Artikelilmiahs

Menampilkan 23.641-23.660 dari 51.906 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2364125766B1B015033STUDY OF MANGROVE FOREST CHANGE TOWARDS THE DIVERSITY AND CARBON STOCK OF MANGROVES IN SEGARA ANAKAN, CILACAPSegara Anakan Cilacap, wilayah hutan mangrove terbesar di Pulau Jawa, adalah salah satu contoh daerah terdegradasi yang sebagian besar disebabkan oleh konversi lahan menjadi lahan pertanian, kolam, perumahan, dan properti industri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik clustered sampling dan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan cadangan karbon mangrove dalam berbagai jenis perubahan lingkungan di Segara Anakan, Cilacap serta untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor lingkungan dalam berbagai jenis perubahan lingkungan dengan keanekaragaman dan cadangan karbon mangrove di Segara Anakan, Cilacap. Hasil keanekaragaman mengungkapkan bahwa perubahan terhadap habitat mangrove menyebabkan berkurangnya keanekaragaman vegetasi yang menyebabkan munculnya spesies dominan. Hasil cadangan karbon, mengungkapkan bahwa kategori pohon menghasilkan nilai tertinggi. Nilai korelasi antara keragaman dan faktor lingkungan berkisar dari korelasi sangat lemah hingga kuat untuk kategori keseluruhan. Sedangkan hasil antara stok karbon dan faktor lingkungan berkisar dari korelasi yang sangat lemah hingga sangat kuatSegara Anakan Cilacap, being the largest mangrove area in Java Island, is one example of a degraded area which is mostly caused by land conversion to farming lands, ponds, housing, and industrial properties. This research was conducted using clustered sampling and aimed to know the diversity and carbon stock of mangroves in different types of environmental change in Segara Anakan, Cilacap as well as to know the correlation between environmental factors in different types of environmental change with diversity and carbon stock of mangroves in Segara Anakan, Cilacap. Diversity results revealed that changes towards mangrove habitats cause depletion in vegetation diversity leading to the emergence of dominant species. Results of carbon stock revealed that tree category produced the highest value. Correlation values between diversity and environmental factors ranged from very weak to strong correlations for overall categories. Whereas results between carbon stock and environmental factors range from very weak to very strong correlations
2364226800B1A015101PENGARUH PAKLOBUTRAZOL DAN GA3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum)
Tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak manfaatnya, tidak hanya berfungsi sebagai sayuran buah tetapi juga sering dijadikan pelengkap bumbu masakan, bahan pewarna makanan dan minuman segar karena kandungan gizinya. Untuk meningkatkan produksi tomat perlu adanya paklobutrazol. Paklobutrazol memiliki fungsi untuk menghambat biosintesis giberelin, sehingga pemberian zat tersebut menyebabkan terhambatnya pemanjangan batang dan menstimulasi induksi bunga. Sementara GA3 berfungsi untuk mendorong perkembangan biji, pemanjangan batang, mendorong pembungaan dan perkembangan buah.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh Paklobutrazol dan GA3 terhadap pertumbuhan dan pembungaan pada tanaman tomat serta menentukan konsentrasi paklobutrazol dan GA3 yang tepat terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman tomat. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 faktor. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Konsentrasi paklobutrazol yang digunakan adalah 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, dan 750 ppm, sedangkan konsentrasi GA3 yang digunakan adalah 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, dan 150 ppm. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), waktu pembungaan (hari), dan jumlah bunga (buah). Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Ragam dengan tingkat kepercayaan 95%, dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada tingkat kesalahan 5%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian paklobutrazol berpengaruh dalam menghambat tinggi tanaman tomat, dan GA3 berpengaruh dalam mempercepat pembungaan tanaman tomat. Paklobutrazol dengan konsentrasi 750 ppm merupakan konsentrasi terbaik untuk menghambat tinggi tanaman, dan GA3 dengan konsentrasi 150 ppm merupakan konsentrasi terbaik untuk memacu pembungaan tomat.
Tomato is a horticultural commodity that has many benefits, it not only functions as a fruit vegetable but is also often used as a complement to spices, food coloring ingredients and fresh drinks because of its nutritional content. To increase tomato production, paklobutrazol is needed. Paklobutrazol has a function to inhibit the biosynthesis of gibberellins, so that the administration of these substances causes stunting elongation and stimulates flower induction. While GA3 serves to encourage the development of seeds, elongation of stems, encourage flowering and fruit development.
This research was conducted with the aim of assessing the effect of Paklobutrazol and GA3 on growth and flowering on tomato plants and determine the concentration of Paklobutrazol and GA3 which are appropriate for the growth and flowering of tomato plants. This research was carried out experimentally using a completely randomized design (CRD) 2 factor factorial pattern. Each treatment combination was repeated 3 times so that there were 48 experimental units. The concentrations of paklobutrazol used were 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, and 750 ppm, while the concentration of GA3 used was 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm and 150 ppm. The parameters observed in this study were plant height (cm), flowering time (days), and number of flowers (fruit). The data obtained were analyzed by Analysis of Variance with a confidence level of 95%, and continued with the Smallest Significant Difference test (LSD) at an error rate of 5%.
The results showed that administration of paklobutrazol had an effect on inhibiting the height of tomato plants, and GA3 had an effect on accelerating flowering of tomato plants. Paklobutrazol with a concentration of 750 ppm is the best concentration to inhibit plant height, and GA3 with a concentration of 150 ppm is the best concentration to spur tomato flowering.
2364326801B1A015116KEBIASAAN PAKAN DAN TINGKAT TROFIK KOMUNITAS IKAN YANG TERTANGKAP DI WADUK PENJALINWaduk Penjalin adalah waduk yang berlokasi di Kabupaten Brebes dan dimanfaatkan untuk lokasi pariwisata, perikanan tangkap, serta budidaya. Keberadaan ikan-ikan yang hidup di waduk yang membentuk suatu komunitas dipengaruhi oleh adanya sumber daya pendukung berupa pakan alami yang tersedia. Setiap jenis ikan memiliki pemanfaatan sumber daya (kebiasaan pakan) yang berbeda, sehingga apabila diketahui kebiasaan pakannya pakan akan dapat mengetahui bagaimana setiap ikan memanfaatkan pakan alami yang ada. Berdasarkan data kebiasaan pakan ikan, maka dapat diketahui tingkat trofik ikan tersebut disuatu ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekayaan spesies ikan yang tertangkap di Waduk Penjalin, serta mengetahui kebiasaan pakan dan tingkat trofik komunitas ikan yang tertangkap di Waduk Penjalin. Metode yang digunakan adalah survey dan pengambilan sampel secara purposive pada 5 stasiun. Data jenis ikan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data jenis pakan di lambung dianalisis menggunakan Index of Prepoderance yang dimodifikasi serta dihitung tingkat trofiknya, lalu dilanjutkan dengan dibuat komposisi ikan herbivora, karnivora, dan omnivora secara keseluruhan.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat 312 individu, 6 familia, dan 11 spesies ikan yang ditemukan di Waduk Penjalin, yaitu ikan betutu (Oxyeleotris marmorata), nila gift (Oreochromis sp.), nila hitam (Oreochromis niloticus), manila (Parachromis managuensis), nilem (Osteochilus vittatus), tawes (Barbonymus gonionotus), mas (Cyprinus carpio), lele dumbo (Clarias gariepinus), lele lokal (Clarias batrachus), uceng (Nemacheilus fasciatus), dan julung-julung (Dermogenys pusilla). Ikan betutu dan lele dumbo berada pada tingkat trofik tertinggi yang merupakan karnivora, ikan manila, tawes dan lele lokal berada pada tingkat trofik sedang yang merupakan omnivora cenderung karnivora, serta ikan nila gift, nila hitam, nilem, dan mas berada pada tingkat trofik terendah yang merupakan omnivora cenderung herbivora. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa di Waduk Penjalin terdapat 11 jenis spesies ikan yang berbeda, yaitu tingkat trofik tertinggi adalah karnivora, lalu ikan omnivora cenderung karnivora, dan tingkat trofik terendah adalah omnivora cenderung herbivora.
