Artikelilmiahs

Menampilkan 30.521-30.540 dari 50.068 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3052133855K1B017059Distribusi t Bivariat dan SimulasinyaPenelitian ini membahas rekonstruksi distribusi sentral student t bivariat dengan metode matriks variansi-kovariansi. Simulasi grafik dan analisis tabel dari PDF dan CDF diberikan dengan menggunakan R Code. Selanjutnya, mean dari distribusi sentral student t bivariat dicari secara manual. Hasil analisis grafik PDF menunjukkan bahwa peningkatan nilai absolut dari koefisien korelasi ρ menyebabkan puncak grafik mengalami peningkatan dan cenderung leptokurtik. Sementara itu, grafik cenderung melebar dan mesokurtik ketika nilai derajat kebebasan v meningkat. Nilai CDF mendekati angka 1 ketika nilai ρ, v, dan meningkat. Lebih jauh, dengan distribusi ini bahwa mean sama dengan 0 dan variansi sama dengan untuk v > 2. The research discussed the re-construction formula of the bivariate student t central distribution using the variance-covariance matrix method. Graphic simulation and table analysis of PDF and CDF are given using R Code. Furthermore, mean of the bivariate student t central distribution is derived manually. The results showed that the peak graph of the PDF occurred as the absolute value of the correlation coefficient increase, and it tends to be leptokurtic. At meanwhile, the graph to tend to be widen and mesokurtic when the value of the degrees of freedom v increases. Similarly, the CDF close to be 1 as in the value of ρ, v, and increase. Here, the mean of this distribution is equal to 0 and the variance is for v > 2.
3052233707A1H019008PENGARUH DOSIS DAN MACAM
PUPUK N TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN SERAPAN Si TANAMAN PADI
PADA TANAH ENTISOL
Pemberian pupuk N merupakan salah satu upaya untuk memproleh sifat kimia tanah, serapan
Si, dan pertumbuhan padi yang optimal pada tanah entisol. Penelitian ini bertujuan untuk 1)
Mengetahui pengaruh dosis dan macam pupuk N terhadap sifat kimia tanah entisol, 2) Mengetahui
pengaruh dosis dan macam pupuk N terhadap serapan Si tanaman padi pada tanah entisol, dan 3)
Mengetahui pengaruh dosis dan macam pupuk N terhadap pertumbuhan tanaman padi pada tanah
entisol. Penelitian dilakukan di Desa Playangan Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon dan Lab.
Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian UNSOED selama empat bulan mulai bulan Sepetember
2020 hingga bulan Desember 2020. Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 2 faktor
dengan 3 ulangan. Variabel yang diamati yaitu pH H2O/KCl, DHL, REDOKS, N Total/Tersedia,
P Tersedia/Total, K Total/Tersedia, KTK, C-Organik, Si Tersedia, Si Serapan, tinggi tanaman, dan
panjang akar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian dosis Nitrogen 200 kg N/ha dapat
meningkatkan potensial Redoks, Si Tersedia, dan tinggi tanaman tanaman padi IR64 pada lahan
padi tanah entisol. Pemberian dosis N 100 kg N/ha dapat meningkatkan N Tersedia dan N Total
lahan padi pada tanah entisol. Pemberian macam pupuk N NZEO-SRPlus coating 1% dan 3%
mampu meningkatkan pH H2O dan pH KCl pada lahan padi tanah entisol. Pemberian pupuk
NZEO-SRPlus coating 1 % mampu meningkatkan kadar serapan Si tanaman padi pada tanah
entisol. Pupuk NZEO-SR Plus coating 3% dan dosis 200 kg N/ha memberikan pertumbuhan
tanaman padi IR64 terbaik pada tanah entisol.
Application of N fertilizer is one of the efforts to obtain soil chemical properties, absorption
Si, and optimal rice growth in entisol soil. This study aims to 1) Know the influence of doses and
kinds of fertilizer N on the chemical properties of entisol soil, 2) Know the influence of doses and
kinds of fertilizer N to the absorption of rice plants on the soil entisol, and 3) Know the influence
of doses and kinds of fertilizer N to the growth of rice plants on entisol soil. The research was conducted in Playangan Village, Gebang District, Cirebon Regency and Lab. Land Resources
faculty of Agriculture UNSOED for four months from September 2020 to December 2020.
RandomIzed Group Design (RAK) consisting of 2 factors with 3 replays. The observed variables
are pH H2O/KCl, DHL, REDOX, N Total/Available, P Available/Total, K Total/Available, KTK,
C-Organic, Si Available, Si Absorption, plant height, and root length. The results of this study
showed that the administration of Nitrogen doses of 200 kg N / ha can increase the potential of
Redox, Available, and the height of IR64 rice plant plants on entisol soil rice fields. Dosing N 100
kg N/ha can increase N Available and N Total rice fields on entisol soil. The provision of N NZEO￾SRPlus coating 1% and 3% is able to increase the PH H2O and PH KCl on entisol soil rice fields.
The provision of NZEO-SRPlus coating fertilizer 1% is able to increase the uptake rate of the rice
plant in the entisol soil. NZEO-SR Plus coating of 3% coating and dose of 200 kg N/ha provide
the best growth of IR64 rice plants in entisol soil.
3052333856A1C017032TEKNOLOGI PLANT FACTORY UNTUK BUDIDAYA TANAMAN DENGAN MEMANFAATKAN INTERNET OF THINGS DAN MIKROKONTROLER-MIKROKOMPUTERPeningkatan jumlah penduduk di Indonesia menyebabkan lahan pertanian semakin berkurang. Hal ini berakibat pada menurunnya ketersediaan pangan dan ketahanan pangan nasional menjadi berkurang. Inovasi pertanian dengan plant factory untuk budidaya tanaman dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan mikrokontroller-mikrokomputer dilakukan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk 1) membuat sistem monitoring dan kontrol iklim mikro berbasis IoT pada plant factory untuk pertumbuhan tanaman munggunakan mikrokontroler-mikrokomputer, dan 2) menganalisis kinerja sistem kontrol dan sistem IoT dalam mempertahankan kondisi iklim mikro yang optimal untuk pertumbuhan tanaman menggunakan mikrokontroler-mikrokomputer. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem akusisi, sistem monitoring, dan kontrol iklim mikro telah berhasil dilakukan. Pengujian pada sistem menunjukkan osilasi data suhu udara disekitar set point sudah cukup baik meskipun relatif lebih rendah untuk running 1 dengan nilai rata-rata 26,30oC dan set point 27oC, sedangkan running 2 relatif lebih tinggi dengan nilai rata-rata 26,39oC dan set point 26oC. Begitu juga osilasi data kelembapan udara sudah bagus dengan nilai rata-rata 73,32% dan set point 75% untuk running 1, sedangkan running 2 dengan nilai rata-rata 61,59% dan set point 60%. Sistem kontrol perlu dilakukan pengembangan untuk mencapi kondisi optimal bagi tanaman. Humidifier yang digunakan harus dilakukan pengontrolan setiap hari sehingga air tidak sampai habis yang menyebabkan kelembapan menurun drastis dan terjadinya kerusakan alat.The density of Indonesia's population is increasing. This causes agricultural land to decrease which results in decreased food availability and national food security to be reduced. The Internet of Things (IoT) and microcontrollers were conducted in the study. This research aims to 1) create IoT-based microclimate monitoring and control systems in plant factories for plant growth using microcomputer-microcomputer, and 2) analyze the performance of control systems and IoT systems in maintaining optimal microclimate conditions for plant growth using microcontrollers. The results showed that the acquisition system, monitoring system, and microclimate control have been successfully carried out. Tests on the system showed the oscillation of air temperature data around set points was good enough although relatively lower for running 1 with an average value of 26.30oC and set point of 27oC, while running 2 was relatively higher with an average value of 26.39oC and a set point of 26oC. Likewise, the oscillation of air humidity data is good with an average value of 73.32% and a set point of 75% for running 1, while running 2 with an average value of 61.59% and set point of 60%. Control systems need to be developed to reach optimal conditions for plants. Humidifier used must be controlled every day so that the water does not run out which causes humidity to decrease drastically and the occurrence of tool damage.
