Artikel Ilmiah : C1G014095 a.n. CAHYO DWI SABDONO

Kembali Update Delete

NIMC1G014095
NamamhsCAHYO DWI SABDONO
Judul ArtikelPENGARUH PENERAPAN ATURAN ETIKA, KEAHLIAN, DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP KEMAMPUAN MENDETEKSI FRAUD
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan aturan etika, keahlian dan pengalaman auditor terhadap kemampuan mendeteksi fraud. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis data primer. Data primer diperoleh dengan menyebarkan kuesioner. Penelitian ini menggunakan model analisis regresi berganda dan diuji dengan menggunakan uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan software SPSS 21. Populasi dalam penelitian ini adalah semua auditor pada Perwakilan BPKP Provinsi DIY yang berjumlah 110 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 55 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aturan etika, keahlian dan pengalaman berpengaruh secara positif terhadap kemampuan mendeteksi fraud. Nilai adjusted r-square sebesar 65,5% menunjukkan kemampuan mendeteksi fraud dapat dijelaskan oleh variable-variabel independen dalam penelitian, sedangkan sisanya sebesar 34,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to examine the effect of application of ethical rules, expertise, and auditor’s experience toward the ability to detect fraud. This type of research is quantitative research with primary data analysis methods. This research uses multiple regression analysis model and tested using the test data quality, classic assumption test, and hypothesis tests using SPSS 21 software. The population in this research are all auditors at BPKP Representative DIY Province totalling 110 auditors. The sample in this research are 55 respondents.
The results of this research shows that the application of ethical rules, expertise and auditor’s experience positively affect the ability to detect fraud. The value of adjusted r-square of 65,5% shows the ability to detect fraud can be explained by the independent variables, while the remaining 34,5% is explained by other variables that are not in the model.
Kata kuncipenerapan aturan etika, keahlian, pengalaman auditor, kemampuan mendeteksi fraud.
Pembimbing 1Dra. Atiek Sri Purwati, M.Si., Ak., CA.
Pembimbing 2Umi Pratiwi, S.E, M.Si., Ak., CA.
Pembimbing 3Dr. Margani Pinasti, S.E., M.Si., Ak, CA.
Tahun2017
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2017-05-30 05:16:48.774217
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.