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil penelitian ini diperoleh 44 register perdagangan daring pada tayangan Shopee Live produk fashion wanita di Aplikasi Shopee. Dari 44 data yang diperoleh kemudian dikelompokkan berdasarkan bentuk register. 11 register brbentuk pelesapan, 12 register berbentuk pemendekan, 12 register berbentuk singkatan, dan 9 register berbentuk akronim.
Kata kunci: Sosiolinguistik, Register, Perdagangan daring
This thesis is entitled "Online Trade Register on Shopee Live Show Women's Fashion Products on Shopee Application (Sociolinguistic Study)". This research is in the form of a qualitative descriptive with the aim of describing the form and function of the online trade register on the Shopee Live show for women's fashion products in the Shopee application. The object of this research is a trade register which is sourced from expressions, both words, sentences, and discourses contained in Shopee Live shows for women's fashion products on the Shopee Application. The data collection method used is the free-to-conversation listening method using Shopee Live recording media. The data obtained were then analyzed using the matching method with the determining element sorting technique as the basic technique. The results of data analysis are presented using informal methods. The results of this study obtained 44 online trade registers on the Shopee Live broadcast of women's fashion products on the Shopee Application. From the 44 datas obtained then grouped by register form. 11 registers are in the form of abbreviations, 12 registers are in the form of shortening, 12 registers are in the form of abbreviations, and 9 registers are in the form of acronyms.
Keywords: Sociolinguistic, Register, Online trade
3092434262E1A017077ANALISIS PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) KARENA EFISIENSI DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (Studi Putusan Nomor 518 K/Pdt.Sus-PHI/2021)Penelitian ini bersumber pada putusan Mahkamah Agung Nomor 518 K/Pdt.Sus-PHI/2021 mengenai perkara Pemutusan Hubungan Kerja yang terjadi antara PT. Mitra Global Holiday dengan pekerja/buruhnya yaitu Endang Yulianti, Suryono Purnomo, Suhendra, Renatha yang selama ini bekerja di bidang pendistribusian kamar hotel di PT. Mitra Global Holiday. Perusahaan melakukan PHK kepada pekerja/buruhnya karena kondisi keuangan perusahaan yang defisit dengan mengalami penurunan order sampai 80% di tengah Pandemi Covid-19.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan dokumentasi, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif dan menggunakan penafsiran gramatikal dan sistematis.
Pertimbangan hukum Mahkamah Agung dalam perkara Nomor 518 K/Pdt.Sus-PHI/2021 sudah tepat dengan membatalkan putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 224/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Jkt.Pst dan selanjutnya menerapkan Pasal 164 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemutusan Hubungan Kerja yang terjadi dalam kasus ini bukanlah Pemutusan Hubungan Kerja karena efisiensi melainkan Force Majeure akibat Pandemi Covid-19 karena perusahaan dapat membuktikan kondisi kerugian perusahaan selama 2 (dua) tahun berturut-turut dengan laporan keuangan yang sudah diaudit oleh akuntan publik dengan memperhatikan Pasal 164 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 19/PUU-IX/2011 juncto Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor SE-907/MEN/PHI-PPHI/X/2004 dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/III/2020.
This research is based on the decision of the Supreme Court Number 518 K/Pdt.Sus-PHI/2021 regarding the case of Termination of Employment that occurred between PT. Global Holiday partners with their workers, namely Endang Yulianti, Suryono Purnomo, Suhendra, Renatha who have been working in the distribution of hotel rooms at PT. Global Holiday Partners. The company laid off workers/laborers due to the company's financial condition in deficit by experiencing a decrease in orders up to 80% in the midst Pandemic Covid-19.
The method used in this study is normative juridical with descriptive research specifications. Data sources used are primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The method of data collection is carried out by the study of literature and documentation, the data obtained are presented with narrative texts, and the method of data analysis used is a qualitative normative method and uses grammatical and systematic interpretation.
The Supreme Court's legal considerations in case Number 518 K/Pdt.Sus-PHI/2021 were correct by canceling the decision of the Industrial Relations Court Number 224/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Jkt.Pst and subsequently applying Article 164 Paragraph (1) Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. The results showed that the termination of employment that occurred in this case was not termination due to efficiency but Force Majeure due to the Pandemic Covid-19 because the company was able to prove the company's loss condition for 2 (two) consecutive years with financial statements that have been audited by an accountant public by taking into account Article 164 Paragraph (1) of Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, Decision of the Constitutional Court Number 19/PUU-IX/2011 juncto Circular Letter of the Minister of Manpower Number SE-907/MEN/PHI-PPHI/X/2004 and Circular of the Minister of Manpower Number M/3/HK.04/III/2020.
3092534274J1B017019MANTRA JAWA UNTUK BAYI: KAJIAN ETNOLINGUISTIK DI DESA PAHONJEAN KABUPATEN CILACAPPenelitian ini menggunakan teori etnolinguistik untuk mengkaji beberapa masalah di antaranya (1) bagaimana klasifikasi jenis mantra Jawa untuk bayi di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap? (2) bagaimana makna leksikal dan gramatikal dalam mantra Jawa untuk bayi di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap? dan (3) bagaimana makna kultural dalam mantra Jawa untuk bayi di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) klasifikasi jenis mantra Jawa untuk bayi di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap, (2) makna leksikal dan gramatikal dalam mantra Jawa untuk bayi di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap, dan (3) makna kultural dalam mantra Jawa untuk bayi di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap.
Penelitian ini menggunakan metode cakap dan simak untuk mengambil data. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode kontekstual, metode padan translasional, padan referensial, dan padan pragmatis. Data pada penelitian ini disajikan dengan metode informal dan formal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dari 16 data mantra, terdapat empat jenis mantra, yaitu mantra pengharapan yang terdiri dari 8 data, mantra penghiburan yang terdiri dari 3 data, mantra penyembuhan yang terdiri dari 3 data, dan mantra penjagaan yang terdiri dari 2 data; (2) Keseluruhan data mantra memiliki makna leksikal, gramatikal, serta referennya di luar bahasa. Terdapat penanda unsur leksikal pada mantra, yaitu 26 bentuk repetisi, 1 bentuk sinonimi, 6 bentuk antonimi, dan 1 bentuk ekuivalensi; (3) Makna kultural yang terkandung dalam mantra antara lain, doa dan harapan orang tua untuk kebaikan dan kesuksesan anaknya, kepercayaan dan keyakinan masyarakat Desa Pahonjean terhadap daya magis mantra, serta pengetahuan dan tradisi masyarakat Desa Pahonjean dalam kehidupan sehari-hari.
