Artikelilmiahs

Menampilkan 28.081-28.100 dari 50.165 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2808131428A1L014171PENGARUH PEMBERIAN SUKROSA DAN AIR KELAPA MUDA PADA MEDIA MURASHIGE DAN SKOOG (MS) TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS MIKRO KENTANG (Solanum tuberosum L. var. granola l.Kentang merupakan salah satu tanaman pangan yang permintaan nasionalnya meningkat setiap tahun, tetapi tidak diimbangi dengan kenaikan hasil produksi nasional. Berbagai masalah seperti intensitas hujan yang tinggi, serangan penyakit, dan lahan yang jenuh menjadi penghambat dalam menjamin kelangsungan produksi tanaman kentang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjamin kelangsungan produksi tanaman kentang adalah dengan pengadaan bibit kentang bermutu melalui multiplikasinya dengan menggunakan teknik kultur jaringan. Pertumbuhan tanaman dalam kultur jaringan dapat dikontrol melalui nutrisi anorganik dan organik dalam media tumbuh. Pada penelitian ini, nutrisi organik berupa sukrosa dan air kelapa muda ditambahkan sebagai nutrisi pendukung pertumbuhan eksplan tanaman kentang. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui pengaruh pemberian sukrosa dan air kelapa muda pada media MS terhadap pertumbuhan tunas mikro kentang, 2) mengetahui pengaruh kombinasi pemberian sukrosa dan air kelapa muda pada media MS terhadap pertumbuhan tunas mikro kentang, 3) mengetahui konsentrasi kombinasi sukrosa dan air kelapa muda yang tepat pada media MS terhadap pertumbuhan tunas mikro kentang.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Petak Terbagi dengan Rancangan Acak Lengkap sebagai rancangan dasarnya. Faktor yang diteliti yaitu penambahan sukrosa (S) yang terdiri dari: 3% (S1/kontrol), 4% (S2), dan 5% (S3) dan penambahan air kelapa muda yang terdiri dari: 0% (K0/kontrol), 20% (K1), 22,5% (K2), 25% (K3), 27,5% (K4), dan 30% (K5). Dengan demikian diperoleh 18 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, sehingga secara keseluruhan terdapat 54 unit percobaan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi waktu muncul tunas, jumlah tunas, jumlah daun, waktu muncul akar, jumlah akar, panjang akar, tinggi tanaman, bobot tanaman basah, serta persentase eksplan yang tumbuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5% sukrosa yang ditambahkan pada media MS dapat mempercepat waktu muncul tunas serta meningkatkan jumlah tunas, jumlah daun, dan jumlah akar, sedangkan hasil yang lebih baik pada variabel panjang akar dan tinggi tanaman diperoleh pada konsentrasi 4%. Pemberian air kelapa muda hingga 30% air secara umum berpengaruh nyata pada peningkatan pertumbuhan eksplan, kecuali pada variabel panjang akar dan tinggi tanaman yang sudah menunjukkan respon menurun masing-masing pada konsentrasi 25% dan 27,5%. Interaksi nyata antara kombinasi pemberian sukrosa dan air kelapa muda hanya terjadi pada variabel tinggi tanaman dengan hasil terbaik pada kombinasi konsentrasi 4% sukrosa dan 27,5% air kelapa muda.
Potato is one of the food crops which national demand does not go with the national production. Various problems such as high rain intensity, plant diseases, and saturated land become obstacles in ensuring the sustainability of potato crop production. One of the efforts that can be made to ensure the sustainability of potato crop production is the supply of qualified potato seedlings through multiplication in tissue culture. Plant growth in tissue culture can be controlled through inorganic and organic nutrients included in the culture medium. In this research, organic nutrients i.e. sucrose and young coconut water were added as nutrients to support the growth of potato explants. The purposes of this research were: 1) to determine the effects of sucrose and young coconut water application in MS medium on the growth of potato micro shoots, 2) to determine the interaction effects of sucrose and young coconut water in MS medium on the growth of potato micro shoots, 3) to know the proper combination concentration of sucrose and young coconut water needed in MS medium for the growth of potato micro shoots.
The experimental design used was split plot with a completely randomized design as the basic design. The two factors studied were: 1) the addition of sucrose (S) which consisted of: 3% (S1/control), 4% (S2), and 5% (S3) and 2) the addition of young coconut water (K) which consisted of: 0% (K0/control), 20% (K1), 22,5% (K2), 25% (K3), 27,5% (K4), and 30% (K5). From those factors, 18 treatment combinations were obtained with 3 replicates that made it a total of 54 experimental units. The variabels observed included shoot emergence time, number of shoots, number of leaves, root emergence time, number of roots, root length, plant height, wet plant weight, and percentage of growing explants.
The results showed that 5% of sucrose added to MS medium could significantly enhance shoot emergence time and increase the number of shoots, number of leaves and number of roots. Meanwhile, 4% of sucrose exhibited better effects on root length and plant height. The addition of young coconut water up to 30% could significantly increase the growth of explants, except for the variables of root length and plant height which had showed growth reduction in the concentration of 25% and 27,5% respectively. A significant interaction effect was only found in plant height with the highest result derived from the combination of 4% sucrose and 27,5% young coconut water.
2808231426A1D017034KARAKTERISASI BAKTERI ENDOFIT AKAR PADI SEBAGAI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN PADIPenelitian ini bertujuan untuk 1) mempelajari karakter 15 isolat bakteri endofit akar padi, 2) mengevaluai potensi bakteri endofit akar padi sebagai pemacu pertumbuhan tanaman padi, dan 3) mendapatkan isolat bakteri endofit akar padi terbaik sebagai pemacu pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian dilaksanakan mulai bulan September 2020 sampai dengan bulan Januari 2021. Sebanyak 15 isolat bakteri endofit akar padi dilakukan identifikasi untuk mengetahui karakter morfologi dan diuji kemampuannya sebagai PGPE (Plant Growth Promoting Endophytic Bacteria). Pengujian yang dilakukan yaitu uji produksi IAA, uji produksi siderofor, uji pelarut fosfat dan uji produksi HCN. Selanjutnya bakteri endofit diuji kemampuannya terhadap pertumbuhan tanaman padi pada medium kertas saring dalam cawan Petri. Variabel yang diamati yaitu daya kecambah, tinggi tanaman, panjang akar, volume akar. Hasil identifikasi bakteri endofit akar padi isolat A1, A5, A6, SM1, SB1, SB3, SR1, SR5, SR7, KR4, KR5, dan KR7 menunjukkan bakteri dari kelompok Bacillus sp. dengan ciri Gram positif, bentuk sel batang, katalase positif, dan membentuk endospora. Semua bakteri endofit yang diuji memiliki potensi sebagai pemacu pertumbuhan tanaman padi ditunjukkan dengan kemampuan memproduksi IAA, siderofor, HCN, dan melarutkan fosfat. Selanjutnya bakteri diuji kemampuannya terhadap pertumbuhan padi. Padi yang ditumbuhkan pada medium kertas saring dalam cawan Petri didestruksi dan diamati daya kecambah, tinggi tanaman, panjang akar dan volume akarnya pada hari ke-14 setelah tanam. Hasil menunjukkan bahwa bakteri endofit memberikan pengaruh nyata terhadap daya kecambah, tinggi tanaman, dan panjang akar, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap volume akar. Bakteri endofit akar padi yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan tanaman adalah isolat A4, SM1, SB1, SB3, SR1, SR5, KR4 dan KR7.This study aimed to 1) study the characters of 15 rice root endophytic bacterial isolates, 2) evaluate the potential of rice root endophytic bacteria as a growth promoter of rice plants, and 3) obtain the best rice root endophytic bacterial isolates as a growth enhancer of rice plants. This research was conducted at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The research was conducted from September 2020 to January 2021. A total of 15 isolates of rice root endophytic bacteria were identified to determine their morphological characters and their ability to be tested as PGPE (Plant Growth Promoting Endophytic Bacteria). The tests carried out were the IAA production test, the siderophore production test, the phosphate solvent test and the HCN production test. Furthermore, the endophytic bacteria were tested for their ability to grow rice plants on filter paper medium in Petri dishes. The variables observed were germination, plant height, root length, and root volume. The results showed that isolates A1, A5, A6, SM1, SB1, SB3, SR1, SR5, SR7, KR4, KR5, and KR7 were bacteria from the Bacillus sp. Group. with Gram positive characteristics, stem cell form, catalase positive, and form endospores. All tested endophytic bacteria have potential as growth promoters of rice plants shown by their ability to produce IAA, siderophore, HCN, and dissolve phosphate. The test results of endophytic bacteria on rice plant growth showed that endophytic bacteria had a significant effect on germination, plant height and root length, but did not have a significant effect on root volume. Rice root endophytic bacteria that have the potential to promote plant growth are isolates A4, SM1, SB1, SB3, SR1, SR5, KR4 and KR7.
