Artikel Ilmiah : A1H019005 a.n. ZAENI MUSTOFA

Kembali Update Delete

NIMA1H019005
NamamhsZAENI MUSTOFA
Judul ArtikelEVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN TEBU INDUSTRI DI KABUPATEN BELITUNG TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kelas kesesuaian lahan untuk tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur 2) mengetahui faktor-faktor pembatas lahan untuk tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur 3) membuat perencanaan arahan pengembangan tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur. Penelitian dilakukan di Kabupaten Belitung Timur dengan metode survei. Pengambilan sampel dan analisis sampel dilakukan di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Penetapan lokasi pengambilan sampel tanah ditentukan secara purposive sampling melalui pendekatan sistem transek (topolitosekuen) pada Peta Satuan Lahan Homogen (SLH). Data diolah dengan mencocokkan serta mengevaluasi data karakteristik lahan yang diperoleh di lapangan dan analisis laboratorium dengan kriteria kesesuaian pertanaman tebu sehingga akan diperoleh kelas-kelas kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukan kelas kesesuaian lahan aktual tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur adalah sesuai marginal (S3) dan tidak sesuai (N). Kelas kesesuaian lahan potensial tanaman tebu di Kabupaten Belitung Timur adalah cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3) dan tidak sesuai (N).
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims to 1) know the class of land suitability for sugarcane crops in East Belitung Regency 2) knowing the land limiting factors for sugarcane crops in East Belitung Regency 3) making planning for the development of sugarcane plants in East Belitung Regency. The research was conducted in East Belitung Regency with survey methods. Sampling and analysis of samples was conducted at the Soil Laboratory of the Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, North Purwokerto. The determination of soil sampling locations is determined by purposive sampling through the transect system (topolitosekuen) approach on the Homogeneous Land Unit Map (SLH). Data is processed by matching and evaluating land characteristic data obtained in the field and laboratory analysis with criteria for the suitability of sugarcane land so that land suitability classes will be obtained. The results showed the actual land suitability class of sugarcane crops in East Belitung Regency was marginal (S3) and incompatible (N). The potential land suitability class of sugarcane crops in East Belitung Regency is quite appropriate (S2), as marginal (S3) and not appropriate (N).
Kata kunciKesesuaian lahan, Tebu
Pembimbing 1Ruly Eko Kusuma K., S.P., M.P.
Pembimbing 2Ir. Begananda, M.S.
Pembimbing 3Drs. Prasmadji Sulistyanto, M.Si.
Tahun2021
Jumlah Halaman41
Tgl. Entri2021-11-04 11:45:35.294194
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.