Penjalin Penjalin Reservoir is a reservoir located in Brebes Regency and used for tourism locations, capture fisheries, and cultivation. Fishes existence that live in reservoirs that build a community are influenced by the presence of supporting resources as available natural feed. Each fishes has a different food resources (feed habits), so we known the feed habits of fishes we can understand how the fishes used the naturan feed resources. Based on fishes feed habits data, we can understand trophic level of fish in ecosystem. The objective of this reasearch to understand fish diversity in the Penjalin Reservoir, fish feed habits, and fishes community in Penjalin Reservoir. The method used is survey and purposive sampling at 5 stations. Data of fishs species were analyzed descriptively, data feed type in stomach were analyzed using Index of Prepoderance which modified and trophic level calculated then continued with composition of herbivorous, carnivorous and omnivorous fishes.
The results showed there were 312 individuals, 6 families, and 11 fish species found in Penjalin Reservoir, namely marble goby (Oxyeleotris marmorata), tilapia gift (Oreochromis sp.), black tilapia (Oreochromis niloticus), manila (Parachromis managuensis), bonylip barb (Osteochilus vittatus), silver barb (Barbonymus gonionotus), common carp (Cyprinus carpio), african catfish (Clarias gariepinus), local catfish (Clarias batrachus), uceng (Nemacheilus fasciatus), and julung-julung (Dermogenys pusilla). Betutu and African catfish are at the highest trophic level which are carnivores, manila, silver barb and local catfish at moderate trophic levels which are omnivores tend to be carnivores, and tilapia gift, black tilapia, bonylip barb, and common carp are at the lowest trophic level omnivores tend to be herbivores. Based on the results, it can be concluded that in the Penjalin Reservoir there are 11 different types of fish, the highest trophic level is carnivores, then omnivorous tend to be carnivores, and the lowest trophic level is omnivores tend to be herbivores.
2364426792F1D012023STRATEGI PEMENANGAN RAHMAT EFFENDI - TRI ADHIANTO PADA PEMILIHAN WALI KOTA BEKASI TAHUN 2018Pemilihan umum (pemilu) merupakan salah satu unsur penting di dalam demokrasi, karena pemilu adalah sarana masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pemerintahan, khususnya dalam proses regulasi jabatan-jabatan pemerintahan. Melalui pemilu, demokrasi yang secara singkat pemerintahan oleh rakyat, dapat dicapai. Dalam pemilu, masyarakat dapat memilih orang yang akan mewakilinya di Dewan Permusyarawatan Rakyat (DPR) atau pemimpin daerahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kampanye yang dilakukan oleh tim kampanye pasangan Rahmat Effendi- Tri Adhianto pada Pemilihan Wali Kota Bekasi tahun 2018. Sasaran penelitian ini adalah tim kampanye Rahmat Effendi- Tri Adhianto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik penetapan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan tim sukses Rahmat Effendi- Tri Adhianto melakukan pemenangan kampanye melalui 4 langkah. Pertama, melakukan perencanaan strategi kampanye menggunakan teori marketing politik yang meliputi segmenting, targetting, dan positioning. Kedua, membangun komunikasi yang intensif antar partai pendukung. Ketiga, memaksimalkan mesin-mesin partai. Dan keempat, melibatkan secara aktif organisasi sayap partai dan organisasi masyarakat pendukung. Kampanye yang dilakukan berfokus pada metode kampanye door-to-door dengan mengerahkan kader-kader terjun langsung ke masyarakat untuk mensosialasikan pasangan Rahmat Effendi – Tri Adhianto, terutama pencapaian pemerintahan Rahmat Effendi pada periode sebelumnya.General election is one of important element in democracy, because general election act as a medium for society to actively participate in governance process, especially in regulating positions in the gorverment. By an election, democracy as government by the people can be achieved. In a general election, society can choose or elect people and party to represent them in DPR or their regional leader. The purpose of this research is to know campaign strategy which is done by Rahmat Effendi – Tri Adhianto campaign team in Bekasi Local Election in 2018. Target of this research is Rahmat Effendi – Tri Adhianto campaign team. This research uses qualitative research methods with determination technique informants using purposive samping and snowball sampling..
Result of this research shows Rahmat Effendi – Tri Adhianto campaign team winning strategy by using 4 stages. First, scheming campaign strategy using political marketing theory which is segmenting, targeting, and positioning. Second, build up and maintain intensive communication inter-party supporters. Third, maximazing parties machince. And fourth, involving actively party wing organization and community organization. They focused their campaign on door-to-door campaign methods by mobilizing their party cadres to socializing Rahmat Effendi – Tri Adhianto in the grass root of society, especially Rahmat Effendi’s achievement on his previous periode.
2364526803B1J014142PERTUMBUHAN DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT AYAM BROILER YANG DIBERI BEBERAPA LEVEL VAKSIN GUMBOROTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Vaksin Gumboro dengan level yang berbeda pada pertumbuhan dan diferensial leukosit Ayam Broiler serta mengetahui level Vaksin Gumboro yang optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan diferensial leukosit Ayam Broiler. Metode yang digunakan adalah eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah level Vaksin Gumboro yang akan diberikan pada setiap perlakuan, sedangkan variabel terikatnya adalah pertumbuhan dan diferensial leukosit Ayam Broiler. Parameter utama yang diamati adalah bobot tubuh ayam dan nilai diferensial leukosit Ayam Broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Hasil pengamatan dan pengamatan yang diperoleh dibandingkan dengan pustaka yang telah ada sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vaksin gumboro dengan level yang berbeda tidak berpengaruh pada pertumbuhan Ayam Broiler, namun pemberian vaksin mampu memperbaiki profil diferensial leukosit Ayam Broiler dibandingkan dengan tidak diberi vaksin. Pertumbuhan ayam broiler tertinggi terdapat pada kelompok perlakuan dengan pemberian vaksin yang dilarutkan dalam 200 cc akuades yaitu dengan rata-rata 1.394 gram pada usia 4 minggu. Presentase jumlah monosit tertinggi terdapat pada perlakuan pemberian vaksin yang dilarutkan dalam 150cc akuades yaitu sebesar 6,31%. Presentase jumlah limfosit tertinggi terdapat pada perlakuan pemberian vaksin yang dilarutkan dalam 350cc akuades yaitu sebesar 49,31%. Sedangkan presentase jumlah neutrofil tertinggi terdapat pada perlakuan pemberian vaksin yang dilarutkan dalam 150cc akuades yaitu sebesar 44,13%.The aim of this research is to know the was to determine the effect of giving different levels of Gumboro Vaccine on the growth and differential leukocytes of Broiler Chickens and determine the optimal level of Gumboro Vaccine to increase the growth of Broiler Chickens. The method used is a completely randomized experimental design (CRD). The independent variable in this study is the level of Gumboro Vaccine that will be given at each treatment, while the dependent variable is the growth and differential leukocyte of Broiler Chicken. The main parameters observed were chicken’s weight and Broiler Chicken leukocyte differentials. The data obtained were analyzed by Analysis of Variance Analysis (ANOVA) to test differences in existing treatments. The results of observations are compared with pre-existing literature. The results showed that the measurement of gumboro vaccine with different levels did not significantly affect to the growth but the measurement of vaccines can improve the profile of broiler chicken’s differential leukocytes compared with not given vaccines. While the vaccine level which shows the highest average chicken weight is the treatment of vaccines dissolved in 200cc aquades which have avarage 1394 grams in the age of 4 weeks. The highest percentage of monocytes in the treatment of vaccines dissolved in 150cc distilled water is 6.31%. The highest percentage of lymphocytes is in the treatment of vaccines dissolved in 350cc distilled water that is equal to 49.31%. While the highest percentage of neutrophils is in the treatment of vaccines dissolved in 150cc distilled water that is equal to 44.13%.
2364626804F1C012086FENOMENA SENI GRAFFITI DI KOTA PURWOKERTO
SEBAGAI KOMUNIKASI SIMBOLIK DALAM MENGEKSPRESIKAN DIRI
Graffiti merupakan salah satu bentuk seni visual, yang bisa berupa gambar, tulisan, maupun perpaduan gambar dan tulisan. Para penggiat seni graffiti terus berkembang di berbagai daerah, termasuk Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang bentuk/wujud simbol-simbol komunikasi yang tertuang melalui karya graffiti di Purwokerto dan untuk mengetahui gambaran tentang pesan-pesan yang disampaikan penggiat seni graffiti di Purwokerto melalui karyanya.
