Artikelilmiahs

Menampilkan 35.441-35.460 dari 49.876 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3544144901C1A020082Preferensi Wakif untuk Berwakaf Tunai pada Badan Wakaf Al-Qur'an Cabang PurwokertoIndonesia memiliki potensi besar dalam wakaf, namun masih belum sepenuhnya
dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini fokus pada Banyumas, di mana Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) cabang Purwokerto menjadi pelopor dalam inovasi filantropi Islam. Nilai wakaf dipengaruhi oleh pendapatan, kepercayaan, motivasi, dan pengetahuan, menjadi dasar penelitian "Preferensi Wakif Untuk Berwakaf Tunai Pada Badan Wakaf Al-Qur’an Cabang Purwokerto". Penelitian ini penelitian kuantitatif yang menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai wakaf di Badan Wakaf Al-Qur’an cabang Purwokerto. Tujuannya adalah untuk meneliti pengaruh pendapatan, kepercayaan pada badan wakaf, motivasi, dan pengetahuan wakif terhadap jumlah wakaf yang disalurkan. Sampel penelitian terdiri dari 100 pewakif yang berwakaf di BWA cabang Purwokerto, dipilih menggunakan metode simple random sampling. Analisis data dengan regresi linear berganda menunjukkan bahwa: (1) pendapatan, kepercayaan pada badan wakaf, motivasi dan pengetahuan wakaf secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap nilai wakaf yang disalurkan ke BWA cabang Purwokerto, (2) pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai wakaf yang disalurkan ke BWA cabang Purwokerto, (3) kepercayaan pada badan wakaf berpengaruh positif signifikan terhadap nilai wakaf yang disalurkan ke BWA cabang Purwokerto, (4) motivasi tidak berpengaruh terhadap nilai wakaf yang disalurkan ke BWA cabang Purwokerto, (5) pengetahuan tidak berpengaruh terhadap nilai wakaf yang disalurkan ke BWA cabang Purwokerto. Implikasinya adalah Badan Wakaf Al-Quran dan pemerintah perlu meningkatkan pendapatan wakif dan nilai wakaf melalui pelatihan kewirausahaan. Ada transparansi melalui laporan keuangan untuk memperkuat kepercayaan. Dengan fokus pada ikatan spiritual, diharapkan tercipta pengelolaan wakaf yang holistik, memberikan keberkahan
lebih besar.
Indonesia has significant potential in wakaf, yet it remains underutilized. This
study focuses on Banyumas, where the Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) branch in
Purwokerto pioneers Islamic philanthropy innovations. Wakaf values are influenced by income, trust, motivation, and knowledge, forming the basis of the study "Wakif Preferences for Cash Wakaf at the Badan Wakaf Al-Qur’an Branch in Purwokerto".
This is a quantitative study that analyzes factors influencing wakaf values at the
Badan Wakaf Al-Qur’an branch in Purwokerto. Its objective is to examine the influence of income, trust in the wakaf institution, motivation, and wakif knowledge on the amount of wakaf donated. The research sample comprises 100 wakifs who donated to BWA Purwokerto, selected using simple random sampling method.
The multiple linear regression analysis reveals that: (1) income, trust in the wakaf
institution, motivation, and wakif knowledge collectively have a significant impact on the wakaf values donated to BWA Purwokerto branch, (2) income has a significant positive impact on the wakaf values donated to BWA Purwokerto branch, (3) trust in the wakaf institution has a significant positive impact on the wakaf values donated to BWA Purwokerto branch, (4) motivation does not have a significant impact on the wakaf values donated to BWA Purwokerto branch, (5) wakif knowledge does not have a significant impact on the wakaf values donated to BWA Purwokerto branch. The implications are that the Badan Wakaf Al-Quran and the government need to enhance wakif income and wakaf values through entrepreneurship training. Transparency in financial reporting is essential to strengthen trust. By focusing on spiritual bonds, it is hoped that a holistic wakaf
management can be established, bringing greater blessings
3544238604C1H019019IMPACT FOMO THAT EFFECT SOCIAL MEDIA USE AND ENVY FOR THE PURCHASE INTENTION TICKETS FOR K – POP CONCERTS Gelombang Korea mengacu pada apa pun yang berbahasa Korea, termasuk barang-barang budaya populer Korea seperti drama, lagu, film, kuliner, kecantikan, dan sebagainya. Kpop menjadi sukses, ada banyak grup pop NCT, BTS, Seventeen, TXT, Stray Kids dan masih banyak lagi. Penggemar K-POP memiliki komunitas yang besar di Indonesia. Di Indonesia, penggemar K-POP memiliki sifat yang mencakup fanatik, mereka akan melakukan apa saja untuk bertemu idola mereka. Pada tahun 2022 konser dimulai lagi dan banyak k-pop datang untuk mengadakan konser. Karena banyaknya pendukung, mereka bahkan menawarkan tiket dengan harga yang tidak murah tidak mudah. Biasanya, fenomena ini terjadi pada sifat Fear of Missing Out, Fear of Missing Out dapat diciptakan secara personal oleh Social Media Use dan Envy.Karena ada banyak penggemar K - Pop, terkadang penggemar K - pop takut melewatkan konser momen, sehingga mereka akan merasa iri karena mereka melihat teman-teman mereka atau K - POP yang sama di interaksi media sosial. Dan apakah mereka akan membeli niat konser tiket mahal karena dukungan emosional. Sampel penelitian ini adalah 223 yang merupakan penggemar K – Pop. Analisis data penelitian menggunakan structural equation model (SEM) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of missing out (FOMO) berpengaruh positif terhadap penggunaan media sosial, iri hati, dan niat membeli. The Korean wave refers to anything Korean, including Korean popular culture goods such as dramas, songs, films, culinary, beauty, and so on. Kpop becomes successful, there are a lot of pop groups NCT, BTS, Seventeen, TXT, Stray Kids and many more. K-POP fans has a large community in Indonesia. In Indonesia, K-POP fans have a nature that includes fanatics, they will do anything to meet their idol. In 2022 concerts started again and a lot of k-pop came to hold concerts. Due to the large number of supporters, they even offer tickets at a price that isn't cheap not easy. Usually, this phenomenon occurs to the nature of Fear of Missing Out, Fear of Missing Out can be created personally by Social Media Use and Envy. Since there is a large number of K – Pop fans, sometimes K - pop fans fear of missing out on the moment concert, so they would feel envy because they see their friends or the same K – POP on social media interaction. And will they purchase intention the expensive ticket concert because of emotional support. The sample of this study was 223 who are K – Pop fans. Analysis of research data using structural equation model (SEM) with AMOS. The results showed that fear of missing out (FOMO) has a positive effect on social media use, envy, and purchase intention.
