Artikelilmiahs

Menampilkan 31.161-31.180 dari 50.046 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3116134476J1E016029STUDENTS’ RESPONSE TO ACADEMIC WRITING LECTURERS’ PERFORMANCE ON THE FIFTH SEMESTER IN ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT FACULTY OF HUMANITY JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY ACADEMIC YEAR 2019/2020Penelitian ini berjudul Respon Mahasiswa terhadap Kinerja Dosen Penulisan Akdemik pada Semester Lima di Program Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman Tahun Akademik 2019/2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon mahasiswa terhadap kinerja dosen dalam hal kepribadian, perencanaan pembelajaran dan penyampaian pembelajaran. Populasi dari penelitian ini berjumlah 39 siswa, peneliti menggunakan pengambilan sample secara sengaja dalam melakukam penelitian ini. Peneliti mengumpulkan data dengan kuesioner dan wawancara yang mana di mulai dari tanggal 28 Februari 2021 sampai pada tanggal 27 Maret 2021. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan menghasilkan data deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, tampilan data dan verifikasi (kesimpulan). penulisan akademik sudah sangat bagus. Sebagian besar siswa memberikan respon yang positif, di lihat dari hasil persentase yang sudah dilakukan oleh peneliti bahwa Dosen A menampilkan 88.1% untuk karakter kepribadian, 88.3% untuk perencanaan pembelajaran dan 86.0% untuk penyampaian pembelajan. Sementara itu untuk Dosen B mendapatkan 81.2% untuk karakter kepribadian, 82.2% untuk perencanaan pembelajaran dan 77.5% untuk penyampaian pembelajan. Dalam mengikuti pembelajaran di Kepenulisan Akademik pada situasi pandemi seperti ini, mahasiswa merasa kesulitan dan bosan tetapi mereka tidak menyerah dalam mempelajari mata kuliah Kepenulisan Akademik.

Kata kunci : Dosen, Penulisan Akademik, Performa, Respon Mahasiswa.
This research entitled Students’ Response to Academic Writing Lecturers’ Performance on the Fifth Semester in English Education Department Faculty of Humanity Jenderal Soedirman University Academic Year 2019/2020. The purpose of this research was to find out how students’ response to the Academic lecturers’ performance in the terms of personality traits, lesson planning and lesson delivery. The researcher collected the data by using questionnaire and interview which started from February 28th to 27th March 2021. This research method is carried out using a qualitative research method that produces descriptive data. Data analysis techniques are used through data reduction, data display, and verification (concluding). Based on the research findings, it is concluded that lecturers’ performance in teaching Academic Writing can be categorized quite well. Most of the students gave positive response, this is seen from the results of the percentage that the researchers have done that Lecture A shows 88.1% for his personality traits, 88.3% for his lesson planning and 86.0% for his lesson delivery. Meanwhile for Lecture B 81.2% in her personality traits, 82.2% for her lesson planning and 77.5% for her lesson delivery. Eventhough it is not easy to learn Academic writing in this pandemic situation students feel difficult and bored with the material presented through online but they are not desperate to learn it.
Keywords : Academic Writing, Lecturers, Performance, Students’ Response.
3116234477E1A016159PENERAPAN PASAL 2 AYAT (1) JO. PASAL 8 AYAT (4) UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG DALAM PUTUSAN PENGADILAN NIAGA JAKARTA PUSAT NOMOR 21/PDT.SUS-PAILIT/2020/PN.NIAGA.JKT.PSTABSTRAK
PENERAPAN PASAL 2 AYAT (1) JO. PASAL 8 AYAT (4) UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004 TENTANG KEPAILITAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG DALAM PUTUSAN PENGADILAN NIAGA JAKARTA PUSAT NOMOR 21/PDT.SUS-PAILIT/2020/PN.NIAGA.JKT.PST
Disusun Oleh:
Hendry Hamonangan Siahaan
E1A016159
Lembaga kepailitan merupakan salah satu upaya untuk menyelesaikan pemasalahan utang piutang dalam dunia usaha. PT. Cowell Development Tbk (debitor) telah mendapatkan pinjaman utang dari PT. Multi Cakra Kencana Abadi (kreditor) dengan ketentuan pinjaman tersebut harus dibayar kembali 3 (tiga) bulan setelah pinjaman diberikan. Namun, debitor tidak dapat melakukan pembayaran utang sesuai tenggat waktu perjanjian, untuk itu kreditor mengajukan permohonan pailit terhadap debitor berdasarkan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 8 ayat (4) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 8 ayat (4) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dalam perkara PT. Cowell Development Tbk.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder melalui studi kepustakaan dan data primer melalui wawancara dengan Ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), dengan metode penyajian data dalam bentuk teks naratif dan disusun secara sistematis.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kreditor selaku pemohon pailit terhadap debitor telah memenuhi syarat pailit sesuai Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 8 ayat (4) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, yang secara garis besar pemohon pailit telah membuktikan secara sederhana adanya utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih serta eksistensi dua kreditor atau lebih terhadap termohon pailit.

Kata Kunci: Kepailitan, Syarat Pailit
ABSTRACT
APPLICATION OF ARTICLE 2 SECTION (1) JO. ARTICLE 8 SECTION (4) LAW NUMBER 37 OF 2004 ON BANKRUPTCY AND SUSPENSION OF OBLIGATION FOR PAYMENT OF DEBTS IN THE COURT JUDGEMENT OF CENTRAL JAKARTA COMMERCIAL COURT NUMBER 21/PDT.SUS-PAILIT/2020/PN.NIAGA.JKT.PST.
Written By:
Hendry Hamonangan Siahaan
E1A016159

Bankruptcy institutions are one of the options to solve debt problems in the business aspects. PT. Cowell Development Tbk (Debtor) has obtained a debt loan from PT. Multi Cakra Kencana Abadi (Creditor) with the condition that the loan must be refund 3 (three) months after the loan is granted. However, the Debtor cannot make any refund according to the deadline of the agreement, with that reason the Creditor submits an application for bankruptcy against the Debtor based on Article 2 section (1) and Article 8 section (4) of Law Number 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Obligation for Payment of Debts to Commercial Court of Central Jakarta. This research aims to determine the implementation of Article 2 section (1) and Article 8 section (4) of Law Number 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Obligation for Payment of Debts towards PT. Cowell Development Tbk case.
Research method used is normative juridical legal research with regulation approach and with descriptive research specifications. Data methods collections were through literature study and primary data through interview with Chairperson of Indonesian Association of Receiver and Administrator, with the method of presenting data in narrative texts and presented systematically.
Based on research result, it can be concluded that the Creditor as the applicant for bankruptcy against the Debtor has fulfilled the requirements for bankruptcy in accordance with Article 2 section (1) and Article 8 section (4) of Law Number 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Obligation for Payment of Debts, most of the bankrupt applicants have simply proven the existence of debts that have matured and can be collected and the existence of two or more creditors against the bankruptcy respondent.

Keywords: Bankruptcy, Bankruptcy Terms.