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sasaran penelitian adalah anggota dan pengurus Bawor Street Art yang didukung informan dari warga masyarakat. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive. Validitas data menggunakan triangulasi model sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa graffiti yang dibuat oleh penggiat seni graffiti di Purwokerto memuat simbol-simbol komunikasi. Bentuk/wujud simbol-simbol komunikasi yang tertuang melalui karya graffiti di Purwokerto berupa tulisan (font), gambar, dan perpaduan tulisan dengan gambar yang disertai dengan permainan warna tertentu, tema tertentu, dan sebagainya. Sebagian graffiti berisi gambar atau tulisan yang relatif dengan mudah dapat diketahui atau dimengerti oleh setiap orang. Sementara sebagian yang lain berbentuk simbol, yang membutuhkan pemikiran dan penafsiran tertentu agar dapat memahaminya. Graffiti yang dibuat oleh penggiat seni graffiti di Purwokerto berisi pesan-pesan tertentu, yang diungkapkan tersirat (implisit) maupun tersurat (eksplisit). Pesan-pesan yang disampaikan penggiat seni graffiti di Purwokerto melalui karya graffiti dapat dikategorikan sebagai berikut: a. Graffiti yang berbentuk font untuk menunjukkan eksistensi diri, b. Graffiti yang berbentuk character dua dimensi, berupa graffiti yang memuat ciri khas dari eksistensi diri pelaku, dan memuat kenangan tertentu, c. Graffiti yang yang berisikan pesan dan ajakan tertentu, yaitu: graffiti tentang isu aktual yang disertai dukungan dan ajakan, graffiti tentang kepedulian sosial, graffiti yang memuat dukungan moral bagi orang yang sedang mengalami permasalahan dan kesulitan hidup.
Saran yang diajukan adalah: Pengurus maupun anggota Bawor Street Art agar meningkatkan kuantitas maupun kualitas karyanya, Pemerintah Kabupaten Banyumas perlu memberikan ruang lebih luas bagi aktivitas seni graffiti guna memfasilitasi minat dan bakat warga masyarakat di bidang seni graffiti serta mereduksi dan mencegah perilaku vandalisme, Penggiat seni graffiti di Purwokerto agar bisa menjalin kerjasama dalam berkarya, tidak saling bersaing dengan cara-cara yang tidak sehat, dan terus berupaya untuk mencegah perilaku vandalisme.
Graffiti is a form of visual art, which can be in the form of images, writing, or a combination of images and writing. Graffiti art activists continue to grow in various regions, including Purwokerto. The purpose of this study is to find a picture of the forms of communication symbols as expressed through the work of graffiti in Purwokerto and to find a picture of the messages conveyed by graffiti art activists in Purwokerto through his work.
This research uses the constructivist paradigm. The research method used is qualitative. The research targets were Bawor Street Art members and administrators who were supported by informants from community members. The data collection method uses in-depth interviews and observation. Determination of informants using purposive techniques. Data validity uses source model triangulation. Data analysis techniques using interactive model analysis.
The results showed that graffiti created by graffiti art activists in Purwokerto contained communication symbols. The forms of communication symbols are expressed through graffiti works in Purwokerto in the form of writing (fonts), images, and the combination of writing with images accompanied by certain color games, certain themes, and so on. Some graffiti contains images or writings that are relatively easily known or understood by everyone. While some others are in the form of symbols, which require certain thoughts and interpretations in order to understand them. Graffiti created by graffiti art activists in Purwokerto contains certain messages, which are expressed implicitly or explicitly. The messages conveyed by graffiti art activists in Purwokerto through graffiti can be categorized as follows: a. Graffiti in the form of a font to show self-existence, b. Graffiti in the form of two-dimensional characters, in the form of graffiti that contains the characteristics of the existence of the perpetrator, and contains certain memories, c. Graffiti which contains certain messages and invitations, namely: graffiti about actual issues accompanied by support and solicitation, graffiti about social care, graffiti which contains moral support for people who are experiencing problems and difficulties in life.
Suggestions proposed are: Management and members of Bawor Street Art to improve the quantity and quality of his work, The Banyumas Regency Government needs to provide more space for graffiti art activities in order to facilitate the interests and talents of the community members in the field of graffiti art and reduce and prevent vandalism, Graffiti art activists in Purwokerto so that they can collaborate in their work, not compete with each other in unhealthy ways, and continue to strive to prevent vandalism.
2364728626C1C016026FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DARI PERSPEKTIF THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (Studi Empiris di Kantor SAMSAT Kota Cirebon)Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kepada wajib pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Kota Cirebon. Penelitian ini mengambil judul: “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor dari Perspektif Theory of Planned Behavior (Studi Empiris di Kantor SAMSAT Kota Cirebon)”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa (1) Pengaruh behavioral belief terhadap sikap, (2) Pengaruh normative belief terhadap norma subjektif, (3) Pengaruh control belief terhadap kontrol perilaku yang dipersepsikan, (4) Pengaruh sikap terhadap niat wajib pajak untuk patuh, (5) Pengaruh norma subjektif terhadap niat wajib pajak untuk patuh, (6) Pengaruh kontrol perilaku yang dipersepsikan terhadap niat wajib pajak untuk patuh, (7) Pengaruh niat wajib pajak untuk patuh memediasi sikap, norma subjektif dan kontrol perilaku yang dipersepsikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.
Populasi dalam penelitian ini adalah 133.324 wajib pajak kendaraan bermotor roda dua yang terdaftar di SAMSAT Kota Cirebon pada tahun 2019. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 165 responden. Accidental sampling method digunakan dalam penentuan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis
Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program AMOS 22.0.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Behavioral belief berpengaruh signifikan terhadap sikap, (2) Normative belief berpengaruh signifikan terhadap norma subjektif, (3) Control belief berpengaruh signifikan terhadap kontrol perilaku yang dipersepsikan, (4) Sikap berpengaruh signifikan terhadap niat untuk patuh, (5) Norma subjektif tidak berpengaruh signifikan terhadap niat untuk patuh, (6) Kontrol perilaku yang dipersepsikan berpengaruh signifikan terhadap niat untuk patuh, (7) Niat untuk patuh memediasi pengaruh sikap, norma subjektif dan kontrol perilaku yang dipersepsikan yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.
This research is a quantitative research on vehicle taxpayer in SAMSAT Cirebon Office (One Roof System Cirebon Office). This research with title: “Factors which Affecting Compliance of Vehicle Taxpayer Based on Theory of Planned Behavior Perspective (Empirical Study in SAMSAT Cirebon Office)”.
The aims of this research are to analyze (1) The effect of behavioral belief toward attitude, (2) The effect of normative belief toward subjective norm (3) The effect of control belief toward perceived behavioral control (4) The effect of attitude on taxpayer's intention toward compliance, (5) The effect of subjective norm on taxpayer's intention toward compliance, (6) The effect of perceived behavioral control on taxpayer's intention toward compliance, (7) The effect of taxpayer's intention toward compliance on mediate attitude, subjective norm and perceived behavioral control toward vehicle taxpayer compliance.
The population of this research are 133.324 motor vehicle taxpayer which are registered at SAMSAT Cirebon office in 2019. Total of responden in this study are 165 respondens. Accidental sampling method is used to determine the respondents. Data was analized using Structural Equation Modelling (SEM) with AMOS 22.0 programme.
The result of this research indicate that: (1) Behavioral belief has a significant effect toward attitude, (2) Normative belief has a significant effect toward subjective norm, (3) Control belief has a significant effect toward perceived behavior control (4) Attitude has a significant effect toward taxpayer's intention toward compliance, (5) Subjective norms has a non significant effect toward taxpayer's intention toward compliance, (6) Perceived behavior control has a significant effect on taxpayer's intention toward compliance, (7) Taxpayer's intention toward compilance on mediate attitude, subjective norm and perceived behavioral control has a significant effect toward vehicle taxpayer compliance.
2364826802I1I017011EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PEMULIHAN BALITA GIZI KURANG
DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KROYA I KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PEMULIHAN BALITA GIZI KURANG
DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KROYA I KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP

Nur Azizah, Endo Dardjito, Dika Betaditya


Latar Belakang : Indonesia masih menghadapi masalah gizi. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi balita gizi kurang 13,8 %. Untuk mengatasi kekurangan gizi pada balita, perlu diselenggarakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi. PMT P sasarannya adalah balita gizi kurang dari keluarga miskin, dengan hari makan anak (HMA) 60 hari berupa susu dengan kandungan energi 350-400 Kkal dan Protein 10-15 gram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas PMT P balita gizi kurang diwilayah kerja UPTD Puskesmas Kroya I Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap.
Metodologi : Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pretest Posttest, secara kuantitatif untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah pemberian PMT. Jumlah sampel untuk penelitian ini sejumlah 16 sampel, dengan cara Total sampling, yaitu seluruh balita gizi kurang BB/U yang mendapat PMT, terdiri dari 62,5 % laki-laki dan 37,5 % perempuan. Penelitian ini dilakukan selama 60 hari, dengan pemantauan BB balita setiap minggunya, terdapat peningkatan berat badan 0,8 Kg pada laki-laki setelah pemberian PMT dan 0,7 Kg pada perempuan. Dengan nilai z score sebelum PMT P -3,3 menjadi -3,1 pada 30 hari pemberian dan -2,8 setelah 60 hari pemberian. Perubahan status gizi sebelum PMT P yaitu 87,5 % gizi buruk dan 12,5 % gizi kurang menjadi 56,25 % gizi buruk, 31,25 % gizi kurang dan 12,5 % gizi baik. Rata-rata konsumsi PMT P balita selama 60 hari adalah 77 %, artinya asupan energinya adalah 353,66 KKal dan 11 gram protein, dan ini sudah sesuai dengan standar pemberian PMT P oleh Kemenkes, 2014. Data status gizi ditentukan oleh nilai z score berdasarkan BB/U untuk mengetahui perbedaan status gizi BB/U sebelum dan sesudah PMT P dengan menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil Penelitian :Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan BB, dan terdapat perbedaan status gizi BB/U sebelum dan sesudah pemberian PMT P.
Kesimpulan : PMT P selama 60 hari efektif meningkatkan status gizi.
EFFECTIVENESS OF ADDITIONAL FOOD (PMT) RECOVERY OF NUTRITIONAL UNDER FIVE YEAR
IN LESS IN WORKING AREA UPTD PUSKESMAS KROYA I KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP

Nur Azizah, Endo Dardjito, Dika Betaditya

Background: Indonesia still faces nutritional problems. Based on 2018 Riskesdas, the prevalence of underfive malnutrition was 13.8%. To overcome nutritional deficiencies in infants, it is necessary to organize Supplementary Feeding (PMT) which aims to improve nutritional status. PMT P is the target of under-fives nutrition from poor families, with a 60-day-old children's meal (HMA) in the form of milk with an energy content of 350-400 Kcal and 10-15 gram protein. The purpose of this study was to determine the effectiveness of PMT P underfive malnutrition in the work area of the UPTD Puskesmas Kroya I, Kroya District, Cilacap Regency
Methodology: This study uses a Quasi Experimental design with a One Group Pretest Posttest research design, quantitatively to test differences before and after PMT administration. The number of samples for this study were 16 samples, by means of total sampling, namely all underweight malnourished children under five who received PMT, consisted of 62.5% men and 37.5% women. This research was carried out for 60 days, with monitoring of toddlers BB every week, there was an increase in body weight of 0.8 kg in men after giving PMT and 0.7 kg in women. With the z score before PMT P -3.3 to -3.1 at 30 days of administration and -2.8 after 60 days of administration. Changes in nutritional status before PMT P, namely 87.5% malnutrition and 12.5% malnutrition to 56.25% malnutrition, 31.25% malnutrition and 12.5% good nutrition. Under five year consumption shows that 77%. The total energy intake of children under five per day when consuming 353.66 KKal and 11 grams of protein, according to Ministry of Health standards, 2014. Nutritional status data is determined by the z score based on weight / U to determine differences in status BB / U nutrition before and after PMT P using Wilcoxon test.

Results: The results showed that there was an increase in BW, and there were differences in the nutritional status of BB / U before and after PMT P.
Conclusion: PMT Recovery for 60 days effectively improves nutritional status.
2364926679G1I014014PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN UNDER BASKET SHOOT SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BATURRADENPENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN UNDER BASKET SHOOT SISWA SMP NEGERI 1 BATURRADEN

Fadhil Yudha Ibrahim1), Ngadiman2), Didik Rilastiyo Budi3)
Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Universitas Jenderal Soedirman
Email: fadhilyudha14@gmail.com

ABSTRAK
Latar Belakang: Pembelajaran bola basket kelas VIII SMP Negeri 1 Baturraden pada tes keterampilan shooting menggunakan tes under basket shoot, untuk mencapai tujuan pembelajaran dapat menggunakan media pembelajaran karena dapat membuat suasana pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan, media audio visual adalah media yang paling baik dari pada media yang lain karena merupakan campuran dari unsur gambar, suara, cahaya, dan gerak.
Metodelogi: Pembelajaran menggunakan media audio visual menggunakan video dari Imam Turmudzi (2015), instrumen penelitian under basket shoot menggunakan tes kemampuan memasukan bola dari bawah ring yang merupakan modifikasi dari Johnson Basketball Battery, dengan memasukan bola kedalam ring sebanyak-banyaknya, dengan dipentulkan papan atau dengan cara langsung selama 1 menit.
Hasil Penelitian: Terdapat pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran menggunakan media audio visual terhadap keterampilan under basket shoot dengan nilai t-tabel 13,400 lebih besar dari t-tabel 2,052 dan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Media audio visual memberikan pengaruh dengan kenaikan dari nilai pretest dengan rata-rata 5,07 menjadi 10,63 pada nilai rata-rata posttest dengan persentase kenaikan rata-rata pada nilai pretest ke nilai posttest sebesar 53%.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran menggunakan media audio visual terhadap keterampilan under basket shoot siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Baturraden.
Kata Kunci: Audio Visual, Under Basket Shoot.
THE INFLUENCE OF LEARNING USING MEDIA AUDIO VISUAL UNDER BASKETBALL SKILLS TO SHOOT STUDENTS 1 BATURRADEN STATE SCHOOLS
Fadhil Yudha Ibrahim1), Ngadiman2), Didik Rilastiyo Budi3)
Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Universitas Jenderal Soedirman
Email: fadhilyudha14@gmail.com