3544338605B2A019008PENGARUH ASAM HUMAT DAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG KOMAK (Lablab purpureus) DI TANAH ULTISOLTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interaksi asam humat dan SP-36 terhadap pertumbuhan dan kombinasi paling optimal kedua perlakuan guna meningkatkan pertumbuhan tanaman kacang komak (Lablab purpureus) di tanah ultisol. Metode penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor perlakuan yakni asam humat dengan empat level meliputi H0: 0 g/kg, H1: 8 g/kg, H2: 12 g/kg, dan H3: 16 g/kg serta SP-36 dengan tiga level meliputi P0: 0 kg/ha, P1: 100 kg/ha dan P2: 200 kg/ha. Penelitian menggunakan tiga ulangan dan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan hasil dengan pengaruh nyata dilakukan uji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf uji 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi asam humat dan SP-36 memberikan pengaruh nyata terhadap penurunan kandungan Al maupun Fe dan peningkatan P-tersedia tanah ultisol. Terdapat korelasi negatif yang sangat nyata dan kuat antara penurunan Al dan Fe tanah ultisol dengan peningkatan pertumbuhan tanaman kacang komak dan korelasi positif sangat nyata antara peningkatan P-total dan P-tersedia tanah ultisol dengan pertumbuhan kacang komak. Interaksi perlakuan paling optimal dalam menurunkan kandungan Al, maupun Fe, meningkatkan P-total dan pertumbuhan tanaman adalah asam humat 16 g/kg dan SP-36 200 kg/ha, sedangkan kombinasi perlakuan paling optimal dalam meningkatkan P-tersedia tanah ultisol adalah asam humat 12 g/kg dan SP-36 200 kg/ha.The objective of this research was to determine the effect of humic acid and SP-36 interaction on growth, as well as the best combination of the two treatments to increase the growth of komak bean plants (Lablab purpureus) in ultisol soil. The research method was carried out experimentally using a randomized design of factorial groups,namely humic acid with four levels including H0: 0 g/kg, H1: 8 g/kg, H2: 12 g/kg, and H3: 16 g/kg, and SP-36 with three including P0: 0 kg/ha, P1: 100 kg/ha and P2: 200 kg/ha. The study used three test and analized using Analysis of Variance (ANOVA) and the smallest real difference test (BNT) as a test level 5%. The interaction of humic acid and SP-36 had a significant effect on the content of Al and Fe in ultisols while increasing the available P. There was a very significant and strong negative correlation between the reduction of Al and Fe in ultisol soil and an increase in komak bean plant growth very significant and strong positive correlation between the increase in total P and komak bean growth, and a very significant positive correlation between ultisol soil available P and komak bean growth. Humic acid 16 g/kg and SP-36 200 kg/ha were the most optimal interaction treatments for reducing Al and Fe content, increasing P-total and plant growth, while the most optimal treatment combination for increasing P-available is humic acid 12 g/kg and SP-36 200 kg/ha.
3544438524A1F018076Tingkat Kepentingan Dan Kepuasan Konsumen Gabus Pucung Khas Betawi Jakarta memiliki kekayaan kuliner yang potensial sebagai daya tarik wisata. Makanan khas Jakarta yang juga dikenal dengan makanan khas Betawi ini memiliki gaya kuliner yang sangat unik dan bervariasi. Salah satu rumah makan yang masih menyajikan makanan khas Betawi adalah Rumah Makan Betawi Bang Awan yang terletak di Jl. Moh. Kahfi 1 No. 27 Jagakarsa, Jakarta Selatan. Rumah makan tersebut menyediakan berbagai makanan khas Jakarta seperti pecak gurame, soto betawi, gabus pucung, dan lain sebagainya. Namun diantara makanan tersebut, menu pucung gabus memiliki angka penjualan harian yang paling rendah. Sehingga dapat disimpulkan menu gabus pucung kurang diminati konsumen. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya agar menu Pucung Gabus dapat kembali diminati oleh masyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan produk Gabus Pucung adalah dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis berdasarkan penilaian tingkat kepentingan dan kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil analisis importance performance, terdapat empat atribut yang perlu ditingkatkan dari menu gabus pucung, yaitu rasa makanan, promosi media sosial, promosi event/pameran, dan kebersihan area restoran.Jakarta has a wealth of culinary potential as a tourist attraction. Jakarta's special food, which is also known as Betawi special food, has a very unique and varied culinary style. One restaurant that still serves Betawi specialties is the Betawi Bang Awan Restaurant which is located on Jl. Moh. Kahf 1 No. 27 Jagakarsa sub-districts. The restaurant provides a variety of typical Jakarta foods such as pecak gurame, soto betawi, gabus pucung, and so on. However, among these foods, the gabus pucung menu has the lowest number of daily sales. So it can be concluded that the gabus pucung menu is less attractive to consumers. Therefore, efforts need to be made so that the Pucung Gabus menu can again be in demand by the public. One way to improve Gabus Pucung products is to use Importance Performance Analysis methods based on an assessment of the level of interest and customer satisfaction. Based on the results of the importance performance analysis, there are four attributes that need to be improved from the gabus pucung menu, namely food taste, social media promotion, event/exhibition promotion, and cleanliness of the restaurant area.
3544538607H1D015029Rancang Bangun Sistem Pendaftaran dan Penjurian Turnamen Game Berbasis WebSistem pendaftaran dan penjurian turnamen game berbasis web merupakan sistem terpadu yang meliputi pendataan dan pengelolaan data turnamen untuk menghasilkan informasi yang lebih cepat, lengkap dan akurat dalam rangka mendukung kemajuan e-sport . melalui sistem ini dapat mempermudah dalam mencari dan melakukan pendaftaran turnamen yang lebih mudah. Sebelumnya para penggiat e-sport kesulitan untuk mencari turnamen dan melakukan pendaftaran serta rentan nya pelanggaran dalam penyelenggaraan turnamen seperti kecurangan dalam permainan. berdasarkan permasalahan yang ada penulis berusaha membangun sistem yang mempermudah dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sistem pendaftaran dan penjurian ini memiliki tujuan untuk mempermudah dalam pencarian dan penjurian dari suatu turnamen sehingga dapat menghasilkan data yang lebih baik . sistem ini menggunakan pengembangan terstruktur. Metode pengemabangan yang digunakan adalah waterfall dengan lima tahapan yaitu analisis, desain, pengkodean, percobaan/verifikasi, dan pemeliharaan.The web-based game tournament registration and judging system is an integrated system that includes data collection and tournament data management to produce faster, complete and accurate information in order to support the progress of e-sport. through this system it can make it easier to find and register for easier tournaments. Previously, e-sport activists had difficulty finding tournaments and registering and were vulnerable to violations in organizing tournaments such as cheating in games. based on the existing problems the author tries to build a system that makes it easier to overcome these problems. This registration and judging system has the goal of facilitating the search and judging of a tournament so that it can produce better data. This system uses structured development. The development method used is waterfall with five stages, namely analysis, design, coding, trial/verification, and maintenance.
3544638608C1A015068EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017-2021Penelitian ini berjudul “Efektifitas Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga Tahun 2017-2021”. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung tingkat efektivitas pengelolaan dana desa serta pengaruhnya terhadap pemberdayaan masyarakat dan pembangunan di wilayah Kecamatan Mrebet dalam kurun waktu 2017-2021. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Teori Yamane dan dengan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis efektivitas.
Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa 1) penyaluran dan penyerapan dana desa di Kecamatan Mrebet mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun, 2) pengelolaan dana desa di Kecamatan Mrebet dikatakan efektif dengan nilai rata-rata efektivitas 97,68 persen, 3) Pengelolaan dana desa yang efektif berpengaruh terhadap jumlah pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Mrebet, 4) Pengelolaan dana desa yang efektif berpengaruh terhadap jumlah pembangunan insfrastruktur di Kecamatan Mrebet.
