Artikelilmiahs
Menampilkan 24.741-24.760 dari 50.309 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 24741 | 28715 | A1C016002 | ANALISIS BIOETANOL PADA VARIASI KONSENTRASI RAGI DAN WAKTU FERMENTASI BERBAHAN DASAR PEPAYA AFKIR MENGGUNAKAN Saccharomyces cereviceae | Bioetanol merupakan energi yang dapat dibuat dari bahan yang mengandung glukosa, selulosa dan karbohidrat melalui proses fermentasi.Pepaya afkir merupakan salah satu limbah pertanian yang tidak layak konsumsi atau kurang termanfaatkan, berpotensi sebagai sumber bahan baku pembuatan bioetanol karena mengandung kadar gula 16,385%. Pada penelitian ini langsung melalui proses fermentasi karena gula yang terdapat pada buah pepaya afkir sebagian sudah termasuk gula sederhana yang tidak perlu melalui proses hidrolisis untuk mengubah gula dari pati atau karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui kadar gula dan kadar air yang dihasilkan dari buah pepaya afkir dan (2) mengetahui pengaruh Saccharomyces Cereviceae dan lama fermentasi terhadap kadar bioetanol maksimum yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu faktor konsentrasi mikroba dengan 4 taraf (5%, 10%, 15% dan 20%) dan faktor fermentasi dengan 4 taraf (2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan fermentasi. Variabel yang diamati yaitu kadar gula reduksi, kadar bioetanol, dan rendemen bioetanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi mikroba Saccharomyces cereviceae tidak berpengaruh nyata terhadap kadar bioetanol, sedangkan lama fermentasi dan interaksinya dengan konsentrasi mikroba Saccharomyces cereviceae berpengaruh nyata terhadap kadar bioetanol. Perlakuan lama fermentasi 2 hari merupakan lama fermentasi terbaik, dan konsentrasi mikroba 5% merupakan konsentrasi yang dianggap efektif karena bieotanol yang dihasilkan tidak berbeda nyata atau dianggap sama dengan konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Rata-rata kadar bioetanol yang dihasilkan 7,326%(v/v) dan rata-rata rendemen bioetanol 1,722%(v/v) dengan kadar glukosa sebelum fermentasi yang dihasilkan 16,385%. | Bioethanol is produced by the sugar fermentation process, although it can also be produced by the chemical process of reacting ethylene with steam. The materials are glucose, cellulose, and carbohydrate. Papaya is one of the sweet fruit which is high in water content. The waste of papaya is categorized as farm waste that can no longer be consumed. Henceforth, it can be reused in bioethanol production process along with the glucose level of 16,385%. In this study directly through the fermentation process because the sugar contained in the rejected papaya fruit partly includes simple sugars that do not need to go through the hydrolysis process to convert sugars from starch or carbohydrates. This research proposes to: (1) know the glucose level produced by the production process, (2) know the effect of Saccharomyces cereviceae and the duration of production process towards the bioethanol level in maximum amount. The research uses Completely Randomized Design (CRD) that assigns the concentration factor with 4 levels (5%, 10%, 15%, and 20%) and the fermentation factor with also 4 levels (2 days, 4 days, 6 days, and 8 days). Each treatment is conducted three times to obtain 48 unit of fermentation trial process. Variables analyzed are the reduction of glucose level, bioethanol level, and yield bioethanol. The results showed that the concentration of Saccharomyces cereviceae microbes did not significantly affect bioethanol levels, while the duration of fermentation and its interaction with Saccharomyces cereviceae microbial concentrations significantly affected the levels of bioethanol. The 2-day fermentation time treatment is the best fermentation time, and 5% microbial concentration is the concentration that is considered effective because the bieotanol produced is not significantly different or is considered to be the same as the concentrations of 10%, 15% and 20%. The average level of bioethanol produced was 7.326% (v / v) and the average yield of bioethanol was 1.722% (v / v) with glucose levels before fermentation produced 16.385%. | |
| 24742 | 27753 | I1C015006 | Cost-Effectiveness Analysis Penggunaan Omeprazol vs Ranitidin Sebagai Profilaksis Stress Ulcer di ICU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto | Latar Belakang: Profilaksis stress ulcer hanya direkomendasikan pada pasien yang memiliki satu faktor risiko independen atau dua faktor risiko lainnya dengan pilihan terapi menggunakan obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) atau Histamin-2-Reseptor Antagonists (H2RA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui omeprazol atau ranitidin yang lebih cost-effective sebagai terapi profilaksis stress ulcer pada pasien di Intensive Care Unit (ICU). Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional dengan dengan pengambilan data secara retrospektif yaitu dengan melihat data rekam medis dan biaya pengobatan pasien. Efektivitas terapi dilihat dari kejadian overt bleeding disertai dengan clinically important bleeding. Biaya terapi dilihat dari biaya medis langsung yang terdiri dari biaya obat, biaya lab dan biaya fasilitas rumah sakit. Penelitian dilaksanakan di RSUD Margono Purwokerto dan pengambilan data menggunakan teknik Total Sampling. Analisis data dilakukan dengan perhitungan ACER. Hasil: Sampel yang dianalisis berjumlah 37 pasien, dimana 18 pasien menggunakan terapi omeprazol dan 19 pasien menggunakan terapi ranitidin. Berdasarkan outcome hematemesis dan melena, terapi ranitidin (100%) lebih efektif dibandingkan omeprazol (94,4%). Rata-rata biaya total terapi ranitidin IDR 3,219,096 lebih terjangkau dibandingkan omeprazol IDR 4,243,921, dengan nilai ACER ranitidin IDR 3.219.096 lebih rendah dibandingkan omeprazol IDR 4.495.679. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini menunjukkan ranitidin dominan terhadap omeprazol. Sehingga ranitidin lebih direkomendasikan sebagai terapi profilaksis stress ulcer. | Background: Stress ulcer prophylaxis is only recommended for patients who have one independent risk factor or two other risk factors with treatment options using Proton Pump Inhibitor (PPI) or Histamin-2-Reseptor Antagonists (H2RA). This study aims to determine the more cost-effective, omeprazole or ranitidine as prophylactic stress ulcer therapy in patients in the Intensive Care Unit (ICU). Method: This research is an observational study with retrospective data collection by looking at medical records and patient treatment costs. The effectiveness of therapy is seen from the incidence of overt bleeding accompanied by clinically important bleeding. The cost of therapy is seen from direct medical costs consisting of drug costs, lab fees and hospital facility costs. The study was conducted at RSUD Margono Purwokerto and data collection using the Total Sampling technique. Data analysis was performed by ACER calculations. Results: The sample analyzed included 37 patients, where 18 patients used omeprazole and 19 patients used ranitidine. Based on hematemesis and melena outcomes, ranitidine therapy (100%) is more effective than omeprazole (94.4%). An average total cost of ranitidine therapy IDR 3,219,096 more affordable than omeprazole IDR 4,243,921, with ACER values ranitidine IDR 3.219.096 lower than omeprazol IDR 4.495.679. Conclusion: In this study show a results that ranitidine is dominant against omeprazole. So that ranitidine is more recommended as a stress ulcer prophylaxis therapy. | |
| 24743 | 27749 | H1D016040 | Rancang Bangun Sistem Informasi Pendataan Disabilitas Kabupaten Purbalingga Berbasis Web | Sistem Informasi Pendataan Disabilitas merupakan suatu sistem yang dibuat untuk melakukan pendataan disabilitas. Data disabilitas tersebut terkait biodata diri, jenis disabilitas, keterampilan atau pelatihan yang pernah diikuti, daftar bantuan yang pernah diterima oleh disabilitas. Dari data tersebut nantinya dapat diklasifikasikan dan digunakan untuk membantu menentukan disabilitas yang sudah atau belum mendapatkan bantuan, disabilitas yang sudah bekerja atau belum bekerja, disabilitas yang memiliki atau tidak memiliki keterampilan, dll. Selain itu di dalam sistem ini perusahaan dapat berperan untuk membantu disabilitas mendapat pekerjaan. Dengan cara disabilitas melakukan pengajuan lowongan kerja di sistem ini. Nantinya perusahaan akan memilah mana saja disabilitas yang dapat diterima bekerja di perusahaan tersebut. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara terhadap pihak yang bersangkutan dengan topik sistem ini. Lalu metode pengembangan sistem yang digunakan adalah waterfall, Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP, dan MySQL untuk pengolahan databasenya. | Disability Data Collection Information System is a system created to conduct data collection on disability. The disability data is related to personal data, types of disabilities, skills or training that have been attended, list of assistance that has been received by disability. From this data can later be classified and used to help determine the disabilities that have or have not received assistance, those who have worked or not yet, those with or without skills, etc. In addition, in this system, companies can play a role in helping people with disabilities find work. By way of disability submitting job vacancies in this system. Later the company will sort out which disabilities can be accepted to work at the company. Data collection methods in this study are observation and interview with parties concerned with the topic of this system. Then the system development method used is the waterfall, the programming language used is PHP, and MySQL for processing the database. | |
| 24744 | 27751 | C1A015031 | PENGARUH VARIABEL DEMOGRAFI TERHADAP PDRB DI PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN 2011-2018 | Penelitian ini berjudul tentang pengaruh variabel demografi terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah periode tahun 2011-2018. Penelitian ini menggunakan data panel yang menggabungkan data dari semua Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dari periode 2011 hingga 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) laju pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, rasio ketergantungan penduduk, indeks pembangunan manusia berpengaruh terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah secara parsial berpengaruh terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah Periode tahun 2011-2018 dan (2) laju pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, rasio ketergantungan penduduk, indeks pembangunan manusia berpengaruh terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah secara simultan berpengaruh terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah Periode tahun 2011-2018. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, dan indeks pembangunan manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah, sedangkan rasio ketergantungan penduduk berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah. Secara simultan atau bersama-sama menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk, kepadatan penduduk, rasio ketergantungan penduduk, dan indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap PDRB di Provinsi Jawa Tengah. | Abstract This research is a study of the influence of demographic variables on GRDP in Central Java Province in the period 2011-2018.. This study uses panel data that combines data from all districts / cities in Central Java Province from the period 2011 to 2018. The purpose of this study partially indicate that Population Growth, Population Density, and Human Development Index have a positive and significant effect on GRDP in Central Java Province, while the Population Dependency Ratio has a negative and significant effect on GRDP in Central Java Province. Simultaneously or jointly shows that population growth, population density, population dependency ratio, and human development index have a significant effect on GRDP in Central Java Province. The results of this study partially indicate that Population Growth, Population Density, and Human Development Index have a positive and significant effect on GRDP in Central Java Province, while the Population Dependency Ratio has a negative and significant effect on GRDP in Central Java Province. Simultaneously or jointly shows that population growth, population density, population dependency ratio, and human development index have a significant effect on GRDP in Central Java Province. | |
| 24745 | 27748 | E1A015165 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN ANAK KEJAHATAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM PROSES PENYIDIKAN (Studi di Kepolisian Resor Banyumas) | ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN ANAK KEJAHATAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM PROSES PENYIDIKAN (Studi di Kepolisian Resor Banyumas) Para korban anak ini sering kali dibuat tidak berdaya, ketika dirinya mendapatkan kekerasan baik secara verbal maupun secara fisik. Dalam proses acara persidangan para korban ini pun sedikit kurang diperhatikan. Bahwa dalam prakteknya para orang awam hanya melihat pendampingan bantuan hukum kepada para terdakwa atau tersangka, sedangkan para korban tidak diperhatikan dalam urusan bantuan hukum ini. Berdasarkan uraian tersebut penulis tertarik untuk meneliti dan menuangkan hasilnya dalam skripsi yang berjudul : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN ANAK KEJAHATAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM PROSES PENYIDIKAN (Studi Kasus di Kepolisian Resor Banyumas) Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah yuridis empiris, dengan spesifikasi penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan juga data primer yang diperoleh melalui kepustakaan dan melalui wawancara yang selanjutnya diuraikan secara sistematis. Bentuk dari perlindungan hukum terhadap korban anak dalam proses penyidikan dapat dilakukan dengan cara diversi ketika dua belah pihak merupakan anak dan tidak dapat dilakukan diversi ketika korban adalah anak dan pelaku merupakan orang dewasa. Dalam pelaksanaan diversi setelah adanya aduan dari masyarakat bahwa terjadi tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban anak atau melibatkan anak dalam kasus hukum tersebut , maka atas keinginan dari pihak korban proses selanjutnya akan dilakukan diversi dikarenakan anak perlu untuk tetap dalam rasa kekeluargaan agar tetap merasa nyaman dan aman. | ABSTRACT LEGAL PROTECTION TOWARDS CHILD-VICTIM OF CRIMINAL ACT OF PERSECUTION DURING INVESTIGATION PROCESS (Study at Banyumas Police Department) These child-victims are often made helpless when they experience violence both verbally and physically. In the trial process these victims were also given minor attention. Practically, citizen only see legal aid as an assist toward defendants or suspects, while the victims are not considered in the matter of legal aid. Based on these descriptions, author is interested in researching and writing the results in the thesis entitle: Legal Protection towards Child Victim of Criminal Act of Persecution during Investigation Process (Study at Banyumas Police Department). The research method used in this study is empirical juridical, with research specifications of descriptive research. The data used in this study is secondary data as well as primary data obtained through literature and through interviews which are then systematically described. The form of legal protection for child victims in the investigation process can be done by diversion when both parties are children and cannot be diversified when the victim is a child and the perpetrator is an adult. Diversion is implemented after occur a complaint from the public that a criminal act of persecution caused a child victim or involving a child in the legal case, then at the wishes of the victim the next process will be diversified because the child needs to remain in a sense of kinship in order to remain comfortable and safe. | |