ABSTRACT

Research background : Learning a basketball in junior high schools class VIII 1 baturraden on the test the skill of shooting using tests under basketball shoot, to achieve the purpose of learning can use the media of learning because it can make an atmosphere of learning being fun and not boring, media audio visual media is the best of the media the others because it is a mixture of elements, picture the sound of, light, and motion.
Methodology: Learning uses the media audio and visual on video from the Imam Turmudzi ( 2015 ), instrumen research under basketball shoot using tests the ability of got the ball from under ring a modification of johnson basketball battery, by including the ball into ring as many time, with bounce in to board or by direct means for 1 minute.
Research Results: There are significant influence in learning to use media audio visual skills under basketball shoot with a value greater than t-hitung 13,400 t-tabel 2,052 and the sig.( 2-tailed ) 0,000 < 0,05. Media audio visual impact of the score with a rise in pretest with the mean 5,07 into 10,63 posttest mean for the score with the increase for the score to mean pretest 53 %. posttest score of.
Conclusion: There are significant influence audio visual learning uses the media to shoot students basketball skills under the student junior high schools class VIII Baturraden 1.
Keywords: audio visual , under basketball shoot.
2365028627E1A016066RATIO DECIDENDI HAKIM PENGADILAN NEGERI CIBINONG TERHADAP PEMBATALAN AKTA JUAL BELI HAK ATAS TANAH (studi kasus putusan pengadilan nomor 56/Pdt.G/2017/PN.Cbi)Ratio Decidendi adalah argumen atau alasan yang dipakai oleh hakim sebagai pertimbangan hukum yang menjadi dasar sebelum memutus perkara, yang mana dalam praktik pertimbangan yuridis penting ini dibuktikan. Hakim akan menarik fakta-fakta dalam persidangan yang timbul dan merupakan konklusi komulatif dari keterangan pada saksi, keterangan saksi dan barang bukti. Putusan Pengadilan Nomor 56/Pdt.G/2017/PN.Cbi., penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan dokumenter serta diuraikan secara sistematis. Permasalahan yang dikaji didalam penelitian ini, mengenai Ratio Decidendi Hakim terhadap pembatalan Akta Jual Beli Nomor 327/JB/XI/1984 dan Nomor 329/JB/XI/1984 serta kekuatan pembuktian sertifikat yang lahir dari perikatan jual beli tersebut. Hasil penelitian maupun pertimbangan hakim dalam perkara aquo ini telah benar dalam mengeluarkan putusan pembatalan akte jual beli yang berimplikasi terhadap sertifikat yang lahir dari perikatan jual tersebut karena terdapatnya kesalahan didalam penerbitan sertifikat dan tidak terpenuhinya syarat sah perjanjian. Ratio Decidendi is an argument or reason worn by a judge as a legal consideration on which is based before deciding a case, which in practice this is important juridical consideration attested. The judge will withdraw the facts in the trial arising and is a commulative conclusion of the captions on witnesses, witness captions and evidence. Court Verdict Number 56/Pdt.G/2017/PN.Cbi., the study used a normative juridical approach with prespective research specifications. The study also used secondary data obtained through librarianship and documenatries as well as systematically elaborated. The problems studied in this case, are regarding the judges decidendi ration againts the cancellation of the buy deed number 327/JB/XI/1984 and number 329/JB/XI/1984, the proving power of certificates born from the purchase bond. The results of the study in this case have been correct in issuing a verdict on the canellation of the purchase certificate that implicates the certificate born from the sale bond due to the absence of errors in the issuance of the certificate and the non-fulfillment of the terms legitimate agreement.
2365128992A1D015134PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA PEMBERIAN GIBERELIN DAN PUPUK KOTORAN KAMBING Upaya mencegah tingginya presentase gugur bunga maupun buah cabai merah dapat dilakukan salah satunya dengan pemberian zat pengatur tumbuh dan pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi cabai merah pada pemberian giberelin dan pupuk kotoran kambing serta mengetahui adanya interaksi pada pemberian giberelin dan pupuk kotoran kambing dalam mengurangi kerontokan bunga dan buah tanaman cabai. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Banjarsari kulon, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas pada bulan Agustus-Desember 2019. Penelitian menggunakan percobaan factorial terdiri dari dua faktor dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama yaitu konsentrasi giberelin (GA3) terdiri dari empat taraf: G0: 0 ppm (tanpa perlakuan GA3), G1: 25 ppm, G2: 50 ppm, G3: 75 ppm. Faktor kedua terdiri dari tiga taraf: K0: 0 ton/ha (tanpa perlakuan pupuk kandang), K1: 10 ton/ha, K2: 20 ton/ha. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, panjang buah rata-rata, jumlah buah per tanaman, bobot buah per petak, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering. Hasil penelitian menunjukkan pemberian giberelin nyata menurunkan jumlah daun dan jumlah cabang produktif, pemberian giberelin tidak menunjukkan perbedaan nyata seiring dengan semakin meningkatnya konsentrasi GA3 yang diberikan. Pemberian pupuk kandang tidak memberikan pengaruh terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian giberelin 0 ppm dengan pupuk kandang 10 ton/ha merupakan interaksi terbaik dalam menghasilkan panjang buah yaitu 8,78 cm. Efforts to prevent the high percentage of falling flowers and red chilies can be done one of them by providing growth regulators and manure. This study aims to determine of growth and production of red chili to the application of gibberellins and goat manure as well as to know the interactions in the application of gibberellins and goat manure in reducing the loss of chilli flowers and fruit. The study was conducted in the rice fields of Banjarsari Kulon Village, Sumbang District, Banyumas Regency in August-December 2019. The study used a factorial experiment consisting of two factors with a Randomized Block Design (RBD). The first factor is the concentration of gibberellins (GA3) consisting of four levels: G0: 0 ppm (without GA3 treatment), G1: 25 ppm, G2: 50 ppm, G3: 75 ppm. The second factor consists of three levels: K0: 0 tons / ha (without treatment of manure), K1: 10 tons / ha, K2: 20 tons / ha. Variables observed were plant height, number of leaves, number of productive branches, average fruit length, number of fruits per plant, fruit weight per plot, fresh plant weight, dry plant weight. The results showed that the application of gibberellins significantly decreased the number of leaves and the number of productive branches, giving gibberellins showed no significant differences along with the increasing concentration of GA3 given. The application of goat manure does not affect all observed variables. Providing 0 ppm gibberellins with 10 tons / ha of manure is the best interaction in producing a fruit length of 8.78 cm.
2365226807I1D015009HUBUNGAN ASUPAN CAIRAN, PERSEN LEMAK TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS HIDRASI PADA REMAJA PUTRI DI SMKN-1 BANYUMASHUBUNGAN ASUPAN CAIRAN, PERSEN LEMAK TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS HIDRASI PADA REMAJA PUTRI DI SMKN-1 BANYUMAS
Maurizka Pitria Amrika P, Hesti Permata Sari, Hiya Alfi Rahmah

Latar Belakang : Dehidrasi terjadi karena hilangnya cairan tubuh. Sebanyak 49,5% remaja mengalami dehidrasi karena memiliki aktivitas fisik yang tidak diimbangi konsumsi cairan cukup. Remaja putri lebih rentan dehidrasi karena memiliki persen lemak tubuh lebih tinggi dibandingkan remaja putra. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan asupan cairan, persen lemak tubuh dan aktivitas fisik dengan status hidrasi pada remaja putri di SMKN-1 Banyumas.
Metodologi : Penelitian menggunakan rancangan crosssectional dengan 99 sampel. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Asupan cairan diambil dengan metode 7-Day Fluid Record, persen lemak tubuh dengan BIA, dan aktivitas fisik dengan IPAQ. Uji yang digunakan Rank Spearman.
Hasil : Sebanyak 62,6% dehidrasi ringan, persen lemak tubuh sebagian besar normal (79,8%), dan aktivitas fisik yang banyak dilakukan tergolong sedang (91,9%). Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan antara asupan cairan dan aktivitas fisik dengan status hidrasi p=0,000, namun tidak terdapat hubungan antara persen lemak tubuh dengan status hidrasi p=0,902.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara asupan cairan dan aktivitas fisik dengan status hidrasi. Tidak terdapat hubungan antara persen lemak tubuh dengan status hidrasi.
Kata Kunci : Asupan cairan, persen lemak tubuh, aktivitas fisik, status hidrasi, remaja.
RELATIONSHIP OF FLUID INTAKE, PERCENT BODY FAT AND PHYSICAL ACTIVITY WITH HYDRATION STATUS OF ADOLESCENT GIRLS IN SMKN-1 BANYUMAS
Maurizka Pitria Amrika P, Hesti Permata Sari, Hiya Alfi Rahmah

