Artikelilmiahs
Menampilkan 34.861-34.880 dari 49.896 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 34861 | 38036 | J1D017028 | KESALAHAN PENGGUNAAN KONJUNGSI KOORDINATIF PADA 30 KARYA TERBAIK LOMBA MENULIS CERPEN TEMA “HARAPAN” TAHUN 2020 SIP PUBLISHING | Menulis cerpen merupakan salah satu kegiatan yang dilombahan. Tahun 2020 SIP Publishing mengadakan lomba menulis cerpen tema “Harapan”. Dari 1.016 naskah yang masuk, terpilihlah 30 karya terbaik. Di dalam 30 teks cerpen tersebut terlihat adanya penggunaan konjungsi koordinatif. Beberapa penggunaan konjungsi koordinatif pada karya tersebut masih ditemukan adanya kesalahan penggunaannya. Kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif dapat menimbulkan kesulitan pembaca dalam memahami ceritanya. Oleh karena itu, perlu adanya analisis penggunaan konjungsi koordinatif pada karya tersebut untuk mengevaluasi penggunaan konjungsi koordinatifnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan fokus penelitian pada penggunaan konjungsi koordinatif. Data penelitian ini berbentuk kalimat yang mengandung konjungsi koordinatif dalam 30 Karya Terbaik Lomba Menulis Cerpen Tema “Harapan” Tahun 2020 SIP Publishing. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yang berupa teks cerpen dari 30 Karya Terbaik Lomba Menulis Cerpen Tema “Harapan” Tahun 2020 SIP Publishing. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Metode analisis data menggunakan teori konjungsi koordinatif Abdul Chaer. Teknik penyimpulan data yang digunakan yaitu dengan teknik semi kuantitatif. Hasil penelitian ini terdapat 1.268 penggunaan konjungsi koordinatif. Dari 1.268 data, terdapat 277 kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif. Kesalahan penggunaan konjungsi yang paling banyak terdapat dalam bentuk konjungsi koordinatif penjumlahan yaitu sebanyak 57,04%. Bentuk penggunaan konjungsi koordinatif yang tidak terdapat kesalahan penggunaan yaitu konjungsi pembatasan dan penyamaan. | Writing short stories is one of the activities contested. In 2020 SIP Publishing held a short story writing competition with the theme "Harapan". Of the 1,016 manuscripts entered, 30 best works were selected. In the 30 short story texts, there is a use of coordinate conjunctions. Some uses of coordinate conjunctions in the work still found errors in their use. The incorrect use of coordinate conjunctions can create difficulties for the reader in understanding the story. Therefore, it is necessary to analyze the use of coordinate conjunctions in the work to evaluate the use of coordinate conjunctions. This research is a qualitative research with a research focus on the use of coordinate conjunctions. This research data is in the form of sentences containing coordinate conjunctions in the 30 Karya Terbaik Lomba Menulis Cerpen Tema “Harapan” Tahun 2020 SIP Publishing. The data source in this study is a primary data source in the form of short story texts from the 30 Karya Terbaik Lomba Menulis Cerpen Tema “Harapan” Tahun 2020 SIP Publishing. The data collection method uses the listen and record method. The data analysis method uses Abdul Chaer's theory of coordinate conjunctions. The data inference technique used is a semi-quantitative technique. The results of this study there were 1,268 uses of coordinate conjunctions. Of the 1,268 data, there were 277 coordinative conjunction usage errors. The most common misuse of conjunctions is found in the form of summation coordinate conjunctions, which is 57.04%. The form of use of coordinate conjunctions for which there is no misuse is the conjunction of restriction and equalization. | |
| 34862 | 37702 | C1B018043 | Pengaruh Desain Kemasan Visual Terhadap Preferensi Merek Melalui Variabel Mediasi Persepsi Kualitas dan Persepsi Nilai Produk Makanan (Studi pada Mahasiswa Unsoed Konsumen SilverQueen) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi preferensi merek konsumen. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain kemasan visual, Variabel terikat yang digunakan yaitu preferensi merek dan variabel mediasi yang digunakan yaitu persepsi kualitas dan persepsi nilai. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa aktif Unsoed yang pernah melakukan pembelian produk SilverQueen minimal dua kali atau secara berulang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling dengan perolehan sampel sebanyak 125 reponden. Untuk analisis data digunakan Structural Equation Modeling (SEM) diolah dengan software AMOS 26.0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel desain kemasan visual berpengaruh positif terhadap preferensi merek, desain kemasan visual berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi kualitas, desain kemasan visual berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi nilai, persepsi kualitas berpengaruh berpengaruh tidak signifikan terhadap preferensi merek, persepsi nilai berpengaruh positif signifikan terhadap preferensi merek, persepsi kualitas berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi nilai, persepsi kualitas tidak memediasi desain kemasan visual terhadap preferensi merek, persepsi nilai memediasi desain kemasan visual terhadap preferensi merek secara signifikan, persepsi nilai memediasi persepsi kualitas terhadap preferensi. Implikasi dan kesimpulan diatas memberikan pandangan baru bahwa preferensi merek konsumen harus mampu dipertahankan atau bahkan dioptimalkan oleh perusahaan. Selain itu, desain kemasan visual pada produk mungkin dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengambil keputusan perusahaan selanjutnya. | The purpose of this study is to to find several factor can effect on brand preferences. The Independent variables used in this study is visual packaging design. The dependent variable is brand preference, and variable mediating perceived quality and perceived value. The population in this study is Unsoed active students who had purchased SilverQueen products at least two times or repeatedly. The sampling technique used random sampling with a sample of 125 repondents. for data analysis using Structural Equation Modeling (SEM) processed with AMOS 26.0 software. Based on the result of this study, it shows that the visual packaging design has a significant positive effect on brand preference. visual packaging design has a significant positive effect on perceived quality, visual packaging design has a significant positive effect on perceived value, perceived quality unsignificant effect on brand preference, perceived value has a significant positive effect on brand preference, perceived quality has a significant positive effect on perceived value, perceived quality unsignificantly mediate visual packaging design towards brand preference, perceived value significantly mediate visual packaging design on brand preference, perceived value significantly mediate perceived quality on brand preference. The implications and conclusions above are to provide a new perspectie for company to be able to increase the brand preference on consumers could be maintained or even optimalized. Besides, visual packaging design as the embodiment of public investment could be evaluative material company decision making in the future. | |