3116334478L1A017023STUDI BIOLOGI REPRODUKSI IKAN GABUS
(Channa striata Bloch, 1793) YANG TERTANGKAP DI WADUK
PB. SOEDIRMAN, KABUPATEN BANJARNEGARA
Ikan gabus (Channa striata Bloch, 1793) sangat dikenal di Indonesia karena sering dikonsumsi oleh masyarakat. Tingginya permintaan ikan gabus, menjadikan nelayan sering melakukan penangkapan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengelolaan berdasarkan informasi dari aspek biologi, salah satunya mengenai reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek reproduksi meliputi nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks gonadosomatik (IGS), fekunditas, diameter telur dan ukuran pertama kali matang gonad ikan gabus di Waduk PB Soedirman, Banjarnegara. Penelitian dilakukan pada bulan November 2020 – Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan data primer dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Sampel ikan gabus yang didapatkan selama penelitian sebanyak 64 ekor. Nisbah kelamin selama penelitian 1:0,37. Tingkat kematangan gonad pada ikan gabus jantan I-II, sedangkan ikan gabus betina berada pada TKG I-IV. Nilai IGS jantan 0,003-0,62% dan IGS betina 0,04-2,60%. Nilai fekunditas berkisar 275-22.722 butir telur dengan kisaran diameter telur 0,08-1,51 mm. Ukuran pertama kali matang gonad ikan gabus betina yaitu 33 cm.Snakehead fish (Channa striata Bloch, 1793) very well known in Indonesia because it is often consumed by the public. The high demand for snakehead fish makes fishermen often catch them. Therefore, it is necessary to do management based on information from the biological aspect, one of which is about reproduction. This research aims to knowing the reproductive aspects including sex ratio, gonadal maturity stage, gonado somatic index (GSI), fecundity, egg diameter and size at first maturity of snakehead fish in PB Soedirman Reservoir, Banjarnegara. The research was conducted in November 2020 – June 2021. The research method used was a survey method. Primary data collection was done by purposive random sampling technique. Snakehead fish samples obtained during the study were 64 fish. Sex ratio during the study 1:0.37. The gonado maturity stage obtained for male snakehead fish is at stage I-II, while female snakehead fish is at stage I-IV. The male GSI value is 0.003-0,62% and female GSI 0.04-2.60%. Fecundity values ranged from 275-22,722 eggs with an egg diameter range of 0.08-1.51 mm. The size of the female snakehead fish gonad at first maturity is 33 cm.
3116434479E1A016297UPAYA PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTAPesatnya pembangunan di Jakarta dapat memberikan dampak positif yaitu meningkatkan perekonomian, namun di sisi lain juga dapat menimbulkan efek negatif terhadap lingkungan. Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan terhadap lingkungan ialah pencemaran udara. Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi permasalahan pencemaran udara yang sedang terjadi. Berkaitan dengan hal tersebut penulis tertarik untuk menganilasa terkait upaya pemerintah daerah dalam pengendalian pencemaran udara di DKI Jakarta. Penelitian ini membahas permasalahan mengenai upaya dan hambatan Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam pengendalian pencemaran udara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskripti dan hasil penelitian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam pengendalian pencemaran udara di DKI Jakarta yaitu telah dilaksankannya uji emisi, car free day, ganjil genap, kawasan dilarang merokok dan larangan pembakaran sampah. Adapun hambatan dalam upaya melakukan pengendalian pencemaran udara di Provinsi DKI Jakarta yaitu kurangnya sumber daya di Pemerintah DKI Jakarta, masih banyaknya penggunaan transportasi pribadi, kurangnya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kurangnya kesadaran masyarakat.The rapid development in Jakarta can have a positive impact, namely increasing the economy, but on the other hand it can also have a negative effect on the environment. One of the negative impacts on the environment is air pollution. To overcome this, the Provincial Government of DKI Jakarta has made efforts to overcome the problem of air pollution that is currently happening. In this regard, the author is interested in analyzing the local government's efforts to control air pollution in DKI Jakarta. This study discusses issues regarding the efforts and obstacles of the DKI Jakarta Regional Government in controlling air. This study uses a normative juridical approach with descriptive specifications and the research results are analyzed systematically. The results showed that the efforts that had been made by the DKI Jakarta Provincial Government in controlling air pollution in DKI Jakarta were conducting emission tests, car-free days, odd-even, no smoking and no burning of waste. The obstacles in the effort to control air control in DKI Jakarta Province are the lack of resources in the DKI Jakarta Government, the use of private transportation, the lack of availability of Green Open Space (RTH) and public awareness.
3116535398E1A018055PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PELAKU USAHA YANG MEMPERDAGANGKAN PRODUK SEDIAAN FARMASI ATAU ALAT KESEHATAN KOSMETIK KEMASAN SECARA ONLINE TANPA IZIN PRODUKSI DAN IZIN EDAR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (STUDI PUTUSAN NOMOR 81/Pid.Sus/2019/PN Pyh).Banyaknya perdangangan atas peredaran sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan kosmetik dalam bentuk kemasan yang tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan berdampak pada keberlangsungan bagi konsumen selaku pembeli dalam aspek keselamatan, kenyamanan khususnya dalam bentuk perlindungan hukum. Maka diharapkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dapat menjamin perlindungan hukum bagi konsumen di Indonesia. Dalam hal ini penulis tertarik untuk meneliti bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Produk Sediaan Farmasi atau Alat Kesehatan Kosmetik Kemasan Tanpa Izin Produksi dan Izin Edar Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Putusan Nomor 81/Pid.Sus/2019/PN Pyh).
Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, artikel, jurnal, dan dokumen resmi dengan cara studi pustaka, yaitu menginventarisasi data-data tersebut yang kemudian diidentifikasi dan dipelajari yang kemudian disajikan dalam bentuk uraian sistematis, logis dan rasional. Metode analisis bahan hukum adalah dengan menggunakan metode analisis normatif kualiatif.
Hasil penelitian menunjukan secara sah bahwa Inza Deswita selaku pelaku usaha telah bersalah karena mengedarkan sediaan farmasi atau alat kesehatan kosmetik kemasan tanpa izin produksi dan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan yang diperjualbelikan dalam kegiatan usahanya berdasarkan Pasal 4 huruf a, c, h, Pasal 7 huruf b, Pasal 8 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan secara jelas melanggar Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun tentang Kesehatan.
The large number of trades in the distribution of pharmaceutical preparations and/or cosmetic medical devices in the form of packaging that do not have a distribution permit from the Food and Drug Supervisory Agency has an impact on sustainability for consumers as buyers in terms of safety, comfort, and especially in the form of legal protection. So it is hoped that Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection can guarantee legal protection for consumers in Indonesia. In this case the author is interested in researching how the legal protection for pharmaceutical preparations or medical devices packaged without a production permit and distribution permit is based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (Study of Decision Number 81/Pid.Sus/2019/PN Pyh ).
The approach method used is a normative juridical approach. The data used is secondary data in the form of laws and regulations, literature books, articles, journals, and official documents by means of a literature study, namely an inventory of these data which is then identified and studied which is then presented in the form of a systematic, logical and rational. Legal material analysis method is by using qualitative normative analysis method.
The results of the study show that legally Inza Deswita as a business actor has been guilty of distributing pharmaceutical preparations or packaged cosmetic health devices without a production permit and distribution permit from the Food and Drug Supervisory Agency which are traded in their business activities based on Article 4 letter a, c, h, Article 7 letter b, Article 8 of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection and clearly violates the Regulation of the Head of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia Number 18 of 2015 concerning Technical Requirements for Cosmetic Ingredients and the Law Number 36 of the Year concerning Health.
3116635402E1A018105PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENJUALAN GAS LPG 12 KG DARI HASIL PEMINDAHAN TABUNG GAS LPG 3 KG BERSUBSIDI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
( Studi Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor : 436/Pid.Sus/2018/PN.Smg)
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENJUALAN GAS LPG 12 KG DARI HASIL PEMINDAHAN TABUNG GAS LPG 3 KG BERSUBSIDI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
(Studi Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor : 436/Pid.Sus/2018/PN.Smg)
Oleh:
Fransisca Dwi Ria Nanda E1A018105
ABSTRAK

Sumber Daya Alam termasuk bahan bakar semakin terbatas berbanding terbalik dengan populasi manusia yang terus meningkat mengakibatkan pemakaiannya tidak terkontrol. Kebutuhan masyarakat dalam penggunaan Tabung Gas LPG untuk keperluan sehari-hari yang semakin meningkat membuat pelaku usaha menyediakan Tabung Gas LPG semakin banyak untuk dijual dan persaingan usaha semakin tinggi karena hanya mementingkan keuntungan uang semata. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen penjualan gas lpg 12 kg dari hasil pemindahan tabung gas lpg 3 kg bersubsidi berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Studi Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 436/Pid.Sus/2018/PN.Smg).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, data yang diperoleh disajikan dengan teks deskriptif sistematis, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa RB. YOGI KRISTIANISCAYA bin PRATIKYO terbukti melakukan pemindahan tabung gas LPG tidak sesuai berat bersug, isi bersih atau netto dalam jumlah hitungan sebagaimana dinyatakan dalam label atau etiket barang tersebut dan tidak sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jumlah hitungan menurut ukuran yang sebenarnya. Hakim sudah tepat menerapakan Pasal 8 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Putusan Nomor 436/Pid.Sus/2018/PN. Smg, menerapkan Pasal 8 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen untuk menjerat RB. YOGI KRISTIANISCAYA bin PRATIKYO dengan pidana penjara 1 (satu) tahun.

Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Konsumen, LPG tidak sesuai berat bersih
LEGAL PROTECTION OF LPG GAS CONSUMER SALES OF 12 KG LPG GAS FROM THE PRODUCT OF SUBSIDIED 3 KG LPG GAS CYLINDERS BASED ON ACT NUMBER 8 OF 1999 ON CONCERNING CONSUMER PROTECTION
(Study of Semarang District Court Decision Number: 436/Pid.Sus/2018/PN.Smg)
By:
Fransisca Dwi Ria Nanda E1A018105
ABSTRACT

Natural resources, including fuel, are increasingly limited, inversely proportional to the increasing human population, resulting in uncontrolled use. The increasing needs of the community in using LPG Gas Cylinders for daily needs have made business actors provide more and more LPG Gas Cylinders for sale and business competition is getting higher because they are only concerned with making money. This research was conducted with the aim of knowing the legal protection of consumers selling 12 kg lpg gas from the transfer of subsidized 3 kg lpg gas cylinders based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (Semarang District Court Decision Study Number 436/Pid.Sus/2018 /PN.Smg).
The method used in this research is normative juridical with descriptive analytical research specifications. The data sources used are primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The data collection method was carried out by literature study, the data obtained were presented with systematic descriptive text, and the data analysis method used was a qualitative normative method.
Based on the results of the study, shows RB. YOGI KRISTIANISCAYA bin PRATIKYO proven moved LPG gas cylinders not according to the weight, net content or net in the calculated amount as stated in the label or label of the item and not in accordance with the actual size, measure, scale and number of counts. The judge has correctly applied Article 8 paragraph (1) letters a and b of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection in Decision Number 436/Pid.Sus/2018/PN. SMG, apply Article 8 paragraph (1) letters a and b of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection to ensnare RB. YOGI KRISTIANISCAYA bin PRATIKYO with imprisonment of 1 (one) year.

Keywords: Legal Protection, Consumers, LPG not according to net weight
3116735508E1A018114PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG HAK ATAS MEREK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN NOMOR 09/ PDT.SUS-MEREK/2021/PN.NIAGA.JKT.PST.Keberagaman merek di era globalisasi memberikan peluang besar bagi produsen yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pelanggaran merek. Salah satu bentuk pelanggaran merek adalah penggunaan merek tanpa ijin atau peniruan terhadap merek yang merugikan pemilik merek. Pemilik merek terdaftar berhak mendapatkan perlindungan hukum apabila terjadi pelanggaran hak atas merek.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada studi kepustakaan dan peraturan perundang-undangan beserta peraturan pelaksanaannya. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan metode kualitatif dan disajukan dalam bentuk uraian secara sistematis.
Hasil penelitian berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 09/Pdt.Sus-Merek/2021 menunjukan bahwa PT. SUN LOGISTIK INTERNASIONAL telah terbukti melanggar Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, mengenai penggunaan merek yang memiliki kesamaan pada pokoknya atau setidak-tidaknya secara keseluruhannya. Sehingga dalam hal ini PT.SUN LOGISTICS telah mendapatkan perlindungan hukum.
The diversity of brands in the era of globalization provides a great opportunity for irresponsible manufacturers to commit brand infringement. One form of trademark infringement is the use of a trademark without permission or imitation of a mark that is detrimental to the brand owner. Trademark owners who have registered are entitled to legal protection in the event of a violation of trademark rights.
The research method used is normative juridical with descriptive specifications. The data used in this study is secondary data sourced from literature studies and legislation and their implementing regulations. The data obtained were then processed by qualitative methods and presented in the form of a systematic description.
The results of the study based on the Central Jakarta Commercial Court Decision Number 09/Pdt.Sus-Merek/2021 showed that PT. SUN LOGISTIK INTERNATIONAL has been proven to have violated the rights to trademarks based on Law Number 20 of 2016 concerning Brands and Geographical Indications, regarding the use of marks that have similarities in principle or at least in their entirety. So in this case PT. SUN LOGISTICS has received legal protection.
3116835731E1A017047PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN DALAM ASUHAN KEBIDANAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi pengaturan dan bentuk perlindungan hukum pasien dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan analistis (analitycal approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Spesifikasi dari penelitian ini adalah inventarisasi peraturan perundang-undangan (hukum positif), penelitian taraf sinkronisasi hukum, dan penemuan hukum in concreto dengan menggunakan data sekunder serta metode analisis isi dan analisis perbandingan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa pengaturan perlindungan hukum pasien dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan telah menunjukkan taraf sinkronisasi. Artinya, pengaturan perlindungan hukum pasien dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki derajat lebih tinggi menjadi dasar pembentukan bagi peraturan yang lebih rendah dan peraturan perundang-undangan yang lebih rendah tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Bentuk perlindungan hukum pasien dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan kesehatan dalam peraturan perundang-undangan meliputi : jaminan pengaturan memperoleh pelayanan kebidanan sesuai dengan kompetensi, kode etik, standar profesi, dan standar pelayana prosedur; jaminan pengaturan memperoleh informasi yang benar dan jelas mengenai kesehatan pasien; jaminan pengaturan meminta pendapat bidan lain; jaminan pengaturan memberi persetujuan atau penolakan tindakan kebidanan yang akan dilakukan; jaminan memperoleh kerahasiaan kesehatan pasien; jaminan pengaturan terkait rujukan pasien; jaminan pengaturan pembuatan dan penyimpanan catatan/dokumen pemeriksaan; dan jaminan pengaturan memperoleh ganti rugi.This research's purpose is to recognize the synchronization of regulations and the form of legal protections for patients under obstetrics' care in health care facility. This research is a normative jurdical research with statute approach, analytical approach and conceptual approach. The specification of this research is regulations inventarization, synchronization level of research, and in concreto legal finding. The result of the research shows that the regulations regarding legal protection for patients under obstetrics' care in health care facility are already on synchronization level, which means the regulations regarding legal protection for patients under obstetrics' care in health care facility that has a higher become the foundation of the lower level regulations in the same field and those lower level regulations aren't conflicting with the higher level regulations. The form of legal protection for patients under obstetrics' care in health care facility consists of: the assurance of regulations of getting obstetrics service in accordance to competence, code of ethics, profession standards, and the standards of service procedure; the assurance of regulations in getting valid and clear information on patient's health; the assurance of regulations in getting second opinion from other midwives; the assurance of regulations in whether giving consent or refusal on obstetrics' action that's about to be done; the assurance of patient's health confidentiality; the assurance of regulations in patient reference;, the assurance of regulation in making and archiving of examinations' notes/documents and the assurance of getting compensation.