Implikasi pada penelitian ini adalah nilai penyaluran dan penyerapan dana desa di Kecamatan Mrebet dalam kurun waktu 2017-2021 adalah cukup besar, sehingga perlu adanya proses perencanaan hingga evaluasi oleh pengguna anggaran. Dibutuhkannya inovasi dan kegigihan dari semua elemen masyarakat untuk dapat ikut berperan aktif terhadap kegiatan didesa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci : Dana Desa, Efektivitas, Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan.
This research is entitled "The Effectiveness of Village Fund Management in Mrebet District, Purbalingga Regency in 2017-2021". The purpose of this study is to calculate the level of effectiveness of village fund management and its effect on community empowerment and development in the Mrebet District area in the 2017-2021 period. The sampling technique was carried out using Yamane Theory and purposive sampling. The data analysis technique used is effectiveness analysis.
The results of research and data analysis show that 1) the distribution and absorption of village funds in Mrebet Sub-district fluctuate from year to year, 2) the management of village funds in Mrebet Sub-district is said to be effective with an average value of 97.68 percent effectiveness, 3) Effective management of village funds affects the amount of community empowerment in Mrebet Sub-district, 4) Effective management of village funds affects the amount of infrastructure development in Mrebet Sub-district.
The implication of this research is that the value of distribution and absorption of village funds in Mrebet Sub-district in the period 2017-2021 is quite large, so it is necessary to have a planning process to evaluation by budget users. It takes innovation and persistence from all elements of society to be able to take an active role in village activities for the progress and welfare of the community.
Keywords: Village Fund, Effectiveness, Community Empowerment, Development.
3544738495C1B019022Pengaruh Self Image Congruence & Functional Congruence Terhadap Brand Love Dengan Emotional Brand Attachment Sebagai Variabel Mediasi
(Studi Pada Konsumen Pengguna iPhone di Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self image congruence dan functional congruence terhadap brand love dengan emotional brand attachment sebagai variabel mediasi pada pengguna iPhone di Indonesia. Sampel pada penelitian ini berjumlah 213 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) diolah dengan software AMOS menunjukkan bahwa: (1) Self Image Congruence berpengaruh positif terhadap Emotional Brand Attachment (2) Functional Congruence berpengaruh positif terhadap Emotional Brand Attachment (3) Emotional Brand Attachment berpengaruh positif terhadap Brand Love (4) Self Image Congruence berpengaruh positif terhadap Brand Love (5) Functional Congruence berpengaruh positif terhadap Brand Love (6) Emotional Brand Attachment dapat memediasi Self Image Congruence terhadap Brand Love secara parsial (7) Emotional Brand Attachment dapat memediasi Functional Congruence terhadap Brand Love secara parsial.This study aims to determine the effect of self image congruence and functional congruence on brand love with emotional brand attachment as a mediating variable for iPhone users in Indonesia. The sample in this study was 213 respondents with a sampling technique using purposive sampling. Based on the results of research conducted using Structural Equation Modeling (SEM) analysis processed with AMOS software shows that: (1) Self Image Congruence has a positive effect on Emotional Brand Attachment (2) Functional Congruence has a positive effect on Emotional Brand Attachment (3) Emotional Brand Attachment has a positive effect on Brand Love (4) Self Image Congruence has a positive effect on Brand Love (5) Functional Congruence has a positive effect on Brand Love (6) Emotional Brand Attachment can mediate Self Image Congruence on Brand Love partially (7) Emotional Brand Attachment can mediate Functional Congruence on Brand Love partially.
3544838609E1A017402PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK BUAH KAPAL MENURUT MARITIME LABOUR CONVENTION TAHUN 2006
( Studi Tentang Kasus Pelanggaran Hak-Hak Anak Buah Kapal Indonesia di Kapal Marshall Sirena Berbendera Panama)
Anak Buah Kapal (ABK) merupakan kelompok yang rentan terhadap pelanggaran hak asasi manusia. Hukum internasional telah mengatur perlindungan hukum terhadap ABK dalam Maritime Labour Convention 2006. Namun, masih terjadi pelanggaran HAM berupa diskriminasi dalam memberikan upah dan waktu jam kerja terhadap ABK Indonesia. Salah satunya adalah kasus pelanggaran hak-hak anak buah kapal Indonesia di Kapal Marshall Sirena berbendera Panama pada tahun 2021.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaturan perlindungan ABK di kapal asing menurut Maritime Labour Convention serta untuk menganalisis pelanggaran hukum terhadap ABK Indonesia di kapal Marshall Sirena berbendera Panama pada tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data wawancara dan studi kepustakaan, dan data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk uraian secara sistematis dan analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengaturan perlindungan Anak Buah Kapal (ABK) di kapal asing telah diatur dalam The 1982 United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) yang merupakan perwujudan dari usaha masyarakat internasional untuk mengatur masalah kelautan, meskipun tidak mengatur secara rinci tentang keselamatan dan keamanan ABK. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan tanggung jawab dari negara bendera, khususnya Pasal 94 UNCLOS 1982 tentang kewajiban dari negara bendera dalam pengawasan atas kapal yang mengibarkan benderanya. Selain itu perlindungan ABK diatur dalam Maritime Labour Convention (MLC) 2006 yang mencakup mengenai hak, prinsip, dan kewajiban-kewajiban dasar negara anggota International Labour Organization (ILO) yang telah meratifikasi MLC 2006. Kemudian aspek pelanggaran dilakukan oleh perusahaan kapal pesiar Marshall Sirena berbendera Panama melanggar ketentuan Pasal 4 pada MLC 2006 berupa diskriminasi dalam pembayaran upah ABK Indonesia jauh lebih kecil dibandingkan dengan upah yang diberikan kepada ABK dari negara Panama, dan diskriminasi waktu terhadap ABK Indonesia yaitu jam kerja tidak sesuai dengan perjanjian kerja hanya memperbolehkan waktu istirahat selama 5 jam.
Ship Crews (ABK) are a group that is vulnerable to human rights violations. International law has regulated legal protection for crew members in the 2006 Maritime Labor Convention. However, human rights violations still occur in the form of discrimination in providing wages and working hours for Indonesian crew members. One of them is the case of violation of the rights of Indonesian crew members on the Panama-flagged Marshall Sirena Ship in 2021.
The purpose of this study was to find out the arrangements for the protection of crew members on foreign ships according to the Maritime Labor Convention and to analyze law violations against Indonesian crew members on the Panama-flagged Marshall Sirena ship in 2021. The method used in this research is normative juridical, descriptive research specifications, data collection techniques interviews and literature studies, and the data collected is then presented in the form of a systematic description and qualitative analysis.
Based on the research results it is known that the arrangements for the protection of Ship Crews (ABK) on foreign ships have been regulated in The 1982 United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) which is a manifestation of the international community's efforts to regulate maritime issues, although it does not regulate in detail about the safety and security of the crew. This can be related to the responsibility of the flag state, in particular Article 94 UNCLOS 1982 concerning the obligation of the flag state to supervise ships flying its flag. In addition, the protection of crew members is regulated in the 2006 Maritime Labor Convention (MLC) which covers the basic rights, principles and obligations of member countries of the International Labor Organization (ILO) which have ratified the 2006 MLC. Then aspects of the violation were committed by the Marshall Sirena cruise ship with the flag Panama violated the provisions of Article 4 of the 2006 MLC in the form of discrimination in the payment of wages for Indonesian crew members which was far less than the wages given to crew members from the country of Panama, and time discrimination against Indonesian crew members, namely working hours not in accordance with work agreements only allowing 5 hours of rest time.
