Artikel Ilmiah : C1A021051 a.n. NURUL BAETI

Kembali Update Delete

NIMC1A021051
NamamhsNURUL BAETI
Judul ArtikelDeterminan Pembangunan Ekonomi Inklusif 34 Provinsi di
Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia sudah mencapai kategori
memuaskan, namun masih cukup tertinggal jika dibandingkan dengan negara lain
di Asia Tenggara. Selain itu, pembangunan ekonomi inklusif di setiap provinsi di
Indonesia juga mengalami ketimpangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
melihat seberapa besar pengaruh rata-rata lama sekolah, jumlah penerima program
Indonesia pintar, persentase penerima program BPJS penerima bantuan iuran,
angka harapan hidup, dan indeks pembangunan gender terhadap pembangunan
ekonomi inklusif di Indonesia tahun 2018-2021. Penelitian ini dilakukan 34
provinsi di Indonesia, dengan menggunakan data sekunder dan metode analisis
regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah,
angka harapan hidup, dan indeks pembangunan gender secara statistik berpengaruh
positif dan signifikan terhadap pembangunan ekonomi inklusif, sedangkan
penerima program Indonesia pintar dan penerima program BPJS PBI secara
statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap pembangunan ekonomi inklusif.
Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah harus meningkatkan kualitas dan
akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan
kesetaraan gender untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang semakin
inklusif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Inclusive economic development in Indonesia has reached a satisfactory level, but still lags behind compared to other countries in Southeast Asia. Additionally, inclusive economic development in each province in Indonesia also experiences disparities. The purpose of this research is to examine the extent of the influence of average years of schooling, the recipients of the Program Indonesia Pintar, the recipients of the BPJS assistance program, life expectancy, and the gender development index on inclusive economic development in Indonesia from 2018 to 2021. This study was conducted in 34 provinces in Indonesia, using secondary data and panel data regression analysis. The research results indicate that the average length of schooling, life expectancy, and gender development index statistically have a positive and significant impact on inclusive economic development, while recipients of the Program Indonesia Pintar and recipients of the BPJS PBI program statistically do not significantly affect inclusive economic development. The implication of this research is that the government must improve the quality and access of education and health for the public, as well as enhance gender equality to achieve increasingly inclusive economic development.
Kata kunciProgram Indonesia Pintar, BPJS Penerima Bantuan Iuran, Indeks Pembangunan Gender, Pembangunan Ekonomi Inklusif.
Pembimbing 1Dr. Barokatuminalloh, S.E, M.Sc.
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2025-01-13 09:51:50.266635
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.