3116934480F1I014017Pengaruh Islamophobia Kelompok Sayap Kanan Terhadap Kehidupan Masyarakat Muslim di Spanyol Tahun 2015-2017Sebagai bagian dari negara Eropa, Spanyol ikut terbawa dalam fenomena Islamophobia. Fenomena ini terjadi di Spanyol karena adanya rasa takut akan terjadinya „Islamisasi Barat‟ seperti pada historis dari negara ini. Ditambah dengan adanya peningkatan populasi masyarakat muslim di Spanyol yang mana sebagian besar merupakan imigran dari negara-negara Mediteran yang penduduknya memang mayoritas beragama Islam, sehingga masyarakat Spanyol merasa ini menjadi masalah krisis identitas nasional. Bahkan terjadinya tragedi terorisme di Eropa yang mengatasnamakan Islam membuat masyarakat Spanyol memandang Islam identik dengan kekerasan dan teror, dan hal ini pun seringkali dimanfaatkan oleh partai-partai sayap kanan dan kelompok pendukungnya untuk menarik perhatian dan mendapat dukungan lebih dari warganya.

Sehingga penelitian ini akan melihat secara mendalam tentang pengaruh dari adanya gerakan Islamophobia yang dilakukan oleh kelompok sayap kanan terhadap kehidupan masyarakat muslim di Spanyol. Fokus penelitian yang berjudul “Pengaruh Islamophobia Kelompok Sayap Kanan Terhadap Kehidupan Masyarakat Muslim di Spanyol Tahun 2015-2017” adalah melihat bentuk Islamophobia yang dilakukan oleh kelompok sayap kanan terhadap masyarakat muslim di Spanyol, serta melihat kondisi kehidupan masyarakat muslim di Spanyol dengan adanya Islamophobia itu sendiri. Fokus ini akan dijelaskan dalam beberapa bidang yaitu: Pendidikan; Politik; Media; Sistem Peradilan; Pekerjaan; dan Internet. Jadi dari fokus tersebut dapat diketahui bahwa dalam kurun waktu tahun 2015-2017, bentuk-bentuk diskriminasi terhadap masyarakat muslim di Spanyol masih sering terjadi dan sebagian besar dilakukan oleh kelompok sayap kanan. Tentu ini mempengaruhi kehidupan masyarakat muslim di Spanyol yang merasa dirugikan, walaupun terdapat perjanjian dan badan khusus untuk memantau serta menangani fenomena ini tetapi implementasinya belum optimal. Dibuktikan dengan angka Islamophobia di Spanyol setiap tahunnya meningkat.
Kata Kunci : Islamophobia, Kelompok sayap kanan, Diskriminatif, Eropa, Spanyol.
As part of a European country, Spain is dragged into the phenomenon of Islamophobia. This phenomenon occurred in Spain because there is fear of the 'Western Islamization' as in the history of this country. Added with the increase in the population of Muslim peoples in Spain whos most of which are immigrants from Mediterranean countries whose majority are Muslim, the Spanish peoples feel that this is a problem of a national identity crisis. Even the tragedy of terrorism in the name of Islam in Europe has made Spanish peoples view Islam as synonymous with violence and terror, and this is often utilized by right-wing parties and their supporters to draw attention and get more support from its citizens.

So this research will look in depth at the affect of the Islamophobic movement carried out by right-wing group on the life of the Muslim peoples in Spain. The focus of the research entitled "The affect of Right-wing group Islamophobia on the Life of Muslim Peoples in Spain in 2015-2017" is to look at the form of Islamophobia carried out by right-wing group against Muslim peoples in Spain, and to look at the living conditions of Muslim peoples in Spain with the existence of Islamophobia itself. This focus will be explained in several areas namely: Education; Political; Media; Justice System; Employment; and the Internet. So from this focus it can be seen that in the period 2015-2017, forms of discrimination against Muslim peoples in Spain are still common and are mostly done by right-wing group. Of course this affects the lives of the Muslim peoples in Spain who feel disadvantaged, even though there are agreements and special NGOs to monitor and deal with this phenomenon, their implementation is not optimal. This is proven by the number of Islamophobia in Spain increasing every year.
Keywords : Islamophobia, Right-wing group, Discrimination, Europe, Spain.
3117034482G1B016023Hubungan Laju Aliran Saliva Dengan Karies Gigi Anak Thalassemia Mayor Usia 12-17 Tahun di RSUD BanyumasLatar Belakang. Thalassemia merupakan kelainan genetik dalam sintesis hemoglobin (Hb) pengidap. Pada pengidap thalassemia dapat terjadi penurunan laju aliran saliva, salah satunya dipengaruhi oleh perawatan berupa transfusi darah. Menurunnya laju aliran saliva dapat mengakibatkan terjadinya karies pada gigi pasien. Tujuan. Mengetahui hubungan laju aliran saliva dengan prevalensi karies gigi pada anak thalassemia mayor usia 12-17 tahun di RSUD Banyumas. Metode. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pengidap thalassemia mayor usia 12-17 tahun di RSUD Banyumas. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan subyek penelitian berjumlah 68 orang. Pengumpulan data subyek penelitian melalui rekam medis di unit thalassemia RSUD Banyumas. Laju aliran saliva dihitung dengan menghitung volume saliva yang dikumpulkan dengan metode passive droling selama 5 menit dengan satuan ml/menit. Angka karies gigi diukur dengan indeks DMF-T. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil. Rerata laju alir saliva pada pasien anak thalassemia mayor yaitu 0,14 ml/menit menunjukkan hiposaliva dan indeks DMF-T kategori sangat tinggi yaitu 6,63. Uji statistik menunjukan terdapat hubungan korelasi yang bermakna dan bernilai negatif antara laju aliran saliva dengan karies gigi pada anak thalassemia mayor (p < 0,001). Simpulan. Terdapat penurunan laju alir saliva yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya peningkatan karies gigi pada pengidap thalassemia mayor usia 12-17 tahun di RSUD Banyumas.Background. Thalassemia is a genetic disorder of the synthesis of hemoglobin (Hb). The salivary flow rate of thalassemia patients can decrease due to various factors like blood transfusion treatment. The decreased salivary rate can cause dental caries. Purpose. To know the correlation between salivary flow rate and dental caries prevalence of thalassemia significant patients aged 12-17 years in Banyumas District General Hospital. Methods. This research was observational analytic with a cross-sectional design. The research population is patients with thalassemia major aged 12-17 years old in Banyumas District General Hospital. The 68 subjects were chosen using purposive sampling methods. The data of subjects were collected from medical records at the Thalassemia Department of Banyumas District General Hospital. The saliva collection measured the Salivary flow rate (ml/min) using a passive drolling method for 5 minutes. The dental caries was measured using the DMF-T index. Pearson’s Product Moment correlation test statically analyzed data. Result. The result showed that the mean salivary flow rate in children with thalassemia major was 0.14 ml/min indicated as hyposalivation condition and the DMF-T index was very high (6.63). The statistic analysis showed a significant correlation with a negative value between salivary flow rate and dental caries in children with thalassemia major (p < 0,001). Conclusion. The low salivary flow rate affects the occurrence of dental caries in children with thalassemia major aged 12-17 years, at Banyumas General Hospital.
3117134484E1A017213PERMOHONAN IZIN POLIGAMI KARENA WASIAT (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Cilacap Nomor : 3793/Pdt.G/2020/PA.Clp)
Tulisan hukum ini berjudul Permohonan Izin Poligami Karena Wasiat (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Nomor : 3793/Pdt.G/2020/PA.Clp). Salah satu kasus yang terjadi dalam penelitian ini adalah tentang permohonan izin poligami karena wasiat. Secara garis besar perkara dalam penelitian ini bermula dari permohonan yang diajukan oleh pemohon ke Pengadilan Agama Cilacap untuk melakukan poligami dengan alasan menjalankan wasiat amannah dari kakak kandungnya sebelum meninggal dunia agar “mengrumat” mantan istrinya yang diartikan “mengrumat” ini adalah untuk menikahi mantan isteri dari mendiang kakak kandungnya tersebut.
