Artikelilmiahs

Menampilkan 4.661-4.680 dari 48.762 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
466114537C1C012094PENGARUH KETEPATAN SKEDUL PENYUSUNAN ANGGARAN, KEJELASAN SASARAN ANGGARAN, PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, DAN PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA MANAJERIAL SKPD DI KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ketepatan skedul penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD, pengaruh kejelasan sasaran anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD, pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD, serta pengaruh pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja manajerial SKPD.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah SKPD di Kabupaten Banyumas. Pemilihan sampel dengan metode purposive sampling, dengan jumlah responden 54 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Teknik pengumpulan data yaitu menyebarkan kuesioner kepada Kepala Subbagian Keuangan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada setiap SKPD sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.
Hasil penelitian membuktikan bahwa ketepatan skedul penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD, kejelasan sasaran anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD, partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD, serta pengendalian intern pemerintah tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial SKPD. Hasil pengujian R Square menunjukan bahwa pengaruh ketepatan skedul penyusunan anggaran, kejelasan sasaran anggaran, partisipasi penyusunan anggaran, dan pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja manajerial SKPD di Kabupaten Banyumas sebesar 67.2%, sedangkan 32.8% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode survei tanpa dilengkapi dengan wawancara secara langsung terhadap responden.
The purpose of this research is to test the influence of budget schedule accuracy toward managerial performance SKPD, the influence of budget goal clarity toward managerial performance SKPD, the influence of budgeting participatory toward managerial performance SKPD, and the influence of government internal control toward managerial performance SKPD.
The type of this study is a quantitative research with survey method. The population on this research were SKPD in Banyumas Regency, and sample was determined based on purposive sampling method with 54 responden. Primary data were used in this research, collected with a direct survey using questionnaire to the Unit (SKPD) Banyumas. Multiple regression analysis are used as analysis method.
This research proves that budget schedule accuracy significant positive impact on managerial performance SKPD, budget goal clarity significant positive impact on managerial performance SKPD, budgeting participatory significant positive impact on managerial performance SKPD, and government internal control does not impact on managerial performance SKPD. Of the model used in this research, it is known that the variable research used to explain by 67.2%, while 32.8% can be explained by other variables not examined. Limitations in this research is using survey method without equipped with direct interviews.
466214454H1F010052KAJIAN PENGARUH STRUKTUR TERHADAP PEMBENTUKAN CLEAT FORMASI WARUKIN, AREA “X” CEKUNGAN BARITO, SEBAGAI SALAH SATU PEMBENTUK KARAKTERISTIK RESERVOIR GAS METHANA BATUBARA (GMB)Cekungan Barito merupakan salah satu cekungan yang memiliki cadangan Gas Metana Batubara (GMB) terbesar di Indonesia. GMB berbeda dengan gas konvensional lainnya dimana GMB berasal dan tersimpan pada lapisan batubara dengan sistem cleat, sehingga studi tentang cleat sendiri tentu dapat memberikan gambaran terhadap karakteristik reservoir GMB.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur terhadap pembentukan cleat pada suatu area. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan analisis terhadap data sumur dan data seismik untuk mengetahui kondisi struktur geologi pada daerah penelitian. Kemudian melakukan analisis pola orientasi cleat, intensitas cleat, sehingga diketahui hubungan pembentukan cleat terhadap struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian.

Berdasarkan hasil indentifikasi sumur, lapisan batubara yang ditemukan pada Formasi Warukin memiliki karakteristik berbeda dimana pada Anggota Formasi Upper Warukin memiliki lapisan yang lebih tebal dari pada Anggota Formasi Lower Warukin. Dari hasil interpretasi seismik, diketahui struktur yang berkembang pada daerah penelitian kekar, sesar naik dan lipatan yang memiliki arah baratdaya-timurlaut, sehingga diketahui tegasan utama berarah baratlaut-tenggara. Orientasi cleat pada daerah penelitian memiliki pola arah dominan berarah baratlaut-tenggara, paralel dengan arah tegasan utama. Berdasarkan kandungan vitrinite reflectance yang terkandung pada batubara diketahui derajat batubara tergolong lignite (batubara tingkat rendah). Berdasarkan pola orientasi cleat yang paralel dengan tegasan utama dan diperkuat dengan rank batubara, cleat yang terbentuk pada daerah penelitian merupan cleat eksegonetik (yang terbentuk karena pengaruh tektonik) karena cleat eksogen akan memiliki orientasi yang searah dengan dengan tegasan utama dan pada rank batubara lignite belum mampu membentuk cleat endogen yang signifikan.
Barito basin is on of the basin, which has the largest reserves of Coal Bed Methane (CBM) in Indonesia. CBM is different from the other gas conventional where CBM derived and straged in coal seams with cleat system, so study about cleat can certainly provide an overview on the characteristics of CBM reservoir.
This research aims to determain the effect of structure to the estabilishment of cleat in an area. The research method by analized the well and the seismic data to determine the condition of the geological structure in the area of research. The subsequent analisis is the pattern of cleat orientation, the intensity of cleat, so that the known relationship estabilishment of cleat the geological structure that developed in the research area.
Based on identification wells, coal seams were dicoveredin Formation Warukin have different characteristic, Upper Warukin Formation Members have a thicker layer than the Lower Warukin Formation Members. From the result of the seismic interpretation, structure in the research area is joint, riverse fault and fold, it’s have direction southwest-nortwest, parallel with main direction of tectonic. Based on content of vitrinite reflectance on coal, was classified as ligninite (low rank coal).Based on the pattern of cleat orientation parallel with main direction of tectonic and support from coal rank, cleats which formed in the research area is exogenetik cleats (formed due to influence of tectonic) because exogenitic cleat will have orientation which is in line with main direction of tectonic and lignite has not been capable form significant endogenitic cleats.
466314456C1C012001PENGARUH REGULASI PEMERINTAH, GOOD GOVERNANCE, PENGENDALIAN INTERNAL, SUMBER DAYA MANUSIA TERHAHDAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN ALOKASI DANA DESAPenelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pengaruh regulasi pemerintah, good governance, pengendalian internal, dan sumber daya manusia terhadap efektivitas pengelolaan keuangan alokasi dana desa di Kabupaten Banyumas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Desa yang ada di Kabupaten Banyumas dan yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 Desa yang diperoleh melalui teknik multistage cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, instrumen penelitian diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji f atau simultan dan uji t atau parsial.
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari empat variabel yang di uji, terdapat tiga variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan alokasi dana desa di Kabupaten Banyumas yaitu variabel regulasi pemerintah, pengendalian internal, dan sumber daya manusia. Variabel good governance tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan alokasi dana desa di Kabupaten Banyumas.
