Artikelilmiahs
Menampilkan 21.761-21.780 dari 50.182 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 21761 | 24555 | G1A015090 | EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL SELEDRI (Apium graveolens L.) BERBAGAI DOSIS TERHADAP KADAR C-REACTIVE PROTEIN TIKUS PUTIH (Sprague dawley) MODEL CHRONIC KIDNEY DISEASE | Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) adalah penyakit kerusakan ginjal secara struktural maupun fungsional yang berlangsung selama ≥ 3 bulan. Patomekanisme CKD melibatkan stress oksidatif dan proses inflamasi kronik yang dapat ditandai dengan peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP). Ekstrak etanol seledri (Apium graveolens L.) mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi mencegah kerusakan pada ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian seledri (Apium graveolens L.) dalam mencegah peningkatan kadar CRP tikus putih (Sprague dawley) model CKD. Desain Penelitian: Metode penelitian adalah eksperimental dengan post test only with control group design. Dua puluh lima ekor tikus dibagi kedalam 5 kelompok yaitu kelompok A sebagai kontrol sehat, kelompok B sebagai kontrol sakit, kelompok C (250 mg/kgBB), kelompok D (500 mg/kgBB), dan kelompok E (1000 mg/kgBB). Pada hari ke 15 setelah pemberian ekstrak, kelompok B, C, D, E dibedah dan dibuat model CKD. Pemberian ekstrak dilanjutkan hingga hari ke 29. Kadar CRP diukur menggunakan Rat HS-CRP Elisa ELISA Kit. Hasil: Rerata kadar CRP kelompok A=307,14±40,51; B=346,63±34,89; C=212,72±52,81; D=311,23±117,75; E=313,99±92,54. Rerata kadar CRP terendah didapatkan pada kelompok C dan rerata tertinggi pada kelompok B. Hasil uji Kruskal-Wallis rerata kadar CRP menunjukkan nilai p=0,051 (p>0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol seledri (Apium graveolens L.) berpotensi untuk mencegah peningkatan kadar CRP tikus model CKD. | Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is define as abnormalities of kidney structure or function that present for ≥ 3 months. The pathomechanism of CKD involving oxidative stress and chronic inflammatory process that can be marked by elevated of C-Reactive Protein (CRP) levels. Ethanol extract of celery (Apium graveolens L.) contains active substances that has antioxidant and anti-inflammatory effect so it can prevent the elevation of CRP levels. Objective: The aim of this study was to analyze the effect of ethanol extract of celery in preventing the elevation of CRP levels in CKD rats model (Sprague dawley). Method: This study was an experimental study with post test only control group design. Twenty five male rats were used and divided into 5 groups. Group A as healthy control, group B as unhealthy control, group C (250 mg/kgBW of celery extract), group D (500 mg/kgBW of celery extract), and group E (1000 mg/kgBW of celery extract). On the 15th day after administration of the extract, group B, C, D, and E were dissected and made CKD models. Administration of the extract and aquades was continued until day 29. CRP levels was measured with Rat HS-CRP ELISA Kit. Result: The mean of CRP on group A=307,14±40,51; B=346,63±34,89; C=212,72±52,81; D=311,23±117,75; E=313,99±92,54. The lowest mean of CRP level is found on Group C and the highest CRP level is found on Group B. Kruskal-Wallis test showed p value= 0,051 (p>0,05). Conclusion: Ethanol extract of celery has a potential effect to prevent elevation of CRP levels. | |
| 21762 | 24526 | E1A114053 | TINJAUAN YURIDIS KEWENANGAN MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 16/PUU-XVI/2018 (ANALISIS PEMBATALAN PASAL 122 HURUF L UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2014 TENTANG MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH) | Pasca disepakatinya perubahan kedua UU MD3, khususnya pasal 122 huruf l menjadi pasal yang cukup kontroversial. Dengan disahkannya perubahan tersebut DPR dianggap sebagai lembaga yang sangat anti-kritik, otoriter, serta dianggap telah membawa kembali nuansa orde baru di masa reformasi ini. Sebagai konsekuensi yuridis atas berlakunya judicial review, Pasal 122 huruf l dan dua pasal kontroversial lainnya diajukan untuk di uji di MK. MK telah menetapkan dalam amar putusannya mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian. Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimanakah kewenangan MKD sebelum dan sesudah putusan, bagaimanakah dasar pertimbangan hukum hakim dalam putusan MK khususnya pembatalan Pasal 122 huruf l dan bagaimana kewenangan MKD yang ideal pada masa yang akan datang dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan historis. Sementara itu, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang selanjutnya dianalisis dengan metode analisis normatif kualitatif. Adapun penyajian data dalam penelitian ini adalah preskriptif dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis, logis, dan rasional. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perubahan akan kewenangan MKD. Dalam pertimbangan putusan MK, MK mendasarkan kepada pertimbangan hukum positif dan diluar hukum positif. Hal tersebut menimbulkan gagasan untuk menjadikan MKD diluar alat kelengkapan DPR agar terwujudnya kewenangan yang ideal dan dengan mengisi jabatan struktural dan fungsionalnya oleh orang-orang diluar anggota DPR, agar terwujudnya MKD yang independen. | After the agreement on the second amendment to the MD3 Act, specifically, article 122 letter l became a fairly controversial article. With the ratification of the amendment, the House of Representatives was regarded as a very anti-criticism, authoritarian and considered to have brought back the nuances of the “new order” during this reform period. As a juridical consequence of the enactment of judicial review, Article 122 letter l and two other controversial articles were submitted for testing at the Constitutional Court. The Constitutional Court has determined in its decision to grant the request of the applicants in part. The problems to be discussed are how the Board of Honor Court authority before and after the verdict, how is the legal basis for judges in the Constitutional Court's decision specifically the cancellation of Article 122 letter l and how the ideal Board of Honor Court authority in the future in the Republic of Indonesia's constitutional system. This study uses a normative juridical research method, with a legal approach and a historical approach. Meanwhile, the data used in this study is secondary data by collecting data through library studies which are then analyzed by qualitative normative analysis methods. The presentation of data in this study is prescriptive in the form of a description that is arranged systematically, logically, and rationally. Based on the results of the study it was found that there was a change in the authority of Board of Honor Court. In considering the Constitutional Court's decision, the Constitutional Court based on positive legal considerations and outside positive law. This gave rise to the idea of making Board of Honor Court outside the DPR's equipment in order to realize the ideal authority and by filling in its structural and functional positions by people outside the DPR's members, in order to realize an independent Board of Honor Court. | |