Berdasarkan latar belakang tersebut, yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan izin poligami dengan alasan wasiat (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 3793/Pdt.G/2020/PA.Clp). Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber atau bahan pustaka yang telah ada yang mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku perpustakaan, peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, artikel- artikel, kamus, ensiklopedi, serta dokumen yang berkaitan dengan materi penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dasar pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan izin poligami, berdasarkan pada syarat kumulatif poligami saja yaitu pada Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Jo Pasal 41 huruf (c) Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975. Menurut peneliti, hakim tidak mempertimbangkan unsur yang ada dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974, Pasal 41 huruf (a) Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 dan Pasal 57 Kompilasi Hukum Islam sebagai syarat alternatif poligami, selain itu Termohon pada awalnya tidak menyetujui adanya poligami tersebut dilihat dari fakta di persidangan yaitu mediasi yang gagal, maka hal tersebut tidak sesuai dengan Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974, serta wasiat yang diartikan Pemohon dalam kasus ini tidak sesuai dengan Pasal 195 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam, maka dalam kasus ini Hakim telah benar dengan tidak mempertimbangkan wasiat tersebut. Atas dasar tersebut, melakukan poligami dengan alasan wasiat tidak dibenarkan karena dalam kasus ini tidak memenuhi syarat-syarat orang berwasiat.
This legal paper is entitled Application for Polygamy Permits Due to Wills (Juridical Review of Religious Court Decisions Number: 3793/Pdt.G/2020/PA.Clp). One of the cases that occurred in this study was the application for a polygamy permit due to a will. Broadly speaking, the case in this study stems from an application submitted by the applicant to the Cilacap Religious Court to carry out polygamy on the grounds of carrying out the amanah will of his older brother before he died in order to "treat" his ex-wife which means "to obey" this is to marry the ex-wife of his late brother.
Based on this background, the formulation of the problem in this research is how the judge's legal considerations are based in granting polygamy permits on the grounds of a will (Juridical Review of Decision Number 3793/Pdt.G/2020/PA.Clp). This study uses secondary data, namely data obtained from existing sources or library materials which include official documents, library books, laws and regulations, scientific works, articles, dictionaries, encyclopedias, and documents related to research material.
Based on the results of the study, it can be concluded that the basic legal considerations of judges in granting polygamy permits are based on the cumulative requirements of polygamy only, namely Article 5 paragraph (1) of Law no. 1 of 1974 Jo Article 41 letter (c) Government Regulation no. 9 of 1975. According to the researcher, the judge did not consider the elements contained in Article 4 paragraph (2) of Law no. 1 of 1974, Article 41 letter (a) Government Regulation no. 9 of 1975 and Article 57 of the Compilation of Islamic Law as an alternative requirement for polygamy, In addition, the Respondent initially did not agree with the existence of polygamy, judging from the facts at the trial, namely the failed mediation, so this is not in accordance with Article 3 paragraph (2) of Law No. 1 Year 1974, as well as the will which is interpreted by the Petitioner in this case is not in accordance with Article 195 paragraph (1) of the Compilation of Islamic Law, so in this case the Judge was correct by not considering the will. On this basis, practicing polygamy on the grounds of a will is not justified because in this case it does not meet the requirements of the person in the will.
3117234460J1A017007The Influence of Social Media on Venus's Role Identity Change as Depicted in Henry Joost's NervePenelitian yang berjudul “The Influence of Social Media on Venus’s Role Identity Change as Depicted in Henry Joost’s Nerve” ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial dalam film Nerve karya Joost terhadap perubahan identitas dan perilaku Venus. Peneliti menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data. Data primer penelitian ini adalah film Nerve karya Henry Joost (2016). Dalam menganalisis bagaimana media sosial mempengaruhi perubahan identitas Venus, peneliti menggunakan teori Burke (2006) tentang Perubahan identitas. Selain itu, untuk menguraikan analisis, peneliti juga menerapkan teori Kontrol Identitas Burke (2006), Teori Harga Diri Cast dan Burke (2002), dan dialog sebagai elemen teori sinematografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan identitas dan perilaku Venus dapat dilihat dari keikutsertaannya dalam Nerve sebagai watcher, player, dan snitcher. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial Nerve menjadi penyebab perubahan identitas Venus.This research titled “The Influence of Social Media on Venus’s Role Identity Change as Depicted in Henry Joost’s Nerve” is aimed to figure out the influence of social media in the movie Nerve by Joost on Venus’s identity and behavior changes. The researcher employed the qualitative method to analyze the data. The primary data of this research is a movie titled Nerve by Henry Joost (2016). In analyzing how social media influenced Venus’s identity change, the researcher used Burke’s theory (2006) Identity Change. In addition, to elaborate the analysis, the researcher also applies Burke’s (2006) Identity Control Theory, Cast and Burke’s (2002) Self- esteem Theory, and dialogues as the elements of Cinematography Theory. The results show that Venus’ identity and behavior changes can be seen from her participation in Nerve as watcher, player, and snitcher. This research concludes that Nerve social media is the reason for Venus’s identity change.
3117344602C1A017111Analisis kinerja dan kesejahteraan pengrajin makanan kecil di kecamatan rakit kabupaten banjarnegaraPenelitian ini dilatarbelakangi oleh usaha makanan kecil yang merupakan pusat produksi di Kecamatan Rakit Banjarnegara, yang memiliki keunggulan dibidang bahan baku, bahan baku tersebut diambil dari pengepul sekitar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pemilik makanan kecil dan mengetahui Tingkat kesejahteraan dari pengrajin makaanan kecil di Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 81 pemilik tempat usaha dengan menggunakan metode sensus. Adapun tehnik pengambilan data diperoleh secara langsung dari responden melalui observasi dan wawancara.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kinerja usaha menggunakan analisis R/C Rasio, sedangkan untuk analisis Tingkat kesejahteraan dengan cara membandingkan pendapatan perkapita perharidari keluarga pengrajin makanana kecil dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang berlaku di Kabupaten Banjarnegara.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R/C Rasio dan usaha makanan kecil di Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara 50% . Nilai R/C Rasio lebih kecil, artinya usaha tersebut belum sejahtera serta laya untuk dikembangkan. Sebagian besar dari keluarga pengrajin makanan kecil di Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara dapat dikatakan Sejahtera karena pendapatan perkapita per hari sudah mencukupi denga adanya pekerjaan sampingan.
Implikasi dari penelitian ini pengrajin makanan kecil diharapkan untuk lebih memperhatikan faktor-faktor produksi yang digunakan dari mulai pemasaran produknya secara online.
This research is motivated by a small food business which is a production center in Rakit Banjarnegara District, which has advantagesbin the field of raw materials, these raw materials are tahen from local collectors.
This research aims to analyze the performace of small food owners and determine the level of welfare of small food craftsmen in Rakit District, Banjarnegara Regerency. The number of respondents in this study was 81 business owners using the census method. The data collection technique was obtained directly from respondents though observation and interviews.
The analytical method used in this research is business performance analysis using R/C Ratio analysis, meanwhile, to analyze the level of welfare by comparing the per capital income per day of small food crafts families with the Regency minimum Wage (UMK) that applies in Banjarnegara Regency.
The results of this research show that the value of the R/C Ratio and small food businesses in Rakit District, Banjarnegara Regency is 50%. The R/C Ratio value is smaller, meaning the business is prosperous and feasible to develop. Most of the families of small food craftsmen in Rakit District, Banjarnegara Regency can be said to be prosperous because their per capita income per day is sufficient.
The implications of this research are that small food craftsmen are expected to pay more attecation to the production factors used from marketing their products online.
