Artikelilmiahs

Menampilkan 44.401-44.420 dari 48.759 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
4440147771H1A021006RANCANG BANGUN PERANGKAT PENDUKUNG PEMANTAUAN SAMBARAN PETIR BERBASIS IOT PADA LIGHTNING COUNTER DI PT. PLN (PERSERO) ULTG PURWOKERTOLightning Counter adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menghitung jumlah sambaran petir yang mengenai Lightning Arrester pada gardu induk, namun pemantauannya masih mengandalkan pengecekan manual seperti yang terjadi pada PT. PLN (Persero) ULTG Purwokerto. Proses pengecekan ini sering kali dilakukan dalam kondisi cuaca buruk, seperti hujan, yang berpotensi membahayakan keselamatan pekerja, terutama dari risiko tersambar petir. Untuk meningkatkan keselamatan kerja, pengembangan Lightning Counter berbasis Internet of Things (IoT) dapat memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan karena memungkinkan pemantauan jarak jauh sehingga pengecekan fisik langsung ke lokasi tidak diperlukan saat terjadi gangguan. Penelitian ini menggunakan metode rancang bangun, mencakup perancangan hardware, software, pembuatan program, basis data, dan pengujian. Sistem ini mengintegrasikan teknologi dan komponen yang terhubung dengan internet untuk pemantauan real-time. Pengujian menunjukkan sensor DHT11 memiliki akurasi pengukuran suhu dan kelembapan yang baik, dengan toleransi error hingga 5%. Lightning Counter dapat mendeteksi peningkatan sambaran petir dan mengirim data secara real-time melalui pengujian yang dilakukan menggunakan impulse dari Teco Liar, serta menyimpan data ke database. Fitur tambahan untuk menghasilkan laporan PDF secara otomatis mencakup data penting seperti waktu kejadian, suhu, kelembapan, arus, dan jumlah sambaran petir, sehingga mempermudah dokumentasi dan pelaporan kepada pihak terkait.Lightning Counter is an electronic device used to calculate the number of lightning strikes that hit the Lightning Arrester at the substation, but its monitoring still relies on manual checking as happened at PT PLN (Persero) ULTG Purwokerto. This checking process is often carried out in bad weather conditions, such as rain, which has the potential to jeopardize worker safety, especially from the risk of being struck by lightning. To improve work safety, the development of an Internet of Things (IoT)-based Lightning Counter can provide economic and environmental benefits as it enables remote monitoring so that direct physical checking to the site is not required when a fault occurs.This research uses the design method, which includes designing hardware, software, creating programs, databases, and testing. The system integrates internet-connected technologies and components for real-time monitoring. Tests show that the DHT11 sensor has good temperature and humidity measurement accuracy, with an error tolerance of up to 5%. The Lightning Counter can detect an increase in lightning strikes and send data in real-time through tests conducted using impulse from Teco Liar, as well as save the data to a database. An additional feature to automatically generate PDF reports includes important data such as event time, temperature, humidity, current, and number of lightning strikes, making documentation and reporting to relevant parties easier.
4440247772C1C018099Prosedur Pencairan Klaim Asuransi PT Bhinneka Life Indonesia KPM PurwokertoPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pencairan klaim asuransi di PT Bhinneka Life Indonesia, mengidentifikasi hambatan dalam proses pencairan, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling, yang terdiri dari kepala cabang dan manajer keuangan PT Bhinneka Life Indonesia KPM Purwokerto.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencairan klaim di PT Bhinneka Life Indonesia dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengajuan klaim, validasi dokumen di tingkat kantor cabang, hingga verifikasi akhir oleh kantor pusat sebelum keputusan pencairan dibuat. Hambatan utama dalam proses ini meliputi ketidaklengkapan dokumen, perbedaan tanda tangan yang menghambat verifikasi, serta kendala teknis dalam sistem informasi yang mengakibatkan keterlambatan pencairan klaim. Untuk mengatasi hambatan tersebut, PT Bhinneka Life Indonesia telah melakukan verifikasi fisik dokumen sebelum pengajuan, membantu pemegang polis dalam melengkapi dokumen yang diperlukan, serta mengoptimalkan proses administrasi agar lebih efisien.
This study aims to analyze the claim settlement procedure at PT Bhinneka Life Indonesia, identify obstacles in the settlement process, and examine the efforts made to overcome these obstacles. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and triangulation. Informants in this study were selected using purposive sampling, consisting of the branch head and finance manager of PT Bhinneka Life Indonesia KPM Purwokerto.
The results indicate that the claim settlement process at PT Bhinneka Life Indonesia follows several stages, starting from claim submission, document validation at the branch office, and final verification by the head office before the settlement decision is made. The main obstacles in this process include incomplete documents, signature discrepancies that hinder verification, and technical issues in the information system that cause delays in claim settlements. To address these challenges, PT Bhinneka Life Indonesia has implemented physical verification of documents before submission, assisted policyholders in completing the required documents, and optimized administrative processes to improve efficiency.
4440347773H1A021094ANALISIS PEMILIHAN BAHAN DAN KETEBALAN SHIELDING
TERHADAP PENGURANGAN EMI PADA CONTROLLER NIRKABEL
BERBASIS RFM95W DAN ARDUINO NANO
Emisi elektromagnetik merupakan gangguan pada perangkat elektronik yang dapat
memengaruhi performa dan kompatibilitas elektromagnetik perangkat lain, tidak terkecuali pada perangkat
transmisi nirkabel berbasis modul LoRa RFM95W dan Arduino Nano. Perangkat tersebut memerlukan
mitigasi untuk memenuhi standar EMC, salah satunya melalui penerapan shielding Faraday Cage. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemilihan bahan dan ketebalan shielding terhadap pengurangan
EMI dengan metode pengukuran yang mengacu pada CISPR 16. Variasi bahan yang digunakan yaitu
aluminium tape, copper tape, dan silver tape, dengan ketebalan satu sampai dengan tiga lapis. Penelitian
menggunakan metode eksperimental dan komparasi untuk menganalisis perbandingan dari pengaruh
pemilihan bahan serta ketebalan dalam mengurangi EMI. Proses penelitian meliputi persiapan, perancangan,
pengujian dan pengukuran, serta analisis. Alat dan bahan yang digunakan mencakup Automatic Turn Table,
Antena Log Periodic Rohde & Schwarz Hl562E, Antena Horn Rohde & Schwarz BBHA9120E, Full Anechoic
Chamber, Semi Anechoic Chamber , Rohde & Schwarz EMI Test System TS 9975, serta perangkat lunak Electra
5.1.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa silver tape memiliki kemampuan terbaik dalam
mereduksi EMI berkat tingkat konduktivitasnya yang tinggi. Penambahan lapisan shielding
meningkatkan kemampuan peredaman EMI, meskipun peningkatan tersebut hanya signifikan hingga
lapisan kedua. Aluminium tape dan copper tape tetap menjadi alternatif yang baik karena harganya lebih
ekonomis.