| 34863 | 37706 | J1B017023 | DEIKSIS PERSONA DALAM FILM HARI YANG DIJANJIKAN KARYA DANI RACHMAN PRODUKSI KLIK FILM PRODUCTIONS (KAJIAN PRAGMATIK) | Skripsi ini berjudul “Deiksis Persona Dalam Film Hari Yang Dijanjikan Karya Dani Rachman Produksi Klik Film Productions (Kajian Pragmatik)”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya deiksis personal dan penggunaan deiksis persona dalam film “Hari yang Dijanjikan”. Bentuk penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan para tokoh dalam film “Hari Yang Dijanjikan” mengandung deiksis persona dan pengacuan deiksis persona. Metode pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini ialah metode simak. Metode simak mempunyai teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar yang dipergunakan ialah teknik sadap. Sedangkan, teknik lanjutannya ialah teknik simak bebas libat cakap dan catat. Metode analisis data dalam penelitian ini ialah metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung dengan teknik lanjutan teknik ganti (subsitusi) dan metode padan ekstralingual dengan teknik dasar pilah unsur penentu dengan teknik lanjutan hubung banding memperbedakan. Sementara itu, penelitian ini mempergunakan teori pragmatik untuk menganalisis deiksis persona dan pengacuan deiksis persona dalam film “Hari Yang Dijanjikan”. Temuan penelitian ini terdiri dari dua komponen: bentuk persona deiksis dan penggunaan persona deiksis dalam film "Hari yang Dijanjikan". Pertama, bentuk deiksis personal terdiri dari bentuk pertama, kedua, dan ketiga. Deiksis persona tipe pertama terdiri dari kata ganti saya, gue, kita, dan kami. Selain itu, deiksis orang pertama juga ditemukan dalam bentuk istilah sapaan, khususnya Ibu dan Ayah. Nama diri, seperti Icha dan Anis, merupakan bentuk dari deiksis persona pertama. Bentuk dari deiksis persona kedua ialah penggunaan kamu, lu, dan kalian sebagai kata ganti orang. Selain bentuk kata ganti orang, ada juga bentuk kata sapaan Ibu, Ayah, Pak, Nak, Mas, dan Sayang. Bentuk nama diri, seperti Icha, Puji, dan Sandi, merupakan jenis deiksis persona yang kedua. Contoh deiksis persona ketiga, yakni kata ganti dia, -nya, dan mereka. Kedua, acuan deiksis persona meliputi deiksis eksofora dan endofora. Bentuk deiksis persona pertama dan kedua termasuk dalam deiksis eksofora. Anafora dan katafora ialah dua varietas deiksis endoforik. Deiksis endoforik secara eksklusif hanya diperuntukkan bagi deiksis persona ketiga. Anafora ditemukan dalam kata ganti orang dia dan mereka, sedangkan katafora secara eksklusif hanya diperuntukkan bagi kata ganti persona ketiga -nya. | This thesis is entitled “The Personal Deixis in The Film Hari Yang Dijanjikan by Dani Rachman from Klik Film Productions (Pragmatic Study)”. The purpose of this study is to describe the form and reference to persona deixis in the film "Hari Yang Dijanjikan" The type of research is descriptive and qualitative, with the data in the form of speeches of the characters in the film "Hari Yang Dijanjikan" which contains persona deixis and reference to persona deixis. The data collection method used in this study is the referential method. The listening method has basic techniques and advanced techniques. The basic technique used is the tapping technique. Meanwhile, the follow-up technique is the free listening, conversation, and notes technique. The method of data analysis in this study is the agih method using the basic technique and extralingual matching methods with the determining element sorting technique as the basic technique and the linking technique distinguishes. Meanwhile, this study uses pragmatic theory to analyze persona deixis and its reference in the film “Hari Yang Dijanjikan". The research results consist of two things, namely the form of persona deixis and the reference of persona deixis in the film "Hari Yang Dijanjikan " Firstly, the form of personal deixis consists of the first, second, and third forms of personal deixis. The first form of personal deixis is the personal pronouns I, me (gue), us, and we. In addition, the first person deixis was also found in greeting words, namely mother and father. The first form of personal deixis was also found in the form of self-names, namely Icha and Anis. The second form of personal deixis is the personal pronouns you, you (lu), and you. In addition to personal pronouns, there are also forms of greeting words, namely mother, father, sir, son, mas, and dear. The second form of personal deixis was discovered in the self names, Icha, Puji, and Sandi. The third form of personal deixis was the personal pronouns he, his, and them. Secondly, the reference to personal deixis consists of exophoric and endophoric deixis. Exophoric deixis contains the first and second forms of personal deixis. There are two types of endophoric deixis, namely anaphora, and cataphora. Endophoric deixis was found in the third-person form of deixis. In the anaphoric type, it was found in the personal pronouns he and they, while the cataphoric was only found in the third person pronoun. | |
| 34864 | 37707 | F1A015019 | PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 | Pembelajaran daring memerlukan kesiapan guru dan siswa, mengingat perubahan sistem belajar konvensional ke sistem daring memerlukan adaptasi karena sesuatu yang baru. Berdasarkan kondisi tersebut, maka penelitian yang berjudul “Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Efektivitas Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SMK Negeri 4 Kota Tangerang Selatan)” bertujuan mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap efektivitas pembelajaran daring di SMK N 4 Kota Tanggerang Selatan. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah siswa pada semua tingkatan yaitu kelas X, XI dan XII dengan sampel 267 siswa secara proposional sesuai jumlah siswa tiap angkatan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analsisi tau kendalal dan regresi ordinal. Hasil penelitian diketahui bahwa dukungan sosial (dukungan emosional, instrumental, informatif dan persahabatan) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pembelajaran daring di SMK N 4 Kota Tanggerang Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial mempunyai arti penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran daring. Saran dalam penelitian ini yaitu salah satu upaya mengefektifkan pembelajaran daring bila mengacu pada rendahnya indikator waktu pembelajaran daring. Karena itulah diperlukan perbaikan koordinasi antara siswa dan guru sekolah sehubungan dengan waktu pembelajaran, yaitu mengenai jam belajar yang disesuaikan dengan jam pelajaran sewaktu di sekolah. | Bold learning requires the readiness of teachers and students, considering the change in the conventional learning system to a system that dares to adapt because of something new. Based on these conditions, the research entitled "The Effect of Social Support on the Effectiveness of Online Learning During the Covid-19 Pandemic (Case Study at SMK Negeri 4 Tangerang Selatan City)" aims to determine the effect of social support on the effectiveness of bold learning in SMK N 4 Tangerang Selatan City. . The main target in this study were students at all levels, namely class X, XI and XII with a sample of 267 students proportionally according to the number of students in each generation. The data analysis method used in this research is tau constraint analysis and ordinal regression. The results showed that social support (emotional support, instrumental, informative and friendship) had a significant influence on the effectiveness of learning courage in SMK N 4 Tangerang Selatan City. This shows that social support has an important meaning in increasing the effectiveness of bold learning. Suggestions in this study are one of the efforts to make bold learning effective when referring to the low learning time indicator. Therefore, it is necessary to coordinate between students and schools in relation to learning time, namely regarding learning hours that are adjusted to the hours of lessons while at school. | |