| 21763 | 24527 | A1C014054 | STRUKTUR DAN KINERJA PASAR KOMODITAS SELADA DAUN ASAL KECAMATAN KARANGREJA, KABUPATEN PURBALINGGA | Pemasaran menjadi kendala setiap tahun, meliputi sasaran pemasaran yang tidak pasti, saluran pemasaran yang panjang, ketidakstabilan harga, dan marjin pemasaran yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan perlu dilakukan analisis struktur dan kinerja pasar. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui bentuk saluran pemasaran komoditas selada daun asal Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga; 2) mengetahui stuktur pasar komoditas selada daun asal Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga pada tingkat petani dan masing-masing tingkat pedagang perantara; 3) menganalisis kinerja pasar melalui indikator efisiensi operasional yang meliputi margin pemasaran, farmer’s share, share biaya dan share keuntungan, rasio keuntungan terhadap biaya, serta nilai efisiensi pemasaran komoditas selada daun asal Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penelitian dilakukan pada 6 Mei 2018 sampai dengan 6 Juni 2018 di Desa Serang dan Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode snowball sampling, diperoleh jumlah petani sebanyak 30 orang, pedagang pengumpul desa sebanyak 9 orang, pedagang pengumpul luar desa sebanyak 10 orang, dan pedagang pengecer sebanyak 7 orang. Analisis data secara kualitatif dilakukan melalui saluran pemasaran dan hambatan keluar masuk pasar. Analisis kuantitatif dilakukan melalui pangsa pasar dan konsentrasi pasar (CR4) untuk mengetahui struktur pasar, serta pendekatan marjin pemasaran, farmer’s share, share biaya dan keuntungan, rasio keuntungan terhadap biaya, serta nilai efisiensi pemasaran untuk mengetahui kinerja pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran yang terbentuk ada 3 saluran. Struktur pasar pada tingkat petani merupakan persaingan sempurna, sedangkan pada tingkat pedagang adalah oligopoli ketat. Kinerja pasar selada daun asal Kecamatan Karangreja berdasarkan nilai marjin pemasaran dan farmer’s share menunjukkan saluran I sampai III memiliki kinerja yang kurang baik karena termasuk saluran pemasaran yang tidak efisien, sedangkan berdasarkan share keuntungan dan share biaya, R/C ratio, serta nilai efisiensi pemasarannya menunjukkan saluran I sampai III memiliki kinerja yang baik karena termasuk saluran pemasaran yang efisien, maka dapat disimpulkan bahwa saluran I sampai III memiliki kinerja yang baik. | Marketing is a problem every year, including uncertain marketing goals, long marketing channels, price instability, and a fairly high marketing margin. This causes to be analyzed market structure and performance. The purpose of this research is 1) find out the form of marketing channels for green leaf lettuce from Karangreja Subdistrict, Purbalingga Regency; 2) knowing the market structure of green leaf lettuce from Karangreja District, Purbalingga Regency at the farm level and each level of intermediary traders; 3) analyzing market performance with operational efficiency including marketing margins, farmer’s share, share cost and profit, profit to cost ratio, and marketing efficiency of green leaf lettuce commodities from Karangreja District, Purbalingga Regency. The research method used is the survey. The research was conducted on 6 Mei 2018 to 6 June 2018 in Serang and Kutabawa Villages, Karangreja District, Purbalingga Regency. Sampling was done by snowball sampling method so that there are 30 people of farmers, 9 people of collectors, 10 people of wholesalers, and 7 people of retailers. Qualitative data analysis is carried out through marketing channels and barriers to market entry. Quantitative analysis is carried out through market share and market concentration (CR4) to determine market structure, as well as approaches to marketing margins, farmer's share, and marketing efficiency to determine market performance. The results showed that the marketing channels formed were 3 channels. The market structure at the farm level is perfect competition, while at the merchant level is a strict oligopoly. The market performance of leaf lettuce from Karangreja District based on marketing margin value and farmer's share shows channels I to III have poor performance because it includes inefficient marketing channels, while based on profit share and share costs, R / C ratio, and marketing efficiency values show channels I to III have good performance because it includes an efficient marketing channel, it can be concluded that channels I to III have good performance. | |
| 21764 | 24528 | H1K014020 | KERAGAMAN GENETIK RUMPUT LAUT Gracilaria spp., DI PANTAI SAYANG HEULANG, NUSAKAMBANGAN DAN KONDANG MERAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA (RAPD) | Rumput laut Gracilaria spp., memiliki karakter mofologis yang beragam dan terkadang memiliki karakter morfologis yang hampir sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan kekerabatan rumput laut di pantai Sayang Heulang, Nusakambangan, dan Kondang Merak dengan metode RAPD. Isolasi dilakukan dengan metode CTAB, amplifikasi dengan primer OPA 2, analisis kuantitas dan kualitas DNA mengunakan nanodrop spektofotometri, dan analisis data molekuler menggunakan program MEGA 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa primer OPA–2 yang digunakan menghasilkan pita polimorfik dengan polimirfisme 100% (12 dari 12). Pita polimorfik dan analisa disimilaritas yang dihasilkan menunjukkan tingginya tingkat keanekaragaman spesies baik dari morfologi maupun molekuler. Jarak genetik yang diperoleh paling dekat berkisar 0,200 pada spesies G. crassa (SH 5) – G. blodgetti (SH6), G. coropifolia (KM 1) – G. confervoides (SH7) dan G. coronopfolia (KM1) – G. gigas (NK1) serta terjauh sebesar 0,667 oleh pasangan G. verrucossa (NK3) – G crassa (SH5). Fenogram yang dihasilkan menunjukan dua klaster utama dengan satu klaster mayor dan satu klaster minor. | Gracilaria spp., has a diverse character in morphology, some while has the same character. This study aims to discover genetic diversity and cluster analysis in Gracilaria spp., from Sayang Heulang beach, Nusakambangan beach, and Kondang Merak beach using RAPD markers. RAPD analysis consisted of CTAB method isolation, amplification using OPA 2 primer, quaty andquantity DNA analysis with nanodrop specophotometry, and molecular analysis data with MEGA 7 program. OPA 2 primer shown DNA band that has 100% (12 out of 12) polymorphic percentage. Polymorphic band and dissimilarity analysis generated the high level of species diversity from both morphology and molecular. Genetic dissimilarity analysis shown the lowest value were 0.200 on G. crassa (SH 5) – G. blodgetti (SH6), G. coropifolia (KM 1) – G. confervoides (SH7) and G. coronopfolia (KM1) – G. gigas (NK1) while the highest value occurred were 0.667 on G. verrucossa (NK3) – G crassa (SH5). The fenorgram result indicated two cluster with one major and one minor cluster. | |