Electromagnetic emission is a disturbance in electronics devices that can affect the
performance and electromagnetic compatibility of other devices, including wireless transmission devices
based on the LoRa RFM95W and Arduino Nano modules. These devices require mitigation to meet EMC
standards, one of which is through the application of Faraday Cage shielding. This study aims to analyze
the effect of material selection and shielding thickness on EMI reduction with a measurement method that
refers to CISPR 16. The material variations used are aluminum tape, copper tape, and silver tape, with a
thickness of one to three layers. The research uses experimental and comparative methods to analyze the
comparison of the effect of material selection and thickness in reducing EMI. The research process includes
preparation, design, testing and measurement, and analysis. The tools and materials used include
Automatic Turn Table, Rohde & Schwarz Hl562E Periodic Log Antenna, Rohde & Schwarz BBHA9120E
Horn Antenna, Full Anechoic Chamber, Semi Anechoic Chamber, Rohde & Schwarz EMI Test System TS
9975, and Electra 5.1 software.
The results show that silver tape has the best ability to reduce EMI thanks to its high conductivity
level. Adding a shielding layer improves the EMI reduction capability, although the improvement is only
significant up to the second layer. Aluminum tape and copper tape remain good alternatives because they
are more economical.
4440447774H1A021005ANALISIS PENGARUH KETEBALAN DAN JARAK OBSTACLE BETON TERHADAP TRANSFER FILE PADA JARINGAN WI-FI MENGGUNAKAN PARAMETER QUALITY OF SERVICE (QoS) Penghalang fisik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan Wi-Fi, yang kini menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari hari. Salah satu penerapannya yaitu pemanfaatan jaringan Wi-Fi pada aplikasi Feem untuk transfer file. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hambatan khususnya beton
dengan variasi ketebalan berbeda mempengaruhi pengiriman file melalui Wi-Fi saat menggunakan aplikasi Feem.
Metode penelitian ini memanfaatkan pengukuran Quality of Service dengan pengambilan data menggunakan perangkat
lunak Wireshark. Parameter yang digunakan pada penelitian ini yaitu throughput, jitter, delay, dan packet loss yang
masing masing parameter akan dianalisis berdasarkan standar TIPHON. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa
tahap, termasuk studi literatur dan persiapan penelitian, pengumpulan data, analisis dan evaluasi data, dan penyusunan
laporan. Hasil penelitian ini didapat bahwa semakin besar ketebalan beton dan jarak penghalang maka dapat
mempengaruhi nilai setiap parameter QoS. Di mana nilai rata rata throughut pada ketebalan 2 cm dengan jarak 0 meter
mencapai 68% (kategori baik) tetapi pada ketebalan 8 cm dengan jarak 25 meter, throughput hanya bernilai 5% (kategori
buruk). Nilai rata rata packet loss tetap rendah (kurang dari 3%) dan berada dalam kategori baik meskipun jarak dan
ketebalan meningkat. Nilai rata rata delay bertambah seiring dengan bertambahnya ketebalan dan jarak, namun tetap
berada dalam kategori sangat baik (kurang dari 3 ms). Nilai rata-rata jitter tetap dalam kategori baik (di bawah 3 ms)
walaupun terjadi peningkatan ketebalan dan jarak penghalang. Hambatan fisik berupa beton memiliki dampak signifikan
terhadap parameter throughput, sementara parameter lainnya tetap stabil dalam kategori baik hingga sangat baik.
Physical obstacles are one of the factors that can affect the performance of Wi-Fi networks, which have now become a primary necessity in daily life. One of its applications is the use of Wi-Fi networks in the Feem app for file transfer. This research aims to analyze the impact of obstacles, particularly concrete walls with varying thicknesses, on file transfer via Wi-Fi when using the Feem app. The research method involves measuring Quality of
Service (QoS) by collecting data using the Wireshark software. The parameters used in this study include throughput,
jitter, delay, and packet loss, each of which will be analyzed based on the TIPHON standards. This research was conducted in several stages, including literature review and research preparation, data collection, data analysis and evaluation, and report compilation. The results of this study show that as the thickness of the concrete and the distance
of the barrier increase, the values of each QoS parameter are affected. For instance, the average throughput value at a 2 cm thickness and 0-meter distance reaches 68% (good category), but at an 8 cm thickness and 25-meter distance, the throughput drops to only 5% (poor category). The average packet loss value remains low (less than 3%) and stays
within the good category, even as distance and thickness increase. The average delay value increases with greater thickness and distance but remains in the very good category (less than 3 ms). Similarly, although the average jitter value increases with thickness and distance, it also stays within the good category (averaging below 3 ms). Physical
barriers such as concrete significantly impact throughput, while other parameters remain relatively stable within the good to very good categories.