3052433857F1F017026Implementasi Green Development dalam the Thirteenth Five-Year Plan sebagai Upaya Penekanan Polusi Lingkungan Cina Tahun 2015-2020Sebagai pemegang Gross Domestic Product (GDP) terbesar kedua di dunia pada tahun 2019, Cina tentu membutuhkan serangkaian kegiatan pembangunan untuk menunjang segala aktivitas yang menjadi tujuan ekonominya. Untuk mewadahi hal tersebut, setiap 5 tahun sekali Cina mengeluarkan sejumlah rencana inisiatif pembangunan sosial dan ekonomi yang dinamakan Five-Year Plan. Rencana ini pertama kali muncul di Cina pada tahun 1953-1957 dimana kebijakan ekonomi ini diangkat oleh Partai Komunis Cina (PKC) pasca berhasil menguasai Cina. Polusi udara dan air di Cina bukan merupakan hal yang baru, apalagi semenjak industrialisasi masif yang Cina lakukan di era black development. Akhirnya di Rencana ke sebelas dan dua belas green development hadir menjadi solusi untuk penekanan angka polusi. Di rencana ke tiga belas Cina mengadaptasi pembangunan hijau sebagai langkah awal menuju Cina yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Dari mulai sektor energi, regulasi sampai inovasi bertema eco-friendly hadir di rencana ke tiga belas ini sebagai upaya untuk menekan angka polusi di Cina.
China, as the world's second-largest Gross Domestic Product (GDP) in 2019, would undoubtedly require a succession of development operations to support all of its economic goals. To address this, China announces a series of social and economic development programs known as the Five-Year Plan every five years. This plan initially appeared in China between 1953 and 1957, when the Chinese Communist Party (CCP) established this economic policy after gaining control of the country. Pollution of the air and water in China is nothing new, especially since the country's tremendous industrialization during the “black development” era. Finally, “green development” is mentioned in the eleventh and twelfth plans as a means of reducing pollution. China is adapting green development as the first step toward a cleaner and more environmentally friendly China in the thirteenth plan. Starting with the energy sector, this thirteenth plan includes rules as well as eco-friendly-themed technologies in an effort to reduce China's pollution levels.
3052533859H1A017070Analisis Perbandingan Metode Certainty Factor, Dempster Shafer dan Teorema Bayes pada Sistem Pakar dalam Mendeteksi Gangguan Kesehatan MentalKesehatan adalah hal yang sangat penting, karena tanpa kesehatan yang cukup, maka setiap
individu akan sulit dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari, termasuk juka kesehatan mental. Masih
banyaknya masyarakat yang belum menyadari betapa pentingnya kesehatan mental. Maka dari itu,
penelitian ini dilaksanakan agar dapat membantu pendiagnosaan dini terhadap gangguan kesehatan mental
agar dapat segera ditangani dengan baik, dengan menganalisa metode Certainty Factor, Dempster-Shafer,
dan Teorema Bayes dengan menggunakan sistem pakar dan diimplentasikan dengan website. Metode
Certainty Factor, Dempster-Shafer, dan Teorema Bayes nantinya dapat digunakan untuk mengukur tingkat
keyakinan pakar dan nilai probabilitas pada suatu gejala untuk dapat mengukur nilai kemungkinan
seseorang menderita gangguan Kesehatan Mental, sehingga dapat mengetahui metode mana yang paling
tepat digunakan. Dari hasil analisa perhitungan studi kasus perhitungan menggunakan metode Certainty
Factor memiliki nilai probabilitas paling tinggi dibandingkan dengan metode Dempster-Shafer dan
Teorema Bayes, yaitu 99,4%. Kemudian disusul dengan Dempster-Shafer dengan nilai probabilitas sebesar
94% dan terakhir metode Teorema Bayes dengan nilai probabilitas sebesar 81.65%, akan tetapi Dempster
shafer tidak dapat melakukan perhitungan hanya dengan 1 gejala. Maka pengimplementasian dilakukan
dengan hanya dua metode saja yaitu Certainty Factor dan Teorema Bayes. Pada Pengujian Usability juga
didapat hasil pengguna cukup puas dengan website Sistem Pakar Gangguan Kesehatan Mental dengan
Metode Certainty Factor dan Teorema Bayes dengan tingkat keberhasilan sebesar 80.68%
Health is very important, because without adequate health, every individual will find it difficult
to carry out their daily activities, including mental health. There are still many people who do not realize
how important mental health is. Therefore, this research was carried out in order to assist in the early
diagnosis of mental health disorders so that they can be handled properly, by analyzing the Certainty
Factor, Dempster-Shafer, and Bayes theorem methods using an expert system and implemented with a
website. Certainty Factor, Dempster-Shafer, and Bayes Theorem methods can later be used to measure the
level of expert confidence and probability values on a symptom to be able to measure the probability that
a person suffers from mental health disorders, so that they can find out which method is the most
appropriate to use. From the analysis of the case study calculations, the calculation using the Certainty
Factor method has the highest probability value compared to the Dempster-Shafer method and the Bayes
theorem, which is 99.4%. Then followed by Dempster-Shafer with a probability value of 94% and finally
the Bayes Theorem method with a probability value of 81.65%, but Dempster Shafer cannot perform
calculations with only 1 symptom. So the implementation is done with only two methods, namely Certainty
Factor and Bayes theorem. In the Usability Test, the results also obtained that users were quite satisfied
with the website of the Mental Health Disorders Expert System with the Certainty Factor Method and
BayesTheorem with a success rate of 80.68%.
