Artikelilmiahs

Menampilkan 12.161-12.180 dari 49.518 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
121615128E1A008257PERANAN KEPOLISIAN DALAM MENCEGAH DAN MENANGGULANGI PERJUDIAN DI WILAYAH POLRES BANYUMASABSTRAKSI

Pada saat ini dapat kita lihat banyak terjadi perjudian dalam masyarakat. Kita mengenal ada dua macam perjudian, yaitu perjudian legal dan perjudian ilegal. Perjudian ilegal itu sendiri terdiri atas tindak pidana perjudian manual yang diatur dalam Pasal 303 bis ayat (3) KUHP dan tindak pidana perjudian online yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Tindak pidana perjudian merupakan suatu permasalahan yang serius, sehingga memerlukan penanganan dari kepolisian dan masyarakat. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk meneliti bagaimana peran kepolisian dalam mencegah dan menanggulangi tindak pidana perjudian, khususnya di wilayah POLRES Banyumas dan meneliti faktor yang menghambat serta mendorong dalam mencegah dan menanggulangi tindak pidana perjudian tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini bertempat di POLRES Banyumas, dengan informan yang ditentukan dengan metode purposive sampling.
Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa peranan kepolisian dalam mencegah dan menanggulangi perjudian di wilayah POLRES Banyumas adalah sesuai dengan tugas pokok, fungsi, dan peranan kepolisian yang diatur dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Peranan ini dapat berupa upaya penal dan non-penal. Faktor yang menghambat dalam mencegah dan menanggulangi perjudian antara lain faktor budaya, faktor teknologi, faktor sanksi pidana dan faktor ekonomi. Sedangkan faktor yang mendorong dalam mencegah dan menanggulangi perjudian adalah faktor kerjasama antara kepolisian dengan tokoh masyarakat.

ABSTRACT

At the moment we can see a lot of gambling in our society. We know there are two kinds of gambling, legal gambling and illegal gambling. Illegal gambling itself consists of the crime manual gambling that regulated in article 303 bis, paragraph (3) of the CRIMINAL CODE and online gambling that regulated in Law number 11 Year 2008 about information and electronic transactions. The crime of gambling is a serious problem, so requiring the handling of the police and the community. Therefore, the authors are interested in researching how the role of the police in preventing and tackling crime, gambling, especially in POLRES Banyumas and examine the factors that inhibit as well as encouraging in preventing and tackling the crime of gambling.
This research using approaching methods juridical sociological, to the specifications research is descriptive. The location of this research, in POLRES Banyumas, with informants who is determined by a method of purposive sampling.
Based on this research, can be known that the role of police in preventing and tackling gambling in the region of POLRES Banyumas was in accordance with the main task of, function, and the role of the police set out in article 13 the law number 2 year 2002 regarding the Republic of Indonesia State Police. It can include the role of efforts to penal and non-penal. The factor that inhibits in preventing and tackling gambling among other cultural factors, a factor of technology, factor of criminal sanctions and factors of economic. While a factor that drives in preventing and tackling gambling is factor of cooperation between police with public figures.

121625129F1G009024MOBILITAS SOSIAL DALAM NOVEL KEMBANG TURI KARYA BUDI SARDJONOSkripsi ini berjudul “Mobilitas Sosial dalam Novel Kembang Turi Karya Budi Sardjono”. Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu susastra. Penelitian ini dilatarbelakangi pendapat bahwa karya sastra merupakan “tiruan” masyarakat. Semua yang dialami masyarakat, dapat ditampilkan pada dunia rekaan pengarang. Masyarakat memiliki hubungan yang sangat erat dengan sastra. Hubungan itu dapat ditarik dengan cara mendekati karya sastra lewat struktur dalamnya kemudian dihubungkan dengan masyarakat.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Metode ini tidak mengutamakan angka-angka melainkan penghayatan terhadap interaksi antarkonsep yang sedang dikaji. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan model analisis mengalir yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Dari penelitian ini ditemukan bahwa novel Kembang Turi memiliki dua tokoh utama yang mengalami mobilitas sosial. Kedua tokoh itu bernama Dirman dan Marni. Pada awalnya keduanya hanyalah gelandangan cilik yatim piatu dan tidak memiliki tempat tinggal. Kakak beradik itu terpisah di Malioboro. Berbagai peristiwa panjang mereka alami hingga akhirnya roda kehidupan mereka berputar. Tokoh Dirman kini menjadi juragan bakso yang sukses, sedangkan tokoh Marni menjadi germo kelas kakap.
Proses mobilitas sosial kedua tokoh utama dapat diketahui melalui unsur intrinsik novel. Selanjutnya, pendekatan sosiologi karya sastra digunakan untuk menghubungkan fakta-fakta cerita tadi dengan apa yang dialami oleh masyarakat. Hasilnya, dapat diketahui bahwa kedua tokoh utama mengalami mobilitas sosial vertikal meningkat yang ditunjukkan oleh peningkatan penghasilan dan perubahan gaya hidup.
This research entitled “Mobilitas Sosial dalam Novel Kembang Turi karya Budi Sardjono”. The scope of this research is the study of literature. The research was based on the idea that literature is a “clone” of society. All experienced society, can also occur in the world of fiction. Society has a very close relationship with literature. The relationship can be drawn by approaching literary works through its inner stucture then connected to the society.
The method used in this research is desriptive qualitative method. This method does not put the numbers but the appreciation of the interaction between concept that are being studied. Data collection was done by using read and take note. Data analysis was performed by flow analysis model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
From this study it was found that the Kembang Turi novel has two main characters who experienced social mobility. Two men named Dirman and Marni. At first they are just little orphaned bums and homeless. Brother and sister separated at Mailoboro. Long events they experienced. At the end, their live cycle spun. Dirman figure has now become a successful skipper of meatballs, while Marni figures become high profile pimp.
The process of social mobility both main characters can be seen through the intrinsic elements of the novel. Furthermore, the sociology of literature approach used for link the story facts to what was experienced by society. As a result, it can be seen that the two main characters experienced increased vertical social mobility shown by an increase of income and change of lifestyle.
121634976F1A009074Tradisi Nyumbang (Studi Fenomenologi
Tentang Karakteristik Tradisi Nyumbang di Desa Mejasem, Kabupaten Tegal)
Penelitian ini mengangkat sebuah tradisi yaitu tradisi nyumbang. Salah satu yang menarik adalah tradisi nyumbang di Desa Mejasem Kabupaten Tegal. Penulis tertarik untuk mengkaji fenomena sosial dalam tradisi tersebut dalam bentuk skripsi yang berjudul Tradisi Nyumbang : (Studi Fenomenologi Tentang Karakteristik Nyumbang Di Desa Mejasem Kabupaten Tegal).
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Tujuannya untuk mengetahui dan memperoleh gambaran mengenai berbagai karakteristik dan persepsi masyarakat mengenai tradisi nyumbang. Ada banyak perbedaan antara tradisi menyumbang di desa ini dengan di daerah lain. Selain karakteristik menyumbang, dalam penelitian ini juga mengkaji persepsi masyarakat nya.
Penelitian ini juga menyinggung mengenai hajatan. Hajatan dibahas mulai dari adat istiadat, dan berbagai keunikan lain nya. Setelah menggambarkan hajatan, penelitian ini menguak karakteristik nyumbang yang dianggap berbeda dari karakteristik nyumbang di daerah lain. Terdapat sepuluh (10) karakter yang peneliti simpulkan. Karakter tersebut mencakup, bentuk sumbangan, waktu menyumbang, cara menyumbang, dan berbagai prosesi unik lainnya. Karakter yang peneliti paparkan juga disertai analisis dari perspektif sosiologi. Hasil penelitian berupa persepsi masyarakat mengenai tradisi ini adalah sebuah tradisi positif, maksudnya tradisi ini dirasa membantu dan meringankan.
Implikasi penelitian ini adalah agar masyarakat bisa menjaga kelanggengan tradisi ini ditengah arus modernitas. Selain itu persepsi bahwa ini adalah sebuah tradisi positif maka tradisi ini dianggap turut menjaga hubungan kekerabatan.
This study raised a tradition that is actually common but can be assessed if an unusual tradition, yes traditions donate. One of the highlights was the tradition donate in the northern coastal areas is precisely in the Village Mejasem Tegal regency. The method used in this research is descriptive qualitative research method. The results of this study are some of the characteristics that the researchers did not donate encountered on donate tradition in general. Previous research also offends the celebration procession which will need to be described as a procession that wraps donate tradition. After describing the celebration, this study reveals the characteristics of the different considered donate characteristics in other areas. There are ten (10) characters could researchers conclude from the interviews with informants. The characters include, the form of donations, donate time, how to donate, and a variety of unique procession tradition that wraps donate these Mejasem village. Characters that researchers also explored in this study with analysis of sociological perspective. There is also a perception that the research results are formed in the community about this tradition. Tradition donate to the community is a positive tradition, that tradition is felt to help and relieve a celebration.