4440547775C1C020038PENGARUH KINERJA KEUANGAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESSPenelitian ini bertujuan untuk mengatahui dan mengananilis pengaruh kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan good corporate governance terhadap financial distress pada perusahaan sektor barang baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 – 2023. Variabel independen yang diteliti adalah: (1) Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA); (2) Likuiditas diproksikan dengan Current Ratio (CR); (3) Leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER); (4) Ukuran perusahaan diproksikan dengan Logaritma Natural Total Aset; (5) Kepemilikan Manajerial; (6) Kepemilikan Institusional; (7) Dewan Komisaris Independen; dan (8) Komite Audit. Variabel dependennya adalah Financial Distress dengan indikator Altman Z-Score Modifikasi. Penelitian ini menggunakan tiga teori sebagai dasar penelitiannya yaitu teori keagenan, teori sinyal, dan teori pecking order. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji regresi logistik dengan memanfaatkan software Statistical Package for Social Science (SPSS) v25. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress dan variabel likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress. Semetara itu, variabel leverage, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap financial distress. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperluas literatur tentang pengaruh kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan good corporate governance (GCG) terhadap financial distress. Keterbatasan penelitian ini yaitu cakupan sampel yang hanya terfokus pada sektor barang baku saja, variabel penelitian, proksi (alat ukur) variabel, dan periode pengamatan. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan cakupan sampel yang lebih luas untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.This study aims to determine and analyze the effect of financial performance, company size, and good corporate governance on financial distress in raw goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020 - 2023. The independent variables studied are: (1) Profitability proxied by Return on Assets (ROA); (2) Liquidity proxied by Current Ratio (CR); (3) Leverage proxied by Debt to Equity Ratio (DER); (4) Company size proxied by Natural Logarithm of Total Assets; (5) Managerial Ownership; (6) Institutional Ownership; (7) Independent Board of Commissioners; and (8) Audit Committee. The dependent variable is Financial Distress with the Modified Altman Z-Score indicator. This study uses three theories as the basis of its research, namely agency theory, signal theory, and pecking order theory. This research is a causal quantitative research. The sampling technique used is purposive sampling. The data analysis used is the logistic regression test by utilizing the Statistical Package for Social Science (SPSS) v25 software. The results showed that the profitability variable has a significant negative effect on financial distress and the liquidity variable has a significant positive effect on financial distress. Meanwhile, the variables of leverage, company size, and managerial ownership, institutional ownership, independent board of commissioners, and audit committee have no effect on financial distress. The implications of this research are expected to contribute to expanding the literature on the effect of financial performance, company size, and good corporate governance (GCG) on financial distress. The limitations of this study are the sample coverage which only focuses on the raw goods sector, research variables, variable proxies (measuring instruments), and observation period. Future research is recommended to use a wider sample coverage to obtain more comprehensive results.
4440647776H1B021011PENERAPAN GREEN CAMPUS CONCEPT UNTUK KAWASAN PARKIR FAKULTAS TEKNIK UNSOEDPengembangan transportasi harus didasarkan pada prinsip keberlanjutan. Salah satu prasarana transportasi yang memerlukan perhatian adalah kawasan parkir di perguruan tinggi. Fakultas Teknik Unsoed menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan ruang parkir yang ideal sehingga pendekatan sustainable transportation menjadi solusi yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir, mengevaluasi kecukupan lahan parkir yang tersedia, serta memperkirakan kebutuhan ruang parkir lima tahun mendatang dengan konsep green campus. Metode penelitian yang digunakan meliputi survey on the campus untuk mengetahui karakteristik parkir, perhitungan kebutuhan ruang Parkir dalam Satuan Ruang Parkir (SRP) berdasarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 1996 dan UI Green Metric 2023, serta estimasi kebutuhan parkir dalam lima tahun ke depan dengan pendekatan sustainable transportation dalam green campus concept. Hasil penelitian menunjukkan volume parkir sepeda motor mencapai 1.921 kendaraan dengan indeks parkir 100,95%, sedangkan untuk mobil penumpang sebesar 115 kendaraan dengan indeks parkir 73,64%. Berdasarkan estimasi jumlah kendaraan parkir di Fakultas Teknik Unsoed pada tahun 2029, Fakultas Teknik Unsoed diperkirakan memerlukan ruang parkir sebanyak 1.680 SRP untuk sepeda motor dan 92 SRP untuk mobil penumpang. Pada tahun 2024, Fakultas Teknik Unsoed memperoleh skor 325 dalam kategori transportasi UI GreenMetric, yang mencerminkan rendahnya penerapan sustainable transportation. Jika tidak ada kebijakan yang diterapkan, nilai ini diperkirakan turun menjadi 75 pada tahun 2029. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan seperti kebijakan kendaraan bebas emisi, program inisiatif untuk mengurangi jumlah kendaraan, dan kebijakan jalur pejalan kaki. Dengan penerapan kebijakan ini, skor Fakultas Teknik Unsoed diproyeksikan meningkat menjadi 1.250, menandakan penerapan sustainable transportation yang lebih baik.Development of transportation should adhere to sustainability principles. One crucial aspect requiring attention is parking facilities in higher education institutions. The Faculty of Engineering at Jenderal Soedirman University (Unsoed) faces difficulties in providing adequate parking space, making sustainable transportation a necessary approach. This study aims to assess parking characteristics, evaluate the sufficiency of available parking areas, and predict parking demand for the next five years within the green campus framework. The research methods include on-campus surveys to identify parking patterns, calculations of parking space needs in Parking Space Units (PSU) based on the 1996 Directorate General of Land Transportation guidelines and the UI GreenMetric 2023, as well as future demand projections using sustainable transportation concepts. The findings indicate that motorcycle parking reaches 1,921 vehicles with a 100.95% parking index, while passenger cars total 115 vehicles with a 73.64% index. By 2029, projections suggest that the Faculty of Engineering Unsoed will require 1,680 PSU for motorcycles and 92 PSU for cars. In 2024, the faculty scored 325 in the UI GreenMetric transportation category, indicating low sustainable transportation implementation. Without policy intervention, this score may decline to 75 by 2029. To address this, policies such as emission-free vehicle regulations, vehicle reduction programs, and pedestrian-friendly initiatives are essential. Implementing these strategies is projected to raise the faculty’s score to 1,250, demonstrating improved sustainable transportation adoption.