3052643584A1F018092STRATEGI PENGEMBANGAN GULA CAKAR KHAS MAJALENGKA BERDASARKAN ANALISIS SWOTUMKM Gula Cakar merupakan salah satu UMKM yang mengolah gula pasir menjadi produk Gula Cakar khas Majalengka. Tantangan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah berkurangnya peminat terhadap gula cakar. Oleh karena itu perlu dirumuskan strategi yang tepat untuk mengatasi hal ini berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities) serta ancaman (threats) dan merumuskan strategi yang relevan untuk diterapkan pada UMKM Gula Cakar, Majalengka, Jawa Barat. Metode penelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi pustaka sedangkan data dianalisis dengan menggunakan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan alternatif strategi pengembangan usaha berupa 1) Strategi SO (Strength-Opportunity) : Mengembangkan Produk Sebagai Oleh-Oleh Khas Daerah, 2) Strategi ST : Inovasi Produk dan Pemasaran, 3) Strategi WO : Mengikuti / Memanfaatkan Program-Program Pemerintah, 4) Strategi WT : Memperbaiki Teknologi (Alat-Alat Produksi).Gula Cakar MSME is one of the MSMEs that processes granulated sugar into a typical Majalengka Gula Cakar product. The challenge faced by this company is the decreasing interest in claw sugar. Therefore, it is necessary to formulate the right strategy to overcome this based on the strengths, weaknesses, opportunities and threats that the company has. The purpose of this research is to find out the strengths, weaknesses, opportunities and threats and formulate relevant strategies to be applied to Cakar Sugar MSMEs,Majalengka, West Java. The research method was carried out by means of observation, interviews, and literature studies while the data was analyzed using the SWOT method. The results showed alternative business development strategies in the form of 1) SO (Strength Opportunity) strategy: Developing Products as Regional Specialties, 2) ST strategy: Product and Marketing Innovation, 3) WO strategy: Follow / Utilize Government Programs, 4) WT Strategy: Improve Technology (Production Tools).
3052733858F1C017001REPRESENTASI KEBUDAYAAN BATAK TOBA DI YOUTUBE (Analisis isi Youtube Laptop Si Unyil Episode (“Tanah Batak dan Ulos Yang Mendunia”)Kebudayaan Batak mempunyai sebuah icon kesenian yaitu ulos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis isi Youtube Laptop Si Unyil episode “Tanah Batak dan Ulos Yang Mendunia” dalam merepresentasikan kebudayaan Batak Toba. Teori yang digunakan dalam penelitian ini teori analisis isi konten media dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode library reseach. Hasil penelitian ini menunjukkan representasi kebudayaan Batak Toba dalam tayangan Youtube Laptop Si Unyil episode “Tanah Batak dan Ulos Yang Mendunia” Belum maksimal. Karena dalam tayangan tersebut tidak menjelaskan makna dan fungsi ulos secara mendalam sehingga masyarakat awam yang menonton tayangan tersebut hanya memahami ulos sebagai benda yang biasa sementara Suku Batak Toba menyakini ulos sebagai objek benda yang sakral sehingga ulos menjadi bagian penting dalam setiap ritus kehidupan orang Batak sejak dia lahir, menikah dan meninggal tidak lepas dari ulos. Penulis berharap dengan penggunaan kata “mendunia” pada konten Youtube Laptop Si Unyil ditambahkan pula terjemahan bahasa internasional, sehingga pada saat ditayangkan di media internasional, khayallak dapat lebih memahami maksud dan isi tayangan. Batak culture has an art icon, namely ulos .This study aims to describe and analyze the contents of the Laptop of Si Unyil Youtube’s episode "Tanah Batak and Ulos are Worldwide "in representing the Batak Toba culture. The theory used in this study the media content analysis theory. By using a qualitative approach and library research method. The results of this study indicate representation of Toba Batak culture in Laptop of Si Unyil Youtube’s episode "Batak’s Land and The Well-Known Ulos" has not beenmaximized. Because the show does not explain the meaning and function of ulos comprehensively based on the actual reality so that common people who watch the show only understand ulos as an object. While Batak Toba tribe believe ulos as a sacred object so that ulos becomes an important part in every rite of Batak’s people since they were born, in marriage, and death can’t be separated from ulos. The author hopes by using the word “well-known” in Laptop Si Unyil Youtube’s content, an international language translation will beadded, so when the content broadcast in international media, audience can have a better understanding on the meaning and content of the show.
3052833860J1A016054Translation Techniques and Readability of Imperative Sentences in The Subtle Art of Not Giving a Fuck by Mark MansonPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik-teknik penerjemahan dan tingkat keterbacaan kalimat-kalimat imperatif dalam The Subtle Art of Not Giving a Fuck by Mark Manson. Penelitian ini menggunakan teori teknik-teknik penerjemahan oleh Molina dan Albir (2002) dan penilaian kualitas terjemahan oleh Nababan, Nuraeni, and Sumardiono (2012). Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat imperatif yang ditemukan baik dalam buku versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Sementara sumber data dalam penelitian ini adalah buku The Subtle Art of Not Giving a Fuck by Mark Manson dan versi terjemahannya Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat. Penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, ditemukan 3 jenis-jenis kalimat imperatif yakni command 44 data (57,14%), direction 21 data (27,27%) dan prohibition 12 data (15,59%). Kedua, ditemukan amplification technique 22 data (28,58%), established equivalent 20 data (25,97%), literal translation 12 data (15,59%), reduction 9 data (11,69%), transposition 8 data (10,38%), and modulation 6 data (7,79%). Teknik yang paling banyak digunakan adalah amplification technique karena kalimat-kalimat imperatif dalam buku ini memiliki banyak makna implikasi yang tak disebutkan dalam bahasa sumber. Ketiga, ditemukan bahwa high readability adalah tingkat keterbacaan kalimat imperatif yang paling dominan ditemukan. Dalam penelitian ini, teknik-teknik penerjemahan tertentu seperti amplification, established equivalent, literal translation dan reduction sebagai empat teknik teratas yang banyak ditemukan memengaruhi hasil terjemahan dan juga tingkat keterbacaan. Sebagai contoh, data 14 yang diterjemahkan dengan teknik amplification memperoleh skor sempurna yakni 3 dari para responden karena terjemahannya mudah untuk dipahami. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa teknik-teknik penerjemahan yang diaplikasikan mempengaruhi tingkat keterbacaan hasil terjemahan.This study aims to analyze the translation techniques and the readability of imperative sentences in The Subtle Art of Not Giving a Fuck by Mark Manson. This study was conducted by applying a theory of translation techniques by Molina and Albir (2002) and translation quality assessment by Nababan, Nuraeni, and Sumardiono (2012). The data in this study are the imperative sentences found both in English and Indonesian. While the source of data in this study is the book The Subtle Art of Not Giving a Fuck by Mark Manson and its translated version Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat. This study shows that: first, there are 3 kinds of imperative sentence found, they are command 44 data (57,14%), direction 21 data (27,27%) and prohibition 12 data (15,59%). Second, 22 data (28,58%) of amplification technique, 20 data (25,97%) of established equivalent, 12 data (15,59%) of literal translation, 9 data (11,69%) of reduction, 8 data (10,38%) of transposition, and 6 data (7,79%) of modulation. The most frequently used technique is amplification since the imperative sentences in this book have the implication meaning that is not mentioned in SL. Third, the readability level of imperative sentences are mostly high readability. In this study, the certain techniques like amplification, established equivalent, literal translation and reduction as the top four techniques applied affect the translated version and also the degree of readability. For example, by applying amplification technique datum 14 got the perfect final score 3 by respondents since they are easy to understand the messages. Therefore, it can be concluded that the translation technique applied affect the level of readability of the translation.