Background: Dehydration occurs due to the loss of body fluids. As much as 49.5% of teenagers are dehydrated because they had high physical activity without having adequate fluid consumption. Girls are more susceptible to dehydration because they have higher body fat than boy. Research aims at knowing the relationship total fluid intake, percent body fat and physical activity with hydration status of adolescent girls in the SMKN-1 Banyumas.
Methodology: Research used a crosssectional design with 99 samples. Sampling techniques used with purposive sampling. Fluid intake is was taken with a 7-Day Fluid Record method, percent body fat with BIA, and physical activity with IPAQ. The analysis used Rank Spearman.
Results: As much as 62.6% mild dehydration, percent of body fat mostly normal (79,8%), and physical activity was mostly as moderate (91,9%). Based on bivariate analysis, there was a relationship between fluid intake and physical activity with hydration status p =0,000, but no relationship between the percent of body fat and the hydration status p=0,902.
Conclusion: There was a significant relationship between fluid intake and physical activity with hydration status, and there was no relationship between percent of body fat and hydration status.
Keywords: fluid intake, percent body fat, physical activity, hydration status, adolescent
2365326808B1A015011KEKAYAAN SPESIES DAN HUBUNGAN KEKERABATAN IKAN HIAS FAMILIA POMACENTRIDAE DI PANTAI UJUNG GENTENG DAN TAMAN MANALUSU, JAWA BARATPomacentridae memiliki persebaran yang luas di wilayah perairan Indonesia. Penelitian mengenai kekayaan spesies Pomacentridae telah dilakukan di beberapa wilayah perairan Indonesia, hasil menunjukan bahwa Pomacentridae memiliki kelimpahan yang tinggi. Namun, belum terdapat data mengenai kekayaan spesies dan hubungan kekerabatan Pomacentridae di pantai selatan Jawa Barat khususnya Pantai Ujung Genteng dan Taman Manalusu yang merupakan central perdagangan ikan hias.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekayaan spesies dan hubungan kekerabatan ikan hias familia Pomacentridae di Pantai Ujung Genteng dan Pantai Taman Manalusu, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel judgment sampling. Variabel yang diamati yaitu kekayaan spesies dan hubungan kekerabatan ikan hias familia Pomacentridae. Parameter yang diamati yaitu jumlah spesies dan jumlah individu per spesies serta indeks konsistensi (CI) dan indeks retensi (RI) dari kladogram yang dihasilkan.
Berdasarkan hasil identifikasi dan determinasi, diperoleh 40 individu ikan hias familia Pomacentridae yang terbagi kedalam 10 spesies berbeda yaitu Abudefduf notatus, A.vaigiensis, A.sexfaciatus, Amblyglyphidodon indicus, Chromis opercularis, Chrysiptera unimaculata, C.brownriggii, Dascyllus trimaculatus, Neoglyphidodon bonang, dan Plectroglyphidodon lacrymatus. Jumlah individu tiap spesies bervariasi dengan kisaran antara 1 sampai 14. Hasil analisis kladistik familia Pomacentridae memiliki nilai indeks konsistensi (CI)= 0,6000 dan nilai indeks retensi (RI)= 0,4737. Familia Pomacentridae monofiletik bila dibandingankan dengan Chaetodon collare sebagai outgroup. Hasil analisis menunjukan bahwa kladogram membentuk dua sub clade. sub clade pertama terdapat A.indicus sebagai basal species, selanjutnya P.lacrymatus dan N.bonang saling berkerabat dekat dan berdivergensi setelah D.trimaculatus, serta A.notatus dan A.sexfaciatus yang berkerabat dekat dan berdivergensi setelah A.vaigiensis. Sub clade kedua merupakan basal group dan terdapat C.brownriggii yang berkerabat dekat dengan C.unimaculata dan berdivergensi setelah C.opercularis.
Pomacentridae has a wide distribution in Indonesia waters. Research on species richness of Pomacentridae have been carried out in some areas in Indonesia. Some research shows that Pomacentridae have a high abundance. However, there are no data about species richness and relationships of Pomacentridae in the southern coast of West Java in particular of Ujung Genteng and Taman Manalusu Beach which are among central of marine ornamental fish trade. This research aims to know species richness the kinship Pomacentridae ornamental fish in Ujung Genteng and Taman Manalusu Beach, West Java. This research used survey method with judgment sampling technique. The variables measured were species richness and the relationships of familia Pomacentridae. The parameters measured were the number of species and number of individuals per species and the kinship between the familia of Pomacentridae. The parameters measured were the consistency index (CI) and retention index (RI) of the resulting phylogenetic tree.
Based on the result of identification and determination, a total of 40 Pomacentride individuals was obtained, which were divided into 10 different species that were Abudefduf notatus, A.vaigiensis, A.sexfaciatus, Amblyglyphidodon indicus, Chromis opercularis, Chrysiptera unimaculata, C.brownriggii, Dascyllus trimaculatus, Neoglyphidodon bonang, and Plectroglyphidodon lacrymatus. The result of the cladistics analysis of familia Pomacentridae showed that the tree had consistency index value (CI) of 0.6000 and 0.4737 retention index value (RI). Familia Pomacentridae formed a monophyletic group when they are compared with Chaetodon collare as outgroup. The pomacentridae clade was divided into two sub clades. The fisrt sub clade consisted A.indicus as a basal species, then N.bonang and P.lacrymatus have a closed kinship and diverged after D.trimaculatus, and then A.notatus and A.sexfaciatus have a close kinship and diverged after A.vaigiensis. The second sub clade was refered as to basal group and within this sub calde C.brownriggii have a closely related to C.unimaculata and diverged after C.opercularis
2365426813H1D013053PENGARUH GRADASI PASIR PELAPIS AGREGAT RINGAN DARI PELLET SAMPAH PLASTIK TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETONPengaruh penggunaan dua gradasi pasir sungai Cimangkok dalam pelapisan agregat ringan buatan dari pellet sampah plastik jenis polypropylene (PP). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ukuran butiran pasir sebagai bahan pelapis permukaan agregat dari sampah plastik jenis PP yang telah dibentuk pellet terhadap kuat tekan dan tarik beton. Ukuran butir pasir yang digunakan dalam pelapisan agregat adalah pasir dengan gradasi lolos saringan No.12 tertahan saringan No.30 dan lolos saringan No.30 tertahan saringan No.200. Untuk agregat halus pembentuk campuran beton menggunakan pasir Merapi, sedangkan bahan pengikatnya menggunakan semen Portland jenis Portland Composite Cement (PCC) dengan Faktor Air Semen (FAS) sebesar 0,3. Hasil pengujian karakteristik fisik agregat ringan yang dibuat menunjukkan bahwa agreagat ringan yang dihasilkan pada setiap variasi memenuhi spesifikasi yang disyaratkan SNI 03-2461-2014 kecuali pada gradasi agregat. Kuat tekan pada tiap variasi Pellet Tertahan Sungai (PTS) dan Pellet Lolos Sungai (PLS) pada umur 28 hari sebesar 18,24 MPa dan 15,43 MPa. Kuat tarik belah pada tiap variasi PTS dan PLS sebesar 5,37 MPa dan 3,79 MPa. Dari hasil tersebut menunjukkan semakin kasar gradasi pasir yang digunakan pada pelapisan agregat ringan dari pellet sampah plastik jenis polypropylene (PP) memberikan pengaruh terhadap sifat mekanik beton yang semakin baik.

The effect of using two gradations of Cimangkok river sand to coat polypropylene (PP) plastic waste aggregate coating made from polypropylene (PP) plastic waste. This study aims to determine the characteristics of sand-coated aggregates and to know the gradation of coating sand that gives the best effect on the mechanical properties of concrete. Variation of sand used in aggregate coating is Cimangkok river sand with gradation of passing mesh no.12 retained mesh no.30 and passed mesh no.30 retained mesh no.200. Using fine aggregate of merapi sand with PCC cement with water-cement ratio 0,3. The testing results of aggregate characteristics shown that the produced aggregates in each variation compliance the SNI 03-2461-2014 requirements except the aggregate gradation. Compressive strength in each variation PTS and PLS at the age of 28 days concrete are 18.24 MPa and 15.43 MPa. Tensile strength at each variation PTS and PLS are 5.37 MPa and 3.79 MPa. These results indicate the more grainy gradation of the sand that used as polypropylene (PP) plastic aggregate coating has a better effect on the mechanical properties of concrete.

2365528628C1C016103PENGARUH PERSEPSI ATAS PP NOMOR 23 TAHUN 2018, PEMAHAMAN PERPAJAKAN, KESADARAN PAJAK, PERAN ACCOUNT REPRESENTATIVE TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DI KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi atas PP No. 23 Tahun 2018, pemahaman perpajakan, kesadaran pajak, peran Account Representative terhadap kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu pelaku UMKM yang bergerak disektor perdagangan, hotel dan restoran dan memiliki omzet ≤ Rp 4.800.000.000,00. Sampel penelitian yang diperoleh berjumlah 100 responden. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda pada aplikasi SPSS v23 for windows.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran pajak dan peran Account Representative berpengaruh positif terhadap kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Kabupaten Banyumas, namun persepsi atas PP No. 23 Tahun 2018 dan pemahaman perpajakan tidak berpengaruh positif terhadap kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Kabupaten Banyumas.
This study is aimed to determine the effect of perception on Government Regulation 23 of 2018, understanding of taxation, tax awareness, the role of account representative towards the compliance of MSME Taxpayers in Banyumas Regency. The used sampling technique was purposive sampling with sample criteria MSMEs which engaged in the trade, hotel and restaurant sector and had a turnover of ≤ Rp 4.800.000.000,00. The obtained research sample amounted to 100 respondents. The method of data collection is done by a questionnaire and The used data analysis is Multiple Regression Analysis on the application of SPSS v23 for windows.

