Home
Login.
Artikelilmiahs
33336
Update
YULIA NINGRUM MURAD
NIM
Judul Artikel
Kajian Agihan Bahan Organik Tanah dan Beberapa Sifat Fisika Tanah Untuk Tanaman Padi Di Lahan Sawah Wilayah DAS Serayu Di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) distribusi C-organik tanah di lahan sawah wilayah DAS Serayu di Kecamatan Wangon, Banyumas, 2) hubungan antara kandungan C-organik tanah dengan hasil tanaman padi sawah wilayah DAS Serayu di Kecamatan Wangon, Banyumas, dan 3) mengetahui hubungan korelasi antar variabel sifat tanah di wilayah DAS Serayu di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada mulai dari bulan November 2020 sampai Maret 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah survei tinjau mendalam dengan skala peta 1:50.000, satu titik sampel mewakili 50-150 hektar. Peta SLH dibuat dengan menumpang tindihkan peta (overlay) peta administrasi, peta jenis tanah, peta kelerengan dan peta penggunaan lahan di Kecamatan Wangon. Penentuan titik sampel didasarkan atas SLH dengan memperhatikan penyebaran secara proposional, mengikuti metode transek. Variabel yang diamati meliputi BJP (berat jenis partikel), porositas, BBW (batas berubah warna), KL (Kapasitas Lapangan) tanah, C-Organik, N Total, dan CN Ratio tanah, serta Hasil tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agihan C-Organik tanah di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas tergolong kedalam harkat sangat rendah sampai sedang dengan kisaran nilai 0,76%-2,02%. Hubungan antara C-Organik tanah dengan hasil tanaman padi memiliki nilai r sebesar -0,12.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study was conducted: 1) distribution of soil C-organic in rice fields in the Serayu watershed area in Wangon district, Banyumas, 2) the relationship between soil C-organic content and rice yields in the Serayu watershed area in Wangon district, Banyumas, and 3) to find out the correlation between variables of soil properties in the Serayu watershed area in Wangon District, Banyumas Regency. This research was conducted from November 2020 to March 2021. The research method used was an in-depth survey with a map scale of 1:50,000, one sample point representing 50-150 hectares. The SLH map was created by overlapping the administrative map (overlay), soil type map, slope map and land use map in Wangon District. Determination of sample points is based on SLH by taking into account the proportional distribution, following the transect method. The variables observed included BJP (particle density), porosity, BBW (color changing limit), KL (Field Capacity) of soil, C-Organic, Total N, and CN Ratio of soil, and yield of rice plants. The results showed that the soil C-Organic distribution in Wangon District, Banyumas Regency was classified as very low to moderate with a value range of 0.76%-2.02%. The relationship between C-Organic soil and rice yields has an r value of -0.12.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save