| 34865 | 37703 | C1C017118 | ANALISIS DETERMINAN NIAT SERTA PERILAKU PENGGUNAAN BANK DAN DOMPET DIGITAL | Perkembangan teknologi keuangan melahirkan inovasi digitalisasi keuangan dengan adanya dompet digital dan bank digital sebagai alternatif sistem pembayaran non tunai. penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi faktor-fatktor yang mempengaruhi niat perilaku dan perilaku penggunaan bank digital dan dompet digital di Purwokerto. dalam penelitian ini diperoleh 102 responden pengguna bank digital dan dompet digital. analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square - Structural Equation Model (PLS-SEM) berdasarkan model UTAUT2 dengan menambahkan faktor risiko yang dirasakan. penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonis, risiko yang dirasakan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat perilaku dalam menggunakan bank digital dan dompet digital. kemudian, faktor kebiasaan dan niat perilaku berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku penggunaan pengguna bank digital dan dompet digital. penyedia layanan bank digital dan dompet digital dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai saran dan masukan untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada pengguna. | The development of financial technology gave birth to financial digitalization innovations with the existence of digital wallets and digital banks as an alternative to non-cash payment systems. This study aims to identify factors that influence behavioural intentions and behaviour in using digital banks and digital wallets in Purwokerto. In this study, 102 respondents were users of digital banks and digital wallets. Data analysis used is Partial Least Square - Structural Equation Model (PLS-SEM) based on UTAUT2 model by adding perceived risk factors. This study obtained the results that social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, and perceived risk have a positive and significant effect on behavioural intentions in using digital banks and digital wallets. then, the factors of habit and behavioural intention have a positive and significant effect on the behaviour of using digital bank and digital wallet users. digital bank and digital wallet service providers can use the results of this research as suggestions and input to improve the services provided to users. | |
| 34866 | 37704 | J1B017028 | Diskriminasi Gender Terhadap Tokoh Perempuan Pada Novel Kelir Slindet Karya Kedung Darma Romansha | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terjadinya diskriminasi gender yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Kelir Slindet karya Kedung Darma Romansha. Penelitian ini menggunakan teori diskriminasi gender. Objek penelitian adalah novel Kelir Slindet karya Kedung Darma Romansha yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Gramedia Pustaka Utama pada 2014. Pada penelitian ini digunakan dua metode, yaitu secara teoritis menggunakan pendekatan Kritik Sastra Feminis Ideologis, dan secara metodologis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan 4 bentuk diskriminasi gender yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel ini, yaitu: marginalisasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja ganda. Marginalisasi dialami oleh Safitri dan Rukmini. Stereotip dialami oleh karakter Safitri dan Saritem. Kekerasan dialami oleh Safitri dan Ratini. Beban kerja ganda dialami oleh Saritem dan Ibu Didi. Kedung Darma Romansha mencoba menggambarkan dan memaparkan bagaimana kehidupan perempuan-perempuan Indramayu yang berprofesi sebagai PSK/telembuk. | This study aims to determine how the process of gender discrimination experienced by female characters in the novel Kelir Slindet by Kedung Darma Romansha. This study uses the theory of gender discrimination. The object of research is the novel Kelir Slindet by Kedung Darma Romansha published by Gramedia Pustaka Utama Book Publishers in 2014. In this study, two methods were used, namely theoretically using an Ideological Feminist Literary Criticism approach, and methodologically using a qualitative descriptive approach. The results of the study found 4 forms of gender discrimination experienced by female characters in this novel, namely: marginalization, stereotypes, violence, and double workload. Safitri and Rukmini experience marginalization. Stereotypes are experienced by the characters of Safitri and Saritem. Safitri and Ratini experienced violence. Saritem and Ibu Didi have a double burden. Kedung Darma Romansha tries to describe and explain how the lives of Indramayu women who work as prostitutes. | |
| 34867 | 37705 | F1B018066 | Implementasi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar di SMP N 1 dan 2 Baturraden | Penelitian ini berjudul Implementasi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Pintar di SMP N 1 dan 2 Baturraden. Judul tersebut dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam pengimplementasian program tersebut di Kabupaten Banyumas khususnya di SMP N 1 dan 2 Baturraden. Salah satu permasalahan yang ada dalam pengimplementasian program ini adalah adanya penerima program yang tidak mencairkan dana bantuan tersebut. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan dari penerima, atau penerima merasa sudah tidak layak mendapatkan bantuan, dan berbagai macam hal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis implementasi Permendikbud No.19 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Pintar di SMP N 1 dan 2 Baturraden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Informan peneliti dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan didukung menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sementara metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya beberapa penerima yang tidak mencairkan dana bantuan tersebut dikarenakan tidak melakukan aktivasi lanjutan setiap naik ke jenjang yang lebih tinggi dan sekolah kesulitan melacak siswa kelas 9 penerima PIP yang sudah lulus. Implementasi Program Indonesia Pintar di Kabupaten Banyumas khususnya di SMP N 1 dan SMP N 2 Baturraden terbilang sudah baik, namun masih diperlukan kontrol kepada penerima mengingat untuk sekarang ini pencairan dana bantuan PIP dilakukan secara mandiri, sehingga dapat meminimalisir penggunaan dana diluar kebutuhan sekolah. | This research is entitled Implementation of Minister of Education and Culture Number 19 of 2016 concerning Smart Indonesia Program in Junior High School 1 and 2 Baturraden. The title was motivated by the existence of problems in implementing the program, in Banyumas Regency especially in Junior High School 1 and 2 Baturraden. One of the problems in implementing this program is that there are program recipients who do not disburse the aid funds. This is influenced by various factors such as the recipient's lack of knowledge, or the recipient feels that he/she is no longer worthy of assistance, and various things. The purpose of this study is to analyze the implementation of Minister of Education and Culture Number 19 of 2016 concerning the Smart Indonesia Program in Junior High School 1 and 2 Baturraden. The research method used in this study is a qualitative research method. Research informants were selected using purposive sampling technique, and supported using snowball sampling. Data collection in this study was conducted by means of in-depth interviews, observation, and documentation. While the data analysis method used is an interactive analysis method. The results of this study indicate that there are several recipients who do not disburse the aid funds because they do not carry out further activation every time they go to a higher level and schools have difficulty tracking 9th grade students who have graduated from PIP recipients. The implementation of the Smart Indonesia Program in Banyumas Regency, especially in Junior High School 1 and 2 Baturraden, is fairly good, but control is still needed for recipients considering that currently the disbursement of PIP assistance funds is carried out independently, so as to minimize the use of funds outside of school needs. | |
