Home
Login.
Artikelilmiahs
29990
Update
HASTA ISTIKHAROH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH LOGAM BERAT Cd TERHADAP EKSPRESI GEN KISSPEPTIN-1 PADA IKAN NILEM (Osteochilus hasseltii C.V) BETINA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kadmium (Cd) adalah logam berat yang mempunyai efek toksik yang tinggi walaupun pada konsentrasi yang rendah. Logam berat Cd di perairan berasal dari aktivitas alami dan antropogenik. Logam berat Cd yang masuk ke perairan dapat menyebabkan toksisitas subletal untuk ikan. Dampak logam Cd bagi ikan adalah dapat menghambat sistem reproduksi, seperti ekspresi gen Kisspeptin-1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh logam Cd terhadap ekspresi gen Kisspeptin-1 dan konsentrasi yang dapat menganggu ekspresi gen Kisspeptin-1 pada ikan nilem betina. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan berbeda (0 ppm, 2 ppm, 4 ppm, dan 6 ppm). Penelitian dilakukan selama 4 minggu dengan pengambilan sampel setiap 2 minggu sekali. Penelitian dilakukan dengan 4 tahap yaitu pengambilan organ hipotalamus, isolasi RNA, DNAse Treatment, Pengukuran konsentrasi RNA dan Real-Time PCR. Analisis data ekspresi gen Kisspeptin-1 menggunakan One Way ANOVA dan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi ekspresi gen Kisspeptin-1 memiliki kisaran rata-rata 3,5389–47,3037 dan menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) antar semua perlakuan. Hal tersebut dapat terjadi karena waktu paparan yang kurang lama, konsentrasi logam Cd, dan adaptasi ikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cadmium (Cd) is a heavy metal that has high toxicity effect even at low concentrations. Heavy metal Cd in waters comes from natural and anthropogenic activities. Cd entering the waters can cause sublethal toxicity to fish. Cd impacts can inhibit the reproductive system, such as the expression of the Kisspeptin-1 gene. This study aimed to determine the effect of Cd on Kisspeptin-1 gene expression and the concentration of Cd that can interfere with Kisspeptin-1 gene expression in female silver sharkminnow (Osteochilus hasseltii C.V.). The method was completely randomized design was applied using 4 treatments of Cd concentration respectively 0 ppm, 2 ppm, 4 ppm, and 6 ppm. The research was conducted for 4 weeks with sampling frequency every 2 weeks. The research was devided into 4 steps, include organ of hypothalamus, isolating RNA, DNAse treatment, measuring the concentration of RNA and real-time PCR. Analysis of kisspeptin-1 gene expression using One Way ANOVA and BNT test. The results showed that the concentration value of Kisspeptin-1 gene expression had an average range of 3.5389–47.3037 and showed no significant difference (P> 0.05) between all treatments. This can occur due to the short exposure time, Cd metal concentration, and fish adaptation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save