Artikel Ilmiah : B1A016138 a.n. MAULANA TAMYIZ

Kembali Update Delete

NIMB1A016138
NamamhsMAULANA TAMYIZ
Judul ArtikelINDUKSI PERAKARAN GAHARU (Aquilaria malaccensis Lamk.) SECARA IN VITRO DENGAN JENIS DAN KONSENTRASI AUKSIN YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) merupakan salah satu jenis tanaman penghasil gaharu yang paling banyak dimanfaatkan. Gaharu memiliki berbagai manfaat dalam dunia kesehatan, keagamaan, dan estetika, sehingga nilai ekonominya cukup tinggi. Perbanyakan masal bibit gaharu dapat dilakukan secara in vitro. Perakaran merupakan tahapan yang penting dalam kultur in vitro. Plantlet dengan sistem perakaran yang baik dapat meningkatkan keberhasilan proses aklimatisasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh auksin pada perakaran gaharu, dan menentukan jenis dan konsentrasi auksin terbaik untuk memacu perakaran gaharu. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan rancangan petak terpisah (split-plot design). Sebagai petak utama (main plot) adalah jenis auksin (A) yang meliputi IAA, IBA, dan NAA. Sebagai anak petak (sub-plot) adalah konsentrasi (K) auksin yang digunakan yang terdiri dari 5 taraf yaitu 0; 5; 10; 15; dan 20 µM. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 45 unit percobaan. Variabel yang diamati adalah perakaran gaharu dengan parameter yang diukur meliputi jumlah tunas, jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah akar, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan perakaran gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) dipengaruhi oleh jenis, konsentrasi dan interaksi antara jenis dan konsentrasi auksin yang diberikan. NAA dengan konsentrasi 10 µM menghasilkan jumlah akar gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) terbaik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Agarwood (Aquilaria malaccensis Lamk.) is one of the most widely used agarwood-producing plants. Agarwood has various uses in health, religion, and aesthetics, so its economic value is relatively high. Mass propagation Agarwood can be carried out using in vitro technique. Rooting is an important step in in vitro culture. Plantlets with good root systems can increase the acclimatization success rate. This research has been conducted with a view to study the effect of auxins on in vitro agarwood rooting, and to determine the best type and concentration of auxin to stimulate agarwood rooting. This research has been conducted experimentally using a split-plot design. The main plot was the type of auxin (A) which included IAA, IBA, and NAA. The sub-plot was the concentration (K) of auxin used which consisted of 5 levels, i.e., 0; 5; 10; 15; and 20 µM. Each treatment combination was repeated 3 times, which resulted in 45 experimental units. The variable observed was agarwood rooting with parameters measured including the number of shoots, number of leaves formed, plant height, number of roots, and root length. The results showed that the roots of gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) Were influenced by the type, concentration and interaction between the type and concentration of auxin given. NAA with a concentration of 10 µM produced the best number of gaharu roots (Aquilaria malaccensis Lamk.).
Kata kunciauksin, gaharu, induksi perakaran, kultur in vitro
Pembimbing 1Sugiyono, Ph.D.
Pembimbing 2Drs. Lucky Prayoga M.P.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2021-02-20 11:43:43.763018
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.