Home
Login.
Artikelilmiahs
18482
Update
INMAS RAYA
NIM
Judul Artikel
Uji Aplikasi Metabolit Sekunder Dua Isolat Trichoderma harzianum terhadap Penyakit Pembuluh Kayu pada Tanaman Kakao
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan aplikasi metabolit sekunder Trichoderma harzianum, isolat jahe dan bawang merah, maupun gabungannya, terhadap penyakit pembuluh kayu dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan serta kandungan senyawa fenol pada tanaman kakao. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2016 di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan Dusun Plosokerep, Desa Bunder, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunung Kidul. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 ulangan dan 4 perlakuan yang terdiri atas kontrol, metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, metabolit sekunder T. harzianum isolat bawang merah, dan metabolit sekunder T. harzianum isolat gabungan bawang merah dan jahe. Variabel yang diamati adalah intensitas penyakit, jumlah tunas, dan analisis senyawa fenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan menggunakan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, bawang merah, dan gabungan (jahe dan bawang merah) mampu menekan intensitas penyakit masing-masing sebesar 52,87%; 52,47%; dan 51,47% dan mampu meningkatkan jumlah tunas masing-masing sebesar 55,56%; 55,77%; dan 58,16%. Perlakuan metabolit sekunder T. harzianum mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (saponin, tanin, dan glikosida) pada tanaman kakao.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed to study the effect of secondary metabolites application of Trichoderma harzianum from ginger and shallots isolates, or their combination on Vascular sreak dieback, on growth, and on phenolic compound content of cocoa . This research was carried out at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto and at Plosokerep, Bunder Village, Patuk Sub-District, Gunung Kidul Regency, from Oktober to December 2016. Randomized block design was used with 6 replicates and 4 treatments consisted of control, secondary metabolites of T. harzianum ginger and shallots isolates, and their combination. Variabels observed were disease intensity, number of shoots, and phenolic compound analysis. Result showed that T. harzianum secondary metabolites could decrease the disease intensity as 52,87% for ginger isolate, 52,47% for shallot isolate and 51,47% for the combination.This treatment also increased the number of shoots as 55,56% on ginger isolate, 55,77% on shallot isolate and 58,16% on the combination. All secondary metabolites of T. harzianum were able to increase phenolic compound content (saponins, tannins, and glycosides) qualitatively of cocoa plant.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save