This research used ethnolinguistic theory to examine several problems, there were (1) how is the classification of types of the Javanese mantras for babies in Pahonjean Village Cilacap Regency? (2) how is the lexical and grammatical meaning that contained in Javanese mantras for babies in Pahonjean Village Cilacap Regency? and (3) how is the cultural meaning that contained in Javanese mantras for babies in Pahonjean Village Cilacap Regency?. The purpose of this research was to (1) describe the classification of types of the Javanese mantras for babies in Pahonjean Village Cilacap Regency, (2) describe the lexical and grammatical meaning that contained in Javanese mantras for babies in Pahonjean Village Cilacap Regency, and (3) describe the cultural meaning that contained in Javanese mantras for babies in Pahonjean Village Cilacap Regency.
This research used the conversation and observation method to collect data. To analyze the data, this research used the contextual method, methods of translational identity, referential identity, and pragmatic identity. The data in this research were presented with informal and formal method.
The results of the research showed that (1) from 16 data mantras, there were four types of Javanese mantras, namely, the hope spells which consist of 8 data, the consolation spells which consist of 3 data, the healing spells which consists of 3 data, and the guard spell, which consists of 2 data; (2) The entire data of mantras had their lexical and grammatical meanings and also had their referent outside of language. There were also markers of lexical elements in the mantra, there was 26 forms of repetition, 1 form of synonymy, 6 forms of antonymy. And 1 form of equivalency; (3) The cultural meanings contained in Javanese mantras were, the prayers and hopes of parents for the goodness and success of their children, the trust and confidence of the Pahonjean Village people for the mantra’s magical power, and also the knowledge and traditions of the Pahonjean Village people in their daily life.
3092634263E1A017107PENGATURAN HUKUM ORGANISASI E-SPORT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMENUHAN HAK KETENAGAKERJAANPenelitian ini menjelaskan tentang kebutuhan perlindungan hukum terhadap hak ketenagakerjaan dalam industri E-Sport di Indonesia yang menjadi hal baru dengan kurangnya percepatan kepastian hukum dan pemahaman yuridis.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan dokumentasi, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif dan menggunakan penafsiran gramatikal dan sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan E-Sport di Indonesia berkembang sangat cepat di Indonesia dan memerlukan adanya kepastian hukum dan perlindungan hukum sebagai bagian dari ketenagakerjaan. Regulasi mengenai organisasi E-Sport dan segala kegiatannya diatur dalam Peraturan Pengurus Besar E-Sport Indonesia Nomor 034/PB-ESI/B/VI/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan E-Sport yang sebelumnya tidak memiliki kepastian hukum. Pada pencarian pemenuhan hak ketenagakerjaan tidak dapat mengacu pada Peraturan Pengurus Besar dan tetap mengacu pada kontrak kerja, Undang-undang ketenagakerjaan dan ketentuan kontrak lainnya.
This research explain about needs a protection of law and the impact for employment and workers right of Industy E-Sport in Indonesia which is be a new things because expand of law globalizationand and juridical knowledge.
The method used in this study is normative juridical with descriptive research specifications. Data sources used are primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The method of data collection is carried out by the study of literature and documentation, the data obtained are presented with narrative texts, and the method of data analysis used is a qualitative normative method and uses grammatical and systematic interpretation.
The results of the study tells that E-Sport Organization in Indonesia expand as fast as their activity and needs some law-based for protect workers right in E-Sport Industry. Regulation about E-Sport organization for event and activity ruled by manage of organization number 034/PB/-ESI/B/VI/2021 about implemantion E-Sport Event in Indonesia that before doesn’t have juridical based. In the end, that regulation can’t be one and still needs some any regulation to make sure workers right have protection.
3092734264D1E014139MANAJEMEN DAN EVALUASI PEMBERIAN PAKAN SAPI LAKTASI FRISIEN HOLSTEIN
DI BETSUKAI MILK WORLD HOKKAIDO JEPANG
Tujuan dilakukannya Program Magang Internship ini yaitu untuk mengetahui manajemen pemeliharaan sapi perah yang diterapkan oleh perusahaan Jepang guna menambah wawasan dan pengetahuan mengenai bidang sapi perah. Materi dan Metode. Materi yang digunakan adalah sapi perah friesen Holstein periode laktasi dengan populasi 600 ekor. Masa laktasi yang dimaksud yaitu masa dimana sapi sedang menghasilkan susu setelah sapi tersebut melahirkan. Program kebuntingan yang dilakuakan oleh perusahaan yaitu dengan cara inseminasi buatan (IB). Kandang yang digunakan adalah kandang jenis free stall. Bahan pembuatan kandang yaitu semen, batu bata, dan besi. Lantai kandang Free Stall terbuat dari semen, tidak licin, dan tidak tajam, untuk tempat istirahat sapi digunakan alas pasir sehingga sapi dapat merasa hangat dari panas yang ditimbukan, selain itu penggunaan pasir bertujuan untuk menjaga kebersihan lantai kandang dan memberi kenyamanan pada ternak. Metode analisis data memgunakan analisis deskriptif dan analisis One Way ANOVA, dengan H0, tidak ada perbedaan rata-rata produksi susu pada setiap musim, H1 diduga bahwa ada perbedaan rata-rata produksi susu pada setiap musim. Hasil. Pemerahan dilakukan secara otomatis dengan sistem milking parlour. Penanganan produksi susu disimpan di cooling unit dan dikirim ke koperasi dengan standar kualitas susu yaitu kadar lemak 3,6 %, jumlah bakteri 30.000 ml. Total produksi susu yang dihasilkan dalam sehari mencapai 21.000 liter dari rata – rata sapi yang diperah yaitu 600 ekor.Simpulan. Produksi susu dikategorikan tinggi yaitu 36,43 kg per hari/ekor dan kualitasnya sesuai dengan standar koperasi susu di Kota Betsukai, Tidak ada perbedaan rata-rata produksi susu yang signifikan pada setiap musimnya (sama).
ABSTRACT
Introduction. The purpose of this Internship Internship Program is to find out the management of dairy cattle maintenance implemented by Japanese companies in order to add insight and knowledge about the dairy cow field. Materials and methods. The material used was Friesen Holstein dairy cow during lactation period with a population of 600 heads. The lactation period in question is the period when the cow is producing milk after the cow gives birth. The pregnancy program carried out by the company is by means of artificial insemination (IB). The cage used is a free stall type cage. The materials for making the cage are cement, bricks, and iron. The floor of the Free Stall cage is made of cement, not slippery, and not sharp, for a place to rest the cows use a sand mat so that the cows can feel warm from the heat generated, besides the use of sand aims to keep the cage floor clean and provide comfort for the cattle. The data analysis method used descriptive analysis and One Way ANOVA analysis, with H0, there was no difference in the average milk production in each season, H1 it was suspected that there was a difference in the average milk production in each season. Results. Milking is done automatically with the milking parlor system. The handling of milk production is stored in the cooling unit and sent to the cooperative with milk quality standards, namely 3.6% fat content, 30.000 ml of bacteria. The total production of milk produced in a day reaches 21,000 liters of the average cow that is milked which is 600 cows. Conclusion. Milk production is categorized as high, namely 36.43 kg per day/head and the quality is in accordance with the standards of the dairy cooperative in Betsukai City. There is no significant difference in average milk production in each season (same).
