Home
Login.
Artikelilmiahs
32010
Update
YUDA SAFRILANA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS ALIRAN DARAH PADA ARTERI INTRACRANIAL STENOSIS PENYEBAB STROKE ISKEMIK MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Proses peredaran darah dipengaruhi oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah dan kerja otot jantung. Proses peredaran darah merupakan contoh dinamika fluida pada tubuh manusia yang memiliki peran dalam perkembangan penyakit arteri. Salah satu contoh adalah penyempitan arteri. Penyempitan ini terjadi karena penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Penumpukan plak ini akan mempengaruhi kecepatan dan tekanan pada pembuluh darah, kecepatan aliran darah dalam pembuluh stenosis akan melambat dan mengakibatkan tekanan meningkat. Semakin besar ukuran stenosis tekanan dalam area pembuluh darah stenosis akan semakin tinggi. Stenosis yang memiliki niai tekanan cukup tinggi menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan memicu munculnya penyakit stroke. Model matematika dari permasalahan aliran darah pada arteri intracranial stenosis dikembangkan dari persamaan Navier-Stokes kemudian diubah menjadi fungsi aliran dan vortisitas. Kemudian persamaan tersebut diselesaikan dengan menggunakan metode beda hingga. Penyelesaian persamaan didasarkan pada skema iterasi Gauss-Seidel untuk medapatkan nilai fungsi aliran dan vortisitas yang sudah mencapai konvergen. Nilai-nilai tersebut akan digunakan untuk mencari nilai kecepatan dalam arah aksial (w) dan kecepatan dalam arah radial (v), nilai v dan w akan digunakan untuk mencari nilai tekanan (P). Kemudian persamaan tersebut dituliskan dalam program software Matlab 6.1 untuk dilakukan running program, hasil running yang didapat merupakan nilai v, w dan P yang sudah mencapai konvergen. Simulasi pemprograman dilakukan dengan variasi nilai viskositas 0,035 poise, 0,020 poise ,dan 0,045 poise dan diperoleh bahwa nilai kecepatan dalam arah aksial (w) akan melambat ketika melewati area stenosis dan nilai kecepatan akan kembali normal ketika menjauhi area stenosis. Sedangkan nilai kecepatan dalam arah radial (v) akan bergerak menuju nilai 0 untuk memnuhi hukum kontinuitas. Kecepatan pada area stenosis yang melambat mengakibatkan tekanan pada area stenosis akan meningkat dan akan kembali normal setelah melewati area stenosis. Variasi nilai viskositas membuat tingkat kekentalan darah berbeda, sehingga menyebabkan semakin kental cairan darah maka aliran darah akan bergerak lambat, semakin encer atau nilai viskositasnya rendah darah akan lebih mudah bergerak. Pengaruh variasi nilai viskositas yang memicu penyumbatan pembuluh darah akibat perubahan nilai kecepatan dalam arah aksial yang berpengaruh terhadap tekanan dalam pembuluh darah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The circulatory process is influenced by the speed of blood, the cross-sectional area of blood vessels and the work of the heart muscle. Circulatory process is an example of fluid dynamics in the human body that has a role in the development of arterial disease. One example is the narrowing of the arteries. This narrowing occurs due to the build-up of plaque on the walls of blood vessels. This build-up of plaque will affect the speed and pressure of the blood vessels, the speed of blood flow in the stenosis vessels will slow down and result in increased pressure. The larger the size of pressure stenosis in the vascular area of stenosis will be higher. Stenosis that has a high enough pressure niai causes rupture of blood vessels and triggers the appearance of stroke. A mathematical model of blood flow problems in the arterial stenosis developed from the Navier-Stokes equation was later converted into a function of flow and vorticity. Then the equation is solved by using different methods until. Equation solving is based on the Gauss-Seidel iteration scheme to obtain flow function values and vorticities that have reached convergence. These values will be used to look for speed values in axial direction (w) and velocity in radial direction (v), v and w values will be used to look for pressure values (P). Then the equation is written in matlab 6.1 software program to be done running program, the running result obtained is the value of v, w and P that have reached convergence. Programmatic simulations were conducted with variations in viscosity values of 0.035 poise, 0.020 poise ,and 0.045 poise and it was obtained that the speed value in the axial direction (w) would slow down as it passed through the stenosis area and the speed value would return to normal when away from the stenosis area. While the speed value in the radial direction (v) will move towards the value of 0 to meet the law of continuity. The speed in the stenosis area that slows down results in the pressure on the stenosis area will increase and will return to normal after passing through the stenosis area. Variations in viscosity value make the blood viscosity level different, thus causing the thicker the blood fluid then the blood flow will move slowly, the diluted or low viscosity value of the blood will be easier to move. The influence of variations in viscosity values that trigger blockage of blood vessels due to changes in speed values in axial direction that affect pressure in blood vessels.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save