This research was conducted to analyze the effect of government regulation, good governance, internal control, human resources of the effectiveness of the financial management of village fund allocation in Banyumas. The population in this study are the whole village in the district of Banyumas and were used as a sample in this research were 30 village obtained through multistage cluster random sampling technique. Data were collected by questionnaire, the instrument was tested with validity and reliability. Data analysis technique used is f test or simultaneous and the t test or partial.
The conclusion of this study was of four variables tested, there are three variables that significantly influence the effectiveness of the financial management of funds allocated villages in Banyumas there are variable government regulations, internal control, and human resources. Variables good governance does not significantly influence the effectiveness of the financial management of funds allocated villages in Banyumas.
466414458F1G012047ANALISIS STRUKTUR PADA KUMPULAN CERPEN PELAJARAN PERTAMA BAGI CALON POLITISI KARYA KUNTOWIJOYOPenelitian berjudul “Analisis Struktur Pada Kumpulan Cerpen Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi karya Kuntowijoyo”bertujuan untuk mengetahui unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi karya Kuntowijoyo.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara membaca secara intensif buku kumpulan cerpen Kompas Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi, kemudian mencatat bagian-bagian penting yang berkaitan dengan rumusan masalah, dan mengklasifikasikan data sesuai rumusan masalah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima cerpen dari total 15 cerpen yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kompas Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi yaitu, “Laki-laki yang Kawin dengan Peri”, “Lurah”, “Anjing-anjing Menyerbu Kuburan”, “Jangan Dikubur Sebagai Pahlawan”, dan “Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi”.
Penelitian ini mendeskripsikan unsur intrinsik dan tema politik yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kompas Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi. unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra itu sendiri. unsur-unsur ini adalah tema, alur, tokoh dan penokohan, latar atau setting, sudut pandang, dan amanat. Tema politik yang terdapat dalam penelitian ini dibahas oleh peneliti untuk mengetahui sindiran-sindiran yang disampaikan oleh pengarang terhadap kondisi politik di Indonesia yang disampaikan dengan sebuah cerita.
This study entitled "Analisis Struktur pada Kumpulan Cerpen Pelajaran Pertama bagi CalonPolitisi karya Kuntowijoyo". This study aims to determine the intrinsic elements within the short storiesof Pelajaran Pertama bagi CalonPolitisi by Kuntowijoyo.
The data collection methods used in this study is by reading intensively from the short stories of Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi, and then by noting the important parts relating to the formulation of the problem, and classifyingthe data according to the formulation of the problem.
The data used in this study are five short stories from 15 short stories from Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi they are; “Laki-laki yang Kawin dengan Peri”, “Lurah”, “Anjing-anjing Menyerbu Kuburan”, “Jangan Dikubur Sebagai Pahlawan”, and “PelajaranPertamabagiCalonPolitisi”.
This study describes the intrinsic elements and political themes contained in a collection of short stories of Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi from Kompas. The intrinsic elements are the elements that build literary work itself. These are the elements of theme, plot, character and characterization, background or setting, point of view, and message.Political themes contained in this study are discussed by the researchers to determine the innuendos that delivered by the author on the political condition in Indonesia whichare presented through story.
466514455C1C012024ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI BERKARIR SEBAGAI AKUNTAN PUBLIKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persyaratan menjadi akuntan publik, kewajiban akuntan publik, sanksi administratif yang dapat dikenakan pada akuntan publik, imbalan keuangan, pertimbangan pasar tenaga kerja, nilai intrinsik pekerjaan, lingkungan kerja, pelatihan profesional, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial, kepribadian dan prestasi akademik pada kepentingan siswa akuntansi untuk karir sebagai akuntan publik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Akuntansi Program S1 Reguler angkatan Universitas Jenderal Soedirman pada tahun 2012 dan 2011 masih aktif, sebesar 156 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner, instrumen diuji dengan validitas dan uji reliabilitas. Dan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji f atau simultan, uji t atau uji parsial dan elastisitas untuk menemukan faktor yang paling berpengaruh.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah dari 12 variabel yang diuji, hanya lima variabel yang secara signifikan mempengaruhi minat siswa akuntansi untuk karir sebagai akuntan publik di Fakultas Ekonomi dan Universitas Jenderal Soedirman Bisnis yaitu persyaratan untuk menjadi akuntan publik, imbalan keuangan, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial dan kepribadian. Variabel yang paling dominan mempengaruhi minat siswa akuntansi untuk karir sebagai akuntan publik adalah pengakuan profesional.
The purpose of the research is to analyze the influence of the requirements of becoming a public accountant, liability of public accountants, administrative sanctions that can be imposed on a public accountant, financial rewards, consideration of the labor market, the intrinsic value of work, work environment, professional training, professional recognition, values social, personality and academic achievement on the interests of students accounting for a career as a public accountant. The population in this study were all students of the Faculty of Economics and Business Accounting Program S1 Regular the Jenderal Soedirman University force in 2012 and 2011 are still active, amounting to 156 students. Data were collected by questionnaire, the instrument was tested by validity and reliability testing. And data analysis techniques were used that f test or simultaneous, t test or partial test and elasticity to find the most influential factor.
The conclusion of this study is from 12 variables tested, only five variables that significantly affect the interests of students accounting for a career as a public accountant in the Faculty of Economics and Business the Jenderal Soedirman University namely requirements to become public accountants, financial rewards, professional recognition, values of social and personality. The most dominant variable affecting the interests of students accounting for a career as a public accountant is a professional recognition.
466614461G1A011005HUBUNGAN KADAR HEMATOKRIT DENGAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN STROKE ISKEMIK
DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Latar Belakang: Stroke meningkatkan beban kesehatan negara terutama di negara berkembang. Stroke merupakan penyebab morbiditas utama di dunia akibat disabilitas terutama pada penderita stroke iskemik. Morbiditas stroke terutama diakibatkan oleh adanya disabilitas fisik dan kognitif. Prognosis stroke iskemik lebih buruk pada penderita dengan kadar hematokrit (Ht) yang tinggi.
Tujuan: Menganalisis hubungan kadar hematokrit dengan fungsi kognitif pada pasien stroke iskemik di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto (RSMS).
