Artikel Ilmiah : E1A017340 a.n. SAFIRA RAHMA DEWI

Kembali Update Delete

NIME1A017340
NamamhsSAFIRA RAHMA DEWI
Judul ArtikelCERAI GUGAT KARENA PELANGGARAN TAKLIK TALAK (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 2637/Pdt.G/2020/PA.JS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkawinan pada dasarnya dilaksanakan guna membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia serta ditujukan untuk selamanya. Namun dalam kenyataannya terkadang keluarga atau rumah tangga yang dibentuk oleh ikatan perkawinan tidak dapat dipertahankan dengan berbagai faktor penyebab, sehingga dapat berujung pada perceraian.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam memutus cerai gugat karena pelanggaran taklik talak dalam Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor: 2637/Pdt.G/2020/PA.JS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normative, dengan spesifikasi penelitian menggunakan penelitian preskriptif analisis, Teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventasisasi, data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan model analisis secara normative kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai cerai gugat pada Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor: 2637/Pdt.G/2020/PA.JS dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim hanya mendasarkan pada Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Menurut peneliti pertimbangan hukum hakim dapat dilengkapi dengan kata Penjelasan pada Pasal 39, juga dapat menambahkan Pasal 33, Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Pasal 19 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Pasal 116 huruf (a) dan huruf (g) Kompilasi Hukum Islam angka 4 (empat) terkait sighat taklik talak.
Abtrak (Bhs. Inggris)Marriage is basically carried out to form a happy family (household) and intended for good but in reality sometimes the family or household formed by the bond of marriage cannot be maintained by various causal factors, so it can lead to divorce.
The problem in this study is related to the judge's legal consideration in deciding a divorce for talaq taklik violation in the South Jakarta Religious Court Decision Number: 2637/Pdt.G/2020/PA.JS. The methods used in this study are normative juridical, with research specifications using prescriptive research analysis, literature study data collection techniques with inventasization, collected data then presented in the form of narrative text and analysis models in a qualitative normative manner.
Based on the results of research and discussion on divorce in the Decision of the South Jakarta Religious Court Number: 2637/Pdt.G /2020/PA.JS can conclude that the judge's legal considerations are based only on Article 39 of Law No. 1 of 1974 on Marriage and Article 19 letter (f) of Government Regulation No. 9 of 1975 on the Implementation of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage Jo. Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law. According to the researchers, the judge's legal considerations can be equipped with the word Explanation in Article 39, can also add Article 33, Article 34 paragraph (1) of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage, Article 19 letter (a) Government Regulation No. 9 of 1975 concerning the Implementation of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage Jo. Article 116 letter (a) and letter (g) Compilation of Islamic Law number 4 (four) related to sighat taklik talaq.
Kata kunciCerai Gugat, Taklik Talak
Pembimbing 1Dr. Siti Muflichah, S.H., M.H.
Pembimbing 2Haedah faradz, S.H., M.H.
Pembimbing 3Drs. Noor Asyik, M.Ag.
Tahun2021
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2021-11-23 13:21:42.181794
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.