Artikelilmiahs

Menampilkan 29.041-29.060 dari 50.106 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2904132376B1A017154Potensi Rumput Laut Gracilaria canaliculata Sebagai Bahan Baku Penghasil Bioetanol Asal Pantai Menganti Kebumen dan Pantai Karang Bolong CilacapRumput laut merupakan salah satu sumber devisa negara dan sumber pendapatan bagi masyarakat pesisir. Selain dapat digunakan sebagai bahan makanan, minuman dan obat-obatan, rumput laut yang kaya akan selulosa sangat berpotensi untuk diproses menjadi bioetanol. Bioetanol digunakan sebagai bahan baku pembuatan turunan etanol. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui biomassa dan kandungan bioetanol pada rumput laut Gracilaria canaliculata asal Pantai Karang Bolong Cilacap dan Pantai Menganti Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling pada dua lokasi yang berbeda. Analisis data bioetanol dilakukan menggunakan Uji T dengan program SPSS untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kandungan bioetanol Gracilaria canaliculata asal Pantai Menganti Kebumen dengan Pantai Karang Bolong Cilacap, sedangkan uji korelasi lingkungan dengan biomassa menggunakan program PRIMER 7 untuk mengetahui faktor lingkungan yang paling berpengaruh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada korelasi faktor lingkungan Pantai Menganti Kebumen dengan biomassa Gracilaria canaliculata, yang paling berpengaruh yaitu kandungan nitrat. Hasil uji korelasi faktor lingkungan perairan Menganti Kebumen dengan biomassa rumput laut Gracilaria canaliculata menggunakan analisis BIOENV dengan bantuan program Primer 7 menunjukkan nilai korelasi tertinggi pada korelasi ¬nitrat dengan nilai sebesar 0,852 sedangkan di perairan Karang Bolong Cilacap nilai korelasi tertinggi nitrat sebesar 0,79. Hasil uji T tidak terdapat perbedaan yang signifikan kandungan bioetanol Gracilaria canaliculata asal Pantai Menganti Kebumen dengan Pantai Karang Bolong Cilacap. Gracilaria canaliculata asal Pantai Menganti Kebumen menghasilkan rata-rata kandungan bioetanol sebesar 7,07%, sedangkan asal Pantai Karang Bolong Cilacap menghasilkan rata-rata kandungan bioetanol sebesar 7,21%Seaweed is a source of foreign exchange and a source of income for coastal communities. Besides being used as food, drink, and medicine, seaweed which is rich in cellulose is very useful to become bioethanol. Bioethanol is used as a raw material for the manufacture of ethanol derivatives. The research objective was to see the biomass and bioethanol content in Gracilaria canaliculata seaweed from Karang Bolong Beach, Cilacap, and Menganti Beach, Kebumen. This study used a survey method with purposive sampling at two different locations. Analysis of bioethanol data was carried out using the T-test with the SPSS program to determine whether there were differences in the bioethanol content of Gracilaria canaliculata from Menganti Beach, Kebumen, and Karang Bolong Beach, Cilacap, while the environmental monitoring test with biomass used the PRIMER 7 program for the most influential environmental factors. The results of the study showed there is evidence of environmental factors at Menganti Kebumen Beach and Gracilaria canaliculata biomass, the most influential of which are nitrate. The results of the test to maintain environmental factors of Menganti Kebumen with Gracilaria canaliculata seaweed biomass using the BIO ENV Primer 7 program analysis showed a fixed value on the nitrate display with a value of 0.852 while in the waters of Karang Bolong Cilacap the value was always recorded at 0.79. The T-test results showed no significant difference in the bioethanol content of Gracilaria canaliculata from Menganti Beach, Kebumen, and Karang Bolong Beach, Cilacap. Gracilaria canaliculata from Menganti Beach, Kebumen, produced an average bioethanol content of 7.07%, while those from Karang Bolong Beach Cilacap produced an average bioethanol content of 7.21%
2904233336A1D016147Kajian Agihan Bahan Organik Tanah dan Beberapa Sifat Fisika Tanah Untuk Tanaman Padi Di Lahan Sawah Wilayah DAS Serayu Di Kecamatan Wangon, Kabupaten BanyumasPenelitian ini bertujuan untuk: 1) distribusi C-organik tanah di lahan sawah wilayah DAS Serayu di Kecamatan Wangon, Banyumas, 2) hubungan antara kandungan C-organik tanah dengan hasil tanaman padi sawah wilayah DAS Serayu di Kecamatan Wangon, Banyumas, dan 3) mengetahui hubungan korelasi antar variabel sifat tanah di wilayah DAS Serayu di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada mulai dari bulan November 2020 sampai Maret 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah survei tinjau mendalam dengan skala peta 1:50.000, satu titik sampel mewakili 50-150 hektar. Peta SLH dibuat dengan menumpang tindihkan peta (overlay) peta administrasi, peta jenis tanah, peta kelerengan dan peta penggunaan lahan di Kecamatan Wangon. Penentuan titik sampel didasarkan atas SLH dengan memperhatikan penyebaran secara proposional, mengikuti metode transek. Variabel yang diamati meliputi BJP (berat jenis partikel), porositas, BBW (batas berubah warna), KL (Kapasitas Lapangan) tanah, C-Organik, N Total, dan CN Ratio tanah, serta Hasil tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agihan C-Organik tanah di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas tergolong kedalam harkat sangat rendah sampai sedang dengan kisaran nilai 0,76%-2,02%. Hubungan antara C-Organik tanah dengan hasil tanaman padi memiliki nilai r sebesar -0,12.This study was conducted: 1) distribution of soil C-organic in rice fields in the Serayu watershed area in Wangon district, Banyumas, 2) the relationship between soil C-organic content and rice yields in the Serayu watershed area in Wangon district, Banyumas, and 3) to find out the correlation between variables of soil properties in the Serayu watershed area in Wangon District, Banyumas Regency. This research was conducted from November 2020 to March 2021. The research method used was an in-depth survey with a map scale of 1:50,000, one sample point representing 50-150 hectares. The SLH map was created by overlapping the administrative map (overlay), soil type map, slope map and land use map in Wangon District. Determination of sample points is based on SLH by taking into account the proportional distribution, following the transect method. The variables observed included BJP (particle density), porosity, BBW (color changing limit), KL (Field Capacity) of soil, C-Organic, Total N, and CN Ratio of soil, and yield of rice plants. The results showed that the soil C-Organic distribution in Wangon District, Banyumas Regency was classified as very low to moderate with a value range of 0.76%-2.02%. The relationship between C-Organic soil and rice yields has an r value of -0.12.