| 21765 | 24529 | I1F017022 | Pengaruh Family Round terhadap Skor Kecemasan Keluarga Pasien dengan PJK di Ruang ICU RSUD Cilacap | Latar Belakang : Penyakit jantung koroner (PJK) sering membutuhkan perawatan kritis di ICU yang dapat menyebabkan kecemasan bagi pasien dan keluarga. Kecemasan ini harus segera diatasi dan family round diujicobakan untuk menurunkan kecemasan. Metodologi : Desain penelitian yang digunakan yaitu quasy experimental pre test-post test with control group design dengan menggunakan purposive sampling terhadap 32 responden yang diuji menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil Penelitian : Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor kecemasan pre test dan post test pada kelompok intervensi (p <0,001) dan kelompok kontrol (p <0,001). Terdapat perbedaan penurunan skor kecemasan yang bemakna antara kelompok intervensi dan kontrol (p <0,001). Kesimpulan : Family round menurunkan skor kecemasan keluarga pasien PJK | Background: Coronary heart disease (CHD) often requires critical care in the ICU which can cause anxiety for patients and families. This anxiety must be overcome immediately and family round tested to reduce anxiety. Methodology: The research design used was quasy experimental pre test-post test with control group design using purposive sampling on 32 respondents who were tested using paired t-test and independent t-test. Results: There were significant differences between the anxiety scores pre test and post test in the intervention group (p< 0.001) and the control group (p<0.001). There was a difference in the decrease in meaningful anxiety scores between the intervention and control groups (p< 0.001). Conclusion: Family round decreases anxiety score in CHD patients family | |
| 21766 | 26141 | F1C015017 | Perilaku Komunikasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman dalam Memberikan Informasi Kesehatan melalui Aplikasi Electronic Health Alo Dokter | Era teknologi baru membawa dampak yang signifikan di dalam kemajuan teknologi berbasis komputer dan online untuk memenuhi kebutuhan manusia salah satunya di bidang kesehatan. Teknologi Informasi dan Komunikasi di dalam dunia kesehatan membawa potensi yang besar penggunaan teknologi pada dunia kesehatan berkaitan dengan akses yang cepat dan muncul aplikasi Alo Dokter. Aplikasi Electronic Health Alo Dokter mencoba masuk di dalam kebutuhan informasi kesehatan yang dialami oleh pengguna yaitu mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman sebagai media untuk mencari solusi mengenai masalah kesehatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai keterbukaan diri pengguna kepada aplikasi Electronic Health Alo Dokter yang menimbulkan perilaku komunikasi mengenai kepercayaan kepada sebuah aplikasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan di dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu analisis data Miles and Huberman. Teori yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu teori Self Disclosure menggunakan konsep Computer Mediated Communication. Hasil Penelitian yang di dapatkan melalui data primer dan data sekunder di lapangan peneliti menemukan bahwa informasi kesehatan merupakan privasi yang diketahui oleh diri sendiri namun ada perbedaan 2 kepribadian informan di dalam penelitian ini yaitu introvert dan ekstrovert yang mempengaruhi cara individu untuk menyatakan informasi mengenai kesehatan diri kepada orang lain atau media tertentu. Kepercayaan pengguna terhadap dokter online memang belum diberikan sepenuhnya mengingat aplikasi ini merupakan sebuah sistem yang berjalan membutuhkan internet hal-hal yang tidak diingikan bisa saja terjadi informan membatasi diri dengan fitur anonim dan apabila informasi yang diberikan merupakan hal yang ringan mereka tidak menggunakan fitur anonim dan apabila informasi itu bocor mereka justru berfikir hal tersebut dapat membantu orang lain yang melihat chat dengan dokter online tersebut. Kata Kunci : Alo Dokter, Electronic Health, Self Disclosure, Fitur Anonim. | The era of new technology has carried out a significant impact over the improvement of computer-based technology and online to comply the human needs as in the health sector. Information and Communication Technology in scope of health brings a great potential for the use of technology in term of health regarding with fast access and the emergence of Alo Dokter's applications. Alo Dokter's Electronic Health application tries to contribute in the health information needs experienced by users which they are the college student of Communication Science Department in Univerisity of Jendral Soedirman as a media to discover solutions to users' health problems. This study aimed at finding out the user's self-disclosure to the Electronic Health Alo Dokter application raising communication behavior regarding trust in an application. The method of this study used descriptive qualitative. The informants in this study were selected by using the purposive sampling method. Whereupon, the data collection in this study took in-depth interviews, observations, and documentation. Then data analysis utilized in this study was data analysis of Miles and Huberman while the theory applied in this research was the Self-Disclosure theory using the concept of Computer Mediated Communication. The results obtaining through the primary and secondary data in sphere disclosed that the health information was self-known privacy but there were two differences in term of the personality of the informants in this study which were introverts and extroverts influencing the way individual expressed the information about their health to other people or certain media. The users' trust toward doctors online have not been fully given yet considering that this application is a system internet-run. Thus, undesirable things can happen. Hereby, the informants limit themselves to anonymous features and if the information provided is light they do not use anonymous features. However if the information leaked they actually thought it could help other people knowing the chat with the online doctor. | |
| 21767 | 25862 | J1D015023 | KRITIK SOSIAL PADA KUMPULAN CERPEN MATA YANG ENAK DIPANDANG KARYA AHMAD TOHARI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) | Penelitian ini berjudul “Kritik Sosial pada Kumpulan Cerpen Mata yang Enak Dipandang Karya Ahmad Tohari (Kajian Sosiologi Sastra)”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis masalah sosial dan wujud kritik sosial pada kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Data pada penelitian ini berupa penggalan cerpen dari lima belas cerpen dalam Kumpulan Cerpen Mata yang Enak Dipandang Karya Ahmad Tohari yang mengandung sarana pengungkap masalah sosial dan kritik sosial. Peneleitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif analisis, penyediaan data penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat adapun analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Dari hasil analisis, jenis masalah sosial yang ditemukan adalah masalah sosial ekonomi, politik, agama, moral, rumah tangga, dan kebiasaan. Masalah sosial ekonomi merupakan masalah sosial yang dominan pada kumpulan cerpen ini. Adapun wujud kritik sosial yang ditemukan adalah kritik pada seseorang yang suka menindas orang yang lemah, kritik pada pemerintah yang programnya kurang berhasil, kritik pada orang tua yang tidak menghargai pilihan anak, kritik pada masyarakat yang mencari jalan pintas agar perekonomiannya meningkat, kritik pada masyarakat yang suka menyindir orang tahlilan, kritik pada masyarakat yang kurang peduli pada tetangganya, dan kritik pada istri yang mempermainkan perasaan suaminya. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA KD. 3.8. Pembelajaran dapat dilaksanakan dengan memperhatikan tiga aspek yaitu afektif, kognitif, dan psikomotorik. Selain itu, hasil penelitian ini dapat diimplikasikan kepada pemerintah berupa evaluasi dan saran kebijakan kepada masyarakat serta dapat diimplikasikan kepada peneliti selanjutnya. | This research entitled Social Criticism on Short Story Collection Mata Yang Enak Dipandang by Ahmad Tohari (Study of Sociology of Literature). This study described the types of social problems and the forms of social criticism in the short story collection Mata Yang Enak Dipandang by Ahmad Tohari. From the results of the analysis, the types of social problems found were socio-economic, political, religious, moral, household and habitual problems. Socio-economic is the dominant Social problem is dominant in this short story collection. The form of social criticism found is criticism to people who like to oppress the weak, to government whose programs are less successful, to parents who do not respect their children's choices, to public who are looking for shortcuts to increase their economy, to public who likes to insinuate people who hold 'tahlilan', to people who care less about their neighbors, and to wives for playing with their husbands' feelings. Finally, from results of the research can be implement on Indonesian language learning eleven class senior high scholl KD 3.8. Learning can pay atention three aspect is cognitive, afective, and psychomotor. Then, from results of the research can be implement for the goverment to critics and suggestion policy to society. after that can iimplement for next researcher. | |
| 21768 | 24525 | D1E014131 | Pengaruh Jumlah Pemberian Pakan Terhadap IOFC Usaha Ternak Sapi Perah Pada Masa Laktasi Berbeda Di Kabupaten Wonosobo | Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pemberian pakan pada tiap masa laktasi yang berbeda, mengetahui income over feed cost usaha peternak sapi perah dan mengetahui pengaruh jumlah pemberian pakan terhadap IOFC pada masa laktasi yang berbeda usaha peternak sapi perah rakyat di Kabupaten Wonosobo.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey terhadap peternak sapi perah.Sebanyak 106 ternak sapi perah laktasi menjadi sampel.Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis Income over feed cost, dan analisis Regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pemberian pakan rata-rata di Kabupaten Wonosobo sebanyak 6.066,37 kg/ekor/laktasi dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 10.897.360,00/ekor/laktasi.Income over feed cost di Kabupaten Wonosobo rata-rata sebesar Rp 12.821.646,00/ekor/laktasi.Hasil analisis data dengan menggunakan uji Regresi menunjukkan bahwa pemberian pakan berpengaruh terhadap IOFC (P<0,05) dengan koefisien regresi -1,573 dan masa laktasi tidak berpengaruh terhadap IOFC (P>0,05). | The purpose of this study was to determine the amount of feeding in each different lactation period, find out the income over feed cost of dairy farmers and find out the effect of the amount of feed on IOFC during different lactation efforts of smallholder dairy farmers in Wonosobo Regency. used is a survey method for dairy farmers. A total of 106 lactating dairy cows are sampled. The analysis used is descriptive analysis, analysis of Income over feed cost, and Regression analysis. The results showed that the total feed average in Wonosobo District was 6.066 , 37 kg / head / lactation with costs incurred in the amount of Rp. 10.897.360,00 / head / lactation. The outcome of over feed cost in Wonosobo Regency is an average of Rp. 12.821.646,00 / head / lactation. Results of data analysis using Regression test shows that feeding has an effect on IOFC (P <0.05) with regression coefficient -1,573 and period lactation has no effect on IOFC (P> 0.05). | |
| 21769 | 25860 | G1B015005 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENGENDALIAN KONTROL INFEKSI PADA MAHASISWA PROFESI DOKTER GIGI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN (RSGM UNSOED) | Kepatuhan pengendalian infeksi silang adalah tindakan mengikuti aturan atau mengikuti standar yang telah ditetapkan dalam upaya pengendalian infeksi silang yang dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya pengetahuan seseorang tentang kontrol infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pengendalian kontrol infeksi pada mahasiswa profesi dokter gigi di RSGM Unsoed. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Survei dilakukan dengan membagikan kuesioner pengetahuan kontrol infeksi dan pengisian checklist kepatuhan kontrol infeksi sebagai metode pengumpulan data yang dilakukan pada 64 responden mahasiswa profesi dokter gigi. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan cukup tinggi (46,90%) sedangkan tingkat kepatuhan tinggi (60,93%). Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan kontrol infeksi mahasiswa (p<0,05). Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pengendalian kontrol infeksi pada mahasiswa profesi dokter gigi di RSGM Unsoed. | Compliance of cross-infection control is the act of following regulations or established standards as an effort to prevent cross- infection which is affected by several factors related to one's knowledge of infection control. The purpose of this study was to study the relationship between the level of knowledge and compliance towards infection control of dental professional study program students at RSGM Unsoed. The research method was cross-sectional. The survey was conducted by infection control knowledge questionnaire filling by respondents and observation of compliance of infection control using checklist by observer on 64 respondents of dental professional study program students. Data were analyzed using the chi square test and contingency coefficients to determine the relationships between the level of knowledge and compliance towards infection control. The results showed that the majority of students had high level of knowledge (46.90%) and high level of compliance (60.93%). There was a significant relationship between the level of knowledge with compliance towards infection control(p <0.05). The conclusion of this study is there was a relationship between the level of knowledge with compliance towards infection control at dental professional study program students at RSGM Unsoed. | |
| 21770 | 24532 | D1E014129 | PENGARUH PENAMBAHAN BUNGKIL KEDELAI TERPROTEKSI TERHADAP TOTAL SOLID DAN BERAT JENIS SUSU SAPI Friesian Holstein FASE LAKTASI AWAL | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bungkil kedelai terproteksi terhadap total solid dan berat jenis susu sapi Friesian Holstein (FH) fase laktasi awal. Sepuluh ekor sapi perah FH awal laktasi di bagi menjadi 2 kelompok sehingga setiap kelompok tediri dari 5 ekor, yaitu kelompok kontrol dan perlakuan. Pakan yang diberikan adalah hijauan dan konsentrat. Kelompok kontrol diberi konsentrat tanpa penambahan bungkil kedelai terproteksi, sedangkan kelompok perlakuan diberi pakan konsentrat dengan penambahan bungkil kedelai terproteksi sebanyak 60 g/ℓ produksi susu. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji independent sampel T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total solid kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) dibandingkan kelompok kontrol, sedangkan berat jenis antara kelompok kontrol dan perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Disimpulkan bahwa penambahan bungkil kedelai terproteksi pada sapi perah laktasi awal menurunkan nilai berat jenis dan meningkatkan kadar total solid susu. | This study was conducted to determine the effect of supplementation protected soybean meal to total solid and density of early lactation dairy cows. Ten early lactation Friesian Holstein cows were divided into two groups. Five animals were used as a control group and another groups as treatment object. The feed is forages and concentrates. The control group getting just concentrates, while the treatment group getting concentrate with protected soybean meal as much as 60 g/ℓ milk production. The data obtained were analyzed using T-test analysis. Result showed total solid content between control and tretment group were significant (P<0,05), while density content control and tretment group were not significant (P>0,05). The conclusion is supplementation protected soybean meal of early lactation dairy cows decrease density content, and increase total solid content. | |
