Artikel Ilmiah : A1D017063 a.n. ALWA WIDI AISYA

Kembali Update Delete

NIMA1D017063
NamamhsALWA WIDI AISYA
Judul ArtikelIdentifikasi Marka Molekuler Sifat Toleran Salin pada Tanaman Padi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan marka SSR dan STS yang dapat
membedakan varietas padi toleran salin dengan yang tidak toleran salin dan mengetahui
nilai Polymophic Information Content (PIC) dari setiap marka yang digunakan. Penelitian
telah dilaksanakan pada bulan September 2020 hingga Februari 2021 di Laboratorium
Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian serta Laboratorium Riset
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Marka molekuler yang
diidentifikasi terdiri dari 9 marka SSR (RM 212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225,
RM 3412, RM 342, RM 444, RM 478, RM 8094, RM 8264) dan 1 marka STS (Wn
11463). Varietas padi yang digunakan adalah Nona Bokra, Inpari Unsoed 79 Agritan,
Cisadane, Atomita 2, Pelopor, Dendang, Lambur, Siak Raya, Unsoed Parimas, Inpago
Unsoed 1, dan IR 29. Kontrol yang digunakan dalam proses skoring adalah varietas Nona
Bokra yang merupakan varietas toleran salin. Data skoring dianalisis secara Principal
Component Analysis Biplots(PCA Biplot) menggunakan XLSTAT 2020. Hasil Penelitian
menunjukan bahwa marka RM 225, RM 3412, RM 342, RM 8094, dan Wn 11463 dapat
membedakan varietas toleran salin. Nilai PIC dari marka RM 223, RM 3412, RM 342
adalah 0,56, 0,68, dan 0,53 yang tergolong sangat informatif, nilai PIC dari marka RM
212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225, RM 8264, Wn 11463 adalah 0,47, 0,36, 0,56,
0,32, 0,48, 0,36 dan 0,32 yang tergolong marka kelas sedang, serta RM 8094 dengan nilai
PIC 0,15 tergolong dalam kelas rendah.
Abtrak (Bhs. Inggris)The objectives of this research is to obtain markers that can differentiate salt
tolerance varieties and to find out Polymophic Information Content I (PIC) value of the
markers used. The research was conducted in September 2020 – February 2021 at Plant
Breeding and Biotechnology Laboratory Faculty of Agriculture and Research Laboratory
Jenderal Soedirman University. The identified molecular marker consisted of 9 SSR
marker (RM 212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225, RM 3412, RM 342, RM 444, RM
478, RM 8094, RM 8264) and 1 STS marker (Wn 11463). The rice varieties that used in
this research were Nona Bokra, Inpari Unsoed 79 Agritan, Cisadane, Atomita 2, Pelopor,
Dendang, Lambur, Siak Raya, Unsoed Parimas, Inpago Unsoed 1, and IR 29. Nona Bokra
is a salt tolerant variety were used as control in scoring. The scoring result are binary
data which are then processed by Principal Component Analysis Biplot (PCA Biplot)
using XLSTAT 2020. The result of this research show that marker RM 225, RM 3412, RM 342, RM 8094, dan Wn 11463 can differentiate salt tolerance varieties. The PIC values
of RM 223, RM 3412, RM 342 markers are 0.56, 0.68, and 0.53 which are classified as
very informative markers, the PIC values of RM 212, RM 222, RM 223, RM 224, RM 225,
RM 8264, Wn 11463 markers are 0.47, 0.36, 0.48, 0.36, and 0.32 which are classified as
middle class markers, and the PIC value of RM 8094 marker is 0.15 which is classified
as low class.
Kata kunciSSR (Simple Sequence Repeat), STS (Single Tagged Sequence), gen toleran salin, PCA (Principal Component Analysis), Oryza sativa.
Pembimbing 1Ir. Suprayogi, M. Sc., Ph.D
Pembimbing 2Prita Sari Dewi, S.P., M. Sc., Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2021-07-05 17:56:42.276695
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.