2904332377I1A018119Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pekerja Bagian Penjemuran Pabrik Sohun Soka Indah Kabupaten Banyumas.ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BAGIAN PENJEMURAN PABRIK SOHUN SOKA INDAH
KABUPATEN BANYUMAS

Dyah Ayu Kusumaningtyas, Suryanto, Elviera Gamelia

Latar Belakang: Laporan ILO tahun 2018, lebih dari 2,78 juta orang meninggal setiap tahun di dunia akibat kecelakaan atau penyakit akibat kerja.Kepatuhan penggunaan APD berperan penting dalam menciptakan keselamatan di tempat kerja.Penelitian bertujuan mengetahui Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja bagian penjemuran pabrik Sohun Soka Indah Karang Soka Kabupaten Banyumas.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional pendekatan cross sectional dengan populasi pekerja bagian penjemuran sebanyak 70 pekerja, pengambilan sampel dengan metode purposive sample sebanyak 64 sampel.Pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik.
Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara motivasi (p-value= 0,013) (CC=0,297) dan pengawasan (p-value= 0,016) (CC=0,287) ,tidak ada hubungan antara pengetahuan (p-value= 0,162), sikap (p-value= 0,892) dan ketersediaan APD (p-value= 0,243),ada pengaruh antara motivasi (sig= 0,009) (OR=5,992) dan pengawasan (p-value= 0,010) (OR=5,351) terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja bagian penjemuran di Pabrik Sohun Soka Indah Kabupaten Banyumas.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara motivasi dan pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD,terdapat pengaruh antara motivasi dan pengawasan terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja produksi di Pabrik Sohun Soka Indah Kabupaten Banyumas.Managemen disarankan menerapkan reward dan sanksi guna memotivasi pekerja agar patuh dalam penggunaan APD.
Kata Kunci: Kepatuhan, APD, pekerja, motivasi, pengawasan.
ABSTRACT
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BAGIAN PENJEMURAN PABRIK SOHUN SOKA INDAH
KABUPATEN BANYUMAS

Dyah Ayu Kusumaningtyas, Suryanto, Elviera Gamelia
Background: In the 2018 ILO report, more than 2.78 million people die every year in the world due to accidents or occupational diseases. Compliance with the use of PPE plays an important role in creating safety in the workplace. Research aims to determine the factors that affect compliance with use. Personal protective equipment for workers in the drying section of the Sohun Soka Indah Karang Soka factory, Banyumas Regency.
Methods: Quantitative research with observational analytic research design with cross sectional approach with a population of 70 workers in the drying section, 64 samples of purposive sampling method. Data were collected by interview using a questionnaire and analysis using the chi square test and logistic regression test.
Results: The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between motivation (p-value = 0.013) (CC = 0.297) and supervision (p-value = 0.016) (CC = 0.287), there was no relationship between knowledge (p-value = 0.162), attitude (p-value = 0.892) and the availability of PPE (p-value = 0.243), there is an influence between motivation (sig = 0.009) (OR = 5.992) and supervision (p-value = 0.010) (OR = 5.351) on usage compliance PPE for drying workers at the Sohun Soka Indah Factory, Banyumas Regency.
Conclusion: There is a relationship between motivation and supervision with compliance with the use of PPE, there is an influence between motivation and supervision of compliance with the use of PPE in production workers at the Sohun Soka Indah Factory, Banyumas Regency. Management is advised to apply rewards and sanctions to motivate workers to comply with the use of PPE.
Keywords: Compliance, PPE, workers, motivation, supervision.

2904432964B1A017076AKTIVITAS PEPSIN DAN TRIPSIN-LIKE BELUT SAWAH (Monopterus albus) PADA TEMPERATUR BERBEDAKemampuan belut sawah (Monopterus albus) dalam memanfaatkan pakan secara efisien ditentukan oleh kemampuan pencernaan yang salah satunya dipengaruhi oleh aktivitas enzim digesti, diantaranya adalah aktivitas pepsin dan tripsin-like. Aktivitas enzim tersebut salah satunya dipengaruhi oleh temperatur. Studi biologi khususnya mengenai aktivitas pepsin dan tripsin-like belut sawah pada temperatur inkubasi yang berbeda belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pepsin dan tripsin-like belut sawah pada temperatur inkubasi yang berbeda. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan dasar RAL dan enam perlakuan yaitu temperatur 20, 30, 40, 50, 60 dan 70 oC, setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Variabel yang diamati adalah variabel terikat berupa aktivitas pepsin dan tripsin-like serta variabel bebas berupa temperatur inkubasi yang berbeda. Parameter yang diukur adalah kadar tirosin yang dihasilkan oleh aktivitas pepsin dan tripsin-like. Belut sawah yang digunakan sebanyak 28 ekor dengan panjang 25,143 ± 2,418 cm dan berat 12,037 ± 2,978 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan temperatur inkubasi berpengaruh signifikan terhadap aktivitas pepsin dan tripsin-like belut sawah (p<0,05). Pepsin pada belut sawah memiliki aktivitas yang tinggi pada temperatur inkubasi 20 oC hingga 50 oC. Tripsin-like memiliki aktivitas yang tinggi pada temperatur inkubasi 30 oC hingga 50 oC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas pepsin dan tripsin-like belut sawah pada temperatur inkubasi yang berbeda. Aktivitas pepsin dan tripsin-like belut sawah tersebut menurun pada temperatur inkubasi 60oC. The ability of rice field eels (Monopterus albus) to utilize feed efficiently is determined by their digestive ability, one of which is influenced by the activity of digestive enzymes, including pepsin and trypsin-like. Activity enzyme is influenced by temperature. Biological studies, especially the activity of pepsin and trypsin-like rice field eels at different incubation temperatures have not been widely carried out. The purpose of this study was to determine pepsin and trypsin-like activity of rice eel at different incubation temperatures. The method used in this study is an experimental method with the basic design of CRD six treatments, temperature of 20, 30, 40, 50, 60 , and 70 oC each treatment was repeated five times. The variables observed were the dependent variable in the form of pepsin and trypsin-like activity. Independent variables are different incubation temperatures. Parameter measured was the level of tyrosine produced by the activity of pepsin and trypsin-like. Twenty-eight rice field eels with a length of 25,143 ± 2,418 cm and 12,037 ± 2,978 grams were used. The results showed that the incubation temperature treatment had a significant effect on the pepsin and trypsin-like activity (p<0,05). Pepsin in rice field eel has high activity at incubation temperatures of 20 oC to 50 oC. Trypsin-like has high activity at incubation temperature of 30 oC to 50 oC. This study concludes that there are differences in pepsin and trypsin-like activity of rice field eel at different incubation temperatures. Activities pepsin and trypsin-like are declining at incubation temperature of 60oC.