The result of this study indicates that tax awareness and the role of account representative have a positive effect on compliance of MSME Taxpayers in Banyumas Regency, but the perception on Government Regulation 23 of 2018 and understanding of taxation doesn’t have a positive effect on the compliance of MSME taxpayers in Banyumas Regency.
2365626816B1A015018KEKAYAAN SPESIES REPTIL SUBORDO LACERTILIA DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN, GRENDENG, PURWOKERTOReptilia merupakan kelompok hewan yang memiliki tubuh tertutup sisik terkeratinisasi. Salah satu anggota Classis Reptilia adalah Subordo Lacertilia atau kelompok kadal. Data mengenai kekayaan spesies anggota Lacertilia di Banyumas, khususnya di kawasan kampus Universitas Jenderal Soedirman, masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kekayaan spesies Lacertilia dan hubungan kekerabatan spesies Lacertilia di kawasan kampus Universitas Jenderal Soedirman, Grendeng, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode suvei dari bulan Januari sampai Juli 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan Visual Encounter Survey (VES) di tiga lokasi berbeda pada pagi (08.00-11.00) dan malam hari (20.00-23.00). Data yang didapat dianalisis secara deskriptif dan karakter morfologi dianalisis dengan metode UPGMA menggunakan sofware NTSYS-pc 2.02i. Hasil penelitian menemukan 10 spesies reptil subordo Lacertilia dari 4 familia (Agamidae, Gekkonidae, Lacertidae, Scinecidae) dengan total individu sebanyak 289 individu di area kampus Grendeng, Universitas Jenderal Soedirman. Analisis matriks kemiripan spesies Lacertilia di kampus Grendeng menunjukkan nilai kemiripan 0,5000 – 0,9259. Analisis Cluster berdasarkan banyaknya persamaan karakter morfologi menunjukkan bahwa hubungan kekerabatan spesies Lacertilia di kampus Grendeng membentuk dua kelompok besar.

Reptilia is a group of animal that has skin covered with keratinized scales. Lizard belongs to suborder Lacertilia, order Squamata, Classis Reptilia. The data of Lacertilia species richness in Banyumas, especially in the campus area of the Jenderal Soedirman Uniersity, is still limited. The aims of this research were to know the species richness and relationship of Lacertilia species in the campus area of the Jenderal Soedirman University, Grendeng, Purwokerto. Research was conducted using survey method from January to July 2019. The sampling of Lacertilia species was done by Visual Encounter Survey (VES) sampling technique at three different locations in the morning (08.00-11.00 am) and night (20.00-23.00 pm). Data was analyzed descriptively and morphological data was analyzed with UPGMA method using the program NTSYS-pc 2.02. Total 289 individuals of 10 species Lacertilia from 4 families (Agamidae, Gekkonidae, Lacertidae, Scinecidae) were faound in Grendeng campus area of Jenderal Soedirman University. The analysis results of a matrix similarity of species showed that the similarity coefficient was ranged from 0,5000 to 0,9259. Clustering result showed that relationship based on morphological character similarities among Lacertilia species was classified into 2 groups.

2365726810I1E015005EFEK MINUMAN BERBASIS BASA PADA TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET SEPAKBOLA FIKES SPORT CLUBAbstrak
EFEK MINUMAN BERBASIS BASA PADA TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET SEPAKBOLA FIKES SPORT CLUB
Arif Fauzan1)
Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Universitas Jenderal Soedirman,
Purwokerto, Indonesia
Latar Belakang : Sepakbola merupakan olahraga intensitas tinggi dalam waktu yang lama. Konsumsi minuman berbasis basa sebelum,sesaat dan sesudah latihan sepakbola sangat diperlukan untuk menjaga tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek minuman berbasis basa pada tingkat kebugaran jasmani atlet sepakbola.
Metodologi : Penelitian experimental dengan pretest dan posttest control group design. Kedua kelompok diambil nilai pretest dan posttest dengan instrumen yo-yo intermittent recovery test level 1 untuk mengetahui kemampuan VO2Max serta denyut nadi pemulihan. Subjek penelitian ini adalah atlet sepakbola Fikes Sport Club sebanyak 28 orang.
Hasil Penelitian : (1) Terdapat efek yang signifikan setelah diberikan minuman berbasis basa pada tingkat kebugaran jasmani dilihat dari hasil VO2Max pada kelompok eksperimen dengan nilai p=0,001. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian air minum berbasis basa dengan air minum biasa terhadap tingkat kebugaran dengan nilai p=0,001. (3) Tidak terdapat perbedaan efek antara pemberian air minum berbasis basa dengan air minum biasa terhadap denyut nadi pemulihan atlet sepakbola dengan nilai signifikansi denyut nadi pemulihan sesaat p=0,460, setengah menit p=0,722, satu menit p=0,496, dua menit p=0,942 dan tiga menit p=0,887.
Kesimpulan : Terdapat efek minuman berbasis basa pada tingkat kebugaran jasmani atlet sepakbola dan tidak berefek pada denyut nadi pemulihan.
Kata kunci : Sepakbola, kebugaran jasmani, air minum basa, VO2Max, denyut nadi pemulihan
EFFECT OF ALKALINE WATER ON PHYSICAL FITNESS IN FOOTBALL PLAYER FIKES SPORT CLUB
Arif Fauzan1), Moh Nanang Himawan Kusuma2), Didik Rilastiyo Budi3)
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Background : Football is the one of sport with high intensity level in a long time. Consuming alkaline water on football player before and after exercise is necessary to maintain physical fitness. The purpose of this research is to find out the effect of alkaline water on physical fitness in football player Fikes sport club.
Method : Experimental research with pretest and posttest control group design. Both groups do pretest and posttest with yo-yo intermittent recovery test level 1 to find out VO2Max level and recovery heart rate. The subject of this research is 28 football player of Fikes sport club.
Result : (1) There is an effect on physical fitness after consume alkaline water seen from VO2Max level obtained p=0,001. (2) There is a difference on physical fitness between groups after consume alkaline water and ordinary water were p=0,001. (3) there is no differece on recovery heart rate between groups after consume alkaline water and ordinary water when a moment p=0,460, half a minute p=0,722, one minute p=0,496, two minute p=0,942 and 3 minute p=0,887.
Conclusion : There is an effect after consume alkaline water on the physical fitness level of football player and hasn’t effect on the recovery heart rate.

Keyword : Football, physical fitness, alkaline water, VO2Max, recovery heart rate.
2365826809I1E015041HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN, KEKUATAN OTOT LENGAN, DAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS
SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI
SMA NEGERI 5 PURWOKERTO
Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari hubungan koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, dan kekuatan otot perut dengan kemampuan servis atas bola voli.

Metodologi: penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran, jumlah sampel sebanyak 20 siswa menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian koordinasi mata tangan menggunakan lempar tangkap bola tenis ke dinding, kekuatan otot lengan dengan push up dan kekuatan otot perut dengan sit up, tes servis menggunakan American Association for Health, Physical Education, and Recreation (AAHPER) volleyball skill test. Data dianalisis menggunakan uji statistik korelasi pearson product moment, uji korelasi ganda, uji regresi linear sederhana, uji regresi linear berganda, serta sumbangan efektif dan sumbangan relatif.

Hasil Penelitian: ada hubungan koordinasi mata tangan dengan kemampuan servis atas nilai p = 0,00, r = 0,767, dan SE = 29,3%, ada hubungan kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas nilai p = 0,00, r = 0,792, dan SE = 27,7%, ada hubungan kekuatan otot perut dengan kemampuan servis atas nilai p = 0,00, r = 0,788, dan SE = 25,8%, ada hubungan koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, dan kekuatan otot perut dengan kemampuan servis atas nilai p = 0,00 dan r = 0,910 serta nilai koefisien determinasi ketiga variabel bebas Rsquare = 0,828 artinya kontribusi simultan sebesar 82,8%.

Kesimpulan: Ada hubungan antara koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, dan kekuatan otot perut dengan kemampuan servis atas bola voli.

Kata Kunci: koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, dan servis atas bola voli.
Research Background: This research is aimed to figure out how much the
influence of the correlation of eye-hand coordination, arm muscle strength, and
abdominal muscle strength with volleyball overhand serve ability.

Methodology: This research is correlational research with data are collected by
using tests and measurements. Meanwhile, in this research, the researchers used
total sampling technique from 20 students. The research instrument of eye-hand
coordination is by tennis ball throwing to the wall, arm muscle strength is by push
up, and abdominal muscle strength is by sit up. In addition, the test of volleyball
overhand serve ability is conducted by using the AAHPER volleyball skill test. Moreover, data were analized the statistical tests by using pearson
product-moment correlation, multiple correlations, simple linear regression, multiple linear regression, effective and relative contributions.

Result of research: There is a correlation between eye-hand coordination and
overhand serve ability with a value of p = 0,00, r = 0,767, and SE = 29,3%, there
is a correlation between arm muscle strength and overhand serve ability with a
value of p = 0,00, r = 0,837, and SE = 27,7%, there is a correlation between
abdominal muscle strength and overhand serve ability with a value of p = 0,00, r =
0, 786, and SE = 25,8%, there is a correlation of eye-hand coordination, arm
muscle strength, and abdominal muscle strength with volleyball overhand serve
ability with a value of p = 0,00 and r = 0,896. Moreover, the coefficient of
determination of the three independent variables is Rsquare = 0,828, which means
that the simultaneous contribution generated is 82,8%.

