Home
Login.
Artikelilmiahs
34266
Update
PUTRI MADYA KHALIFAH
NIM
Judul Artikel
JAMINAN PEMBAYARAN DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DENGAN JAMINAN FIDUSIA (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor:108/Pdt.G/2015/PN.Mlg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas tentang jaminan pembayaran dalam perjanjian konsumen dengan jaminan fidusia studi terhadap Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor:108/Pdt.G/2015/PN.Mlg dimana debitur telah melakukan wanprestasi atau ingkar janji yang mana berhenti bekerja di toko milik penjamin, sehingga penjamin dalam perjanjian pembiayaan konsumen tidak lagi melanjutkan pembayaran angsuran dua buah mobil milik debitur. Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode pendekatan Yuridis Normatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berupa buku literatur, peraturan perundang-undangan dengan cara studi pustaka dan dianalisis dengan metode Normatif Kualitatif. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis sahnya perjanjian yang dilakukan oleh debitur dengan pihak penjamin dan untuk menganalisis kedudukan penjamin dapat menuntut pembatalan kewajiban pembayaran pembiayaan konsumen setelah debitur melakukan wanprestasi. Hasil penelitian berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor:108/Pdt.G/2015/PN.Mlg bahwa debitur dinyatakan oleh Hakim telah melakukan wanpretasi dimana debitur berhenti bekerja pada pihak penjamin sebelum tanggal yang ditentukan atau paling tidak setelah angsuran dua buah mobil miliknya dinyatakan lunas. Perjanjian yang dibuat oleh debitur dengan penjamin dinyatakan tidak sah karena telah melanggar ketentuan yang ada dalam Undang-undang Fidusia. Tidak ada akibat hukum pada pihak PT. Astra Sedaya Finance Malang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study discusses payment guarantees in consumer agreements with fiduciary guarantees in the study of the Malang District Court Decision Number: 108/Pdt.G/2015/PN.Mlg where the debtor has defaulted or broken a promise which stopped working at the guarantor's shop, so that the guarantor in the consumer financing agreement no longer continue to pay installments for two cars belonging to the debtor. The approach method used in this paper is the normative juridical approach. The data used is secondary data in the form of literature books, laws and regulations by means of literature studies and analyzed by qualitative normative methods. The purpose of this paper is to analyze the validity of the agreement made by the debtor with the guarantor and to analyze the position of the guarantor in demanding the cancellation of the consumer financing payment obligations after the debtor defaults. The results of the study based on the Malang District Court Decision Number: 108/Pdt.G/2015/PN.Mlg that the debtor was declared by the judge to have defaulted where the debtor stopped working for the guarantor before the specified date or at least after the installments of his two cars were declared paid off. . The agreement made by the debtor with the guarantor is declared invalid because it has violated the provisions of the Fiduciary Law. There are no legal consequences on the part of PT. Astra Sedaya Finance Malang.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save