Artikelilmiahs

Menampilkan 21.801-21.820 dari 50.182 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2180126331E1A012073FASAKH KARENA MURTAD (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Karangasem Nomor 15/Pdt.G/2017/PA.Kras)Perkawinan merupakan suatu perjanjian persekutuan di lapangan hukum keluarga yang menimbulkan status suami istri dengan tujuan membentuk keluarga bahagia dan kekal dengan ikatan lahir batin berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perceraian adalah putusnya ikatan perkawinan antara suami dan istri, perkawinan dapat dinyatakan putus apabila disertai dengan alasan yang terdapat dalam Undang-Undang serta Hukum Agama.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah pertimbangan hukum Hakim di dalam mengabulkan faskh karena murtad terhadap putusan Pengadilan Agama Karangasem Nomor 15/Pdt.G/2017/PA.Kras. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif, spesifikasi penelitian dilakukan dengan prespektif analisis, sumber data adalah data sekunder, metode pengumpulan data adalah studi kepustakaan dan Inventarisasi data, metode penyajian data adalah teks naratif, metode analisis data adalah normatif kualitatif.
Pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara ini mendasarkan pada Pasal 116 huruf (h) Kompilasi Hukum Islam. Hakim dalam pertimbanganya mengabaikan Pasal 33 dan 34 Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Marriage is an federation agreement in the law family that raise husband and wife status with a purpose to make a happy and eternal with inner birth bond based on God Almighty. Divorce is the break of marriage between husbond and wife, marriage can be declared broken if accompanied with a reason that contained in law and religion law.
The problem in this study is how judicial legal consideration grant fasakh because apostasy to the decision of religious court Karangasem No. 15/Pdt.G/2017/PA.Kras. This study using a normative juridical approach methods, research spesification do with analitycs perspective, the source of data is a secunder data, method of collecting data is a litteratur study and data inventory, presentation method is a narative text, data analytics methods is qualitative nomative.
Judicial legal consideration in deciding things based on clause 166 alphabet (h) compilation of islam law . The judge in his consideration to ignore the clause 33 and 34 law No. 1 year 1974 about marriage
2180224550E1A012159GUGAT CERAI KARENA SUAMI TIDAK MEMPERDULIKAN ISTERI
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Banjarmasin Nomor 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm)
ABSTRAK
GUGAT CERAI KARENA SUAMI TIDAK MEMPERDULIKAN ISTERI (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN NOMOR 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm)
Oleh :
Dimas Wahyutama
E1A012159

Tujuan perkawinan adalah untuk membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, meskipun dalam kenyataan tidak setiap keluarga (rumah tangga) mencapai tujuan tersebut. Sesuai dengan kasus gugat cerai karena suami tidak memperdulikan isteri dalam Putusan Pengadilan Agama Banjarmasin Nomor 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm.
Rumusan masalah di penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan gugat cerai karena suami tidak memperdulikan isteri dalam Putusan Pengadilan Agama Banjarmasin Nomor 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan spesifikasi penelitian preskriptif analitis dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dengan inventarisasi disajikan dengan teks naratif, kemudian dianalisis secara normatif kualitatif.
Hasil penelitian pada Putusan Pengadilan Agama Banjarmasin No. 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm ini menunjukan bahwa Hakim dalam memutus perkara perceraian antara Penggugat dengan Tergugat telah sesuai dengan ketentuan Pasal 19 (f) PP No. 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 (f), serta hukum Islam yaitu menolak kemudharatan (mafasid) adalah lebih utama dari pada mengharap suatu kemaslahatan. Menurut Peneliti pertimbangan hukum Hakim tersebut dapat dilengkapi dengan Pasal 33 Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 karena dalam data tersebut dijelaskan bahwa suami tidak memperdulikan isteri.

Kata Kunci : Gugat cerai, tidak memperdulikan isteri.
ABSTRACT

DIVORCE CLAIM BECAUSE HUSBANDS DO NOT PRESERVE WIFE (JURIDICAL REVIEW OF THE DECISION OF THE BANJARMASIN RELIGION COURT DECISION NUMBER 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm)

The purpose of marriage is to form a happy and eternal family based on the One Godhead, even though in reality not every family (household) achieves that goal. In accordance with the case of divorce because the husband did not care about his wife in the Banjarmasin Religious Court Decision Number 0663/ Pdt.G/ 2016/ PA.Bjm.
The formulation of the problem in this study is how judicial legal considerations in granting divorce because the husband does not care about his wife in the Banjarmasin Religious Court Decision Number 0663 / Pdt.G / 2016 / PA.Bjm. The approach method used in this research is normative juridical and analytical prescriptive research specifications using secondary data collected through library studies with inventory presented with narrative texts, then analyzed qualitatively normatively.
The results of the study on the Banjarmasin Religion Court Decision No. 0663 / Pdt.G / 2016 / PA.Bjm shows that the Judge in deciding a divorce case between the Plaintiff and the Defendant is in accordance with the provisions of Article 19 (f) PP No. 9 of 1975 in conjunction with Article 116 (f) jo article 116 (h) Compilation of Islamic Law, as well as Islamic law, namely rejecting evil (mafasid) is more important than expecting a benefit. According to the researcher the legal considerations of the Judge can be supplemented by Article 33 of Law Number 1 Year 1974 because in the data it is explained that the husband does not care about the wife.

Keyword: divorce claim, not preserve wife
2180324554G1A015029PENGARUH POLIMORFISME GEN ACTN3 TERHADAP PERUBAHAN DAYA LEDAK PASCA INTERVENSI
PLYOMETRIC TRAINING:
Studi pada Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman
Latar belakang: Gen ACTN3 mengkode pembentukan protein α-aktinin-3 pada serat otot tipe cepat. Polimorfisme gen ACTN3 dapat mempengaruhi daya ledak otot. plyometric training merupakan metode latihan yang mampu meningkatkan daya ledak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh polimorfisme gen ACTN3 terhadap perubahan daya ledak pasca intervensi plyometric training.
Metode: Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental pre and posttest design without control. Sebanyak 23 orang laki-laki berusia 18-25 tahun dipilih menjadi subjek penelitian dengan metode consecutive sampling. Setiap subjek menjalani tahapan penelitian, yaitu pengukuran daya ledak dengan vertical jump test sebelum dan setelah plyometric training, serta mengikuti regimen plyometric training selama 5 minggu dengan frekuensi latihan dua kali seminggu. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan polimorfisme gen ACTN3 (RR, RX, dan XX).
Hasil: Hasil uji T-berpasangan menunjukkan perbedaan bermakna antara daya ledak sebelum dan sesudah intervensi plyometric training (p<0,05). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara polimorfisme gen ACTN3 dengan perubahan daya ledak pasca intervensi plyometric training (p<0,05). Perubahan daya ledak tertinggi pada genotip RX (10,6 ± 2,1 cm). Uji post hoc Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok genotip RX dengan RR dan RX dengan XX (p<0,05).
Kesimpulan: Polimorfisme gen ACTN3 berpengaruh terhadap perubahan daya ledak pasca intervensi plyometric training pada mahasiswa UKM olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Background: The ACTN3 gene encodes α-actinin-3 proteins on fast type muscle fiber. The polymorphism of the ACTN3 gene can influence the performance of individual muscle explosive power. Plyometric training is a training method which is proved to increase individual sport performance.