| 34868 | 38037 | G1B018048 | HUBUNGAN STUNTING DENGAN PENGALAMAN KARIES PADA BALITA DI DESA SUMINGKIR KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA | Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi yang ditandai dengan panjang badan atau tinggi badan menurut umur kurang dari -2 SD. Stunting dapat menyebabkan permasalahan gigi dan mulut anak, salah satunya yaitu meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stunting dengan pengalaman karies pada balita di Desa Sumingkir Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control study. Teknik pengambilan sampel adalah disproportionate stratified random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel adalah 81 responden yang merupakan balita yang bertempat tinggal di Desa Sumingkir Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Instrumen penelitian adalah lembar pemeriksaan dan lembar hasil pengukuran. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Eta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stunting dengan pengalaman karies pada balita dengan nilai η yaitu 0,386. Simpulan penelitian adalah terdapat hubungan stunting dengan pengalaman karies pada balita di Desa Sumingkir Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. | Stunting is a growth disorder of children due to malnutrition which is characterized by body length or height according to age less than -2 SD. Stunting can cause dental and oral problems in children, one of which is increasing the risk of dental caries. The purpose of this study was to determine the relationship between stunting and caries experience in toddlers in Sumingkir Village, Kutasari District, Purbalingga Regency. This research method is analytic observational with a case control study approach. The sampling technique was disproportionate stratified random sampling with inclusion and exclusion criteria. The number of samples is 81 respondents who are toddlers who live in Sumingkir Village, Kutasari District, Purbalingga Regency. The research instrument is an examination sheet and a measurement result sheet. Data analysis was performed univariate and bivariate using Eta test. The results showed that there was a significant relationship between stunting and caries experience in toddlers with η value of 0,386. The conclusion of the study is that there is a relationship between stunting and caries experience in toddlers at Sumingkir Village, Kutasari District, Purbalingga Regency. | |
| 34869 | 37708 | E1A116056 | IMPLEMENTASI HUKUM PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL PIJAT REFLEKSI DALAM UPAYA KESEHATAN DI KOTA CIREBON | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum pelayanan kesehatan tradisional pijat refleksi dalam upaya kesehatan serta pengaruh kedisiplinan, lamanya bekerja, dan fasilitas terhadap implementasi hukum pelayanan kesehatan tradisional pijat refleksi dalam upaya kesehatan di Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di beberapa panti sehat pijat refleksi di Kota Cirebon dengan responden sebanyak 25 (dua puluh lima) penyehat tradisional dalam bidang pijat refleksi. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis dan sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket (kuisioner) dan studi kepustakaan. Data yang terkumpul diolah menggunakan teknik editing, coding, dan tabulasi serta dianalisis dengan metode tabel silang analisis, analisis isi, analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum pelayanan kesehatan tradisional pijat refleksi dalam upaya kesehatan di Kota Cirebon adalah efektif. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 4 (empat) indikator meliputi efektifnya pelayanan pijat refleksi menggunakan keterampilan, efektifnya pelayanan pijat refleksi sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan penyehat tradisional, efektifnya penggunaan alat pijat kesehatan yang aman dan sesuai metode, efektifnya pemeliharaan mutu alat dan teknologi. Faktor kedisiplinan, faktor lamanya bekerja, dan faktor fasilitas berpengaruh secara positif terhadap implementasi hukum pelayanan kesehatan tradisional pijat refleksi dalam upaya kesehatan di Kota Cirebon. | This study aims to determine the legal implementation of reflexology traditional health services in health efforts and the influence of discipline, length of work, and facilities on the implementation of reflexology traditional health service laws in health efforts in Cirebon City. This research uses quantitative research methods with sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research is located in several reflexology massage parlors in Cirebon City with 25 (twenty five) traditional healers in the field of reflexology as respondents. The research sample was taken using simple random sampling. Types of data sources include primary data and secondary data obtained by using a questionnaire (questionnaire) and literature study. The collected data was processed using editing, coding, and tabulating techniques and analyzed by simple statistical analysis, content analysis and comparative analysis. The results showed that the implementation of the traditional health service law of reflexology in health efforts in the city of Cirebon was effective. This can be proven by the results of research on 4 (four) indicators including the effectiveness of reflexology services using skills, effectiveness of reflexology services in accordance with the knowledge and abilities of traditional healers, effective use of health massage tools that are safe and according to methods, effective quality maintenance of tools and technology . The discipline factor, the length of work factor, and the facility factor have a positive effect on the legal implementation of reflexology traditional health services in health efforts in Cirebon City. | |
| 34870 | 37709 | L1A018042 | KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BELANAK (Mugil cephalus) DI PERAIRAN SEGARA ANAKAN, CILACAP, JAWA TENGAH | Mikroplastik merupakan partikel plastik yang memiliki ukuran 1 μm sampai dengan 5 mm. Mikroplastik yang masuk ke dalam laut terakumulasi dalam tubuh ikan. Salah satu ikan yang terdapat di Perairan Segara Anakan yaitu Ikan Belanak (Mugil cephalus). Ikan ini merupakan ikan yang hidup di dasar perairan hingga mencapai permukaan perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan jumlah mikroplastik pada saluran pencernaan ikan Belanak di Perairan Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian dilakukan melalui 4 tahapan yaitu pengambilan sampel ikan, preparasi, ekstraksi mikroplastik dan analisis mikroplastik dengan menggunakan mikroskop stereo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 4 jenis mikroplastik pada saluran pencernaan ikan Belanak, yaitu film sebanyak 51 partikel, fragmen sebanyak 175 partikel, fiber sebanyak 14 partikel dan pelet sebanyak 17 partikel. | Microplastics are plastic particles that have a size of 1 μm to 5 mm. Microplastics that enter the sea accumulate in the fish's body. One of the fish found in Segara Anakan Waters is the Belanak Fish (Mugil cephalus). This fish is a fish that lives on the bottom of the water until it reaches the surface of the water. The purpose of this study was to determine the type and amount of microplastic in the digestive tract of Belanak fish in Segara Anakan waters, Cilacap, Central Java. The method used is a survey method with a purposive sampling technique. The study was conducted through 4 stages, namely fish sampling, preparation, extraction of microplastics, and microplastic analysis using a stereo microscope. The results showed that 4 types of microplastics were found in the digestive tract of Belanak fish, namely 51 particles of film, 175 particles of fragments, 14 particles of fiber and 17 particles of pellets. | |