2904532378A1D017019PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L.) MENGGUNAKAN HIDROPONIK SISTEM SUMBU PADA BERBAGAI
MEDIA TANAM DAN SUBTITUSI KONSENTRASI POC DENGAN
NUTRISI AB MIX
Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui komposisi media tanam yang terbaik secara hidroponik sistem sumbu pada pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae), 2) mengetahui pengaruh subtitusi POC pada larutan nutrisi AB mix yang terbaik secara hidroponik sistem sumbu pada pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae), 3) Mengetahui kombinasi yang tepat antara komposisi media tanam dan subtitusi POC pada larutan nutrisi AB mix untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 sampai bulan Desember 2020 di screen house Karanggintung, Kec. Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu faktor media tanam meliputi arang sekam 100% (M1), cocopeat 100% (M2) dan arang sekam 50% : cocopeat 50% (M3) dan faktor konsentrasi nutrisi meliputi POC 0% + AB mix 100% (N1), POC 25% + AB mix 75% (N2), POC 50% + AB mix 50% (N3) dan POC 75% + AB mix 25% (N4). Percobaan dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 kali pengulangan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar (cm), diameter batang (mm), bobot tajuk segar (g), bobot tajuk segar (g) dan hasil tanaman (t/ha). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media tanam cocopeat 100 % (M2) memberikan pengaruh yang terbaik pada tinggi tanaman sebesar 38,19 cm, diameter batang sebesar 1,42 cm2, bobot tajuk segar sebesar 83,17 g, bobot kering tajuk 6,52 g, hasil tanaman 21,8 t/ha dan penggunaan media tanam campuran arang sekam dan cocopeat dengan perbandingan 50% : 50 % (M3) memberikan hasil terbaik pada jumlah daun 12,97 helai. Konsentrasi nutrisi AB mix 100% (N1) memberikan pengaruh yang terbaik pada jumlah daun 13,04 helai, panjang akar 30,84 cm, luas daun 2339,30 cm2, diameter batang 1,48 cm2, bobot segar tajuk sebesar 93,07 g, bobot kering tajuk 7,46 g, hasil tanaman 23,7 t/ha dan penggunaan konsentrasi nutrisi POC 25% + AB mix 75% (N2) memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman 38,24 cm. Interaksi antara penggunaan media tanam dan konsentrasi nutrisi tidak memberikan pengaruh nyata pada semua variabel pengamatan.The research aims to (1) determine the composition of the best hydroponic wick planting media on the growth and yield of kailan (Brassica oleraceae L), (2) determine the effect of adding POC to the best AB mix nutrient solution by hydroponic wick on the growth and yield of kailan plants. (Brassica oleraceae L), (3) knowing the right combination between the composition of the planting medium and the addition of POC to the AB mix nutrient solution for the growth and yield of kailan (Brassica oleraceae L). This research was conducted in October 2020 to December 2020 at Karanggintung screen house, Sumbang, Banyumas, Central Java and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The treatment consisted of two factors, namely planting media factors (100% husk charcoal, 100% cocopeat and 50% husk charcoal, 50% cocopeat) and nutrient concentration factors (POC 0% + AB mix 100%, POC 25% + AB mix 75% , POC 50% + AB mix 50% and POC 75% + AB mix 25%). The experiment was designed using a complete randomized block design (CRBD), each treatment combination consist of 3 replication. The observed variables were plant high (cm), number of leaves (strands), leaf area (cm2), longest root length (cm), rod diameter (cm), fresh crown weight (g),dry crown weight (g) and crop yields (t/ha). The results showed the use of the planting medium cocopeat 100% (M2) gave the best effect on plant high of 38,19 cm, rod diameter of 1.42 cm2, fresh crown weight of 83,17g, dry crown weight of 6.52 g, crop yields of 21,8 t/ha and the use of the mixed of planting medium charcoal husk : cocopeat in a ratio of 50% : 50 % (M3) gave the best effect on number of leaves of 12,97 strands. Concentration of nutrients ab mix 100% (N1) gave the best effect on number of leaves of 13,04 strands , longest root length of 30,84 cm, leaf area of 2339,30 cm2, rod diameter 1,48 cm, fresh crown weight 93,07 g, dry crown weight 7,46 g, crop yields of 23,7 t/ha and the use of the concentration of nutrients POC 25%, AB mix 75% (N2) gave the best effect on plant high of 38,24 cm. There is no interaction between the the use of the planting medium and the concentration of nutrients to increase the growth and yield of kailan plants.
2904632330C1I017022The Influence of Good Corporate Governance toward Earnings Management with Audit Quality as Moderating VariableTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah beberapa unsur good corporate governance dapat mempengaruhi terjadinya manajemen laba dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017–2019. Variabel independen meliputi kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan komite audit dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi. Variabel terikat adalah manajemen laba yang diukur dengan akrual diskresioner dengan Modified Jones Model. Populasi dalam penelitian ini adalah 193 sampel perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017-2019. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Selain itu, metode analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, dan analisis regresi moderasi subkelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa good corporate governance yang diwakili oleh dewan komisaris independen dan komite audit berpengaruh negatif sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap manajemen laba. Kualitas audit memperkuat pengaruh dewan komisaris independen terhadap manajemen laba. Namun kualitas audit tidak dapat memperkuat pengaruh kepemilikan institusional dan komite audit terhadap manajemen laba.The purpose of this research is to find out whether some element of good corporate governance can affect the occurrence of earnings management with audit quality as a moderating variable in manufacturing companies listed in Indonesian Stock Exchange during 2017-2019. The independent variables include institutional ownership, independent board of commissioner, and audit committee with audit quality as a moderating variable. The dependent variable is earnings management which is measured by discretionary accrual with Modified Jones Model. The population of this research is 193 samples from companies listed at Indonesian Stock Exchange during 2017-2019. The sampling method used in this research is purposive sampling method. In addition, the data analysis method used is descriptive statistics, classical assumption test, multiple regression analysis, and sub-group moderated regression analysis. The result of this research indicates that the good corporate governance, which is represented by independent board of commissioner and audit committee have a negative effect while institutional ownership has effect on earnings management. Audit Quality strengthens the influence of independent board of commissioner on earnings management. However, audit quality cannot strengthen the influence of institutional ownership and audit committee on earnings management.
