Artikelilmiahs

Menampilkan 621-640 dari 48.725 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
6216614C1J009014FACTORS INFLUENCING CREDIT DISTRIBUTION IN STATE OWNED BANK IN INDONESIA PERIOD 2005.I - 2011.IVBank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnya. Kegiatan yang dilakukan dengan melakukan kegiatan investasi, kegiatan distribusi, serta kegiatan konsumsi barang dan jasa, mengingat bahwa kegiatan investasi, distribusi dan konsumsi tidak dapat dilepaskan dari adanya penggunaan uang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit. Pada penelitian ini menggunakan Bank Persero secara keseluruhan sebagai satu unit obyek penelitian, dengan periode penelitian dari tahun 2005 – 2011 (secara triwulanan). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, sementara uji hipotesis menggunakan uji t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial serta uji F untuk menguji pengaruh variabel secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%.
Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Dana Pihak Ketiga, suku bunga kredit, Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit dan secara parsial Dana Pihak Ketiga, suku bunga kredit, Capital Adequacy Ratio (CAR) mempunyai pengaruh yang signifikan sedangkan Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyaluran kredit. Untuk meningkatkan penyaluran kredit Bank Persero harus melakukan penghimpunan dana secara optimal, mengoptimalkan kegunaan sumber daya finansial (modal) yang dimiliki, dan memiliki manajemen perkreditan yang baik agar NPL tetap berada dalam tingkat yang rendah dan dalam batas yang disyaratkan oleh Bank Indonesia.
Bank is as an intermediary institution particularly in credit distribution. It has an important role for the movement of the overall economy and facilitates economic growth. The function allows the community to invest, distribute, as well as consumpt goods and services. These activities cannot be separated from the use of money. This study to analyze factors influencing credit distribution. In this study using State Owned Banks as a whole as a unit object of research, the study period from year 2005 - 2011 (quarterly). The analysis technique used is multiple linear regression, while the hypothesis test using t test to test the partial influence of variables and F test to test the jointly influence of variables with a significance level of 5%.
From the results of the test to this research jointly is known that Third Party Funds, interest rates, NPL, and CAR significant influence Credit Distribution and partially Third Party Funds, interest rate, CAR has a significant influence, NPL does not significantly influence Credit Distribution. To improve the distribution of credit, State-owned Banks must make funds optimally, optimizing the use of financial resources (capital) owned, and have a good credit management in order NPL remain in low levels and within the limits required by Bank Indonesia.
6226611P2AA11062PERFORMANSI KUALITAS ATRIBUT BERAS ORGANIK DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN BERAS ORGANIK DI KABUPATEN SRAGEN
Seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat tentang kesehatan menjadikan produktivitas beras organik di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan. Produsen beras organik di Kabupaten Sragen perlu memberikan jaminan kualitas dan kepuasan bagi konsumennya. Belum adanya standar yang mengatur tentang produk akhir beras organik membuat produsen dan konsumen ragu terhadap mutu beras organik, berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu pengukuran yang menyatakan bahwa beras organik yang dihasilkan berkualitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui performansi kualitas beras organik di Kabupaten Sragen berdasarkan proses budidaya, panen dan pasca panen yang dilakukan oleh produsen beras dan kepuasan konsumen beras organik di Kabupaten Sragen. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, pengukuran proses dilakukan dengan cara identifikasi tindakan produksi beras organik menggunakan SNI 6729:2010 dan pengukuran hasil dilakukan kepada konsumen melalui identifikasi tingkat kepentingan atribut beras organik, tingkat kesesuaian dan kesenjangan atribut-atribut mutu beras organik, kepuasan konsumen beras organik terhadap atribut mutu beras organik, prioritas perbaikan atribut-atribut mutu beras organik. Atribut mutu beras organik yang digunakan sebanyak 10 dan dianalisis dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Important And Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan produksi yang dilakukan oleh produsen beras organik di Kabupaten Sragen sesuai dengan SNI 6729:2010. Rata-rata nilai kepentingan atribut beras organik adalah 3,53 dan Atribut mutu beras organik yang dianggap tidak penting adalah harga (2,30) dan kemasan (2,60). Hasil analisis CSI didapatkan nilai 61,6% menunjukan bahwa konsumen beras organik di Kabupaten Sragen cukup puas dan berdasarkan diagram IPA diketahui bahwa kinerja atribut produk beras organik yang dihasilkan oleh pertanian organik di Kabupaten Sragen masih perlu diperbaiki, terutama pada atribut warna, kebersihan, sertifikat organik dan kesesuaian label.Due to the public awareness of healthy food, the organic rice productivity in Sragen also increase and made it as one of the centers of organic rice in Central Java. Organic rice producers in Sragen need to provide assurance of quality and satisfaction for consumers. The absence of standards governing the final product made of organic rice producers and consumers are skeptical about the quality of organic rice, thus a measure that states of the quality of organic rice are needed. The objective research was to determine the performance quality of organic rice in Sragen based on the process of cultivation, harvesting and post- harvest rice which made by the producer and consumer satisfaction organic rice in Sragen. The study was conducted in two phases, the measurement process is done by identifying the actions of organic rice production using SNI 6729:2010 and measurement results done to consumers by identifying the importance of the organic rice attribute, the level of compliance and quality gaps attributes of organic rice, organic rice consumer satisfaction of the organic rice quality attributes, priority improvement of organic rice quality attributes. Organic rice quality attributes of which is used by 10 and analyzed by the method of Customer Satisfaction Index ( CSI ) and Important And Performance Analysis ( IPA ) . The results showed that the actions which undertaken by the production of organic rice producers in Sragen in accordance with SNI 6729:2010 . The average value of the attribute of interest is 3.53 and organic rice quality attributes that are not considered important is the price ( 2.30 ) and packaging ( 2,60 ) . CSI analysis results showed that the value of 61.6 % of the consumers of organic rice in Sragen quite satisfied and diagram based IPA is known that the performance attributes of organic rice products are produced by organic farming in Sragen still need to be improved , especially on the color attributes , cleanliness , organic certificates and suitability of organic labels.
