Artikel Ilmiah : G1A016008 a.n. MUHAMMAD MAULANA RIFQY
| NIM | G1A016008 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD MAULANA RIFQY |
| Judul Artikel | KORELASI ANTARA NILAI MCQ TAHAP SARJANA DENGAN NILAI MCQ UKMPPD MAHASISWA JURUSAN KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan highstake examination bagi mahasiswa jurusan kedokteran. Pemangku kepentingan perlu mengetahui apakah kemampuan yang telah diukur melalui MCQ tahap sarjana berkorelasi dengan nilai MCQ UKMPPD agar MCQ PPDTS dapat menjadi sistem peringatan yang lebih awal bagi pemangku kepentingan dalam menggambarkan kemampuan peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode cross-sectional study. Data diperoleh dari sekretariat blok PPDTS dan sekretariat PPDTP. Data yang diamati meliputi nilai MCQ angkatan 2014 pada semester lima (5) hingga tujuh (7) di PPDTS dan nilai MCQ UKMPPD pada tahun 2020. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel metode total sampling. Sampel penelitian sebanyak 50. Uji normalitas untuk mengetahui distribusi data penelitian menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Uji korelasi mendapatkan nilai p = 0,006 (p < 0,05) dengan r = 0,383. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara nilai MCQ tahap sarjana dan nilai MCQ UKMPPD dengan kekuatan yang lemah dan arah korelasi positif. Rerata nilai MCQ tahap sarjana mahasiswa FK Unsoed angkatan 2014 adalah 63,49 ± 5,55 dan rerata nilai MCQ UKMPPD periode Februari dan Agustus 2020 yakni 84,08 ± 3,92. Terdapat korelasi signifikan antara nilai MCQ tahap sarjana dan nilai MCQ UKMPPD pada mahasiswa jurusan kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) is a high-stake examination for medical students. Stakeholders needed to know whether the competence attainment by MCQ in the preclinical setting can be correlated with UKMPPD MCQ grades so it could be designed as an earlier warning system to demonstrate students competence for stakeholders. The study used observational analytic as its design and cross-sectional method. Data were acquired from the preclinical and clinical secretariat office. The examined data were from preclinical’s 2014 batch of 5th until 7th semester MCQ grades, and UKMPPD MCQ grades of 2020. The author uses total sampling method. There are a total of 50 samples. Kolmogorov-Smirnov is used to assess the distribution of the data collected, while Pearson is used to do the correlation tests. Correlation test showed p value = 0.006 (p < 0,05) with r value = 0,383. This shows that there is significant positive correlation of preclinical MCQ grades with UKMPPD MCQ grades, although the strength of the correlation is weak. The mean grades for Preclinical MCQ is 63,49 ± 5,55 while the mean grades for UKMPPD MCQ within February and August periods is 84,08 ± 3,92. Significant correlation is found between preclinical MCQ grades and UKMPPD MCQ grades of Jenderal Soedirman University’s medical students. |
| Kata kunci | mahasiswa kedokteran, MCQ, tahap sarjana, UKMPPD |
| Pembimbing 1 | dr. Miko Ferine, M. Med. Ed |
| Pembimbing 2 | dr. Octavia Permata Sari, M. Si |
| Pembimbing 3 | dr. Catharina Widiartini, M. Med. Ed |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2021-02-16 15:17:25.822745 |