2904732379J1C016011Analisa Struktur Batin Puisi Dalam Antologi 智恵子抄(Chiekoshou) Karya Takamura KotaroPenelitian ini berjudul Analisis Struktur Batin Puisi Dalam Antologi 智恵子抄(Chiekoshou) Karya Takamura Kotaro. Penelitian ini membahas masalah bentuk struktur batin yang terdiri dari tema, rasa, nada dan suasana, serta amanat dan tujuan pada 4 puisi dalam antologi 智恵子抄 (Chiekoshou) karya Takmura Kotaro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik simak catat. Objek penelitian ini terdiri dari 4 puisi yang diambil dalam antologi 智恵子抄 (Chiekoshou) karya Takamura Kotaro. Dalam penelitian ini terdapat kesimpulan bahwa dapat ditemukan struktur batin yang berupa tema, rasa, nada dan suasana, serta amanat dan tujuan dalam antologi 智恵子抄 (Chiekoshou) karya Takamura Kotaro, Tema yang terdapat dalam antologi ini banyak mengandung tema percintaan dan kematian. Rasa yang terdapat dalam data yang peneliti bahas yaitu kagum, bangga, heran, sedih, bahagia, kesepian, kerinduan, cinta dan takut. Nada yang terdapat dalam puisi ini yaitu romantik dan melankolik, suasana yang ada yaitu bahagia, kehilangan, kesedihan, serta terdapat beberapa amanat dan tujuan yang terdapat dalam puisi-puisi dalam antologi ini. Dalam antologi 智恵子抄 (Chiekoshou) berisikan semua perasaan yang dialami Kotaro kepada Chieko dan mengenang sosok istri tercintanya yang telah meninggal dunia.


Kata Kunci : Struktur Batin, Takamura Kotaro, Chiekoshou, Puisi, Kajian Struktural
This undergraduate thesis is entitle Analysis Of Internal Structure Poem In The 智恵子抄 “Chiekoshou” Poetry Anthology by Takamura Kotaro. The point of the problem in a thesis of internal structure format is themes, feeling, tone and atmosphere, message and purpose in the 智恵子抄 “Chiekoshou” Anthology by Takamura Kotaro. The method used is descriptive qualitative method by analyzing the elements of internal structure poetry. The object of this thesis consisted of 4 poems taken in the anthology of 智恵子抄 “Chiekoshou” by Takamura Kotaro. The thesis can be found a conclusin of the internal structure format poetry. The conculison of 智恵子抄 “Chiekoshou” Anthology by Takamura Kotaro is internal structure describes his love journey with Chieko and pours his love, sadness and loss into this poetry anthology because Kotaro loves his wife Chieko so much.

Keywords: Internal Structure, Takamura Kotaro, Chiekoshou, Poetry, Structural Studies
2904832381C1C016090Pengaruh Green Accounting terhadap Profitabilitas Perusahaan
(Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Manufaktur Periode 2015-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh green accounting terhadap profitabilitas perusahaan. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) dan sustainability reportnya telah terdaftar di Global Reporting Initiative (GRI) selama periode 2015-2019. Penelitian ini juga menggunakan pertumbuhan penjualan sebagai variabel kontol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data sampel diperoleh sebanyak 72 sampel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kinerja lingkungan tidak memiliki pengaruh terhadap profitabillitas perusahaan, (2) Pengungkapan lingkungan berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa ketika perusahaan melakukan pengungkapan informasi lingkungan yang baik maka akan berdampak positif terhadap profitabilitas perusahaan. Masyarakat dan investor akan cenderung merespon positif dengan lebih tertarik untuk membeli barang yang ditawarkan sebagai bentuk apresisasi terhadap perusahaan yang telah melakukan pertanggung jawaban atas dampak yang ditimbulkan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan perusahaan juga akan berdampak pada peningkatan profitabilitas.
This study aims to determine and analyze the effect of green accounting on profitability. The population in this study were the manufacturing companies registered on PROPER and Global Reporting Initiative (GRI) in 2015-2019. This research also using sales growth as a control variable. This is a quantitative research using secondary data with purposive sampling method. The sample data obtained were 72 samples.
The results of this study indicate that: (1) Environmental performance has no effect on profitability, (2) Environmental disclosure has a positive effect on profitability. The implication of this research is when the company reporting their environmental disclosure, it will have a positive effect on profitability. The stakeholders will tend to respond positively by being more interested in buying the goods offered as a form of appreciation for companies that have been responsible for their impact, so it can increase company’s sales growth and also have an effect on company revenues and profits.
2904932383A1D017063Identifikasi Marka Molekuler Sifat Toleran Salin pada Tanaman PadiPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan marka SSR dan STS yang dapat
membedakan varietas padi toleran salin dengan yang tidak toleran salin dan mengetahui
nilai Polymophic Information Content (PIC) dari setiap marka yang digunakan. Penelitian
telah dilaksanakan pada bulan September 2020 hingga Februari 2021 di Laboratorium
Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian serta Laboratorium Riset
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Marka molekuler yang
diidentifikasi terdiri dari 9 marka SSR (RM 212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225,
RM 3412, RM 342, RM 444, RM 478, RM 8094, RM 8264) dan 1 marka STS (Wn
11463). Varietas padi yang digunakan adalah Nona Bokra, Inpari Unsoed 79 Agritan,
Cisadane, Atomita 2, Pelopor, Dendang, Lambur, Siak Raya, Unsoed Parimas, Inpago
Unsoed 1, dan IR 29. Kontrol yang digunakan dalam proses skoring adalah varietas Nona
Bokra yang merupakan varietas toleran salin. Data skoring dianalisis secara Principal
Component Analysis Biplots(PCA Biplot) menggunakan XLSTAT 2020. Hasil Penelitian
menunjukan bahwa marka RM 225, RM 3412, RM 342, RM 8094, dan Wn 11463 dapat
membedakan varietas toleran salin. Nilai PIC dari marka RM 223, RM 3412, RM 342
adalah 0,56, 0,68, dan 0,53 yang tergolong sangat informatif, nilai PIC dari marka RM
212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225, RM 8264, Wn 11463 adalah 0,47, 0,36, 0,56,
0,32, 0,48, 0,36 dan 0,32 yang tergolong marka kelas sedang, serta RM 8094 dengan nilai
PIC 0,15 tergolong dalam kelas rendah.