6236598D1E009176HUBUNGAN MANAJEMEN USAHA PETERNAKAN DENGAN KUALITAS DAN KUANTITAS SAPI SIMMENTAL DI KABUPATEN BANJARNEGARATujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan manajemen peternakan Sapi Simmental dalam mengelola usaha ternaknya dan mengetahui hubungan antara tingkat manajemen usaha peternakan Sapi Simmental dengan kualitas dan kuantitas ternak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 20 Juni 2013 sampai 8 Agustus 2013 di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Metode penentuan sampel wilayah dilakukan secara purposive sampling berdasarkan jumlah populasi ternak yang dimiliki. Selanjutnya, dilakukan stratifikasi usaha yaitu tinggi, sedang, rendah. Jumlah responden yang dilibatkan dalam penelitian ini 50 orang diambil secara acak. Untuk mencari hubungan antara manajemen peternakan dengan kualitas dan kuantitas ternak digunakan analisis korelasi rank spearman. Persentase karkas Sapi Simmental di Kecamatan Wanayasa yaitu 40% dan PBBH sebesar 1-1,5 kg. Hasil penelitian menunjukan bahwa kuantitas Sapi Simmental di Kecamatan Wanayasa adalah 5545 ekor dan rata-rata kepemilikan 4,9 ST ± 1,79. Manajemen usaha peternakan berkorelasi sedang dengan kualitas dan kuantitas Sapi Simmental.The objectives of this research are to know the capability of animal husbandry management and to know the relations between the capability level of animal husbandry management to quality and quantity of simmental cow in Banjarnegara regency”. The research was held from June 20 th to August 8 th 2013 in Wanayasa subdistrict, Banjarnegara regency. The determination method of regional sample was done through purposive sampling. The based of population beef owned. Further, the effort of stratification done by high, middle, and low. The number of respondens in this research involved 50 person taken randomly. To finding relationship between husbandry management and Simmental Beef quality and quantity used spearman rank correlation analysis. The result of research showed percentage carcas of Simmental Beef in Wanayasa subdistrict is 40 percent and daily weight body of growth is 1-1,5 kilograms. Simmental Beef in Wanayasa subdistrict are 5545 cows and the average of Simmental Beef owned in Wanayasa Subdistrict is 1,79 ST ± 1,79. Management of animal husbandry have a meddle level correlated with quality and quantity of Simmental Beef
6246599A1L009104SELEKSI KETAHANAN GALUR F6 PADI GOGO TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN PADA MEDIA TANAM LARUTAN HARA DENGAN TAMBAHAN PEG (Polyethylene Glycol)
Padi merupakan sumber pangan penting, mengingat beras adalah salah satu bahan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) produksi padi tahun 2012 mencapai 69,05 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 3,29 juta ton atau 5 persen dibandingkan produksi padi 2011 sebesar 65,76 juta ton (GKG). Peningkatan produksi padi tidak sebanding dengan peningkatan jumlah penduduk yang mencapai 223 jiwa dengan konsumsi beras 135 kg/kapita/tahun. Kekeringan dapat berpengaruh terhadap menurunnya pertumbuhan dan bahkan dapat mengagalkan panen. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Melakukan seleksi pada galur-galur F6 padi gogo yang terhadap cekaman kekeringan. (2) Mendapatkan galur F6 padi gogo yang tahan terhadap cekaman kekeringan. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Februari 2013. Rancangan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi dengan 2 ulangan yang terdiri dari 2 petak utama yang digunakan untuk 2 perlakuan yang berbeda dan masing –masing petak utama dibagi menjadi 2 sebagai anak petak yang kemudian akan digunakan sebagai ulangan dari setiap perlakuan, di dalam anak petak terdapat 5 jenis persilangan padi gogo dan 4 varietas cek tahan dan 1 vaerietas peka terhadap kekeringan pada masing-masing persilangan digunakan 5 jenis galur yang berbeda. Variabel yang diamati adalah Panjang akar, Tinggi tanaman, Bobot kering akar, Bobot kering Tajuk, Presentase bibit mati, Rasio Berat kering akar den tajuk. Berdasarkan pengujian terhadap beberapa variabel, dan diketahui nilai relatif beberapa variabel yang digunakan dapat diketahui bahwa galur 45-17, 45-2, 121-3, 67-3, 67-2, 69-3, 69-2, 79-9, 71-10, 122-3, dan 75-1 mampu berdaptasi dengan baik pada kondisi kekeringan karena memiliki pertumbuhan yang cukup baik terhadap cekaman kekeringan.Rice is an important food source, since rice is a staple for the majority of the Indonesian population. According to the Central Statistics Agency rice production in 2012 reached 69.05 million tons of milled rice, up 3.29 million tons or 5 percent compared to rice production in 2011 amounted to 65.76 million tonnes. Increased rice production is not proportional to the increase in total population of 223 souls with consumption of 135 kg of rice / capita / year . Drought can affect the growth slows and may even void your harvest. This study aims to (1) selection on F6 strains of upland rice to drought stress. (2) obtain F6 upland rice strains that are resistant to drought stress. This study will be conducted in the Screen House and Plant Breeding Laboratory Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The research was conducted in October-February 2013. The design used was a split plot design with 2 replicates consisting of 2 main plots were used for 2 different treatments and each main plot was divided into 2 as a subplot which will then be used as replicates of each treatment, there is a subplot in the 5 types of crosses of upland rice and 4 check varieties resistant and 1 establishing seedlings are sensitive to drought at each crossing used 5 different types of strains. The variables measured were root length, plant height, root dry weight, dry weight Headers, Percentage of dead seedlings, root dry weight ratio den canopy. Based on the examination of some variables, and it is known that the relative value of several variables used can be seen that strain 45-17, 45-2, 121-3, 67-3, 67-2, 69-3, 69-2, 79-9, 71-10, 122-3, and 75-1 is able to adapt well to drought conditions because it has a fairly good growth to drought stress.
6256600F1F007041LINGUISTIC CONVERGENCE AND DIVERGENCE DEPICTED IN CONVERSATIONS OF MATT BUCKNER AND GREEN STREET ELITE’S MEMBERS IN LEXI ALEXANDER’S GREEN STREET HOOLIGANS MOVIEPenelitian ini bertujuan untuk meneliti konvergensi dan divergensi bahasa yang dimunculkan oleh karakter utama dalam film Green Street Hooligans karya Lexi Alexander. Penelitian ini juga memaparkan situasi yang menyebabkan konvergensi dan divergensi bahasa tersebut. Karakter utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah Matt Buckner dan anggota dari Green Street Elite yang merupakan basis supporter bola fanatik tim West Ham United. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang berupa film karya Lexi Alexander berjudul Green Street Hooligans dan naskah film tersebut. Data utama dari penelitian ini kemudian dianalisis melalui teori Howard Giles tentang akomodasi bahasa. Peneliti pertama-tama menentukan objek yang akan dianalisis, kemudian mendapatkan data-data berupa ujaran dari karakter utama. Data-data inilah yang kemudian diklasifikasikan menjadi dua, konvergensi bahasa dan divergensi bahasa. Selanjutnya adalah menggambarkan konteks dimana dan kapan ujaran-ujaran tersebut muncul untuk menentukan situasi terjadinya konvergensi dan divergensi bahasa dalam film tersebut. Lalu menganalisis data-data tersebut. Dari hasil analisis, ada tiga situasi yang menyebabkan terjadinya konvergensi divergensi bahasa. Situasi-situasi tersebut adalah situasi yang tidak menimbulkan perubahan sosial bagi pembicara dan lawan bicaranya, kemudian situasi yang menimbulkan perubahan sosial yang lebih baik bagi kelompok dominan, dan situasi yang menimbulkan perubahan sosial yang lebih baik bagi kelompok bawahan. Maka, konvergensi dan divergensi bahasa dapat terjadi bergantung pada situasi dan kondisi si pembicara dan lawan bicaranya, serta tujuan mereka dalam melakukan konvergensi dan divergensi bahasa.This research is aimed to analyze linguistic convergence and divergence that are emerged by the main characters of Lexi Alexander’s Green Street Hooligans movie. This research also explains the situation that causes both linguistic convergence and divergence. The main characters are Matt Buckner and the Green Street Elite’s members which is the fan base of West Ham United hooligans. Descriptive qualitative method is used to analyze the data which are the movie by Lexi Alexander entitled Green Street Hooligans and the script of the movie. The primary data of this research is analyzed through the accommodation theory by Howard Giles. The researcher first determines the object and then obtains the data which are the utterances of the main characters. Those data are classified into two, namely linguistic convergence and divergence. The researcher, next, draws the context when those utterances appear to determine the situation when linguistic convergence and divergence happen in the movie. Then, the researcher analyzes the data. From the analysis, there are three situations that cause linguistic convergence and divergence. Those situations are accommodative situations for no possibility of social change, accommodative situations for possibility of social change that is good for the dominant group, and accommodative situation for possibility of social change which is good for the subordinate group. Thus, linguistic convergence and linguistic divergence happen in certain condition and situation depend on the goal of doing linguistic convergence or divergence.
