Artikel Ilmiah : L1B016017 a.n. R. PANJI SULAEMAN

Kembali Update Delete

NIML1B016017
NamamhsR. PANJI SULAEMAN
Judul ArtikelPengaruh Pemberian Infusum Daun Durian (Durio zibethinus) Terhadap Lama Waktu Pembiusan Calon Induk Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan cepat serta penyesuaian diri terhadap lingkungan baru sangat baik. Transportasi ikan diupayakan agar ikan tetap hidup dan dapat dipelihara selanjutnya pada wadah budidaya. Anestesi merupakan suatu tindakan pembiusan ikan untuk membuat ikan dalam kondisi tidak sadar atau mengurangi pergerakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi yang terbaik, waktu induktif, waktu sedatif, tingkat sintasan, glukosa darah, dan kualitas air. Rerata bobot ikan 85,25 + 25,98 g dalam 2 L air dengan menggunakan bahan anestesi daun durian yang berbeda untuk mengetahui keadaan ikan pingsan. Rancangan acak lengkap menggunakan empat perlakuan dan empat ulangan dengan konsentrasi 2%, 4%, 6% dan 8% yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu induktif terbaik didapatkan adalah 6% dengan waktu induktif 53,menit, serta waktu sedatif 13,35 menit. Tingkat sintasan yang efektif terdapat pada konsentrasi 2%, 6%, dan 8% dengan nilai masing-masing perlakuan 90,04%. Kenaikan kadar glukosa darah 67,75-134,25 mg/dL.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tilapia (Oreochromis niloticus) is a freshwater fish that has fast growth and is very well adapted to new environments. Striving for fish transportation is to keep the fish alive and can be maintained later in the cultivation container. Anesthesia is an act of anesthesia for the fish to make fish unconscious or reduce movement. The purpose of this study was to determine the best concentration, inductive time, sedative time, survival rate, blood glucose, and water quality. The average weight of fish was 85.25 + 25.98 g in 2 L of water using different durian leaf anesthetic agents to determine the condition of the fainted fish. A completely randomized design using four treatments and four replications with concentrations of 2%, 4%, 6% and 8% were used in this study. The results of this study indicate that the best inductive time is 6% with an inductive time of 53 minutes, and a sedative time of 13.35 minutes. Effective survival rates were found at concentrations of 2%, 6%, and 8% with a value of 90.04% respectively. Increase in blood glucose levels from 67.75 to 134.25 mg / dL.
Kata kunciIkan nila; Anestesi; Daun durian; Induktif; Sedative; Infusum; tingkat sintasan
Pembimbing 1Taufik Budhi Pranomo, S.Pi.,M.Si.
Pembimbing 2Anandita Ekasanti, S.Pt., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman61
Tgl. Entri2020-11-05 11:20:44.389881
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.