3544938610E1A015048ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM
(Studi Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk dalam Tindak Pidana Dengan Sengaja Melakukan Kekerasan Memaksa Persetubuhan Yang Dilakukan Oleh Anak)
Anak yang melakukan tindak pidana dalam konteks hukum positif yang berlaku di Indonesia tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pembuktian dan pertimbangan hukum hakim pada Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk tentang tindak pidana dengan sengaja melakukan kekerasan memaksa persetubuhan yang dilakukan oleh anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan spesifikasi penelitian preskriptif.. Jenis dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan bahan hukum dengan studi kepustakaan. Metode penyajian bahan hukum dengan teks naratif. Metode analisis bahan hukum dengan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pembuktian dalam Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk yang digunakan oleh hakim berupa keterangan saksi, keterangan ahli dan surat yang telah memenuhi prinsip pembuktian negatief wettelijk bewijstheorie, dimana alat bukti yang diajukan telah memenuhi prinsip minimal pembuktian dan membuat keyakinan hakim bahwa Terdakwa anak telah melakukan tindak pidana persetubuhan menggunakan kekerasan. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana pada Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk dalam tindak pidana dengan sengaja melakukan kekerasan memaksa persetubuhan yang dilakukan oleh anak yaitu perbuatan Terdakwa telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang sudah sesuai sehingga Majelis Hakim dalam putusan menyatakan bahwa Terdakwa anak mampu bertanggungjawab dan menjatuhkan hukuman selama 6 (enam) tahun dan pelatihan kerja selama 6 (enam) bulan.Children who commit crimes in the context of positive law in for ce in Indonesia must still be held accountable for their actions. This study aims to find out the evidence and legal considerations of judges in the Tanjung Karang District Court Decision Number 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk regarding the crime of deliberately committing violent forced intercourse by a child. This study uses a normative juridical approach and prescriptive research specifications. Types and sources of data using secondary data. Methods of collecting legal materials with library research. The method of presenting legal materials with narrative text. Legal material analysis method with qualitative analysis. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the settlement in the Tanjung Karang District Court Decision Number 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk used by the judge is in the form of witness statements, expert statements and letters that have fulfilled the principle of negative proof wettelijk bewijstheorie , where the evidence submitted has met the minimum principle of proof and made the judge believe that the child defendant has committed the crime of intercourse using violence. The basis for the judge's legal considerations in imposing a crime on the Tanjung Karang District Court Decision Number 12/Pid.Sus.Anak/2018/PN.Tjk in the criminal act of deliberately committing forced intercourse by a child, namely the act of the Defendant having fulfilled the elements of a crime in Article 81 paragraph (1) of Law No. 17 of 2016 concerning Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law No. 1 of 2016 concerning the Second Amendment to Law no. 23 of 2002 concerning Child Protection to become a Law is appropriate so that the Panel of Judges in their decision stated that the Child Defendant was capable of being responsible and sentenced him to 6 (six) years of imprisonment and 6 (six) months of job training.
3545043994D1A020103PENERAPAN KOREKSI DELTA PRODUKSI SUSU KAMBING PERAH DALAM RECORDING MENGGUNAKAN WEBSITE GOAT MILK MONITORINGPenelitian bertujuan untuk pemantauan produksi susu pada kambing perah. melalui Website Goat Milk Monitoring dalam upaya membantu peternak memantau produksi susu berdasarkan penyesuaian dengan koreksi delta. Materi yang digunakan berupa catatan produksi susu periode laktasi ke-2 dan 3 dari F2 kambing sapera. Penelitian ini menggunakan metode survei dan data dianalisis secara deskriptif. Untuk menentukan nilai delta produksi susu, diperlukan peubah data spesifik produksi susu awal laktasi, produksi susu puncak laktasi, lama periode puncak laktasi, produksi susu akhir laktasi, dan panjang masa akhir laktasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai delta produksi susu mengalami peningkatan menuju puncak laktasi pada hari ke-60 setelah melahirkan, dengan nilai sebesar 37,5, mengindikasikan peningkatan harian dalam produksi susu. Sementara itu, penurunan nilai delta pada akhir laktasi (hari ke-279 setelah melahirkan) sebesar -11,46 menandakan penurunan harian produksi susu. Disimpulkan bahwa, koreksi delta produksi susu memberikan gambaran yang penting bagi peternak dalam memantau dan mengevaluasi kinerja produksi susu, memungkinkan pengidentifikasian potensi masalah serta perencanaan yang lebih baik dalam manajemen peternakan.The research aims to monitor milk production in dairy goats through the Goat Milk Monitoring website, aiming to assist farmers in monitoring milk production based on adjustments with delta corrections. The material used consists of records of milk production from the 2nd and 3rd lactation periods of F2 Sapera goats. This research employs survey methods, and the data are analyzed descriptively. To determine the value of milk production delta, specific data variables such as initial lactation milk production, peak lactation milk production, peak lactation period length, final lactation milk production, and end lactation period length are required. The research results indicate that the value of milk production delta increases towards the lactation peak on day 60 after birth, with a value of 37.5, indicating daily milk production increase. Meanwhile, the decrease in delta value at the end of lactation (day 279 after birth) of -11.46 signifies a daily decrease in milk production. It is concluded that delta milk production correction provides essential insights for farmers to monitor and evaluate milk production performance, enabling the identification of potential issues and better planning in farm management.
3545143995D1A020041The Relationship Between Chest Circumference (CC) and Body Length (BL) to Body Weight and
Daily Gain of Crossbreed Dorper Sheep
This research aimed to determine the relationship between chest circumference, body length, body weight and
daily gain in Crossbreed Dorper sheep. The samples used were 15 male F1 Dorper sheep and 15 female F1
Dorper sheep, aged 3.5 – 4 months, with an average weight of 30.88 ±0.847kg. The survey study was conducted
using a random sampling method. The variables measured were chest circumference, body length, weight, and
daily gain. The results of the study show that: (1) the regression equation for chest circumference on body weight
Y = 0.77+0.64 CC for Rams and Y = 2.35+0.57 CC for Ewes, (2) the regression equation for body length on
body weight Y = -30.27+1.12 BL for rams and Y = -16.59+0.80 BL for ewes, (3) multiple regression equation of
chest circumference and body length on body weight Y = 7, 94+ 0.75 CC - 0.21 BL for rams and Y = -
4.47+0.45 CC+0.22 CC for ewes. The correlation coefficient (r) is close to +1.0, indicating that the relationship
between the two variables is powerful and positive. It was concluded that the chest circumference and body
length have a solid positive relationship with body weight. The body weight of Crossbreed Dorper sheep can be
predicted accurately using chest circumference and body length. However, the daily gain of Crossbreed Dorper
sheep cannot be estimated using chest circumference and body length because the coefficient of determination is
low.