The objectives of this research is to obtain markers that can differentiate salt
tolerance varieties and to find out Polymophic Information Content I (PIC) value of the
markers used. The research was conducted in September 2020 – February 2021 at Plant
Breeding and Biotechnology Laboratory Faculty of Agriculture and Research Laboratory
Jenderal Soedirman University. The identified molecular marker consisted of 9 SSR
marker (RM 212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225, RM 3412, RM 342, RM 444, RM
478, RM 8094, RM 8264) and 1 STS marker (Wn 11463). The rice varieties that used in
this research were Nona Bokra, Inpari Unsoed 79 Agritan, Cisadane, Atomita 2, Pelopor,
Dendang, Lambur, Siak Raya, Unsoed Parimas, Inpago Unsoed 1, and IR 29. Nona Bokra
is a salt tolerant variety were used as control in scoring. The scoring result are binary
data which are then processed by Principal Component Analysis Biplot (PCA Biplot)
using XLSTAT 2020. The result of this research show that marker RM 225, RM 3412, RM 342, RM 8094, dan Wn 11463 can differentiate salt tolerance varieties. The PIC values
of RM 223, RM 3412, RM 342 markers are 0.56, 0.68, and 0.53 which are classified as
very informative markers, the PIC values of RM 212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225,
RM 8264, Wn 11463 markers are 0.47, 0.36, 0.48, 0.36, and 0.32 which are classified as
middle class markers, and the PIC value of RM 8094 marker is 0.15 which is classified
as low class.
2905032906J1C017007SEPPUKU DAN NILAI-NILAI BUSHIDO DALAM FILM “OBA, THE LAST SAMURAI”
Penelitian ini berjudul “Seppuku dan Nilai-Nilai Bushido dalam Film Oba, The Last Samurai”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan terhadap budaya seppuku yang terdapat dalam film Oba, The Last Samurai. Film Jepang yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang kegigihan sekelompok tentara Jepang pimpinan Kapten Sakae Oba ketika melawan pasukan Amerika yang jauh lebih banyak dan lebih kuat di Pulau Saipan di Jepang pada Perang Dunia ke-2. Ketika menghadapi kekalahan, para prajurit Jepang yang ingin mempertahankan harga diri dan kehormatannya memilih melakukan seppuku. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika yang merupakan ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Peneliti akan mengkaji film dengan menggunakan kajian semiotika Charles Sanders Peirce. Semiotika Charles sanders peirce yang digunakan adalah ikon, indeks dan simbol, maka informasi yang diperoleh akan diatur ke dalam pola-pola tertentu, yang kemudian diinterpretasi dan ditarik kesimpulan yang kaitannya dengan kode etik samurai. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa motif seppuku yang dilakukan oleh beberapa karakter di film ini berpedoman pada nilai-nilai bushido. Dan nilai bushido yang muncul dalam film ini adalah nilai meiyo (kehormatan), chugi (kesetiaan), yu (keberanian), dan jin (kebajikan).The title of this research is "Seppuku and Bushido Values in the Movie Oba, The Last Samurai". This type of research is descriptive qualitative research. This study aims to determine the meaning of the seppuku culture contained in the Movie Oba, The Last Samurai. This Japanese film, based on a true story, tells the story of the tenacity of a group of Japanese soldiers led by Captain Sakae Oba against a much larger and stronger American army on Saipan Island in Japan during World War II. When facing defeat, Japanese soldiers who wanted to maintain their dignity and honor chose to commit seppuku. This research uses semiotic analysis method which is a science or analytical method to study signs. Researchers will examine the film using the semiotic study of Charles Sanders Peirce. The semiotics of Charles Sanders Peirce used are icons, indices and symbols, so the information obtained will be arranged into certain patterns, which are then interpreted and drawn conclusions related to the samurai code of ethics. The results obtained from this study indicate that the seppuku motifs carried out by several characters in this film are guided by bushido values. And the values of bushido that appear in this film are the values of meiyo (honor), chugi (loyalty), yu (courage), and jin (benevolence).
2905132968D1A017036SUPLEMENTASI RDP (RUMEN DEGRADABLE PROTEIN) DAN UDP (UNDEGRADABLE PROTEIN) DALAM RANSUM DOMBA TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SECARA IN VITROPenelitian ini ditujukan untuk mengkaji pemberian suplementasi RDP dan UDP pada pakan domba terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik secara in vitro. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah cairan rumen dari 3 ekor domba sebagai sumber inokulum dan ransum basal yang terdiri dari konsentrat 70% dan 30% silase rumput gajah. Penelitian dirancang sesuai dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diuji adalah suplementasi RDP (urea-zeolit) dan UDP (bungkil kedelai terproteksi tanin kondensasi daun kaliandra) ke dalam ransum basal yaitu dengan perbandingan 1:1, 1:2, 1:3, 2:1, dan 3:1% dari bahan kering (BK) ransum basal berturut-turut untuk R1, R2, R3, R4 dan R5. Perlakuan tersebut diulang 5 kali. Variabel yang diukur adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik. Data dianalisis dengan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap KBK, akan tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap KBO. Perlakuan R1 lebih tinggi (P<0,05) dari R2 akan tetapi sama dengan (P>0,05) R3, R4 dan R5, sedangkan R2 sama dengan (P>0,05) R3 dan R5. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa respon imbangan terbaik ditunjukan pada perlakuan R1 karena imbangan suplemen RDP 1% dan UDP 1% yang lebih efisien dibandingkan imbangan lainnya.This study aims to examine the supplementation of RDP and UDP sheep feed on dry matter and organic matter digestibility in vitro. The material used in this study was rumen fluid from 3 sheep as a source of inoculum and basal ration consisting of 70% concentrate and 30% elephant grass silage. This study was designed according to a completely randomized design (CRD). The treatments tested were supplementation of RDP (urea-zeolite) and UDP (soybean meal protected with condensed tannin from calliandra leaves) into the basal ration in a ratio of 1:1, 1:2, 1:3, 2:1, and 3:1%. dry matter (DM) basal ration consecutively for R1, R2, R3, R4 and R5. The treatment was repeated 5 times. The variables measured were dry matter and organic matter digestibility. Data were analyzed by analysis of variance and continued with DMRT test. The results showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on KBK, but had a significant effect (P<0.05) on KBO. The treatment of R1 was higher (P<0.05) than R2 but equal to (P>0.05) R3, R4 and R5, while R2 was the same as (P>0.05) R3 and R5. Based on the results of the study, it can be concluded that the best balance response was shown in the R1 treatment because the supplemental balance of 1% RDP and 1% UDP were more efficient than other balances.