Desain Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi case-control. Subjek penelitian adalah penderita stroke iskemik yang berobat di Poli Saraf RSMS bulan November 2015 menggunakan teknik consecutive sampling. Didapatkan 52 subjek penelitian yang memenuhi kriteria insklusi yang terbagi menjadi kelompok dengan fungsi kognitif normal (n=26) dan tidak normal (n=26). Fungsi kognitif diukur menggunakan Montreal Cognitif Assesment (MoCA). Kadar Ht didapatkan dari rekam medis saat subjek terdiagnosis stroke iskemik. Data univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hubungan kadar Ht dengan fungsi kognitif dianalisis menggunakan uji Lambda
Hasil: Uji Lambda hubungan kadar Ht dengan fungsi kognitif diperoleh nilai p=0.000 dengan r=0.385 (p<0.05, r= 0.20-0.399, 95%CI).
Kesimpulan: terdapat hubungan yang lemah antara kadar Ht dengan fungsi kognitif pada pasien stroke iskemik di RSMS
Background: Stroke improve the country's health burden, particularly in developing countries. Stroke is a major cause of morbidity in the world due to disability, especially in patients with ischemic stroke. Stroke morbidity mainly caused by physical and cognitive disabilities. Worse prognosis of ischemic stroke in patients with hematocrit (Ht) is high.
Objective: To analyze the relationship between hematocrit levels and cognitive function in patients with ischemic stroke in Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital (RSMS).
Study Design: This study is the design of the studies and observational analytic controls. The subjects were patients with ischemic stroke treated in Neurology Clinic RSMS in November 2015 using consecutive sampling technique. Obtained 52 research subjects who meet the criteria insklusi divided into groups with normal cognitive function (n = 26) and normal (n = 26). Cognitive function was measured using the Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Ht levels obtained from medical records when a patient diagnosed with ischemic stroke. Univariate Data presented in the form of a frequency distribution table. Ht relation to levels of cognitive function tests were analyzed by test of Lambda
Results: Test of Lambda hematocrit levels relationship with cognitive function obtained with p = 0.000 r = 0.385 (p <0.05, r = .20 to .399, 95%).
Conclusion: There is a weak relationship between hematocrit levels and cognitive function in patients with ischemic stroke in RSMS
466714463F1F011068“Jim Crow Laws’ Portrayed in John Howard Griffin’s Black like Me
Penelitian yang berjudul “Jim Crow Laws” Portrayed in John Howard Griffin’s Black like Me ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana sistem segresi racial, Jim Crow Laws tercermin dalam novel. Kemudian, peneliti menggunakan sosiologi sastra sebagai pendekatan, rasisme sebagai teori dan Jim Crow Laws; yang digunakan untuk menganalisis isu dalam novel. Selanjutnya, analisis dijelaskan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Ada beberapa langkah dalam menganalisis novel ini. Langkah pertama adalah membaca novel, Black like Me, untuk memahami isi dari novel tersebut, dalam rangka untuk mengumpulkan data. Langkah kedua adalah mengidentifikasi data yang berisi tentang Jim Crow Laws. Langkah terakhir adalah memeriksa data yang dikumpulkan untuk melihat kredibilitas serta validitas data yang dikumpulkan.
Berdasarkan hasil analisis, temuan penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kota di Amerika Selatan yang mewakili keberadaan sistem segresi rasial, Jim Crow Laws di tahun 1950-an. Kota - kota tersebut adalah New Orleans, Mississippi, Alabama, Atlanta dan Texas. Semua kota tersebut dikendalikan oleh Jim Crow Laws di beberapa bagian transportasi umum seperti bus dan trem, fasilitas umum seperti restoran, ruang tunggu, bioskop, pantai, toilet dan bangku-bangku, perumahan, perkawinan ras dan pendidikan. Selanjutnya, Jim Crow Laws juga mengatur orang kulit hitam dengan norma-norma etika seperti sikap berbicara dan sopan santun dalam percakapan.

This research entitled “Jim Crow Laws” Portrayed in John Howard Griffin’s Black like Me is aimed to disclose how racial segregation system, Jim Crow Laws reflected in the novel. Thus, the researcher uses sociology of literature as an approach, racism as the theory and information related to Jim Crow Laws, to analyze the issue of the novel. Furthermore, the analysis is explained by using a descriptive qualitative method.
There are several steps in analyzing the novel. The first step is reading Black like Me novel to understand the content of it and in order to collect the data. The second step is identifying the data that reflect Jim Crow Laws. The last step is checking the collected data to see the credibility and validity of the collected data.
Based on the analysis, the research findings show that there are several cities in South America that represented the existence of racial segregation system, Jim Crow Laws in 1950s. There are New Orleans, Mississippi, Alabama, Atlanta and Texas. All of those cities controlled by Jim Crow Laws in several parts of public transportation such as buses and streetcar, public facilities such as restaurants, waiting room, restroom, movie house, beaches, toilets and benches, housing, intermarriage of races and education. Furthermore, Jim Crow Laws also has ruled black people by etiquette norms such as speaking attitudes and conversation manners.
466814464C1L010034THE INFLUENCE OF BUDGETARY PARTICIPATION, INFORMATION ASYMMETRY AND BUDGET EMPHASIS ON THE BUDGETARY SLACK WITH SELF-ESTEEM AS MODERATING VARIABLEPenelitian ini berjudul "Pengaruh Partisipasi Anggaran, Informasi Asimetri dan Penekanan Anggaran pada Senjangan Anggaran dengan Self Esteem sebagai Variabel Moderasi ". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis signifikan pengaruh Partisipasi Anggaran, Informasi Asimetri dan Penekanan Anggaran pada Senjangan Anggaran dengan Self Esteem sebagai Variabel Moderasi. Penelitian ini dilakukan di PT. Jasa Raharja (Persero) Jawa Tengah dengan populasi 170. Metode penelitian adalah survei dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan 50 orang yang dipilih sebagai responden. Lima puluh kuesioner didistribusikan dan hanya 40 yang kembali.
Model Regresi Linier berganda diterapkan. Kesimpulannya adalah sebagai berikut:
(1) partisipasi anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap senjangan anggaran; (2)
informasi asimetri berpengaruh positif signifikan terhadap senjangan anggaran; (3)
penekanan anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap senjangan anggaran; (4) Self Esteem dapat memoderasi pengaruh partisipasi anggaran, informasi asimetri
dan penekanan anggaran terhadap senjangan anggaran.
