Home
Login.
Artikelilmiahs
38611
Update
IVON RAHMA DESTIRA
NIM
Judul Artikel
KEKUATAN ALAT BUKTI AHLI FORENSIK DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA (Studi Putusan Nomor: 7/Pid.B/2020/PN Bms)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembuktian dalam proses pemeriksaan di persidangan mempunyai kedudukan yang penting untuk menentukan seorang terdakwa dijatuhi suatu pidana. Pembuktian berpedoman pada Pasal 184 KUHAP. Pasal 1 butir 28 KUHAP menjelaskan, bahwa yang dimaksud dengan keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembuktian dan pertimbangan hukum hakim pada Putusan Nomor: 7/Pid.B/2020/PN Bms tentang tindak pidana dengan sengaja melakukan tindakan pembunuhan berencana yang dilakukan oleh keluarga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian perspektif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Dasar pertimbangan hukum hakim yang menyatakan bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama pada putusan Nomor: 7/Pid.B/2020/PN Bms yang digunakan oleh hakim berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat dan keterangan terdakwa yang telah memenuhi prinsip pembuktian negatief wettelijk bewijstheorie, dimana alat bukti yang diajukan telah memenuhi prinsip pembuktian dan membuat keyakinan hakim bahwa Terdakwa telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Dengan penjatuhan putusan hakim yaitu sekurang-kurangnya 2 (dua) alat bukti yang menimbulkan keyakinan hakim sesuai dengan Pasal 183 KUHAP.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Evidence in the examination process at trial has an important position in determining whether a defendant is sentenced to a crime. The proof is guided by Article 184 of the Criminal Procedure Code. Article 1 point 28 of the Criminal Procedure Code explains that what is meant by expert testimony is information given by someone who has special expertise on matters needed to shed light on a criminal case for the purposes of examination. This study aims to find out the evidence and legal considerations of judges in Decision Number: 7/Pid.B/2020/PN Bms regarding the crime of deliberately committing premeditated murder committed by a family. This study uses a normative juridical approach with perspective research specifications. Source of data in this study using secondary data. The data collection method was carried out by means of a literature study. The data obtained were then analyzed using qualitative normative methods. The basis for the judge's legal considerations which stated that the defendant was guilty of committing the crime of premeditated murder which was carried out jointly in decision Number: 7/Pid.B/2020/PN Bms which was used by the judge in the form of witness statements, expert statements, letters and statements of the defendant who had fulfilled the principle of proof is negative wettelijk bewijstheorie, where the evidence submitted has fulfilled the principle of proof and made the judge believe that the defendant had committed the crime of premeditated murder. With the imposition of a judge's decision, namely at least 2 (two) pieces of evidence that give rise to a judge's conviction in accordance with Article 183 of the Criminal Procedure Code.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save