Objective: This study was done to understand the effect of the ACTN3 gene polymorphism on explosive power after plyometric training intervention.
Method: This research was using quasi-experimental design with pretest and posttest design without control. Subjects of 23 men aged 18-25 years old were selected by consecutive sampling method. Each subject completed every stages of the research, the measurement of explosive power before and after plyometric training, and five weeks with two training sessions each week. Explosive power measurement was carried out by vertical jump test. Subjects were divided into three groups based on their gene polymorphism of ACTN3 (RR, RX and XX).
Result: The result of paired T-test shows significant difference between the explosive power before and after plyometric training. The result of Kruskal Wallis test shows that there is a significant difference of the ACTN3 polymorphism on explosive power changes after plyometric training intervention (p<0,05). The greatest changes of explosive power changes is in the RX group (10,6 ± 2,1 cm). Post hoc Mann Whitney tests on changes in explosive power showed significant difference between RX and RR, RX and XX (p<0,05).
Conclusion: The ACTN3 gene polymorphism influence explosive power on student of sport activity unit of Faculty of Medicine Jenderal Soedirman University after completed plyometric training.
2180424565H1F014017KARAKTERISTIK SEDIMENTOLOGI FORMASI KARANGSAMBUNG
DAN FORMASI TOTOGAN (ENDAPAN OLISTOSTROM) DAERAH
KARANGSAMBUNG KECAMATAN KARANGSAMBUNG
KABUPATEN KEBUMEN PROVINSI JAWA TENGAH
Penelitian dilakukan di daerah Karangsambung dan sekitarnya, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, daerah penelitian terletak pada 7°34’00”-7°36’30” LS dan 109°37’00”-109°44’00” BT. Penelitian ini menekankan pada karakteristik sedimentologi “olistostrome” dengan tujuan untuk mengetahui kriteria pembeda dan mengetahui Formasi Karangsambung dan Formasi Totogan yang sama - sama olistostrom apakah sumbernya sama atau berbeda. Dalam penelitian ini, metode yang dilakukan yaitu analisis granulometri, analisis x-ray fluorescene (XRF), dan analisis mineralogi untuk dapat menunjang hasil penelitian. Berdasarkan analisis dari hasil granulometri ditemukan ukuran besar butir matriks sangat kasar hingga halus, pada Formasi Karangsambung dominan lanau kasar, sedangkan pada Formasi Totogan menunjukan ukuran butir lebih halus dengan dominan lanau sedang. Analisis x-ray fluorescence menunjukan bahwa kandungan unsur kimia Zr, Rb, Zn, dan K lebih dominan terdapat pada Formasi Karangsambung, sedangkan unsur Sr, Fe, Mn, Ti, dan Ca lebih dominan pada Formasi Totogan. Pada sampel yang dianalisis terdapat beberapa jenis mineral yaitu kuarsa, feldspar, mika, kalsit, epidot, magnetit, ilmenite, zirkon, dan beberapa lithik atau fragmen batuan. Analisis mineralogi menunjukan presentase mineral kuarsa dan feldspar lebih dominan pada Formasi Karangsambung, sedangkan mineral magnetit dan ilmenit lebih dominan terdapat pada Formasi Totogan. Berdasarkan analisis granulometri, XRF, dan mineralogi dapat disimpulkan bahwa pada olistostrom Formasi Karangsambung dan Formasi Totogan memiliki sumber batuan yang memang sudah berbeda. The research was conducted in the area of Karangsambung, Kebumen Regency, Central Java. Geographically, the research area is located at 7°34’00”-7°36’30” LS and 109°37’00”-109°44’00” BT. This study emphasizes in the characteristics of the “olistostrome” sedimentology with the aim of knowing the distinguishing criteria and to know the same Karangsambung Formation and Totogan Formation together with olistostrome whether the source is there or different. In this study, the used method are grainsize analysis, x-ray fluorescence analysis (XRF), and mineralogy analysis to support the result of the study. Based on the the results of grainsize analysis, the size of the matrix grain is very coarse to fine, where in Karangsambung Formation is dominated by coarse silt, while in the Totogan Formation shows finer grainsize with dominance of medium silt. The x-ray fluorescence analysis shows that the Zr, Rb, Zn, and K chemical elements are more dominant in the Karangsambung Formation. While the Sr, Fe, Mn, Ti, and Ca elements are more dominant in the Totogan Formation. From the result of analyzed samples, there are several types of minerals, namely quartz, feldspar, mica, calcite, epidote, magneite, ilmenite, zircon, and lithic or rock fragments. Mineralogy analysis shows that the percentage of quartz and feldspar minerals are more dominant in the Karangsambung Formation, while the magnetite and ilmenite minerals are more dominant in the Totogan Formation. Based on grainsize, XRF, and minerals analysis it can be concluded that the Karangsambung Formation and Totogan Formation have different rock sources.
2180524568A1L014198Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jambu Biji Kristal (Psidium Guajava L.) dengan Pemberian Jenis dan Dosis PupukProduksi jambu biji di Indonesia mengalami peningkatan dan penurunan produksi setiap tahunnya. Hal yang dapat dilakukan agar produksi tetap meningkat yaitu dengan melakukan peningkatan kualitas bibit tanaman agar produktivitas meningkat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mempelajari respon pertumbuhan dan hasil tanaman jambu biji kristal terhadap pemberian jenis pupuk. 2) Mempelajari respon pertumbuhan dan hasil tanaman jambu biji kristal terhadap pemberian dosis pupuk. 3) Mendapatkan kombinasi terbaik dari jenis dan dosis pupuk untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jambu biji kristal.
Penelitian dilaksanakan di lahan Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas (7o 22’ 44” LS dan 109o 15’ 14” BT). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Oktober 2018. Penelitian merupakan percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Faktor yang dicoba dalam penelitian terdapat 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis pupuk, 3 jenis yaitu pupuk NPK (P1), pupuk TSP-46 (P2), dan pupuk KP (P3). Faktor kedua adalah dosis pupuk, 4 taraf yaitu 20 g/tanaman (D1), 30 g/tanaman (D2), 40 g/tanaman (D3) dan 50 g/tanaman (D4). Pemupukan diberikan dengan aplikasi kocor atau pupuk dilarutkan dalam 1 liter air sesuai perlakuan kemudian diaplikasikan sebanyak 6 kali dengan interval 15 hari.. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F dan uji lanjut dengan DMRT 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk TSP-46 meningkatkan tinggi tanaman dan diameter batang, jenis pupuk NPK meningkatkan jumlah daun, jumlah klorofil, jumlah bunga, jumlah bunga jadi dan jumlah buah. Dosis pupuk 20 g/tanaman meningkatkan jumlah stomata, jumlah klorofil dan jumlah buah. Jenis pupuk NPK dengan dosis 20 g/tanaman meningkatkan jumlah daun, jumlah klorofil, jumlah bunga, jumlah bunga jadi sehingga meningkatkan jumlah buah hingga 10,16.
Guava production in Indonesia has increased and decreased production every year. Things that can be done so that production continues to increase, namely by increasing the quality of plant seeds so that productivity increases. Therefore this study aims to: 1) Study the growth response and yield of crystal guava plants to the application of fertilizer types. 2) Studying the growth response and yield of crystal guava plants to fertilizer doses. 3) Get the best combination of type and dosage of fertilizer for growth and yield of crystal guava plants.