3052933862F1A016066REPRESENTASI KEKUASAAN DAN PERLAWANAN DALAM FILM 1984
(Analisis Wacana Film “1984” karya George Orwell)
Film “1984” yang diadaptasi dari novel karangan George Orwell ini merupakan salah satu film dari banyak film yang menggambarkan tentang bagaimana negara mengontrol warganegaranya dengan cara yang represif dan sistem negara yang totaliter. Negara yang digambarkan disini dikuasai oleh partai tunggal super kuat yang dengan berbagai kewenangannya ia membuat sistem yang dapat mengontrol dan mendisiplinkan warganegaranya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai kekuasaan dan perlawanan dalam film “1984”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan analisis wacana dari Norman Fairclough. Bahan penelitian ini berupa adegan-adegan dalam film “1984” yang telah dipilih berdasarkan kesesuaian dengan tema penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, Bentuk kekuasaan dalam film “1984” ditampilkan dengan sangat jelas oleh sang pembuat novel dan film. Bentuk kekuasaan yang ditampilkan merupakan bentuk kekuasaan yang totaliter dan otoriter. Penggambaran kekuasaan yang totaliter dan otoriter ini digambarkan dengan kebijakan-kebijakan yang dibuat secara terpusat oleh rezim yang yang berkuasa yaitu partai INSGOC. Film tersebut juga menggambarkan adanya bentuk perlawanan sebagai kebalikan dari rezim wacana yang ada yang terwujud dalam bentuk yang tersembunyi.
Kata kunci: Representasi, Kekuasaan, Perlawanan
"1984" film adapted from George Orwell's novel, is one of many films depicting how the state controls its citizens in repressive ways and a totalitarian state system. The state depicted here is ruled by a super-powerful single party with various authorities that creates a system that can control and discipline its citizens. The purpose of the study was to find out the picture of power and resistance in the film "1984". This research is a qualitative study that uses a discourse analysis approach from Norman Fairclough. This research material is in the form of scenes in the film "1984" that have been selected based on conformity with the theme of the research. Based on the results of the study, the form of power in the film "1984" is displayed very clearly by the makers of novels and films. The form of power displayed is a totalitarian and authoritarian form of power. This depiction of totalitarian and authoritarian power is depicted by policies made centrally by the ruling regime that is the INSGOC party. The film also depicts the existence of a form of resistance as the opposite of an existing discourse regime manifested in a hidden form.
Keywords: Representation, Power, Anti-Power
3053033879C1H017038THE INFLUENCE OF REFERENCE GROUP, PERCEIVED PRICE, SERVICE QUALITY, PRODUCT QUALITY, ATMOSPHERE, AND BRAND IMAGE ON REVISIT INTENTION
(Study Of Akrab Coffee Shop)
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif pada Akrab Coffee Shop. Penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Kelompok Referensi, Harga yang disarankan, Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, Suasana dan Citra Merek pada Niat Kunjungan Ulang ” (Studi kasus Kedai kopi Akrab)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalis pengaruh variablekelompok referensei, haga yang disarankan, kualitas pelayanan, kualitas produik, suasana, citra merek pada niat kunjungan ulang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen produk Akrab Coffee Shop. Untuk analisis data menggunakan uji validitas dan reabilitas, uji deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa variable kelompok referensi, suasan, dan citra merek berpengaruh positif terhadap niat berkunjung ulang, sedangkan, variabel harga yang disarankan, kualitas pelayanan, dan kualitas produk tidak berpengaruh terhadap niat kunjungan Ulang .Implikasi dari penelitian ini bahwa Akrab Coffee meningkatkannya dengan memberikan promosi yang mendorong konsumen untuk datang bersama teman-temannya, seperti promosi bundling, ketika konsumen sangat puas dengan Akrab Coffee, memiliki penampilan yang rapi dan juga menanyakan kepada setiap konsumen apa yang kurang dari kualitas pelayanan Kopi Akrab, meningkatkan update menu makanan, rasa makanan dan juga membuat konsumen menghabiskan waktu di Akrab Coffee, sehingga konsumen memiliki kesan khusus dan membuat mereka niat berkunjung kembali di Akrab Coffee, Brand Image di Akrab Coffee sudah sangat mengesankan bagi konsumen, seperti podcast di media sosial, disarankan agar manajemen membuat konten media sosial yang lebih menarik dengan membahas peristiwa-peristiwa yang terjadi di waktu tertentu .
ABSTRACT
The purpose of this study was to analyze the effect of reference group, perceived price, service quality, product quality, atmosphere, brand image on revisit intentions. The population used in this study were all consumers of Akrab Coffee Shop products. For data analysis using validity and reliability test, descriptive test, classical assumption test, hypothesis test. sample using purposive sampling. The sample in this study was 100 respondents.
The results showed that the reference group variables, atmosphere, and brand image had a positive effect on revisit intentions, while the suggested price, service quality, and product quality variables had no effect on revisit intentions. The implication of this study is that Akrab Coffee increases it with promotion. which encourage consumers to come with their friends, such as promotions to provide bundling, when consumers are very satisfied with Akrab Coffee, have a fast appearance and also ask each customer what is lacking in the quality of Akrab Coffee service, improve food menu updates, food taste and also makes consumers at Akrab Coffee all the time, so that consumers have a special impression and make them interested in visiting Akrab Coffee, the Brand Image at Akrab Coffee has been very impressive for consumers, such as podcasts on social media, it is recommended that management make social media more attractive by discuss events that occur at a certain time.