This research aimed to determine the relationship between chest circumference, body length, body weight and
daily gain in Crossbreed Dorper sheep. The samples used were 15 male F1 Dorper sheep and 15 female F1
Dorper sheep, aged 3.5 – 4 months, with an average weight of 30.88 ±0.847kg. The survey study was conducted
using a random sampling method. The variables measured were chest circumference, body length, weight, and
daily gain. The results of the study show that: (1) the regression equation for chest circumference on body weight
Y = 0.77+0.64 CC for Rams and Y = 2.35+0.57 CC for Ewes, (2) the regression equation for body length on
body weight Y = -30.27+1.12 BL for rams and Y = -16.59+0.80 BL for ewes, (3) multiple regression equation of
chest circumference and body length on body weight Y = 7, 94+ 0.75 CC - 0.21 BL for rams and Y = -
4.47+0.45 CC+0.22 CC for ewes. The correlation coefficient (r) is close to +1.0, indicating that the relationship
between the two variables is powerful and positive. It was concluded that the chest circumference and body
length have a solid positive relationship with body weight. The body weight of Crossbreed Dorper sheep can be
predicted accurately using chest circumference and body length. However, the daily gain of Crossbreed Dorper
sheep cannot be estimated using chest circumference and body length because the coefficient of determination is
low.
3545238633F1C018064Perbandingan Tingkat Penetrasi Sosial Dalam Komunikasi Online dan Offline Peserta Studi Independen Karier.muPada dasarnya, setiap orang yang berinteraksi akan melakukan proses pengembangan hubungan (penetrasi sosial) dengan orang lain melalui beberapa tahap. Tidak hanya melalui komunikasi secara offline atau tatap muka, setiap orang juga dapat melakukan proses penetrasi sosial melalui online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada ketiga tahap penetrasi sosial yang terjadi antara komunikasi online dan offline. Dengan nilai signifikansi pada tahap orientasi sebesar 0,287 > 0,005, pada tahap pertukaran penjajakan afektif didapatkan 0,016 > 0,005, dan pada tahap pertukaran afektif 0,149 > 0,005. Di sisi lain, terdapat perbedaan yang signifikan pada penetrasi sosial yang dilakukan melalui online dan offline pada tahap stabil, dengan nilai 0,000 < 0,005. Dengan hasil tersebut, memiliki arti bahwasanya peserta studi independen Karier.mu dapat melakukan penetrasi sosial dengan baik melalui online maupun offline pada tahap orientasi, pertukaran penjajakan afektif, dan pertukaran afektif. Akan tetapi, pada tahap stabil dimana tingkat hubungan mencapai keintiman tertinggi, hanya dapat dilakukan melalui offline.Pada dasarnya, setiap orang yang berinteraksi akan melakukan proses pengembangan hubungan (penetrasi sosial) dengan orang lain melalui beberapa tahap. Tidak hanya melalui komunikasi secara offline atau tatap muka, setiap orang juga dapat melakukan proses penetrasi sosial melalui online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada ketiga tahap penetrasi sosial yang terjadi antara komunikasi online dan offline. Dengan nilai signifikansi pada tahap orientasi sebesar 0,287 > 0,005, pada tahap pertukaran penjajakan afektif didapatkan 0,016 > 0,005, dan pada tahap pertukaran afektif 0,149 > 0,005. Di sisi lain, terdapat perbedaan yang signifikan pada penetrasi sosial yang dilakukan melalui online dan offline pada tahap stabil, dengan nilai 0,000 < 0,005. Dengan hasil tersebut, memiliki arti bahwasanya peserta studi independen Karier.mu dapat melakukan penetrasi sosial dengan baik melalui online maupun offline pada tahap orientasi, pertukaran penjajakan afektif, dan pertukaran afektif. Akan tetapi, pada tahap stabil dimana tingkat hubungan mencapai keintiman tertinggi, hanya dapat dilakukan melalui offline.
Abstract
Basically, everyone who interacts will carry out a process of developing relationships (social penetration) with others through several stages. Not only through offline or face-to-face communication, but everyone can also carry out the process of social penetration through online. The results showed that there was no significant difference in the three stages of social penetration that occurred between online and offline communication. With a significance value at the orientation stage of 0.287> 0.005, at the affective exploration exchange stage obtained 0.016> 0.005, and at the affective exchange stage 0.149> 0.005. On the other hand, there is a significant difference in social penetration carried out through online and offline at the stable stage, with a value of 0.000 < 0.005. With these results, it means that Karier.mu independent study participants can perform social penetration well through online and offline at the orientation, affective exploratory exchange, and affective exchange stages. However, at the stable stage where the relationship level reaches the highest intimacy, it can only be done through offline.
3545338611E1A115108KEKUATAN ALAT BUKTI AHLI FORENSIK DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA
(Studi Putusan Nomor: 7/Pid.B/2020/PN Bms)
Pembuktian dalam proses pemeriksaan di persidangan mempunyai kedudukan yang penting untuk menentukan seorang terdakwa dijatuhi suatu pidana. Pembuktian berpedoman pada Pasal 184 KUHAP. Pasal 1 butir 28 KUHAP menjelaskan, bahwa yang dimaksud dengan keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembuktian dan pertimbangan hukum hakim pada Putusan Nomor: 7/Pid.B/2020/PN Bms tentang tindak pidana dengan sengaja melakukan tindakan pembunuhan berencana yang dilakukan oleh keluarga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian perspektif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Dasar pertimbangan hukum hakim yang menyatakan bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama pada putusan Nomor: 7/Pid.B/2020/PN Bms yang digunakan oleh hakim berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat dan keterangan terdakwa yang telah memenuhi prinsip pembuktian negatief wettelijk bewijstheorie, dimana alat bukti yang diajukan telah memenuhi prinsip pembuktian dan membuat keyakinan hakim bahwa Terdakwa telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Dengan penjatuhan putusan hakim yaitu sekurang-kurangnya 2 (dua) alat bukti yang menimbulkan keyakinan hakim sesuai dengan Pasal 183 KUHAP.Evidence in the examination process at trial has an important position in determining whether a defendant is sentenced to a crime. The proof is guided by Article 184 of the Criminal Procedure Code. Article 1 point 28 of the Criminal Procedure Code explains that what is meant by expert testimony is information given by someone who has special expertise on matters needed to shed light on a criminal case for the purposes of examination. This study aims to find out the evidence and legal considerations of judges in Decision Number: 7/Pid.B/2020/PN Bms regarding the crime of deliberately committing premeditated murder committed by a family. This study uses a normative juridical approach with perspective research specifications. Source of data in this study using secondary data. The data collection method was carried out by means of a literature study. The data obtained were then analyzed using qualitative normative methods. The basis for the judge's legal considerations which stated that the defendant was guilty of committing the crime of premeditated murder which was carried out jointly in decision Number: 7/Pid.B/2020/PN Bms which was used by the judge in the form of witness statements, expert statements, letters and statements of the defendant who had fulfilled the principle of proof is negative wettelijk bewijstheorie, where the evidence submitted has fulfilled the principle of proof and made the judge believe that the defendant had committed the crime of premeditated murder. With the imposition of a judge's decision, namely at least 2 (two) pieces of evidence that give rise to a judge's conviction in accordance with Article 183 of the Criminal Procedure Code.