3092834265I1C017075ANALISIS BIOINFORMATIKA 6-SHOGAOL SEBAGAI AGEN ANTIPROLIFERASI KANKER PAYUDARASenyawa 6-shogaol adalah senyawa aktif dari jahe Zingiber officinale yang banyak dilaporkan aktivitas antikanker serta antiproliferasi nya. Akan tetapi, mekanisme bagaimana 6-shogaol dapat memberikan efek antiproliferasinya terhadap kanker payudara belum ditemukan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi target potensial serta bagaimana mekanisme 6-shogaol memberikan efek antiproliferasi terhadap sel kanker payudara dengan menggunakan analisis bioinformatik. Protein target dari 6-shogaol didapatkan dari database STITCH serta STRING dan dibandingkan dengan gen pengkode proliferasi sel kanker payudara sehingga didapatkan 77 protein yang berpotensi untuk menjadi target dari 6-shogaol atau disebut dengan Potential Theurapetic Target Genes (PTTG) yang akan dianalisis lebih lanjut. Selanjutnya 77 PPTG dianalisis dengan menggunakan STRING untuk menemukan interaksi antar protein, Web-Gestalt untuk mengetahui KEGG Pathway dan Gene Ontology, serta mencari 10 hub genes dengan menggunakan cytoHubba plugin pada software Cytoscape. Penelitian ini menemukan bahwa 6-shogaol dapat memberikan efek antiproliferatif pada sel kanker payudara dengan bekerja secara agonis untuk memicu apoptosis serta 10 hub genes yang didapatkan adalah CASP3, CASP8, CASP9, AKT1, FADD, BCL2L1, BIRC3, TRAF2, BIRC2, MAPK1.6-shogaol is the active compound of ginger Zingiber officinale which has been widely reported for its anticancer and antiproliferative activity. However, the mechanism of 6-shogaol can exert its antiproliferative effect on breast cancer has not been found, so this study aims to identify potential targets and how 6-shogaol exerts an antiproliferative effect on breast cancer cells using bioinformatic analysis. Target protein of 6-shogaol was obtained from the STITCH and STRING databases and compared with the genes encoding the proliferation of breast cancer cells to obtain 77 proteins that have the potential to become targets of 6-shogaol or called Potential Theurapetic Target Genes (PTTG) which will be further analyzed. Furthermore, 77 PPTGs were analyzed using STRING to find interactions between proteins, Web-Gestalt to determine the KEGG Pathway and Gene Ontology, and cytoHubba plugin in the Cytoscape software to search for 10 hub genes. This study found that 6-shogaol can exert antiproliferative effects on breast cancer cells by act agonistic with apoptosis induction and 10 hub genes obtained are CASP3, CASP8, CASP9, AKT1, FADD, BCL2L1, BIRC3, TRAF2, BIRC2, MAPK1.
3092934266E1A014283JAMINAN PEMBAYARAN DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DENGAN JAMINAN FIDUSIA (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor:108/Pdt.G/2015/PN.Mlg)Penelitian ini membahas tentang jaminan pembayaran dalam perjanjian konsumen dengan jaminan fidusia studi terhadap Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor:108/Pdt.G/2015/PN.Mlg dimana debitur telah melakukan wanprestasi atau ingkar janji yang mana berhenti bekerja di toko milik penjamin, sehingga penjamin dalam perjanjian pembiayaan konsumen tidak lagi melanjutkan pembayaran angsuran dua buah mobil milik debitur.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode pendekatan Yuridis Normatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berupa buku literatur, peraturan perundang-undangan dengan cara studi pustaka dan dianalisis dengan metode Normatif Kualitatif.
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis sahnya perjanjian yang dilakukan oleh debitur dengan pihak penjamin dan untuk menganalisis kedudukan penjamin dapat menuntut pembatalan kewajiban pembayaran pembiayaan konsumen setelah debitur melakukan wanprestasi.
Hasil penelitian berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor:108/Pdt.G/2015/PN.Mlg bahwa debitur dinyatakan oleh Hakim telah melakukan wanpretasi dimana debitur berhenti bekerja pada pihak penjamin sebelum tanggal yang ditentukan atau paling tidak setelah angsuran dua buah mobil miliknya dinyatakan lunas. Perjanjian yang dibuat oleh debitur dengan penjamin dinyatakan tidak sah karena telah melanggar ketentuan yang ada dalam Undang-undang Fidusia. Tidak ada akibat hukum pada pihak PT. Astra Sedaya Finance Malang.
This study discusses payment guarantees in consumer agreements with fiduciary guarantees in the study of the Malang District Court Decision Number: 108/Pdt.G/2015/PN.Mlg where the debtor has defaulted or broken a promise which stopped working at the guarantor's shop, so that the guarantor in the consumer financing agreement no longer continue to pay installments for two cars belonging to the debtor.
The approach method used in this paper is the normative juridical approach. The data used is secondary data in the form of literature books, laws and regulations by means of literature studies and analyzed by qualitative normative methods.
The purpose of this paper is to analyze the validity of the agreement made by the debtor with the guarantor and to analyze the position of the guarantor in demanding the cancellation of the consumer financing payment obligations after the debtor defaults.
The results of the study based on the Malang District Court Decision Number: 108/Pdt.G/2015/PN.Mlg that the debtor was declared by the judge to have defaulted where the debtor stopped working for the guarantor before the specified date or at least after the installments of his two cars were declared paid off. . The agreement made by the debtor with the guarantor is declared invalid because it has violated the provisions of the Fiduciary Law. There are no legal consequences on the part of PT. Astra Sedaya Finance Malang.
