Home
Login.
Artikelilmiahs
6599
Update
LISA MAILA HIDAYATI
NIM
Judul Artikel
SELEKSI KETAHANAN GALUR F6 PADI GOGO TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN PADA MEDIA TANAM LARUTAN HARA DENGAN TAMBAHAN PEG (Polyethylene Glycol)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Padi merupakan sumber pangan penting, mengingat beras adalah salah satu bahan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) produksi padi tahun 2012 mencapai 69,05 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 3,29 juta ton atau 5 persen dibandingkan produksi padi 2011 sebesar 65,76 juta ton (GKG). Peningkatan produksi padi tidak sebanding dengan peningkatan jumlah penduduk yang mencapai 223 jiwa dengan konsumsi beras 135 kg/kapita/tahun. Kekeringan dapat berpengaruh terhadap menurunnya pertumbuhan dan bahkan dapat mengagalkan panen. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Melakukan seleksi pada galur-galur F6 padi gogo yang terhadap cekaman kekeringan. (2) Mendapatkan galur F6 padi gogo yang tahan terhadap cekaman kekeringan. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Februari 2013. Rancangan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi dengan 2 ulangan yang terdiri dari 2 petak utama yang digunakan untuk 2 perlakuan yang berbeda dan masing –masing petak utama dibagi menjadi 2 sebagai anak petak yang kemudian akan digunakan sebagai ulangan dari setiap perlakuan, di dalam anak petak terdapat 5 jenis persilangan padi gogo dan 4 varietas cek tahan dan 1 vaerietas peka terhadap kekeringan pada masing-masing persilangan digunakan 5 jenis galur yang berbeda. Variabel yang diamati adalah Panjang akar, Tinggi tanaman, Bobot kering akar, Bobot kering Tajuk, Presentase bibit mati, Rasio Berat kering akar den tajuk. Berdasarkan pengujian terhadap beberapa variabel, dan diketahui nilai relatif beberapa variabel yang digunakan dapat diketahui bahwa galur 45-17, 45-2, 121-3, 67-3, 67-2, 69-3, 69-2, 79-9, 71-10, 122-3, dan 75-1 mampu berdaptasi dengan baik pada kondisi kekeringan karena memiliki pertumbuhan yang cukup baik terhadap cekaman kekeringan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice is an important food source, since rice is a staple for the majority of the Indonesian population. According to the Central Statistics Agency rice production in 2012 reached 69.05 million tons of milled rice, up 3.29 million tons or 5 percent compared to rice production in 2011 amounted to 65.76 million tonnes. Increased rice production is not proportional to the increase in total population of 223 souls with consumption of 135 kg of rice / capita / year . Drought can affect the growth slows and may even void your harvest. This study aims to (1) selection on F6 strains of upland rice to drought stress. (2) obtain F6 upland rice strains that are resistant to drought stress. This study will be conducted in the Screen House and Plant Breeding Laboratory Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The research was conducted in October-February 2013. The design used was a split plot design with 2 replicates consisting of 2 main plots were used for 2 different treatments and each main plot was divided into 2 as a subplot which will then be used as replicates of each treatment, there is a subplot in the 5 types of crosses of upland rice and 4 check varieties resistant and 1 establishing seedlings are sensitive to drought at each crossing used 5 different types of strains. The variables measured were root length, plant height, root dry weight, dry weight Headers, Percentage of dead seedlings, root dry weight ratio den canopy. Based on the examination of some variables, and it is known that the relative value of several variables used can be seen that strain 45-17, 45-2, 121-3, 67-3, 67-2, 69-3, 69-2, 79-9, 71-10, 122-3, and 75-1 is able to adapt well to drought conditions because it has a fairly good growth to drought stress.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save