6266603B1J009073PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DAN KONSENTRASI Bifidobacterium BBIV PADA YOGHURT TERHADAP KADAR ASAM LAKTATYoghurt merupakan produk susu yang difermentasi oleh mikroorganisme tertentu yang sudah dikenal oleh masyarakat. Penambahan Bifidobacterium BBIV ke dalam yoghurt dapat meningkatkan kadar asam laktat yoghurt dan mampu menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar asam laktat pada yoghurt yang ditambah kultur Bifidobacterium BBIV dengan berbagai lama (periode) penyimpanan dan konsentrasi, juga untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Salmonella typhi. Percobaan ini dilakukan secara eksperimental dengan pola Rancangan Acak Lengkap. Kombinasi starter Bifidobacterium BBIV (Lactobacillus bulgaricus : Streptococcus thermophillus : Bifidobacterium BBIV) pada berbagai konsentrasi sebesar 1:1:0 (B0), 1:1:0,5 (B1), 1:1:1 (B2) dan 1:1:1,5 (B3) dengan lama penyimpanan 30 hari yang diamati setiap 5 hari. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA) kemudian dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan starter Bifidobacterium BBIV dengan berbagai konsentrasi pada yoghurt dengan berbagai lama (periode) penyimpanan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kadar asam laktat. Penambahan starter Bifidobacterium BBIV dengan kombinasi 1:1:1 (B2) yang disimpan selama 20 hari menunjukkan peningkatan kadar asam laktat. Semua kombinasi yoghurt (B0,B1,B2 dan B3) dengan penyimpanan selama 30 hari tetap memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Uji organoleptik menunjukkan yoghurt dengan konsentrasi starter 1:1:1,5 (B3) lebih disukai baik dari segi rasa, aroma, warna, dan homogenitas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Kadar asam laktat yoghurt meningkat setelah ditambahkan Bifidobacterium BBIV pada berbagai kombinasi, yaitu 1:1:0,5; 1:1:1; dan 1:1:1,5 di hari ke-30 masing-masing sebesar 1,2652%; 1,2243%; dan 1,2506%. Zona penghambatan pertumbuhan bakteri (Salmonella typhi) oleh yoghurt berkisar dari 6,5-8,3 mm selama berbagai periode penyimpanan.Yogurt is a well-known dairy product in the community that has been fermented by certain microorganism. The addition of Bifidobacterium BBIV into yogurt can increase level of yogurt lactic acid and can inhibit the growth of Salmonella typhi. The aim of this study was to find out the level of lactic acid of yogurt which is added by Bifidobacterium BBIV culture in various storage periods and concentrations, as well as to evaluate antibacterial activity towards Salmonella typhi. This research was an experimental study using a Completely Randomized Design. The combination of Bifidobacterium BBIV starter (Lactobacillus bulgaricus : Streptococcus thermophillus : Bifidobacterium BBIV) in various concentrations were 1:1:0 (B0), 1:1:0,5 (B1), 1:1:1 (B2) and 1:1:1,5 (B3) with storage period for 30 days where in observations were made every 5 days. Data was analysed using the ANOVA followed by the BNJ test. The result showed that the addition of Bifidobacterium BBIV starter in various concentrations to the yogurt with the various storage periods gave significantly different effects toward lactic acid levels. The addition of Bifidobacterium BBIV starter with combination of 1:1:1(B2) that was stored in 20 days showed increasing level of lactic acid. All of yogurt combinations (B0, B1, B2 and B3) that were stored in 30 days still had the ability to inhibit the growth of Salmonella typhi. Organoleptic test showed that yogurt with 1:1:1,5 (B3) starter concentration was preferred in taste, aroma, color, and homogeneity. The conclusion of this study suggested that lactic acid level of yogurt had been increasing after the addition of Bifidobacterium BBIV in various of combinations, i.e. 1:1:0,5 ; 1:1:1 ; and 1:1:1,5 in 30 days, they were 1,2652%; 1,2243% and 1,2506% respectively. Inhibition zone of the bacterial growth (Salmonella typhi) by yogurt ranged from 6,5 – 8,3 millimeters during the various storage periods.
6276604C1C009108ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN BIAYA PENDIDIKAN MODEL UANG KULIAH TUNGGAL DENGAN MODEL SPP MELALUI PERHITUNGAN UNIT COST (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO PROGAM STUDI AKUNTANSI ANGKATAN 2009)
Penelitian ini berjudul Analisis Perbandingan Biaya Pendidikan Model SPP dengan Model Uang Kuliah Tunggal Melalui Perhitungan Unit Cost (Studi Kasus pada Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Angkatan 2009). Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengetahui perbedaan biaya pendidikan model SPP dan model Uang Kuliah Tunggal yang dihitung dengan menggunakan metode Activity Based Costing.
Kegiatan berbasis biaya (ABC) dipandang oleh manajemen sebagai alat strategis, membentuk hubungan langsung antara kegiatan yang dilakukan dan output yang dihasilkan. Dengan menggunakan pendekatan ABC, studi kasus ini dilakukan untuk menunjukkan kegunaan dari pendekatan yang memberikan informasi biaya komprehensif dan rinci. Perkiraan biaya yang dihasilkan akan mendukung keputusan operasional dan strategis yang lebih tepat.
Setelah melakukan Penelitian dan menghitung biaya pendidikan model Uang Kuliah Tunggal dengan menggunakan metode Activity Based Costing maka diperoleh hasil bahwa perhitungan biaya pendidikan model Uang Kuliah Tunggal lebih rendah dibandingkan perhitungan biaya pendidikan model SPP.
The title of this research is comparative cost analysis between tuition fee model and single tuition model (the case at accounting student batch 2009 in university of Jendral Soedirman). This study is aimed to compare and find the differences in the cost of education between tuition fee model and single tuition model using the method of Activity Based Costing.
Activity based costing (ABC) is seen as a strategic management tool, establishing direct linkages between the activities performed and the output produced. Using the approach, a case study is undertaken to demonstrate the usefulness of the approach that provides comprehensive and detailed cost information. The improved cost estimate will support more informed operational and strategic decisions.
After do this research and calculate the cost of single tuition model using Activity Based Costing, it shows that the cost of single tuition model is lower than the cost of tuition fee model.