| 34871 | 37710 | C1H017054 | FACTORS INFLUENCING THE PURCHASE INTENTION OF INDONESIAN CONSUMER TOWARDS VIDEO STREAMING SERVICE SUBSCRIPTION | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel perceived usefulness, perceived ease of use, perceived price, social influence, and electronic word of mouth pada minat berlangganan layanan video streaming di Indonesia. Sampel yang diambil untuk penelitian ini yaitu dengan kriteria belum pernah berlangganan layanan video streaming, berusia 18-44 tahun, dan berdomisili di pulau Jawa dan Sumatera. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan model penelitian regresi linear berganda, menunjukkan bahwa: (1) Perceived usefulness dan Perceived price berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat berlangganan layanan video streaming, (2) Perceived ease of use, social influence, dan electronic word of mouth ketiganya berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berlangganan layanan video streaming (video on demand). Implikasi dari hasil penelitian diatas yaitu dalam upaya meningkatkan minat berlangganan konsumen terhadap layanan video on demand, para penyedia layanan di Indonesia seperti (Netflix, Viu, Disney Hotstar dll) harus memperhatikan kemudahan penggunaan aplikasinya. Para penyedia layanan pun harus dapat menciptakan review positif di internet dengan promosi melalui internet maupun bekerja sama dengan para influencer agar dapat menciptakan banyak review yang baik yang dapat diterima dan dapat mempengaruhi calon konsumen. | This study analyzes the effect of perceived usefulness, perceived ease of use, perceived price, social influence, and electronic word-of-mouth variables on interest in subscribing to video streaming services in Indonesia. The sample that taken for this study is with the criteria that they have never subscribed to a video streaming service, are 18-44 years old, and are domiciled on the islands of Java and Sumatra. Based on the results of research and data analysis using multiple linear regression research models, it shows that: (1) Perceived usefulness and Perceived price have a positive but not significant effect on interest in subscribing to video streaming services, (2) Perceived ease of use, social influence, and electronic the three word of mouth has a positive and significant effect on the interest in subscribing to video streaming services (video on demand). The implication of the research results above is that to increase consumer interest in subscribing to video-on-demand services, service providers in Indonesia, such as (Netflix, Viu, Disney Hotstar, etc.) must pay attention to the ease of use of the application. Service providers must also be able to create positive reviews on the internet by promoting through the internet as well as working with influencers in order to create many good reviews that can be accepted and can influence potential consumers. | |
| 34872 | 37701 | C1C018011 | PENGARUH IMPLEMENTASI SAK ETAP, PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN BUDAYA ETIS ORGANISASI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA TASIKMALAYA | Penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah faktor implementasi SAK ETAP, pelatihan penyusunan laporan keuangan dan budaya etis organisasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif.Penelitian dilaksanakan pada koperasi simpan pinjam di Kota Tasikmalaya dengan sampel sebanyak 40 Koperasi Simpan Pinjam. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar kepada ketua koperasi atau bendahara koperasi sebagai responden dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SAK ETAP, pelatihan penyusunan laporan keuangan dan budaya etis organisasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan koperasi simpan pinjam di Kota Tasikmalaya. Implikasi dari penelitian ini yaitu koperasi simpan pinjam di Kota Tasikmalaya untuk meningkatkan kesadaran dan pentingnya menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas. Laporan keuangan merupakan dasar untuk melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), dengan menyelenggarakan RAT dapat menjadi indikator koperasi tersebut sehat dan aktif. | This study aims to determine whether the factors of implementation of SAK ETAP, financial reports preparation training, and organizational ethical culture have a positive effect on the quality of financial reports. The type of this research is survey with quantitative approach. The research was conducted at Saving and Loan Cooperatives in Tasikmalaya City with 40 Saving and Loan Cooperatives as the sample. Sampling was done by purposive sampling method. Data collected by distributing questionnaires to the chairman or treasurer of the cooperatives as the respondents. The data in this research was analyzed using multiple linear regression with the help of IBM SPSS Statistics 25. The results of this study indicate that the implementation of SAK ETAP, financial reportspreparation training, and organizational ethical culture have positive effect on the quality of financial reports of Saving and Loan Cooperatives in Tasikmalaya City. The implication of this research is Saving and Loan Cooperatives in Tasikmalaya City have to increase the awareness and importance of producing quality financial reports. Financial report is the basis for conducting Rapat Anggota Tahunan (RAT), conducting RAT can be an indicator that the cooperative is healthy and active. | |
| 34873 | 37711 | K1B018038 | Penggunaan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) dalam Menentukan Upaya Pencegahan Kegagalan Proses Pemadaman Kebakaran | Banyumas merupakan salah satu Kabupaten yang masih sering mengalami kebakaran. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian berupa fisik maupun materi. Untuk meminimalisir kerugian kebakaran, dapat dilakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya potential cause yang merupakan penyebab gagalnya proses pemadaman kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) dalam menentukan upaya pencegahan kegagalan proses pemadaman kebakaran. Hasil dari FMEA berupa nilai Risk Priority Number (RPN) untuk menentukan potential cause kritis yang perlu dianalisis lebih lanjut menggunakan FTA. Terdapat 10 potential cause kritis yaitu aset terbakar, aset sulit diselamatkan, korban panik, saksi/pemilik tidak berada di tempat, petugas tergelincir, sumber air jauh dari lokasi, korban terlambat diselamatkan, korban terperangkap, petugas tertimpa puing, dan petugas menghirup asap berlebih (sesak). Hasil dari FTA berupa minimal path set yang dapat digunakan sebagai acuan dalam upaya pencegahan kegagalan proses pemadaman kebakaran Kabupaten Banyumas. Upaya tersebut diantaranya membawa truk back up, memperluas lingkup sosialisasi, memiliki penanggungjawab untuk tempat yang tidak ditinggali, petugas memakai Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), petugas segera mencapai titik api, dan inspeksi proteksi kebakaran pada instansi-instansi. | Banyumas is one of the regencies that still experiences frequent fires. The fire caused physical or material losses. To minimize fire losses, many efforts can be made to prevent the occurrence of these potential causes which are the cause of the failure of the firefighting process. This study aims to implement the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA) methods in determining efforts to prevent fire suppression failures. The result of the FMEA is Risk Priority Number (RPN) values to determine critical potential causes that need to be their analyzed using FTA. There are 10 critical potential causes, namely burned assets, difficult assets to save, victims panicked, witnesses/owners were not present, officers slipped, water sources were far from the location, victims were rescued too late, victims were trapped, officers were hit by debris, and officers inhaled excess smoke (congested). The result of the FTA is in the form of a minimum path set that can be used as a reference in determining efforts to prevent failure the firefighting process in the Banyumas Regency. These efforts include bringing back up trucks, expanding the scope of socialization, having a person in charge of places that are not inhabited, officers using Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), officers immediately reaching hotspots, and inspecting fire protection at agencies. | |