3545439018A1D017208PENGARUH RESIDU PUPUK NZEO-SRPLUS TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH, SERAPAN N DAN Si TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA TANAH ENTISOLPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh residu macam komposisi pupuk NZeo-SR Plus terhadap sifat kimia tanah, serapan N, serapan Si dan pertumbuhan tanaman padi pada tanah entisol , 2) Mengetahui pengaruh residu coating pupuk NZeo-SR Plus terhadap sifat kimia tanah, serapan N, serapan Si dan pertumbuhan tanaman padi pada tanah entisol, 3) Mengetahui pengaruh interaksi antara residu macam komposisi pupuk NZeo-SR Plus dengan residu coating pupuk NZeo-SR Plus terhadap sifat kimia tanah, serapan N, serapan Si dan pertumbuhan tanaman padi pada tanah entisol. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, dan screen house Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dari bulan April 2021 sampai dengan September 2021. Penelitian merupakan percobaan pot menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah macam komposisi pupuk NZEO-SR Plus terdiri atas 6 macam, dan faktor kedua adalah coating asam humat dan nano zeolite terdiri atas 2 macam, sehingga terdapat 12 perlakuan dan dilakukan 3 kali ulangan sehingga total terdapat 36 pot percobaan. Variabel pengamatan meliputi N-Total, N-Tersedia, Si-Tersedia, KTK, pH (H2O), DHL, tinggi tanaman, jumlah anakan tanaman, serapan N tanaman, dan serapan Si tanaman. Hasil penelitian menunjukan residu komposisi pupuk NZEO-SR Plus berpengaruh nyata terhadap N-total, N-tersedia, jumlah anakan dan tinggi tanaman, sedangkan residu coating dan interaksi antara residu coating dan residu komposisi pupuk tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel.The purposes of this research is 1) determine the effect of residues of various NZeo-SR Plus fertilizer compositions on the chemical properties, N uptake, Si uptake and growth of rice plants on entisol soil, 2) determine the effect of coating residues of NZEO-SR Plus fertilizer on the chemical properties, N uptake, Si uptake plants and growth of rice plants on entisol soil, 3) determine the effect of interaction between residues of various NZeo-SR Plus fertilizer compositions with coating residues of NZEO-SR Plus fertilizer on the chemical properties, N uptake, Si uptake and growth of rice plants on entisol soil. This research was conducted at the Laboratory of Soil Science, Faculty of Agriculture, and the screen house of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from April 2021 to September 2021. The research was a pot experiment using a Completely Randomized Block Design (RAKL) with two factors and three replications. The first factor was the composition of the NZEO-SR Plus fertilizer consisting of 6 types, and the second factor was the humic acid coating and nano zeolite consisting of 2 types, so there were 12 treatments and 3 replications were carried out so that there were a total of 36 experimental pots. The observed variables included N-Total, N-Available, Si-Available, CEC, pH (H2O), DHL, plant height, number of tillers, plant N uptake, and plant Si uptake. The results showed that the composition residues of NZEO-SR Plus fertilizer had a significant effect on total N, available N, number of tillers and plant height, while coating residues and interactions between coating residues and fertilizer composition residues had no significant effect on all variables.
3545544633A1F020075KARAKTERISTIK EKSTRAKSI FIKOBILIPROTEIN RUMPUT LAUT JENIS Gracilaria verrucosa BERDASARKAN JENIS PELARUT DAN WAKTU EKSTRAKSI MENGGUNAKAN METODE GELOMBANG ULTRASONIKRumput laut mengandung pigmen yang dapat digunakan sebagai pangan fungsional. Salah satu jenis rumput laut yang cukup melimpah dilaut Indonesia adalah Gracilaria verrucosa (G. verrucosa). Rumput laut G. verrucosa termasuk golongan alga merah. Salah satu senyawa yang terdapat dalam alga merah yaitu fikobiliprotein. Untuk meningkatkan fleksibilitas pemanfaatan, fikobiliprotein perlu di ekstrak keluar dari dalam sel rumput laut. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode ekstraksi menggunakan gelombang ultrasonik. Lama waktu ekstraksi dan penggunaan jenis pelarut merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi sehingga perlu diteliti lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pigmen yang dihasilkan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi jenis pelarut dan variasi waktu esktraski yang tepat serta menentukan kombinasi perlakuan terbaik antara variasi jenis pelarut dan waktu ekstraksi terhadap sifat fisikokimia hasil ekstraksi fikobiliprotein rumput laut.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang diteliti meliputi jenis pelarut yaitu Akuades (P1), CaCl 1% (P2), Buffer fosfat pH 7 (P3), serta waktu ekstraksi yaitu 30 menit (L1), 40 menit (L2), 50 menit (L3). Variabel yang diamati berupa kandungan fikobiliprotein, total antosianin, intensitas warna, kadar protein, dan kadar antioksidan. Data variabel di analisis menggunakan ANOVA dan dilanjut menggunakan DMRT dengan taraf 5%.
Hasil penelitian ini diperoleh jenis pelarut yang tepat terhadap karakteristik ekstraksi fikobiliprotein adalah akuades dengan nilai rata-rata 26,639 mg/100g. Waktu yang tepat terhadap karakteristik hasil ekstraksi fikobiliprotein pada penelitian ini adalah 40 menit dengan nilai rata-rata 25,488 mg/100g. Kombinasi perlakuan terbaik antara variasi jenis pelarut dan waktu ekstraksi terhadap sifat fisikokimia hasil ekstraksi fikobiliprotein rumput laut adalah perlakuan P1L2 (Akuades, 40 menit), kemudian dari hasil perlakuan terbaik dilakukan uji antioksidan. Kadar antioksidan yang dihasilkan pada penelitian ini sebesar 1,58%.
Seaweed contains pigments that can be used as functional food. One type of seaweed that is quite abundant in the Indonesian sea is Gracilaria verrucosa (G. verrucosa). G. verrucosa seaweed belongs to the red algae group. One of the compounds contained in red algae is ficobiliprotein. To increase the flexibility of utilization, fikobiliprotein needs to be extracted out of the seaweed cells. The extraction method used is the ultrasonic wave extraction method. The length of extraction time and the use of solvent type is one of the factors that affect the extraction process so that it needs to be studied further to improve the quality and quantity of pigments produced. The purpose of this study was to determine the effect of solvent type variation and extraction time variation and to determine the best treatment combination between solvent type variation and extraction time on the physicochemical properties of seaweed ficobiliprotein extraction results.
This study used a completely randomized design (CRD). The factors studied included the type of solvent, namely distilled water (P1), 1% CaCl (P2), phosphate buffer pH 7 (P3), and extraction time, namely 30 minutes (L1), 40 minutes (L2), 50 minutes (L3). Variables observed were phycobiliprotein content, total anthocyanins, color intensity, protein content, and antioxidant content. Variable data were analyzed using ANOVA and continued using DMRT at the 5% level.
The results of this study obtained the right type of solvent for the characteristics of ficobiliprotein extraction is distilled water with an average value of 26.639 mg/100g. The right time for the characteristics of ficobiliprotein extraction results in this study is 40 minutes with an average value of 25.488 mg/100g. The best treatment combination between variations in solvent type and extraction time on the physicochemical properties of seaweed ficobiliprotein extraction results is treatment P1L2 (distilled water, 40 minutes), then from the best treatment results conducted antioxidant test. Antioxidant levels produced in this study amounted to 1.58%.