3053133867D1A017038ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TERNAK SAPI POTONG MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DI KABUPATEN BANYUMAS
Analisis Strategi Pengembangan Ternak Sapi Potong Menggunakan Analisis SWOT di Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Banyumas pada tanggal 14 April 2021 sampai dengan 7 Mei 2021. Tujuan dari penelitian tersebut yakni 1) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan usaha ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas. 2) Menyusun strategi pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas menggunakan analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan dengan metode Survey untuk menentukan sempel wilayah secara sengaja dan dipilih tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sumbang, Kecamatan Kalibagor, dan Kecamatan Kembaran. Pengambilan sempel peternak menggunakan metode accidental sampling dan diambil sebanyak 45 peternak. Data primer diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Data yang diamati yakni kondisi usaha sapi potong dilihat dari Internal Factor Evaluation (IFE) yang berupa Strenght dan Weakness, serta External Factor Evaluation (EFE) yang berupa Opportunities dan Threats. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukan bahwa skor matriks IFE adalah 1,57 dan EFE adalah 18,88, kedua titik ini bertemu di kuadran 1 matriks SWOT. Alternatif strategi dapat digunakan ialah strategi Strenght-Opportunity (SO) dimana strategi ini bersifat agresif dalam mendorong pengembangan usaha ternak di Kabupaten Banyumas. Strategi yang digunakan seperti (1) Bergabung menjadi anggota kelompok ternak, (2) Mengoptimalkan fungsi lahan hijau.Beef Cattle Development Strategy Analysis Using SWOT Analysis in Banyumas Regency Kabupaten. The research was conducted in Banyumas Regency from April 14, 2021 to May 7, 2021. The objectives of the research ware 1)To identify internal and external factors that can affect the development of the beef cattle business in Banyumas Regency 2)Todevelop a beef cattle development strategy in Banyumas Regency using SWOT analysis. The research was carried out by using the purposive sampling method to determine the sample area deliberately and three districts were selected, namely Sumbang, Kalibagor, and Kembaran Districts. Samples of breeders were selected using accidental sampling with a total number of respondents of 45 breeders. Primary data were obtained through observation, questionnaires, and interviews. The data observed were the number of beef cattle seen from the Internal Factor Evaluation (IFE) in the form of Strength and Weakness, and External Factor Evaluation (EFE) in the form of Opportunities and Threats. Data were analyzed using SWOT analysis. The results of the analysis show that the IFE matrix score ware 1,57 and EFE ware 18,88, where these two points meet in quadrant 1 of the SWOT matrix. In conclusion An alternative strategy that can be used ware the SO strategy where this strategy ware aggressive in encouraging the development of livestock businesses in Banyumas Regency. The strategies used are as follows (1) Joining a member of a livestock group, (2) Optimizing the function of green land.
3053233909D1A017092PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica Val) TERHADAP PRODUKSI TELUR DAN CLUTCH SIZE AYAM NIAGA PETELURPengaruh suplementasi tepung kunyit (Curcuma domestica Val) terhadap produksi telur dan clutch size ayam niaga petelur. Penelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm Universitas Jenderal Soedirman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pemberian tepung kunyit dengan persentase yang berbeda terhadap produksi telur dan clutch size ayam niaga petelur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan suplementasi tepung kunyit kedalam pakan yang dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan tepung kunyit 1% (P1), tepung kunyit 2% (P2), tepung kunyit 3% (P3) dicampurkan ke dalam pakan basal serta pakan kontrol (P0). Setiap perlakuan diulang 4 kali, dan setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam. Variabel yang diamati adalah produksi telur dan cluth size. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi. Hasil analisis variansi menunjukkan perlakuan suplementasi tepung kunyit berpengaruh tidak nyata (Fhitung < Ftabel 0,05) terhadap produksi telur dan berpengaruh sangat nyata (Fhitung > Ftabel 0,01) terhadap clutch size ayam niaga petelur. Rataan produksi telur selama 8 minggu sebesar 866 butir ± 26,1 untuk P0, 882 butir ± 23,7 untuk P1, 973 butir ± 23,7 untuk P2, dan 991 butir ± 11,7 untuk P3. Rataan HDP dan HHP adalah 77,3% ± 11,6 untuk P0, 78,8% ± 10,6 untuk P1, 86,9% ± 10,6 untuk P2, dan 89,1% ± 5,5 untuk P3. Rataan clutch size adalah 6,4% ± 4,4 untuk P0, 7,2% ± 2,4 untuk P1, 17,1% ± 4,6 untuk P2, dan 13,9% ± 4,8 untuk P3 dan clutch size yang paling tinggi terdapat di perlakuan 2 dengan clutch size mencapai 17,1 hari. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung kunyit (Curcuma domestica Val) sampai level 3% menghasilkan produksi telur yang relative sama dan Level suplementasi tepung kunyit yang paling optimal untuk meningkatkan clutch size ayam niaga petelur adalah 3,184% dengan panjang clutch size yaitu mencapai 21,7 hari.Supplementation of turmeric flour (Curcuma domestica Val) on fed laying hens to egg production and clutch size. The research was conducted at the Experimental Farm, Faculty of Animal Science, Universitas Jenderal Soedirman. This study examined the effect of giving turmeric flour with different percentages on egg production and clutch size of laying hens. This study used an experimental method by providing supplementation of turmeric flour into the feed based on a Completely Randomized Design (CRD). The treatments were the addition of 1% turmeric flour (P1), 2% turmeric flour (P2), 3% turmeric flour (P3), and control feed (P0) in the basal diet. Each treatment consisted of four replication, and each experimental unit consisted of 4 chickens. The variables observed were egg production and clutch size. The data obtained were analyzed by analysis of variance. The analysis of variance showed that the turmeric flour supplementation treatment had no significant effect (Fcount < Ftable 0,05) on egg production and had significant (Fcount < Ftable 0,01) on clutch size of laying hens. The average of egg production for eight weeks was 866 eggs ± 26.1 for P0, 882 eggs ± 23.7 for P1, 973 eggs ± 23.7 for P2, and 991 eggs ± 11.7 for P3. The average of HDP and HHP were 77.3% ± 11.6 for P0, 78.8% ± 10.6 for P1, 86.9% ± 10.6 for P2, and 89.1% ± 5.5 for P3. The average of clutch size was 6.4% ± 4.4 for P0, 7.2% ± 2.4 for P1, 17.1% ± 4.6 for P2, and 13.9% ± 4.8 for P3 and the highest clutch size was found in treatment 2 with clutch size reaching 17.1 days. In brief, the addition of turmeric flour (Curcuma domestica Val) up to a level of 3% resulted in the same egg production and the optimal level of turmeric flour supplementation to increase the clutch size of laying hens was 3.184% with a clutch size of 21.7 days.