2808331450E1A015262PERCERAIAN KARENA LI'AN (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA NOMOR 0000/PD.T/2019/PA.BDW)Perceraian karena Li’an
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Bondowoso
Nomor : 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw)
Oleh : Galih Adhitya Nugraha
NIM : E1A015262
ABSTRAK
Perkawinan merupakan salah satu tahapan dalam kehidupan manusia untuk berumah tangga, di dalam pernikahan adakalanya terjadi sebuah perselisihan antara suami dan isteri yang dikarenakan oleh kesalahpahaman antara keduanya, sehingga mengakibatkan perceraian. salah satu terjadinya perceraian adalah karena suami telah melakukan li’an terhadap isterinya. Li’an merupakan pernyataan khusus dari seorang suami karena menuduh isterinya telah melakukan perzinahan dan suami mengingkari anak dalam kandungan atau yang sudah lahir dari isterinya.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara perceraian karena li’an (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Bondowoso Nomor : 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw) dan bagaimana akibat hukum terhadap putusnya perkawinan karena li’an pada Putusan Pengadilan Agama Bondowoso Nomor : 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normative, spesifikasi penelitian preskriptif analisis, metode pengumpulan data studi kepustakaan inventarisasi, metode analisis data normatif kualitatif.
Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara tersebut dilakukan dengan sumpah li’an yang didasarkan pada putusan sela yaitu pemohon dan termohon telah melakukan prosesi sumpah li’an yang dituangkan dalam berita acara persidangan nomor 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw tanggal 12 Nopember 2019, kemudian dasar hukum hakim dalam menjatuhkan perceraian karena li’an mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam Pasal 125, 126, 127, dan 128. Karena Pemohon dalam mengajukan permohonan cerai tidak mempunyai alat bukti yang cukup.
Divorce Caused By Li’an
(Yuridical Review of Verdict From Bondowoso Religious Court
Number : 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw)
By : Galih Adhitya Nugraha
NIM : E1A015262
ABSTRACT
Marriage is one of the stages in human’s life to form a household, in which sometimes there is a conflict between husband and wife caused by misunderstanding between the two that leads to divorce, one of the cause is because the husband did li’an to his wife. Li’an is a statement by the husband acusing his wife of committing an adultery and the husband disown the child in the wife’s pregnancy or the one that already born.
The problems in this research is how the judge’s consideration at decising the case of divorce caused by li’an (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Bondowoso Nomor : 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw) and the consequences of divorced marriage caused by li’an at Bondowoso’s Religious Court’s Verdict Number: 0000/Pdt.G/2019/PA.Bdw. The methods used in this research is Yuridical Normative approach, with Prescriptive Analysis as research specification, and the data’s were gathered by Library Study, with Normative Qualitative methods of analysis.
Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the judge's legal consideration in deciding the case was carried out by means of an oath of li'an based on the interlocutory decision, namely the applicant and the respondent had carried out the procession of the li'an oath as outlined in the trial minutes number 0000 / Pdt. G / 2019 / PA.Bdw dated 12 November 2019, then the legal basis for the judge in imposing divorce was because Li'an referred to Presidential Instruction No. 1 of 1991 concerning Compilation of Islamic Law Articles 125, 126, 127, and 128. Because the Petitioner filed a petition divorcee does not have sufficient evidence.
2808431429L1C016047RESPON SUARA LOBSTER MUTIARA (Panulirus ornatus) DAN LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) TERHADAP KONTAMINASI MINYAK BUMI (Crude Oil) PADA SKALA LABORATORIUMPenelitian ini berjudul “Respon Suara Lobster Mutiara (Panulirus ornatus) dan Lobster Pasir (Panulirus homarus) Terhadap Pencemaran Minyak Bumi (Crude oil) pada Skala Laboratorium”. Lobster diperoleh dari perairan Cilacap yang memiliki pelabuhan ekspor-impor untuk kegiatan bongkar muat minyak dari kapal tanker yang berpotensi tercemar tumpahan minyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon suara lobster P. ornatus dan P. homarus terhadap pencemaran minyak mentah. Sistem akustik pasif yang digunakan untuk mengamati suara dalam skala laboratorium. Pengamatan data dilakukan selama 4 hari pada satu spesies dengan perlakuan penambahan minyak mentah 0 ppm, 0,005 ppm, 0,05 ppm dan 0,5 pmm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P. ornatus dan P. homarus menghasilkan tiga jenis bunyi yaitu slow rattle sound, squeaking sound dan popping sound/click. Produksi suara menurun pada setiap penambahan perlakuan minyak bumi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa lobster terganggu oleh pencemaran minyak bumi dan menjadi lemah akibat meningkatnya pencemaran minyak bumi.This study is entitled "Sound Response of Pearl Lobster (Panulirus ornatus) and Sand Lobster (Panulirus homarus) Against Crude Oil Contamination on Laboratory Scale". Lobsters obtained from Cilacap waters which have an export-import port for oil loading and unloading activities from tankers that potential for oil spills contamination. The purpose of this study was to find out the sound response of lobster P. ornatus and P. homarus to crude oil contamination. The passive acoustic system used to observe the sound in the laboratory-scale. Data observation was conducted for 4 days in one species with the addition of crude oil treatment of 0 ppm, 0.005 ppm, 0.05 ppm and 0.5 pmm. The results showed that P. ornatus and P. homarus produce three types of sound, named slow rattle sound, squeaking sound and popping sound/click. The production of sound was decrease in every addition of crude oil treatment. That condition indicate that lobster was disturb by crude oil contamination and become weakened for the increase of crude oil contamination.