3093034294L1B017050KUALITAS AIR DAN KEBERADAAN BAKTERI PATOGEN Vibrio parahaemolyticus PADA MILLENIAL SHRIMP FARM UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BPBAP SITUBONDOUdang vaname (Litopeneus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan budidaya di Indonesia. Salah satu hambatan dalam kegiatan budidaya udang vaname adalah munculnya penyakit yang dapat menurunkan produksi. Upaya untuk mengantisipasi kegagalan ini, pemerintah melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo mengembangkan sistem budidaya yang disebut Millenial Shrimp Farm. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui kondisi kualitas air serta keberadaan bakteri patogen Vibrio parahaemolyticus penyebab penyakit AHPND pada air dan udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dibudidayakan di Millenial Shrimp Farm BPBAP Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode studi observasi pada 6 petak tambak milenial dengan air tambak dan udang vaname sebagai objek penelitian. Pengukuran parameter kualitas air seperti suhu, pH, salinitas dan DO dilakukan 2 kali dalam sehari (07.00 dan 16.00). Sedangkan pengukuran parameter amoniak, nitrit, bahan organik, total bakteri umum dan total bakteri vibrio dilakukan setiap satu minggu sekali. Deteksi bakteri Vibrio parahemolyticus dilakukan sebanyak 3 kali selama masa penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas air diantaranya suhu, salinitas, pH, DO, amoniak, nitrit, total bahan organik, total bakteri umum dan total bakteri vibrio di Millenial Shrimp Farm BPBAP Situbondo optimal untuk kegiatan budidaya udang vaname. Selain itu, bakteri patogen Vibrio parahemolyticus tidak ditemukan pada air dan udang vaname.Vannamei shrimp (Litopeneus vannamei) is one of the leading aquaculture commodities in Indonesia. One of the obstacles in vaname shrimp farming activities is the emergence of diseases that can reduce production. In an effort to anticipate this failure, the Indonesian government through the Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo develops a cultivation system called the Millennial Shrimp Farm. The purpose of this work was to monitor the water quality of and the presence of pathogenic bacteria Vibrio parahaemolyticus causing AHPND at Millenial Farm of White Shrimp (Litopenaeus vannamei) at BPBAP Situbondo. Measurement of water quality parameters including temperature, pH, salinity and DO were carried out twice a day (07.00 and 16.00). Meanwhile, the measurement of the parameters of ammonia, nitrite, total organic matter, total common bacteria and total vibrio bacteria was carried out once a week. Detection of Vibrio parahaemolyticus bacteria was carried out at week 1, week 3 and week 6. The results showed that water quality parameters including temperature, salinity, pH, DO, ammonia, nitrite, total organic matter, total common bacteria and total vibrio bacteria at Millenial Shrimp Farm BPBAP Situbondo were suitable for vaname shrimp farming activities. In addition, the pathogenic bacterium Vibrio parahemolyticus was not found in water and white shrimp.
3093134268E1A014106TINJAUAN YURIDIS PENJATUHAN PIDANA PADA TINDAK PIDANA PERJUDIAN
(Studi kasus terhadap Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor: 272/ Pid. B/ 2018/ PN Pwt)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana tanpa hak dengan sengaja memberi kesempatan kepada khayalak umum untuk melakukan permainan judi dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terhadap terdakwa. Metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi deskriptif analisis, Sumber data sekunder Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor : 272/ Pid. B/ 2018/ PN Pwt, Pengumpulan data studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif.
Majelis Hakim telah sesuai dalam menerapkan unsur-unsur Pasal 303 ayat (1) ke-2 KUHP, perbuatan terdakwa telah terbukti sah dan menyakinkan memenuhi unsur-unsur berikut : Unsur Barangsiapa; Unsur Dengan tidak berhak; Unsur Sengaja mengadakan atau memberi kesempatan untuk main judi kepada umum. Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana Tanpa hak dengan sengaja menawarkan kepada khalayak umum untuk bermain judi.
Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa sebagai berikut :
a. Pertimbangan terhadap fakta hukum yang telah memenuhi unsur-unsur pasal yang telah didakwakan yaitu Pasal 303 ayat (1) ke-2 KUHP;
b. Pembuktian berdasarkan alat-alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP berupa : Keterangan saksi-saksi 1) Wardoyo; 2) Forikho Adhi; 3) Kasman Bin Marto: 4) Asrin, , dan keterangan terdakwa Tugimin Als Gimin Bin Kartodiarjo.
c. Pertimbangan berdasarkan Pasal 197 Ayat (1) huruf (f) KUHAP yaitu pertimbangan terhadap hal-hal yang memberatkan dan mringankan terdakwa.
Majelis Hakim menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan
pidana penjara selama 6 (enam) bulan; memerintahkan agar Terdakwa tetap ditahan.
Kata kunci: Tanpa hak, Dengan Sengaja, Melakukan, Permainan Judi
This study aims to determine the application of the elements of a criminal act without rights by deliberately providing opportunities for the general public to play gambling games and to find out the basis of judges' considerations in imposing a sentence on the defendant. Normative juridical approach method. Descriptive analysis specification, secondary data source Purwokerto District Court Decision Number: 272/ Pid. B/2018/ PN Pwt, Collection of library study data, presented in the form of a description and analyzed using a qualitative normative method.
The Panel of Judges has complied with the application of the elements of Article 303 paragraph (1) of the 2nd KUHP, the defendant's actions have been proven valid and convincingly fulfill the following elements: Whoever element; Elements With no rights; The element of intentionally holding or giving the opportunity to play gambling to the public. The defendant is guilty of committing a criminal act without rights by deliberately offering to the general public to play gambling.
The basis for the judge's consideration in imposing a sentence against the defendant is as follows:
a. Consideration of legal facts that have fulfilled the elements of the articles that have been indicted, namely Article 303 paragraph (1) of the 2nd KUHP;
b. Evidence based on the evidence as regulated in Article 184 of the KUHAP in the form of: Statements of witnesses 1) Wardoyo; 2) Forikho Adhi; 3) Kasman Bin Marto: 4) Asrin, , and the testimony of the defendant Tugimin Als Gimin Bin Kartodiarjo.
c. Considerations based on Article 197 Paragraph (1) letter (f) of the KUHAP, namely considerations of things that are aggravating and mitigating the defendant.
The Panel of Judges handed down a sentence to the Defendant
imprisonment for 6 (six) months; ordered the defendant to remain in custody.
Keywords: Without rights, Deliberately, Doing, Gambling Games
3093234269F1A017086Pengaruh Frekuensi Penggunaan Instagram dan Tingkat Hubungan Sosial dengan Teman sebaya terhadap Gaya Hidup Mahasiswa FISIP UNSOED 2017Jaman yang sudah modern seperti saat ini, banyak mahasiswa mulai terpengaruh oleh
adanya media sosial Instagram dan tingkat hubungan sosial dengan teman sebaya yang
dapat merubah gaya hidup. Untuk mencegah agar tidak mudah terpengaruh yang harus
dilakukan mahasiswa perlu menggunakan Instagram dengan baik dan benar serta
menjaga pergaulan dengan teman sebaya. Penelitian ini ingin mengetahui apakah
frekuensi penggunaan instagram dan tingkat hubungan sosial dengan teman sebaya dapat
berpengaruh terhadap gaya hidup mahasiswa. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk
mengetahui pengaruh frekuensi penggunaan Instagram dan tingkat hubungan sosial
dengan teman sebaya terhadap gaya hidup mahasiswa FISIP UNSOED 2017. Penelitian
dilakukan dengan menggunakan metode survei menggunakan kuisioner yang disebarkan
kepada seluruh mahasiswa FISIP UNSOED 2017. Sasaran penelitian ini adalah seluruh
mahasiswa FISIP UNSOED 2017. Responden berjumlah 83 orang, dengan teknik
pengambilan sampel yang digunakan yaitu simple random sampling. Simple random
sampling adalah teknik menentukan sampel secara acak tanpa memperhatikan strata atau
tingkatan di dalam populasi dan setiap elemen atau anggota populasinya memiliki
kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Penelitian yang dilakukan
menunjukkan hasil bahwa frekuensi penggunaan Instagram dan tingkat hubungan sosial
dengan teman sebaya berpengaruh terhadap gaya hidup mahasiswa.