Conclusion: there is a correlation of eye-hand coordination, arm muscle strength, and abdominal muscle strength with volleyball overhand serve ability.

Keywords: eye-hand coordination, arm muscle strength, abdominal muscle
strength, and volleyball overhand serve.
2365926819F2A015029PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, INTEGRITAS
KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU
TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR
DI KECAMATAN PURWAREJA KLAMPOK
KABUPATEN BANJARNEGARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kepemimpinan kepala sekolah, integritas kepala sekolah, dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD di Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melalukan korelasi Kendall Tau-c dan Korkondansi Kendall W dan regregresi ordinal antar variabel. Sasaran penelitian adalah kepala sekolah dan guru di Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling, dengan responden sejumlah 79 orang. Teknik pengumpulan data dilakuknan dengan penyebaran kuisioner dengan skala likert, dan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan construct validity dan reliabilitas data dilakukan menggunakan program komputer pengolahan data statistik, yaitu SPSS versi 20.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis Korelasi Kendall Tau-c antara kepemimpinan kepala sekolah (X1) dengan kinerja guru (Y) adalah sebesar 0,919. dengan nilai approx sig. lebih kecil dari 0,05 yakni (0,000 < 0,05). Dengan demikian terdapat pengaruh antara Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru. Adapun hasil analisis Korelasi Kendall Tau-c Integritas Kepala Sekolah (X2) dengan Kinerja Guru (Y) adalah sebesar 0,873 dengan menunjukkan arah yang positif. Sehingga dapat diketahui korelasi yang kuat antara integritas kepala sekolah terhadap kinerja, dengan arah positif. Selain itu didapat Koefisien Korelasi Kendall Tau-c adalah nilai approx sig. di bawah 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian korelasi antara Integritas Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru sebesar 0,873 adalah sangat signifikan. Dengan demikian terdapat pengaruh antara Integritas Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara.
Hasil analisis Korelasi Kendall Tau-c motivasi kerja guru dengan kinerja guru adalah sebesar 0,944 dengan menunjukkan arah yang positif. Nilai koefisien approx sig. yang di dapat adalah di bawah 0,05 yakni 0,000 (0,000 < 0,05). Hasil model regresi ordinal adalah signifikan, yang ditunjukkan dengan sig. 0,000 ≤ α (0,05). Sehingga pada uji regresi ordinal pada penelitian ini terdapat pengaruh antara motivasi guru terhadap kinerja guru. Sedangkan berdasarkan test statistik Konkordansi Kendall W dapat diketahui bahwa koefisien Konkordansi Kendall W antara Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1), Integritas Kepala Sekola (X2), dan Motivasi Guru (X3) dengan Kinerja Guru (Y) adalah sebesar 0,775. Nilai Koefisien Konkordansi Kendall W menunjukkan ada korelasi yang kuat antara kepemimpinan kepala sekolah, integritas kepala sekolah, motivasi kerja guru dengan kinerja guru. Dengan demikian terdapat pengaruh antara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Integritas Kepala Sekolah, dan Motivasi Kerja Guru terahadap Kinerja Guru di Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara.

Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Integritas Kepala Sekolah, Motivasi Kerja Guru, dan Kinerja Guru
This study aims to determine the effect of school principal leadership, school principal integrity, and teacher work motivation on elementary school teacher performance in Purwareja Klampok District, Banjarnegara Regency. This study is a quantitative study by means of the Kendall Tau-c correlation and Kendall W Coordination and the ordinal regression between variables. The research targets were school principals and teachers in Purwareja Klampok District, Banjarnegara Regency. This study uses a simple random sampling technique, with 79 respondents. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires on a Likert scale, and by observation, interviews, and documentation. Data validity is done by construct validity and data reliability is done using a statistical data processing computer program, namely SPSS version 20.
The results showed that the results of the Kendall Tau-c Correlation analysis between the principal's leadership (X1) and the teacher's performance (Y) were 0.919. with a value of approx sig. smaller than 0.05 i.e. (0,000 <0.05). Thus there is an influence between the Principal's Leadership on Teacher Performance. The results of the Kendall Tau-c Correlation analysis of Principal Integrity (X2) with Teacher Performance (Y) amounted to 0.873 by showing a positive direction. So that it can be seen a strong correlation between the integrity of principals on performance, with a positive direction. In addition, the Kendall Tau-c Correlation Coefficient is approx. Sig. under 0.05 (0,000 <0.05). Thus the correlation between Principal Integrity and Teacher Performance of 0.873 is very significant. Thus there is an influence between the Integrity of the Principal on Teacher Performance in Purwareja Klampok District, Banjarnegara Regency.
The results of the Kendall Tau-c Correlation analysis of teacher work motivation and teacher performance are 0.944 showing a positive direction. The coefficient value is approx sig. which is below 0.05, i.e. 0,000 (0,000 <0.05). The results of the ordinal regression model are significant, as indicated by sig. 0,000 ≤ α (0.05). So that the ordinal regression test in this study there is an influence between teacher motivation on teacher performance. While based on Kendall W's concordance statistical test, it can be seen that the Kendall W's concordance coefficient between Principal Leadership (X1), School Principal Integrity (X2), and Teacher Motivation (X3) and Teacher Performance (Y) is 0.775. Kendall W's Concordance Coefficient Value shows there is a strong correlation between the principal's leadership, the principal's integrity, the teacher's work motivation and the teacher's performance. Thus there is an influence between the Principal's Leadership, Principal Integrity, and Teacher's Work Motivation on Teacher Performance in Purwareja Klampok District, Banjarnegara Regency.
Keywords: Principal Leadership, Principal Integrity, Teacher Work Motivation, and Teacher Performance
2366026820B1A015096KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BAWAH PADA BERBAGAI UMUR TEGAKAN JATI (Tectona grandis L.) DI KPH BANYUMAS TIMURSalah satu unit pengelolaan Perhutani yang mengembangkan hutan jati adalah Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyumas Timur. Hutan jati yang dikelola KPH Banyumas Timur terdiri dari berbagai kelompok umur. Umur tegakan berkaitan dengan tutupan tajuk dari pohon di sekitar tumbuhan bawah dan berpengaruh terhadap keanekaragaman tumbuhan bawahnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman dan kemerataan jenis tumbuhan bawah pada berbagai umur tegakan Jati (Tectona grandis L.) di KPH Banyumas Timur. Penelitian dilakukan di Hutan Jati BKPH Kebasen, KPH Banyumas Timur, dengan tiga kelompok umur tegakan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada berbagai umur tegakan jati di KPH Banyumas Timur terdapat 34 jenis tumbuhan bawah dari 17 famili. Mimosa pudica (L.) dan Curcuma longa (Linn.) merupakan jenis tumbuhan bawah yang tumbuh pada ketiga lokasi penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa keanekeragaman tumbuhan bawah pada berbagai umur tegakan jati di KPH Banyumas Timur yaitu semakin tua umur tegakan jati maka semakin menurun keanekaragaman jenis tumbuhan bawahnya. Kemerataan jenis tumbuhan bawah pada berbagai umur tegakan jati di KPH Banyumas Timur merata.One of the management units of Perhutani that develops teak forests is the Forest Management Unit (KPH) of East Banyumas. Teak forests managed by the KPH of East Banyumas consist of various age groups. Age of stands is related to canopy cover of trees around undergrowth and affects the diversity of the undergrowth. The purpose of this study is to determine the diversity and evenness of the types of undergrowth in various ages of stands of Teak (Tectona grandis L.) in KPH of East Banyumas. The study was conducted at the BKPH Kebasen’s Teak Forest, KPH of East Banyumas, with three different standing age groups. The results showed that at various ages of teak stands in KPH of East Banyumas there were 34 species of undergrowth from 17 families. Mimosa pudica (L.) and Curcuma longa (Linn.) are the species of undergrowth that grow in all three research locations. Based on the research that has been done, it can be concluded that the diversity of undergrowth at various ages of Teak (Tectona grandis L.) in KPH of East Banyumas, the older the age of the teak stand, the lower the diversity of undergrowth. Evenness of the undergrowth species at various ages of the stands of Teak (Tectona grandis L.) in KPH of East Banyumas is evenly distributed, so there is no dominant species.