| 34874 | 37714 | J1A018025 | An Analysis of Speech Disfluency on the Ellen Show | Penelitian ini berjudul An Analysis of Speech Disfluency pada Ellen Show. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis ketidakfasihan berbicara dan mendeskripsikan faktor-faktor ketidakfasihan berbicara dalam Ellen Show . Teori-teori yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah jenis-jenis ketidakfasihan berbicara menurut Clark & Clark (1977) dan penyebab ketidakfasihan berbicara berdasarkan teori Bortfeld (2001). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah 96 ketidakfasihan berbicara yang dituturkan oleh Ellen sebagai pembawa acara dan Kendall Jenner sebagai bintang tamu. Hasil penelitian untuk jenis-jenis ketidakfasihan berbicara adalah Pengulangan, Interjeksi, Senyapan Terisi, Kesalahan Awal Terdeteksi, Kesalahan Awal Tidak Terdeteksi, Perbaikan, Senyapan Diam, dan Gagap. Selanjutnya, hasil faktor penyebab ketidaklancaran bicara adalah Beban Pemrosesan, Fungsi Koordinasi, Pasangan Percakapan Akrab Versus Asing, Efek pada Ketidakfasihan, dan Usia. Data tersebut menunjukkan bahwa Ellen dan Kendall Jenner mengalami kesulitan dalam merencanakan perkataan mereka. Hal ini karena mereka melakukan pembicaraan spontan dalam talk show. | This research entitled An Analysis of Speech Disfluency on the Ellen Show. This research aims to analyze the type of speech disfluency and to describe the factors of speech disfluency in the Ellen Show video. The theories applied in conducting this research are types of speech disfluency by Clark & Clark (1977) and causes of speech disfluency based on Bortfeld’s (2001) theory. The research is conducted by using descriptive qualitative method. The data of this research are 96 speech disfluency uttered by Ellen as the host and Kendall Jenner as the guest star. The result of this research for the types of speech disfluency are Repeat, Interjection, Filled Pause, Retraced False Start, Unretraced False Start, Correction, Silent Pause, and Stutter. Furthermore, the result of factors cause speech disfluency are Processing Load, Coordination Function, Familiar versus Unfamiliar Conversational Partners, the Effect Upon Disfluency, and Age. Those data shows that Ellen and Kendall Jenner have difficulty in planning their speech. It is because some of the reasons that they do spontaneous speech in the talk. Keywords: Psycholinguistic, Speech Production, Speech Disfluency, Ellen Show. | |
| 34875 | 37713 | E1A018134 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN BAHAN MAKANAN (CABAI) YANG DIWARNAI MENGGUNAKAN CAT SEMPROT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Nomor : 24/Pid.Sus/2021/PN Pwt) | ABSTRAK Perlindungan konsumen telah diatur secara rinci dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Salah satu kasus perlindungan konsumen adalah kasus pelaku usaha yang telah melanggar hak hak konsumen, kewajiban, serta perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha terkait penjualan bahan makanan (cabai) yang diwarnai menggunakan cat semprot. Perbuatan yang diakukan pelaku usaha telah menimbulkan kerugian kepada konsumen karena memperdagangkan produk yang tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum konsumen bahan makanan (cabai) yang diwarnai menggunakan cat semprot berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif sistematis, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsumen telah mendapatkan perlindungan hukum. Pelaku usaha selain melanggar Pasal 136 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, pelaku usaha juga telah melanggar ketentuan Pasal 8 ayat (1) huruf a Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dalam hal ini majelis hakim menggunakan asas lex specialis derogat legi generali yaitu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan sebagai undang-undang khusus meniadakan undang-undang umum, sehingga pada penelitian ini hakim tidak menjerat pelaku usaha dengan Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen | ABSTRACT Consumer protection has been regulated in detail in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. One of the consumer protection cases is the case of business actors who have violated consumer rights, obligations, and prohibited actions for business actors related to the sale of food ingredients (chili) colored using spray paint. The actions taken by business actors have caused losses to consumers because they trade products that are not in accordance with the required standards and provisions of laws and regulations. This study aims to determine the legal protection of consumers of food ingredients (chili) colored using spray paint based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The method used in this research is normative juridical with descriptive analytical research specifications. The data sources used are primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data obtained are presented with a systematic narrative text, and the data analysis method used is a qualitative normative method. Based on the results of the study, it can be concluded that consumers have received legal protection. Business actors in addition to violating Article 136 letters a and b of Law Number 18 of 2012 concerning Food, business actors have also violated the provisions of Article 8 paragraph (1) letter a of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, in this case the panel of judges using the principle of lex specialis derogat legi generali, namely Law Number 18 of 2012 concerning Food as a special law nullifying general laws, so that in this study the judge did not ensnare business actors with Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. | |