In the modern era as it is today, many students are starting to be affected by the existence of Instagram social media and the level of social relationships with peers that can change lifestyle. To prevent being unaffected, students need to use Instagram properly and correctly and maintain relationships with peers. The study wanted to find out whether the frequency of instgaram use and the level of social relationships with peers could have an effect on students' lifestyles. The purpose of this article is to find out the influence of the frequency of Instagram use and the level of social relationships with peers on the lifestyle of FISIP UNSOED 2017 students. The research was conducted using survey methods using questionnaires distributed to all students of FISIP UNSOED 2017. The target of this study is all students of FISIP UNSOED 2017. Respondents numbered 83 people, with the sampling technique used, namely simple random sampling. Simple random sampling is the technique of determining a sample at random regardless of strata or levels in a population and each element or member of the population has an equal chance of being selected into a sample. Research conducted showed results that the frequency of Instagram use and the level of social relationships with peers affect the lifestyle of students.
3093334278F1B017007IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA DESA DI DESA KAJORAN KECAMATAN KARANGGAYAM KABUPATEN KEBUMENDana Desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui APBD dan digunakan untuk dapat mendanai setiap kegiatan seperti penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan pembinaan kemasyarakatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Kajoran selaku penerima Dana Desa terbanyak di Kecamatan Karanggayam dari tahun 2015-2020 serta merupakan Desa dengan IDM tertinggi di Kecamatan Karanggayam.
Jadi, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Dana Desa dari aspek idealized policy, target groups, implementing organizations, dan environmental factors. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif. Informannya adalah Pemerintah Desa Kajoran, Ketua BPD, Anggota PKK, Anggota Posyandu, dan masyarakat Desa Kajoran yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik implementasi Smith.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keempat aspek yang dikaji, tampak bahwa implementasi kebijakan Dana Desa di Desa Kajoran sudah diidealkan dengan cukup baik. Pada aspek idealized policy, program yang di danai melalui Dana Desa direncanakan melalui Musyawarah Desa yang menghasilkan RKPDes. Selanjutnya dalam pelaksanaan Dana Desa sendiri sudah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan terdapat laporan pertanggungjawaban dari badan pelaksana kepada penerima program. Tetapi belum semua program yang dilaksanakan secara konsisten, terutama pada program pemberdayaan masyarakat. Kemudian dalam aspek target groups, terdapat dukungan dari masyarakat selaku penerima kebijakan berupa partisipasi aktif dalam swakelola Dana Desa. Lalu dalam aspek implementing organizations, Pemerintah Desa Kajoran selaku badan pelaksana telah melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan penerima kebijakan secara kondusif. Namun kualitas dari Pemerintah Desa Kajoran masih rendah sehingga mempengaruhi kemampuan mereka dalam menyelesaikan tugas. Selanjutnya pada aspek environmental factors, Dana Desa sudah dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan permasalahan yang masih ditemukan, saran yang dapat diberikan berupa peningkatan kualitas masyarakat Desa Kajoran dengan memperbanyak program pemberdayaan masyarakat yang dibiayai dari Dana Desa secara konsisten, peningkatan kemampuan Pemerintah Desa Kajoran, serta mensosialisasikan program secara intens kepada masyarakat desa supaya tidak terjadi pro dan kontra.
Village Funds are funds sourced from the APBN which are beneficial for the Village which are transferred through the APBD and used to assist the implementation of activities such as government administration, community empowerment, and community development. This research was conducted in Kajoran Village as the recipient of the most Village Funds in Karanggayam District from 2015-2020 and is the village with the highest IDM in Karanggayam District.
So, the purpose of this study is to analyze the implementation of Village Funds Policy from the aspect of idealized policy, target groups, implementing organizations, and environmental factors. The research method is descriptive qualitative. The informants were the Kajoran Village Government, the Head of the BPD, PKK Members, Posyandu Members, and the Kajoran Village community who were selected using a purposive sampling technique. Data were collected using interview, observation, and documentation techniques which were then analyzed using Smith's implementation technique.
The results of this study indicate that from the four aspects studied, it appears that the implementation of the Village Fund in Kajoran Village has been idealized quite well. In the aspect of the idealized policy, the program funded through the Village Fund is planned through the Village Deliberation which results in the RKPDes. Furthermore, the implementation of the Village Fund itself has had a positive impact on the community and there is an accountability report from the implementing agency to program recipients. However, not all programs have been implemented consistently, especially in community empowerment programs. Then in the aspect of the target group, there is support from the community as the recipient of the policy in the form of active participation in self-management of the Village Fund. Then in the aspect of implementing organization, the Kajoran Village Government as the implementing agency has carried out coordination and communication with policy recipients in a conducive manner. However, the quality of the Kajoran Village Government is still low so that it affects their ability to complete tasks. Furthermore, on the aspect of environmental factors, the Village Fund has been able to reduce poverty and improve community welfare. With problems that are still being found, suggestions that can be given are in the form of improving the quality of the Kajoran Village community by consistently increasing community empowerment programs financed from the Village Fund, increasing the capacity of the Kajoran Village Government, and intensively socializing the program to the village community so that there are no pro and contra.