Mengacu pada kesimpulan, implikasinya yaitu (1) Melibatkan pihak bersangkutan dalam penyusunan anggaran diikuti oleh penyamaan tujuan antara perusahaan dan karyawan; (2) Top manajer harus memeriksa dan mengontrol kegiatan manajer tingkat yang lebih rendah untuk menghindari informasi asimetri dalam rangka meminimalkan kesenjangan anggaran;
(3) Manajer tingkat atas harus mengurangi tekanan pada anggaran dan menetapkan anggaran yang logis (dapat dicapai) untuk meminimalkan karyawan dalam menciptakan senjangan anggaran; (4) perusahaan perlu memperhatikan berbagai kebijakan, terutama yang berkaitan dengan melatih dan mengawasi dukungan. Cara tersebut bisa dilakukan dengan memberikan pelatihan atau seminar untuk meningkatkan harga diri, dan memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
The purpose of this research is to analyze the significant influence of Budget Participation, Information Asymmetry and Budget Emphasis on Budgetary Slack with Self Esteem as moderating variable. The research was conducted in PT. Jasa Raharja (Persero) Central Java with the population of 170. The method of research was survey and the sampling technique used was purposive sampling and 50 people were selected as respondents. Fifty questionnaires were distributed and only 40 returned.
Multiple Linear Regression model was applied. The conclusions are as follows: (1) Budgetary participation has positively significant influence on budgetary slack; (2) Information asymmetry has positively significant influence on budgetary slack; (3) Budget emphasis has positively significant influence on budgetary slack; (4) Self esteem can moderate the influence of budgetary participation, information asymmetry and budget emphasis towards budgetary slack.
Refers to the conclusion, it could be implied that (1) Involving the parties concerned in preparing the budget followed by equalizing goal between the company and employees; (2) Top managers should check and control the activities of lower level managers to avoid the information asymmetry in order to minimize the budgetary slack; (3) The top-level managers should reduce budgetary pressures and set logic budget (achievable) in order to minimize employees in creating budgetary slack; (4) The company needs to pay attention on various policies, especially those related to the training and supervising support. The ways could be done are by providing training or seminar to increase self-esteem, and giving the opportunity to pursue higher education.
466914460C1B012060ANALISIS PENGARUH DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), DAN PRICE TO BOOK VALUE (PBV) TERHADAP PRICE EARNING RATIO (PER) PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII)Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Dividend Payout Ratio (DPR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Price to Book Value (PBV) terhadap Price Earning Ratio (PER) Pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII)”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komponen Dividend Payout Ratio (DPR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Price to Book Value (PBV) terhadap Price Earning Ratio (PER) Pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) pada periode tahun 2011-2014. Purposive sampling method digunakan untuk menentukan sampel yang akan digunakan pada penelitian ini. Setelah purposive sampling, hanya ada 11 perusahaan dari total 51 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Regresi Berganda (dibantu alat analisis software SPSS 16 for Windows) menunjukkan bahwa: (1) Dividend Payout Ratio (DPR) tidak berpengaruh terhadap Price Earning Ratio (PER) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), (2) Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap Price Earning Ratio (PER) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), (3) Price to Book Value (PBV) berpengaruh terhadap Price Earning Ratio (PER) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), dan (4) Price to Book Value (PBV) adalah variabel yang paling dominan mempengaruhi Price Earning Ratio (PER) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII).
This research is an asosiative study that done at firms which is listed in Jakarta Islamic Index (JII). The title of this research is “Analysis of Dividend Payout Ratio (DPR), Debt to Equity Ratio (DER), and Price to Book Value (PBV) Effect toward Price Earning Ratio of firm that listed in Jakarta Islamic Index (JII)”. The goal of this research is to find out the influence of Dividend Payout Ratio (DPR), Debt to Equity Ratio (DER), and Price to Book Value (PBV) toward Price Earning Ratio of firm that listed in Jakarta Islamic Index (JII). Population of this research is all of firms that listed in Jakarta Islamic Index (JII) in 2011-2014 period. Purposive sampling will be used to find out the sample of this research. The result of purposive sampling is there are 11 out of 51 firms which is listed in Jakarta Islamic Index (JII) that qualified as a sample. According to the result of this research and data analysis use Multiple Regression (SPSS 16 for Windows) show that: 1) Dividend Payout Ratio (DPR) does not have any influence toward Price Earning Ratio (PER) of firm that listed in Jakarta Islamic Index (JII) 2) Debt to Equity Ratio (DER) does not have any influence toward Price Earning Ratio (PER) of firm that listed in Jakarta Islamic Index (JII) 3) Price to Book Value (PBV) has an influence toward Price Earning Ratio (PER) of firm that listed in Jakarta Islamic Index (JII) 4) Price to Book Value is a variable that has the most dominant influence toward Price Earning Ratio (PER) of firm that listed in Jakarta Islamic Index (JII).
467014466C1L010008THE EFFECT OF HUMAN RESOURCE ABILITY, THE UTILIZATION OF INFORMATION TECHNOLOGY, AND MONITORING ON INFORMATION VALUE OF FINANCIAL REPORT

(An Empirical Study at SKPD Purbalingga Regency)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruh latar belakang pendidikan akuntansi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan, (2) pengaruh keahlian akuntansi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan, (3) pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan dan (4) pengaruh pengawasan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: (1) Latar belakang pendidikan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan; (2) keahlian akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan; (3) pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan; dan (4) pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan.The aims of this research were to know and to analyze: (1) the effect of educational background of accounting on information value of financial report, (2) the effect of accounting expertise on information value of financial report, (3) the effect of the utilization of information technology on information value of financial report and (4) the effect of monitoring on information value of financial report. Based on the analysis result and discussion, it can be concluded that: (1) Educational background of accounting had positive and significant effect on information value of financial report; (2) accounting expertise had positive and significant effect on information value of financial report; (3) the utilization of information technology had positive and significant effect on information value of financial report; and (4) monitoring had positive and significant effect on information value of financial report.
467114467C1L010033THE EFFECTS OF MORALITY, MOTIVATION, INTERNAL CONTROL SYSTEM AND ORGANIZATIONAL CULTURE TO FINANCIAL FRAUD ON PURBALINGGA’S LOCAL GOVERNMENT WORK UNITTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh moralitas, motivasi, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi terhadap fraud. Populasi penelitian ini adalah 5 pekerja dari masing-masing SKPD di Purbalingga. Jumlah responden adalah 115 orang. Dalam penelitian ini di gunakan metode quota sampling untuk menentukan responden. Penelitian ini berisi tentang perilaku SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Purbalingga terhadap penipuan keuangan yang berjudul "Pengaruh Moralitas, Motivasi, Sistem Pengendalian Intern dan Budaya Organisasi untuk Penipuan Keuangan di Purbalingga unit kerja pemerintah daerah".The purpose of this research is to know the effect of morality, motivation, internal control system, and organizational culture on financial fraud. The population of this research is 5 workers of each SKPD in Purbalingga. Total respondents are 115 persons. Quota sampling method is used to determine the respondents. This research is about the behaviour of Local government work unit (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Purbalingga toward financial fraud entitled “The Effect of Morality, Motivation, Internal Control System and Organizational Culture to Financial Fraud on Purbalingga’s local government work unit”.