6286575H1L008029RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN YUDISIUM BERBASIS WEB (STUDI KASUS JURUSAN MIPA FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO)Yudisium adalah pengukuhan kelulusan seorang mahasiswa yang dianggap telah memenuhi syarat kelulusan pada suatu prorgram studi. Pendaftaran yudisium di MIPA Universitas Jenderal Soedirman yang dilakukan secara manual tidak efektif karena birokrasi yang terlalu kompleks, memakan waktu lama dan membani mahasiwa. Petugas pendaftaran yudisium di MIPA juga mengalami kesulitan dalam mengelola data pendaftaran yudisium karena syarat pendaftaran yudisium yang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi pendaftaran yudisium berbasis web agar mahasiswa dapat mendaftar tanpa menduplikasi form dan mempermudah petugas pendaftaran yudisium dalam mengelola data pendaftaran yudisium. Sistem dibuat berbasis web agar mahasiswa dan petugas pendaftaran yudisium dapat mengakses data pendaftaran dimana saja dan kapan saja.Yudisium is the inaugural graduation of college students who have fulfiled the requirement of graduation on a study program. Yudisium registration in Mathematics and Science Department of Jenderal Soedirman University which is conducted manually is not effective because the bureaucracy is too complicated , needs much time and burdens the students. Yudisium registration officers in Mathematics and Science department also face difficulties in managing Yudisium registration data because there are many requirements of Yudisium registration. This research aims to develop Yudisium registration information systems on web-based system so that the students can register Yudisium without duplicating the form and make the committee easier in managing the data of Yudisium registration. The system is based on web so that the students and the registration officer can access the registration data anywhere and anrytime.
6296608D1E009148PENGGUNAAN MINYAK IKAN LEMURU SEBAGAI SUMBER
OMEGA-3 DALAM RANSUM TERHADAP
PRODUKSI TELUR DAN BOBOT TELUR AYAM ARAB
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan minyak ikan lemuru dalam ransum terhadap produksi (Hen Day Production, Hen House Production) telur ayam Arab serta bobot telur ayam Arab. Materi yang digunakan adalah ayam Arab betina umur 18 minggu sebanyak 60 ekor dan ransum menggunakan minyak ikan lemuru. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jumlah perlakuan empat dengan ulangan sebanyak lima kali dan setiap ulangan terdiri atas 3 ekor ayam. Perlakuan yang diuji R0 = minyak ikan lemuru 0% (v/w), perlakuan R1 = minyak ikan lemuru 1,5% (v/w), perlakuan R2 = minyak ikan lemuru 3% (v/w) dan perlakuan R3 = minyak ikan lemuru 4,5% (v/w). Peubah yang dicatat dan diamati adalah Produksi (Hen Day Production) dan Bobot telur. Data di analisis menggunakan analisis variansi. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan minyak ikan lemuru dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap produksi telur dan bobot telur ayam Arab. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penggunaan minyak ikan lemuru dalam ransum menghasilkan produksi dan bobot telur ayam Arab yang relatif sama.The aim of this research was knowing the effect use menhaden oil supplementation in Arab chicken diet with egg productions dan egg weight. Materials used were Arab chicken females of 18 weeks old as many as 60 heads and ration wih menhaden oil supplementation. This research was conducted by invivo experimental method, by using Completely Randomized Design (CRD). Treatment numbers were four with five replications and each replication consisted of 3 chicken. The tested treatments were R0 = Menhaden Oil 0,0% (v/w), R1 = Menhaden Oil 1,5% (v/w), R2 = Menhaden Oil 3% (v/w), R3 = Menhaden Oil 4,5% (v/w). Variables that were recorded and observed were egg productions and egg weight. Variance analysis results showed that use menhaden oil supplementation in diet of Arab chicken had no significant (P>0.05) with egg productions and egg weight. The conclusion of the research was Arab chicken diet nutrition as same as each treatment. So, had no increased egg productions and egg weight when the last laying hen period.
6306609F1A009009BEREBUT SUAMI
(Analisis Wacana tentang Persaingan Para Istri dalam Pernikahan Poligami di China dalam Novel Raise the Red Lantern)
Raise the Red Lantern merupakan salah satu novel karya sastrawan China bernama Su Tong. Novel ini memuat kisah mengenai permasalahan sosial dalam pernikahan poligami. Salah satunya yaitu mengenai persaingan para istri dari suami yang berpoligami. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif interpretatif dengan menggunakan analisis wacana kritis Teun A van Dijk. Bahan penelitian ini adalah novel Raise the Red Lantern karya Su Tong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk persaingan para istri, faktor yang menyebabkan terjadinya persaingan para istri, serta strategi yang dilakukan oleh para istri untuk merebut perhatian dari suami dalam pernikahan poligami di China yang dikonstruksikan dalam novel tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa bentuk persaingan para istri dalam pernikahan poligami adalah mengganggu suminya dengan alasan berpura-pura sakit ketika suaminya bermalam di kamar istri lainnya, berpura-pura baik, saling menjatuhkan dan membongkar keburukan istri satu kepada istri lainnya dan mengadukannya kepada suaminya, menggunakan ilmu sihir (santet), mengadu domba, menjatuhkan, menjelek-jelekan, menyakiti, mencelakai, bahkan sampai tega membunuh anak dari masing-masing istri. Faktor yang menyebabkan terjadinya persaingan para istri adalah rasa cemburu dan ketidakadilan antara perlakuan yang diberikan suami kepada para istrinya, sikap suami yang cenderung lebih sayang kepada istri barunya, persoalan kelahiran anak, dan terbaginya perhatian suami sehingga menyebabkan pemenuhan kebutuhan biologis istri yang kurang terpenuhi. Strategi yang dilakukan oleh para istri untuk merebut perhatian dari suaminya adalah bersikap ramah, hangat, dan berpura-pura baik kepada istri baru suaminya serta menerima dengan lapang dada terhadap keputusan suami untuk menikah lagi meskipun sebenarnya hatinya (istri) merasa cemburu dan kesal, mencoba membunuh janin dalam kandungan istri lainnya dan menggunakan suntikan pemicu kelahiran agar dapat memberikan keturunan dan melahirkan lebih awal, menyiapkan kado yang dirasa paling mewah dan mahal ketika suaminya berulang tahun, berusaha memuaskan nafsu seksual suami dengan berbagai macam cara, meskipun cara tersebut dirasa tidak lazim dan menjijikan (menijilati anus suaminya).
Saran penelitian ini adalah bagi perempuan keputusan poligami perlu dipikirkan ratusan kali karena poligami itu akan menyebabkan dampak negatif bagi mereka yaitu poligami akan membuat kaum perempuan menderita dan sengsara. Selain itu, anak-anak dalam pernikahan poligami juga akan mengalami hal yang serupa.

“Raise the Red Lantern” is one of man of novel China letters whom named Su Tong. This novel load story about social problems on polygamy marriage. One of them which is about wives rivalry from husband that gets polygamy. This research is qualitative interpretative research by use critical discourse analysis Teun A van Dijk. The material of this research is novel “Raise the Red Lantern” of Su Tong. This research intent to know how wives rivalry, factor that causative wives rivalry, and strategy that did by wives to grab attention of their husband in polygamy marriage at China that is construrcted in that novel.
Base on observational result, there is known that wives rivalry form in polygamy marriage that disturb their husband in consideration gets to malinger while their husband overnight at another wife room, good feigning, strikes down mutually and pry one wife badness to another wife and tell it to their husband, utilizing black magic (santet), pit sheep, strike down, disfigure, derange, dammit, even until dare they kill child of each wife. Factors causative wives rivalry are sensed jealous and injustice among treatment that given by husband to his wives, husband attitude that tending dearer to his new wife, childs natal problem, and husband attention is split so causes accomplishment biologis requirement’s wife that insufficiently. Strategy did by wives to grab attention their husband which are posed friendly, chummy, and good feigning to new wife of their husbands and accepting by cordiality to husband decision that married again despite actually their heart (wives) perceive jealous and dejected, try to kill fetus that in intrauterine another wives and utilizing natal trigger injection intent to give generation and bearing earlier, making ready gift that perceived most luxurious and most expensive while their husband gets birthday, try to satisfy husband sexual passion with various kind trick, in despite that trick is perceived uncommonly and abominately (lick anus of their husband).