4440747777C1C018073Pengaruh Penerapan Biaya Lingkungan Dan Kinerja Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan biaya lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023. Penelitin ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengambilan data melalui studi dokumentasi dari laporan keuangan dan laporan tahunan yang diambil dari situs resmi BEI dan situs perusahaan terkait. Metodologi analisis data meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, serta uji hipotesis menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Model regresi yang digunakan dipilih berdasarkan serangkaian uji, yaitu uji chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, untuk menentukan apakah model common effect, fixed effect, atau random effect yang paling sesuai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biaya lingkungan memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal ini berarti bahwa perusahaan yang mengalokasikan biaya secara efektif untuk mengelola dampak lingkungan dapat meningkatkan nilai tambah ekonomisnya. Sebaliknya, kinerja lingkungan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun perusahaan dapat memperoleh peringkat PROPER yang baik, hal tersebut belum tentu diterjemahkan langsung ke dalam peningkatan nilai ekonomis perusahaan yang diukur melalui EVA.
This study aims to analyze the effect of environmental cost implementation and environmental performance on the firm value of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2023 period. This research employs a quantitative approach, with data collected through document analysis of financial statements and annual reports obtained from the official IDX website and respective company websites. The data analysis methodology includes descriptive statistical tests, classical assumption tests, panel data regression analysis, and hypothesis testing using Eviews 12 software. The regression model selection is based on a series of tests, including the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test, to determine the most appropriate model among common effect, fixed effect, or random effect models.
The findings indicate that environmental cost implementation has a positive effect on firm value. This suggests that companies that effectively allocate costs to manage environmental impacts can enhance their economic added value. Conversely, environmental performance does not exhibit a significant influence on firm value. This result implies that although companies may achieve a high PROPER rating, it does not necessarily translate directly into an increase in economic value measured through Economic Value Added (EVA).
4440847778C1C020051ANALISIS PENGARUH THIN CAPITALIZATION, TRANSFER PRICING, DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP PRAKTIK PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI 2018–2022Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh thin capitalization, transfer pricing, dan financial distress terhadap praktik penghindaran pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang didapatkan dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018–2022. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sejumlah 71 perusahaan dipilih menjadi sampel penelitian dengan periode pengamatan 2018–2022. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan alat bantu analisis yaitu SPSS versi 25. Penelitian ini memperoleh hasil yang menunjukkan bahwa thin capitalization, transfer pricing, dan financial distress berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak.This study aims to examine and analyze the effect of thin capitalization, transfer pricing, and financial distress on tax avoidance. This type of study is quantitative research using secondary data collected by collecting financial statements from the company that listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018 – 2022 period. The sample selection method in this study used purposive sampling method. Total 71 companies are the samples used in this study with an observation period from 2018 – 2022. Data analysis technique in this study is multiple linear regression analysis. The hypothesis was tested by using an analytical tool, SPSS version 25 software. The result of this study shows that thin capitalization, transfer pricing, and financial distress have a significant positive effect on tax avoidance.
4440947779C1C018019Pengaruh Pengelolaan Keuangan, Pengalaman Keuangan, Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Akuntansi Terhadap Kinerja Manajerial UMKM di Kabupaten PemalangPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan keuangan, pengalaman keuangan, tingkat pendidikan dan pengetahuan akuntansi UMKM di Kabupaten Pemalang. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan terdapat 100 UMKM. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: (1) pengelolaan keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial UMKM. (2) pengalaman keuangan tidak berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial UMKM. (3) tingkat Pendidikan tidak berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial UMKM. (4) pengetahuan akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial UMKM. This study aims to determine the effect of financial management, financial experience, education level, and accounting knowledge on the performance of MSMEs in Pemalang Regency. The population of this study consists of MSME practitioners in Pemalang Regency, Central Java Province. The sample selection in this study used purposive sampling method with 100 MSMEs. Based on the results of the study, it was found that: (1) financial management has a positive effect on the managerial performance of MSMEs. (2) financial experience does not have a positive effect on the managerial performance of MSMEs. (3) education level does not have a positive effect on the managerial performance of MSMEs. (4) accounting knowledge has a positive effect on the managerial performance of MSMEs.
4441047793C1A021078Determinan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023Penyelenggaraan otonomi daerah menuntut setiap daerah untuk mampu
menggali potensi sumber pembiayaan pembangunan daerahnya secara mandiri
tanpa bergantung kepada bantuan pemerintah pusat.Konsekuensi penyelenggaraan
otonomi daerah dalam bidang pengelolaan keuangan daerah adalah desentralisasi
fiskal. Desentralisasi fiskal bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas
layanan publik, akuntabilitas daerah dalam rangka mendorong pembangunan
ekonomi sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Indikator yang
digunakan dalam mengukur kemandirian daerah berasal dari pendapatan asli daerah
(PAD). Salah satu kontributor terbesar pendapatan asli daerah berasal dari pajak
kendaraan bermotor. Namun, realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di
Provinsi Jawa Tengah tahun 2019-2023 belum optimal bahkan cenderung
mengalami penurunan dalam kurun lima tahun terakhir sehingga perlu dilakukan
evaluasi mengenai faktor – faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak kendaraan
bermotor di Provinsi Jawa Tengah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kendaraan
bermotor, PDRB per kapita ADHK, mutasi masuk kendaraan, dan mutasi keluar
kendaraan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder dan termasuk
jenis penelitian kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini
adalah regresi linier berganda data panel menggunakan Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah kendaraan bermotor, PDRB per
kapita ADHK, mutasi masuk kendaraan, dan mutasi keluar kendaraan berpengaruh
signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jawa
Tengah. Secara parsial, jumlah kendaraan bermotor, PDRB per kapita ADHK, dan
mutasi keluar kendaraan berpengaruh positif signifikan terhadap penerimaan pajak
kendaraan bermotor di Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan, mutasi masuk kendaraan
berpengaruh negatif signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di
Provinsi Jawa Tengah.