3545644902H1B020029Potensi Ketersediaan Air Dengan Memperhitungkan Perubahan Iklim Pada Daerah Aliran Sungai Cisanggarung Menggunakan Program HEC-HMSDalam beberapa tahun terakhir, isu perubahan iklim telah menjadi perhatian dunia. Perubahan iklim salah satunya ditandai dengan adanyaperubahan curah hujan. Dampak dari adanya perubahan iklim adalah terancamnya potensi ketersediaan air di daerah aliran sungai, termasuk DAS Cisanggarung. DAS Cisanggarung merupakan salah satu DAS yang berada dalam wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung. Oleh karenanya, maka diperlukan adanya analisis mengenai dampak perubahan iklim di DAS Cisanggarung. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mensimulasikan perubahan iklim menggunakan pendekatan scenario-neutral. Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui pemodelan hidrologi pada DAS Cisanggarung dengan menggunakan software HEC-HMS; (ii) untuk mengetahui tahapan dalam melakukan skenario perubahaan iklim menggunakan pendekatan scenario-neutral; (iii) untuk mengetahui potensi ketersediaan air dari debit hasil simulasi perubahan iklim; (iv) untuk mengetahui bagaimana sensitivitas DAS Cisanggarung akibat adanya skenario perubahan iklim.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder. Data yang digunakan adalah data geospasial DAS Cisanggarung, data curah hujan observasi, data debit terukur, dan data evapotraanspirasi aktual. Pemodelan hidrologi dilakukan menggunakan software HEC-HMS dengan metode simulasi yang dipilih adalah simple canopy, simple sirface, soil moisture accounting, clark unit hydrograph, recession baseflow, dan muskingum routing. Serta pendekatan ¬scenario-neutral dilakukan menggunakan program RStudio.
Hasil dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil pemodelan hidrologi DAS Cisanggarung dengan nilai percent bias -11,61% dan nash-sutcliffe 0,333. Dalam skenario perubahan iklim menggunakan data curah hujan, didapatkan skenario curah hujan sebanyak 130 simulasi. Hasil analisis sensitivitas DAS menunjukan bulan yang memiliki ketersediaan air yang tinggi terjadi pada rentang bulan November – April, sedangkan bulan yang berpotensi terjadi kekeringan ada pada rentang bulan Mei – Oktober.
In recent years, the issue of climate change has received world attention. One of the ways climate change is characterized by changes in rainfall. The impact of climate change is the threat to the potential availability of water in river basins, including the Cisanggarung watershed. The Cisanggarung Watershed is one of the watersheds within the working area of the Cimanuk-Cisanggarung River Basin Center. Therefore, it is necessary to conduct an analysis of the impact of climate change on the Cisanggarung watershed. The analysis carried out in this research was to simulate climate change using an approach scenario-neutral. The aim of this research is (i) to determine hydrological modeling in the Cisanggarung watershed using software HEC-HMS; (ii) to find out the stages in carrying out climate change scenarios using the approach scenario-neutral; (iii) to determine the potential for water availability from discharge resulting from climate change simulations; (iv) to find out how sensitive the Cisanggarung watershed is due to climate change scenarios.
This research was conducted using quantitative research methods using secondary data. The data used are geospatial data for the Cisanggarung watershed, observed rainfall data, measured discharge data and actual evapotranspiration data. Hydrological modeling is carried out using software HEC-HMS with the chosen simulation method is simple canopy, simple surface, soil moisture accounting, clark unit hydrograph, recession baseflow, and muskingum routing. As well as approach¬scenario-neutral carried out using the RStudio program.
The result of this research is to obtain hydrological modeling results for the Cisanggarung watershed with values percent bias -11,61% and nash-sutcliffe 0.333. In the climate change scenario using rainfall data, 130 simulations of rainfall scenarios were obtained. The results of the watershed sensitivity analysis show that months with high water availability occur in the range of November – April, while months with the potential for drought are in the range of May – October.
3545738613B1A018130Induksi Pembungaan Zinnia elegans Melalui Aplikasi
Paklobutrazol dan GA3
Z. elegans memiliki bentuk dan warna bunga yang sangat beragam, serta memiliki masa kesegaran bunga yang panjang sehingga cocok dijadikan sebagai tanaman hias pot. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh interaksi paklobutrazol dan GA3 terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman Z. elegans serta menentukan konsentrasi paklobutrazol dan GA3 yang tepat untuk pertumbuhan dan pembungaan tanaman Z. elegans. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi pakloburtazol 4 taraf yaitu P0: 0 ppm, P1: 75 ppm, P2: 150 ppm, dan P3: 300 ppm. Faktor kedua yaitu konsentrasi GA3 4 taraf yaitu G0: 0 ppm, G1: 125 ppm, G2: 250 ppm, dan G3: 500 ppm. Kedua faktor dikombinasikan hingga diperoleh 16 perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 4 kali ulangan sehingga didapatkan 64 satuan percobaan. Variabel bebasnya adalah kosentrasi paklobutrazol dan GA3, sedangkan variabel terikatnya adalah pertumbuhan dan pembungaan tanaman Z. elegans. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, waktu muncul bunga, jumlah bunga, diameter bunga, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, dan jumlah akar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analisis Ragam (Anova), dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi yang nyata terhadap tanaman Z. elegans antara pemberian paklobutrazol dan GA3 untuk parameter yang diamati. Aplikasi paklobutrazol pada konsentrasi 300 ppm paling menekan tinggi tanaman, sedangkan GA3 pada konsentrasi 500 ppm paling mempercepat waktu muncul bunga.Z. elegans has a very diverse of flower shapes and color, and has a long flower freshness period, making it suitable as an ornamental plant pot. The aim of this study was to determine the effect of the interaction of paclobutrazol and GA3 on the growth and flowering of Z. elegans plants and to determine the appropriate concentrations of paclobutrazol and GA3 for the growth and flowering of Z. elegans plants. The research method used was a completely randomized design (CRD) with a factorial pattern. The first factor was the concentration of pacloburtazol 4 levels, namely P0: 0 ppm, P1: 75 ppm, P2: 150 ppm, and P3: 300 ppm. The second factor was the concentration of GA3 4 levels, namely G0: 0 ppm, G1: 125 ppm, G2: 250 ppm, and G3: 500 ppm. Both factors combined to obtain 16 treatments. Each treatment series was repeated 4 times to obtain 64 experimental units. The independent variables were the concentrations of paclobutrazol and GA3, while the dependent variables were the growth and flowering of Z. elegans. Parameters observed were plant height, time of flower emergence, number of flowers, flower diameter, plant fresh weight, plant dry weight, and number of roots. Data were analyzed using Analysis of Variety (Anova), and continued with the Least Significant Difference (LSD) test 5%. The results showed that there was no significant interaction effect on Z. elegans plants between the application of paclobutrazol and GA3 for ingested parameters. Application of paclobutrazol at a concentration of 300 ppm reduced plant height the most, while GA3 at a concentration of 500 ppm accelerated the time of flower appearance the most.