The study was conducted in the village of Banjarsari Kulon Village, Sumbang District, Banyumas Regency (7o 22 '44 "SL and 109o 15' 14" EL). The research was conducted from July to October 2018. The study was an experiment using factorial Randomized Complete Group Design. The factors tested in the study were 2 factors and 3 replications. The first factor is the type of fertilizer, 3 types, namely NPK fertilizer (P1), TSP-46 fertilizer (P2), and KP fertilizer (P3). The second factor was fertilizer dosage, 4 levels namely 20 g / plant (D1), 30 g / plant (D2), 40 g / plant (D3) and 50 g / plant (D4). Fertilization is given by applying the application or fertilizer dissolved in 1 liter of water according to the treatment then applied as much as 6 times at 15-day intervals. The data obtained were analyzed using the F test and further testing with 5% DMRT.
The results showed that the type of TSP-46 fertilizer increased plant height and stem diameter, the type of NPK fertilizer increased the number of leaves, the amount of chlorophyll, the number of flowers, the number of finished flowers and the number of fruits. The dose of 20 g / plant fertilizer increases the number of stomata, the amount of chlorophyll and the number of fruits. The type of NPK fertilizer with a dose of 20 g / plant increases the number of leaves, the amount of chlorophyll, the number of flowers, the number of flowers so that it increases the number of fruits to 10.16.
2180624551F1A014076INTERAKSI SOSIAL DAN GAYA HIDUP MAHASISWA PENDATANG
DI ASRAMA TRANSMIGRAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak
Penelitian ini berjudul “ Interaksi Sosial dan Gaya Hidup Mahasiswa Pendatang di Asrama Transmigran Universitas Jenderal Soedirman”. Penelitian ini menitikberatkan pada interaksi yang terjalin di antara mahasiswa di asrama transmigran yang memiliki berbagai perbedaan sosial, budaya, dan bahasa, yang menjadikan adanya perubahan dari segi gaya hidup dari daerah asal dan berpindah ke Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk interaksi yang terjalin di antara mahasiswa asrama transmigran dan untuk mengetahui bagaimana gaya hidup mahasiswa pendatang penghuni asrama transmigran di Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa di asrama transmigran dari daerah NTT dan Kalimantan angkatan 2015 dan 2016. Data penelitian diperoleh secara observasi langsung, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi dalam penelitian ini menggunakan teknik membercheck. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi sosial yang terjalin mengarah pada bentuk assosiatif (positif) dan disosiatif (negative). Dari segi positif meliputi kerja sama meliputi 1. Saling membantu : Dalam segala hal ketika proses penyesuaian dari segi bahasa, perbedaan kultur dan perilaku satu sama lain saling membantu jika ada yang membutuhkan. 2. Saling berbagi : Rasa kepedulian membuat satu sama lain lebih care terhadap sesama mahasiswa di asrama, dalam susah senang di lalui bersama-sama, untuk satu tujuan mereka menamatkan pendidikan. Bentuk yang negative sejauh ini tidak menimbulkan pertentangan atau pertikaian, hanya saja timbul kesalahpahaman karena perbedaan daerah yang terkenal dengan watak yang keras ketika berbicara atau berperilaku. Selain itu media interaksi yang terjalin juga mengarah pada Kegiatan Keagamaan, Kegiatan Oalahraga dan Kebudayaan. Interaksi dengan orang-orang yang memiliki pengaruh negative atau positif akan membawa adanya perubahan dari segi gaya hidup. Seperti mahasiswa yang berasal dari NTT dan Kalimantan, dari segi penampilan dan hiburan rata-rata mengalami perubahan dari awal kedatangan. Lebih memperhatikan penampilan, baik mahasiswa perempuan dan laki-laki. dari segi berpakaian, merias diri. Serta dalam memenuhi waktu senggang biasanya mencari hiburan, pergi ke tempat wisata untuk Explore daerah-daerah di sekitar bahkan sampai ke luar jawa.
SUMMARY
This study entitled "Social Interaction and Lifestyle of New Student Arrivals at the General Soedirman University Transmigrant Dormitory". This research focuses on the interaction that exists between students in transmigrant dormitories who have various social, cultural and linguistic differences, which make a change in lifestyle in the area of origin and move to Purwokerto. This study aims to find out how the interaction forms between transmigrants dormitory students and to find out how the lifestyle of immigrant students living in transmigrant dormitories at Jenderal Sudirman University. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were students in transmigrant dormitories from the NTT and Kalimantan regions of the class of 2015 and 2016. The research data was obtained by direct observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was carried out with 4 stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Validation in this study uses member check technique. The results of the study show that the intertwined social interactions lead to associative (positive) and dissociative (negative) forms. Positive terms include cooperation including 1. Helping each other: In all cases when the process of adjustment in terms of language, differences in culture and behavior with each other help each other if there is a need. 2. Sharing each other: A sense of caring makes one another care more for fellow students in the dormitory, in having difficulty being happy together, for one purpose they finish their education. Negative forms so far have not caused conflicts or disputes, only misunderstandings have arisen because of differences in regions which are known for their hard temper when speaking or behaving. In addition, the interaction media that are established also lead to Religious Activities, Sports and Culture Activities. Interaction with people who have negative or positive influences will bring changes in lifestyle. Like students from NTT and Kalimantan, in terms of appearance and entertainment the average changes from the initial arrival. Pay more attention to appearance, both female and male students. in terms of dressing, dressing yourself up. As well as fulfilling leisure time, it is usually looking for entertainment, going to tourist attractions to explore areas around even to outside Java.

Keywords: Social Interaction, Lifestyle, PMAT Arrivals Students
2180724552H1D015055Rancang Bangun Sistem Informasi Pemesanan dan Penjualan Produksi Ayam Broiler Berbasis WEB Menggunakan SMS GatewayPenelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem informasi yang dapat membantu peternak dalam
melakukan penjualan ayam broilernya ketika masa panen dengan cara menerima pesanan dari pelanggan supaya
meningkatkan pendapatan peternak yang masih rendah. Sistem berbasis web ini mampu digunakan oleh
peternak dengan cara menampilkan produksinya dan waktu dapat dipesan kepada pelanggan, pelanggan yang
memesan akan memilih produk yang tersedia yang kemudian pelanggan juga menentukan ongkos kirim
berdasarkan ongkos kirim peternak tersebut yang sudah disediakan. Pemesanan yang sudah dilakukan akan
ditampilkan pada nota DP dan pelunasan yang dapat digunakan pelanggan untuk melakukan pembayaran ke
bank. Pembayaran yang sudah dilakukan oleh pelanggan harus dikonfirmasi ke sistem dan menunggu peternak
untuk melakukan persetujuan. Untuk meningkatkan respon dari peternak ketika terdapat pemesanan melalui
penggunaan SMS Gateway karena peternak tidak harus selalu memantau sistem. Apabila peternak tidak dapat
melakukan input data produk, ongkos kirim, atau persetujuan maka admin dapat membantu peternak untuk
menginputkan datanya. Untuk menentukan waktu produk dapat di pesan ditentukan berdasarkan standar bobot
yang sudah disediakan oleh admin atau peternak membuat sesuai dengan kondisi kandangnya dan tanggal doc
peternak tersebut. Peternak dapat melakukan cetak laporan pada semua pembelian yang dilakukan oleh
pelanggan. Pembatalan pesan akan mengembalikan jumlah ayam kembali semula dan jika pelanggan
membatalkan maka dp tidak dikembalikan. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall dan
menggunakan ERD, DFD dan Mock Up sebagai desain sistemnya. Desain sitem yang sudah dibuat akan
dirancang bangun dengan bahasa pemrograman javascript dan php serta menggunakan html dan css. Data yang
dikelola juga akan disimpan pada database Mysql.