The implementation of regional autonomy requires each region to be able to explore potential sources
of financing for regional development independently without relying on central government assistance. The
consequence of regional autonomy in the field of regional financial management is fiscal decentralization. Fiscal
decentralization aims to improve efficiency, effectiveness of public services, regional accountability in order to
encourage economic development in accordance with the needs and aspirations of the community. The
indicator used in measuring regional independence comes from local own-source revenue (PAD). One of the largest contributors to local revenue comes from motor vehicle taxes. However, the realization of motor vehicle tax revenue in Central Java Province in 2019-2023 has not been optimal and even tends to experience a decline in the last five years so it is necessary to evaluate the factors that affect motor vehicle tax revenue in Central
Java Province.
This study aims to determine the effect of the number of motorized vehicles, GRDP per capita at constant prices, vehicle entry mutations, and vehicle exit mutations on motor vehicle tax revenue in Central Java
Province in 2019-2023. This study uses secondary data and is a type of quantitative research. The analysis method used in this research is panel data multiple linear regression.The results showed that the number of
motorized vehicles, GRDP per capita at constant prices, vehicle entry mutations, and vehicle exit mutations had
a significant effect on motor vehicle tax revenue in Central Java Province. Partially, the number of motorized
vehicles,GRDP per capita at constant prices, and vehicle exit mutations have a significant positive effect on motor vehicle tax revenue in Central Java Province. Meanwhile, vehicle entry mutations have a significant negative effect on motor vehicle tax revenue in Central Java Province.
4441147780C1C018074Pengaruh Kesehatan Perusahaan, Ukuran Perusahaan, dan Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023)
Penelitian merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh kesehatan perusahaan, ukuran perusahaan, dan good corporate governance (kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan dewan komisaris independen) terhadap manajemen laba dengan covid-19 sebagai variabel kontrol. Populasi penelitian ini adalah perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI tahun 2020-2023. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel menggunakan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan perusahaan berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Sedangkan, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Implikasi teoritis dari penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan sumber referensi bagi peneliti selanjutnya. Bagi perusahaan diharapkan dapat meningkatkan penerapan good corporate governance, sehingga dapat mencegah dan mengurangi terjadinya manajemen laba. Bagi investor diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan berinvestasi.The research is a quantitative research that aims to test and analyze the influence of financial health, firm size, and good corporate governance (managerial ownership, institutional ownership, and independent board of commissioner) on earnings management. The population in this research were all state owned companies (SOEs) that listed in Indonesia Stock Exchange 2020-2023. Sample were taken using purposive sampling technique. The data analysis technique used are panel data regression analysis using Eviews 12. The results of this research show that financial health has a negative effect and significant on earnings management. While the firm size, managerial ownership, institutional ownership, and independent board of commissioner have no effect on earnings management. The theoretical implications of this research are expected to contribute to the knowledge and serve as a reference source for future researchers. For companies, it is hoped that this can enhance the implementation of good corporate governance, there by preventing and reducing earnings management. For investors, it is expected to serve as a consideration in making investment decisions.
4441247781C1G021007Analysis The Influence of Regional Innovation and Regional Competitiveness on Public Welfare of Regency/City in Central Java Province 2019-2023Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Inovasi Daerah (IID), Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dan Investasi terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019-2023. Metode kuantitatif dengan analisis regresi digunakan untuk mengkaji hubungan antar variabel tersebut, dengan memanfaatkan data sekunder dari sumber resmi. Penelitian difokuskan untuk memahami bagaimana masing-masing variabel mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa IID dan Investasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu dilakukan optimalisasi kebijakan di bidang tersebut untuk memastikan inklusivitas dan pemerataan. Sementara itu, IDSD memiliki pengaruh yang signifikan namun negatif, sehingga menunjukkan adanya potensi ketimpangan dalam implementasi kebijakan daya saing daerah. Di sisi lain, SPBE memiliki pengaruh positif yang signifikan, yang menunjukkan bahwa inisiatif pemerintahan digital berhasil meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik, sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan kebijakan berbasis inovasi, memperkuat strategi daya saing yang inklusif, dan mengarahkan investasi secara lebih efektif. Selain itu, penerapan SPBE perlu lebih dioptimalkan, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti data yang tidak merata dan tidak adanya pertimbangan faktor eksternal. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan analisis guna memperoleh temuan yang lebih komprehensif.
This study aims to analyze the influence of the Regional Innovation Index (RII), Regional Competitiveness Index (RCI), Electronic-Based Government System Index (EGSI), and Investment on Public Welfare in Central Java Province from 2019 to 2023. A quantitative method with regression analysis was used to examine the relationship between these variables, utilizing secondary data from official sources. The research focuses on understanding how each variable affects public welfare, either directly or indirectly.
The results indicate that RII and Investment do not have a significant influence on public welfare, suggesting the need for optimization of policies in these areas to ensure inclusivity and equity. Meanwhile, RCI has a significant but negative influence, highlighting potential inequalities in the implementation of regional competitiveness policies. On the other hand, EGSI has a significant positive influence, demonstrating that digital government initiatives successfully enhance public service efficiency and transparency, positively impacting public welfare.
This study provides important implications for local governments to prioritize innovation-based policies, strengthen inclusive competitiveness strategies, and direct investments more effectively. Additionally, the implementation of EGSI should be further optimized, particularly in resource-limited areas. However, the research has several limitations, such as uneven data and the absence of consideration for external factors. Future studies are recommended to expand the scope of analysis to obtain more comprehensive findings.
