Home
Login.
Artikelilmiahs
38037
Update
AMELIA SEKAR KINASIH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN STUNTING DENGAN PENGALAMAN KARIES PADA BALITA DI DESA SUMINGKIR KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi yang ditandai dengan panjang badan atau tinggi badan menurut umur kurang dari -2 SD. Stunting dapat menyebabkan permasalahan gigi dan mulut anak, salah satunya yaitu meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stunting dengan pengalaman karies pada balita di Desa Sumingkir Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control study. Teknik pengambilan sampel adalah disproportionate stratified random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel adalah 81 responden yang merupakan balita yang bertempat tinggal di Desa Sumingkir Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Instrumen penelitian adalah lembar pemeriksaan dan lembar hasil pengukuran. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Eta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stunting dengan pengalaman karies pada balita dengan nilai η yaitu 0,386. Simpulan penelitian adalah terdapat hubungan stunting dengan pengalaman karies pada balita di Desa Sumingkir Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Stunting is a growth disorder of children due to malnutrition which is characterized by body length or height according to age less than -2 SD. Stunting can cause dental and oral problems in children, one of which is increasing the risk of dental caries. The purpose of this study was to determine the relationship between stunting and caries experience in toddlers in Sumingkir Village, Kutasari District, Purbalingga Regency. This research method is analytic observational with a case control study approach. The sampling technique was disproportionate stratified random sampling with inclusion and exclusion criteria. The number of samples is 81 respondents who are toddlers who live in Sumingkir Village, Kutasari District, Purbalingga Regency. The research instrument is an examination sheet and a measurement result sheet. Data analysis was performed univariate and bivariate using Eta test. The results showed that there was a significant relationship between stunting and caries experience in toddlers with η value of 0,386. The conclusion of the study is that there is a relationship between stunting and caries experience in toddlers at Sumingkir Village, Kutasari District, Purbalingga Regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save