2905232384D1A017057PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH BIT MERAH (Beta vulgaris L.) TERHADAP KADAR AIR, GULA DAN TINGKAT KESUKAAN ES KRIM SUSU SAPIPenelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan sari buah bit konsentrasi berbeda terhadap kadar air, kadar gula dan tingkat kesukaan es krim. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk variabel kadar air dan kadar gula serta Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk tingkat kesukaan. Perlakuan adalah penambahan sari buah bit 7% (P1), 14% (P2), 21% (P3) dan 28% (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari buah bit dengan persentase yang berbeda pada es krim berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar gula es krim (P<0,05). Penambahan sari buah bit dengan persentase yang berbeda pada es krim berpengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan aroma dan rasa es krim (P<0,05). Kesimpulan, semakin tinggi persentase penambahan sari buah bit yaitu 28% pada es krim, maka kadar air dan kadar gula es krim yang dihasilkan akan meningkat tetapi menurunkan tingkat kesukaan. Persentase yang terbaik penambahan sari buah bit 7% ditinjau dari kadar air, kadar gula dan rasa sedangkan untuk aroma yang terbaik adalah 14%.The purpose of this study is to examine the influence of the addition of beetroot juice with different concentrations and the best percentage of the moisture content, sugar content and the level of fondness of ice cream. The research was conducted experimentally using a Complete RandomIzed Plan (RAL) for moisture and sugar content variables as well as a Group RandomIzed Plan (RAK) for preference level variables. Treatment is the addition of beetroot juice 7% (P1), 14% (P2), 21% (P3) and 28% (P4). The results showed that the addition of beetroot juice with different percentages of ice cream had a noticeable effect on the moisture content and sugar content of ice cream (P<0.05). The addition of beetroot juice with different percentages of ice cream has a noticeable effect on the level of fondness of the aroma and taste of ice cream (P<0.05). In conclusion, the higher the percentage of beetroot juice addition is 28% in ice cream, then the moisture content and sugar content of ice cream produced will increase but decrease the level of fondness. The best percentage was addition of beetroot juice 7% to the moisture content, sugar content and taste while for the best smell is 14%.
2905332385C1C016002PENGARUH KESADARAN PAJAK, KUALITAS PELAYANAN, DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KABUPATEN CIAMISPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari (1) kesadaran pajak (2) kualitas pelayanan dan (3) sanksi pajak tehadap kepatuhan wajib pajak usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Ciamis.
Jenis penelitian ini bersifat penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak pelaku UMKM yang terdaftar pada dinas koperasi, ukm, dan perdagangan Kabupaten Ciamis. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil pengujian menunjukan bahwa (1) kesadaran pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Ciamis (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Ciamis dan (3) sanksi pajak tidak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Ciamis.
This study aims to determine the effect of (1) tax awareness (2) service quality and (3) tax sanctions on taxpayer MSME in Ciamis Regency.
This type of research is a survey research with a quantitative approach. The population in this study are MSME taxpayers who are registered with the cooperative, SME, and trade office in Ciamis Regency. The sample selection used purposive sampling method. Sources of data used are primary and secondary data with data collection method using a questionnaire. The analysis used is multiple linear regression analysis.
The test results show that (1) tax awareness has a positive effect on mandatory compliance of MSME in Ciamis Regency (2) service quality has a positive effect on mandatory compliance of MSME in Ciamis Regency and (3) sanctions taxes do not positive effect on mandatory compliance of MSME in Ciamis Regency.
2905432386C1A016092ANALISIS PERBEDAAN PRODUKTIVITAS UKURAN KAPAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN
(STUDI EMPIRIS NELAYAN GILNET DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas kapal antara kapal ukuran di bawah 5 GT dan ukuran 21-30 GT serta menganalisis pengaruh variabel ukuran kapal, lamanya waktu melaut, jumlah awak kapal, dan penggunaan BBM terhadap hasil penangkapan ikan. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, responden dalam penelitian ini berjumlah 86 orang nelayan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, teknik analisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas kapal di bawah 5 GT adalah 2,07%, lebih kecil dari tingkat produktivitas kapal 20-30 GT yang sebesar 6,95%. Kemudian ukuran kapal dan penggunaan BBM berpengaruh positif signifikan terhadap hasil tangkapan kapal di bawah 5 GT, sedangkan ukuran kapal, penggunaan BBM, dan jumlah awak kapal berpengaruh positif signifikan terhadap hasil tangkapan kapal berukuran 20-30 GT. Implikasinya, nelayan di Kawasan Pelabuhan Perikanan Laut Cilacap lebih memperhatikan alokasi biaya dan pemilihan lokasi penangkapan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan produktivitas.This study analyzes the productivity of ships between vessel size under 5 GT and sizes 21-30 GT and analyzes the effect of variables on vessel size, time spent fishing, number of fishers, and fuel usage on fishing results. This study using quantitative descriptive methods; respondents were 86 fishers. Data collection using questionnaires, analysis techniques using multiple linear regression. The results showed the productivity level of ships under 5 GT was 2.07%, smaller than the productivity level of ships of 20-30 GT was 6.95%. The vessel size and the fuel usage have a significant positive effect on the catch of vessels under 5 GT, while the vessel size, fuel usage, and the number of fishers have a significant positive effect on the catch of ships measuring 20-30 GT. The implication for fishers in Cilacap Marine Port Area pays more attention to cost allocation and fishing locations to increase catches and productivity.