4441347782G1A019051Hubungan Penemuan Soil Transmitted Helminths (STH) di Tanah dengan Infeksi STH pada Anak Usia Sekolah Dasar di Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaken BanyumasInfeksi Soil Transmitted Helminths (STH) masih menjadi masalah di dunia
terutama pada daerah tropis dengan sanitasi yang buruk dengan infeksi STH terbanyak
ditemukan pada anak usia 1-12 tahun. STH memerlukan tanah untuk pematangan telurnya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penemuan STH di tanah dengan infeksi
STH pada anak. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Populasi yang diambil
adalah anak usia SD di Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dengan
jumlah sampel sebanyak 43 sampel feses serta 86 sampel tanah. Kriteria pengambilan
sampel yaitu responden yang memiliki halaman berupa tanah dan pengambilan sampel tanah
dilakukan pada 2 tempat yang berbeda setiap subjek. Pemeriksaan sampel baik tanah
maupun feses menggunakan pemeriksaan laboratorium metode apung. Analisis bivariat
menggunakan uji Fisher Exact untuk mencari hubungan antara variabel penelitian serta
faktor risiko infeksi STH diantaranya jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan orang tua,
sumber air, tempat defekasi, dan perilaku/kebiasaan. Hasil pemeriksaan laboratorium tidak
menemukan adanya telur STH pada sampel tanah. Hasil pada penelitian ini adalah 3
responden atau sebanyak 7% positif STH yang semuanya merupakan infeksi Trichuris
trichiura. Faktor resiko infeksi STH yang bermakna adalah perilaku memotong kuku
seminggu sekali (p=<0,001).
Soil Transmitted Helminths (STH) infections still a problem around the world,
especially in tropical areas with poor sanitation, with the most STH infections found in
children aged 1-12 years. STH requires soil for egg maturation. The purpose of this study
was to determine the relationship between the discovery of STH in the soil and STH infection
in children. This study used a cross-sectional method. The population taken was elementary
school children in Ciberem Village, Sumbang District, Banyumas Regency by taking 43 feces
samples and 86 soil samples. The sampling criteria were respondents who had a yard in the
form of soil and soil sampling was carried out in 2 different places for each subject.
Examination of both soil and feces samples used a laboratory examination using the
floatation method. Bivariate analysis used Fisher Exact test to find the relationship between
research variables and risk factors for STH infection including gender, age, parental
education level, water source, place of defecation, and behavior/habits. The results of the
laboratory examination did not find any STH eggs in the soil samples. The results of this
study were 3 respondents or 7% positive for STH, all of which were Trichuris trichiura
infections. A significant risk factor for STH infection is the behavior of cutting nails once a
week (p=<0.001).
4441447783C1C018038Pengaruh Stabilitas Keuangan, Pergantian Auditor, Pergantian Direksi, dan Ketidakefektifan Pengawasan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari faktor stabilitas keuangan, pergantian auditor, pergantian direksi, dan ketidakefekktifan pengawasan terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memiliki populasi berupa perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2023. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dihasilkan sampel penelitian sebanyak 23 perusahaan dengan total data yang diperoleh sebanyak 92 data. Teknik analisis data pada penelitian ini berupa analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 25. Penelitian ini memiliki hasil bahwa faktor stabilitas keuangan dan pergantian auditor memiliki pengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan faktor pergantian direksi dan ketidakefektifan pengawasan tidak memberikan pengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.
Kata Kunci: Stabilitas Keuangan, Pergantian Auditor, Pergantian Direksi, Ketidakefektifan Pengawasan, dan Kecurangan Laporan Keuangan
This study aims to determine and analyze the influence of financial stability, auditor rotation, change of directors, and ineffective monitoring on financial statement fraud. The population of this study consists of state-owned sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2023. The sample selected in this study was conducted using purposive sampling, resulting in a sample of 23 companies with a total of 92 data research. The data analysis technique in this study used multiple linear regression analysis using SPSS 25 program. The results of this study show that financial statement fraud influenced by financial stability and auditor rotation, while change of directors, and ineffective monitoring have no effect on financial statement fraud.
Keywords: Financial Stability, Auditor Rotation, Change of Directors, Ineffective Monitoring, and Financial Statement Fraud.
4441547814K1A018051Isolasi Senyawa Bioaktif Fraksi Etil Asetat Ekstrak Rimpang Temu Tis (Curcuma purpurascens) sebagai AntibakteriTemu tis (Curcuma purpurascens) merupakan tanaman rempah dan obat yang memiliki berbagai aktivitas biologis seperti antioksidan, gastroprotektif, antiproliferatif, angiogenesis, hepatoprotektif, inhibisi aktivitas tirosinase, antijamur, serta antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan meng-identifikasi senyawa bioaktif yang terkandung dalam fraksi etil asetat ekstrak rimpang temu tis serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Tahap-tahap isolasi senyawa bioaktif meliputi maserasi menggunakan pelarut aseton, partisi cair-cair, fraksinasi ekstrak etil asetat dengan kromatografi cair vakum, dan pemurnian dengan kromatotron. Isolat yang diperoleh kemudian diidentifikasi senyawa bioaktifnya menggunakan skrining fitokimia dan LC-MS; serta diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi sumuran. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa isolat mengandung senyawa dari golongan flavonoid, terpenoid, dan triterpenoid. Analisis LC-MS menunjukkan bahwa isolat mengandung senyawa utama berupa dua tautomer kurkumin keto dan enol serta ß,ß-dimetilakrilsikonin. Isolat menunjukkan aktivitas antibakteri yang lemah terhadap E. coli dan S. aureus dengan diameter zona hambat berturut-turut 3,25 mm dan 1,40 mm.Temu tis (Curcuma purpurascens) is a spice and medicinal plant that has many biological activities such as antioxidant, gastroprotective, antiproliferative, angiogenesis, hepatoprotective, tyrosinase activity inhibition, antifungal, and antibacterial. This research is aimed to isolating and identifying bioactive compounds in ethyl acetate extract of temu tis rhizome and testing the antibacterial activity against Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. The isolation steps including maceration with acetone as the solvent, liquid-liquid partition, fractionation of the ethyl acetate extract with vacuum column chromatography, and purification with radial chromatography. The isolate was identified for its bioactive compounds by phytochemical screening and LC-MS; also tested for its antibacterial activity by well-diffusion method. The phytochemical screening showed that the isolate contains flavonoid, terpenoid, and triterpenoid compounds. LC-MS analysis showed that the isolate contains curcumin and ß,ß-dimethylacrylshikonin as the main compounds. Isolate showed weak antibacterial activity against E. coli and S. aureus with the inhibition zone diameter of 3.25 mm and 1.40 mm sequently.