3117432835G1A016120PERAWATAN JENAZAH COVID-19 DI INSTALASI FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTOLatar Belakang: Problem based-learning (PBL) merupakan suatu metode pembelajaran dengan pendekatan memberlakukan masalah-masalah yang ada di lingkup kesehatan untuk dianalisis dengan berkelompok. Perlunya evaluasi terkait metode pembelajaran PBL yang telah berjalan sangat dibutuhkan dalam perkembangan strategi metode pembelajaran yang lebih baik. Terkait dengan hal ini, studi mengenai PBL perlu didalami berdasarkan data lapangan di pelbagai FK di Indonesia yang heterogen. Pentingnya studi lebih dalam terkait pengalaman yang diresapi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed dalam sebuah persepsi mengenai metode PBL yang telah berjalan dan pentingnya memahami apa saja yang dialami atau dirasakan mahasiswa

Latar Belakang: Pada awal tahun 2020, dunia sedang waspada corona virus yang menyebabkan penyakit COVID-19. Penularan COVID-19 sangatlah cepat sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 ini sebagai pandemi pada tanggal 11 Maret 2020. Saat ini di Indonesia, dilaporkan terdapat lebih dari 4,2 juta kasus dan menyebabkan lebih dari 142 ribu kematian. Risiko kematian pada pasien COVID-19 akan meningkat apabila terdapat komorbiditas berupa penyakit kronis pada pasien tersebut. Sebuah penelitian di India melaporkan bahwa sebanyak 71,6% pasien COVID-19 yang meninggal memiliki komorbiditas diabetes mellitus, sebanyak 61,9% memiliki komorbiditas hipertensi, dan sebanyak 28,5% memiliki komorbiditas obesitas. Hasil otopsi yang dilakukan pada penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat bukti kerusakan berbagai organ disebabkan infeksi virus dan akibat dari kondisi komorbiditas. Studi terkait COVID-19 dan berbagai komorbidnya awalnya dilaporkan oleh beberapa penelitian sebelumnya, yaitu hipertensi, diabetes mellitus, penyakit paru obstruksi kronis, asma, dan penyakit jantung coroner.
Tujuan : Untuk mengetahui Mengetahui gambaran karakteristik jenazah COVID-19 dalam pemulasaran di Instalasi Forensik dan Medikolegal RSMS Purwokerto.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Deskriptif berarti penelitian ini bertujuan untuk meneliti gambaran suatu fenomena ada populasi, tanpa menginvestigasi hubungan antar fenomena tersebut. Observasional berarti peneliti tidak memberikan intervensi apapun kepada subjek penelitian, tetapi hanya melakukan pengamatan.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat terlihat bahwa kasus kematian Covid-19 lebih cenderung terjadi pada usia lebih tua dibandingkan dengan usia muda. Jenis kelamin Laki-laki memiliki frekuensi kematian yang lebih besar dibandingkan perempuan. terlihat juga bahwa jumlah pasien yang memiliki paparan covid hingga meninggal paling singkat cenderung lebih besar dibandingkan yang terpapar lebih lama dan diketahui pula penyakit komorbid pada jenazah Covid-19 paling tinggi adalah pertama yaitu hipertensi lalu diikuti oleh DM tipe 2, gagal jantung dan penyakit ginjal kronik.
Kesimpulan: Studi ini dapat memperlihatkan karakteritik jenazah pada kasus kematian akibat Covid-19 lebih tinggi pada laki-laki dibanding perempuan dan tertinggi berdasarkan kategori usia kemenkes 2009 yaitu pada usia manula atau diatas 65 tahun dan penyakit komorbid terbanyak pada jenazah Covid-19 adalah Hipertensi.
Background : At the beginning of 2020, the world was on alert for the corona virus that causes the disease COVID-19. The spread of COVID-19 is so fast that the World Health Organization (WHO) designated COVID-19 as a pandemic on March 11, 2020. Currently there are more than 236 million cases reported in 225 countries worldwide and caused more than 4.8 million deaths. . Meanwhile in Indonesia, it was reported that there were more than 4.2 million cases and more than 142,000 deaths. The risk of death in COVID-19 patients will increase if there are comorbidities in the form of chronic diseases in these patients. An Indian study reported that 71.6% of COVID-19 patients who died had comorbid diabetes mellitus, 61.9% had comorbid hypertension, and 28.5% had comorbid obesity. The results of the autopsy carried out in this study showed that there was evidence of damage to various organs caused by viral infections and as a result of comorbid conditions. Studies related to COVID-19 and its various comorbidities were initially reported by several previous studies, namely hypertension, diabetes mellitus, chronic obstructive pulmonary disease, asthma, and coronary heart disease.
Objective: To find out the description of the characteristics of the COVID-19 corpse in the screening at the Forensic and Medicolegal Installation of RSMS Purwokerto.
Methods: This research is a descriptive observational study with a cross sectional design. Descriptive means this research aims to examine the description of a phenomenon in a population, without investigating the relationship between these phenomena. Observational means that the researcher does not provide any intervention to the research subject, but only makes observations. Cross sectional means that all data in this study were taken in the same period of time. This design was chosen because the design is the most superior compared to other research designs in terms of determining the prevalence of a disease.
Results: Based on the results of this study, it can be seen that cases of Covid-19 deaths are more likely to occur at an older age than at a young age. Gender Men have a greater frequency of death than women. It is also seen that the number of patients who had the shortest exposure to COVID-19 tended to be larger than those exposed for longer and it was also known that the highest comorbid diseases in Covid-19 bodies were first, namely hypertension, followed by type 2 DM, heart failure and chronic kidney disease.
Conclusion: This study can show that the characteristics of corpses in cases of death due to Covid-19 are higher in men than women and the highest based on the 2009 Ministry of Health age category, namely in the elderly or above 65 years and the most comorbid disease in Covid-19 corpses is Hypertension.
3117534486J1E017037A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF FANFICTION WRITTEN BY SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS DIRECTIONERS IN WATTPAD
Penelitian ini difokuskan untuk memahami dan mengidentifikasi proses, masalah, dan alternatif dalam pembuatan fanfiksi bahasa Inggris oleh siswa SMA Directioners di @onedfess fan base Twitter yang menulis fanfiksi di Wattpad. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui proses penulisan fanfiction bahasa Inggris oleh siswa SMA Directioners di Wattpad, (2) Untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh siswa SMA Directioners dalam membuat fanfiction bahasa Inggris di Wattpad. (3) Untuk mengeksplorasi bagaimana para siswa SMA Directioners mengatasi masalah dalam membuat fanfiction bahasa Inggris di Wattpad.
Metodologi penelitian ini adalah penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan fenomenologis. Sampel penelitian ini adalah 18 siswa SMA kelas 10-12 dari fanbase @onedfess di Twitter yang menjadi penulis fanfiksi di Wattpad. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data adalah analisis naratif.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) semua siswa melakukan proses menulis menurut pandangan Harmer meskipun setiap proses memiliki aktivitas yang berbeda. Hal ini terjadi karena siswa menulis sesuai dengan kemampuannya masing-masing dalam bahasa Inggris. (2) Masalah yang sering dialami siswa dalam menulis fanfiction dalam bahasa Inggris antara lain; kesalahan tata bahasa, kurangnya kosa kata, blok penulis, ketidakmampuan membuat kalimat efektif, kebingungan dalam menerapkan bahasa formal dan informal dan tantangan untuk menciptakan konflik dan suasana cerita (3) solusi yang biasanya dilakukan siswa ketika menghadapinya Permasalahannya adalah meminta bantuan kepada temannya, mencari referensi seperti internet, film, buku, dan lagu, istirahat sejenak dan menggunakan kamus.
This research is focused to understand and identify the process, problems and alternatives in creating English fanfictions by high school students Directioners on @onedfess twitter fan base who write the stories in Wattpad. The purposes of this research are: (1) To investigate the process of writing English fanfiction by students Directioners in Wattpad, (2) To identify the problems faced by high school students Directioners in creating an English fanfiction in Wattpad. (3) To explore how the students Directioners cope with the problems in creating English fanfiction in Wattpad.
The methodology of this research is exploratory qualitative research with phenomenological approach. The participants of this research were 18 senior high school students grade 10-12 from @onedfess fan base on Twitter as fanfiction writer in Wattpad. The data were collected through interview and observation. The technique of data analysis was narrative analysis.