2905532387C1C017105ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA AKUNTANSITujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan gaya hidup terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang disebar ke mahasiswa S1 Akuntansi FEB Unsoed. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Populasi penelitian ini sebanyak 468 mahasiswa S1 Akuntansi FEB Unsoed yang terdiri dari tiga angkatan, yaitu angkatan 2017, 2018, dan 2019. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 83 mahasiswa S1 Akuntansi FEB Unsoed yang diperoleh dari perhitungan dengan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman, (2) Sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman, dan (3) Gaya hidup tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman.The purpose of this study was to examine the effect of financial literacy, financial attitudes, and lifestyle on financial management behavior of undergraduate accounting students, Faculty of Economics and Business, Jenderal Sudirman University. This type of research is quantitative research. Data collection techniques using questionnaires distributed to undergraduate students of Accounting FEB Unsoed. The sampling technique in this study used a simple random sampling technique. The population of this study was 468 undergraduate accounting students from FEB Unsoed which consisted of three batches, namely class 2017, 2018, and 2019. The sample used in this study was 83 undergraduate accounting students from FEB Unsoed obtained from calculations using the slovin formula. Data analysis technique using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate: (1) Financial literacy has a positive and significant effect on financial management behavior of undergraduate students of Accounting, Faculty of Economics and Business, Jenderal Sudirman University, (2) Financial attitudes have a positive and significant effect on financial management behavior of undergraduate students of Accounting, Faculty of Economics and Business. , Jenderal Sudirman University, and (3) Lifestyle has no significant effect on financial management behavior of undergraduate accounting students, Faculty of Economics and Business, Jenderal Sudirman University.
2905632388J1B017020PENGGUNAAN BAHASA SARKASME DALAM KOMUNIKASI REMAJA DI KABUPATEN JEPARA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan data kebahasaan yang berkaitan dengan bentuk penggunaan bahasa sarkasme dan faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa sarkasme dalam komunikasi remaja di Kabupaten Jepara. Metode pengumpulam data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap. Teknik lanjutannya adalah teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode padan. Penelitian ini menggunakan teori sosiolinguistik dengan menganalisis bentuk penggunaan bahasa sarkasme dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa sarkasme dalam komunikasi remaja di Kabupaten Jepara. Setelah dianalisis, selanjutnya hasil penelitian disajikan secara informal.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 57 kosakata bahasa sarkasme yang meliputi 38 kosakata bahasa sarkasme dalam bahasa Jawa dan 19 kosakata bahasa sarkasme dalam bahasa Indonesia. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa sarkasme dalam komunikasi remaja di Kabupaten Jepara adalah faktor psikologi dan faktor sosial. Faktor psikologi yang dapat memengaruhi penggunaan bahasa sarkasme meliputi: (1) luapan emosi, (2) perasaan kecewa, (3) perasaan kesal, (4) perasaan heran, (5) adanya keinginan untuk mengejek, (6) adanya keinginan untuk menyindir, (7) adanya keinginan untuk mengakrabkan, sedangkan faktor sosial yang dapat memengaruhi penggunaan bahasa sarkasme yaitu usia, jenis kelamin, status sosial, tempat tinggal, dan pendidikan.
This research is a qualitative descriptive study that describes linguistic data related to the use of sarcasm language and the factors that influence the use of sarcasm language in adolescent communication in Jepara Regency. The data collection method used in this study is the observation method. The basic technique used in this research is the tapping technique. Then, the further technique used in this research are involved conversation observation, recording, and taking notes tecjniques. The data analysis method in this research is the identity method. This study uses sociolinguistic theory by analyzing the use of sarcasm language and the factors that influence the use of sarcasm language in adolescent communication in Jepara Regency. After being analyzed, the results of the research are presented informally.
Based on the research results, there are 57 sarcasm language vocabularies which include 38 sarcasm language vocabularies in Javanese and 19 sarcasm language vocabularies in Indonesian. The factors that influence the use of sarcasm language in adolescent communication in Jepara Regency are psychological factors and social factors. Psychological factors that can influence the use of sarcasm include: (1) emotional outburst, (2) feelings of disappointment, (3) annoyance, (4) feeling surprised, (5) the desire to mock, (6) the desire to tease, (7) the desire to make friends. Meanwhile, social factors that can influence the use of sarcasm are age, types of chlamydia, social status, residence, and education.
2905732389K1B017008FUNGSI KUASA UNTUK UJI HIPOTESIS SATU ARAH PADA DISTRIBUSI BINOMIAL DAN DISTRIBUSI GEOMETRIK
Penelitian ini membahas fungsi kuasa untuk uji hipotesis arah kanan pada distribusi binomial dan distribusi geometrik. Metode yang digunakan untuk menentukan daerah penolakan dari uji parameter arah kanan pada masing-masing distribusi adalah UMP test. Selanjutnya, fungsi kuasa ditentukan berdasarkan daerah penolakan tersebut. Grafik fungsi kuasa disimulasikan menggunakan software R versi 4.0.5. Hasil simulasi menunjukkan bahwa untuk uji dengan ukuran sampel tertentu, batas daerah penolakan k berpengaruh terhadap ukuran uji. Pada distribusi binomial, semakin besar k, maka ukuran uji akan semakin kecil. Sementara itu pada distribusi geometrik, semakin besar k, maka ukuran uji akan semakin besar. Grafik fungsi kuasa untuk uji parameter arah kanan pada masing-masing distribusi dengan ᵖₒ dan α yang ditetapkan menunjukkan bahwa kuasa suatu uji dapat diperkuat dengan penambahan ukuran sampel. The research discussed the power function for the right-side hypothesis testing in binomial distribution and geometric distribution. The method used to determine the rejection region for the right-side parameter testing in each distribution is the UMP test. Furthermore, the power functions are determined based on the rejection region. The graph of the power function was simulated using R software version 4.0.5. The simulation results show that for a test with a certain sample size, the rejection region boundary k affects the size of the test. In the binomial distribution, the larger k, the smaller size of the test. Meanwhile, in geometric distribution, the larger k, the larger size of the test. The graph of the power function for the right-side parameter testing in each distribution with defined ᵖₒ and α show that the power of the test can be strengthened by increasing the sample size.