121645097E1A008238TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HILANGNYA UANG TABUNGAN NASABAH DI PT. BANK VICTORIA INTERNATIONAL, Tbk
(Studi Terhadap Perlindungan Nasabah Bank dan Pengawasan Bank)
Dewasa ini banyak terjadi kejahatan Perbankan di Indonesia, seperti kasus pembobolan rekening di daerah Jakarta, Bali, Bandung dan daerah lain. Salah satu kasus tersebut adalah kasus pembobolan rekening tabungan nasabah oleh pegawai di Bank Victoria Jakarta yang merugikan nasabah.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap nasabah atas hilangnya uang tabungan di PT Bank Victoria International Tbk dan Untuk mengetahui akibat hukum terhadap bank berkaitan dengan pengawasan bank.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian yaitu untuk menemukan hukum In Concreto. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan, data ini disajikan dalam bentuk uraian secara sistematis dan analisa data yang dilakukan dengan metode analisis normatif kualitatif.
Kesimpulan yang diperoleh yaitu Perlindungan Hukum nasabah yang dirugikan memiliki hak untuk menuntut ganti rugi atas dasar wanprestasi serta hak untuk menuntut ganti rugi atas dasar perbuatan melawan hukum. Akibat hukum terhadap Bank Victoria yaitu Bank Indonesia meminta Bank Victoria untuk menyelesaikan kasus dengan mematuhi Undang-undang Perbankan, jika hal tersebut belum dipenuhi maka lembaga pengawas Bank (BI) dapat memberikan sanksi administratif yang diatur dalam Pasal 52 Undang-undang perbankan.
Nowadays many occurred banking crimes in Indonesia, such cases burglary savings in Jakarta, Bali, Bandung and other areas. One such case is a case of burglary savings account customers by employees at Victoria Bank Jakarta adverse customer.
The purpose of this study is to determine how the legal protection of the customer for the loss of savings in PT Bank Victoria International Tbk and to determine the legal consequences against the banks relating to bank supervision.
Method of approach used in this study is normative with the specification of research is to find the law in Concreto. In this study the sources of data used are secondary data and this data is presented in the form of systematic description and analysis of the data was conducted using qualitative normative analysis.
Conclusion Legal Protection client is aggrieved has the right to claim compensation on the basis of breach of contract and the right to claim compensation on the basis of tort. Legal consequences of the Victoria Bank, Bank Indonesia Bank asks Victoria to resolve the case by complying with the Banking Act, if it has not been met then the bank supervisory agencies (BI) can impose administrative sanctions provided for in Article 52 of the Law of banking.
121655143A1L009088TANGGAP FISIOLOGIS TANAMAN PADI SAWAH VARIETAS IR-64 TERHADAP PEMBERIAN BIOPESTISIDA BERBASIS Bacillus subtillis B1 DI DATARAN RENDAHPemanfaatan mikroba seperti bakteri Bacillus subtilis B1 sebagai pupuk hayati (biofertilizer) merupakan salah satu upaya dalam peningkatan produktivitas padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggap sifat fisiologi dan hasil tanaman padi terhadap pemberian biopestisida berbasis Bacillus subtilis B1 dan mengkaji waktu aplikasi pemberian biopestisida berbasis Bacillus subtilis B1 terhadap sifat fisiologi dan hasil tanaman padi. Penelitian merupakan percobaan lapangan yang dilaksanakan di dataran rendah di Desa Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan dari Maret 2012 sampai September 2012. Ketinggian tempat lokasi penelitian yaitu 25 m di atas permukaan laut (dpl) dengan jenis tanah Inceptisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang dicoba meliputi: pemberian formula biopestisida berbasis Bacillus subtilis B1 10 hst (A), 20 hst (B), 30 hst (C) dan tanpa pemberian biopestisida berbasis Bacillus subtilis B1 (K). Variabel yang diamati adalah kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total, aktivitas nitrat reduktase, indeks luas daun, laju pertumbuhan tanaman, laju asimilasi bersih, bobot kering tanaman, bobot gabah per rumpun, bobot 1000 butir gabah, bobot gabah per petak efektif, dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biopestisida berbasis Bacillus subtilis B1 meningkatkan kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total tetapi belum mampu meningkatkan hasil tanaman padi. Biopestisida berbasis Bacillus subtilis B1 paling tepat untuk tanaman padi diberikan pada 20 hst. Waktu aplikasi tersebut memberikan nilai tertinggi pada kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil total, gabah per petak efektif, ILD 45 hst, ILD 60 hst, ILD 75 hst, LPT I dan bobot kering tanaman.Utilization of microbes like Bcillus subtilis B1 as biological fertilizer (biofertilizer) is an effort to increase rice productivity. The research was aimed to study the physiological properties response and rice plant yield based on applying of biopesticide Bacillus subtilis B1 and time applications based biopesticide Bacillus subtilis B1 of the physiology properties and yield of rice plant. The research was conducted field experiment in lowland Berkoh Village, South Purwokerto district from March 2012 to September this 2012. Altitude reserch site is 25 m above sea level (asl) with soil type Inceptisol. The research used a randomized block design which consist 4 treatments and 6 replications. The treatments tested include: applying of formula-based biopesticide Bacillus subtilis B1 10 dap (A), 20 dap (B), 30 dap (C) and without applying based biopesticide Bacillus subtilis B1 (K). Variable observed was the content of chlorophyll a, chlorophyll b and total chlorophyll, nitrate reductase activity, leaf area index, crop growth rate, net assimilation rate, plant dry weight, grain weight per hill, weight of 1000 grains, grain weight per plot effectively, and harvest index. Result of the research showed that applying biopesticide Bacillus subtilis B1 can increase the content of chlorophyll a, chlorophyll b and total chlorophyll but have not been able to increase the yield of rice plants. The best application of biopesticide Bacillus subtilis B1 that is given ti rice plants at 20 dap. Time applications gives the highest value on the content of chlorophyll a, chlorophyll b and total chlorophyll, grain per plot effectively, ILD 45 dap, ILD 60 dap, ILD 75 dap, LPT I and plant dry weight.
121665131F1A007077PEMANFAATAN BLOG DIKALANGAN BLOGGER MAHASISWA UNSOED
(Studi tentang motivasi mahasiswa unsoed menjadi seorang blogger)
Web log atau biasa dikenal dengan blog merupakan situs web yang dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Satu hal yang paling populer yaitu memanfaatkan blog sebagai sumber ekonomi. Majunya teknologi pemasaran produk dan jasa membuat blog banyak dimanfaatkan. Blog mampu untuk meningkatkan pemasaran produk agar lebih dikenal secara luas di dalam masyarakat sehingga pemasaran lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemasaran off line atau langsung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif agar dapat memperoleh gambaran tentang pemanfaatan blog oleh mahasiswa Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) serta motivasi mahasiswa unsoed menjadi seorang blogger. Pemilihan penggunaan metode penelitian ini didasarkan pada alasan tentang apa yang menjadi tujuan penelitian yang hasilnya nanti mengharuskan peneliti mengetahui dan memahami lebih dalam tentang bagaimana pemanfaatan blog, makna blog bagi mahasiswa dan motivasi mahasiswa Unsoed tersebut menjadi seorang blogger.
Hasil peneletian menunjukan bahwa blog bukan saja tempat ekspresi bebas melainkan tempat untuk mencari uang. Semakin banyak pengunjung yang datang ke blog, maka semakin membuka kesempatan seorang mahasiswa blogger untuk mendapatkan keuntungan finansial. Selain itu, memperoleh teman atau pertemanan juga jadi faktor pendorongnya. Teman di dunia maya dapat mempermudah akses segala macam informasi.