| 21771 | 26001 | D1A015223 | DAYA TAHAN PANAS DAN PRODUKSI SUSU SEGAR DI KECAMATAN SUMBANG DAN BATURRADEN | Produksi susu sapi perah merupakan hasil resultan dari faktor genetik dan lingkungan, kemampuan adaptasi terhadap lingkungan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap produktivitas sapi perah. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 17 Maret 2019 sampai dengan 26 Mei 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan adaptasi sapi perah FH terhadap lingkungan dan pengaruhnya terhadap produksi susu. Metodologi penelitian ini adalah survei dengan 30 responden yang berada di Kecamatan Sumbang dan Baturraden. Parameter yang diukur adalah daya tahan panas yang diukur berdasarkan HTC Benezra dan Rhoad dan produksi susu sapi perah. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata HTC menggunakan koefisien Benezra dan Rhoad masing-masing sebesar 2,12 dan 95,4 pada Kecamatan Sumbang dan 2,15 dan 95,78 pada Kecamatan Baturraden, sedangkan rata – rata produksi susu dari kedua kecamatan tersebut masing-masing sebesar 14,3 dan 11,9 liter. Tidak terdapat perbedaan yang nyata pada produksi susu dari kedua kelompok yang diuji (P>0,05) dan tidak ada perbedaan yang signifikan pada daya tahan panas berdasarkan HTC Benezra (P>0,05) ataupun HTC Rhoad (P>0,05). Hubungan antara daya tahan panas dengan produksi susu dapat diformulasikan sebagai berikut Y= -3,7917x + 21,671 (Benezra) dan Y= -0,0749x + 20,713 (Rhoad) dengan nilai korelasi masing-masing 0,008 dan 0,002. | Dairy milk production is the resultant result of genetic and environmental factors, the ability of adaptation to the environment can contribute significantly to the productivity of dairy cows. This research was conducted on March 17, 2019 until May 26, 2019. The purpose of this study was to determine the adaptability of FH dairy cows to the environment and their effects on milk production. The methodology of this research is a survey with 30 respondents in Sumbang and Baturraden Districts. The parameters measured were heat resistance measured by HTC Benezra and Rhoad and milk production of dairy cows. The results showed that the average value of HTC uses the Benezra and Rhoad coefficients of 2.12 and 95.4 in Sumbang District and 2.15 and 95.78 in Baturraden Subdistrict, respectively, while the average milk production from both districts 14.3 and 11.9 liters respectively. There were no significant differences in milk production from the two groups tested (P> 0.05) and there were no significant differences in heat resistance based on HTC Benezra (P> 0.05) or HTC Rhoad (P> 0.05) . The relationship between heat resistance and milk production can be formulated as follows Y = -3.7917x + 21.671 (Benezra) and Y = -0.0749x + 20.713 (Rhoad) with correlation values of 0.008 and 0.002, respectively. | |
| 21772 | 24533 | F1K014002 | PERILAKU TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SAMAN KARYA AYU UTAMI (KAJIAN PSIKOANALISIS) | RINGKASAN Penelitian ini berjudul “Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Saman Karya Ayu Utami (Kajian Psikoanalisis)”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penokohan tokoh utama dalam novel Saman (2) Perilaku tokoh utama dalam novel Saman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis. Subjek penelitian ini adalah karya sastra berbentuk novel dengan judul “Saman” karya Ayu Utami. Penelitian ini difokuskan pada perilaku tokoh utama dengan menggunakan teori psikologi sastra B.F Skinner dan penokohan tokoh utama dalam novel Saman. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode pembacaan heuristik dan metode pembacaan hermeneutika. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut (1) Penokohan tokoh utama dalam novel Saman ada 11 macam antara lain pintar, santun, rendah hati, suka menolong, peduli, penyabar, bijaksana, toleransi, tabah, menghargai orang lain, dan pantang menyerah. Penokohan yang paling dominan adalah sikap peduli. (2) Tipe tingkah laku tokoh utama dalam novel Saman ada dua jenis yaitu tingkah laku respons (respondent behavior) dan tingkah laku operan (operant behavior). Tipe tingkah laku tokoh utama yang paling dominan ialah tipe tingkah laku respons (respondent behavior). Kata Kunci: Perilaku tokoh utama, psikoanalisis, Saman. | SUMMARY This research is entitled “The Behavior of Main Character in Saman Novel by Ayu Utami (Psychoanalysis Study)". The research aims to describe (1) Characterization of the main characters in Saman(2) The behavior of the main characters in Saman. This research is a descriptive analysis research. The subject of this research is a literary work in the form of novel entitled "Saman" by AyuUtami.This study focused on the behavior of the main character using B.F Skinner's literary psychological theory and characterization of the main characters in the Saman novel. The data were collected by using observation and note taking technique. Data analysis techniques were carried out using heuristic reading methods and hermeneutic reading methods. The results of the study showed are as follows (1) The main character in the novel has 11 kinds of charactizations, including smart, polite, humble, helpful, caring others, patient, wise, tolerant, steadfast, respecting others, and never giving up. The most dominant characterization is caring others. (2) The types of behavior of the main characters in the novel are respondent behaviorand operant behavior. The most dominant type of behavior of the main character is respondent behavior. Keywords: Behavior of the main character, psychoanalysis, Saman. | |