3093434270C1B016097PENGARUH KEPRIBADIAN TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DENGAN KOMITMEN AFEKTIF SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
(Studi pada Rumah Sakit Umum Purbowangi Gombong)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepribadian terhadap Organizational Citizenship Behavior dengan Komitmen Afektif sebagai Variabel Mediasi. Responden dalam penelitian ini adalah perawat Rumah Sakit Umum Purbowangi Gombong. Jumlah responden dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan metode sensus dengan jumlah 88 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan analisis regresi variabel mediasi menggunakan metode kausal step, maka didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Kepribadian extraversion memiliki pengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (2) Kepribadian agreeableness memiliki pengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (3) Kepribadian conscientiousness memiliki pengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (4) Kepribadian neuroticism tidak memiliki pengaruh negatif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (5) Kepribadian opennes to experience memiliki pengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (6) Komitmen Afektif memiliki pengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior perawat. (7) Kepribadian extraversion memiliki pengaruh positif terhadap komitmen afektif perawat. (8) Kepribadian agreeableness memiliki pengaruh positif terhadap komitmen afektif perawat. (9) Kepribadian conscientiousness memiliki pengaruh positif terhadap komitmen afektif perawat. (10) Kepribadian neuroticism tidak memiliki pengaruh negatif terhadap komitmen afektif perawat. (11) Kepribadian opennes to experience memiliki pengaruh positif terhadap komitmen afektif perawat. (12) Komitmen afektif memediasi pengaruh kepribadian extraversion terhadap organizational citizenship behavior perawat. (13) Komitmen afektif memediasi pengaruh kepribadian agreeableness terhadap organizational citizenship behavior perawat. (14) Komitmen afektif memediasi pengaruh kepribadian conscientiousness terhadap organizational citizenship behavior perawat. (15) Komitmen afektif tidak memediasi pengaruh kepribadian neuroticism terhadap organizational citizenship behavior perawat. (16) Komitmen afektif memediasi pengaruh kepribadian opennes to experience terhadap organizational citizenship behavior perawat.This study aims to determine the influence of personality on Organizational Citizenship Behavior with Affective Commitment as a Mediation Variable. Respondents in this study were nurses at Purbowangi Gombong General Hospital. The number of respondents in this study was determined based on the census method with a total of 88 respondents. Based on the results of research and data analysis using multiple regression analysis and regression analysis of mediating variables using the causal step method, the following results were obtained: (1) Extraversion personality has a positive influence on nurses' organizational citizenship behavior. (2) Personality agreeableness has a positive influence on organizational citizenship behavior of nurses. (3) Conscientiousness personality has a positive influence on nurses' organizational citizenship behavior. (4) Personality neuroticism does not have a negative effect on organizational citizenship behavior of nurses. (5) Personality of openness to experience has a positive influence on nurses' organizational citizenship behavior. (6) Affective commitment has a positive influence on nurses' organizational citizenship behavior. (7) Extraversion personality has a positive influence on nurses' affective commitment. (8) Personality agreeableness has a positive influence on nurses' affective commitment. (9) Conscientiousness personality has a positive influence on nurses' affective commitment. (10) Personality neuroticism does not have a negative effect on nurses' affective commitment. (11) Personality of openness to experience has a positive influence on nurses' affective commitment. (12) Affective commitment mediates the effect of extraversion personality on nurses' organizational citizenship behavior. (13) Affective commitment mediates the effect of agreeableness personality on nurses' organizational citizenship behavior. (14) Affective commitment mediates the effect of personality conscientiousness on nurses' organizational citizenship behavior. (15) Affective commitment does not mediate the influence of personality neuroticism on nurses' organizational citizenship behavior. (16) Affective commitment mediates the effect of opennes to experience personality on nurses' organizational citizenship behavior.
3093534271E1A017340CERAI GUGAT KARENA PELANGGARAN TAKLIK TALAK (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 2637/Pdt.G/2020/PA.JS)
Perkawinan pada dasarnya dilaksanakan guna membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia serta ditujukan untuk selamanya. Namun dalam kenyataannya terkadang keluarga atau rumah tangga yang dibentuk oleh ikatan perkawinan tidak dapat dipertahankan dengan berbagai faktor penyebab, sehingga dapat berujung pada perceraian.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam memutus cerai gugat karena pelanggaran taklik talak dalam Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor: 2637/Pdt.G/2020/PA.JS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normative, dengan spesifikasi penelitian menggunakan penelitian preskriptif analisis, Teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventasisasi, data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan model analisis secara normative kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai cerai gugat pada Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor: 2637/Pdt.G/2020/PA.JS dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim hanya mendasarkan pada Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Menurut peneliti pertimbangan hukum hakim dapat dilengkapi dengan kata Penjelasan pada Pasal 39, juga dapat menambahkan Pasal 33, Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Pasal 19 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Pasal 116 huruf (a) dan huruf (g) Kompilasi Hukum Islam angka 4 (empat) terkait sighat taklik talak.
Marriage is basically carried out to form a happy family (household) and intended for good but in reality sometimes the family or household formed by the bond of marriage cannot be maintained by various causal factors, so it can lead to divorce.
The problem in this study is related to the judge's legal consideration in deciding a divorce for talaq taklik violation in the South Jakarta Religious Court Decision Number: 2637/Pdt.G/2020/PA.JS. The methods used in this study are normative juridical, with research specifications using prescriptive research analysis, literature study data collection techniques with inventasization, collected data then presented in the form of narrative text and analysis models in a qualitative normative manner.
Based on the results of research and discussion on divorce in the Decision of the South Jakarta Religious Court Number: 2637/Pdt.G /2020/PA.JS can conclude that the judge's legal considerations are based only on Article 39 of Law No. 1 of 1974 on Marriage and Article 19 letter (f) of Government Regulation No. 9 of 1975 on the Implementation of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage Jo. Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law. According to the researchers, the judge's legal considerations can be equipped with the word Explanation in Article 39, can also add Article 33, Article 34 paragraph (1) of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage, Article 19 letter (a) Government Regulation No. 9 of 1975 concerning the Implementation of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage Jo. Article 116 letter (a) and letter (g) Compilation of Islamic Law number 4 (four) related to sighat taklik talaq.
3093634180A1A016078Efektifitas kartu tani dan Analisis Usahatani padi di Kecamatan Kembaran Kabupaten BanyumasUsahatani padi di Kecamatan Kembaran produktivitasnya mencapai 58,29 kw/ha (Badan Penyuluh Kecamatan Kembaran, 2019). dengan demikian adanya program kartu tani diharapkan dapat meningkatkan produksi dan mengatur penggunaan pupuk sehingga tidak berlebihan dalam penerapan usahatani padi diharapkan memperoleh hasil yang optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani pemilik dan pengguna kartu tani di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas, (2) Mengetahui efektifitas penggunaan kartu tani untuk usaha tani padi di Kecamatan Kembaran, dan (3) Mengetahui efisiensi usahatani padi dengan adanya program kartu tani di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas.
Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2021 di Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan metode survei. Penentuan responden dilakukan dengan metode stratified random samplingdengan jumlah sampel yang diperoleh sebesar 58 petani. Metode analisis data yaitu : (1) Skala Guttman, (2) Analisis Biaya, (3) Analisis Pendapatan, (4) Analisis penerimaan, dan (5) R/C Ratio. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perhitungan efektifitas kartu tani di kecamatan kembaran dalam kategori efektif. Total biaya yg digunakan Rp.8.279.000 per hektar, total penerimaan Rp.23.000.000, pendapatan Rp.14.721.000 per hektar, dan Nilai RC 2.77 sehingga usahatani dikatakan efisien.