2808531430A1D017015PERBANYAKAN JAMUR PATOGEN GULMA PADA DUA MEDIUM CAIR ALTERNATIF SERTA PENGARUHNYA TERHADAP GULMAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui medium cair yang tepat untuk perbanyakan jamur patogen gulma, dan 2) virulensi jamur patogen hasil perbanyakan dari medium alternatif terbaik terhadap gulma. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan screen house, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dari Agustus 2020 hingga November 2020. Penelitian ini terdiri atas dua tahap, penelitian tahap I adalah perbanyakan jamur patogen gulma pada medium cair alternatif, dengan rancangan acak lengkap faktorial, dan faktor yang diuji jenis jamur patogen gulma (Chaetomium sp., Fusarium oxysporum, Curvularia sp.) dan jenis medium cair (PDB, air cucian beras, limbah cair tahu). Variabel yang diamati kerapatan konidium jamur patogen gulma. Penelitian tahap II adalah uji virulensi jamur patogen terhadap gulma in-vivo, dengan rancangan petak terbagi, dan faktor yang diuji jenis jamur patogen (Chaetomium sp., F. oxysporum, Curvularia sp.) dan jenis gulma (rumput kenop, rumput grinting, krokot, dan babadotan). Variabel yang diamati masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, AUDPC, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tajuk basah, bobot tajuk kering, bobot akar basah, dan bobot akar kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medium air cucian beras efektif digunakan sebagai medium alternatif perbanyakan jamur patogen gulma. Pada perlakuan medium air cucian beras, jumlah konidium jamur lebih tinggi 68,1% dibanding medium PDB. Sedangkan jumlah konidium pada medium limbah cair tahu lebih tinggi 40,6% dibanding medium PDB. Jamur Chaetomium sp. dan Curvularia sp. mampu menyebabkan penyakit serta menghambat pertumbuhan gulma dengan masa inkubasi lebih cepat 36 dan 33%, intensitas penyakit lebih besar 77,7 dan 74,2%, AUDPC lebih besar 80,8 dan 79,9% dibanding kontrol. Jumlah daun lebih rendah 31,6 dan 29,8%, bobot tajuk kering lebih rendah 36,1 dan 29,7% dibanding kontrol, sedangkan pada tinggi tanaman, bobot tajuk basah, bobot akar basah dan kering tidak berbeda nyata.The research aimed to determine the right liquid media for propagation of weed pathogenic fungi, and the virulence of the pathogenic fungi from the best alternative medium to weeds. This research was conducted at the Plant Protection Laboratory and the screen house, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, from August 2020 to November 2020. This research consisted of two stages, the first stage was multiplication of weed pathogenic fungi in alternative liquid medium, used a factorial completely randomized design, with the factors tested were the pathogenic fungi (Chaetomium sp., F. oxysporum, Curvularia sp.) and the liquid media (PDB, rice washing water, tofu liquid waste). Variables observed were conidia density. The second stage was to test the virulence of pathogenic fungi against weeds in vivo, used a splitplot design with the pathogenic fungi (Chaetomium sp., F. oxysporum, Curvularia sp.) as main plot and the weeds (knop grass, grinting grass, purslane, and babadotan) as subplot. Variables observed were incubation period, disease intensity, infection rate, AUDPC, plant height, number of leaves, shoot wet and dry weight, and root wet and dry weight. The results showed that the rice washing water medium was effectively used as an alternative medium for the propagation of weed pathogenic fungi. In the rice washing water medium, the number of mushroom conidiums was 68.1% higher than the PDB medium. Meanwhile, the amount of conidium in tofu liquid waste medium was 40.6% higher than PDB medium. Chaetomium sp. and Curvularia sp. capable of causing disease and inhibiting weed growth with an incubation period of 36 and 33% faster, greater disease intensity of 77.7 and 74.2%, AUDPC greater than 80.8 and 79.9% compared to controls. The number of leaves was 31.6 and 29.8% lower, the dry crown weight was 36.1 and 29.7% lower than the control, while the plant height, wet shoot weight, wet and dry root weights were not significantly different.
2808631431B1B016013Detection of Psychotropic Compounds in Coprophilous Mushrooms in Kedungbanteng District, Banyumas Regency Central Java ProvinceCoprophilous mushrooms are a group of mushrooms adapted to life on faecal of herbivorous animals. The widespread of this mushrooms can pass through airborne spores, or by spores attached to the grass. Coprophilous mushrooms that appear in Kedungbanteng District, Banyumas Regency, indicate the ease of this mushrooms to grow in the area with supporting factors, such as the presence of herbivorous livestock. Coprophilous mushrooms produce the enzymes needed to create a hallucinogenic substance which compounds are contained in mushrooms such as Copelandia, Conocybe, Gymnopilus, Inocybe, Psilocybe, Panaeolus and Pluteus. Psychotropic compounds are natural drugs substances that have psychoactive properties. Psychotropic substances can reduce brain activity or stimulate the central nervous system and cause behavioural abnormalities. This research aims to detect the presence of psychotropic compounds contained in the coprophilous mushrooms in Kedungbanteng District, Banyumas Regency of Central Java Province. This research conducted using an experimental qualitative method with sampling technique of Purposive Random Sampling and Chemical Spot Test analysis to detect psychotropic compounds in mushrooms around cattle farm in Banyumas. Mushrooms samples from cattle farms in Kedungbanteng Banyumas Regency were collected followed by identification of mushroom. After that, the mycelia are dried and grounded, then prepared as test mushrooms biomass. The analysis method of Chemical Spot Tests carried out psychotropic compounds detection with Ehrlich’s reagents and Marquis reagents. The result of this research is; there are seven genera (Coprinopsis sp., Coprinellus sp., Lycoperdon sp., Macrolepiota sp., Tricholoma sp., Paneolus sp., and Parasola sp.) of Coprophilous mushrooms that present in three cattle farms in Kedungbanteng District. Based on the chemical spot test using Marquis and Ehrlich’s reagent from seven samples of mushrooms, only Paneolus sp. mushrooms samples that contain psilocybin or psilocin detected by Ehrlich’s reagent.Jamur koprofil merupakan kelompok jamur yang beradaptasi untuk hidup pada feses hewan herbivora. Penyebaran jamur ini dapat melewati spora di udara, atau melalui spora yang menempel pada rumput. Jamur koprofil yang muncul di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, menunjukkan mudahnya jamur ini tumbuh di daerah dengan faktor pendukung seperti adanya hewan ternak. Jamur koprofil menghasilkan enzim yang dibutuhkan untuk membuat zat halusinogen yang terkandung di dalam jamur seperti Copelandia, Conocybe, Gymnopilus, Inocybe, Psilocybe, Panaeolus, dan Pluteus. Senyawa psikotropika merupakan bahan alami yang memiliki sifat psikoaktif. Zat psikotropika dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang sistem saraf pusat dan menyebabkan kelainan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan senyawa psikotropika yang terkandung dalam jamur koprofil di Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental kualitatif dengan teknik pengambilan sampel Purposive Random Sampling dan analisis Chemical Spot Test untuk mendeteksi senyawa psikotropika pada jamur di sekitar peternakan sapi di Banyumas. Pengambilan sampel jamur pada peternakan sapi di Kedungbanteng Kabupaten Banyumas dilanjutkan dengan identifikasi jamur. Setelah itu miselia dikeringkan dan dihancurkan, kemudian disiapkan sebagai biomassa jamur uji. Metode analisis Chemical Spot Tests mendeteksi senyawa psikotropika dengan larutan Ehrlich’s dan larutan Marquis. Hasil dari penelitian ini adalah; Terdapat tujuh genera (Coprinopsis sp., Coprinellus sp., Lycoperdon sp., Macrolepiota sp., Tricholoma sp., Paneolus sp., dan Parasola sp) jamur koprofil yang terdapat di tiga peternakan sapi di Kabupaten Kedungbanteng. Berdasarkan Chemical Spot Test menggunakan larutan Ehrlich’s dan Marquis, dari tujuh sampel jamur hanya Paneolus sp. yang ternyata mengandung psilocybin atau psilocin yang dideteksi oleh reagen Ehrlich’s.