3053333863H1E017014PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DI CV. SAHARA PUTRA UNTUK MENURUNKAN JARAK DAN MOMEN PERPINDAHAN MATERIALTata letak fasilitas yang baik dibutuhkan oleh suatu pabrik untuk memperlancar proses
produksinya. Proses produksi yang lancar bisa meningkatkan kapasitas produksi. Berdasarkan pengamatan CV. XYZ memerlukan perancangan ulang tata letak fasilitas di lantai produksinya. Hal ini dikarenakan CV. XYZ mengharapkan peningkatan kapasitas produksi, jarak antar departemen di CV. XYZ masih berjauhan, dan CV. XYZ belum menerapkan kaidah tata letak apapun. Penelitian ini bertujuan untuk merancang layout baru demi menurunkan material handling dengan parameternya adalah jarak perpindahan dan momen perpindahan material. Pendekatan yang digunakan untuk membuat layout usulan adalah pendekatan PLANOPT dengan bantuan software VIP PLANOPT dan metode BLOCPLAN dengan bantuan software BPLAN90. Jarak perpindahan material didapatkan dengan mengukur jarak rectilinear antar departemen dan momen perpindahan material didapatkan dengan mengkalikan frekuensi perpindahan dengan jarak perpindahan material. Hasil dari pengukuran menunjukan layout existing memiliki jarak perpindahan material sejauh 95,75 meter dan momen perpindahan material sebanyak 43.746,50 meter/bulan. Perancangan ulang tata letak fasilitas menggunakan pendekatan PLANOPT dengan bantuan software VIP PLANOPT menghasilkan jarak perpindahan material sejauh 34,75 meter dan momen perpindahan material sebanyak 11.602,75 meter/bulan. Perancangan ulang tata letak fasilitas menggunakan metode BLOCPLAN dengan bantuan software BPLAN90 menghasilkan jarak perpindahan material sejauh 48,38 meter dan momen perpindahan material sebanyak 19.809,63 meter/bulan.
Good layout is necessary for a plant to make smooth production line. According to
observation CV. XYZ require relayout in its layout. It is necessary due to CV. ZYZ expacting
efficiency in production line, distance between department in CV. XYZ still too far, and CV. XYZ does not yet impmeneting some methode in the layout. This study aims to relayout for decrease material handling with parameter distance and momen displacement. The approaches that used to make the new layout is PLANOPT with VIP PLANOPT software and BLOCPLAN with BPLAN90 software. The material displacement distance is obtained by measuring the rectilinear distance between departments and the material displacement moment is obtained by multiplying the displacement frequency by the material displacement distance. The results of the measurements show that the existing layout has a material displacement distance of 95.75 meters and a material displacement moment of 43,746.50 meters/month. The redesign of the facility layout using the PLANOPT approach with the help of the VIP PLANOPT software resulted in a material transfer distance of 34.75 meters and a material displacement moment of 11,602.75 meters/month. The redesign of the facility layout using the BLOCPLAN method with the help of BPLAN90 software resulted in a material displacement distance of 48.38 meters and a material displacement moment of 19,809.63 meters/month.
3053433864E1A017238PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN GULA KRISTAL RAFINASI TANPA LABEL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Nomor : 154/Pid.Sus/2020/PN Plk)ABSTRAK
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN GULA KRISTAL
RAFINASI TANPA LABEL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG
NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
(Studi Putusan Nomor : 154/Pid.Sus/2020/PN Plk)
Oleh :
Aji Setiawan
E1A017238
Perdagangan semakin pesat menimbulkan banyak ketersediaan makanan
di masyarakat begitu banyak. Dampak pesatnya perdagangan ini tidak hanya
mengenai ketersediaan makanan tetapi berdampak terhadap ketersediaan bahan
baku makanan. Bahan baku makanan ini juga menimbulkan perbuatan pelaku
usaha yang dilarang, seperti dalam perdagangan gula kristal rafinasi tanpa label.
Berdasarkan hal ini penulis tertarik untuk meneliti bagaimana Perlindungan
Hukum Terhadap Konsumen Gula Kristal Rafinasi Tanpa Label Berdasarkan
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi
Putusan Nomor : 154/Pid.Sus/2020/PN Plk).
Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis
normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa buku-buku literatur,
peraturan Undang-Undang, dan dokumen resmi dengan cara studi pustaka, yaitu
menginventarisasi data-data tersebut yang kemudian diidentifikasi dan dipelajari
sebagai satu kesatuan yang utuh. Metode analisis bahan hukum adalah dengan
menggunakan metode analisis normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Muliady Bin Jojo Suparto telah
melakukan perdagangan gula kristal rafinasi yang dilarang diperdagangkan
berdasarkan Pasal 3 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 1 Tahun 2019 tentang
Perdagangan Gula Kristal Rafinasi dan secara jelas melanggar Pasal 4 huruf (a)
dan (c), Pasal 7 huruf (a), (b), dan (d), Pasal 8 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang
Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian juga
menyimpulkan bahwa konsumen sudah mendapatkan perlindungan hukum
berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen. Hakim dalam menerapkan hukum sudah tepat mengaitkan perbuatan
Muliady Bin Jojo Suparto dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen.
ABSTRACT
LEGAL PROTECTION OF CONSUMERS OF UNLABELED REFINED
CRYSTAL SUGAR BASED ON LAW NUMBER 8 OF 1999 CONCERNING
CONSUMER PROTECTION
(Study of Decision Number: 154/Pid.Sus/2020/PN Plk)
By :
Aji Setiawan
E1A017238
Trade is rapidly increasing the availability of food in the community so
much. The impact of this rapid trade is not only on the availability of food but
also on the availability of food raw materials. This food raw material also gives
rise to prohibited actions by business actors, such as in the trade of unlabeled
refined crystal sugar. Based on this, the writer is interested in examining how the
legal protection for consumers of unlabeled refined crystal sugar is based on Law
Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (Decision Study Number:
154/Pid.Sus/2020/PN Plk).
The approach method used is a normative juridical approach. The data
used is secondary data in the form of literature books, laws and regulations, and
official documents by means of literature study, namely an inventory of these data
which are then identified and studied as a unified whole. Legal material analysis
method is by using qualitative normative analysis method.
The results show that Muliady Bin Jojo Suparto has traded refined
crystal sugar which is prohibited from trading under Article 3 of the Regulation of
the Minister of Trade Number 1 of 2019 concerning Trade in Refined Crystal
Sugar and clearly violates Article 4 letters (a) and (c), Article 7 letter (a), (b), and
(d), Article 8 paragraph (1) letter (a) Law Number 8 of 1999 concerning
Consumer Protection. The results of the study also conclude that consumers have
received legal protection based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer
Protection. The judge in applying the law correctly linked the actions of Muliady
Bin Jojo Suparto with Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection.