This study aims to make a system information that can help breeder to sell their broiler chicken when its ready
by taking order from custumor to increase breeder income which is still low. This web system can be used for
breeder to display their product and when the broiler chicken can be ordered by costumer, costumer will be choosing
avaible product and the costumer also choosing postal fee from the breeder that already provide it. A order that
already done will have a display about note DP and note repayment that can be used for costumer to do a payment
in bank. Payment that already done by costumer must do a confrimation to system and wait for the breeder to
approve it. To increase respon from breeder if there is a order using SMS Gateway because breeder no need to
always monitor the system. When breeder cant do a input data for product, postal fee, or prove the order then admin
can help breeder to do their input data. To decide when the time for product that can be ordered is using standart
weight that already avaible from admin or breeder make their own acording to their chicken copp and the time of
breeder’s DOC. Breeder can print a report from all purchase had done by costumer. Canceling order will return
the amount of chicken at first and if the costumer canceling then DP cant be returned.. The creation of this system
using waterfall method and using ERD, DFD, and mock up as the design of system. The design of system that already
made will be created using programming language which are javascript and PHP also using html and CSS. The
data that already amange will stored in database Mysql.
2180824553D1E014038PERFORMA SAPI LOKAL YANG DIBERI PAKAN JERAMI PADI AMONIASI DAN KONSENTRAT TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT HARIAN DAN EFISIENSI PAKANTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui performa bangsa sapi lokal yang diberi pakan konsentrat dan jerami padi amoniasi terhadap pertambahan bobot badan harian (PBBH) dan Efisiensi pakan. Materi yang digunakan 40 ekor sapi yaitu sapi Bali Flores, sapi Sumba Ongole, sapi Bali Kupang, dan sapi Madura dengan bobot rataan masing-masing dan umur yang seragam diatas 2 tahun. Pakan yang diberikan adalah jerami padi amoniasi dan konsentrat dengan dengan imbangan Bahan Kering (BK) pemberian 30:70 dari Bahan Kering dari 3,3 % bobot badan frekuensi pemberian pakan 2 kali pada pagi dan sore hari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dan menggunakan rancangan acak kelompok. Peubah diamati adalah Pertambahan bobot badan harian dan efisiensi pakan. Hasil analisis covariansi menunjukkan bahwa bahwa bangsa sapi lokal berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan bobot badan harian dan efisiensi pakan (P<0.01). Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) menunjukan bahwa bangsa sapi Madura memiliki pertambahan bobot badan harian dan efisiensi pakan yang tinggi (P<0.05) dibandingkan sapi Bali Kupang dan sapi Bali Flores, akan tetapi sama (P>0.05) dengan sapi Sumba Onggole. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Sapi Madura mempunyai pertambahan bobot badan yang baik dibandingkan dengan bangsa lainya.yang diberi pakan jerami amoniasi dan konsentrat dengan perbandingan bahan kering 30: 70.The aims of this research was to know the effect of local cattle fed with concentrate feed and ammoniated straw on daily body weight gain (PBBH) and feed efficiency. The material used 4 species of local cattle as many as 40 cattles that are used as treatment such as Sumba Ongole, Madura, Bali Flores and Bali Kupang. The feed used ammoniated straw rice and concentrated with ratio 30:70. The variables measured daily weight gain and feed efficiency additions to feeding 2 times in the morning and evening and consumption of dry meter intake is 3,3% from body weight and weighing daily body weight is carried out for 2 weeks. The variables observed were daily body weight gain and feed efficiency. The results of the covariance analysis showed that the local cattle had a very significant effect (P <0.01) on daily body weight gain and feed efficiency. The Honest Real Difference Test (BNJ) showed that Madurese cattle had a high daily body weight gain and feed efficiency compared to (P <0.05) Bali Kupang cattle and Bali Flores cattle, but the same (P> 0.05) with Sumba Onggole cattle. The conclusion of this study is that Madura Cattle have a good weight gain compared to other nations. They were fed ammoniated rice straw and concentrates with a ratio of dry ingredients 30: 70
2180926005F1A015076MISOGINISME DALAM FILM “V.I.P.” (2017): STUDI ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES MENGENAI REPRESENTASI PEREMPUAN
Penelitian ini berisi penjelasan dan gambaran misoginisme yang ada di dalam film “V.I.P.” (2017) karya sutradara Park Hoon-jung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menjelaskan misoginisme serta representasi perempuan di dalam film “V.I.P.”. Penelitian dilakukan dengan menganalisis potongan-potongan scene di dalam film “V.I.P.” menggunakan metode analisis semiotika model Roland Barthes, yaitu menganalisis tanda-tanda yang ada di dalam potongan-potongan adegan film “V.I.P.” dan mengkajinya ke dalam dua tahap, yaitu denotasi dan konotasi, kemudian dikaitkan ke dalam mitos yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adegan-adegan di film ini sarat akan sudut pandang laki-laki (male gaze) atau maskulinitas yang mengobjektivikasi dan mendistorsi karakter perempuan, diperkuat dengan minimnya sudut pandang perempuannya (female gaze), serta adegan-adegan misogini yang dialami oleh karakter perempuan di dalam film. Misoginisme dalam film ini direpresentasikan antara lain melalui invasi fisik dan verbal yang dilakukan oleh tokoh laki-laki kepada tokoh-tokoh perempuannya seperti pelecehan seksual, pemerkosaan, dan pembunuhan.This study contains explanation and description of misogynism in director Park Hoon-jung’s film, "V.I.P." (2017). The purpose of this study is to describe and explain the misogynism and representation of women in the film "V.I.P.". The study was conducted by analyzing the scenes in "V.I.P." using Roland Barthes’ semiotics analysis method, which analyzed signs and codes in some scenes in "V.I.P." through two signifieds: denotative signified and connotative signified; thus linked them to the relevant myths. The results of the study show that some scenes of this film are full of male gaze. The masculinity in this film objectifies and distorts the female characters, which proven by the lack of female gaze, and by misogynist scenes that occured upon female characters in the film. Misogynism in this film is represented through physical and verbal invasions by the male lead role to the female characters by sexual harassment, rape and murder.
2181024557A1C111005ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA KEBUMEN, KECAMATAN BATURRADEN, KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani padi di Desa Kebumen, dan (2)mengetahui efisiensi usahatani padi di Desa Kebumen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2018 sampai Januari 2019, dengan sasaran penelitian petani penggarap pada usahatani padi di Desa Kebumen Kecamatan Baturraden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Penentuan responden menggunakan metode sampel acak sederhana. Jumlah sampel petani adalah 35 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan, dan analisis efisiensi usahatani. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)rata-rata luas lahan garapan (0,35 hektar) memerlukan biaya produksi rata-rata per musim tanam sebesar Rp4.653.960,00 dengan penerimaan rata-rata Rp7.546.057,00 maka diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp2.892.097,00 (2)usahatani padi sudah efisien dan mampu memberikan keuntungan.The aims of the research are to find out (1)the amount of costs, revenues, and income of rice farming in Kebumen Village, and (2)the efficiency of rice farming in Kebumen Village. The research was conducted in December 2018 to January 2019, with the sharecroppers rice as the research objectives. The survey method is used in this research. The determination of respondents uses the simple random sampling. The respondents are 35 participants. Descriptive analysis is used in this research, there are cost, revenues, incomes and the efeciency of rice farming. The results of the research show that (1) the average of the area (0.35ha) needs Rp4.653.960,00 for the production cost in every harvesting, Rp7.546.057,00 for the revenue and Rp2.892,097,00 for the income, (2) Rice farming is efficient and able to provide benefits.