2808731451A1D017003Aplikasi Jamur Patogen Gulma pada Tanaman Budidaya di Lapangan TerbatasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis jamur patogen gulma terhadap pertumbuhan tanaman budidaya dan tanggap pertumbuhan beberapa jenis tanaman budidaya terhadap aplikasi jamur patogen gulma. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Experimental Farm Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilaksanakan dari September 2020 sampai Desember 2020. Pengujian ini dilakukan di lapangan terbatas menggunakan enam jenis tanaman budidaya yang terdiri dari jenis tanaman monokotil dan dikotil. Jamur patogen gulma yang digunakan adalah F.oxysporum, Curvularia sp., dan Chaetomium sp., sedangkan tanaman budidaya yang digunakan adalah jagung, padi, sorgum, kacang tanah, tomat dan bayam cabut. Variabel yang diamati adalah gejala dan tanda penyakit, masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, kejadian penyakit, AUDPC, jumlah daun, tinggi tanaman, bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan jamur patogen gulma tidak menimbulkan penyakit dan tidak mengganggu pertumbuhan pada tanaman budidaya apabila diberikan dosis sebanyak 12,5-25 mL/polibag dengan aplikasi sebanyak 5 kali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui jamur patogen gulma yang digunakan teruji keamanan hayati terhadap tanaman budidaya karena tidak berbahaya dan tidak menimbulkan kerusakan.This study aims to find out the influence of weed pathogenic fungus types on the growth of cultivated plants and respond to the growth of several types of cultivated plants against the application of pathogenic weed fungi. This research was carried out in the Laboratory of Crop Protection and Experimental Farm Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. This research was conducted from September 2020 to December 2020. This test was conducted in a limited field using six types of cultivated plants consisting of monocotile and dicotil plants. Weed pathogenic fungi used are F.oxysporum, Curvularia sp., and Chaetomium sp., while the cultivated plants used are corn, rice, sorghum, peanuts, tomatoes and spinach unplugged. The observed variables are symptoms and signs of disease, incubation period, intensity of disease, rate of infection, incidence of disease, AUDPC, number of leaves, height of plants, fresh weight of plants and dry weight of plants.The results showed that pathogenic fungi weeds do not cause disease and do not interfere with growth in cultivated plants when given a dose of 12.5-25 mL / polybag with application as much as 5 times. Based on the results of the study can be known pathogenic fungi weeds used tested biosecurity against cultivated plants because it is not dangerous and does not cause damage.
2808831370C1A017036DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BIDANG KULINER DI KELURAHAN JATIMAKMUR KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASIPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif yang dilakukan pada pelaku UMKM bidang kuliner di Kelurahan Jatimakmur. Penelitian ini mengambil judul: “DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BIDANG KULINER DI KELURAHAN JATIMKAMUR KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap pendapatan UMKM bidang kuliner di Kelurahan Jatimakmur. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM bidang kuliner di Kelurahan Jatimakmur. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 63 responden. Disproportionate stratified random sampling digunakan dalam penentuan responden.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan SPSS dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan pendapatan secara signifikan yang diterima UMKM bidang kuliner di Kelurahan Jatimakmur pada waktu pandemi dan terdapat 59 usaha mengalami penurunan pendapatan pada waktu pandemi, 4 usaha memiliki jumlah yang sama antara pendapatan normal dan pendapatan pandemi dan tidak ada satupun usaha yang mengalami peningkatan pendapatan pada waktu pandemi.
This research is a quantitative-comparative research on culinary sector MSMEs in Jatimakmur sub-district. This research takes the title: “THE IMPACT OF COVID-19 PANDEMIC ON SALES REVENUE OF CULINARY SECTOR MSMEs IN JATIMAKMUR SUBDISTRICT PONDOK GEDE DISTRICT BEKASI CITY”. The aims of this research to analyze the impact of Covid-19 pandemic on sales revenue of culinary sector MSMEs in Jatimakmur sub-district. The research population consist of culinary sector MSMEs in Jatimakmur sub-district. There were 63 MSMEs selected as respondents of the research. Then disproportionate stratified random sampling was used to determine the respondents.
Based on result of research and data analysis using Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS it has got the conclusions that there was a significant decrease on sales revenue by culinary sector MSMEs in Jatimakmur sub-district during pandemic and there were 59 MSMEs experienced a decrease on their sales revenue, 4 MSMEs had same figure during the normal and pandemic time and none of MSMEs experienced an increase on their sales revenue during pandemic.
2808931433B1A016014EFEKTIVITAS Tetragonula leviceps Smith PADA PENYERBUKAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.)Lebah Tetragonula laeviceps Smith merupakan salah satu lebah yang ada di Indonesia dan memiliki peran yang cukup banyak bagi kehidupan. Pada lahan pertanian penghasil buah bantuan penyerbukan sangat dibutuhkan untuk menunjang hasil panen yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyerbukan T. laeviceps Smith dan efektivitas penyerbukan T. laeviceps pada tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) dalam meningkatkan bobot buah di desa Serang Purbalingga.
Penelitian dilakukan di Desa Serang, Purbalingga Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membandingkan penyerbukan di lahan terbuka dan tertutup insect net dengan 5 kali ulangan. Plot masing-masing memiliki luas 2x4 meter yang berisi 20 tanaman pada plot tertutup dan 20 tanaman pada plot terbuka. Efektivitas lebah dalam melakukan penyerbukan diukur dengan mengamati jumlah bunga yang dikunjungi per menit (foraging rate), lama kunjungan per bunga (flower handling time), lama penyerbukan bunga pertangkai, jumlah buah, bobot buah, panjang buah dan jumlah biji sawi hijau (B. juncea L.).
Hasil penelitian menggunakan analisis uji T dengan selang kepercayaan 95% menggunakan perangkat lunak SPSS 25, bahwa efektivitas penyerbukan terjadi pada tanaman yang berada di plot tertutup insect net dikarenakan pada tanaman yang tertutup tidak terjadi kompetisi antara serangga penyerbuk sehingga penyerbukan T. laeviceps Smith pada bunga Brassica juncea L. menjadi optimal. Pola kunjungan lebah sebanyak 5-7 individu perhari dengan rentang waktu penyerbukan 15 sampai 40 detik pertangkai. Buah yang dihasilkan pada tanaman yang tertutup memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan tanaman yang terbuka.
Tetragonula laeviceps Smith bees are one of the bees in Indonesia and have a quite role for life. On fruit-producing agricultural land, pollination assistance is needed to support an effective harvest. This study aims to determine the pollination activity of T. laeviceps Smith and the effectiveness of T. laeviceps Smith pollination on mustard greens (Brassica juncea L.) in increasing fruit weight in Serang Purbalingga village.
The research was conducted in Serang Village, Purbalingga, Central Java. The study used experimental methods by comparing pollination in open land and land covered with insect nets with 5 replays. The plot each has an area of 2x4 meters containing 20 plants on a closed plot and 20 plants on an open plot. The effectiveness of bees in pollinating is measured by observing the number of flowers visited per minute (foraging rate), flower handling time, duration of pollination of stem flowers, number of fruit, fruit weight, fruit length, and number of green mustard seeds (B. juncea).
The results of the study using T test analysis with a 95% confidence hose using SPSS 25 software, that the effectiveness of pollination occurs in plants that are in the closed plot of insect net because in closed plants there is no competition between pollinating insects so that pollination of T. laeviceps Smith on brassica juncea L flowers becomes optimal. The pattern of bee visits as much as 5-7 individuals per day with a pollination time range of 15 to 40 seconds stem flowers. The fruit produced on closed plants has better quality compared to open plants.
2809031434B1A016138INDUKSI PERAKARAN GAHARU (Aquilaria malaccensis Lamk.) SECARA IN VITRO DENGAN JENIS DAN KONSENTRASI AUKSIN YANG BERBEDAGaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) merupakan salah satu jenis tanaman penghasil gaharu yang paling banyak dimanfaatkan. Gaharu memiliki berbagai manfaat dalam dunia kesehatan, keagamaan, dan estetika, sehingga nilai ekonominya cukup tinggi. Perbanyakan masal bibit gaharu dapat dilakukan secara in vitro. Perakaran merupakan tahapan yang penting dalam kultur in vitro. Plantlet dengan sistem perakaran yang baik dapat meningkatkan keberhasilan proses aklimatisasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh auksin pada perakaran gaharu, dan menentukan jenis dan konsentrasi auksin terbaik untuk memacu perakaran gaharu. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan rancangan petak terpisah (split-plot design). Sebagai petak utama (main plot) adalah jenis auksin (A) yang meliputi IAA, IBA, dan NAA. Sebagai anak petak (sub-plot) adalah konsentrasi (K) auksin yang digunakan yang terdiri dari 5 taraf yaitu 0; 5; 10; 15; dan 20 µM. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 45 unit percobaan. Variabel yang diamati adalah perakaran gaharu dengan parameter yang diukur meliputi jumlah tunas, jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah akar, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan perakaran gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) dipengaruhi oleh jenis, konsentrasi dan interaksi antara jenis dan konsentrasi auksin yang diberikan. NAA dengan konsentrasi 10 µM menghasilkan jumlah akar gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) terbaik.Agarwood (Aquilaria malaccensis Lamk.) is one of the most widely used agarwood-producing plants. Agarwood has various uses in health, religion, and aesthetics, so its economic value is relatively high. Mass propagation Agarwood can be carried out using in vitro technique. Rooting is an important step in in vitro culture. Plantlets with good root systems can increase the acclimatization success rate. This research has been conducted with a view to study the effect of auxins on in vitro agarwood rooting, and to determine the best type and concentration of auxin to stimulate agarwood rooting. This research has been conducted experimentally using a split-plot design. The main plot was the type of auxin (A) which included IAA, IBA, and NAA. The sub-plot was the concentration (K) of auxin used which consisted of 5 levels, i.e., 0; 5; 10; 15; and 20 µM. Each treatment combination was repeated 3 times, which resulted in 45 experimental units. The variable observed was agarwood rooting with parameters measured including the number of shoots, number of leaves formed, plant height, number of roots, and root length. The results showed that the roots of gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) Were influenced by the type, concentration and interaction between the type and concentration of auxin given. NAA with a concentration of 10 µM produced the best number of gaharu roots (Aquilaria malaccensis Lamk.).