467214468C1A009137ANALISIS PENDAPATAN DAN KONSUMSI OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DI KOTA PURWOKERTOPenelitian ini berjudul analisis pendapatan dan konsumsi operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Purwokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui kontribusi pendapatan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terhadap pendapatan rumah tangga. Kedua, mengetahui seberapa besar APC agar diketahui pendapatan yang diterima operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah memenuhi konsumsi rumah tangga operator tersebut. Ketiga, mengetahui pola konsumsi rumah tangga operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Keempat, untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang di lihat dari tingkat pendapatan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Purwokerto. Sampel dalam penelitian ini adalah sebesar 67 responden yang diambil menggunakan rumus Slovin.
Analisis yang digunakan adalah analisis tabulasi untuk mengetahui masa kerja, tingkat pendidikan, pendapatan dan pola konsumsi operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU). Kyo untuk mengetahui kontribusi pendapatan dari operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terhadap pendapatan rumah tangga. APC untuk mengetahui pendapatan rumah tangga terhadap pemenuhan konsumsi rumah tangga operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) . Kesejahteraan dihitung dengan membandingkan pendapatan perkapita dengan KHL Banyumas 2015.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pendapatan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memiliki kontribusi yang besar terhadap pendapatan rumah tangga, dan sudah dapat memenuhi konsumsi rumah tangga, sedangkan konsumsi rumah tangga operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) lebih banyak digunakan untuk konsumsi non makanan. Namun pendapatan pekerja rata-rata belum dapat memenuhi nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Banyumas tahun 2015.
This research entitled Analysis of Revenue and Consumption of Operator’s Public Refueling Stations (Gas Stations) in The Town of Purwokerto. The purpose of this study is the first, to know the contribution income operator Public Refueling Stations (Gas Station) towards the household income. Second, find out how much the APC so that known income that operators receive Public Refueling Stations (Gas Station) already meet the operator’s household consumption. Third, know the consumption patterns of household operator Public Refueling Stations (Gas Station). Fourth, to know the fulfillment of necessities of life are worthy (KHL) that in view of the level of income of the operator’s Public Refueling Stations (Gas Station) in the town of Purwokerto. The sample in this research is of 67 respondents taken using the formula Slovin.
The analysis used are tabulated analysis to find out the time of work, level of education, income and consumption patterns operator Public Refueling Stations (Gas Station). Kyo to know the contribution of revenue from operators of Public Refueling Stations (Gas Station) towards the household income.APC to know household income towards the fulfillment of household consumption operator Public Refueling Stations (Gas Station). Wellbeing is calculated by comparing the income per capita with KHL Banyumas 2015.
The results showed that overall income operator Public refueling Stations (Gas Station) has a great contribution towards the household income, and can already meet the household consumption, while household consumption operator Public Refueling Stations (Gas Station) is more widely used for the consumption of the non-food. But the income of the average worker has not been able to meet the needs of value worth living (KHL) Regency of Banyumas in 2015.
467314469H1D011030ANALISIS PERUBAHAN BIAYA OPERASI KENDARAAN (BOK) TRUK DAN SEPEDA MOTOR PADA PERLINTASAN SEBIDANG JALAN RAYA DENGAN JALAN REL
(Studi Kasus Ruas Jalan Jendral Soedirman, Purwokerto)
Salah satu perlintasan sebidang antara jalan raya dengan kereta api di kota Purwokerto berada di ruas jalan Jendral Soedirman. Kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut dituntut untuk menurunkan kecepatan saat palang pintu ditutup dan menambah kecepatan saat palang pintu dibuka menyebabkan adanya tundaan. Dengan adanya hal tersebut maka akan mempengaruhi peningkatan konsumsi bahan bakar dimana bahan bakar merupakan salah satu parameter dalam menghitung biaya operasi kendaraan. Akibat konsumsi bahan bakar yang meningkat maka biaya operasi kendaraan (BOK) turut meningkat. Saat kondisi palang pintu kereta api ditutup dan dibuka akan menghasilkan biaya operasi kendaraan yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung selisih berapa nilai biaya operasi kendaraan (BOK) saat palang pintu kereta api ditutup dan saat dibuka pada perlintasan sebidang antara jalan raya dengan kereta api pada sepeda motor dan truk. Data-data yang diperlukan berupa data primer yaitu data volume lalu lintas dan kecepatan kendaraan dari hasil survei langsung di lapangan dan data sekunder berupa data dari sumber dari instansi pemerintah. Perhitungan biaya operasi kendaraan (BOK) akibat pengaruh dari kecepatan kendaraan dilakukan dengan metode LAPI ITB 1996 untuk truk dan rumus empiris untuk sepeda motor. Survei dilakukan pada jam 06.15-18.15 di ruas Jalan Jendral Soediman, Purwokerto. Penelitian ini menunjukan selisih BOK untuk 22 kali penutupan palang pada ruas Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto untuk truk sebesar Rp 65.402,13 per 240 m dan untuk sepeda motor sebesar Rp 460.674,31 per 240 m.One of the crossings between roadway and railway in Purwokerto were on Jenderal Sudirman street. All of vehicles that pass through these roads are required to lower the current speed when the train cross bar closed and accelerated when the cross bar is opened would causing the delay. By these conditions, will affect the increase in fuel consumption which fuel is one of the parameters in calculating the cost of vehicle operation. As a result of increased fuel consumption the vehicle operating cost is increasing. When the condition of the railway cross bar closed and opened will produce different vehicle operating costs. The purpose of this research was to calculate the difference in how much the vehicle operating cost when the cross bar is closed and opened on crossings between roadway and railway on motorcycles and trucks. Data that required are primary data which is contain traffic volume and speed of the vehicle from direct survey and and secondary data which is from government agencies. Calculation of vehicle operating cost (VOC) due to the influence of the speed of the vehicle was conducted by LAPI ITB 1996 for trucks and empirical formula for motorcycles. The survey was conducted in the hours 06:15 WIB to 18:15 WIB on Jenderal Soedirman street, Purwokerto. This research shows the vehicle operating cost (VOC) differences to 22 times the difference between the closing of the crossbar in Jenderal Soedirman streets for trucks is Rp65.402,13 per 240 m and for motorcycles is Rp 460.674,31 per 240 m.