Adapaun usaha menjaga eksistensi blog agar selalu mendapat trafic pengunjung yang tinggi dan berada di halaman depan mesin pencari, seorang blogger menggunakan berbagai macam upaya untuk itu. Mulai dari memasang iklan di blog orang lain, selalu up date posting, rajin melakukan interaksi dan mengirim komentar lalu menyebarluaskan link blog di media sosial misalnya facebook. Banyaknya manfaat blog juga mendatangkan dampak negatif bagi blogger itu sendiri, mulai dari gangguan fisik akibat begadang dan terlalu lama di depan komputer sampai gangguan psikis karena kurang tidur dan kurangnya interaksi sosial langsung.

Adapun saran yang akan peneliti berikan pada mahasiswa yang menjadi blogger. Sebaiknya blogger yang masih berstatus sebagai mahasiswa sebaiknya memanfaatkan waktu secara efisien agar dapat mengatur jadwal antara aktifitas nge- blog dan juga aktifitas belajar sehingga tidak mengganggu perkuliahan. Selain itu, blogger juga dapat melakukan maksimalisasi blog dengan hal-hal menarik yang sekaligus dapat menunjang aktifitas akademiknya sehingga lebih membatu dalam proses perkuliahan. Saran terakhir yaitu bagi setiap blogger tentunya termotivasi untuk memaksimalkan potensi didalam blog, di harapkan dengan aktifitas nge-blog tidak mengurangi interaksi antara mahasiswa blogger dengan teman-temannya.
Web logs known by the blog is a website that is accessible by Internet users what the subject and purpose of the user's blog. One of the most popular’s using blogs as a source of economic development. The growth of marketing technology products more people are using the fasility. Blogs are improve the marketing of the product to make it more widely known in the community so that marketing is higher compared with off line marketing or direct marketing.

This research used descriptive qualitative methods in order to gain an overview of the use of blogs by students of the Jenderal Soedirman University (Unsoed) and what student motivation Unsoed become a blogger. The Reason why use this research method is based on the grounds of what the purpose of the research results will require researchers to know and understand more about how to use blogs, blog significance for students and student motivation Unsoed became a blogger.

The results showed blog just not means free expression but also for getting the money. The more visitors that come to the blog, can make more opportunities a blogger for financial gain. In addition, having friends or friendship also be a motivating factor. More friends in cyberspace to facilitate access for all kinds of information.