4441647784C1B021041Financial Constraints, Investment, Cash Holdings, Good Corporate Governance, and Firm GrowthPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh kendala keuangan, investasi, dan cash holding terhadap pertumbuhan perusahaan yang dimoderasi oleh tata kelola perusahaan yang baik. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di papan akselerasi dan papan pengembangan Bursa Efek Indonesia yang melakukan penawaran umum perdana pada tahun 2017-2021. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 49 perusahaan dengan pertumbuhan tinggi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala keuangan dan kepemilikan kas berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan perusahaan, sedangkan investasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan perusahaan. Namun, tata kelola perusahaan yang baik (GCG) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan. Selain itu, GCG dapat memperlemah pengaruh kendala keuangan tetapi tidak memoderasi pengaruh investasi dan cash holdings terhadap pertumbuhan perusahaan. This study aims to analyze and determine the effect of financial constraints, investment, and cash holding on firm growth moderated by good corporate governance. The population in this study are firms listed on the acceleration board and development board of the Indonesian stock exchange which were initial public offering in 2017-2021. The sample was determined by purposive sampling method to get 49 high-growth firms. The analysis method used is multiple linear regression and moderated regression analysis. The results show that financial constraints and cash holdings have a negative effect on firm growth, while investment has a positive effect on firm growth. However, good corporate governance (GCG) does not have a significant impact on firm growth. Additionally, GCG can weaken the effect of financial constraints but does not moderate the effect of investment and cash holdings on firm growth.
4441747785C1H021028EXPLORING THE IMPACT OF LIVE STREAMING
STRATEGIES AND GAMIFICATION ON IMPULSE BUYING:
THE MEDIATING ROLE OF PERCEIVED ENJOYMENT
(STUDY OF CUSTOMER FASHION ON TIKTOK LIVE)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi live streaming dan
gamifikasi terhadap impulse buying dengan peran mediasi dari perceived enjoyment
pada pelanggan fashion di TikTok Live. Dengan menggunakan pendekatan teori
Stimulus-Organism-Response (S-O-R), penelitian ini mengidentifikasi bagaimana live
streaming dan gamifikasi dapat meningkatkan keterlibatan konsumen, yang pada
akhirnya mendorong perasaan enjoyment dan perilaku pembelian impulsif. Data
dikumpulkan melalui survei terhadap 187 responden yang aktif mengikuti siaran
langsung di TikTok Live. Analisis dilakukan menggunakan metode Partial Least
Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa strategi live streaming tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap impulse
buying, sementara gamifikasi berpengaruh positif terhadap impulse buying. Selain itu,
perceived enjoyment memiliki dampak positif terhadap impulse buying dan terbukti
menjadi mediator yang signifikan dalam hubungan antara strategi live streaming dan
gamifikasi terhadap impulse buying. Temuan ini menunjukkan bahwa kesenangan
yang dirasakan selama sesi live streaming atau melalui elemen gamifikasi dapat
meningkatkan kemungkinan impulse buying. Implikasi penelitian ini memberikan
wawasan bagi pemasar digital dalam merancang strategi pemasaran berbasis live
streaming dan gamifikasi untuk meningkatkan pengalaman belanja yang lebih menarik
dan mendorong perilaku konsumtif secara tidak terencana.
This study aims to examine the effect of live streaming and gamification strategies on
impulse buying with the mediating role of perceived enjoyment in fashion customers
on TikTok Live. Using the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) theory approach,
this study identifies how live streaming and gamification can increase consumer
engagement, which in turn drives feelings of enjoyment and impulse buying behavior.
Data was collected through a survey of 187 respondents who actively follow live
broadcasts on TikTok Live. Analysis was conducted using the Partial Least Squares-
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results showed that the live
streaming strategy has no significant effect on impulse buying, while gamification has
a positive effect on impulse buying. In addition, perceived enjoyment has a positive
impact on impulse buying and proves to be a significant mediator in the relationship
between live streaming strategy and gamification on impulse buying. These findings
suggest that perceived enjoyment during live streaming sessions or through
gamification elements can increase the likelihood of impulse buying. The implications
of this research provide insights for digital marketers in designing live streaming and
gamification-based marketing strategies to enhance more engaging shopping
experiences and encourage unplanned consumer behavior.
4441847786H1E021070Rancangan Strategi Supply Ability Spare Part Produk Weatherstrip Kit Fr Dengan Metode Swot Dan Qspm (Studi Kasus: Pt Toyota-Astra Motor, Service Parts Logistic Division)Industri otomotif, khususnya distribusi spare part, menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan barang untuk memenuhi permintaan pasar yang fluktuatif. PT. Toyota Astra Distributor Otomotif Company mengalami masalah pada pengelolaan supply ability spare part Weatherstrip Kit FR akibat kondisi overstock, understock, dan karakteristik produk yang mudah rusak. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi supply ability dan melakukan perancangan supply ability perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, analisis strategis dilakukan menggunakan metode SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal. Berdasarkan analisis SWOT, sejumlah alternatif strategi dirumuskan untuk meningkatkan kinerja supply ability. Melalui QSPM, alternatif strategi dievaluasi dan diprioritaskan berdasarkan tingkat daya tarik strategisnya. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi yang tetap adalah turn around karena berada di kuadran III, yang kemudian dirumuskan 6 strategi. Hasil dari QSPM adalah memperbaiki sistem penyusunan stok agar bisa memenuhi setiap pesanan dari gudang regional. Kemudian strategi ini didiskusikan dengan petinggi di perusahaan agar diselaraskan dengan kondisi perusahaan saat ini.