467415175H1L009065RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BIOSKOP BERBASIS WEB DENGAN FITUR SMS GATEWAYBioskop adalah tempat untuk menonton pertunjukan film dengan menggunakan layar lebar. Gambar film diproyeksikan ke layar menggunakan proyektor. Semakin berkembangnya zaman, orang-orang semakin ingin mendapatkan informasi dan melakukan pemesanan tiket secara mudah dan cepat. Oleh karena itu, pengelola bioskop juga harus mampu mengikuti perkembangan tersebut. Pengelola bioskop harus mampu membuat sistem dimana informasi-informasi dan pemesanan tiket dalam bioskop dapat diperoleh dan dilakukan dengan mudah dan cepat. Dari latar belakang diatas, maka penulis merancang dan membangun sistem informasi bioskop berbasis web dengan fitur sms gateway. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan wawancara. Sedangkan metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall. Sistem informasi bioskop berbasis web dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan MySQL sebagai database-nya. Sedangkan aplikasi untuk SMS gateway menggunakan GAMMU. Pengguna sistem informasi bioskop berbasis web dengan fitur SMS gateway ada 3, yaitu : administrator, staff penjualan dan anggota. Sistem informasi bioskop berbasis web yang telah dirancang dan dibangun merupakan aplikasi berbasis web yang mengolah data user, data anggota, data tiket, data film, dan data transaksi yang dapat memberikan laporan transaksi harian, laporan transaksi bulanan, dan laporan transaksi tahunan. Sistem informasi bioskop berbasis web memilki fitur sms gateway yang berguna bagi anggota untuk melakukan pengecekan saldo, melihat jadwal film yang sedang ditayangkan, melakukan pengecekan kursi yang sudah dipesan, melakukan pemesanan tiket, dan melakukan pembatalan tiket. Dengan adanya sistem tersebut, informasi-informasi dan pemesan tiket di bioskop bisa diperoleh dan dilakukan dengan mudah dan cepat.Cinema is a place to watch a movie performances by using a wide screen. Film image projected onto a screen using a projector. As the time goes by, people want to get information and make ticket reservations easily and quickly. Therefore, the cinema organizer should also be able to follow these developments. Cinema organizer should be able to create a system where information and ticket reservations can be obtained in a movie theater and be done easily and quickly. Based on that problem, the author designs and develops a web-based cinema information system with sms gateway feature. The method used is literature study and interviews. While the system development method used is the waterfall method. A web-based cinema information system is built using PHP as the programming language and uses MySQL as its database. While the application for the SMS gateway using Gammu. There are three Users of the web-based cinema information system with SMS gateway feature: administrators, selling staffs and members. Web-based cinema information system which has been designed and built is a web-based application that processes user data, members data, the ticket data, movie data, and transaction data to provide daily transaction reports, monthly transaction reports, and annual transaction reports. The web-based cinema information system has an sms gateway feature which is useful for the members to check their balances, view the schedule of the films being shown, check the seats that were already booked, tickets booking, and tickets cancellation. With the system, the information and tickets booking at theaters can be done easily and quickly.
467514462C1L012030FACTORS AFFECTING E-COMMERCE ADOPTION IN SMALL MEDIUM ENTERPRISES (EMPIRICAL STUDY IN BANYUMAS AND PURBALINGGA REGIONS)Penelitian ini dengan judul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Adopsi E-Commerce pada Perusahaan Usaha Kecil dan Menengah (Studi Empiris di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga)”. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah analisis pengaruh dukungan pimpinan puncak, kesiapan organisasi, faktor eksternal, manfaat yang dirasakan dan penerapan standar akuntansi dengan Adopsi E-Commerce. Populasi dalam penelitian ini seluruh perusahaan UKM di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga. Tehnik sampel menggunakan convenience sampling. Data primer diperoleh dengan penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang dilengkapi dengan regresi moderasi. Hipotesis yang diajukan meliputi dukungan pimpinan puncak, kesiapan organisasi, faktor eksternal, manfaat yang dirasakan berpengaruh terhadap adopsi e-commerce, sementara adopsi e-commerce berpengaruh terhadap penerapan standar akuntansi dan sekaligus memediasi dukungan pimpinan puncak, kesiapan organisasi, faktor eksternal, manfaat yang dirasakan. Hasil penelitian menunjukkan secara bersama-sama dukungan pimpinan puncak, kesiapan organisasi, faktor eksternal, manfaat yang dirasakan berpengaruh terhadap adopsi e-commerce. Tetapi secara parsial kesiapan organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap adopsi e-komersial. Uji statistik menunjukkan adopsi e-commerce mempengaruhi penerapan standar akuntansi. Adopsi e-commerce memdiasi pengaruh dukungan pimpinan puncak, kesiapan organisasi, faktor eksternal, manfaat yang dirasakan. Ukuran perusahaan terbukti tidak memediasi adopsi e-commerce terhadap penerapan standar akuntansi. The main objective of this study was to analyze the effect of top management support, organizational readiness, external drive, perceived benefits and adherence to accounting standard in the adoption of e-commerce. The population of this study was total small medium enterprises in Banyumas and Purbalingga Region. Sampling technique of this research uses convenience sampling. The types of data used were primary it is the respondents’ answers. Techniques of data analysis used were multiple regression analysis. The results of regression analysis showed that top Management support, external drive, percieved benefit have significant positive effect on the adoption of e-commerce. But for organizational readiness has not a significant effect to adopting e-commerce. Adopting e-commerce influences on the adherence to accounting standard. But not too significant. Adopting E-commerce has mediating positive significant between top management support, external drive and percieved benefits, with adherence to accounting standard. But for organizational readiness, Adopting E-commerce mediating positive, but not significant. Partially, Adoption of e-commerce and Company size significantly influence to adherence to accounting standards. However, company size does not mediate between adoption of e-commerce with adherence to accounting standards.