3053533865H1A017010ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI PLTS-ATAP ON-GRID PADA SISTEM KELISTRIKAN GEDUNG LABORATORIUM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMANPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan sumber energi listrik terbarukan yang cocok dengan daerah beriklim tropis seperti di Indonesia, energi tenaga surya yang dapat dihasilkan dari seluruh wilayah daratan Indonesia yaitu 4,8 kWh/m2/hari atau setara 112.000 GWp yang didistribusikan. Pembangkit Listrik Tenaga Surya dalam perkembangannya di era sekarang bisa beroperasi tanpa menggunakan media penyimpanan baterai ataupun yang lebih sering dikenal dengan PLTS-On Grid. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pola beban pemakaian, dilanjutkan dengan menganalisis penerapan PLTS-atap On Grid pada gedung Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman sehingga didapatkan potensi daya yang dihasilkan dan keandalan sistem yang terpasang. Metode penelitian yang digunakan dengan menganalisis pola beban pemakaian pada gedung laboratorium untuk dijadikan bahan masukkan dalam melakukan analisis PLTS-Atap On Grid pada software HelioScope dan Homer Pro x64. Hasil dari penelitian ini, rata-rata pola pemakaian harian sebesar 176,85 kWh. Dengan maksimum daya PLTS terpasang yaitu 40KWp, dengan energi yang dihasilkan 57.632 kWh/tahun, internal rate of return 6%, discounted payback periode pada tahun ke-19,7 bulan, dan Net Present Value sebesar Rp.85.531.261. Serta pada keandalan sistem, probabilitas pengurangan keluaran energi yang tertinggi yaitu disebabkan oleh perubahan suhu panel surya sebesar 11,8%.Solar Power Plants (PLTS) are a type of renewable electrical energy that is appropriate for tropical conditions, such as Indonesia. The solar energy that may be produced from all land areas of Indonesia is 4.8 kWh/m2/day, or 112,000 GWp spread. Solar Power Plants in the contemporary period may run without the use of battery storage media, which is referred to as PLTS-On Grid.. The goal of this research is to determine the pattern of usage load, as well as the deployment of PLTS-roof On Grid at the Faculty of Engineering, Jenderal Soedirman University's laboratory building, in order to determine the potential power generated and the reliability of the installed system. The research approach employed was to examine the utilization load pattern in the laboratory building as input material for the PLTS-Roof On Grid analysis using HelioScope and Homer Pro x64 software. According to the findings of this study, the average daily consumption pattern is 176.85 kWh. With a maximum installed PLTS power of 40KWp, energy production of 57,632 kWh/year, an internal rate of return of 6%, a discounted payback period of 19.7 months, and a Net Present Value of Rp.85,531,261,. Changes in the temperature of the solar panels, which are responsible for 11.8 percent of the energy output, have the greatest impact on the system's reliability.
3053633866A1C017043RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN KONTROL IKLIM MIKRO
PADA PLANT FACTORY BERBASIS INTERNET OF THINGS
MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER
Plant factory merupakan cara menumbuhkan tanaman dalam lingkungan yang terkendali. Pada plant factory perlu dilakukan sistem monitoring dan kontrol iklim mikro untuk mencapai kondisi iklim mikro yang ideal bagi tanaman. Data iklim mikro dapat dimonitoring secara online dengan memanfaatkan internet of things, sehingga mendapatkan data iklim mikro terbaru dengan lebih cepat (realtime). Penelitian ini bertujuan untuk 1) membuat sistem monitoring data dan iklim mikro berbasis internet of things menggunakan mikrokontroler, dan 2) menganalisis kinerja sistem kontrol dalam mempertahankan kondisi iklim mikro yang optimal. Penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu perancangan skema sistem kontrol, perancangan perangkat lunak (software), perancangan perangkat keras (hardware), serta tahap analisis data. Data yang diperoleh dari sensor dianalisis dengan membandingkan data aktual dengan set point yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem akusisi, sistem monitoring, dan sistem kontrol iklim mikro telah berhasil dilakukan, tetapi sistem kontrol masih perlu dilakukan perbaikan sehingga bisa mencapai kondisi optimal bagi tanaman. Pada running 1 didapat suhu rata-rata sekitar 26,58 oC dan kelembapan rata-rata sekitar 76,22% sedangkan setpoint berada di angka 27 oC dan 75 %. Pada running 2 didapat suhu rata-rata sekitar 25,82 oC dan kelembapan rata-rata sekitar 61,58% sedangkan setpoint berada di 26 oC dan 60 %. Pengujian pada sistem menunjukkan osilasi data suhu udara disekitar set point relatif rendah, sedangkan osilasi data kelembapan udara disekitar set point masih tinggi. Kelembapan udara dalam ruang tanam plant factory cenderung tinggi dikarenakan belum diterapkannya metode untuk menurunkan kelembapan udara.A plant factory is a regulated environment for cultivating plants. To obtain optimum microclimate conditions for plants, a microclimate monitoring and control system must be implemented at the plant factory. Microclimate data can be monitored online using an internet of things platform, allowing for faster access to the most recent data. The goals of this research are to 1) develop an internet of things-based microclimate and data monitoring system using a microcontroller, and 2) evaluate the control system's performance in maintaining optimal microclimate conditions. The research was conducted in four stages: design of the control system scheme, design of the software, design of the hardware, and data analysis. The sensor data were analyzed by comparing the actual data to a set point. The study resulted the data acquisition and monitoring system has been successfully implemented, however the control system needs to be repaired in order to reach ideal plant conditions. The average temperature and humidity in running 1 were around 26.58 oC and 76.22 %, while the setpoint was 27 oC and 75 percent. The average temperature in running 2 was about 25.82 oC and the average humidity was around 61.58 %, while the setpoint was at 26 oC and 60%. The system's tests show that the oscillations of the air temperature data around the set point are relatively low, while the oscillations of the humidity remain high. The humidity in the plant factory tends to be high because the method for reducing humidity has not implemented yet.
3053733868A1H019005EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN TEBU INDUSTRI DI KABUPATEN BELITUNG TIMURPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kelas kesesuaian lahan untuk tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur 2) mengetahui faktor-faktor pembatas lahan untuk tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur 3) membuat perencanaan arahan pengembangan tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur. Penelitian dilakukan di Kabupaten Belitung Timur dengan metode survei. Pengambilan sampel dan analisis sampel dilakukan di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Penetapan lokasi pengambilan sampel tanah ditentukan secara purposive sampling melalui pendekatan sistem transek (topolitosekuen) pada Peta Satuan Lahan Homogen (SLH). Data diolah dengan mencocokkan serta mengevaluasi data karakteristik lahan yang diperoleh di lapangan dan analisis laboratorium dengan kriteria kesesuaian pertanaman tebu sehingga akan diperoleh kelas-kelas kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukan kelas kesesuaian lahan aktual tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur adalah sesuai marginal (S3) dan tidak sesuai (N). Kelas kesesuaian lahan potensial tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur adalah cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3) dan tidak sesuai (N).This research aims to 1) know the class of land suitability for sugarcane crops in East Belitung Regency 2) knowing the land limiting factors for sugarcane crops in East Belitung Regency 3) making planning for the development of sugarcane plants in East Belitung Regency. The research was conducted in East Belitung Regency with survey methods. Sampling and analysis of samples was conducted at the Soil Laboratory of the Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, North Purwokerto. The determination of soil sampling locations is determined by purposive sampling through the transect system (topolitosekuen) approach on the Homogeneous Land Unit Map (SLH). Data is processed by matching and evaluating land characteristic data obtained in the field and laboratory analysis with criteria for the suitability of sugarcane land so that land suitability classes will be obtained. The results showed the actual land suitability class of sugarcane crops in East Belitung Regency was marginal (S3) and incompatible (N). The potential land suitability class of sugarcane crops in East Belitung Regency is quite appropriate (S2), as marginal (S3) and not appropriate (N).