Tips of this observational is for female of polygamy decision needs to be thought up hundreds times because that polygamy will cause negative impact to them which is polygamy will make female clan suffers and misery. Besides it, children in polygamy marriage will also experience similar thing.
6316610A1L009128PENGARUH BIOAGENT DAN MINERAL KAPUR PERTANIAN PADA KOMPOSTING LIMBAH TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi bioagent pada komposting terhadap pertumbuhandan hasil bawang merah, 2) Mengetahui pengaruh berbagai dosis mineral kapur pertanian pada komposting terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah, 3) Mengetahui interaksi antara bioagent dan kapur pada komposting terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilakukan di wilayah dataran tinggi Kledung, Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada bulan Oktober 2012 sampai Januari 2013. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah bioagent dengan 3 konsentrasi meliputi 2; 3; 4 % ditambah kontrol, dan faktor kedua adalah dosis mineral kapur pertanian dengan 3 taraf meliputi 1,5; 2; 2,5 % ditambah kontrol. Variabel pertumbuhan yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, luas daun dan jumlah daun. Sedangkan parameter hasil yang diamati adalah bobot segar total, bobot segar daun, bobot segar batang (semu), bobot segar umbi dan bobot segar akar. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan Uji Regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian bioagent pada limbah tembakau sampai konsentrasi 4% belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Pemberian dosis mineral kapur pertanian sampai 2,5 % belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah, terkecuali untuk variabel tinggi tanaman. Sedangkan interaksi pemberian dosis mineral kapur pertanian 2,5% dengan konsentrasi bioagent 2,82 % menjadi kombinasi terbaik untuk variabel luas daun yaitu sebesar 21,97 cm2. This study aims to: 1) Determine the effect of various bioagent concentration at composting on the growth of onion, 2) Determine the effect of various aplication of agricultural lime mineral at composting on the growth of onion, 3) Determine the interaction between bioagent and agricultural lime mineral at composting on the growth of onion. Research was conducted in the highlands of Kledung, Kwadungan Gunung Village, Kledung Distric, Temanggung Regency and conducted from October 2012 until January 2013. The method used was a Completely Block Randomized design with 2 factors and 3 replications. The first factor is the concentration of bioagent with 3 levels include 2, 3, 4% plus control, and the second factor is the aplication of agricultural lime mineral with 4 levels include 1.5, 2, 2.5% plus control. The growth variabels observed were plant height, number of tillers, leaf area and leaf number. While the outcome parameters are wet weight total, wet weight of leaf, wet weight of rod (pseudo), wet weight of tuber and wet weight of root. Data was analyzed with F Test and continued to Regression Test. The results showed that giving bioagent on tobacco waste to a concentration of 4% has not been able to increase the growth and yield of onion. The application of agricultural lime mineral at 2.5% has not been able to increase the growth and yield of onion, except for the variable height. While the interaction between agricultural lime mineral 2.5% with concentration of bioagent 2.82% be the best combination for variable leaf area that is equal to 21.97 cm2.
6326601H1G008016PENURUNAN KESADAHAN AIR MENGGUNAKAN ADSORBAN ZEOLIT BERDASARKAN KONSENTRASI Ca, Mg DAN APLIKASINYA TERHADAP LAJU METABOLIK BASAL IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
Kesadahan merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam upaya pemenuhan standar laju metabolik basal (LMB) ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zeolit dari daerah mana yang paling efektif dalam menurunkan kesadahan dilihat dari konsentrasi Ca dan Mg serta mengetahui efektivitas penggunaan zeolit terhadap LMB ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran kesadahan total, Ca, Mg dan LMB dianalisis dengan ANAVA dan dilanjutkan dengan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan zeolit Bayah memiliki persentase penurunan tertinggi dibandingkan zeolit Tasikmalaya dan kontrol dilihat berdasarkan konsentrasi kesadahan total 79,40±2,66%; kasium 77,68±3,68% dan magnesium 80,52±2,66%. Nilai LMB terendah yaitu 1946,79±342,84 kJ/kg0,8/jam. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa zeolit Bayah merupakan zeolit yang paling efektif dalam menurunkan kesadahan berdasarkan konsentrasi Ca dan Mg. Zeolit Bayah merupakan perlakuan yang paling efektif dan efisien dalam memenuhi metabolik basal pada ikan nila (Oreochromis niloticus).Hardness is one important factor in basal metabolic rate (BMR) standards of fish. This study aims to determine the zeolite from different origine areas which most effective in reducing the concentration of hardness, based on Ca and Mg as well as the effectiveness of zeolites to BMR of tilapia (Oreochromis niloticus). The laboratory experiment used completely randomized design testing 3 treatments in sectuplicates. Data of total hardness, Ca, Mg and BMR were then F-tested and LSD-tested using ANOVA. The results showed that Bayah zeolite presented the highest percentage in decreasing of total hardness, Ca and Mg comparing to Tasikmalaya zeolite and control, i.e. 79.40±2.66%; 77.68±3.68%, and 80.52±2.66%, respectively. Value of BMR was 1946.79±342.84 kJ/kg0.8/hour. It could be concluded that Bayah zeolite was not only effective in reducing the concentration of hardness, Ca, Mg, but also presented the best performance in BMR of tilapia (Oreochromis niloticus).
6336613A1C009043SUMBANGAN PENDAPATAN PEREMPUAN PEMETIK MELATI PUTIH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN BATANG KABUPATEN BATANGKecamatan Batang merupakan salah satu daerah sentra budidaya melati putih karena daerah ini memiliki potensi untuk budidaya sehingga melati putih dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan pemetikan melati putih sebagian besar dilakukan oleh kaum perempuan atau ibu rumah tangga. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat menyebabkan para perempuan di Kecamatan Batang menempatkan diri untuk bekerja sebagai pemetik melati putih di sela-sela waktunya sebagai ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan perempuan pemetik melati putih dan pendapatan rumah tangga, menganalisis sumbangan pendapatan perempuan pemetik melati putih dan menganalisis besar curahan jam kerja perempuan pemetik melati putih per hari.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan data dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret hingga 7 April 2013, dengan sasaran penelitian adalah para perempuan pemetik melati putih di Desa Kasepuhan, Desa Denasri Wetan, Desa Denasri Kulon dan Desa Karangasem Utara Kecamatan Batang Kabupaten Batang yang melakukan kegiatan pemetikan pada bulan Februari 2013. Responden yang diambil sebanyak 34 orang dengan metode proporsional simple random sampling. Data yang diambil adalah data pendapatan perempuan pemetik melati putih, pendapatan rumah tangga dan jam kerja pada bulan Februari 2013. Data dianalisis menggunakan analisis pendapatan rumah tangga, income share, dan curahan jam kerja.