2181124558H1F012071GEOLOGI DAN STUDI KARAKTERISTIK GEOKIMIA BATUAN VULKANIK DAERAH NGALANG DAN SEKITARNYA, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNG KIDUL,
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Daerah Ngalang secara administratif berada di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis terletak pada koordinat 7.8521 °S, 110. 5305 °E. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi dan karakteristik geokimia batuan volkanik di daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pemetaan lapangan, deskripsi batuan, pengukuran struktur geologi, pengambilan contoh batuan, dan analisis laboratorium. Satuan Geomorfologi pada daerah penelitian terbagi menjadi dua, yaitu Satuan Perbukitan Zona Sesar Semilir dan Satuan Perbukitan Zona Sesar Nglanggeran. Satuan batuan pada daerah penelitian terbagi menjadi dua satuan, yaitu Satuan Batupasir Formasi Semilir yang berumur Miosen Awal (N5-N6) yang terendapkan pada lingkungan transisi-darat yang ditandai dengan dominasi batupasir berbutir kasar dan ditemukannya lapisan tipis batubara. Satuan ini terendapkan selaras dibawah Satuan Breksi Andesit Formasi Nglanggeran (N7) yang terendapkan pada lingkungan darat dengan ditemukannya lava masif. Terdapat tiga struktur geologi pada daerah penelitian, yaitu Sesar Geser Kiri Ngalang, Sesar Geser Kiri Nglegi, dan Sesar Normal Terbah. Sampel batuan volkanik dari daerah penelitian yang telah dianalisis petrografi dan geokimia dengan metode XRF (X-Ray Fluorescense) menunjukan terdapatnya tekstur khas mineral plagioklas yaitu zoning dan sieve texture, yang mengindikasikan terjadinya proses magma mixing dan asimilasi magma, selain fraksinasi kristal. Dari hasil analisis geokimia unsur utama dengan nilai SiO2 antara 50,59-58,54 wt% dan nilai K2O antara 0,77-1,17 wt%, menunjukan afinitas magma kalk-alkali. Berdasarkan analisa unsur jejak dan dari nilai TiO2 yang semuanya <1,25 wt%, menunjukan bahwa tatanan tektonik yang berkaitan dengan zona subduksi busur kepulauan antar kerak samudra.Ngalang area is administratively located in Gedangsari District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta. Geographically located at coordinates 7.8521 ° S, 110. 5305 ° E. This research was conducted to determine the geological conditions and geochemical characteristics of volcanic rocks in the area. The research method used is field mapping, rock description, geological structure measurement, rock sampling, and laboratory analysis. The Geomorphology Unit in the research area is divided into two units, such as Semilir Hilly Fault Zone Unit and Nglanggeran Hilly Fault Zone Unit. Lithology unit in the research area is divided into two units, such as Semilir Formation Sandstone Unit which is Early Miocene (N5-N6) deposited in a terrestrial-transition environment, characterized by the dominance of coarse-grained sandstones and thin layer of coal. This unit was deposited conformably under the Nglanggeran Formation Andesite Breccia Unit (N7) which was deposited on the terrestrial environment with the discovery of massive lava. There are three geological structures in the study area, such as Ngalang Left Slip Fault, Nglegi Left Slip Fault, and Terbah Normal Fault. Volcanic rock samples from the research area which have been analyzed by petrography and geochemistry with XRF (X-Ray Fluorescense) method show the presence of typical plagioclase minerals, such as zoning and sieve texture, which indicates the occurrence of magma mixing and assimilation of magma, in addition to crystal fractionation. From the results of geochemical analysis of the main elements with SiO2 contents ranging between 50.59-58.54 wt% and K2O contents ranging between 0.77-1.17 wt%, shows the affinity of calc-alkali magma. Based on trace element analysis and TiO2 values which are all <1.25 wt%, it shows that the tectonic order is related to the archipelagic arc subduction zone between oceanic crusts.
2181224559A1L014035INDUKSI POLIPLOIDI TANAMAN JEWAWUT (Setaria italica L.) MENGGUNAKAN ORIZALIN SECARA IN VITROPenelitian bertujuan untuk mengetahui (1) konsentrasi Benzyl Adenine (BA) optimal untuk kultur in vitro jewawut, (2) pengaruh konsentrasi dan lama perendaman orizalin terhadap morfologi dan perubahan jumlah kromosom jewawut, dan (3) mengetahui morfologi tanaman jewawut pada tingkat ploidi yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cibinong, Bogor. Penelitian terdiri atas dua percobaan, yaitu (1) optimasi media dengan satu faktor yaitu konsentrasi BA (0, 0.1, 0.2, 0.5 mg/L) yang diuji pada tunas dan kecambah jewawut menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima ulangan (2) induksi poliploidi yang terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi orizalin (0, 1.5, 3, 6, 12 µM) dan lama perendaman (6, 18, dan 24 jam) menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan. Pengecekan tingkat ploidi menggunakan flow cytometry. Hasil penelitian menunjukkan (1) media optimal untuk kultur in vitro jewawut dengan penambahan BA 0.5 mg/L, (2) orizalin menyebabkan 53.70% tanaman yang mengalami perubahan tingkat ploidi yang terdiri atas 4 tunas tetraploid (7.4%), dan 25 tunas mixoploid (46.3%). Tanaman tetraploid terbanyak didapatkan pada perlakuan perendaman orizalin selama 6-18 jam dengan konsentrasi 3-6 µM, (3) tunas tetraploid dan mixoploid memiliki ukuran stomata yang lebih besar dibandingkan tanaman diploid tetapi belum menunjukkan perbedaan pada variabel pertumbuhan, This research aimed to understand (1) suitable concentration of Benzyl adenine (BA) for in vitro growth of foxtail millet. (2) effect of consentration and soaking time of oryzalin in vitro growth of foxtail millet, and (3) morphology from different ploidy in foxtail millet. research was conducted at Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cibinong, Bogor. This research was conducted with two experiment (1) media optimization using Completely Randomized Design that repeated five times with one factor BA concentration (0, 0.1, 0.2, 0.5 mg/L) that tested to sprout and adventive shoot of foxtail millet. (2) polyploid induction with two factor that repeated three times. First factors was oryzalin concentration (0, 1.5, 3, 6, 12 µM) and the second factor was soaking time (6, 18, 24 Hours). The result show that (1) 0.5 mg/L was the optimum BA concentration for in vitro growth of foxtail millet. (2) oryzalin cousing 53.70% have chromosome changed consist of 4 tetraploid (7.4%) and 24 mixoploid (46.3%). Tetraploid were obtained from treatment by exposing explant to 3-6 µM oryzalin for 6–18 hours. After third subculture,tetraploid and mixoploid have longer, wider, and more density of stomata then diploid, but yet the growth.