| 34876 | 37715 | J1B018050 | Potret Sosial dalam Novel Larasati Karya Pramoedya Ananta Toer | Permasalahan sosial dapat menimbulkan konflik sosial apabila tidak dapat diatasi secara optimal. Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk potret sosial dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah latar sosial dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer? (2) Bagaimanakah bentuk-bentuk potret sosial pada masa revolusi Indonesia dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer?. Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan latar sosial dan bentuk-bentuk potret sosial pada masa revolusi Indonesia dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi karya sastra menurut teori Soerjono Soekanto. Penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka dengan empat tahap, yaitu (1) Membaca. (2) Mencatat. (3) Mengidentifikasi kemudian mengklasifikasikan data sesuai dengan masalah penelitian. (4) Mereduksi data atau penyederhanaan data yang dianggap tidak relevan. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa bentuk potret sosial yang terdapat dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Bentuk-bentuk potret sosial tersebut saling berkaitan satu sama lain dan berdampak bagi masyarakat secara luas. Hal ini akan berpengaruh terhadap keseimbangan kehidupan masyarakat, sehingga fungsi-fugsi kehidupan juga akan terganggu. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dan penanganan yang optimal agar tidak menimbulkan konflik sosial dalam kehidupan masyarakat. | Social problems can cause social conflicts if they cannot be overcome optimally. This study analyzes the forms of social portraiture in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer. The formulation of the problems contained in this study are: (1) What is the social setting in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer? (2) What are the forms of social portraits during the Indonesian revolution in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer?. The purpose of this research is to describe the social setting and forms of social portraits during the Indonesian revolution in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer. The method in this study is descriptive qualitative using the sociological approach of literary works according to the theory of Soerjono Soekanto. This research uses a literature study technique with four stages, namely (1) Reading. (2) Take notes. (3) Identify then classify the data according to the research problem. (4) Reducing data or simplifying data that is considered irrelevant. The results of this study found several forms of social portraits contained in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer. These forms of social portraits are interrelated with each other and have an impact on society at large. This will affect people's life balance, so that life-fusion functions will also be disrupted. Therefore, optimal awareness and handling are needed so as not to cause social conflicts in people's lives. | |
| 34877 | 37712 | C1L016047 | Pengaruh Motivasi, Potensi Diri dan Kondisi Sosial Ekonomi Terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Baturraden | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pada peserta didik kelas XI MIPA dan IPS SMA N 1 Baturraden. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, potensi diri, dan kondisi social ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket / kuesioner. Penentuan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 368 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) Motivasi berpengaruh positif terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi; (2) Potensi diri berpengaruh positif terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi; (3) Kondisi social ekonomi orang tua berpengaruh positif terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi . Implikasi dari penelitian ini diharapkan: Sekolah senatiasa meningkatkan motivasi dan potensi diri siswa agar minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat ditingkatkan. Siswa harus lebih memotivasi dirinya sendiri dan juga mengoptimalkan potensi diri yang dimiliki agar meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Orang tua harus mampu memotivasi dan memberi dukungan materiil agar putra/putrinya dapat menggapai mimpi dan cita-citanya. Kata Kunci: Kondisi Sosial Ekonomi, Motivasi, Perguruan Tinggi, Potensi Diri | This research is a quantitative study on students of class XI MIPA and IPS SMA N 1 Baturraden. This study aims to analyze the effect of parents' motivation, self-potential, and socioeconomic conditions on their interest in continuing to college. This research data collection using a questionnaire / questionnaire. Determination of the sample in this study using simple random sampling technique as many as 368 respondents. The method used in this research is multiple linear regression analysis. Based on the results of research and data analysis shows that: (1) Motivation has a positive effect on interest in continuing to college; (2 Self potential has a positive effect on interest in continuing to college; (3) Parents' socio-economic conditions have a positive effect on interest in continuing to college. The implications of this research are expected: The implications of this research are expected: Schools always increase students' self-motivation and potential so that interest in continuing their education to higher education can be increased. Students must motivate themselves more and also optimize their potential in order to increase their interest in continuing their education to college. Parents must be able to motivate and provide material support so that their children can reach their dreams and goals. Keywords: Socio-Economic Conditions, Motivation, Higher Education, Self Potential. | |
| 34878 | 37716 | J1A018020 | The Reason Why Stevie Experience Bulimia Nervosa in Haston's Paperweight (2015) | Penelitian yang berjudul “The Reason Why Stevie Experience Bulimia Nervosa in Haston’s Paperweight (2015)” ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab bulimia nervosa pada Stevie sebagai tokoh utama Paperweight karya Meg Haston. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menerapkan metode kualitatif untuk menganalisis data. Penelitian ini menggunakan novel berjudul Paperweight karya Meg Haston, buku, jurnal, artikel, dan referensi online yang berkaitan dengan teori psikologi sastra, bulimia nervosa, dan faktor penyebab bulimia nervosa sebagai data. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan psikologi sastra sebagai teori utama. Kemudian, untuk mendukung penelitian ini, peneliti juga menggunakan teori bulimia nervosa dan faktor penyebab bulimia nervosa dari Myra Cooper yang terbagi menjadi dua yaitu faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal Stevie adalah harga diri yang rendah, depresi, dan perilaku impulsif. Hal tersebut dikarenakan dia tidak bisa mengatasi masalah hidupnya yaitu tentang ditinggalkan oleh ibunya sehingga Stevie memiliki asumsi negatif. Kemudian, faktor eksternal Stevie berasal dari keluarganya (pola asuh orang tua terhadap makanan, keluarga yang disfungsional) dan dukungan sosial (kurangnya dukungan pertemanan). Di bagian keluarga, ibu Stevie memiliki aturan ketat tentang makanan dan komunikasi yang buruk dengan orang tuanya setelah ibunya meninggalkan Stevie dan keluarganya karena perselingkuhan, sedangkan dalam dukungan sosial, Stevie tidak memiliki dukungan dari temannya. Baik faktor internal maupun eksternal tersebut saling berkaitan sehingga menyebabkan Stevie mengalami bulimia nervosa. | The research entitled “The Reason Why Stevie Experience Bulimia Nervosa in Haston’s Paperweight (2015)” aims to find out the causal factors of bulimia nervosa in Stevie as the main character of Paperweight by Meg Haston. In conducting this research, the researcher applied qualitative method to analyze the data. This research used novel entitled Paperweight by Meg Haston, books, journals, articles, and online references related to psychology of literature theory, bulimia nervosa, and causal factors of bulimia nervosa as the data. To analyze the data, this research applied psychology in literature as the grand theory. Then, to support this research, the researcher also employed bulimia nervosa theory and causal factor of bulimia nervosa by Myra Cooper that divided into two parts: internal and external factors. The result of this study shows that Stevie's internal factors are low self-esteem, depression, and impulsive behavior. It is because she cannot deal with her life problems that is about her mother abandonment so Stevie has negative assumptions. Then, Stevie's external factors come from her family (parental food control, dysfunctional family) and social support (lack of friendship support). In the family section, Stevie's mother has strict rules about food and poor communication with her parents after her mother left Stevie and her family for an affair, while in social support, Stevie has no support from her friend. Both of internal and external factors are interrelated, causing Stevie to experience bulimia nervosa. | |