2905832390G1B016036Pengaruh ekstrak rumput fatimah (labisia pumila) terhadap ekspresi rankl pada daerah tarikan tulang alveolar yang di induksi gaya mekanik ortodontik (studi in vivo pada cavia cobaya jantan)Latar Belakang. Kekuatan ortodontik yang diaplikasikan pada mahkota akan diteruskan ke akar, ligamen periodontal dan tulang alveolar, akibatnya akan terjadi perubahan pada fungsi dan sel-sel tulang alveolar. Receptor Activator of Nuclear Factor Kappa-β ligand (RANKL) merupakan sitokin yang berperan penting dalam osteogenesis yang dapat distimulasi melalui penggunaan bahan-bahan alami. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak rumput fatimah (Labisia pumila) terhadap ekspresi RANKL pada daerah tarikan tulang alveolar marmut (Cavia cobaya) jantan yang diinduksi gaya mekanik ortodontik. Metode. Metode Penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium murni dengan posttest-only control group design. Subjek penelitian menggunakan Cavia cobaya jantan yang berjumlah 16 preparat histologi sampel jaringan rahang atas marmut yang dibagi 4 kelompok meliputi: kelompok kontrol (tanpa ekstrak), serta P1, P2, dan P3 sebagai kelompok pemberian ekstrak rumput fatimah dosis 10, 20 dan 30 mg/kgbb. Ekspresi RANKL diamati menggunakan mikroskop trinokuler pada 20 lapang pandang dengan perbesaran 1000x. Hasil. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan ekspresi RANKL antara kelompok kontrol (11 sel) dengan ketiga kelompok perlakuan. Ekspresi RANKL antara P1 (8 sel) dengan P2 (5 sel) dan P3 (4 sel) berbeda signifikan, tetapi tidak antara P2 dengan P3. Simpulan. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak rumput fatimah berpengaruh terhadap ekspresi RANKL pada daerah tarikan tulang alveolar marmut jantan yang diinduksi gaya mekanik ortodontik dengan dosis 20 mg/KgBB. Background. The orthodontic force applied to the crown will be transmitted to the roots, periodontal ligaments and alveolar bone, as a result there will be changes in function and alveolar bone cells. Receptor Activator of Nuclear Factor Kappa-β ligand (RANKL) is a cytokine that plays an important role in osteogenesis which can be stimulated through the use of natural ingredients. Purpose. This study aims to determine the effect of fatimah grass extract (Labisia pumila) on RANKL expression in the orthodontic mechanical force induced alveolar bone attraction of male marmot (Cavia cobaya). Methods. This study was a pure laboratory experimental study with a posttest-only control group design. The research subjects used male Cavia cobaya were 16 histological preparations of guinea pig maxillary tissue samples which were divided into 4 groups including: the control group (without extract), as well as P1, P2, and P3 as groups of fatimah grass extract dosage 10, 20 and 30 mg/kgbb respectively. The RANKL expression was observed using a trinocular microscope in 20 visual fields with a magnification of 1000x. Results. The results showed that there were differences in RANKL expression between the control group (11.4 cells) and the three of treatment groups. The RANKL expression between P1 (8.1 cells) and P2 (4.9 cells) and P3 (3.9 cells) was significantly different, but not between P2 and P3. Concluded. It was concluded that the fatimah grass extract had an effect on RANKL expression in the orthodontic mechanical forces induced alveolar bone attraction area of male guinea pigswith a dose of 20 mg / KgBB.
2905932391C1B016118PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN DENGAN GENDER DAN EMOTIONAL INTELIGENCE SEBAGAI VARIABEL MODERASIPenelitian ini merupakan penelitian tentang Perilaku Keuangan penduduk di Purwokerto .Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Dengan Gender Dan Emotional Intelligence Sebagai Variabel Moderasi”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa (1) Untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan pada perilaku keuangan. (2) Untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan pada perilaku keuangan yang dimoderasi oleh gender.
(3) Untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan pada perilaku keuangan yang dimoderasi oleh emotional intelligence .
Populasi dalam penelitian ini adalah 53.544 penduduk Purwokerto. Teknik sampel Jenuh digunakan dalam penentuan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis statistik SPSS.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku keuangan. (2) Gender memoderasi pengaruh literasi keuangan pada perilaku keuangan (3) Kecerdasan Emosional memoderasi pengaruh literasi keuangan pada perilaku keuangan.
This research is a research on the financial behavior of residents in Purwokerto . This research takes the title: "The Effect of Financial Literacy on Financial Behavior With Gender and Emotional Intelligence as Moderating Variables".
The purpose of this study is to analyze (1) To analyze the effect of financial literacy on financial behavior. (2) To analyze the effect of financial literacy on financial behavior moderated by gender.(3) To analyze the effect of financial literacy on financial behavior moderated by emotional intelligence.
The population in this study was 53,544 residents of Purwokerto. Saturated sampling technique is used in determining respondents. Data collection techniques using a questionnaire. Data were analyzed using SPSS statistical analysis.
Based on the results of the study indicate that: (1) Financial literacy has a positive effect on financial behavior. (2) Gender moderates the effect of financial literacy on financial behavior (3) Emotional Intelligence moderates the effect of financial literacy on financial behavior.
2906032392C1A017110ANALISIS PRODUKTIVITAS PETANI PADI SAWAH ANTARA PETANI PENGGUNA PUPUK UREA DENGAN PUPUK KOMPOS STUDI KASUS DI DESA MERENG KECAMATAN WARUNGPRING KABUPATEN PEMALANGTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas dan pendapatan petani pengguna pupuk kompos dan pupuk urea di Desa Mereng Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petani padi sawah di Desa Mereng Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Jumlah responden yang diambil petani pengguna pupuk kompos sejumlah 47 orang dan petani pengguna pupuk urea sejumlah 60 orang. Metode analisis yang digunakan adalah uji t independent sample t test. Metode pengambilan sample menggunakan proporsional simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan produktivitas petani pengguna pupuk kompos dan pupuk urea di Desa Mereng Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Ada perbedaan pendapatan petani pengguna pupuk kompos dan pupuk urea di Desa Mereng Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang.The purpose of this study was to analyze the productivity and income of farmers using compost and urea fertilizers in Mereng Village, Warungpring District, Pemalang Regency. The population in this study were all rice farmers in Mereng Village, Warungpring District, Pemalang Regency. The number of respondents taken by farmers who use compost are 47 people and farmers who use urea fertilizer are 60 people. The analytical method used is the independent sample t test t test. The sampling method used proportional simple random sampling. The results showed that there were differences in the productivity of farmers using compost and urea in Mereng Village, Warungpring District, Pemalang Regency. There is a difference in the income of farmers using compost and urea in Mereng Village, Warungpring District, Pemalang Regency.