The results of this research are: (1) all students carried out the writing process according to Harmer's view even though each process has different activities. This happens because students write according to their respective abilities in English. (2) The problems that were often experienced by students in writing fanfiction in English include; grammar errors, lack of vocabulary, writer's block, the inability to make effective sentences, the confusion in applying formal and informal language and the challenge to create conflicts and atmosphere to the story (3) solutions that were usually done by students when they encountered these problems was ask help to their friends, looked up references such as internet, movies, books, and songs, took a break and used dictionary.
3117634046A1A116007ANALISIS PERMINTAAN BERAS DI PROVINSI JAWA TENGAH
PERIODE 2013-2019
(Analysis of Demand for Rice in the Province of Central Java 2013-2019 Period)
Beras adalah salah satu bahan makanan yang mempunyai nilai gizi dan
mempunyai peran sebagai sumber tenaga bagi tubuh manusia. Permintaan beras di
Provinsi Jawa Tengah belum bisa digantikan oleh bahan makanan lainnya. Produksi
beras di Jawa Tengah cukup fluktuatif, dengan demikian usaha untuk terus
meningkatkan produksi komoditas pertanian secara ekstensi, melalui
dikembangkannya program diversifikasi untuk mendapatkan suatu pola konsumsi
pangan yang beragam dengan mutu gizi yang seimbang, lembaga bulog menstabilkan
harga dan pasokan beras di pasar dan meningkatkan produksi lokal padi dapat
dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka memenuhi
permintaan beras yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
faktor-faktor harga beras, harga tepung terigu, produksi beras dan jumlah penduduk
yang mempengaruhi permintaan beras di Provinsi Jawa Tengah dan untuk
mengetahui elastisitas permintaan dan elastisitas silang beras di Provinsi Jawa
Tengah.
Metode digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Data
digunakan penelitian ini adalah data historis runtut waktu (time series) periode 2013
sampai dengan 2019. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Tengah (BPS),
dan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah (Dishanpan Jateng). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Harga beras, harga tepung terigu, jumlah produksi dan jumlah
penduduk secara simultan dan bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap
permintaan beras di Provisi Jawa Tengah. Permintaan beras di Provinsi Jawa Tengah
bersifat in-elastis dan tepung terigu merupakan barang substitusi dari beras.
Rice is one of the food ingredients with nutritional value and has a role as a
source of energy for the human body. Other food ingredients cannot replace the
demand for rice in Central Java Province. Rice production in Central Java is quite
volatile. Thus efforts to continue to increase the production of agricultural
commodities by extension, through the development of a diversification program to
obtain a diverse food consumption pattern with balanced nutritional quality, the Bureau of Logistics Agency stabilizes rice prices and supply in the market and
increases production. The Central Java Provincial government can do local
government for rice to meet the increasing demand for rice. This study aims to
analyze the factors of rice prices, wheat flour prices.
The method used in this research is descriptive-analytical. The data used in this
study are historical time series data for the period 2013 to 2019. The data were
obtained from the Central Java Statistics Agency (BPS), and the Central Java Food
Security Service (Dishanpan Jateng). The results showed that rice price, wheat flour,
the amount of production, and the total population simultaneously and jointly have a
significant effect on the demand for rice in the Central Java Province. The demand
for rice in Central Java Province is inelastic, and wheat flour substitutes rice.
3117738271I1C016073PENGARUH PEMBERIAN PROMOSI KESEHATAN
MENGENAI SWAMEDIKASI OBAT TERHADAP
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MAHASISWA NON
KESEHATAN DI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Latar Belakang: Pemberian edukasi di kalangan mahasiswa dapat meningkatkan
penggunaan obat yang tepat, aman, bermanfaat, dan berkualitas, sehingga dapat
meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan pada kalangan masyarakat. Penelitian
ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian promosi kesehatan mengenai
swamedikasi obat terhadap pengetahuan mahasiswa non kesehatan di Universitas
Jenderal Soedirman.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan group pretest dan postest, dengan 31
orang kelompok intervensi dan 33 orang kelompok kontrol. Intervensi promosi
kesehatan swamedikasi menggunakan media leaflet dan ceramah. Analisis data
untuk mengetahui perbedaan peningkatan pengetahuan antara kelompok intervensi
dan kelompok kontrol menggunakan uji mann-whitney, untuk mengetahui adanya
peningkatan pengetahuan dengan pengaruh pemberian promosi kesehatan pada
kelompok intervensi menggunakan uji Wilcoxon dan untuk melihat hubungan
antara pengetahuan dengan perilaku mahasiswa non-kesehatan menggunakan uji
pearson product moment.
Hasil penelitian: Terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada post-test
pada kelompok intervensi dan kontrol p=0,001 (p<0,05) setelah diberikan promosi
kesehatan dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi
dan kontrol pada pengukuran pre-test sebelum diberikan promosi kesehatan
p=0.710 (p<0.05). Setelah diberikan promosi kesehatan pada kelompok intervensi
terbukti dapat meningkatkan pengetahuan pada kelompok intervensi (pvalue=0,001). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap
perilaku mengenai swamedikasi pada mahasiswa non-kesehatan di Universitas
Jenderal Soedirman (p-value=0,001).
Kesimpulan: Promosi kesehatan menggunakan media leaflet dan ceramah
mengenai swamedikasi efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa non
kesehatan di Universitas Jenderal Soedirman.
Background: Providing education among students can increase the use of
appropriate, safe, useful, and quality drugs, to improve the quality of life and health
in the community. This study aims to determine the effect of providing health
promotion regarding drug self-medication on the knowledge of non-health students
at Jenderal Soedirman University.
Methods: This study used a group pretest and posttest, with 31 intervention group
people and 33 control group people. Self-medicated health promotion interventions
using leaflets and presentations. Data analysis to determine differences in
knowledge improvement between the intervention group and the control group
using the Mann-Whitney test, to determine the increase in knowledge with the
influence of health promotion administration in the intervention group using the
Wilcoxon test, and to see the relationship between knowledge and non-health
student behavior using the Pearson product-moment test.
Result: There was a significant difference in knowledge post-test in the intervention
group p=0.001 (p<0.05) compared to the control group that was not given health
promotion p=0.710 (p>0.05). After being given health promotion in the
intervention group was shown to increase knowledge in the intervention group (p-value=0.001). There is a significant relationship between knowledge of self-medicating behavior in non-health students at Jenderal Soedirman University (p-value=0.001).
Conclusion: Health promotion using leaflet media regarding self-medication is
effective in increasing the knowledge of non-health students at Jenderal Soedirman
University.