| 21773 | 24534 | A1L014138 | PENGARUH DOSIS PUPUK N, P, K DAN JUMLAH BUAH PER RANTING TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS JERUK SIAM PADA PEMANGKASAN CABANG SEPULUH PERSEN | Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh dosis pupuk N, P, K terhadap produksi dan kualitas buah jeruk siam dan mendapat dosis terbaik, 2) mengetahui pengaruh jumlah buah jeruk per ranting terhadap produksi dan kualitas buah jeruk siam dan mendapat jumlah buah per ranting terbaik, dan 3) mengetahui pengaruh interaksi antara dosis pemupukan dan jumlah buah per ranting terhadap produksi dan kualitas buah jeruk siam dan mendapatkan bentuk perlakuan terbaik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2017 sampai dengan Juli 2018 di lahan jeruk di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, serta dilakukan di Laboratorium Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial dari dua faktor. Faktor pertama merupakan dosis pemupukan yang terdiri atas = 0, 2, 4% terhadap bobot buah jeruk dipanen per pohon musim sebelumnya; faktor kedua adalah jumlah buah per ranting = 1, 2, 3. Ada 9 bentuk perlakuan, setiap perlakuan diulang 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis pupuk N, P, dan K 4% menghasilkan jumlah dan bobot buah dipanen tertinggi, yaitu 371 butir dan 31,95 kg. Satu buah per ranting memberikan diameter tertinggi (5,56 cm). Interaksi jumlah buah per ranting dengan dosis pupuk N, P, dan K tidak memberikan pengaruh pada semua variabel pengamatan. | This study aims to 1) determine the effect of N, P, K fertilizer dosage on the production and quality of citrus fruit and get the best dosage, 2) determine the effect of citrus fruit number per branch on citrus fruit production and quality of citrus fruit and getting the best number of fruits per branch, and 3) determine the effect of interaction between fertilizer dosage and number of fruit per branch on the production and quality of citrus fruit and get the best treatment. This research was conducted from December 2017 to July 2018 in citrus field in Kembangan Village, Bukateja District, Purbalingga Regency and in the Biochemistry Laboratory, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Jenderal Soedirman University. The research design used Factorial Randomized Complete Block Design of two factors. The first factor was a fertilizer dosage consisting of = 0, 2, 4% of the weight of citrus fruit harvested per tree from the previous season; the second factor was the number of fruits per branch = 1, 2, 3; there 9 treatments, each treatment was repeated 4 times. The results showed fertilizing dosage 4% was able to yields the hughest number and weight of fruit harvested, which is 371 grains and 31.95 kg. One fruit per branch gaves the highest diameter (5.56 cm) There was no effect of interaction between fertilization dosage and number of fruit per branch on all observation variables. | |
| 21774 | 24535 | C1C013115 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UMKM DALAM MEMPEROLEH PENDAPATAN DI KABUPATEN PURBALINGGA | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi UMKM dalam memperoleh pendapatan di Kabupaten Purbalingga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal usaha, lama usaha, tingkat pendidikan, jumlah tenagakerja, dan pemberian kredit terhadap pendapatan UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah semua UMKM di Kabupaten Purbalingga. Jumlah UMKM sampel dalam penelitian ini adalah 100 unit. Convenience method digunakan dalam penentuan UMKM sampel. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Data yang dikumpulkan diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Modal usaha, lama usaha, tingkat pendidikan, jumlah tenaga kerja, dan pemberian kredit (secara bersama-sama) berpengaruh (signifikan) terhadap pendapatan UMKM, (2) Modal usaha berpengaruh (signifikan) terhadap pendapatan UMKM, (3) Lama usaha berpengaruh (tidak signifikan) terhadap pendapatan UMKM, (4) Tingkat pendidikan berpengaruh (tidak signifikan) terhadap pendapatan UMKM, (5) Jumlah tenagakerja berpengaruh (signifikan) terhadap pendapatan UMKM, (6) Pemberian kredit berpengaruh (signifikan) terhadap pendapatan UMKM. | This study was purposed to analyze the factors that influence UMKMMSMEs in obtaining income in Purbalingga Regency. The purpose of this study was to determine the effect of business capital, length of business, level of education, number of labor, and provision of credit to MSME income. The population in this study were all MSMEs in Purbalingga Regency. The number of MSMEs in this study was 100 units. Convenience method is used in determining sample MSMEs. Data collection in this study used a questionnaire. The collected data is processed using multiple linear regression analysis. Based on the results of the study show that: (1) Business capital, length of business, level of education, number of labor, and lending (together) have an effect (significantly) on MSME income, (2) Business capital has a effect(significant) on MSME income , (3) The length of business has an effect (not significant) on the income of MSMEs, (4) The level of education has an effect (not significant) on MSME income, (5) The amount of labor influences (significantly) on MSME income, (6) Giving significant credit (significant) towards MSME income | |
| 21775 | 24549 | E1A114019 | IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN BANYUMAS | Administrasi kependudukan berada pada suatu pemerintahan yang merupakan salah satu pelaksanaan dari pelayanan publik. Administrasi kependudukan merupakan suatu rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain. Peraturan perundang-undangan mengatur peristiwa penting kependudukan secara lengkap baik dari pengertian sampai dengan denda yang bisa dikenakan atas keterlambatan melaporkan peristiwa penting kependudukan tersebut. Penerapan denda ini salah satunya dimaksudkan agar masyarakat dapat lebih tertib dan disiplin dalam melaporkan peristiwa penting kependudukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Pendekatan penelitian menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analisis. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Implementasi kebijakan pemerintah dalam pencatatan akta kelahiran di Kabupaten Banyumas secara umum dapat dikatakan masih belum sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, hal ini disebabkan masih tingginya keterlambatan dalam kepemilikan akta kelahiran dan tidak adanya proses sosialisasi secara menyeluruh antara pemerintah pusat dengan pelaksana secara langsung dalam administrasi kependudukan tersebut. Hambatan atau kendala dalam pelaksanaan pencatatan kependudukan di Kabupaten Banyumas adalah kesadaran masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan khususnya terkait dengan pembuatan akta kelahiran masih rendah. Hal ini disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat akan arti pentingnya dokumen kependudukan dan tidak mendaftar maupun mencatat peristiwa penting kependudukan sehingga kesulitan dalam verifikasi data untuk mendapatkan data yang lengkap dan akurat | Population administration is in a government which is one of the implementation of public services. Population administration is a series of structuring and regulating activities in the issuance of documents and population data through population registration, civil registration, management of population administration information and the utilization of results for public services and the development of other sectors. Legislation regulates important population events in a complete manner, from understanding up to penalties that can be imposed for delays in reporting important population events. The application of this fine is one of them so that the public can be more orderly and disciplined in reporting important population events. This study uses a normative juridical research method. The research approach uses the legislative approach method and analysis approach. The data used are primary data and secondary data. The implementation of government policy in the registration of birth certificates in Banyumas Regency in general can be said to be still not in accordance with the rules set out in Law No. 24 of 2013 concerning Population Administration, this is due to the high delay in ownership of birth certificates and the absence of a socialization process comprehensive between the central government and the implementers directly in the administration of the population. Obstacles or obstacles in the implementation of population registration in Banyumas Regency are public awareness to administer population documents, especially related to making birth certificates still low. This is due to ignorance of the community about the importance of population documents and not registering or recording important population events so that difficulties in data verification to obtain complete and accurate data. | |