2809131435C1A017032FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNAAN E-WALLET OLEH MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNSOEDPerkembangan teknologi di bidang alat transaksi menghadirkan e-wallet sebagai salah satu alat pembayaran elektronik yang efisien. Namun, seiring dengan kelebihan yang ditawarkan oleh layanan e-wallet masih belum banyak masyarakat menggunakannya untuk kegiatan bertransaksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat penggunaan e-wallet oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah uang saku, kemudahan penggunaan dan daya tarik promosi. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dalam bentuk google form. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa : (1) uang saku tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan e-wallet oleh mahasiswa FEB Unsoed, (2) kemudahan penggunaan dan daya tarik promosi memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap minat penggunaan e-wallet oleh mahasiswa FEB Unsoed, (3) daya tarik promosi merupakan variabel paling berpengaruh terhadap minat penggunaan e-wallet oleh mahasiswa FEB Unsoed.Technological developments in the field of transaction instruments have presented e-wallets as an efficient means of electronic payment. However, along with the advantages offered by e-wallet services, not many people still use it for their daily transaction activities. This study uses quantitative methods and aims to analyze the factors that influence the interest in using e-wallets by students of the Faculty of Economics and Business, Unsoed. The variables used in this study were pocket money, ease of use and promotional appeal. The analytical method used is multiple linear regression analysis using primary data collected through a questionnaire in the form of google form. based on research results, it was found that: (1) pocket money had no effect on the interest in using e-wallets by FEB Unsoed students, (2) ease of use and promotional appeal had a significant positive effect on the interest in using e-wallets by FEB Unsoed students, (3) promotional appeal is the most influential variable on the interest in using e-wallets by FEB Unsoed students.
2809231402J1B016038Register dalam Role Play (RP) Kpop dan Anime pada Media Sosial Twitter (Kajian Sosiolinguistik)Penelitian ini berjudul “Register dalam Role Play (RP) Kpop dan Anime pada media sosial Twitter (Kajian Sosiolinguistik)”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk register, makna yang terkandung dalam register, baik makna leksikal dan kontekstual, serta fungsi bahasa yang termuat di dalam register Role Play Kpop dan Anime pada media sosial Twitter. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah tuturan yang merupakan unggahan dari autobase dan pemain Role Play. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode simak yang diwujudkan dengan teknik dasar teknik sadap, sementara teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu. Teknik lanjutannya, berupa teknik hubung banding memperbedakan. Metode penyajian hasil analisis data yang digunakan berupa metode secara informal dan formal.
Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 48 data yang mengandung register Role Play (RP) Kpop dan Anime. Dari jumlah data yang ditemukan, terbagi berdasarkan bentuk register. 11 data berupa bentuk register kata tunggal, 2 data berupa kata berafiks, 2 data yang merupakan kata majemuk, 5 data berupa penggalan, 14 data berupa bentuk singkatan, 7 data berupa bentuk akronim, 2 data berupa bentuk hibrida, serta bentuk variasi seperti angka sebagai pengganti suku kata, kombinasi angka dan huruf, serta gabungan penggalan dan singkatan berjumlah 4 data.
Register yang ditemukan dalam Role Play melalui data tuturan pada unggahan autobase memiliki fungsi bahasa yang berbeda tergantung konteksnya. Fungsi bahasa register yang paling banyak ditemukan adalah fungsi heuristik, sebanyak 27 data. Fungsi bahasa lain yang ditemukan adalah fungsi instrumental, regulatori, informatif, interaksi, khayalan atau imajinasi, dan fungsi paling sedikit ditemukan adalah fungsi personal. Selain itu, ada beberapa data tuturan yang mengandung fungsi bahasa lebih dari satu.
This research is entitled “Registers in KPop and Anime Role Play on Twitter (Sociolinguistic Study)”. This study aims to describe the form of registers, the meaning intended--both lexical and contextual, as well as the linguistic function intended within the registers of the KPop and Anime Role Play itself on Twitter. This research is conducted in a qualitative descriptive method. The research data are taken from the speech posted through an autobase and from the Roleplayers itself. An observation method which is realized by the basics of tapping techniques is the method used in collecting the data required for this study, whereas the advanced technique used is note-taking technique. For data analysis, an equivalent method with the basic techniques in sorting the determinants is used in this research. The advanced technique is in the form of appeal-differentiation techniques. In presenting the result of data analysis, the methods used are in the form of formal and informal.
This study found around 48 supporting data regarding the registers of KPop and Anime Role Play (RP). From information found, those all divided into the several forms of register. 11 data in the form of single-word register, 2 data in the form of words with an affix, 2 data in the form of compound words, 5 data in the form of fragmented words, 14 data in the form of abbreviations, 7 data in the form of acronym, 2 data in the form of hybrid words, as well as variegated forms such as substitute syllables, combinations of numbers and letters, and a combination of fragments and abbreviations totalling 4 data.
The registers found in Role Play from speech data posted through autobase have different linguistic functions depending on its contexts. The most common linguistic function register is heuristic function, with 27 supporting data found. The other linguistic functions found are instrumental, regulatory, interaction, and imaginary functions, while the function that is least found is personal function. However, there are several speech data which contain more than one linguistic function.
2809331437B1J013015INTENSITAS SERANGAN TUNGAU PARASIT Geckobia sp PADA CICAK POHON DI PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAHAbstrak
Cicak merupakan reptil yang di hidup di alam liar dan tersebar di berbagai negara salah satunya adalah Indonesia. Beberapa jenis cicak yang tersebar di Indonesia diantaranya jenis H. platyurus dan H. frenatus menyebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara, sedangkan H. garnotii menyebar di Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Cicak ditangkap di empat kecamatan di Purwokerto lalu diawetkan di dalam alhohol 70%. Tungau parasit diambil pada bagian kepala, telinga, mata, ketiak, paha, badan dan ekor. Penelitian ini didapatkan 100 ekor cicak pohon yang diambil di Purwokerto Kabupaten Banyumas terdiri dari 26 ekor H. frenatus 72 ekor H.platyurus dan 2 ekor H.garnotii. Tungau yang menyerang cicak didapatkan 5 spesies yaitu, G.keegani, G.gleadovania, G.simplex, G.diversipilis, dan G.turkestana. Intensitas serangan tungau tertinggi terdapat pada pada G.simplex sebesar 2,63 tungau/cicak, kemudian diikuti G.keegani sebesar 2,14 tungau/cicak, G.turketana sebesar 2,08 tungau/cicak, G.diversipilis 1,27 tungau/cicak, dan G.gleadonavia sebesar 0,96 tungau/cicak. Intensitas serangan ini termasuk dalam intensitas serangan yang rendah.