3117834488I1E017036KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI, KESEIMBANGAN
DAN KELENTUKAN PERGELANGAN KAKI TERHADAP
KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN FUTSAL PUTRA
UNIVERSITAS PERADABAN
Cabang olahraga yang semakin digemari oleh semua lapisan masyarakat terutama kalangan pelajar dan mahasiswa saat ini yaitu olahraga futsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar (%) kontribusi power otot tungkai, keseimbangan, dan kelentukan pergelangan kaki terhadap keterampilan shooting pada cabang olahraga futsal. Penelitian jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain futsal putra Universitas Peradaban yang berjumlah 30 orang, sedangkan jumlah sampel yang diambil yaitu sebanyak 20 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis, dan sumbangan efektif serta sumbangan relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel power otot tungkai memiliki kontribusi terhadap variabel kemampuan shooting dengan nilai t hitung sebesar 2.162, nilai signifikansi sebesar 0.017 dan nilai SE sejumlah 27,7%, variabel keseimbangan memiliki kontribusi terhadap variabel kemampuan shooting dengan nilai t hitung sebesar 2.297, nilai signifikansi sebesar 0.024 dan nilai SE sejumlah 14,6%, dan variabel kelentukan pergelangan kaki memiliki kontribusi terhadap variabel kemampuan shooting dengan nilai t hitung sebesar 4.858, nilai signifikansi sebesar 0.000 dan nilai SE sejumlah 20,4%. Terdapat kontribusi sebesar 44,2% dari power otot tungkai terhadap kemampuan shooting pemain futsal Putra Universitas Peradaban, dan terdapat kontribusi sebesar 23,3% dari keseimbangan terhadap kemampuan shooting pemain futsal Putra Universitas Peradaban, serta terdapat kontribusi sebesar 32,5% dari kelentukan pergelangan kaki terhadap kemampuan shooting pemain futsal Putra Universitas Peradaban.The sport that is increasingly favored by all levels of society, especially among students and college students today is futsal. This study aims to determine how much (%) the contribution of leg muscle power, balance, and ankle flexibility to shooting skills in futsal. This type of research is quantitative research with a correlational approach. The population in this study were male futsal players from the University of Civilization, totaling 30 people, while the number of samples taken was 20 people. Data analysis in this study used multiple linear regression analysis of normality test, linearity test, hypothesis testing, and effective contribution and relative contribution. The results showed that the leg muscle power variable contributed to the shooting ability variable with a t-count value of 2.162, a significance value of 0.017 and a SE value of 27.7%, the balance variable contributed to the shooting ability variable with a t-count value of 2.297, the value of a significance of 0.024 and an SE value of 14.6%, and the ankle flexibility variable contributed to the shooting ability variable with a t-count value of 4.858, a significance value of 0.000 and an SE value of 20.4%. There is a contribution of 44.2% of leg muscle power to the shooting ability of the men's futsal players of the University of Peradaban, and there is a contribution of 23.3% of the balance to the shooting abilities of the men's futsal players of the University of Peradaban, and there is a contribution of 32.5% of the wrist flexibility. feet on the shooting ability of men's futsal players at the University of Civilization.
3117934485C1A015097Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani untuk Melakukan Usahatani Bengkuang di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten BanyumasPenelitian ini berjudul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani untuk Melakukan Usahatani Bengkuang di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis pengaruh umur, tingkat pendidikan, luas lahan, pendapatan, pengalaman berusahatani, dan jumlah tanggungan terhadap keputusan petani untuk melakukan usahatani bengkuang, (2) mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap pengambilan keputusan petani untuk melakukan usahatani bengkuang. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kuantitatif dengan teknik penelitian survey. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi logistik. Responden dalam penelitian ini sebanyak 124 orang yang terdiri dari 49 petani yang melakukan usahatani bengkuang dan 75 petani yang tidak melakukan usahtani bengkuang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan petani dalam melakukan usahatani bengkuang adalah luas lahan dan pendapatan. Sedangkan umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh terhadap keputusan petani, (2) pendapatan merupakan faktor yang paling berpengaruh pada pengambilan keputusan petani untuk melakukan usahatani bengkuang.
Implikasi pada penelitian ini, petani yang belum memiliki keinginan melakukan usahatani bengkuang, hendaknya mencoba melakukan usahatani bengkuang, karena terbukti petani yang melakukan usahatani bengkuang memiliki rata-rata pendapatan sebesar Rp. 18,147,398,- per hektar tiap panen dengan luas lahan antara lebih dari 0,75 sampai dengan 1 hektar (ha), sehingga diharapkan petani yang memiliki luas lahan mendekati 1 hektar (ha) dapat memilih melakukan usahatani bengkuang agar dapat meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas beserta Penyuluh Pertanian Kecamatan Kembaran hendaknya memberikan edukasi terkait budidaya komoditas bengkuang.
This research is entitled "Factors Influencing Farmers' Decisions to Do Bengkuang Farming in Linggasari Village, Kembaran District, Banyumas Regency". The purpose of this study was to (1) analyze the effect of age, education level, land area, income, farming experience, and number of dependents on farmers' decisions to farm bengkuang, (2) find out the factors that most influence farmers' decision making to do farm bengkuang. This research is included in the type of quantitative research with survey research techniques. The data analysis technique used is logistic regression analysis. Respondents in this study were 124 people consisting of 49 farmers who did bengkuang farming and 75 farmers who did not do bengkuang farming.
The results showed that, (1) the factors that significantly influence farmers' decisions in doing bengkuang farming are land area and income. Meanwhile, age, education level, farming experience, and number of dependents have no effect on farmers' decisions, (2) income is the most influential factor in farmers' decision making to do bengkuang farming.
The implication of this research is that farmers who do not have the desire to do bengkuang farming should try to do bengkuang farming, because it is proven that farmers who do bengkuang farming have an average income of Rp. 18,147,398,- per hectare per harvest with a land area of ​​more than 0.75 to 1 hectare (ha), so it is expected that farmers who have a land area close to 1 hectare (ha) can choose to do bengkuang farming in order to improve welfare. In addition, the Banyumas Regency Agriculture Service and Agricultural Extension Officers in the Kembaran District should provide education regarding the cultivation of bengkuang commodities.
3118035509E1A017239PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) SEPIHAK OLEH PEKERJA ATAS DASAR PAKSAAN UNTUK MENGUNDURKAN DIRI DARI PERUSAHAAN PADA PT SULAWESI MINING INVESTMENT
(Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 472 K/Pdt.Sus-PHI/2020)
Pemutusan Hubungan Kerja sedapat mungkin harus dihindari. Pemutusan hubungan kerja dapat terjadi karena hukum, oleh pengusaha, oleh pekerja, atau karena putusan Pengadilan. Pemutusan hubungan kerja dapat dilakukan oleh pekerja dengan mengundurkan diri atas kemauan sendiri. Namun, bisa terjadi rekayasa oleh pengusaha agar tidak harus membayarkan pesangon. Sebagaimana yang terjadi pada kasus dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 472 K/Pdt.Sus-PHI/2020. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis mekanisme pemutusan hubungan kerja oleh pekerja dan pertimbangan hukum hakim dalam menetapkan putusan Mahkamah Agung Nomor 472 K/Pdt.Sus-PHI/2020 beserta implikasinya terhadap para pihak.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian inventarisasi hukum positif dan menemukan hukum untuk suatu perkara in concreto. Data penelitian bersumber dari data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Metode penyajian data dalam bentuk teks naratif. Metode analisis data normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunduran diri dapat dilakukan pekerja berdasarkan persyaratan dalam Pasal 162 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hakim telah benar menerapkan hukum dalam pertimbangannya yaitu bahwa tidak terjadi pengunduran diri atas kemauan pekerja/buruh, tetapi telah terjadi pemutusan hubungan kerja sepihak oleh pengusaha. Sehingga, pengusaha harus membayarkan hak-hak pekerja akibat pemutusan hubungan kerja.
A termination of employment should be avoided as much as possible. It can occur due to law, by employers, by workers, or by a court decision. It can be carried out by workers by resigning with their own volition. However, there can be a manipulation by employers with the intention of not paying the severance pay. As happened in the case of the Supreme Court Judgment Number 472 K/Pdt.Sus-PHI/2020. Therefore the purpose of this study is to find out, examine, and analyze the mechanism of termination of employment by workers and the legal considerations of the judge in determining the Supreme Court Judgment Number 472 K/Pdt.Sus-PHI/2020 and its implications for the parties involved.
This study uses a normative juridical approach with a specification of positive law inventory research and finds the law for a case in concreto. Research data sourced from secondary data. The data was collected by using the method of literature study. The data will be presented in the form of narrative text. The data analysis method used is normative qualitative.
The results of this study indicate that resignation can be done based on the requirements in Article 162 paragraph (3) of Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. The judge has correctly applied the law in his judgment, that there is no resignation at the will of the worker, therefore there has been a unilateral termination of employment by the employer. Thus, the employer is required to pay for the worker's rights due to termination of employment.