2181326006F1C015081REPRESENTASI PEREMPUAN KORBAN BODY SHAMING PADA SERIAL MY ID IS GANGNAM BEAUTYPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi perempuan korban body shaming pada serial My ID is Gangnam Beauty.. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika visual yang digunakan untuk membedah bagaimana simbol-simbol, tanda-tanda, kode, ataupun makna yang menggambarkan perempuan sebagai korban body shaming dan teori representasi sebagai pendamping. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek berupa adegan-adegan body shaming terhadap perempuan, sedangkan subyek berupa serial drama My ID is Gangnam Beauty. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika visual yang meliputi tanda-tanda (ikon, indeks, dan simbol), kode-kode Barthes (kode hermeneutik, semantik, simbolik, narasi, dan kebudayaan), serta makna denotatif dan makna konotatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka diperoleh bahwa terdapat empatbelas scene yang menampilkan adegan body shaming terhadap perempuan yang meliputi, tanda verbal berupa, gaya bahasa, slang dan makna bahasa, tanda visual meliputi, ikon berupa cuplikan adegan, ekspresi yang ditampilkan oleh pemain maupun teknik pengambilan gambar yang dipilih, indeks berupa arti dari setiap ikon yang ditemukan, dan simbol berupa pesan simbolik tentang perlakuan body shaming terhadap perempuan dari setiap scene yang telah dianalisis, serta Makna denotatif berupa penampilan pemain, adegan yang ditampilkan secara eksplisit, kata-kata yang terlontar, sedangkan makna konotatif berupa arti warna, arti atribut yang digunakan pemain, penampilan, arti pengambilan gambar, adegan yang ditampilkan secara implisit. Hasil ini menunjukkan bahwa Serial drama My ID is Gangnam Beauty muncul sebagai bentuk penolakan atas tingginya standar kecantikan yang dapat memicu kasus body shaming dan merepresentasikan body shaming yang terjadi di Korea Selatan khususnya body shaming terhadap perempuan.The purpose of this research is to determine how the representation of women victims of body shaming in the My ID is Gangnam Beauty series. The theory used in this research is visual semiotic theory used to dissect how symbols, signs, codes, or meanings that describe women as a victim of body shaming and representation theory as a companion. This research uses a qualitative approach with objects in the form of body shaming scenes against women, while the subject is the drama series My ID is Gangnam Beauty. Data analysis is done by using visual semiotic analysis which includes signs (icons, indices, and symbols), Barthes codes (hermeneutic, semantic, symbolic, narrative, and cultural codes), as well as denotative and connotative meanings. Based on the results of the research conducted, it was found that there were fourteen scenes showing body-shaming scenes against women, among them, verbal signs in the form of language styles, slang and language meanings, visual signs including, icons in the form of scenes, expressions displayed by players and taking techniques the selected image, the index in the form of the meaning of each icon found, and the symbol in the form of a symbolic message about the body-shaming treatment of women from each scene that has been analyzed, and the denotative meaning in the form of a player's appearance, scenes that are explicitly displayed, words that come out, while the connotative meaning is the meaning of color, the meaning of the attributes used by the player, appearance, the meaning of taking pictures, the scenes displayed implicitly. These results indicate that the drama series My ID is Gangnam Beauty emerged as a form of rejection of the high standard of beauty that could trigger the case of body shaming and represent body shaming that occurred in South Korea, especially body shaming of women.
2181426143D1A015111DERAJAT KEASAMAN DAN POTENSIAL HIDROGEN (pH) SUSU SEGAR SAPI PERAH DI KECAMATAN SUMBANG DAN BATURRADENWINDI RAHAYU, Penelitian dengan judul “Derajat Keasaman dan Potensial Hidrogen (pH) Susu Segar Sapi Perah di Kecamatan Sumbang dan Baturraden” dilaksanakan pada tanggal 17 Maret – 28 Mei 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui derajat keasaman dan pH yang terdapat dalam susu segar serta mengetahui hubungan derajat keasman dan pH susu segar di Kecamatan Sumbang dan Baturraden. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu segar dari kelompok tani ternak Tirto Margo Utomo Kecamatan Sumbang dan Margo Mulyo Kecamatan Baturraden dengan pengambilan sampel 10 dari Kecamatan Sumbang dan 20 dari Kecamatan Baturraden. Susu diambil masing-masing 500 ml kemudian dilakukan pengujian derajat keasaman menggunakan metode Soxhlet Henkel (0SH) dan pH menggunakan pH meter. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan laboratorium. Hasil rataan derajat keasaman susu segar di Kecamatan Sumbang sebesar 6,6 ± 0,46 , sedangkan di Kecamatan Baturraden sebesar 7,3 ± 0,86. Rataan pH susu segar di Kecamatan Sumbang sebesar 6,68 ± 0,02 , sedangkan di Kecamatan Baturraden sebesar 6,65 ± 0,04. Hasil analisis data dengan menggunakan uji “t”, menunjukan rataan derajat keasaman dan pH susu segar di kelompok peternak Kecamatan Sumbang dan Baturraden berbeda nyata (P > 0,05). Kesimpulan derajat keasaman dan pH susu segar di Kecamatan Sumbang dan Baturraden memiliki hasil yang berbeda. Kualitas susu segar ditinjau dari derajat keasaman dan pH di Kecamatan Sumbang dan Baturraden sudah termasuk baik (Sesuai SNI, 2011). Terdapat hubungan yang kuat antara derajat keasaman dan pH susu segar di Kecamatan Sumbang dan Baturraden.
WINDI RAHAYU , Research with the title "Degrees of Acidity and Hydrogen Potential (pH) of Fresh Milk of Dairy Cows in Sumbang and Baturraden Districts" was conducted on March 17 - May 28, 2019. The purpose of this study was to determine the acidity and pH levels contained in milk from Sumbang and Baturraden Districts. fresh and know the relationship between physical degrees and pH of fresh milk in Sumbang and Baturraden Districts. The material used in this study was fresh milk from the farmer groups Tirto Margo Utomo, Sumbang District and Margo Mulyo Baturraden District by taking 10 samples from Sumbang District and 20 from Baturraden District. Milk is taken 500 ml each then the acidity level testing is done using the Soxhlet Henkel ( 0 SH) method and the pH using a pH meter. This research was conducted by survey and laboratory methods. The yield of acidity level of fresh milk in Sumbang District was 6.6 ± 0.46, while in Baturraden District it was 7.3 ± 0.86. The average pH of fresh milk in Sumbang District was 6.68 ± 0.02, while in Baturraden District it was 6.65 ± 0.04. The results of data analysis using the "t" test, showed that the average acidity and pH of fresh milk in the Sumbang and Baturraden District farmers was significantly different (P> 0.05). Conclusion the acidity and pH of fresh milk in the Sumbang and Baturraden Districts have different results. The quality of fresh milk in terms of acidity and pH in Sumbang and Baturraden Districts is already good (In accordance with SNI, 2011). There is a strong relationship between the acidity and pH of fresh milk in the sub-districts of Sumbang and Baturraden .