Hasil penelitian menunjukkan besarnya pendapatan perempuan pemetik melati putih sebesar Rp112.220,59, pendapatan rumah tangga sebesar Rp525.750,00, sumbangan pendapatan perempuan pemetik melati putih di Kecamatan Batang pada bulan Februari 2013 sebesar 21,34 persen terhadap pendapatan rumah tangga petani dan dilihat dari segi curahan jam kerja per hari, maka pada bulan Februari 2013 perempuan pemetik melati putih di Kecamatan Batang memiliki curahan jam kerja yang masih rendah.
Sub-district Batang is one of the central areas of white jasmine cultivation because this area has the potential for cultivation so that the white jasmine can grow well. Activities plucking white jasmine are mostly done by women or housewives. Increasing needs of life cause the women in the Sub-district Batang put themselves to work as pickers white jasmine on the sidelines of his time as a housewife. This study aims the amount to analyze income the picker woman of jasmine white and household income, analyzes income contribution the picker woman of jasmine white and analyze a large the outpouring of working hours the picker woman of jasmine white per day.
The research method used was a survey method. Data collection was conducted from 10 March to 7 April 2013, research targeting is the picker women of jasmine White Kasepuhan Village, Denasri Wetan Village, Denasri Kulon village and the village of Karangasem Utara, Sub-district Batang District Batang who do activities of the picking in February 2013. Respondents were drawn as many as 34 people with the proportional method of simple random sampling. The data taken was from income data the picker women of jasmine white, household income and working hours in February 2013. Data were analyzed using household income, income share, and the outpouring of working hours.
The results showed in income the picker woman of jasmine white amount Rp112.220, 59, household income amount Rp525.750, 00, income contribution the picker woman of jasmine white in the Sub-district Batang in February 2013 that is 21.34 per cent for farmers household income and viewed in terms of outpouring working hours per day, then in February 2013 the picker women of white jasmine in Sub-district Batang has outpouring working hours is still low.
6346615A1C009013PENERAPAN MODEL GOAL PROGRAMMING DALAM PRODUKSI LAMINATED BOARD, FINGER JOINED DAN BARE COREDI PT. ARUMBAI KASEMBADAN KECAMATAN SOMAGEDE KABUPATEN BANYUMASPT. Arumbai Kasembadan yang terletak di Somagede Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu agroindustri yang bergerak dalam pengolahan kayu albasia. Olahan kayu albasia yang dihasilkan oleh perusahaan ini berupa laminated board, finger joined dan bare core yang telah mencapai pasar ekspor, yaitu Jepang dan Korea Selatan. Namun, dalam menjalankan kegiatan produksinya perusahaan dihadapkan pada beberapa sasaran yang ingin dicapai, yaitu mencapai target permintaan pasar, menekan seminimal mungkin biaya total variabel, mengefisienkan dan mengefektifkan penggunaan mesin, mengefisienkan dan mengefektifkan hari kerja operasi serta mengefisienkan dan mengefektifkan penggunaan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui apakah produk laminated board, finger joined dan bare coreyang dihasilkan PT. Arumbai Kasembadan telah sesuai dengan target pesanan, dan 2) menganalisis penggunaan sumberdaya produksi (bahan baku, tanaga kerja dan mesin) yang dimiliki PT. Arumbai Kasembadan secara efisien dan efektif. Penelitian ini dilaksanakan secara studi kasus di PT. Arumbai Kasembadan. Penelitian dilaksanakan dari bulan April 2013 sampai Juli 2013. Data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder dengan metode wawancara dan observasi langsung.Analisis data dilakukan dengan model goal programming. Model ini diawali dengan menentukan fungsi tujuan dan fungsi kendala tujuan, selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan bantuan software POM for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kegiatan produksi yang dilakukan oleh PT. Arumbai Kasembadan belum sesuai dengan jumlah pesanan yang diterima dan belum mampu mengefisienkan dan mengefektifkan penggunaan sumberdaya produksi yang dimiliki oleh perusahaan. 2) Hasil analisis model goal programming menunjukkan bahwa kegiatan produksi perusahan dapat disesuaikan dengan jumlah pesanan yang diterima oleh perusahaan, sehingga dapat mengefisienkan dan mengefektifkan penggunaan sumberdaya produksi yang dimiliki perusahaan.PT. Arumbai Kasembadan located in Somagede, Banyumas regency, is one of agro-processing albasia wood. Produced by the company that is laminated boards, finger joined and bare cores that have reached export markets, namely Japan and South Korea. However, in the course of its production companies are faced with a number of objectives to be achieved, namely to reach the target market demand, reduce to a minimum the total variable costs, streamline and make effective use of the machine, streamline and streamline business days and streamline operations and make effective use of raw materials. This study aimed to 1) determine whether the products are laminated board, finger joined and the resulting bare core PT. Arumbai Kasembadan orders in accordance with the target, and 2) analyze the use of production resources (raw materials, labor and machinery tanaga) owned by PT. Arumbai Kasembadan efficiently and effectively.This study conducted a case study at PT. Arumbai Kasembadan. The study was conducted from April 2013 to July 2013. The data obtained are primary and secondary data through interviews and direct observation. Data analysis was performed with the goal programming models. This model begins by determining the depth of the objective function and objective function, then analyzed with the help of POM software for Windows.The results showed that 1) the production activities are carried out by PT. Arumbai Kasembadan not in accordance with the number of orders received and have not been able to make efficient and effective use of resources owned by the production company. 2) The goal programming model analysis showed that the production company activities can be adjusted by the number of orders received by the company, so as to make efficient and effective use of resources owned production company.
6356616A1L008060KAJIAN PEMANFAATAN RESIDU MIKORIZA Glomus sp. dan Gigaspora sp. SERTA VARIASI KADAR AIR KAPASITAS LAPANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis.L)Tanaman pakcoy (B. chinensis L.) merupakan golongan keluarga tanaman sawi yang memiliki berbagai macam manfaat dan kegunaan bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan genus mikoriza Glomus sp. dan Gigaspora sp. dan kadar air kapasitas lapang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan di screenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto. Tanah yang digunakan adalah tanah ultisol. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari sampai April 2013. Penelitian ini merupakan percobaan pot yang dilakukan di screenhouse. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 27 kombinasi perlakuan. Perlakuan terdiri atas dua faktor, yaitu genus mikoriza (Glomus sp. 50 spora, Gigaspora sp. 50 spora dan campuran Glomus sp. 25 spora dan Gigaspora sp. 25 spora) dan kadar air kapasitas lapang. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tajuk segar, bobot akar segar, bobot tajuk kering, dan bobot akar kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, bobot tajuk segar dan bobot tajuk kering. Analisis faktorial regresi menunjukkan bahwa pengaruh mandiri penggunaan mikoriza campuran (Glomus sp dan Gigaspora sp.) memiliki nilai rata-rata yang lebih baik pada variabel bobot tajuk segar dan bobot tajuk kering. Kadar air kapasitas lapang berpengaruh nyata pada variabel tinggi tanaman, luas daun, bobot tajuk segar dan bobot tajuk kering. Interaksi antara mikoriza dan kadar air kapasitas lapang berpengaruh nyata pada variabel tinggi tanaman sedangkan pada variabel yang lainnya tidak berpengaruh nyata.Pakcoy plants (B. chinensis L.) is a class of mustard plant family that has a wide range of benefits and usefulness to society. The purpose of this study was to assess the effect of the use of mycorrhizal genus Glomus sp. and Gigaspora sp. and field capacity of moisture content on the growth and yield of pakcoy. Screenhouse experiment was conducted in the Faculty of Agriculture, University General Sudirman, Karangwangkal, Purwokerto. Land use is land ultisol. The research was conducted from February to April 2013. This study is a pot experiment conducted in the screenhouse. The design used was a randomized block design (RBD) with 9 treatment combinations and three replications, so there are 27 combination of treatments. The treatment consists of two factors, namely the genus mycorrhizal (Glomus sp. 50 spora, Gigaspora sp. 50 spora, and a mixture of Glomus sp. 25 spora and Gigaspora sp. 25 spora) and field capacity of moisture content. Observation variables include plant height, leaf number, leaf area, canopy fresh weight, root fresh weight, dry crown weight, and root dry weight. The results show that the real effect of mycorrhiza on plant height, canopy fresh weight and canopy dry weight. Factorial regression analysis showed that the independent effect of the use of mixed mycorrhizal (Glomus and Gigaspora sp sp.) has an average value better than on variable canopy fresh weight and canopy dry weight. Water content at field capacity is significantly variable plant height, leaf area, canopy fresh weight and canopy dry weight. Interactions between mycorrhizal and water content at field capacity is significantly higher than variable plant, while the other variables are not significant.