The tree geckos are reptiles that live in the wild and are scattered in various countries, one of which is Indonesia. Several types of the tree geckos are scattered in Indonesia, including H. platyurus and H. frenatus, which are spread in Sumatra, Java, Kalimantan, Sulawesi and Nusa Tenggara, while H. garnotii is spread in Sumatra, Java and Kalimantan. The tree geckos were arrested in four sub-districts in Purwokerto was arrested in four sub-districts in Purwokerto, namely West Purwokerto, North Purwokerto, South Purwokerto, and East Purwokerto and then preserved in 70% alhohol. Parasitic mites are collected on the head, ears, eyes, armpits, thighs, body and tail. In this study, 100 tree the tree geckos were taken in Purwokerto, Banyumas Regency, consisting of 26 H. frenatus, 72 H. platyurus and two H.garnotii. There are five species of mites that attack the tree geckoss, namely G. keegani, G. gleadovania, G.simplex, G. diversipilis, and G. turkestana. The highest mite attack intensity was found in G. simplex at 2.63 mites / the tree geckos, followed by G. keegani at 2.14 mites / the tree geckos, G. turkestana at 2.08 mites / the tree geckos, G. diversipilis 1.27 mites / the tree geckos, and G. gleadonavia of 0.96 mites / the tree geckos. The intensity of this attack is included in the low intensity of the attack.

2809431459L1B016076AKTIVITAS ENZIM PENCERNAAN NILEM (Osteochilus vittatus) YANG DIBERI PAKAN MAGGOT BSF (Black Soldier Fly) DENGAN JUMLAH BERBEDAIkan nilem salah satu ikan herbivora yang digemari dan dibudidayakan masyarakat Indonesia. Faktor penunjang pertumbuhan ikan untuk keberhasilan budidaya adalah pakan yang berprotein tinggi. Maggot BSF menjadi alternatif substitusi tepung ikan karena memiliki protein tinggi. Jenis pakan yang dikonsumsi ikan akan dicerna disaluran pencernaan. Mengetahui kemampuan dalam mencerna pakan tergantung pada aktivitas enzim pencernaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek pemberian pakan maggot dengan jumlah pakan berbeda terhadap aktivitas enzim pencernaan (protease, lipase dan amilase) nilem (Osteochilus vittatus). 48 ikan nilem dengan berat 8,5 ± 2,4 gram dan panjang 8 ± 1,5 cm dipelihara di akuarium ukuran 55 x 35 x 40 cm selama 30 hari. Metode penelitian ini adalah RAL (rancangan acak lengkap), P1: pakan maggot 3% dari berat biomassa diberi satu kali, P2: pakan maggot 6% dari berat biomassa diberi 2 kali, P3: pakan maggot 9% dari berat biomassa diberi 3 kali, P4 pakan maggot 12% dari berat biomassa diberi 4 kali. Hasil menunjukan aktivitas protease dan lipase ikan nilem tidak berbeda nyata diantara tiap perlakuan (P>0,05) namun, berbeda nyata terhadap aktivitas amilase ikan nilem (P<0,05). Nilai aktivitas amilase tertinggi didapat di P1 2,257 ± 0,780 U/mg protein dan terendah didapat di P4 yaitu 0,544 ± 0,102 U/mg proteinBonylip-barp the most popular and cultivated herbivorous fish in Indonesia. High-protein feed is supporting factors on fish growth for successful aquaculture. Black soldier fly as fish meal alternative substitution because it has high protein. Feed consumed by fish will digested in the digestive tract. To determine the digesting feed ability depends on the activity of fish digestive enzymes. Study aims to determine the effect of feeding black soldier fly with different feeding rate on the activity of digestive enzymes (protease, lipase and amylase) of Bonylip-barp (Osteochilus vittatus). 48 Bonylip-barp with a weight of 8.5 ± 2.4 grams and a length of 8 ± 1.5 cm were kept in 55 x 35 x 40 cm size aquariums for 30 days. This research method used RAL (complete random design), P1: 3% maggot feed of biomass given once, P2: 6% maggot feed of biomass given twice, P3: maggot feed 9% of biomass given 3 times, P4 maggot feed 12% of biomass given 4 times. Result showed there were no significant differences among protease and lipase activity of bonylip-barp between each treatment (P>0,05) but significantly different from amylase activity of bonylip-barp (P<0,05). The highest amylase activity was found at P1 2.257 ± 0.780 U/mg protein and the lowest is P4 0.544 ± 0.102 U/mg protein.
2809531438F1F013006THE EFFECT OF HYBRIDITY IN KIRAN DESAI'S NOVEL THE INHERITANCE OF LOSSJudul penelitian ini adalah “Pengaruh Hibriditas dalam novel Kiran Desai The Inheritance of Loss. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses hibriditas yang digambarkan dalam novel Kiran Desai The Inheritance of Loss. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis postkolonialisme dan hibriditas pada beberapa tokoh dalam novel Kiran Desai berjudul The Inheritance of Loss. Peneliti menggunakan beberapa langkah untuk mengumpulkan informasi dan sumber yang akan berguna untuk penelitian ini. Pertama, reduksi data diperlukan untuk memilih data yang terkait dengan penelitian dan data yang tidak terkait dengan penelitian. Kedua, pengelompokan data yang diperlukan untuk mengkategorikan data yang akan digunakan dalam penelitian ini. Ketiga adalah interpretasi data yang artinya data tersebut mengandung interpretasi dan analisis dari peneliti dengan menunjukkan bukti-bukti yang dikumpulkan untuk mendukung penelitian. Kesimpulan terakhir, sebagai kesimpulan langkah terakhir adalah menyimpulkan dari awal sampai akhir penelitian ini.
The Inheritance of Loss menangkap hilangnya kepercayaan di India dan semua karakter utama yang mencoba bertahan di dunia yang penuh konflik antara Timur dan Barat. Penggambaran hibriditas bisa dilihat dalam keseharian mereka. Misalnya, Jemubhai menggunakan garpu, sendok, dan pisau untuk menyantap makanan tradisional India. Nimi berada di bawah tekanan karena dia memaksa untuk mengikuti gaya hidup hibrida Jemubhai dan namanya terbuat dari hibrida, Bela Patel. Cucu perempuannya Sai masih menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya meskipun ia dipindahkan ke Cho Oyu. Hibriditasnya adalah, dia masih merayakan Natal sementara dia beragama Hindu. Dan kehidupan masak tidak mudah, karena gaya hidup Jemubhai yang bertindak seperti penjajah, juru masak mengalami penindasan. Biju menyajikan dan makan daging sapi di Amerika saat dia beragama Hindu. Harish Harry yang terakhir, namanya adalah hibriditas karena Harish adalah nama India dan Harry adalah nama Amerika, dia mencampur keduanya. Peneliti lain diundang untuk menganalisis novel dari sudut pandang yang berbeda. Di sisi lain, ambivalensi mungkin bisa digunakan untuk menganalisis novel ini.
The title of this research is “The Effect of Hybridity in Kiran Desai’s novel The Inheritance of Loss. The purpose of this research is to find out the effect of hybridity that is depicted in Kiran Desai’s novel The Inheritance of Loss. In this research, a descriptive qualitative method is applied to analyze the postcolonialism and hybridity in some characters in Kiran Desai’s novel entitled The Inheritance of Loss. The researcher uses some steps to collect the information and source that will be useful to this research. First, data reduction is needed to choose the data which are related to the research and the data that are not related to the research. The second is data grouping which is needed for categorizing the data which will be used in this research. The third is data interpretation which means the data contain the interpretation and analysis from the researcher by showing the evidence that is collected to support the research. The last in conclusion, as the last step conclusion is concluding the beginning until the end of this research.