467614473A1L012049PRODUKTIVITAS TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) PADA BERBAGAI ELEVASI LAHAN DI PTPN IX KEBUN NGOBO KABUPATEN SEMARANGPenelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui produktivitas lateks pada tanaman karet yang dibudidayakan pada ketinggian 300-400 m dpl, 401-500 m dpl dan > 500 m dpl, 2) Mengetahui perbedaan produktivitas lateks pada klon yang berbeda dengan umur yang sama, 3) Mengetahui kondisi lingkungan tanaman karet pada ketinggian yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Kebun Ngobo, yang terletak di Kecamatan Bregas, Kabupaten Semarang pada bulan November 2015. Penelitian menggunakan metode survai dengan teknik sampling secara stratified random sampling yaitu, pengambilan sampel berupa tanaman karet pada 3 tingkat elevasi. Ketinggian yang digunakan yaitu 300-400 m dpl, 401-500 m dpl dan > 500 m dpl. Sampel diambil dengan ketentuan klon berbeda dan umur yang sama. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu produksi lateks, lingkar batang, intensitas cahaya, ketinggian tempat, pH tanah, curah hujan, suhu, kelembapan udara dan aspek budidaya. Hasil penelitian menunjukkan 1) Produksi lateks rata-rata per pohon pada ketinggian 300-400 m dpl yaitu 55.336 gram untuk klon BPM 1 dan 83.368 gram untuk klon PB 260, 401-500 m dpl yaitu 85.88 gram untuk klon BPM 1 dan 101.69 gram untuk klon PB 260, > 500 m dpl yaitu 90.264 gram untuk klon BPM 1 dan 121.09 gram untuk klon PB 260. 2) Produksi lateks rata-rata per pohon pada klon BPM 1 yaitu 77.16 gram dan produksi lateks rata-rata per pohon pada klon PB 260 yaitu 102.05 gram. Klon PB 260 lebih produktif daripada klon BPM 1. 3) Kondisi lingkungan pada ketinggian 380 m dpl, 420 m dpl dan 520 m dpl adalah berbeda pada jenis tanah, topografi, pH, suhu, kelembapan dan intensitas cahaya. Kondisi yang sama hanya terlihat pada tipe iklim yaitu tipe iklim C (agak basah) menurut Schmidth dan Ferguson.This study aims to 1) Determine the productivity of latex in rubber trees cultivated at an altitude of 300-400 m above sea level, 401-500 m asl and > 500 m asl, 2) Knowing the difference in the productivity of latex in different clones of the same age, 3) knowing the rubber trees’ environmental conditions at different heights. Research was conducted at Ngobo, located in Bregas District, Semarang regency in November 2015. The study used survey method with stratified random sampling technique sampling, sampling such as rubber plants at three levels of elevation. Altitude used was 300-400 m above sea level, 401-500 m asl and > 500 m asl. Samples were taken at different clones and provisions of the same age. The variables were observed in this study was the production of latex, the girth, light intensity, altitude, soil pH, rainfall, temperature, humidity and cultivation aspects. The results showed 1) Production of latex on average per tree in 300-400 meters above sea level is 55 336 grams for clones BPM 1 and 83.368 g for clones PB 260, 401-500 m above sea level is 85.88 grams of clones BPM 1 and 101.69 grams of clones PB 260,> 500 m above sea level is 90,264 grams of clones BPM 1 and 121.09 gram to clone PB 260. 2) Production of latex on average per tree in clones BPM 1 is 77.16 grams and an average latex production per tree in clones PB 260 is 102.05 grams. Clones PB 260 are more productive than of clones BPM 1. 3) Environmental conditions at an altitude of 380 m above sea level, 420 m above sea level and 520 m above sea level are different on soil type, topography, pH, temperature, humidity and light intensity. The same condition was seen only on the type of climate that climate type C (rather wet) according Schmidth and
467714470H1B011022KAJIAN METODE EMPIRICAL BEST LINEAR UNBIASED PREDICTION UNTUK ESTIMASI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA UNTUK SETIAP KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAHSmall area estimation (SAE) merupakan teknik statistika yang digunakan untuk mengestimasi parameter pada area kecil (subdomain). Salah satu metode SAE adalah empirical best linear unbiased predictor (EBLUP). Metode ini diperoleh dengan mensubstitusikan variansi random effect pada BLUP dengan estimasinya. Metode ini kemudian digunakan untuk mengestimasi indeks pembangunan manusia (IPM) untuk setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa IPM untuk kabupaten/kota di Jawa Tengah tergolong menengah dengan IPM tertinggi adalah Kabupaten Klaten dan terendah adalah Kabupaten Brebes.Small area estimation (SAE) is a statistical technique that used to predict some parameters on small area (subdomains). There are some methods used in SAE, one of them is empirical best linear unbiased prediction (EBLUP). In this method, the parameters estimator are obtained by substituting the random effect variance of BLUP and its estimation. Furthermore this method is used to estimate human development index (HDI) for each district/city in Central of Java. The result showed that the HDI for districts/cities in Central Java is medium with the highest HDI is Klaten district and the lowest was Brebes.
467814472C1A009093VALUASI EKONOMI DAMPAK LINGKUNGAN TAMBANG PASIR SUNGAI LOGAWA DI DESA PANGEBATAN KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini berjudul “Valuasi Ekonomi Dampak Lingkungan Tambang Pasir Sungai Logawa di Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesediaan membayar (Willingnes To Pay) dari Penambang Pasir dan Batu Sungai Logawa.
Penelitian ini merupakan survey terhadap masyarakat mengunakan metode kontingensi (Contingent Valuation Methods). Responden penelitian ini adalah penambang pasir dan batu Sungai Logawa yang berjumlah 33 penambang. Metode pengambilan sampel adalah metode sensus.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diperoleh : (1) ada kesediaan membayar dari para penambang pasir dan batu di Sungai Logawa, (2) nilai rata-rata kesediaan membayar (Willingnes To Pay) responden sebesar Rp 950 per m3, (3) faktor yang mempengaruhi responden dalam menentukan kesediaan dalam membayar (Willingnes To Pay) adalah tingkat tabungan rata-rata per bulan, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, usia dan pemahaman penambang mengenai peraturan penambangan. Sedangkan faktor yang berpengaruh dalam menentukan besar kecilnya nilai Willingnes To Pay adalah tingkat tabungan rata-rata per bulan.
Implikasi dari hasil penelitian adalah : (1) Pemerintah hendaknya mampu melakukan melakukan konservasi DAS Logawa agar kerusakan berkurang dan berangsur membaik, (2) adanya kesediaan membayar menunjukkan bahwa penambang mau memberikan nilai terhadap lingkungan, (3) pemerintah hendaknya memperhatikan faktor-faktor yang mampu mempengaruhi kesediaan masyarakat dalam membayar dimana sebagai pertimbangan pemerintah dalam menentukan besaran pajak lingkungan, (4) pemahaman terkait peraturan penambangan harus diperluas, bahwa pengambilan bahan galian tanpa izin sangat merugikan negara.
This research entitled "Economic Valuation: Environmental Impact Sands Mine Logawa River in DesaPangebatan, Kecamatan Karanglewas,Kabupaten Banyumas”. The purpose of this research was to determine the willingness to pay of Sand and Stone Miners in LogawaRiver.
This research is a survey which use Contingent Valuation Methods toward people. The respondents in this research were 33 sand and stone miners of Logawa River. Cencus method was used as the sampling method.