The automotive industry, particularly in spare part distribution, faces challenges maintaining product availability to meet fluctuating market demands. PT. Toyota Astra Distributor Otomotif Company encounters issues in managing the supply ability of the Weatherstrip Kit FR spare parts due to overstock, understock, and the perishable nature of the product.
The purpose of this study is to identify the factors influencing supply ability and to design a supply ability management strategy for the company. To address these issues, a strategic analysis was conducted using the SWOT method and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The SWOT analysis was employed to identify internal and external factors. Based on the SWOT analysis, several strategic alternatives were formulated to improve supply ability performance. Through QSPM, these strategic alternatives were evaluated and prioritized based on their strategic attractiveness.
The results indicate that the appropriate strategy is a turnaround approach, as the analysis places the company in quadrant III. Six strategies were subsequently developed. The QSPM results recommend improving the stock planning system to ensure that orders from regional warehouses can be fulfilled. This strategy was then discussed with the company’s executives to align it with the current organizational conditions.
4441947787C1H021043ANALYSIS THE INFLUENCE OF FINANCIAL LITERACY AND
FINANCIAL BEHAVIOR BIAS ON INVESTMENT DECISION MAKING
WITH RISK PERCEPTION AS A MEDIATING VARIABLE
Penelitian ini menganalisis pengaruh literasi keuangan dan bias perilaku
keuangan terhadap pengambilan keputusan investasi dengan persepsi risiko sebagai
variabel mediasi. Data diperoleh dari 122 responden, yaitu pegawai unit BPSDM
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Metode
penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui
kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan bias perilaku
keuangan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pengambilan keputusan
investasi. Selain itu, persepsi risiko ditemukan memediasi hubungan antara literasi
keuangan dan pengambilan keputusan investasi, serta antara bias perilaku keuangan
dan pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis
dan praktis dalam memahami dinamika pengambilan keputusan investasi,
khususnya di lingkungan organisasi pemerintah. Namun, penelitian ini memiliki
keterbatasan pada generalisasi hasil dan pendekatan cross-sectional, sehingga
diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
This study analyzes the effect of financial literacy and financial behavioral
biases on investment decision making with risk perception as a mediating variable.
Data were obtained from 122 respondents, namely employees of the BPSDM unit
of the Ministry of Villages, Development of Disadvantaged Regions, and
Transmigration. The research method uses a quantitative approach with data
collection through questionnaires. The results showed that financial literacy and
financial behavior bias have a significant positive influence on investment decision
making. In addition, risk perception was found to mediate the relationship between
financial literacy and investment decision making, as well as between financial
behavioral biases and investment decision making. This study provides theoretical
and practical implications in understanding the dynamics of investment decision
making, especially in government organizations. However, this study has
limitations on the generalizability of the results and the cross-sectional approach,
so further research with a broader scope is needed.
4442047794I1A021011Analisis Faktor Risiko Kadar Asam Urat Pada Usia Produktif Di Puskesmas Jatilawang Kabupaten BanyumasLatar Belakang: Penyakit asam urat biasanya terjadi pada kalangan lansia, namun kini di wilayah kerja Puskesmas Jatilawang adanya perubahan trend yang terkena penyakit asam urat yaitu pada kalangan usia produktif (15-59 tahun), maka dari itu pentingnya dilakukan analisis terkait faktor risiko asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kadar asam urat pada usia produktif di Puskesmas Jatilawang, Kabupaten Banyumas.

Metode: Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan ada 137 responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Variabel dependen pada penelitian ini adalah kadar asam urat. Variabel independen yang digunakan adalah jenis kelamin, pendidikan, sosial ekonomi, pengetahuan, pola makan, aktifitas fisik, dan genetik. Instrumen penelitian ini menggunakan alat ukur asam urat, kuesioner, dokumentasi, alat tulis dan uji validitas serta reliabilitas. Uji statistik yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat.

Hasil Penelitian: Adanya hubungan antara pengetahuan (p-value 0,031), aktifitas fisik (p-value 0,0001), dan genetik (p-value 0,026) dengan kadar asam urat. Terdapat 2 variabel yang berpengaruh dengan kadar asam urat yaitu variabel pengetahuan dengan nilai POR 2,869 (95% CI : 1,338-6,152) dan aktifitas fisik dengan nilai POR 5,509 (95% CI : 2,570-11,812).

Kesimpulan: Terdapat 3 variabel yang berhubungan yaitu pengetahuan, aktifitas fisik, dan genetik. Terdapat 2 variabel yang berpengaruh dengan kadar asam urat yaitu variabel pengetahuan dan aktifitas fisik. Faktor yang paling berpengaruh dengan kadar asam urat adalah aktifitas fisik.

Kata Kunci: Faktor risiko, asam urat, usia produktif
Background: Gout usually occurs among the elderly, but now in the Jatilawang Health Center working area there is a change in the trend of gout being affected, namely among the productive age group (15-59 years), therefore it is important to carry out an analysis related to gout risk factors. This study aims to analyze the risk factors for uric acid levels in productive age at the Jatilawang Community Health Center, Banyumas Regency.

Method: Analytical research design with a cross-sectional approach. The sample used was 137 respondents using accidental sampling technique. The dependent variable in this study is uric acid levels. The independent variables used are gender, education, socio-economics, knowledge, diet, physical activity and genetics. This research instrument uses a uric acid measuring instrument, questionnaire, documentation, writing tools and validity and reliability tests. The statistical tests used are univariate, bivariate and multivariate analysis.

Results: There is a relationship between knowledge (p-value 0.031), physical activity (p-value 0.0001), and genetics (p-value 0.026) with uric acid levels. There are 2 variables that influence uric acid levels, namely the knowledge variable with a POR value of 2.869 (95% CI: 1.338-6.152) and physical activity with a POR value of 5.509 (95% CI: 2.570-11.812).

Conclusion: There are 3 related variables, namely knowledge, physical activity, and genetics. There are 2 variables that influence uric acid levels, namely knowledge and physical activity variables. The factor that has the most influence on uric acid levels is physical activity.

Keywords: Risk factors, gout, productive age