The Inheritance of Loss captures the loss of faith in India and in all those major characters who try to survive in the conflicting world between East and West. The depiction of hybrid can be seen in their daily life. For example, Jemubhai uses a fork, spoon, and knife to eat Indian traditional food. Nimi is under pressure because he forces to follow Jemubhai hybrid’s lifestyle and her name is made of a hybrid, Bela Patel. His granddaughter Sai still uses English in her daily life even though she was moved to Cho Oyu. The hybridity of her is, she still celebrated Christmas while she is Hindus. And the cook life is not easy, because of Jemubhai lifestyle act like a colonizer, the cook experience oppression. Biju serves and eats meat cow in America while he is Hindu. The last Harish Harry, his name is the hybridity because Harish is an Indian name and Harry is an American name, he mixed both.The other researcher is invited to analyze the novel from different points of view. On the other side, ambivalence maybe can be used to analyze this novel.

2809643894H1B020033SIMULASI GENANGAN BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI KLAWING MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-HMS DAN HEC-RAS Banjir yang terjadi di Purbalingga terjadi hampir di setiap tahunnya. Hujan deras yang tak kunjung reda mengakibatkan meluapnya air sungai Klawing ke daerah pemungkiman warga. Wilayah yang terdampak banjir yakni desa Jetis Gambarsari, dan Toyareka. Banjir yang terjadi di ketiga desa tersebut mencapai 1,5 meter. Akibatnya, ratusan rumah terendam dan warga terpaksa diungsikan di tempat yang sudah disediakan pemerintah. Berdasarkan permasalahan diatas, penelitian ini akan di analisis dengan aplikasi HEC-HMS (Hydrological Engineering Center-Hydrologic Modelling System) untuk mengetahui debit puncak yang terjadi pada sungai Klawing sehingga Penelitian ini dapat dilakukan simulasi pemodelan banjir dengan aplikasi HEC-RAS (Hydrological Engineering Center-River Analysis System). Analisis ini menggunakan 3 model dibedakan berdasarkan banyaknya sub-basin dan luas cangkupan sungai Klawing. Model 1 terdapat 1 sub-basin dengan cangkupan wilayah 500 Km2, Model 2 terdapat 3 sub-basin dengan cangkupan wilayah 300 Km2, dan Model 3 terdapat 5 sub-basin dengan cangkupan wilayah 100 Km2. Hasil analisis menunjukan beberapa desa berpotensi terdampak banjir di wilayah kabupaten Purbalingga pada periode kala ulang 25 tahun. Hal ini mengacu pada hasil analisis bahwa diperoleh luas genangan banjir pada DAS (1 Sub-basin) yaitu 6,23 km2, luas genangan banjir pada DAS (3 Sub-basin) yaitu 2,98 km2, luas genangan banjir pada DAS (5 Sub-basin) yaitu 3,02 km2. Dalam Hal ini peneliti menyarankan untuk segera dilakukan pembuatan tanggul pada bagian tepi sungai dimana air meluap ke area perumahan.Floods in Purbalingga happen almost every year. Heavy rains that just won't stop cause the Klawing river to overflow into residential areas. The affected areas are the villages of Jetis Gambarsari, and Toyareka. The floods in these three villages reached 1.5 meters. As a result, hundreds of houses were submerged and residents had to be evacuated to government-provided shelters. Based on the above issues, this research will be analyzed using the HEC-HMS (Hydrological Engineering Center-Hydrologic Modelling System) application to determine the peak flow in the Klawing river so that flood modeling simulations can be conducted using the HEC-RAS (Hydrological Engineering Center-River Analysis System) application. The analysis involves 3 models based on the number of sub-basins and the river coverage area of Klawing. Model 1 has 1 sub-basin covering an area of 500 km2, Model 2 has 3 sub-basins covering an area of 300 km2, and Model 3 has 5 sub-basins covering an area of 100 km2. The analysis results show that several villages are at risk of flooding in the Purbalingga regency over a 25-year return period. This is based on the analysis results indicating the flood inundation area in the 1 Sub-basin is 6.23 km2, in the 3 Sub-basin is 2.98 km2, and in the 5 Sub-basin is 3.02 km2. In this regard, the researcher suggests immediate construction of embankments along the riverbanks where water overflows into residential areas
2809731442F1C016032Pemaknaan Konten Pornografi di Media Sosial Pada Remaja Fenomena penyebaran konten pornografi di media sosial semakin masif di era yang serba digital saat ini. Kemudahan akses informasi menyebabkan konten pornografi dapat diakses oleh siapa saja dan dimana saja, termasuk oleh anak kecil dan remaja yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa makna pornografi pada remaja dan bagaimana cara para remaja mengatasi paparan pornografi di media sosial. Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Purwokerto dengan jumlah informan yang terdiri dari 7 remaja putri dan 3 remaja putra yang dipilih dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi, dengan menggunakan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak dari pornografi memberikan para remaja pengetahuan serta pembelajaran yang mereka butuhkan dalam proses perkembangan psikis dan fisik mereka. Sebagian informan telah menyadari bahwa pornografi dan seksualitas mempengaruhi kehidupan mereka sebagai seorang remaja.Terlepas dari baik dan buruknya konten pornografi, serta respon yang diberikan oleh para remaja terhadap konten pornografi, tidak terlihat adanya penolakan secara keras terhadap pornografi yang beredar di sosial media. Kemudian pengetahuan mengenai edukasi seksual mereka juga beragam, ada yang sudah merasa teredukasi dan ada yang merasa belum menerima cukup edukasi seksual.The phenomenon of spreading pornographic content on social media is increasing in the digital age today. Easy access to information leads to pornography content accessible to everyone and everywhere, including young children and youth who are actively using social media. The study aims to learn what pornography is like in youth and how the youth cope with exposure to pornography on social media. This study is a qualitative study with a phenomenal method. Located in the purwokerto region with the number of informants consisting of 7 young women and 3 young men, the informants were selected with purposive sampling and snowball sampling. The data gathering in this study use in-depth interview methods and observation, using the interactive Miles and Huberman data analysis. The results of this study demonstrate the effects of pornography provide the youth with the knowledge and learning they need in their psychic and physical development processes. Some informants have realized that pornography and sexuality influence their lives as youths. Regardless of the good and bad content of pornography, as well as the responses given by youth to the content of pornography, there is no strong resistance to pornography that's circulating on social media. Then their knowledge of sexual education varies as well, some already feel domesticated and some feel that they have not received enough sexual education.
2809831440C1G016044THE EFFECT OF THE PAKANSARI STADIUM CONSTRUCTION ON THE INCOME OF TRADERS AND THE FOOD STALLS ENTREPRENEURJudul penelitian ini adalah "Pengaruh Pembangunan Stadion Pakansari terhadap Pendapatan Pedagang dan Pengusaha Warung Makan". Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana perbandingan dari pendapatan yang didapatkan oleh pedagang dan pengusaha warung makan di area sekitar Stadion Pakansari saat sebelum dan sesudah dilakukannya pembangunan dan untuk mengetahui pengaruh dari variable biaya operasional, jam operasional berdagang, lama waktu usaha, lokasi usaha dan tingkat Pendidikan pada pendapatan pedagang dan pengusaha warung makan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil melalui kuisioner yang dibagikan kepada responden yaitu pedagang dan pengusaha warung makan di area sekitar Stadion Pakansari. Jumlah responden yang di ambil dalam penelitian ini berjumlah 96 orang, penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode Accidental sampling. Untuk menguji kualitas data pada penelitian ini digunakan uji normalitas dan hasilnya adalah data pada penelitian ini berdistribusi normal.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan Uji Beda Dua Rata-Rata didapatkan bahwa pedagang dan pengusaha warung makan di area sekitar Stadion Pakansari mengalami peningkatan pendapatan karena adanya Stadion Pakansari dengan tingkat signifikansi 0,000 (0,000 < (α) 0,05). Yaitu berarti dengan kehadiran Stadion Pakansari membawa dampak bagi pedagang dan pengusaha warung makan yang berjualan di area sekitar Stadion Pakansari yang meningkatkan
pendapatannya.