3545838614C1H019008THE EFFECT OF SALES GROWTH & CAPITAL INTENSITY ON PROFITABILITY WITH LEVERAGE AS MEDIATORPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Sales Growth dan Capital Intensity terhadap Profitabilitas (ROA) dengan Leverage sebagai mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 41 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan yaitu tahun 2019 hingga 2020. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) - PLS (Partial Least Square) menunjukkan bahwa: (1) Sales Growth tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas, (2) Sales Growth berpengaruh positif terhadap Leverage, (3) Capital Intensity berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas (ROA), (4) Leverage berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas (ROA), (5) Leverage mampu memediasi antara Sales Growth dan Profitabilitas (ROA). Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di bursa efek Indonesia harus menghindari penggunaan utang untuk meningkatkan penjualan karena hal itu dapat menyebabkan penurunan keuntungan yang diperoleh.This study aims to find out how big the Sales Growth and Capital Intensity to profitability (ROA) with Leverage as mediation. The population in this study are 41 manfacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange which the observation period, namely 2019 to 2020. Based on the results of research and data analysis using SEM (Structural Equation Modeling) - PLS (Partial Least Square) shows that: (1) Sales Growth does not have a significant effect on Profitability, (2) Sales Growth has a positive effect on Leverage, (3) Capital Intensity has negative effect on Profitabilitas (ROA), (4) Leverage has negative effect on Profitabilitas (ROA), (5) Leverage can mediate the influence of Sales Growth on Profitability (ROA). The implication of the results of this study is manufacturing companies on the Indonesian stock exchange should avoid using debt to increase sales because doing so can lead to a decrease in profits.
3545938615C1A015118PENGARUH INVESTASI PMDN, UPAH DAN PDRB TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI JAWA TENGAHPenelitian ini berjudul “Pengaruh Investasi PMDN, Upah Dan PDRB Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Tengah”. Tujuan penelitian yaitu 1). Menganalisis pengaruh investasi PMDN, upah dan PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 – 2020. 2). Menganalisis pengaruh secara simultan investasi PMDN, upah dan PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 – 2020.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Data pada penelitian ini menggunakan data panel berjumlah 105 data yang terdiri dari 35 Kabupaten/Kota dari tahun 2018, 2019 dan 2020 di Provinsi Jawa Tengah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel investasi PMDN menunjukan pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 – 2020. Variabel upah menunjukan pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 – 2020. Variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menunjukan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 – 2020. Variabel investasi PMDN, upah dan PDRB secara bersama – sama tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 – 2020.
Implikasi pada penelitian ini yaitu pemerintah daerah hendaknya lebih banyak mendorong investasi untuk realisasi proyek pada padat karya tidak hanya padat modal, sehingga upaya untuk meningkatkan tenaga kerja dapat terserap dapat terealisaikan dengan baik yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
This research is entitled "The Effect of Domestic Investment, Wages and GRDP on Labor Absorption in Central Java Province". The research objectives are 1). Analyzing the effect of domestic investment, wages and GRDP on labor absorption in Central Java Province in 2018-2020. 2). Analyzing the simultaneous effect of PMDN investment, wages and GRDP on employment in Central Java Province 2018-2020.
This research is a type of quantitative research using secondary data. The analysis technique used is multiple linear regression. The data in this study used panel data totaling 105 data consisting of 35 districts / cities from 2018, 2019 and 2020 in Central Java Province.
The results showed that the domestic investment variable showed a positive and insignificant effect on employment in Central Java Province in 2018-2020. The wage variable shows a positive and insignificant effect on employment in Central Java Province in 2018-2020. The Gross Regional Domestic Product (GRDP) variable shows a negative and insignificant effect on employment in Central Java Province in 2018-2020. The domestic investment variable, wages and GRDP together do not have a significant influence on employment in Central Java Province in 2018-2020.
The implication of this research is that local governments should encourage more investment for the realization of labor-intensive projects, not only capital-intensive, so that efforts to increase labor can be absorbed properly which can spur regional economic growth.
3546038616J0A019032Translating "Something To Worry About" (A Short Story By Pelham Greenville Wodehouse).Judul laporan praktik kerja ini berjudul “Translating “Something To Worry About” (A Short Story By Pelham Grenville Wodehouse)”. Praktik kerja ini dilakukan secara mandiri dan dilaksanakan selama 4 minggu pada tanggal 07 Juni 2022 – 03 Agustus 2022. Terdapat empat tujuan yang digunakan dalam praktik kerja ini yaitu menerjemahkan cerita pendek Something To Worry About karya Pelham Grenville Wodehouse dari Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia, menjelaskan proses, teknik penerjemahan, serta menjelaskan kendala dan solusi dalam menerjemahkan cerita tersebut dengan baik.
Terdapat tiga langkah yang digunakan penulis dalam menerjemahkan cerita pendek tersebut. Langkah-langkah tersebut meliputi menganalisis teks dalam bahasa sumber, mentransfer teks dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran, dan merestrukturisasi hasil terjemahan yang ada dalam bahasa sasaran. Selain itu, penulis juga mengumpulkan data yang terkait dengan konteks dalam menjalankan proses penerjemahan dengan mencari informasi melalui karya tulis ilmiah.
Dalam pelaksanaan kerja praktek tersebut, terdapat kendala yang penulis hadapi dalam menerjemahkan cerita pendek tersebut. Hal tersebut diantaranya yaitu karena pengetahuan yang terbatas akan bahasa sumber, sehingga masih terdapat beberapa hasil terjemahan yang kurang akurat. Disana juga terdapat beberapa kata yang masih terdengar asing bagi penulis. Selain itu, juga terdapat kesulitan dalam memilih diksi yang benar dan tepat yang sesuai dengan bahasa sumber untuk diterapkan dalam bahasa sasaran.
Oleh karena itu, dalam mengatasi kendala tersebut penulis mencoba mencari makna dari kata-kata yang belum dimengerti tersebut dengan bantuan kamus fisik dan juga kamus elektronik di internet. Hal lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mencari informasi dengan melakukan literasi melalui karya tulis ilmiah dan sumber lainnya untuk mendapatkan hasil terjemahan yang baik dan benar, membaca hasil terjemahan secara lisan agar terkesan tidak terdengar kaku, menerapkan teknik penerjemahan, serta memilih diksi yang tepat yang dapat digunakan dalam proses penerjemahan.
The title of this job training report is entitled “Translating “Something To Worry About” (A Short Story By Pelham Grenville Wodehouse)”. The job training was conducted as self internship and done for 4 weeks on 07 June 2022 – 03 August 2022. There are four purposes used in this job training such as translating a short story Something To Worry About by Pelham Grenville Wodehouse from English into Indonesian, explaining the translation processes, explaining the translation techniques, and also explaining the obstacles and solutions in translating the story as well.
There are three steps that is used in translating the short story. They are analyzing the text in the source language, transfering the text from the source language into the target language, and restructuring the translation result in the target language. In addition, the writer are also collecting data related to the content in carrying the translation process by looking for information through the scientific writings.
In the implementation of the job training, there are obstacles faced by the writer in translating the short story. They are such as, the limited knowledge of the source language well yet, so there is still some inaccurate translation result. The writer also found some words that still sounded unfamiliar to the writer, the difficulity in choosing the right and proper diction that is appropriate to the source language to be applied in the target language.
Therefore, in overcoming these obstacles the things to do is found the meaning of the words that still not understand yet with the help of physical dictionaries and also electronic dictionaries in the internet. The other thing to do is by looking for information by doing literacy and the other sources through scientific writings to get proper and better translation result, reading the translation result orally so it does not sound stiff, applying the translation techniques, and also choosing the right diction that can be used in the translation process.