As for efforts to maintain the existence of the blog in order to always get high visitor traffic and being on the front page of the search engine, a blogger uses a variety of efforts to it. Starting from advertisements on other people's blogs, it is always up to date posting, diligent interact and post comments and spread the blog link on social media such as face book. Beyond thats, blogging also bring many negative impact for blogger, ranging from physical impairments due to staying up late and too long in front of the computer until mental disorders due to lack of sleep and lack of social interaction directly and sure academical problems.
As for advice to be given to student researchers become bloggers. Bloggers should still status as a student in an efficient use of time should be able to adjust the schedule of activities and also blogging activity does not interfere with learning to lectures. Additionally, bloggers can also perform maximization blog with interesting stuff that can simultaneously support up to a stone academic activity in the lectures. Last advice for every blogger that is certainly motivated to maximize the potential in blogging, in hope of blogging activity does not reduce the interaction between the student bloggers with friends.
121675133C1B009031ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI STRUKTUR MODAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal (pertumbuhan aset, struktur aktva, profitabilitas, leverage operasi dan pertumbuhan perjualan) dan pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2008-2011.
Sampel dalam penelitian ini terdapat 33 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2011. Metode purposive sampling digunakan dalam penentuan sampel pada penelitian ini. Data dianalisis menggunakan SEM (Structural Equation Modelling).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan aset dan struktur aktiva berpengaruh positif terhadap struktur modal, profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal, dan leverage operasi dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Hasil lainnya menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
This research aimed to analyze the factors affecting capital structure (asset growth, structure of assets, profitability, operating leverage and sales growth) and the effect of capital structure on value of firm in the manufacturing company’s listed in Indonesia Stock Exchange 2008-2011.
The samples for this research were 33 companies listed in Indonesia Stock Exchange from 2008-2011. Purposive sampling method was used to pick the samples of this research. Data were analyzed using SEM (Structural Equation Modelling).
The result of this research indicate that asset growth, structure of assets had positive impact on capital structure, profitability had negative impact on capital structure, operating leverage and sales growth had no impact on capital structure. The other result indicates that capital structure had positive impact on value of firm.
121685127A1C009015PERAN KEBIJAKAN RASKIN TERHADAP ALOKASI PENGELUARAN RUMAH TANGGA PETANI DALAM UPAYA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN (Studi Kasus di Desa Gambarsari Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga)Beras untuk Keluarga Miskin (Raskin) merupakan program pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan kepada keluarga miskin melalui pendistribusian beras. Desa Gambarsari adalah salah satu desa di Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga yang mendapatkan Raskin dan hampir semua penerima Raskin adalah petani. Oleh karena itu penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui (1) tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani dilihat dari persentase pengeluaran untuk pangan pada rumah tangga petani penerima Raskin, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran pangan rumah tangga petani, dan (3) peran Raskin terhadap alokasi pengeluaran rumah tangga petani. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang diperoleh adalah data primer dengan metode wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah systematic random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, persentase pengeluaran pangan, dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa persentase pengeluaran pangan sebelum menerima Raskin yaitu sebesar 68 persen dan sedangkan setelah menerima Raskin yaitu sebesar 67,87 persen. Besarnya persentase tersebut lebih besar dari 60 persen sehingga tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani dikategorikan sebagai rumah tangga rawan pangan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran pangan rumah tangga petani adalah pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, dan usia kepala rumah tangga. Subsidi Raskin yang diperoleh rumah tangga petani dialokasikan untuk pengeluaran pangan berupa komoditas daging sebesar 9,87 persen, ikan sebesar 3,92 persen, dan tembakau sebesar 2,87 persen. Sedangkan subsidi Raskin yang dialokasikan untuk pengeluaran non pangan berupa pengeluaran kesehatan sebesar 30,77 persen, perumahan sebesar 4,77 persen, dan transportasi sebesar 3,39.Rice for Poor Household (Raskin)is a goverment program which is aimed to help poor household in fullfilling their main food need. Raskin is aimed to strengthen the food security of poor household who farmers. One of village, which has the big increase of quote Raskin and almost of the receiver Raskin is farmer, is Gambarsari Village Kemangkon Sub District. The research aims to (1) know the food security level farmer household through percentage of household food allocation expenditure, (2) know the factors which have the influence toward the farmer household food allocation expenditure, and (3) know the role of Raskin policy to the household allocation expenditure. The used research method was case study. The data were primary data through interview method, questionnaire, and literature study. The used sampling method was systematic random sampling. The data were analyzed by descriptive analysis, percentage of food allocation expenditure, and multiple linear regression analysis. The result of this research shows that the percentage of food allocation expenditure before receiving Raskin is 68 percent and after receiving Raskin is 67,87 percent. Those percentages are bigger than 60 percent. It means Raskin doesn’t change the level of farmer household food security is still categorized as food-insecure. The farmer household food allocation expenditure is influenced by income, the number of dependents, and the age of patriarch. The Raskin subsidized is allocated for food expenditure as many as 9,87 percent for meat, 3,92 percent for fish, and 2,87 percent for cigarette. The Raskin subsidized is allocated for non-food expenditure as many as 30,77 percent for health, 3,92 percent for housing, and 3,39 percent for transportation.
121695134C1B009039ANALISIS PENGARUH RESIKO, KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE DI JEJARING SOSIAL FACEBOOKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh risiko, kepercayaan, kemudahan dan kualitas informasi terhadap keputusan pembelian online di Facebook. Proses penelitian menggunakan empat pengembangan hipotesis sebagai model.
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data primer, yaitu melalui wawancara pribadi dalam bentuk kuesioner kepada 100 sampel menggunakan metode purposive sampling. Untuk membuktikan hipotesis dari penelitian ini, digunakan regresi linier berganda dan juga uji f & uji t.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan, kemudahan dan kualitas informasi berpengaruh positif terhadap pembelian secara online, sedangkan risiko memiliki pengaruh negatif terhadap pembelian secara online.
The purpose of the research is to examine the effect of risk, trust, easy of use and information quality toward online purchase decision on Facebook. The research proceses four hypothesis development as a model.
The method used to collect data was all primary, as collected through personal interview in the form of questionnaire to 100 sampel ussing a purposive sampling method. To prove the hypothesis of this research, a multiple linear regression and f test & t test assumption test is applied.
The result of this research shows that trust, easy of use and information quality have positive effect to online purchase, while risk have a negative effect to online purchase.
121705136H1H008005DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN LARVA IKAN TAWES (Puntius javanicus) PADA SUHU BERBEDAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu berbeda terhadap daya tetas telur dan sintasan larva ikan Tawes (Puntius javanicus) dan mengetahui suhu yang menghasilkan daya tetas telur dan sintasan larva terbaik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari perlakuan P1 (26 0C), P2 (28 0C), P3 (30 0C), dan P4 (32 0C). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Variabel yang diamati adalah daya tetas telur dan sintasan larva serta kualitas air sebagai variabel pendukung. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2013. Nilai daya tetas telur P1: 78,75±0,03%, P2: 80,75±0,07%, P3: 85,5±0,04%, dan P4: 85±0,08%. Nilai Sintasan larva P1: 97,44± 2,69%, P2: 93,70 ± 4,38%, P3: 98,21 ± 1,20%, dan P4: 98,40± 2,50%. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan suhu berbeda tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada daya tetas telur dan sintasan larva. Variabel kualitas air selama penelitian masih dalam toleransi untuk pertumbuhan ikan Tawes, dengan pH 5-6, dan oksigen terlarut 6-6,8 ppm.This study aims to determine the effect of different temperature on hatching rate of eggs and survival rate of larvae in java carp (Puntius javanicus) and and to know the temperature that produces hatching rate of eggs and survival rate of larvae the best. The method used was experimental based on Completely Ramdomized Design (CDR) consist of P1 (26 0C), P2 (28 0C), P3 (30 0C), and P4 (32 0C).. Each treatment was repeated 4 times. Variable observed was hatching rate of eggs, survival rate of larvae and water quality. The experiment were conducted march 2013. hatching rate value P1: 78,75±0,03%, P2: 80,75±0,07%, P3: 85,5±0,04%, and P4: 85±0,08%. As for survival rate of larvae P1: 97,44± 2,69%, P2: 93,70 ± 4,38%, P3: 98,21 ± 1,20%, dan P4: 98,40± 2,50%. This result showed there no differences between different water temperatures on hatchng rate and survival rate. Water quality variable were tolerance for growth of Tawes, with pH 5-6, and dissolved oxygen 6-6,8 ppm.
121715137H1G008005HUBUNGAN ANTARA STRUKTUR VEGETASI DAN ZONASI MANGROVE DENGAN KOMPOSISI MAKROZOOBENTOS DI PLAWANGAN TIMUR SEGARA ANAKAN CILACAPPerairan Plawangan Timur merupakan ekosistem yang di pengaruhi oleh sedimen rawa berupa lempung yang bercampur dengan material organik dan berbentuk dataran aluvial. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara struktur dan zonasi mangrove dengan tingkat kepadatan dan keanekaragaman makrozoobentos. Metode dan teknik penarikan contoh dilakukan dengan metode survey berdasarkan zona habitat mangrove menggunakan transek garis, setiap transek garis dibuat plot sampling sebanyak 3 plot yang ditetapkan secara acak. Stuktur vegetasi mangrove fase semai memiliki nilai kerapatan berkisar 15000 – 34999 ind/ha, INP 200, dan nilai keanekaragaman berkisar 0 – 1,0003. Fase pancang memiliki nilai kerapatan berkisar 5199 – 9065 ind/ha, INP 200, dan nilai keanekaragaman berkisar 0,5004 – 1,6688. Fase pohon memiliki nilai kerapatan berkisar 533 – 1366 ind/ha, INP 300, dan nilai keanekaragaman berkisar 0,5099 – 1,4267. Nilai kepadatan makrozoobentos berkisar antara 16 – 43 ind/m2 dan keanekaragaman berkisar antara 0,6035 – 2,0222. Hasil uji korelasi hanya kerapatan jumlah individu dan kerapatan jumlah jenis pada fase semai yang memiliki hubungan sangat signifikan terhadap keanekaragaman makrozoobentos.Plawangan Timur waters ecosystems that are influenced to form clay marsh sediments mixed with organic material and formed alluvial plain. The purpose of this study was to determine the relationship between structure and zonation of mangrove with the density and diversity of macrozoobenthos. Survey and sampling methods were used based on mangrove habitat zone with line transec, line transec each sampling plot made as much as 3 plots randomly assigned. Vegetation structure of mangrove seedling stage has a density value about 15000-34999 ind/ha, INP 200, and value of diversity about 0–1.0003. Pole stage has a density value about 5199-9065 ind/ha, INP 200, and value of diversity about 0.5004–1.6688. Tree stage has a density value about 533-1366 ind/ha, INP 300, and value of diversity about 0.5099–1.4267. Macrozoobenthos density values ranged between 16-43 ind/m2 and diversity about 0.6035-2.0222. Only the result of correlation density the number of individual and density the number of species in the mangrove seedling stage has a significant relationship to the diversity of macrozoobenthos.
121725135G1F009001PERBANDINGAN RASIO KADAR NITRAT TERHADAP ASAM FOLAT PADA BAYAM CABUT DAN BROKOLI Bayam mengandung asam folat yang tinggi sehingga diajurkan dalam makanan pendamping ASI tetapi mempunyai kemampuan menyerap nitrat yang tinggi. Brokoli juga merupakan tanaman yang mengandung asam folat. Penelitian ini bertujuan untuk menbandingkan rasio kadar nitrat terhadap asam folat dalam bayam cabut dan brokoli.

Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium meliputi determinasi sampel, analisis kualitatif dan kuantitatif nitrat dan asam folat dalam bayam cabut dan brokoli menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung rasio kadar nitrat terhadap asam folat dalam bayam cabut dan brokoli, kemudian dibandingkan menggunakan wilcoxon sum rank test pada taraf kemaknaan 95%.

Hasil analisis kualitatif menunjukan semua sampel positif mengandung nitrat dan asam folat. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan rata-rata kadar nitrat bayam cabut 3438,205 ppm dan asam folat bayam cabut 16,736 ppm maka rata-rata rasio kadar nitrat terhadap asam folat bayam cabut 205,764. Rata-rata kadar nitrat brokoli 2339,475 dan asam folat brokoli 3,862 maka rata-rata rasio kadar nitrat terhadap asam folat brokoli 609,499 sehingga rasio kadar nitrat terhadap asam folat brokoli lebih tinggi dibanding bayam cabut.
Spinach contains high folic acid so as the baby food complementary of breast feeding but yet has high ability to absorb nitrates. Broccoli also contain folic acid. The objective of this study was to compared nitrate levels to folic acid betwen broccoli and pull spinach.

This research was conducted by laboratory experimental methods includeing determination samples, qualitative and quantitative analysis of nitrate levels and folic acid in pull spinach and broccoli used spectrophotometer UV-Vis method. The data obtained was used to accumulate nitrate levels ratio to folic acid in pull spinach and broccoli then it was compared use wilcoxon sum rank test at 95% significance level.