Kata Kunci: Pendapatan, Biaya Operasional, Jam Operasional Berdagang, Lama Waktu Usaha, Lokasi Usaha, Tingkat Pendidikan.
The title of this research is "The Effect of Pakansari Stadium Construction on the Income of Traders and The Food Stalls". The purpose of this study is to analyze how the comparison of the income earned by traders and the food stalls in the Pakansari Stadium area around before and after construction and also to find out the effect of operating cost, trading operating hours, length of business time, business location and education level on the income of traders and the food stalls entrepreneur.
This type of research is quantitative research. The type of data used in this study is primary data in the form of a questionnaire distributed to traders and the food stalls in Pakansari Stadium area. The number of respondents taken in this study is 96 respondents, was determined using the Accidental sampling method. To test the quality of the data this study used the Normality Test. The results in the Normality Test show that the data is normally distributed.
Based on the results of the research and data analysis using Two Average Difference Test, it was found that traders and the food stalls in the area around Pakansari Stadium experienced an increase in income after the Pakansari Stadium with a significance level of 0,000 (0,000 < (α) 0.05). That means that the presence of the Pakansari Stadium has an impact on traders and the food stalls in the area around the Pakansari Stadium, which increases their income.
Keywords: Income, Operating Cost, Trading Operating Hours, Length of Business Time,
Business Location, Education Level.
2809931443B1A016047Diferensial Leukosit Mencit Jantan (Mus musculus) yang Diberi Perlakuan Air Rebusan Plastik dan Beragai Antioksidan AlamiPlastik termasuk kedalam bahan polimer sintesis yang banyak digunakan sebagai bungkus makanan, namun dalam plastik dapat terkandung bahan yang bersifat radikal bebas seperti phthalate dan bisphenol-A (BPA). Senyawa radikal bebas dalam tubuh dapat dihambat dengan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang dikonsumsi. Pengaruh antioksidan terhadap radikal bebas dapat dilihat melalui pengamatan diferensial leukosit. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dengan berbagai antioksidan alami dalam menghambat radikal bebas pada plastik melalui diferensial leukosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai antioksidan alami dalam menghambat radikal bebas pada mencit jantan dilihat dari peningkatan diferensial leukosit dan mendapatkan antioksidan alami terbaik dalam menghambat radikal bebas pada mencit jantan dilihat dari peningkatan diferensial leukosit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Racangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan dan 5 kali ulangan selama 28 hari yakni P0 sebagai kontrol positif (0,5 ml aquades), P1 sebagai kontrol negatif (0,25 ml air rebusan plastik+0,25 ml aquades), P2 0,25 ml air rebusan plastik+ 0,25 ml jus wortel, P3 0,25 ml air rebusan plastik+0,25 ml jus jeruk, P4 0,25 ml air rebusan plastik+0,25 ml jus ubi jalar ungu, dan P5 0,25 ml air rebusan plastik+0,25 ml jus tauge. Variabel terikat dalam penelitian ini berupa jumlah leukosit dan variabel bebas yaitu antioksidan alami. Parameter utama yang diamati berupa presentase limfosit, monosit, neutrofil, dan eosinofil. Data dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA dengan tingkat kesalahan 5% dan jika signifikan akan diuji lanjut dengan uji tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antioksidan alami berpengaruh nyata sebesar 48.00±6.08% pada jenis leukosit limfosit dan neutrofil sebesar 43.33±1.15% dalam mempertahankan kondisi normal. Antioksidan yang terbaik dalam menghambat radikal bebas yakni antioksidan yang terkandung dalam jus tauge.Plastics are included as synthetic polymer materials which are widely used as food wrappers, but plastics can contain materials that are free radicals such as phthalates and bisphenol-A (BPA). Free radical compounds in the body can be inhibited by antioxidants. Antioxidants can be obtained from fruits and vegetables that are consumed. The effect of antioxidants on free radicals can be seen by observing the differential leukocytes. Therefore it is necessary to research various natural antioxidants in inhibiting free radicals in plastics through differential leukocytes. This study aims to look at the free radicals inhibiting antioxidants in mice that come from the differential increase in leukocytes and get the best natural antioxidants in inhibiting free radicals in the increase of differential increases in leukocytes. The research used an experimental method with Completely Randomized Mixture (CRD) which consisted of 6 treatments and 5 replications for 28 days, namely P0 as a positive control (0.5 ml distilled water), P1 as a negative control (0.25 ml plastic + boiled water). ) 0.25 ml distilled water), P2 0.25 ml plastic boiled water + 0.25 ml carrot juice, P3 0.25 ml plastic boiled water + 0.25 ml orange juice, P4 0.25 ml plastic boiled water + 0, 25 ml purple sweet potato juice, and P5 0.25 ml plastic boiled water + 0.25 ml bean sprouts juice. The dependent variable in this study is the number of leukocytes and the independent variable is natural antioxidants. The main parameters observed were the presentation of lymphocytes, monocytes, neutrophils, and eosinophils. Data were analyzed using ANOVA with an error rate of 5% and if significant, it will be further tested with the Tukey test. The results showed that natural evidence had an effect of 48.00 ± 6.08% on the types of leukocytes, lymphocytes, and neutrophils of 43.33 ± 1.15% in maintaining normal conditions. The best antioxidants in inhibiting free radicals are the antioxidants in bean sprout juice.
2810031445H1E016005ANALISIS POSTUR KERJA DAN PERBAIKAN STASIUN KERJA DENGAN
METODE REBA PADA PEKERJA HOME INDUSTRY PAKAIAN KAYSA
TAYLOR
Kaysa Taylor merupakan salah satu home industry di bidang produksi pakaian jadi yang terletak di Kabupaten Cilacap. Berdasarkan pengamatan awal, beberapa operator mengeluhkan beberapa rasa sakit pada bagian tubuh seperti bagian kaki, tangan, pinggul, pantat dan punggung, karena dalam aktivitasnya mereka bergerak menggunakan seluruh anggota tubuh secara berulang dengan postur yang tidak tepat seperti posisi membungkuk ketika mengambil dan meletakan bahan pakaian. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui keluhan bagian tubuh yang dialami operator menggunakan NBM, mengetahui tingkat risiko postur kerja yang dialami operator menggunakan REBA, dan mengusulkan redesain stasiun kerja untuk mengurangi keluhan dan tingkat risiko postur kerja operator di home industry Kaysa Taylor. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan NBM mayoritas operator mengeluhkan rasa sakit pada bagian leher, punggung, pinggang, pinggul, dan pantat serta semua operator berada pada tingkat risiko keluhan sedang. Tingkat risiko postur kerja berdasarkan hasil REBA yang dialami operator yaitu berada pada tingkat risiko postur sedang. Usulan rancangan stasiun kerja baru yaitu berupa kursi dan meja tempat bahan pakaian sebelum dan setelah di proses jahit/obras/kam.Kaysa Taylor is one of the home industries in the field of apparel production, located in Cilacap Regency. Based on preliminary observations, some operators have complained of some pain in the body parts such as the legs, hands, hips, buttocks and back, because in their activities they move using all of their limbs repeatedly with improper postures such as bending when picking up and putting clothes on. Therefore, a study was conducted with the aim of knowing the complaints of body parts experienced by operators using the NBM, knowing the level of risk of work posture experienced by operators using REBA, and proposing a redesign of work stations to reduce complaints and the level of risk of operator work posture in the Kaysa Taylor home industry. The results of this study were based on the NBM, the majority of operators complained a pain in the neck, back, waist, hips, and buttocks and all operators were at a moderate risk level. The level of risk for work posture based on the REBA results experienced by the operator is at a moderate posture risk level. The proposal for the design of a new work station, namely in the form of chairs and tables for clothing before and after the sewing/overlock/kam process.