Based on the result of the research, it can be obtained: (1) there is a willingness to pay from the sand and stone miners in Logawa River, (2) the average value of respondents’ the willingness to pay isRp 950 per m3, (3)the factors which influence the respondents in determining the willingness to pay are the average level of saving per month, income level, education level, age and miners’ understanding on mining regulation. While the average of savings per month is an influential factor in determining the value of wilingness to pay.
The implications of this research are: (1) The government should be able to do DAS Logawa conservation so that the damage can be reduced and gradually improved, (2) the willingness to pay indicates that the miners want to give value to the environment, (3) the government should give attention to the factors that affectpeople's willingness to pay and it can be choice or consideration for goverment in deciding the price of the environment tax, (4) the understanding about mining regulations should be expanded, especially the understanding about takingmaterial without permission which can be harm to the country.
467914477F1A009035Cerita Anak Putus Sekolah
( Studi Deskriptif Anak Putus Sekolah di SMK Swagaya 1 Purwokerto Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas )
Penelitian ini berjudul Cerita Anak Putus Sekolah ( Studi Deskriptif Anak Putus Sekolah di SMK Swagaya 1 Purwokerto Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas ). Putus sekolah adalah proses berhentinya anak didik secara terpaksa dari suatu lembaga pendidikan tempat dia belajar. Anak Putus sekolah adalah terlantarnya anak dari sebuah lembaga pendidikan formal, yang disebabkan oleh berbagai permasalahan, seperti kondisi ekonomi, pengaruh lingkungan, dan karena individu itu sendiri. Peneliti memilih Kecamatan Purwokerto Timur dan SMK Swagaya 1 Purwokerto, karena melihat hasil laporan data dari keseluruhan anak didik putus sekolah ternyata Kecamatan PurwokertoTimur yang paling banyak mengalami anak putus sekolah di tahun ajaran 2013/2014 Kabupaten Banyumas.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keadaan anak didik yang putus sekolah di SMK Swagaya 1 Purwokerto Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif, dengan jumlah informan 12 orang yang terdiri dari 5 siswa yang putus sekolah, 5 wali murid, kepala sekolah, dan guru. Teknik penentuan sasaran yang digunakan adalah purposive sampling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah putus sekolah mereka baru menyadari bahwa pendidikan itu sebenarnya sangat penting, namun karena mereka sudah salah dalam pergaulan sehingga menyebabkan mereka harus di keluarkan dari sekolah. Kegiatan yang dilakukan mereka setelah putus sekolah adalah menjadi pengangguran, bekerja, dan juga ada yang menjadi ibu rumah tangga. Hubungan komunikasi mereka dengan orang tua dan lingkungan sekitarnya masih terjalin dengan baik. Hubungan mereka setelah putus sekolah sudah tidak ada komunikasi lagi dengan sekolahnya.Banyak anak terjerumus dalam pergaulan bebas yang tidak dapat menjaga pergaulannya terhadap lawan jenis. Dan anak inilah yang kemudian selalu mengakhiri sekolah karena sudah terlanjur hamil semua terjadi karena pengaruh dari lingkungan luar atau pergaulan dari peserta didik dan juga karena adanya pengaruh dari lingkungan keluarga.
This research entitled The Stories of Children Dropped-out of School (A Descriptive Study on Children Dropped-out of School at SMK Swagaya 1 Purwokerto, East Purwokerto Sub-District, Banyumas Regency). Dropping out of school is a process of students’ involuntary cessation from an educational institution where they studied. Children dropped out of school are abandoned children from a formal educational institution due to various problems, such as economic conditions, environmental influences, and individuals themselves. The researcher chose East Purwokerto Sub-District and SMK Swagaya 1 Purwokerto because of seeing the results of the data reports of the overall children drop out of school. The data indicated that East Purwokerto Sub-District had the highest number of children dropped-out of school in the academic year of 2013/2014 in Banyumas Regency.

The purpose of this research was to determine the condition of children dropped-out of school at SMK Swagaya 1 Purwokerto, East Purwokerto Sub-District, Banyumas Regency. The method used in this research was descriptive qualitative method with the number of informant of 12 children consisting of 5 students who dropped out of school, 5 parents, a principal, and a teacher. This research used purposive sampling technique in determining the sample. The result indicated that after dropping out of school, they realized that education is very important. However, they had wrong association so that they had to be dropped out of school. After dropping out of school, they became unemployment, employment and house wife. They still had a good communication with their parents and the surrounding environment. Yet, they had no communication with the school. Many children fell into promiscuity and were not able to maintain their relationship with the opposite sex. Then, these children dropped out of school because they were pregnant. All happened because of the external environment or association of learners and also the influence of family environment.
468014471H1E012004IDENTIFIKASI BIDANG GELINCIR TANAH LONGSOR BERDASARKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DAN SIFAT FISIS BATUAN DI DESA PRENDENGAN KECAMATAN BANJARMANGU KABUPATEN BANJARNEGARABidang gelincir tanah longsor di Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara di identifikasi menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dan analisis sifat fisis batuan. Akuisisi data geolistrik tahanan jenis dilakukan dengan cara konfigurasi Schlumberger (tahanan jenis 1D) dan Dipole-dipole (tahanan jenis 2D). Uji mekanika tanah di ukur pada tingkat pelapukan yang berbeda untuk mengetahui sifat fisik tanah, batas-batas Atterberg, ukuran butir dan kekuatan tanah. Hasil interpretasi geolistrik menunjukkan bahwa pada litologi Desa Prendengan terdiri dari tanah penutup, breksi bercampur tufan, batupasir tufan dan breksi. Bidang gelincir teridentifikasi pada kedalaman 7,6-10 meter dan merupakan kontak antara lapisan batu pasir tufan dan lapisan breksi sebagai batuan dasar (bedrock). Bidang gelincir termasuk pada tingkat derajat pelapukan IV, yang memiliki sifat tanah kohesif sebagian dengan kandungan pasir sebesar 40,43 % dan lempung 59,57 %.Landslide slip surface at Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara has been identified using geoelectrical resistivity metodh and physical properties analysis. Acquisitions have done by using Schumberger (Resistivity 1D) and Dipole-dipole array (Resistivity 2D). Measure soil mechanic test have conducted its physical properties, Atterberg limits, grain size and soil strenght. Geoelectric’s interpretation show that on Desa Prendengan’s lithology is consisted by residual soil, mixture of breccia and tufan, tufan sand stone and breccia. Landslide slip surface has been identified in 7,6 until 10 meters and also as contact between tufan sand stone layer and breccia layer as bedrock. Landslide that includes weathering level IV, which belonging to haft-cohesive soil that have 40,43 % sand contents and 59,57 % clay.