The results of the qualitative analysis showed that all of the samples were positive in containing nitrate and folic acid. The results of quantitative analysis showed that average nitrate levels in pull spinach is 3438,205 ppm and folic acid levels in pull spinach is 16,736 so average ratio of nitrate levels of folic acid in pull spinach is 205,764. The average nitrate levels in broccoli is 2339,475 ppm and average folic acid levels in broccoli is 3,862 ppm so average ratio of nitrate levels of folic acid in broccoli is 609,499 it indicated that the ratio of nitrate levels to folic acid in broccoli was higher than in pull spinach.
121735139H1L008021APLIKASI TRY OUT SAINS KUARK ONLINE MENGGUNAKAN FRAMEWORK YII PADA BIMBINGAN BELAJAR GALILEONE PURWOKERTOSains Kuark adalah salah satu program unggulan di bimbingan belajar Galileone Purwokerto. Sains Kuark merupakan metode pembelajaran yang berisi tentang sains yaitu zoologi, fisika, botani, astronomi dan tubuh manusia. Dengan menggunakan Sains Kuark anak-anak sejak usia dini bisa mempelajari sains dengan mudah dan menyenangkan. Bentuk pembelajaran Sains Kuark yaitu komik. Komik Sains Kuark berisi tentang materi, praktikum dan latihan soal. Latihan soal digunakan sebagai evaluasi dari pembelajaran Sains Kuark dan dapat sebagai latihan pra olimpiade. Aplikasi try out Sains Kuark online adalah sistem aplikasi yang berfungsi sebagai latihan Sains Kuark secara online. Dalam penelitian ini aplikasi try out Sains Kuark online di rancang dan diimplementasikan dengan menggunakan framework Yii. Aplikasi try out Sains Kuark online dengan menggunakan framework Yii dapat mempermudah pengelolaan berbagai data seperti soal, siswa dan nilai Sains Kuark Galileone. Sains Kuark is one priority programs in Galileone tutoring Purwokerto. Sains Kuark is a learning method which constains science there are zoology, physics, botany, astronomy and anatomy. By using Sains Kuark student in early age can learn science in easy and fun way. The form of Sains Kuark are comic. Sains Kuark’s comic contrains materials, practice and exercises. Exercises are used as evaluation of Sains Kuark’s learing and can be used as a pre Olimpics exersice.application of online Sains Kuark try out is an application system that serves as an exercise of online Sains Kuark. In this study the application of online Sains Kuark try out using Yii framework can simplify the management of a variety data such as question, students data and point of Sains Kuark in Galileone tutoring.
121745140E1A009110TINJAUAN YURIDIS PENERAPAN PIDANA PENJARA SEBAGAI PENGGANTI PIDANA DENDA (Studi Putusan Perkara Nomor: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt.).Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika merupakan undang-undang yang khusus, dalam pelaksanaannya digunakan asas lex specialis derogate legi generalis yang artinya, undang-undang yang khusus mengesampingkan undang-undang yang umum. Pada Pasal 148 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tersebut diatur mengenai ketentuan pidana penjara sebagai pengganti pidana denda yang tidak dapat dibayar.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa yang menjadi dasar pertimbangan hukum hakim dalam menentukan lamanya pidana penjara sebagai pengganti pidana denda, dan bagaimana efektivitas ancaman pidana denda yang dialternatifkan dengan pidana penjara dalam Putusan Perkara Nomor: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt. Tipe penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan mengkaji data sekunder yang diperoleh dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, serta data pendukung yang diperoleh dari hasil wawancara dengan salah satu hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto.
Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menentukan lamanya pidana penjara sebagai pengganti pidana denda pada Putusan Perkara Nomor: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt. adalah dari bobot perbuatan terdakwa, bobot kesalahan terdakwa, adanya teori straftoemeting dalam pemidanaan, adanya hal-hal yang meringankan dan hal-hal yang memberatkan, serta tujuan pemidanaan yang bersifat tersirat. Terkait pidana denda yang dialternatifkan dengan pidana penjara pada Putusan Perkara Nomor: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt. tidak efektif karena, pidana denda yang telah dijatuhkan oleh hakim terhadap terdakwa tidak dilaksanakan.
Kata kunci : Narkotika, pidana penjara, efektivitas pidana denda.
Law No. 35 Year 2009 on Narcotics is a special law, in actual use the principle of lex specialis derogate legi generalists, which means, special laws that override the common law. On Article 148 of Law No. 35 Year 2009 on Narcotics are arranged on the provision of imprisonment in lieu of the fine can not be paid.
This study was conducted to determine what the basic legal reasoning the judge in determining the length of imprisonment in lieu of criminal penalties, and how the effectiveness of the threat of criminal penalties are replaced by imprisonment in Decision Case Number: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt. This type of research is to examine the normative juridical secondary data obtained from primary legal materials, legal materials and secondary legal materials tertiary, as well as supporting data obtained from interviews with one of the judges in the District Court of Purwokerto.
Basic legal reasoning the judge in determining the length of imprisonment in lieu of criminal penalties on Verdict Case Number: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt. is the weight of the defendant, the defendant weighting errors, the theory straftoemeting in sentencing, the things that lighten and aggravating circumstances, and the purpose of punishment is to be implied. Related criminal fines are replaced by imprisonment in Case Decision Number: 52/Pid.Sus/2011/PN.Pwt. ineffective because, criminal fines have been imposed by the judge against the defendant is not implemented.
Keywords: Narcotics, imprisonment, criminal fines effectiveness.
121755142D1E009175KADAR HDL (HIGH DENSITY LIPOPROTEIN) DAN LDL (LOW DENSITY LIPOPROTEIN) DARAH PADA BERBAGAI ITIK LOKAL BETINA YANG PAKANNYA DISUPLEMENTASI DENGAN PROBIOTIKTujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi antara jenis itik dan level probiotik terhadap kadar LDL dan HDL darah itik serta untuk mengetahui pengaruh masing-masing perlakuan terhadap kadar LDL dan HDL darah itik. Materi penelitian menggunakan Itik Mojosari betina 27 ekor, itik Magelang betina 27 ekor dan itik Tegal betina 27 ekor umur 22 minggu. Pakan yang terdiri dari campuran jagung kuning giling 40 %, dedak padi 40 % dan konsentrat itik 20 % dengan kandungan nutrien pakan: PK= 16,56 %, ME = 2.947 kcal/kg, Ca = 1,75 %, P =1,36 % dan probiotik starbio. Kandang sebanyak 27 unit serta peralatan kandang dan timbangan. Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3 dengan 2 faktor. Perlakuan yang diujicobakan yaitu a1b0 : Itik Magelang kontrol, a1b1 : Itik Magelang + probiotik 3 g/kg pakan, a1b2 : Itik Magelang + probiotik 6 g/kg pakan, a2b0 : Itik Tegal kontrol, a2b1 : Itik Tegal + probiotik 3 g/kg pakan, a2b2 : Itik Tegal + probiotik 6 g/kg pakan, a3b0 : Itik Mojosari kontrol, a3b1 : Itik Mojosari + probiotik 3 g/kg pakan, a3b2 : Itik Mojosari + probiotik 6 g/kg pakan. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan uji BNJ (Beda Nyata Jujur). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata pada interaksi jenis itik dan level probiotik (P<0,01) terhadap kadar HDL dan LDL darah itik. Rataan High Density Lipoprotein (HDL) pada jenis itik Magelang berkisar 12,47-27,87 mg/dl; itik Mojosari 23,47-29,33 mg/dl dan itik Tegal 13,20-29,33 mg/dl sedangkan rataan Low Density Lipoprotein (LDL) pada jenis itik Magelang berkisar 116,13-176,80; itik Mojosari 132,86-182,50 dan itik Tegal 142,06-174,00. Hasil uji BNJ menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara level probiotik yang diberikan dengan jenis itik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah itik Magelang mampu memberikan respon yang paling baik terhadap pemberian probiotik sebesar 6 g/kg pakan dengan kadar HDL sebesar 27,87 mg/dl dan kadar LDL sebesar 129,70 mg/dl dibandingkan dengan itik Tegal dan Mojosari.The purpose of this study was to determine the effect of the interaction between the type of duck and the level of probiotics on blood levels of LDL and HDL, and to determine the effect of each treatment on blood levels of LDL and HDL of ducks. The materials of used in this research were 27 Kirkcaldy female ducks, 27 Magelang female ducks and 27 Tegal female ducks of 22 week old. The feed consisted of a mixture of 40% ground yellow corn, 40% rice bran and 20% concentrate of duck with nutrient content of the feed: crude protein = 16,56%, Metabolized Energy = 2.947 kcal/kg, Ca = 1,75%, P = 1,36% dan probiotics starbio. The cage were as many as 27 units and equiped with enclosures and scales. The experimental research design used was Completely Randomized Design (CRD), 3 x 3 factorial with two factors. The treatments were a1b0: Magelang ducks control, a1b1: Magelang ducks + 3 g probiotics /kg of feed, a1b2: Magelang ducks + 6 g probiotics /kg of feed, a2b0: Tegal ducks control, a2b1: Tegal ducks + 3 g probiotics /kg of feed, a2b2: Tegal ducks + 6 g probiotics /kg of feed, a3b0: Mojosari ducks control, a3b1: Mojosari ducks + 3 g probiotics /kg of feed, a3b2: Mojosari ducks + 6 g probiotics /kg of feed. The data were analyzed using analysis of variance and the test continued with HSD (Honestly Significant Difference). The results showed that there was highly a significant between ducks and probiotic levels interactiagainst (P<0.01) on the levels of HDL and LDL in duck blood. The average of High Density Lipoprotein (HDL) in Magelang duck species ranged from 12.47 to 27.87 mg/dl; Mojosari ducks 23.47 to 29.33 mg/dl and Tegal ducks from 13.20 to 29.33 mg/dl, while the average Low Density Lipoprotein (LDL) in Magelang duck species ranged from 116.13 to 176.80 mg/dl; Mojosari ducks 132.86 to 182.50 mg/dl and Tegal ducks 142.06 to 174.00 mg/dl. The HSD test results showed that there was an interaction between the level of probiotics given to the ducks. The conclusion of this study is to provide Magelang duck with probiotic administration of 6 g/kg of feed that resulted in the best response of HDL levels by 27.87 mg/dl and LDL cholesterol by 129.70 mg/dl compared to Tegal ducks and Mojosari ducks.
121765050A1L009133KERAGAAN AGRONOMIK DAN DAYA HASIL GALUR-GALUR PADI TOLERAN SALIN UNSOED PADA LAHAN NON SALIN NUSAWUNGU – CILACAP
Pengujian kemampuan daya adaptasi padi pada agroekosistem yang luas sangat diperlukan untuk mengetahui tingkat adaptasi di tiap lokasi pengujian. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penampilan karakter agronomis galur padi Unsoed toleran salin jika di tanam di lahan non salin, 2) mendapatkan galur padi Unsoed yang berdaya hasil paling tinggi jika di tanam di lahan non salin, dan 3) mengetahui korelasi antara karakter agronomik dengan hasil. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap pada bulan Mei - September 2012. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dicoba yaitu 10 padi yang terdiri dari 4 galur Unsoed dan galur BB Padi toleran salin serta 5 varietas pembanding yaitu Atomita 2, Siak Raya, Dendang, Danau Tempe, dan Cisadane. Analisis data menggunakan Uji F dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) 5%. Untuk mengetahui hubungan karakter agronomik dengan hasil dilakukan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur padi Unsoed mempunyai karakter agronomik yang lebih baik dibandingkan dengan varietas Cisadane yang biasa ditanam di lahan sawah non salin yaitu pada karakter umur tanaman dan panjang daun bendera, serta sepadan pada karakter jumlah anakan dan persentase jumlah gabah isi. Galur Unsoed 7 dan Unsoed 9 mempunyai daya hasil yang tinggi pada lahan sawah non salin dan sepadan dengan hasil Cisadane yang biasa ditanam di lahan sawah non salin, sehingga kedua galur ini juga dapat direkomendasikan untuk dibudidayakan pada lahan sawah pada umumnya. Korelasi antara masing-masing karakter agronomik dengan hasil sangat kecil, sehingga nilai-nilai variabel karakter agronomik yang besar ataupun kecil, tidak begitu mempengaruhi hasil.The ability of adapting to a wide agroecosystem is necessary to determine the level of specific adaptation of each field test. The purpose of this study is 1) to determine the appearance of breeding lines of rice agronomic characters Unsoed saline tolerant if planted in non-saline soil, 2) to get Unsoed breeding lines with highest yield when grown in non-saline soil, and 3) to know the correlation between agronomic characters and the yield.This research was conducted at Sikanco Village, District of Nusawungu, Cilacap Regency on May to September 2012. Randomized Block Design (RBD) was used as experimental design. Treatment was attempted the ten rice genotypes consisting of 4 Unsoed strains and ICRR strain tolerant saline varieties and five benchmark varieties are Atomita 2, Siak Raya, Dendang, Danau Tempe, and Cisadane. The data were analyzed using the F test and continued with the Least Significant Difference (LSD) at 5% error level. To determine the relationship between agronomic characters and yield, correlation test was used. The results showed that Unsoed breeding lines had a better agronomic performance than Cisadane that commonly grown in non-saline lowland rice field on the characters plant maturity and flag leaf length, and equivalent on the characters number of tillers and percentage of filled grain. Unsoed 7 and 9 have high yield in non saline lowland rice field and equivalent Cisadane yield that commonly grown in non saline lowland rice field, so that the two strains can also be recommended to be cultivated in lowland rice field generally. Correlation between agronomic characters with yield was very small, so that the character agronomic character did not influence yield.
121775144C1B009004PENGARUH PROMOSI JABATAN KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. CITRA MANDIRI MULTI FINANCE SEMARANGTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh promosi jabatan, kompensasi, dan lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Citra Mandiri Multi Finance. Adapun jumlah responden yang digunakan sebanyak 90 sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan penyebaran kuisioner kepada 90 sampel dengan teknik pengambil sampel yaitu probability sampling dan metode proportionate stratified random sampling.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa promosi jabatan, kompensasi, dan lingkungan kerja non fisik memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu: (1) Kepuasan kerja karyawan PT. Citra Mandiri Multi Finance dapat ditingkatkan dengan memberikan kesempatan promosi jabatan untuk setiap karyawan sesuai dengan kinerja masing-masing karyawan secara adil dan terbuka. (2) Kompensasi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan PT. Citra Mandiri Multi Finance. Hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan pemberian insentif kepada karyawan sesuai dengan beban kerja. Hal tersebut akan memacu semangat dan kesejahteraan karyawan. (3) Lingkungan kerja non fisik di PT. Citra Mandiri Multi Finance dapat ditingkatkan dengan menjalin keakraban baik antar karyawan maupun antara atasan dengan bawahan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjalin keakraban secara emosional baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan seperti mengadakan acara pertemuan informal untuk semua karyawan di luar perusahaan setiap tahun dalam bentuk gathering employee dan family gathering serta memberikan kejutan ulang tahun setiap karyawan yang berulang tahun dan membiasakan tegur sapa dalam bekerja sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan.
This study aims to analyze the influence of job promotion, compensation and non physical job environment toward job satisfaction at PT. Citra Mandiri Multi Finance. The sample of this study is 90 respondent. The method used to collect data was all primary, as collected through personal interview in the form of questionnaire to 90 sample using a probability sampling and proportionate stratified random sampling method.
Data analysis used in this study is multiple linear regression analysis and classical assumption. The results of the study shows that job promotion, compensation and non physical job environment have a significant positive linkage to job satisfaction.
Implication from the summary are (1) Job satisfaction of the employee at PT.Citra Mandiri Multi Finance based on the study done by the researcher conclude that job satisfaction can be done by giving a chances of job promotion to every employee according to their performance. (2) Compensation is one of the factor that can increase job satisfaction of the employee at PT.Citra Mandiri Multi Finance. It can be done by increasing the incentive to every employee according to work load. This will motivate the employee to increase their productivity and prosperity. (3) Non physical job environment at PT. Citra Mandiri Multi Finance can be increase by making a more close realtionship between the employee as well as the top manager and their staff. It can be done by making an emotional relationship whether inside or outside the office like organizing an informal meeting to every employee every year in a form of gathering employee and family gathering along with giving a birthday surprises for every employee and last making a habit to greet each other in office everyday hoping to grow a sense of family atmosphere.