| 34879 | 52306 | A1D022188 | Pengaruh Dosis Fly Ash Bottom Ash (FABA) dan Mineral Wollastonite Terhadap Dinamika P dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata L.) pada Tanah Ultisol | Jagung manis merupakan komoditas bernilai tinggi dengan permintaan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri pangan. Data menunjukkan bahwa impor jagung manis di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Sementara itu, produksi nasional yang masih berfluktuasi menyebabkan pasokan jagung manis belum stabil, sehingga ketergantungan terhadap impor semakin besar. Hal ini mencerminkan bahwa tingginya kebutuhan pasar memiliki ketidakseimbangan antara permintaan dan produksi domestik. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan produksi, salah satunya melalui pemanfaatan lahan marginal seperti tanah Ultisol. Tanah Ultisol dalam pemanfaatannya memiliki beberapa kendala seperti tingkat kemasaman yang tinggi (pH <5,5), sehingga meningkatkan kelarutan unsur Al, Fe, dan Mn, sementara ketersediaan unsur hara esensial seperti fosfor (P) menjadi rendah. Solusi untuk mengatasi kendala pada tanah Ultisol dapat dilakukan upaya perbaikan kesuburan tanah melalui pemberian amelioran, seperti FABA (Fly Ash Bottom Ash) dan mineral wollastonite. Pengambilan sampling dilakukan di Screen house Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan analisis dilaksanakan di Laboratorium Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Mei-Oktober 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama dosis FABA yang terdiri atas empat taraf. Faktor kedua mineral wollastonite yang terdiri atas empat taraf. Variabel pengukuran meliputi diameter batang, jumlah daun, bobot tongkol dengan kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, P-Total, P-Tersedia, dan serapan P. Hasil pengukuran dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5%, jika terdapat perbedaan nyata maka dianalisis dengan DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Fly Ash Bottom Ash (FABA) pada berbagai dosis tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh variabel pengamatan, sedangkan mineral wollastonite tidak berpengaruh nyata terhadap P-total, jumlah daun, dan diameter batang, tetapi berpengaruh nyata terhadap P-tersedia, serapan P, serta bobot tongkol. Secara umum, FABA cenderung menurunkan P-total (20%), P-tersedia (2,44%), dan serapan P (11,11%), dengan peningkatan kecil pada bobot tongkol berkelobot (2%) namun menurunkan bobot tanpa kelobot (1,34%). Sebaliknya, wollastonite menurunkan P-total lebih besar (53%), tetapi mampu meningkatkan P-tersedia (23,2%), serapan P (50%), serta secara signifikan meningkatkan bobot tongkol berkelobot (110%) dan tanpa kelobot (90,61%). | Sweet corn is a high-value commodity with increasing demand along with population growth and the development of the food industry. Data shows that sweet corn imports in Indonesia continue to increase from year to year. Meanwhile, national production that is still fluctuating causes the supply of sweet corn to be unstable, so that dependence on imports is getting bigger. This reflects that the high market demand has an imbalance between domestic demand and production. Therefore, efforts to increase production are needed, one of which is through the use of marginal land such as Ultisol land. Ultisol soil in its use has several obstacles such as high acidity levels (pH <5.5), thus increasing the solubility of the elements Al, Fe, and Mn, while the availability of essential nutrients such as phosphorus (P) is low. A solution to overcome obstacles in Ultisol's soil can be made to improve soil fertility through the application of amelioration, such as FABA (Fly Ash Bottom Ash) and wollastonite minerals. Sampling was carried out at the Screen House of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and the analysis was carried out at the Soil and Land Resources Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University May-October 2025. The study used a Group Random Design (RAK) with two factors and three replicates. The first factor is the FABA dose which consists of four levels. The second factor is the mineral wollastonite which consists of four levels. The measurement variables included stem diameter, number of leaves, weight of cobs with cobs, weight of cobs without cobs, P-Total, P-Available, and absorption P. Measurement results were analyzed using ANOVA at the level of 5%, if there was a real difference, they were analyzed with DMRT at the level of 5%. The results showed that the administration of Fly Ash Bottom Ash (FABA) at various doses did not have a real effect on all observation variables, while the mineral wollastonite had no real effect on P-total, number of leaves, and stem diameter, but had a significant effect on P-availability, P absorption, and cob weight. In general, FABA tended to decrease P-total (20%), P-available (2,44%), and P absorption (11,11%), with a small increase in the weight of the bundled cob (2%) but a decrease in the weight of the bundled cob (1,34%). In contrast, wollastonite lowered total P-greater (53%), but was able to increase P-available (23,2%), P uptake (50%), as well as significantly increase the weight of cobs with (110%) and without cobs (90,61%). | |
| 34880 | 37717 | K1B018007 | Pengaplikasian Aljabar Boolean pada 14-Segment Display | Tampilan empat belas segmen atau 14-segment display adalah susunan empat belas LED ditambah dengan suatu titik yang disebut dot matrix. Untuk membuat rancangan rangkaian logika 14-segment display dapat menggunakan aljabar Boolean. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan fungsi Boolean masing-masing segmen pada 14-segment display, menentukan fungsi Boolean yang dapat menyalakan 14-segment display, dan membuat rancangan rangkaian logika 14-segment display. Rancangan rangkaian logika disusun menggunakan software Proteus berdasarkan fungsi Boolean sederhana masing-masing segmen pada 14-segment display yang ditentukan menggunakan metode K-Map dan bantuan software Logism. Hasil penelitian diperoleh fungsi Boolean sederhana masing-masing segmen pada 14-segment display, fungsi Boolean sederhana yang dapat menyalakan 14-segment display, dan rancangan rangkaian logika 14-segment display yang dapat menampilkan karakter alfabet kapital dan kecil, angka 0-9, tanda titik, koma, dan spasi. | 14-segment display is an arrangement of fourteen LEDs plus a dot called a dot matrix. To design a 14-segment display logic circuit can use Boolean algebra. This study aims to determine the Boolean function of each segment on the 14-segment display, determine the Boolean function that can turn on the 14-segment display, and design a 14-segment display logic circuit. The logic circuit arranged in the Proteus is formed based on a simple Boolean function of each segment on the 14-segment display which is determined using the K-Map method and software Logism. The results of this study are a simple Boolean function of each segment on the 14-segment display, a simple Boolean function that can be displayed on a 14-segment display, and a 14- segment display logic circuit design that can display alphabetic characters, numbers 0-9, dots, commas, and spaces. |