| 21776 | 24556 | G1A015031 | HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN KANKER SERVIKS YANG MENJALANI KEMORADIASI DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO | Latar Belakang: Kanker serviks atau yang lebih dikenal dengan kanker leher rahim adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim dan berubah menjadi sel kanker. Sebagian besar kanker serviks terjadi pada perempuan yang berusia antara 30-50 tahun, yaitu pada puncak usia reproduktif sehingga akan menyebabkan gangguan kualitas hidup secara fisik, kejiwaan, dan kesehatan seksual. Penyakit berkepanjangan yang tak kunjung sembuh akan menyebabkan individu yang mengalami kanker serviks dapat mengalami gangguan psikologis, salah satunya kecemasan. Penderita kanker serviks memerlukan dukungan keluarga. Bentuk dukungan keluarga berupa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan materi dan dukungan informasi. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien kanker serviks yang menjalani kemoradiasi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 60 responden sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa bivariat yaitu Spearman. Hasil dan Pembahasan: hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoradiasi dengan p-value 0,000 dan r = -0,576. Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien kanker serviks yang menjalani kemoradiasi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. | Background: Cervical cancer is the growth of abnormal cells on the cervix and turn into cancer cells. The majority of cervical cancer occur in women between the ages of 30-50 years, at the peak of reproductive age so that it will cause disruption of quality of life physically, psychologically, and sexual health. Prolonged illness that does not heal will cause individuals with cervical cancer may experience psychological disorders, including anxiety. Patients with cervical cancer need family support. Form of family support is emotional support, award support, material support and information support. Objective: To find out the correlation between the family support and anxiety level of the patient with cervical cancer who undergoing chemoradiation in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Methods: This research was a analitic correlative with cross sectional desaign. The sampling use consecutive sampling technique and sample in this research is the 60 respondents while the research instrument using questionnaire. Data analysis using Spearman rank correlation test. Result and Discuss: Bivariate test results showed a correlation between family support and anxiety level in cervical cancer patients who undergoing chemoradiation with p-value 0,000 and r = -0,576. Conclusion: There is a correlation between the family support and anxiety level of the patient with cervical cancer who undergoing chemoradiation in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. | |
| 21777 | 24537 | B1J014038 | KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN MOLEKULER KULTIVAR Capsicum annuum L. DAN Capsicum frutescens L. | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi dan molekuler beberapa kultivar C. annuum dan C. frutescens, serta mengetahui hubungan kekerabatan di antara kultivar C. annuum dan C. frutescens berdasarkan karakter morfologi dan marka RAPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima kultivar C. annuum yaitu C. annuum ‘Jacko 99’, Lado F1, Lentur F1, Hai-Lux, dan Iggo, serta lima kultivar C. frutescens yaitu C. frutescens ‘Japlak’, Sret, Mahkota, Rembaka, dan Madun mempunyai karakter morfologi yang berbeda-beda. Analisis molekuler menggunakan primer OPA 01, OPA 02, OPA 10, OPB 11 dan OPB 12 menghasilkan total pola pita sebanyak 50 pita, terdiri atas 45 (90%) pita polimorfik dan lima (10%) pita monomorfik. Analisis kluster terhadap 25 karakter morfologi menghasilkan fenogram dengan jarak genetik berkisar antara 0-20%, sedangkan analisis kluster berdasarkan marka RAPD menghasilkan fenogram dengan jarak genetik berkisar antara 0-25%. Analisis kluster berdasarkan karakter morfologi sejalan dengan marka RAPD yaitu pada jarak genetik 20% C. annuum terpisah dari C. frutescens. Meskipun terdapat satu kultivar C. frutescens yaitu C. frutescens ‘Japlak’ yang mengelompok ke dalam C. annuum. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa C. annuum dan C. frutescens memiliki karakteristik yang berbeda-beda berdasarkan morfologi dan marka RAPD. Analisis hubungan kekerabatan menunjukkan bahwa C. annuum dan C. frutescens membentuk kelompok yang berbeda. | The purposes of this study were to determine the morphological and molecular characteristics of several cultivars of C. annuum and C. frutescens, and to find out genetic relationship between several cultivars of C. annuum and C. frutescens based on morphological characters and RAPD markers. The results showed that five cultivars of C. annuum namely C. annuum ‘Jacko 99’, Lado F1, Lentur F1, Hai-Lux and Iggo as well as five cultivars of C. frutescens namely C. frutescens ‘Japlak’, Sret, Mahkota, Rembaka and Madun were different based on morphological characters. Molecular analysis showed that of 50 band patterns of DNA resulting from five primers (OPA 01, OPA 02, OPA 10, OPB 11 and OPB 12 primers), 45 (90%) were polymorphic and five (10%) were monomorphic. Cluster analysis of 25 main morphological characters resulted in a phenogram with genetic variation of about 0-20%, while cluster analysis based on the RAPD markers gave rise to a phenogram with genetic variation of about 0-25%. Both clusters showed that C. annuum were separated from C. frutescens at a genetic distance of 20%, although there is one cultivar of C. frutescens, namely C. frutescens ‘Japlak’ which is grouped into C. annuum. Based on this study it can be concluded that C. annuum and C. frutescens have different characteristics based on morphology and RAPD markers. Genetic relationship showed that C. annuum and C. frutescens are grouped into different clusters. | |