2181524563F1K014009PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT PRIBADI DENGAN MODEL MIND MAPPING PADA SISWA KELAS VII F SMP NEGERI 7 PURWOKERTOPenelitian ini berjudul “peningkatan keterampilan menulis surat pribadi dengan model mind mapping pada siswa kelas VII F SMP Negeri 7 Purwokerto”. Penelitian ini dibuat untuk menderskripsikan peningkatan keterampilan menulis surat pribadi siswa kelas VII F SMP Negeri 7 Purwokerto dan untuk mendeskripsikan model pembelajaran mind mapping.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas VII F SMP Negeri 7 Purwokerto yang berjumlah 32 siswa dan objek penelitiannya yaitu keterampilan menulis surat pribadi. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui 2 teknik, yaitu teknik tes dan nontes, teknik tes dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung, teknik nontes terdiri dari observasi, jurnal, wawancara, dan dokumentasi foto, data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis surat pribadi dan perubahan perilaku belajar siswa. Peningkatan keterampilan menulis surat pribadi dapat dilihat dari perolehan nilai menulis surat pribadi pada siklus I dan siklus II. Hasil perubahan perilaku belajar siswa dapat dilihat dalam proses pembelajaran menulis surat pribadi siswa pada siklus I dan sikus II. Hasil nilai rata-rata keterampilan menulis surat pribadi pada siklus I yaitu 74,46 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,68. Pada siklus I dan siklus II, dari lima aspek penilaian yang mencapai nilai paling tinggi yaitu pada aspek kesesuaian isi surat dengan topik dengan nilai rata-rata 98,75. Hasil perubahan perilaku belajar siswa menjadi lebih aktif selama kegiatan belajar mengajar, siswa lebih percaya diri ketika mengutarakan pendapat, dan siswa lebih antusias ketika diberi tugas untuk menulis surat pribadi.
The study is entitled “the improvement of personal letters writing skills throught the mind mapping learning model of State Junior High School 7 Purwokerto”. This research was made to describe the improvement of personal letters writing skills in the students class VII F of SMP Negeri 7 Purwokerto and to describe the application of mind mapping learning models.
This research is a classroom action research conducted through 2 cycles. The research subjects were 32 students of class VII F of State Junior High School 7 Purwokerto and the object of this research was the personal letters writing skills. Data collection in this study was obtained throught 2 technique, the test and non-test technique, Test techniques are carried out when learning takes place, non-test techniques consist of observations, journals, interviews, and photo documentation, the data is then analyzed by quantitative and qualitative techniques.
The results showed an increase in personal letter writing skills and changes in student learning behavior. Increasing personal letter writing skills can be seen from the acquisition of writing personal letters in the first cycle and second cycle. The results of changes in student learning behavior can be seen in the learning process writing personal letters of students in the first cycle and cycles II. The results of the average value of writing personal skills in the first cycle were 74.46 and experienced an increase in the second cycle to 84.68. In the first cycle and second cycle, of the five aspects of assessment that reached the highest value, namely in the aspect of conformity of the contents of the letter to the topic with an average value of 98.75. The results of changes in student learning behavior become more active during teaching and learning activities, students are more confident when expressing opinions, and students are more enthusiastic when given the task of writing personal letters.
2181624561C1M014039PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DI SEKOLAH, POLA ASUH DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA TERHADAP PERILAKU BULLYING DI SMP NEGERI 6 PURWOKERTOPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecardasan emosional, konformitas teman sebaya di sekolah, pola asuh dan status sosial ekonomi orangtua terhadap perilaku bullying di SMP Negeri 6 Purwokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP N 6 Purwokerto yang berjumlah 249 siswa. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini yaitu sebanyak 154 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu Proportionate Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda, menunjukkan bahwa: 1) kecerdasan emosional berpengaruh negatif terhadap perilaku bullying; 2) konformitas teman sebaya berpengaruh negatif terhadap perilaku bullying; 3) a. pola asuh orangtua autoritatif berpengaruh negatif terhadap perilaku bullying; b. pola asuh orangtua permisif berpengaruh positif terhadap perilaku bullying; c. pola asuh orangtua otoriter berpengaruh positif terhadap perilaku bullying 4) status sosial ekonomi orang tua tidak berpengaruh terhadap perilaku bullying.This research aims to determine and analyze the effect of emotional intelligence, peer conformity, parenting style, and the socioeconomic status of parents to bullying behavior at junior high school state 6 purwokerto . The population in this research was all students of class IX of junior high school state 6 purwokerto which numbered 249 students. The number of respondents taken in this research were 154 students by using sampling technique that is proportionate random sampling. Based on the research result and data analysis techniques by using multiple regression analysis, it showed that: 1) emotional intelligence had negative effect to bullying behavior; 2) peer conformity had negative effect to bullying behavior; 3) a. authoritative parenting had negative effect to bullying behavior; b. permissiv parenting had positive effect to bullying behavior; c. authoritarian parenting had positive effect to bullying behavior; 4) the socioeconomic status of parents had no effect to bullying behavior.
2181724564E1A112016TINJAUAN YURIDIS PEMBATALAN AKTA NIKAH (AKTA PERKAWINAN) OLEH PENGADILAN TATA USAHA NEGARA
(Studi Terhadap Putusan Nomor:133/G/2011/PTUN-JKT)
Penelitian ini bersumber pada Putusan PTUN Jakarta Nomor : 133/G/2011/PTUN-JKT dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji serta menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam membatalkan Surat Keputusan Objek Sengketa sebagai KTUN dan mendeskripsikan serta menganalisis apakah Surat Keputusan Akta Nikah No: 11646/17/ I – 68 tentang perkawinan antara Andriana Wartini (ibu kandung penggugat) dengan Sujendro bin Mangku Pertama bertentangan dengan pasal 1 angka 9 UU Nomor 51 Tahun 2009.
Dalam rangka menjawab permasalahan di atas, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggununakan metode pendekatan Perundang-undangan (Statute Approach) dan metode pendekatan kasus (Case Approach), spesifikasi penelitian deskriptif analitis, metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan, metode analisis normatif kualitatif.
Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Surat Keputusan Akta Nikah No: 11646/17/ I – 68 tentang perkawinan antara Andriana Wartini (ibu kandung penggugat) dengan Sujendro bin Mangku Pertama bertentangan dengan pasal 1 angka 9 UU Nomor 51 Tahun 2009 karena telah memenuhi unsur komulatif dan di dalam amar putusan PTUN Jakarta mewajibkan kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulo Gadung untuk mencabut Akta Nikah (Akta Perkawinan) No.11646/17/I-68 tanggal 14 Januari 1968 atas nama Ny. Andriana Wartini dengan Tn. Sujendro bin Mangku Pertama.
The research based on the Jakarta PTUN Decision Number: 133 / G / 2011 / PTUN-JKT was conducted with the aim of reviewing and analyzing judicial legal considerations in canceling the Disputed Object Decree as KTUN and describing and analyzing whether the Decree of Marriage Certificate No: 11646/17 / I - 68 concerning marriage between Andriana Wartini (the plaintiff's biological mother) and Sujendro bin Mangku Pertama contrary to article 1 number 9 of Law Number 51 Year 2009.
In order to answer the above problems, the research method used in this study is to use the method of the Statute Approach and Case Approach method, analytical descriptive research specifications, methods of collecting data through library studies, normative analysis methods qualitative.