3053833869H1A017011Sistem Monitoring Arus dan Autoswitching TVS Berbasis LoRa pada Gardu Jaringan DistribusiSistem proteksi menjadi salah satu hal penting dalam jaringan distribusi daya, dibutuhkan kecepatan dan keandalan dalam mengatasi masalah yang terjadi. Jaringan distribusi yang sering mengalami gangguan memiliki dampak tersediri, masalah yang sering terjadi dalam kerusakan sistem proteksi jaringan distribusi adalah arus lebih dan kerusakan power supply. Monitoring arus dan tegangan TVS pada gardu jaringan distribusi dapat dilakukan dengan memasang sensor arus pada rele proteksi dan sensor tegangan pada TVS, data sensor tersebut dikirimkan dengan menggunakan komunikasi LoRa dan dimasukan kedalam web server. Modul radio LoRa memiliki kehandalan yang kurang saat digunakan di non-remote area. Autoswitching TVS pada gardu jaringan distribusi sangat mungkin dilakukan, yaitu dengan melakukan pembacaan tegangan diantara TVS yang tersedia yang kemudian dibandingkan nilainya. Pengendalian dari masalah ini adalah dengan memanfaatkan berbagai informasi yang sudah disediakan pada web server secara real time seperti nilai arus, nilai tegangan, kondisi TVS, kondisi gardu dan waktu kejadian. Power supply yang digunakan adalah adaptor 5V DC yang dihubungkan dengan rak TR (Tegangan Rendah) 220V AC yang terpisah dengan jalur pelanggan, sehingga saat gangguan terjadi sistem rancangan dapat tetap berfungsi.The protection system is one of the important things in the power distribution network, it takes speed and reliability in overcoming problems that occur. The distribution network that is often disturbed has its own impact, the problems that often occur in the damage to the distribution network protection system are overcurrent and damage to the power supply. Monitoring the TVS current and voltage at the distribution network substation can be done by installing a current sensor on the protection relay and a voltage sensor on the TVS, the sensor data is sent using LoRa communication and entered into the web server. LoRa radio modules have less reliability when used in non-remote areas. Autoswitching TVS at distribution network substations is very possible, namely by reading the voltage between the available TVS and then comparing the values. The control of this problem is by utilizing various information that has been provided on the web server in real time such as current values, voltage values, TVS conditions, substation conditions and time of occurrence. The power supply used is a 5V DC adapter that is connected to a 220V AC LV (Low Voltage) rack that is separate from the customer line, so that when a disturbance occurs the design system can still function.
3053933870C1C017014PENGARUH KEADILAN PERPAJAKAN DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN SUKARELA WAJIB PAJAK DENGAN KEPERCAYAAN PADA OTORITAS PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
(STUDI PADA UMKM DI KOTA PEKALONGAN)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keadilan perpajakan dan kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan sukarela dari wajib pajak UMKM di Kota Pekalongan dengan kepercayaan pada otoritas pajak sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada 100 UMKM yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekalongan. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang sudah terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) keadilan perpajakan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM, (2) kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM, (3) kepercayaan pada otoritas pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM, (4) kepercayaan pada otoritas pajak mampu memediasi pengaruh keadilan perpajakan terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM, (5) kepercayaan pada otoritas pajak mampu memediasi pengaruh kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM.This study aims to determine the effect of tax justice and the quality of tax service on the voluntary compliance of MSME taxpayers in Pekalongan City with trust in the tax authorities as an intervening variable. This research is a survey research with a quantitative approach. The data used in this study are primary data obtained from distributing questionnaires. This research was conducted on 100 MSMEs registered at the Pekalongan Tax Office. The sample was selected by the purposive sampling technique. The data obtained were processed using the SmartPLS 3.0 application. The results of this study indicate that (1) tax justice has no effect on the voluntary compliance of MSME taxpayers, (2) the quality of tax service services has a positive effect on the voluntary compliance of MSME taxpayers, (3) trust in tax authorities has a positive effect on the voluntary compliance of MSME taxpayers, (4) trust in the tax authorities is able to mediate the effect of tax justice on the voluntary compliance of MSME taxpayers, (5) trust in the tax authorities is able to mediate the effect of the quality of tax services on the voluntary compliance of MSME taxpayers.
3054033871H1D016013RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN BAHAN MAKANAN NUSANTARA SIAP MASAK BERBASIS WEBPangan merupakan salah satu dari kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Dalam memperoleh pangan, masyarakat membutuhkan kemudahan, oleh karena itu hadir makanan dan minuman instant. Namun, permasalahan yang sering terjadi saat ini yaitu makanan dan minuman instant tidak terbebas dari zat pengawet, masyarakat juga mengalami kesulitan jika harus memasak makanan, karena tidak memiliki waktu untuk mendapatkan bahan makanan dengan cepat. Tujuan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh bahan makanan khususnya makanan Nusantara dengan mudah, serta meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi makanan dan minuman non-instant. Tujuan lainnya dalam penelitian ini yaitu, melestarikan kuliner tradisional Indonesia. Perancangan aplikasi ini menggunakan metode waterfall. Aplikasi ini dibuat berbasiskan web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan markup language HTML, dipadukan dengan framework codeigniter berbasis data MySQL. Aplikasi ini telah melalui tahap pengujian blackbox. Aplikasi Pemesanan Bahan Makanan Nusantara Siap Masak ini mampu membantu masyarakat dalam memperoleh bahan makanan non-instant sehingga dapat menurunkan konsumi makanan instant yang dapat membawa penyakit.Food is one of the basic human needs that must be met. In obtaining food, the community needs convenience, therefore instant food and drink are present. However, the problem that often occurs today is that instant food and drinks are not free from food preservatives, people also have difficulty if they have to cook food, because they do not have time to get food ingredients quickly. The purpose of this research is expected to help the community in obtaining foodstuffs, especially Nusantara food easily, as well as increase people's interest in consuming non-instant food and beverages. Another goal in this study is to preserve traditional Indonesian cuisine. The design of this application uses the waterfall method. This application is made web-based using PHP programming language and HTML markup language, combined with mySQL data-based codeigniter framework. The app has gone through the blackbox testing stage. Nusantara Ready to Cook Food Ingredients Ordering Application is able to help the community in obtaining non-instant food ingredients so that it can reduce the consumption of instant food that can bring disease.