6366617C1C006094ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR KEUANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
(Studi Empiris pada Perusahaan Consumer Goods Industry yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009 - 2011)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitability, size dan liquidity baik secara simultan maupun parsial terhadap struktur keuangan perusahaan consumer goods industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2009-2011, dan pengaruh struktur keuangan tersebut terhadap nilai perusahaannya.
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah profitability (Net Profit Margin - NPM), size (Ln(Net Sales)) dan liquidity (Current Ratio - CR) berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan (Debt to Equity Ratio - DER) dari perusahaan consumer goods industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2009-2011 baik secara simultan maupun parsial, dan struktur keuangan (Debt to Equity - DER) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaannya (Tobin Q). Metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan hasilnya adalah 69 perusahaan (23 perusahaan selama periode 3 tahun). Sedangkan alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi linier berganda dan regresi linier sederhana.
Berdasarkan hasil analisis regresi dapat disimpulkan bahwa profitability, size dan liquidity secara simultan berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan perusahaan consumer goods industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2009-2011, tetapi hanya liquidity yang secara parsial berpengaruh signifikan, dan struktur keuangan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaannya.
The objectives of this research were to determine the influence of profitability, liquidity and size both simultaneously and partially to the financial structure of the consumer goods industry companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2009-2011, and the influence of the financial structure to the firm’s value.
The proposed hypotheses of this research were profitability (Net Profit Margin - NPM), size (Ln (Net Sales)) and liquidity (Current Ratio - CR) significantly influenced the financial structure (Debt to Equity Ratio - DER) of the consumer goods industry companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2009-2011 either simultaneously or partially, and the financial structure (Debt to Equity - DER) had a significant influence to the firm’s value (Tobin's Q). The sampling method used in this research was purposive sampling and the result was 69 companies (23 companies during the 3 years period). While the analysis tools used to test the hyphoteses were multiple linear regression and simple linear regression.
Based on the results of the regression analyses it can be concluded that profitability, size and liquidity simultaneously had a significant influence to the financial structure of the consumer goods industry companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2009-2011, but only liquidity that partially had a significant influence, and that the financial structure didn’t have a significant influence to the firm’s value.
6376618A1H008026RANCANG BANGUN PERONTOK PADI SEMI MEKANIS TIPE GEBOT
Petani padi di Indonesia pada umumnya penanganan pasca panen padi masih menggunakan metode konvensional (gebot) dimana metode ini kurang ergonomis. Perontokan desain merupakan faktor penting dalam penanganan pasca panen untuk mengurangi kerugian panen (kerugian). Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendapatkan
Desain Semi-Mechanical perontok padi ergonomis dan 2) mengurangi kerugian selama perontokan padi. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan desain alat, pembuatan alat, pengujian alat di lapangan dan laboratorium. Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2012 sampai April 2013. Tahapan desain adalah untuk membuat desain sketsa kasar perontok padi Semi-Mechanical, tahap selanjutnya adalah membuat alat seperti Desain Semi-Mechanical Beras perontok jenis gebot dan tahap selanjutnya pengujian alat untuk menguji perontok padi Semi-Mechanical alat yang
termasuk uji fungsional, pengujian kendala, pengujian rugi beras, pengujian alat ergonomis, uji kinerja alat dan uji energi gebot alat. Hasil penelitian ini adalah : 1) mendapatkan Desain Semi-Mechanical ergonomis Beras perontok tipe gebot dan 2) penyusutan beras selama perontokan menggunakan alat dengan pegas jenis gebot lebih tinggi dibandingkan dengan konvensional. Dimana kinerja alat dengan pegas karet memiliki kinerja rata-rata 45 kg / jam, tanpa alat semi memiliki kinerja rata-rata 24 kg / jam sedangkan metode konvensional (gebot) memiliki kinerja rata-rata 63 kg / jam.

Kata kunci: padi, rancang bangun, perontok semi mekanis, ergonomi.
Rice farmers in Indonesia are generally in post-harvest handling of rice still using conventional methods (gebot) where the method is less ergonomic. Threshing design is an important factor in post-harvest handling to reduce harvest losses (losses). This study aims to : 1) get a Design of Semi-Mechanical ergonomic Rice thresher and 2) reducing losses during threshing rice. The research was conducted through several stages of design tools, making tool, testing tool in the field and laboratory. The research was conducted from December 2012 to April 2013. Stages of the design was to create a design rough sketch of Semi-Mechanical Rice thresher, the next stage was to making tool like a Design of Semi-Mechanical Rice thresher type gebot and subsequent stages of testing tools to test the Semi-Mechanical Rice thresher tool which include functional testing, constraints testing, rice loss testing, ergonomic tool testing, test performance of tool and test gebot energy of tool. The results of this research are : 1)get a Design of Semi-Mechanical ergonomic Rice thresher type gebot and 2) rice shrinkage during threshing using tool with spring type gebot higher in comparison with the conventional. Where the performance of the tool with rubber springs have an average performance
of 45 kg / hour, without spring tool has an average performance of 24 kg / hour while the conventional method (gebot) has an average performance of 63 kg / hour.