Based on the results of the research and discussion it can be concluded that the Decree of Marriage Certificate No: 11646/17 / I - 68 concerning marriage between Andriana Wartini (the plaintiff's biological mother) and Sujendro bin Mangku Pertama contradicts article 1 number 9 of Law Number 51 Year 2009 because it has fulfilling the cumulative element and in the Jakarta PTUN ruling obliging the Head of the Religious Affairs Office (KUA) Pulo Gadung District to revoke the Marriage Act (Marriage Certificate) No.11646 / 17 / I-68 dated January 14, 1968 on behalf of Mrs. Andriana Wartini with Mr. Sujendro bin Mangku Pertama.
2181824562F1K014038Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono (Kajian Psikologi Sastra)Penelitian ini berjudul “Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Suti (2) Konflik Batin Tokoh Utama yang terdapat dalam novel Suti ditinjau dari psikologi sastra.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah karya sastra berbentuk novel dengan judul Suti karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan konflik batin tokoh utama dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra melalui teori tiga sistem kepribadian Sigmund Freud. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif yaitu dengan memberikan gambaran secara kualitatif sastra, data, atau objek material yang bukan angka melainkan berupa ungkapan bahasa atau wacana melalui interpretasi yang tepat dan sistematis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat.
Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut (1) Unsur intrinsik yang dianalisis berupa tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, serta amanat yang terdapat dalam novel Suti (2) Konflik batin tokoh utama novel Suti ditinjau dari psikologi sastra didominasi oleh sistem kepribadian ego, sehingga melemahkan fungsi id dan superego. Id Suti ditunjukkan oleh rasa cinta dan nafsu. Sedangkan ego timbul berupa sikap tidak peduli, empati, menahan tangis, dan menerima kenyataan. Superego disini bertindak ketika Suti melakukan sesuatu yang melanggar norma, dan kemudian menyadarinya. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan pada pembelajaran sastra di SMA kelas XI dengan KI 3 dan KD 3.11.
This research entitled "Inner Conflict of the Main Character in Suti Novel by Sapardi Djoko Damono". This study aims to describe (1) intrinsic elements contained in the Suti novel, (2) Inner conflict of the main character in Suti novel in terms of literary psychology.
This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is a novel literary work with the title of Suti by Sapardi Djoko Damono. This study focused on issues related to the inner conflict of the main character using a literary psychology approach through the theory of Sugmund Freud’s three personality systems. The data are analyzed by qualitative descriptive technique by giving qualitative description of literature, data, or object material that is not numeric but rather a language or discourse expression through proper and systematic interpretation. The data in this research were collected by reading and taking notes.
The result of the research show the following: (1) The intrinsic elements analyzed are in the form of themes, figures and characterizations, paths, backgrounds, points of view, and mandates contained in the Suti novel, (2) Inner conflict of the main character Suti novel in terms of literary psychology dominated by id personality system, so weaken the function of the id and superego. Suti Id is shown by love and lust. While the ego arises in the form of indifference, empathy, holding back tears, and accepting reality. The superego here acts when Suti does something that violates the norm, and then realizes it. Implementation as teaching material in second grade of high school literature with core competencies 3 and basic competencies 3.11.
2181926007C1L015028PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU, MANAJEMEN KELAS, DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJARAbstrak
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa atas kompetensi profesional guru, manajemen kelas, dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan instrumen kuisioner. Dari hasil pengujian pada tabel diperoleh koefisien untuk variabel kompetensi profesional guru sebesar 0,290, t hitung 3,588 dengan nilai sig 0,000 kurang dari 0,05 berarti Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan (1) kompetensi profesional guru berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. Koefisien untuk variabel manajemen kelas sebesar 0,178, t hitung 4,000 dengan nilai sig 0,000 kurang dari 0,05 berarti Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan (2) manajemen kelas berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa. Koefisien untuk variabel fasilitas belajar sebesar 0,231, t hitung 4,073 dengan nilai sig 0,000 kurang dari 0,05 berarti Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan (3) fasilitas belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa.

Kata kunci: kompetensi profesional guru, manajemen kelas, fasilitas belajar, prestasi belajar
Abstract
The research is a quantitative study using survey research methods to determine the effect of student perceptions of teacher professional competence, classroom management and learning facilities on learning achievement. The subject of this study were students of SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto. This study uses questionnaire instruments. From the results testing on the table obtained coefficients for the variable teacher professional competence of 0,290, t count 3,588 with a sig value of 0,000 less than 0,05 means Ho is rejected and Ha is accepted so that it can be concluded (1) teacher professional competence has a positive effect on student learning achievement. The coefficient for classroom management variables is 0,178, t count 4,000 with a sig value 0,000 less than 0,05 means Ho is rejected and Ha is accepted so that it can concluded (2) classroom management has a positive effect on student learning achievement. The coefficient for learning facilities variables is 0,231, t count 4,073 with a sig value 0,000 less than 0,05 means Ho is rejected and Ha is accepted so that it can concluded (3) learning facilities has a positive effect on student learning achiviement.

Keywords: teacher professional competence, classroom management, learning facilities, learning achievement
2182024566C1K014058DETERMINANTS OF LECTURERS COMMITMENT AND STUDENTS PERFORMANCE: ROLE OF COMMUNICATION AS THE MEDIATOR.
(Study at Faculty of Economics and Business, Unsoed)
Di setiap lembaga pendidikan, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi komitmen dosen dan kinerja siswa serta bagaimana komunikasi dapat memengaruhi mereka. Studi tentang komitmen dosen dan kinerja mahasiswa serta peran komunikasi menjadi fasilitatif dan agak menantang karena banyak pencarian mengenai topik ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh standar pengajaran terhadap komitmen dosen dan kinerja mahasiswa serta peran komunikasi sebagai mediator dan moderator di fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian pengujian hipotesis menggunakan kuesioner yang diberikan kepada siswa. Teknik convenience sampling digunakan untuk mengumpulkan data. Sampel penelitian ini adalah 218 responden dari angkatan 2015 - 2018 jumlah siswa aktif di fakultas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa standar pengajaran tentang komitmen dosen, komitmen dosen terhadap kinerja mahasiswa, komitmen dosen terhadap komunikasi dosen tentang kinerja mahasiswa, komunikasi dosen tentang komitmen dosen dan kinerja mahasiswa semuanya memiliki hubungan yang positif dan signifikan. Hasil ini dapat memberikan bukti bahwa standar pengajaran dan komitmen dosen dan komunikasi dosen dan kinerja siswa semuanya memiliki pengaruh positif satu sama lain.In every educational institutions it is important to know the factors that influences lecturers commitment and students performance and how communication can affect them. The study of lecturers commitment and students performance and the role of communication is facinating and somewhat challenging due to many search regarding this topic. This research aims to know the influence between standards of teaching on lecturers commitment and students performance and the role of communication as the mediator and moderator in the faculty of Economics and Business in the university of Jenderal Soedirman, Purwokerto. The research method used in this study is quantitative with hypothesis testing research using questionnaires given out to the students. Convenience sampling technique is used to collect the data. The sample of this research is 218 respondents from the batches 2015 – 2018 active number of students in the faculty. The result of this study indicate that standards of teaching on lecturers commitment, lecturers commitment to students performance, lecturers commitment to lecturers communication on students performance, lecturers communication on lecturers commitment and students performance all have a positive and signifacant relationship. This result could give evidence that standards of teaching and lecturers commitment and lecturers communication and students performance all have a positve influence on each other.