121785146H1F007068ANALISA UMUR DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN
FORMASI NAKFUNU DAN FORMASI OFU DAERAH KOLBANO DAN SEKITARNYA, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN (TTS)
TIMOR BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR
Lapangan yang dijadikan objek penelitian merupakan merupakan daerah timor barat, yang kegiatanini bersamaan dengan kegiatan yang diadakan Pusat Survei Geologi yang kini dalam tahap eksploitasi. Pelaksanaan penelitian selama kurang lebih 1 bulan di lapangan namun, dilaksanakan sebanyak 2 kali, mulai dari Mei 2012 dan season 2 dilakasanakn bulan Oktober 2012, atau sewaktu-waktu dapat berubah sesuai waktu yang telah ditentukan oleh pihak Pusat Survei Geologi.
Daerah penelitian terdiri dari tiga satuan geomorfologi yaitu Satuan Dataran Pantai, Satuan Lembah dan Satuan Perbukitan. Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari tiga satuan batuan tidak resmi yaitu Satuan Batugamping Batulanau (Formasi Nakfunu), Satuan Batugamping A (Formasi Nakfunu), Satuan Batugamping B (Formasi Nakfunu), Satuan Batugamping C (Formasi Ofu). Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian terdiri dari lima sesar, yaitu Struktur sesar naik South Oetuke, Struktur sesar naik North Oetuke, Struktur antiklin North Oetuke, Struktur sesar naik Snuel, Struktur sesar geser kanan Oebanak.
Formasi Nakfunu di daerah penelitian diendapkan pada lingkungan Basin Umur dari Formasi Nakfunu di daer ah penelitian adalah Kapur Akhir , yang dapat disetarakan dengan Formasi Nakfunu menurut Sawyer (1993) yaitu kapur Lingkungan pengendapan Formasi Nakfunu berdasarkan atas kandungan fosil foraminifera bentonik yaitu terdapat pada zona Bathial bawah - Abysal (Tipsword,1966). Formasi Ofu di daerah penelitian diendapkan pada lingkungan depositional margin yaitu pada Inner slope Umur dari Formasi Nakfunudi daerah penelitian adalah Eosen Akhir – Oligosen Tengah, yang dapat disetarakan dengan Formasi Ofu menurut Sawyer (1993) yaitu kapur – Paleogen Lingkungan pengendapan Formasi Ofu berdasarkan atas kandungan fosil foraminifera bentonik yaitu terdapat pada zona Bathial - Abysal (Tipsword,1966).
Field, as object of research is an area of West Timor, which kegiatanini activities held in conjunction with Central Geological Survey is now in the stage of exploitation. Implementation research for about 1 month in the field however, carried out 2 times, starting from May 2012 and season 2 dilakasanakn October 2012, or subject to change according to time specified by the Central Geological Survey.
Study area consists of three units namely Unit geomorphology Coastal Plain, Valley and Unit Unit Hills. Stratigraphy of the study area consists of three rock units ie Unit unofficial siltstone Limestone (Formation Nakfunu), Unit A Limestone (Formation Nakfunu), Unit B Limestone (Formation Nakfunu), Limestone Unit C (Ofu Formation). Geological structures that developed in the study area consists of five faults, the structure of South Oetuke reverse fault, reverse fault structure Oetuke North, North Oetuke anticline structure, structure Snuel reverse fault, the fault shearing structure Oebanak right.
Nakfunu formations in the study area was deposited in the Basin environment Nakfunu Age of Formation in the Fish Fry is a research ah Late Cretaceous, which can be compared with the formation Nakfunu by Sawyer (1993) ie limestone depositional environment Nakfunu Formation based on the fossil foraminifera bentonik is contained in the zone below Bathial - Abysal (Tipsword, 1966). Ofu Formation in the study area was deposited on the margins of the depositional environment in Inner slope Age of Formation Nakfunudi research area is the Late Eocene - Oligocene Central, which can be compared with Ofu Formation by Sawyer (1993), namely lime - Ofu Formation Paleogene depositional environment based on the fossil bentonik foraminifera are present in the zone Bathial - Abysal (Tipsword, 1966).
121795147D1E009075PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS PROBIOTIK DALAM RANSUM TERHADAP VISKOSITAS DAN INDEK PUTIH TELURABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai jenis probiotik dalam ransum terhadap Viskositas dan Indek Putih telur ayam Arab. Materi yang digunakan adalah ayam Arab betina umur 90 minggu sebanyak 60 ekor dan ransum menggunakan probiotik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri atas 3 ekor ayam. Perlakuan yang diuji adalah R0 (tanpa probiotik), perlakuan R1 (penggunaan probiotik Bakteri asam laktat), R2 (penggunaan probiotik Lactobacillus sp), dan R3 (penggunaan probiotik Bacillus sp). Peubah yang diukur adalah Viskositas dan Indek Putih telur. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan diuji lanjut dengan uji kontras orthogonal. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan berbagai jenis probiotik dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap Viskositas telur ayam Arab dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap Indek Putih telur ayam Arab. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan berbagai jenis probiotik dalam ransum tidak meningkatkan Viskositas telur ayam Arab tetapi meningkatkan 52,3% Indek putih telur ayam Arab umur 90 minggu.
ABSTRACT
The aim of this research was knowing the effect use variation of probiotics in Arab chicken diet with egg Viscosity dan egg Albumen Index. Materials used were Arab chicken females of 90 weeks old as many as 60 heads and ration with variation of probiotics. This research was conducted by invivo experimental method, by using Completely Randomized Design (CRD). Treatment numbers were four with five replications and each replication consisted of 3 chicken. The tested treatments were treatment R0 ( without probiotic), treatment R1 ( use Acid lactid bacteria probiotic), treatment R2 (use Lactobacillus sp. probiotic), treatment R3 (use Bacillus sp. probiotic). Variables that were recorded and observed were egg Viscosity and egg Albumen Index. Data were analyzed using analysis of variance. Variance analysis results showed that use variation of probiotics in diet of Arab chicken had no significant (P>0.05) with egg Viscosity and significantly egg Albumen Index. The conclusion of the research was Arab chicken diet had no increased egg Viscosity but Increased egg Albumen Index when Arab chicken 90 weeks old by 52,3%.
121805148C1L007011DETECTING EARNINGS MANAGEMENT
USING DEFERRED TAX EXPENSE AND CURRENT TAX EXPENSE
AT SEASONED EQUITY OFFERINGS
This study investigates whether deferred tax expense and current tax expense can detect earnings management in Indonesian listing companies at Seasoned Equity Offerings. Both reflect book-tax differences that make a clear differences between book and tax reporting. This suggest that deferred and current tax expense can detect earnings management.
The populations we use are companies listed in Indonesian Stock Exchange (IDX) and conducting Seasoned Equity Offerings (SEO) in the year 2009-2011. There are 105 quarterly financial statements from 21 companies as a samples and will be examined using logistic regression. Discretionary accruals used as proxy of earnings management like Jones (1991) model. Then we add Warrant, Audit, and ROA as a controlling variables of this study. First results of this study indicates that deferred tax expense can detect earnings management, but the second result shows that current tax expense cannot detect earnings management.
This study investigates whether deferred tax expense and current tax expense can detect earnings management in Indonesian listing companies at Seasoned Equity Offerings. Both reflect book-tax differences that make a clear differences between book and tax reporting. This suggest that deferred and current tax expense can detect earnings management.
The populations we use are companies listed in Indonesian Stock Exchange (IDX) and conducting Seasoned Equity Offerings (SEO) in the year 2009-2011. There are 105 quarterly financial statements from 21 companies as a samples and will be examined using logistic regression. Discretionary accruals used as proxy of earnings management like Jones (1991) model. Then we add Warrant, Audit, and ROA as a controlling variables of this study. First results of this study indicates that deferred tax expense can detect earnings management, but the second result shows that current tax expense cannot detect earnings management.