Kata kunci : Efektifitas, Kartu Tani, Usahatani padi
Rice farming in Kembaran District has a productivity of 58,29 kw/ha (Extension Agency for Kembaran District, 2019). Based on the data obtained by the researcher, 3 villages were taken, namely Sambeng Kulon Village, Karangtengah Village, and Linggasari Village with large rice fields and high productivity levels as research locations. This study aims to: (1) find out the socio-economic characteristics of farmers who own and use farmer cards in Kembaran District, Banyumas Regency, (2) find out the effectiveness of using farmer cards for rice farming in Kembaran District, and (3) find out the efficiency of rice farming in the presence of farmer card program in Kembaran District, Banyumas Regency.
The research was carried out from April to May 2021 in Kembaran District, Banyumas Regency. The research method uses a survey method. Determination of respondents was done by stratified random sampling method with a total sample of 58 farmers. The data analysis methods are: (1) Guttman Scale, (2) Cost Analysis, (3) Income Analysis, (4) Revenue Analysis, and (5) R/C Ratio. The results of this study indicate that the calculation of the effectiveness of the farmer's card in the twin sub-districts is in the effective category. The total cost used is Rp.8.279.000 per hectare, income is Rp.23.000.000 per hectare, revenue is Rp. 14.721.000 per hectare, and the RC value of 2.77 so that farming is said to be efficient.

Keywords: Effectiveness, Farmer Card, Rice farming
3093734272J1B017048REGISTER KOMUNITAS KPOPERS PADA AUTOBASE @SELLKPOPFESS DI JEJARING SOSIAL TWITTERBentuk penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah tuturan yang merupakan unggahan dari autobase @sellkpopfess di jejaring sosial twitter. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode simak dan metode cakap. Metode simak diwujudkan dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutan, yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode cakap diwujudkan dengan teknik dasar teknik pancing, lalu teknik lanjutan berupa teknik cakap tak semuka dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode padan yang diwujudkan dengan teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu dan teknik lanjutannya adalah teknik hubung banding memperbedakan. Setelah dianalisis, penyajian hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal.
Hasil penelitian ini diperoleh register dalam komunitas kpopers pada autobase @sellkpopfess di jejaring sosial twitter yang dikelompokkan berdasarkan bentuk register. Register berbentuk kata tunggal, register berbentuk kata berafiks, register berbentuk penggalan, register berbentuk kombinasi kata tunggal dan penggalan, register berbentuk kombinasi penggalan dan kata berafiks, register berbentuk singkatan, register berbentuk kombinasi kata tunggal dan singkatan, register berbentuk kombinasi singkatan dan kata tunggal, register berbentuk akronim, register berbentuk hibrida, dan register berbentuk kata majemuk. Register yang ditemukan dalam komunitas kpopers pada unggahan autobase @sellkpopfess di jejaring sosial twitter memiliki fungsi bahasa yang berbeda tergantung konteksnya. Register yang ditemukan sebagian besar menggunakan bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris dikarenakan peminat kpop stuff ini berasal dari berbagai negara, bahasa Inggris adalah bahasa yang dimengerti dan dipahami oleh komunitas kpopers. Dalam hal pemaknaan, penggunaan register dalam komunitas kpopers pada autobase @sellkpopfess di jejaring sosial twitter berdasarkan makna yang telah disepakati bersama untuk memudahkan dalam berinteraksi satu dengan yang lainnya khususnya dalam transaksi jual beli kpop stuff.
This research is using descriptive qualitative method. The data of the research are uploaded speech from kpopers community at @sellkpopfess autobase on twitter. Method of collecting data that has been used in this research is observation method and the interview method. The observation method is realized has a basic technique and advanced technique. Basic technique observation method is tapping technique, while the advanced technique is, not involved conversation observation technique and note-taking technique. The interview technique method has basic hook technique, while advanced technique is unrefined interview technique and note-taking technique. For data analysis, an identity method with the basic techniques in sorting the determinants is used in this research. The advance technique is in the form of appeal-differentiation techniques. In presenting the result of data analysis, the methods used are in the informal.
The result of this research is register in kpopers community at @sellkpopfess autobase on twitter which is divided into form of register. Singular word registers, affix word register, fragmented words registers, combination of singular word and fragmented, combinations of fragmented and affix word, abbreviation registers, combinations of singular word and abbreviation registers, combination of abbreviation and singular word, acronym registers, hybrid word register, and compound registers. The registers found in kpopers community at @sellkpopfess autobase on twitter have different linguistic functions depending on its contexts. Most of register found are in English, because it is a more global language which can be understood universally. In case of understanding, the usage of register in kpopers community at @sellkpopfess autobase on twitter based on the meaning which has been agreed in order to facilitate each other interaction on kpop stuff transaction.
3093834273J1B017040SATUAN LINGUAL DALAM TRADISI KENDURI DIKIR BIDAH
DI DESA PAHONJEAN KABUPATEN CILACAP
Penelitian ini menggunakan teori etnolinguistik untuk mengkaji beberapa masalah di antaranya (1) apa saja satuan-satuan lingual pada prosesi tradisi kenduri Dikir Bidah di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap serta makna leksikal dan gramatikal yang terkandung di dalamnya? dan (2) bagaimanakah makna kultural dari satuan-satuan lingual pada prosesi tradisi kenduri Dikir Bidah di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap?. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan satuan-satuan lingual pada prosesi tradisi kenduri dikir bidah di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap serta makna leksikal dan gramatikal yang terkandung di dalamnya dan (2) mendeskripsikan makna kultural dari satuan-satuan lingual pada prosesi tradisi kenduri Dikir Bidah di Desa Pahonjean Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode cakap dan simak untuk mengambil data. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode padan translasional, padan referensial, dan padan pragmatis. Data pada penelitian ini disajikan dengan metode informal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) analisis yang dilakukan terhadap 31 data satuan lingual, dapat diidentifikasi terdiri dari 10 data yang termasuk ke dalam kelompok kata, 17 data termasuk ke dalam kelompok frasa, dan 4 data termasuk ke dalam kelompok klausa. Keseluruhan data tersebut memiliki makna leksikal dan gramatikal serta memiliki referennya masing-masing; (2) Makna kultural yang terkandung dalam satuan lingual pada prosesi kenduri Dikir Bidah antara lain, nilai religi seperti mendoakan arwah dan memuji-muji nama Allah; nilai sosial seperti gotong royong dan menjunjung prinsip kesopanan; kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal gaib; serta ajaran tentang perjalanan hidup seorang manusia di dunia.