| 21778 | 24538 | C1B014064 | PENGARUH EVA, ROE, EPS, DER, PBV TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Economic Value Added (EVA), Retorn On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER) dan Price to Book Value (PBV) terhadap Return Saham Syariah. Obyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam Jakarta Islamic Index (JII) periode penelitian 2015-2017. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 14 perusahaan dengan jumlah pengamatan 42 data pengamatan. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Data Panel, menunjukkan bahwa : (1) Economic Value Added (EVA) berpengaruh positif terhadap Return Saham Syariah, (2) Return On Equity (ROE) berpengaruh negatif terhadap Return Saham Syariah, (3) Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif terhadap Return Saham Syariah, (4) Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif terhadap Return Saham Syariah, dan (5) Price to Book Value (PBV) berpengaruh positif terhadap Return Saham Syariah. Implikasi penelitian dari kesimpulan diatas yaitu dengan meningkatnya EVA, EPS dan PBV dalam laporan keuangan perusahaan, maka investor yang menanamkan sahamnya pada perusahaan tersebut dapat memperoleh hasil return saham yang meningkat. Sebaliknya, jika ROE dan DER perusahaan mengalami kenaikan maka return saham yang akan diperoleh investor akan mengalami penurunan. | This research is aimed to analyze the effect of Economic Value Added (EVA), Retorn On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER) and Price to Book Value (PBV) on Sharia Stock Return. The research’s objects used in this research are the companies which listed at Jakarta Islamic Index (JII) for 2015-2017 research’s period. Sample used in this research consist of 14 companies 42 total observations. Purposive sampling method were used in this research as samples determining method. Based on research and data analysis which in this research used Data Panel Regression Analysis it has got conclusions: (1) Economic Value Added (EVA) has a positive effect on Sharia Stock Return, (2) Return On Equity (ROE) has a negative effect on Sharia Stock Return, (3) Earning Per Share (EPS) has a positive effect on Sharia Stock Return, (4) Debt o Equity Ratio (DER) has a negative effect on Sharia Stock Return, and (5) Price to Book Value (PBV) has a positive effect on Sharia Stock Return. As implication of the conclusion above, with the increasing of EVA, EPS, and PBV on company’s financial report, therefore the investor that invest stoct on the company will gain an incresing stock return. Whereas, if ROE and DER of the company were increased then the investor will gain a decreasing stock return. | |
| 21779 | 25643 | H1E015013 | PENINGKATAN EFISIENSI PELAYANAN OBAT RACIKAN PASIEN NON BPJS DENGAN PENDEKATAN LEAN HOSPITAL PADA INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT EMANUEL KLAMPOK | Persaingan industri rumah sakit di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, begitu pula RS Emanuel pun tidak ketinggalan untuk meningkatkan kredibilitas pasien dengan peningkatan kualitas terhadap pelayanan yang diberikan. Pelayanan Farmasi merupakan salah satu elemen penting dalam pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Menurut Standar Pelayanan Minimal yang telah diatur oleh Kemenkes No 129/ Menkes/SK/II/2008 tentang proses pelayanan resep obat racikan membutuhkan waktu selama ≤60 menit. Oleh karena itu RS Emanuel dituntut untuk melakukan peningkatan kualitas pelayanan farmasi terutama pada pelayanan resep obat racikan milik pasien non BPJS yang seringkali mengalami keterlambatan waktu pelayanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan lean hospital. Hasil penelitian ini mengidentifikasi waste kritis yang terjadi adalah waiting time, dengan komposisi waste to value added sebesar 76,50%:23,50%. Perbaikan konsep dirancang dengan mengeliminasi waste dan menggunakan lean tools seperti 5 whys analysis, MUDA, value stream mapping dan visual management. Konsep perbaikan ini ditunjukkan dari hasil Future State Map dengan penurunan persentase kegiatan non value added sebanyak 26,14%. | Hospital industry competition in Indonesia is increasing every year, and Emanuel Hospital is also not left behind to increase the credibility of patients by improving the quality of services provided. Pharmacy services are one of the important elements in the services provided by hospitals. According to the Minimum Service Standards that have been regulated by the Ministry of Health No. 129 / Menkes / SK / II / 2008 concerning the process of prescribing concoction medicines takes ≤60 minutes. Therefore Emanuel Hospital is required to improve the quality of pharmacy services, especially in prescribing powdered medicine belonging to non-BPJS patients who often experience delays in service time. The research method used lean hospital approach. The results of this study identify the critical waste that occurs is waiting time, with the composition of waste to value added at 76.50%: 23.50%. Improved concepts are designed by eliminating waste and using lean tools such as 5 whys analysis, YOUNG, value stream mapping and visual management. The concept of this improvement is shown by the results of Future State Map with a decrease in the percentage of non value added activities by 26.14%. | |
| 21780 | 26002 | I1B015079 | EFEKTIVITAS METODE SGD DAN CERAMAH TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DALAM MERAWAT STROKE | Abstrak EFEKTIVITAS METODE SGD DAN CERAMAH TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DALAM MERAWAT STROKE Winda Indriani1, Rahmi Setiyani2, Koernia Nanda Pratama2 Latar Belakang: Keluarga yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik diharapkan mampu memberikan perawatan yang optimal kepada penderita stroke. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan metode sgd dan ceramah terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap keluarga dalam merawat anggota keluarga penderita stroke. Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan quasy experimental non randomized pre and post test. Besar sampel 32 responden. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Pengetahuan dan sikap dalam merawat pasien stroke menggunakan instrumen dari Sonatha dan Inggaztika. Analisis data menggunakan Paired Sample T Test dan Independent Sample T Test. Hasil: Terdapat perbedaan skor pengetahuan (p=0,021) dan sikap (p=0,019) yang signifikan antara kelompok SGD dengan metode ceramah setelah diberikan perlakuan. Kesimpulan: Metode pembelajaran dengan SGD lebih efektif dibandingkan ceramah dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga dalam merawat anggota keluarga penderita stroke | Abstract EFFECTIVENESS OF SGD METHOD AND LECTURE ON IMPROVING KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF FAMILIY IN TREATING STROKE Winda indriani1, Rahmi Setiyani2 , Koernia Nanda Pratama2 Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Jurusan Keperawatan winda.indriani97@gmail.com Background: Families with good knowledge and attitudes are expected to be able to provide optimal treatment to stroke sufferers. One of the ways that can improve the knowledge and attitude of the family is with given health education. This study aimed to determine effectiveness of SGD (Small group discussion) method with lecture t o increasing knowledge and attitude of family in treating member with stroke. Research method: This study used quasy experimental non randomized pretest and posttest design. The sample size 32 respondents. The study used consecutive sampling technique. Knowledge and attitude family member with stroke used instrument from the pervious research. Data was analyzed using Paired sample T test and Independent sample T test Result: There was a significant difference in the knowledge score (p=0,021) and attitude (p=0,019) between SGD group and lecture after being given treatment. Conclusion: The learning method with SGD was more effective than lecture on the increasing of knowledge and attitude of the family in treating member with stroke. |