Keywords: rice, design, semi-mechanical thresher, ergonomics
6386619H1F009003PEMETAAN GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN DAN PERHITUNGAN SUMBERDAYA HIDROKARBON DENGAN METODE VOLUMETRIK DI LAPANGAN "FENUS", SELAT MALAKA, CEKUNGAN SUMATERA TENGAHLapangan FENUS merupakan daerah eksplorasi yang berada di daerah Selat Malaka tepatnya di Selat Asam dan sekitarnya. Kehadiran minyak pada Formasi Sihapas Atas diketahui terdapat pada Sumur FAN-01 setelah dilakukan uji sumur secara perforasi. Hal ini menjadi dasar bahwa Lapangan FENUS dapat dilakukan perhitungan sumberdaya hidrokarbon. Formasi Sihapas Atas terdiri dari litologi batulempung dengan sisipan batupasir yang diendapkan pada lingkungan prodelta dan ditutupi oleh batulempung lingkungan laut Formasi Telisa. Penentuan lingkungan pengendapan dilakukan dengan melihat pola log gamma ray atau secara elektrofasies, Kendall 2003. Secara struktur geologi pembentukan cebakan minyak dikontrol oleh sesar naik dengan tipe roll-over berarah baratlaut-tenggara yang membentuk antiklin pada bagian hanging wall sehingga baik untuk menjadi akumulasi minyak bumi. Berdasarkan interpretasi play and concept yang dibuat, batuan sumber yang berpotensi berasal dari subcekungan Bengkalis Selatan sebelah baratdaya dan subcekungan Rangsang sebelah tenggara. Penentuan play and concept mengacu pada penelitian secara regional oleh Longley dan Soemantri, 1992. Berdasarkan hasil perhitungan sumberdaya hidrokarbon (OOIP) didapatkan tiga asumsi kemungkingan diantaranya P90 (Proven) sebesar 5MMBO, P50 (Probable) sebesar 7,1MMBO dan P10 (Possible) sebesar 9,8MMBO.FENUS field is an exploration area that located at Malacca Strait, especially at Asam Strait and around. Oil prospect in this area located at Upper Sihapas Formation are known in FAN-01 well after well tests perforation. This became the basis that FENUS field can be calculated of hydrocarbon resources. The Upper Sihapas Formation lithology consists of shalestone with interbedded of sandstone that deposited in prodelta environment and covered by shalestone of Telisa Formation in marine environment. Determination of the depositional environment based on gamma ray log pattern or electrofacies, Kendall 2003. According to geology structure of oil trap controlled by thrust fault with roll-over type northwest-southeast that make anticline in hanging wall section, so it good to oil accumulation. Based on play and concept interpretation, source rock potential comes on South Bengkalis Subbasin in southwest direction and Rangsang Subbasin in southeast direction. Interpretation of play and concept based on regional section by Longley and Soemantri 1992. Based on calculated of hydrocarbon resources (OOIP) obtained three assumptions including, the value of P90 (Proven) as 5 MMBO, the value of P50 (Probable) as 7,1 MMBO and the value of P10 (Possible) as 9,8 MMBO.
6396620A1H008054ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PRODUKSI HEALTHY COCONUT OIL (Studi Kasus di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Petanahan, Kabupaten Kebumen)
Healthy Coconut Oil (HCO) adalah minyak goreng yang terbuat dari VCO yang dihilangkan rasa dan bau kelapa, disaring dan dimurnikan tanpa pemanasan tinggi sehingga tidak menimbulkan trans fatty acid. Tujuan yang ingin di capai dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan usaha produksi HCO di BUMDes Petanahan, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, dilihat dari aspek financial dan mengetahui tingkat sensitivitas usaha produksi HCO apabila terjadi hal-hal seperti penurunan harga jual, penurunan produksi atau kenaikan harga bahan baku. Berdasarkan analisis kelayakan usaha produksi HCO, diketahui NPV Rp 138.451.923, IRR 27,1%, MARR 15,5 %, Net B/C Ratio 2,2 dan Payback Period (PBP) selama 5,0 tahun usaha pembuatan HCO dinyatakan layak untuk dikembangkan. Maksimal penurunan produksi HCO, penurunan harga jual HCO dan kenaikan harga bahan baku yang dapat ditoleransi berturut-turut adalah 5,01%, 5,01% dan 6,33%.

Kata kunci: Healthy Coconut Oil, minyak goreng dan minyak kelapa.
Healthy Coconut Oil (HCO) is a vegetable oil made from VCO which eliminated the taste and smell of coconut, filtered and purified without heating so as not to cause high trans fatty acids. The objectives to be achieved from this study was to determine the feasibility of the production of HCO in BUMDes Petanahan, District Petanahan, Kebumen, seen from the financial aspects of the business and determine the level of sensitivity of HCO production in case of things like price reductions, reduced production or increase prices raw materials. Based on the analysis of the feasibility of the production of HCO, known to Rp 138.451.923, NPV, IRR 27.1%, MARR 15.5%, Net B / C ratio of 2.2 and the payback period (PBP) for 5.0 years making business HCO declared eligible to be developed. Maximum decrease in the production of HCO, HCO selling price reductions and price increases of raw materials that can be tolerated in a row is 5.01%, 5.01% and 6.33%.

Keywords: Healthy Coconut Oil, fried oil and coconut oil.
6406621A1L109034PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCHOY PADA TANAH ULTISOLPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil pakchoy, 2) mengetahui pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil pakchoy, dan 3) mengetahui interaksi antara dosis pupuk kandang dengan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil pakchoy, serta mendapatkan perlakuan yang memberikan hasil tertinggi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2012 sampai Februari 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 12 perlakuan dan 3 (tiga) kali ulangan. Faktor yang dikaji terdiri dari 2 faktor, yaitu dosis pupuk kandang dan jarak tanam. Dosis pupuk kandang yang digunakan adalah 0 kg/petak atau kontrol (R0), 2,25 kg/petak (R1), 3,38 kg/petak (R2), dan 4,5 kg/petak (R3). Jarak tanam yang digunakan adalah 30 x 20 cm (F1), 30 x 25 cm (F2), dan 30 x 30 cm (F3). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), bobot segar akar (g), bobot kering akar (g), bobot segar tanaman (g), bobot kering tanaman (g), bobot segar tajuk (g), bobot kering tajuk (g), bobot tanaman per hektar (ton/ha), luas daun (cm2), indeks luas daun (ILD) dan Shoot/Root ratio. Hasil penelitian menunjukan aplikasi dosis pupuk kandang tidak berpengaruh hampir terhadap seluruh variabel pengamatan kecuali bobot segar tanaman dan bobot segar tajuk. Jarak tanam berpengaruh terhadap variabel bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot tanaman per hektar dan indeks luas daun (ILD). Interaksi dosis pupuk kandang dan jarak tanam terjadi pada bobot segar tajuk dan bobot segar tanaman.

This research purposed to: 1) determine the effect of dose the manure on growth and yield pakchoy, 2) determine the effect ofspacing on growth and yield pakchoy, and 3) interaction between the dose of manure with spacing on growth and yield pakchoy, andgettreatmentwhich gavethe highest yield. The research was started from December 2012 to February 2013. This research using Randomized Complete Block Design (RCBD) with 12treatments and 3 (three) replications. Treatments consists of two factors, that is the dose of manure and plant spacing. Manure doses used 0 kg/plot or control (R0), 2,25 kg/plot (R1), 3,38 kg/plot (R2), and 4,5 kg/plot (R3). Spacing used 30 x 20 cm (F1), 30 x 25 cm (F2), and 30 x 30 cm (F3). The variables observed were crop height (cm), number of leaves (pieces), fresh and dry weight of roots (g), fresh and dry weight of crop (g), fresh and dry weight of canopy (g), the weight of plants per hectare (tons/ha), leaf area index, leaf area (cm2) and Shoot /Root ratio. Results of research showed that aplication of manure doses virtually no effecton to all variables except tofresh weight of crop and canopy. Effect on the variable spacing to fresh and dry weigh tof crop and canopy, the weight of plants per hectare (tons/ha) and leaf area index. Interaction dose of manure and spacing occurs in fresh weight of the crop and canopy.