Home
Login.
Artikelilmiahs
38633
Update
WIDIA NOVIANTI
NIM
Judul Artikel
Perbandingan Tingkat Penetrasi Sosial Dalam Komunikasi Online dan Offline Peserta Studi Independen Karier.mu
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pada dasarnya, setiap orang yang berinteraksi akan melakukan proses pengembangan hubungan (penetrasi sosial) dengan orang lain melalui beberapa tahap. Tidak hanya melalui komunikasi secara offline atau tatap muka, setiap orang juga dapat melakukan proses penetrasi sosial melalui online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada ketiga tahap penetrasi sosial yang terjadi antara komunikasi online dan offline. Dengan nilai signifikansi pada tahap orientasi sebesar 0,287 > 0,005, pada tahap pertukaran penjajakan afektif didapatkan 0,016 > 0,005, dan pada tahap pertukaran afektif 0,149 > 0,005. Di sisi lain, terdapat perbedaan yang signifikan pada penetrasi sosial yang dilakukan melalui online dan offline pada tahap stabil, dengan nilai 0,000 < 0,005. Dengan hasil tersebut, memiliki arti bahwasanya peserta studi independen Karier.mu dapat melakukan penetrasi sosial dengan baik melalui online maupun offline pada tahap orientasi, pertukaran penjajakan afektif, dan pertukaran afektif. Akan tetapi, pada tahap stabil dimana tingkat hubungan mencapai keintiman tertinggi, hanya dapat dilakukan melalui offline.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pada dasarnya, setiap orang yang berinteraksi akan melakukan proses pengembangan hubungan (penetrasi sosial) dengan orang lain melalui beberapa tahap. Tidak hanya melalui komunikasi secara offline atau tatap muka, setiap orang juga dapat melakukan proses penetrasi sosial melalui online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada ketiga tahap penetrasi sosial yang terjadi antara komunikasi online dan offline. Dengan nilai signifikansi pada tahap orientasi sebesar 0,287 > 0,005, pada tahap pertukaran penjajakan afektif didapatkan 0,016 > 0,005, dan pada tahap pertukaran afektif 0,149 > 0,005. Di sisi lain, terdapat perbedaan yang signifikan pada penetrasi sosial yang dilakukan melalui online dan offline pada tahap stabil, dengan nilai 0,000 < 0,005. Dengan hasil tersebut, memiliki arti bahwasanya peserta studi independen Karier.mu dapat melakukan penetrasi sosial dengan baik melalui online maupun offline pada tahap orientasi, pertukaran penjajakan afektif, dan pertukaran afektif. Akan tetapi, pada tahap stabil dimana tingkat hubungan mencapai keintiman tertinggi, hanya dapat dilakukan melalui offline. Abstract Basically, everyone who interacts will carry out a process of developing relationships (social penetration) with others through several stages. Not only through offline or face-to-face communication, but everyone can also carry out the process of social penetration through online. The results showed that there was no significant difference in the three stages of social penetration that occurred between online and offline communication. With a significance value at the orientation stage of 0.287> 0.005, at the affective exploration exchange stage obtained 0.016> 0.005, and at the affective exchange stage 0.149> 0.005. On the other hand, there is a significant difference in social penetration carried out through online and offline at the stable stage, with a value of 0.000 < 0.005. With these results, it means that Karier.mu independent study participants can perform social penetration well through online and offline at the orientation, affective exploratory exchange, and affective exchange stages. However, at the stable stage where the relationship level reaches the highest intimacy, it can only be done through offline.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save