This research used ethnolinguistic theory to examine several problems, there were (1) how is the lingual units in the procession of kenduri Dikir Bidah tradition in Pahonjean Village Cilacap Regency and also the lexical and grammatical meaning contained in it? and (2) how is the cultural meaning of lingual units in the procession of kenduri Dikir Bidah tradition in Pahonjean Village Cilacap Regency?. The purpose of this research was to (1) describe the lingual units in the procession of kenduri Dikir Bidah tradition in Pahonjean Village of Cilacap Regency and also the lexical and grammatical meaning that contained there in, and (2) describe the cultural meaning of the lingual units in the procession of kenduri Dikir Bidah tradition in Pahonjean Village Cilacap Regency. This research used the conversation and observation method to collect data. To analyze data, this research used the methods of translational identity, referential identity, and pragmatic identity. The data in this research were presented with informal method.
The results of the research showed that (1) the analysis carried out on 31 data lingual units, can be identified consisting of 10 data included in the word group, 17 data included in the phrase group, and 4 data included in the clause group. The entire data had their lexical and grammatical meanings and also had their referent each of it; (2) The cultural meanings contained in lingual units in procession of kenduri Dikir Bidah were, religious values such as praying for spirits and praising the name of Allah; social values such as gotong royong and uphold the principle of politeness; public belief in the unseen; and the teaching of the journey human life in the world.
3093934276E1A017024TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PASIEN KEJADIAN SENTINEL DALAM PELAYANAN KESEHATANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi pengaturan dan bentuk tanggung jawab hukum rumah sakit terhadap pasien kejadian sentinel dalam pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan analitis (analytical approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Spesifikasi penelitian dalam penelitian ini adalah inventarisasi peraturan perundang-undangan, sinkronisasi hukum, dan penemuan hukum in concreto. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa pengaturan tanggung jawab hukum rumah sakit terhadap pasien kejadian sentinel dalam pelayanan kesehatan pada struktur peraturan perundang-undangan Indonesia telah menunjukkan taraf sinkronisasi. Akan tetapi ditemukan fakta normatif bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2016 tentang Fasilitas Pelayanan Kesehatan tidak mencantumkan pasal sanksi bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang melanggar peraturan tersebut. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juga tidak mengatur bentuk sanksi pidana terkait tanggung jawab hukum rumah sakit terhadap pasien kejadian sentinel dalam pelayanan kesehatan. Bentuk tanggung jawab hukum rumah sakit terhadap pasien kejadian sentinel dalam pelayanan kesehatan dapat dijelaskan dalam tiga hal yaitu meliputi pertanggungjawaban perdata berdasarkan Pasal 32 huruf q, Pasal 46, dan Pasal 60 huruf f Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Pasal 58 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pertanggungjawaban pidana berdasarkan Pasal 32 huruf q dan Pasal 46 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, akan tetapi tidak diatur mengenai bentuk sanksi pidananya. Pertanggungjawaban administrasi berdasarkan Pasal 30, 31, 32, dan 33 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2018 tentang Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban Pasien, Pasal 54 ayat (5) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Pasal 188 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.The purpose of this research was to determine the synchronization of arrangements and forms of hospital legal responsibility to sentinel event patient in health services. The research method used is normative juridical with a statute approach, an analytical approach, and a conceptual approach. The research specifications are an inventory of laws and regulations, legal synchronization, and legal findings in concreto. Based on the research conducted, it was found that the regulation of hospital legal responsibility for sentinel event patients in health services in the structure of Indonesian legislation has shown a level of synchronization. However, it is found that Government Regulation Number 47 of 2016 concerning Health Service Facilities does not include an article on sanctions for health care facilities that violate these regulations. Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals and Law Number 36 of 2009 concerning Health also do not regulate the form of criminal sanctions related to hospital legal responsibility for sentinel incident patients in health services. The form of hospital legal responsibility for sentinel event patients in health services can be explained in three ways, including civil liability based on Article 32 letter q, Article 46, and Article 60 letter f of Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals and Article 58 paragraph (1) Law Number 36 Year 2009 concerning Health. Criminal liability is based on Article 32 letter q and Article 46 of Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals, but does not regulate the form of criminal sanctions. Administrative accountability based on Articles 30, 31, 32, and 33 of the Regulation of the Minister of Health Number 4 of 2018 concerning Hospital Obligations and Patient Obligations, Article 54 paragraph (5) of Law Number 44 of 2009 concerning Hospitals and Article 188 of Law Number 36 of 2009 concerning Health.
3094034277L1C017038Analisis Relung Mikrohabitat Bivalvia pada Ekosistem Mangrove di Kawasan Mangrove Pantai Utara JakartaKawasan mangrove Pantai Utara Jakarta mengalami tingkat gangguan penurunan fungsi dan degradasi hutan yang akan berpengaruh terhadap tingkat kerapatan mangrove dan menurunnya jumlah jenis mangrove. Penurunan tingkat kerapatan mangrove, mempengaruhi habitat bivalvia, sehingga akan berpengaruh terhadap relung mikrohabitat bivalvia yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kerapatan vegetasi mangrove, jumlah dan jenis bivalvia, relung mikrohabitat bivalvia, serta pengaruh tingkat kerapatan mangrove terhadap jumlah dan jenis bivalvia di kawasan mangrove Pantai Utara Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey untuk mendapatkan data primer, seperti data kerapatan mangrove, data bivalvia, dan data parameter perairan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa tingkat kerapatan mangrove di kawasan mangrove Pantai Utara Jakarta termasuk dalam kriteria jarang hingga sedang (740 – 1800 ind/ha). Jenis bivalvia yang ditemukan yaitu Mytilus viridis. Lebar relung mikrohabitat bivalvia antara 0,930 – 0,954 m³. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kerapatan mangrove berpengaruh sangat lemah terhadap jumlah bivalvia.The mangrove area of the North Coast of Jakarta occurred of disturbance and degradation of forest function and area will give impact for the mangrove density and the number of mangrove species. The decreasers of mangrove density will give impact for the bivalves habitat. And the existing niche of the bivalves mikrohabitat. This study aimed to determine the level of mangrove vegetation density, the number and types of bivalves, the niche of the bivalves mikrohabitat, and the impact of the mangrove density toward the number and types of bivalves in the North Coast of Jakarta. The method used is a survey method to obtain primary data, such as mangrove density data, bivalves data, and water parameter data. Based on the results of research has been done that the level of mangrove density in the mangrove area of the North Coast of Jakarta is included in the criteria of rare to moderate (740 – 1800 ind/ha). The type of bivalves found Mytilus viridis. The width of the bivalve mikrohabitat niche reached between 0,930 – 0,954 m³. The results of the analysis showed that the level of mangrove density has a very weak effects on the number of bivalves.