| 24746 | 27750 | I1C015018 | SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI BONGGOL PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Shigella dysenteriae | SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI BONGGOL PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Shigella dysenteriae Tri Handayani, Sunarto, Warsinah Latar Belakang: Disentri merupakan salah satu jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri S.dysenteriae. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bonggol pisang kepok (M. acuminata x M. balbisiana) memiliki efek sebagai antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas penghambatan terhadap S.dysenteria, kandungan fitokimia, dan senyawa poten antibakteri lainnya dari GC-MS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 1%, 0,5%, 0,25%, 0,125%, kontrol negatif (DMSO 1%), kontrol positif (ciprofloxacin 5µg/disc) dianalisis dengan ANOVA dilanjut dengan Tukey HSD. Skrining fitokimia dan GC-MS dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan terpenoid dengan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1% dan 0,5%. Fraksi etil asetat mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin dengan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1%. Fraksi n-heksan mengandung terpenoid. Fraksi air mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Berdasarkan profil GC-MS pada ekstrak etanol dan fraksi etil asetat bonggol pisang kepok yang berpotensi sebagai antibakteri adalah asam heksadekanoat etil ester. Kesimpulan: Ekstrak etanol memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1% dan 0,5%. Fraksi etil asetat memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1%. Ekstrak etanol dan fraksi bonggol pisang kepok mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan terpenoid. Berdasarkan profil GC-MS pada ekstrak etanol dan fraksi bonggol pisang kepok yang berpotensi sebagai antibakteri adalah asam heksadekanoat etil ester. | PYHTOCHEMICAL SCREENING ETANOL EXTRACT AND KEPOK BANANA CORM (Musa acuminata x Musa balbisiana) FRACTION AND ACTIVITY AGAINST Shigella dysenteriae Tri Handayani, Sunarto, Warsinah Background: Dysentry is the one of the infectious disease by S. dysenteriae. Several studies have shown that kepok banana corm (M. acuminata x M. balbisiana) has antidiarrheal effects. This study aims to see the inhibitory activity of S.dysenteria, phytochemical analysis, and other potential antibacterial compounds from GC-MS. Methods: This research is an experimental study which includes antibacterial activity test using the disk diffusion method at concentration 1%, 0.5%, 0.25%, 0.125%, negative control (DMSO 1%), positive control (ciprofloxacin 5µg / disc) that analyzed with ANOVA continued with Tukey HSD. Phytochemical screening and GC-MS were analyzed descriptively. Results: The results showed that ethanol extract contained alkaloids, flavonoids, saponins, tannins and terpenoids with antibacterial activity at concentrations of 1% and 0.5%. Ethyl acetate fraction contains alkaloids, flavonoids, saponins and tannins with antibacterial activity at a concentration of 1%. Water fraction contains flavonoids, saponins and tannins, n-hexane fraction contains terpenoids. Based on the GC-MS profile in ethanol extract and fraction kepok banana corm contained hexadecanoic acid, ethyl ester which has the potential as an antibacterial. Conclusion: Ethanol extract had antibacterial activity at concentrations of 1% and 0.5%. Ethyl acetate fraction had antibacterial activity at concentration of 1%. Ethanol extract and fraction kepok banana corm contained alkaloids, flavonoids, saponins, tannins and terpenoids. GC-MS profile in ethanol extract and fraction kepok banana corm contained hexadecanoic acid ethyl ester which had a potential antibacterial activity | |
| 24747 | 27752 | L1C015021 | ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS FORAMINIFERA BENTIK PADA SEDIMEN DI PERAIRAN NUSA KAMBANGAN BAGIAN TIMUR, CILACAP | Struktur komunitas foraminifera dipengaruhi oleh kondisi lingkungan suatu perairan. Foraminifera bentik merupakan organisme yang peka terhadap perubahan lingkungan, sehingga untuk mengetahui kondisinya diperlukan pengamatan yang berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas foraminifera bentik, tipe sedimen dan hubungan antara kelimpahan foraminifera dengan tipe sedimen di Perairan Nusa Kambangan Bagian Timur Cilacap. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode survey dengan pengambilan data secara random sampling. Penelitian dilakukan pada 5 stasiun di Perairan Nusa Kambangan bagian Timur dengan 3 kali pengulangan. Pengamatan di laboratorium meliputi pengamatan jumlah dan identifikasi foraminifera. Analisis data perbedaan struktur komunitas antar stasiun dianalisis menggunakan ANOVA sedangkan hubungan antara kelimpahan foraminifera dengan tipe sedimen dianalisis menggunakan korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Perairan Nusa Kambangan Bagian Timur terdapat 58 spesies foraminifera dengan kelimpahan individu berkisar 532-927 (ind/m2). Keanekaragaman foraminifera termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang - tinggi (2,29 – 3,11). Keseragaman foraminifera dalam termasuk kategori keseragaman tinggi, komunitas stabil (0,82 – 0,94). Dominansi foraminifera termasuk dalam kategori rendah (0,0535 – 0,1182). Tipe sedimen di Perairan Nusa Kambangan Bagian Timur, Cilacap berupa pasir halus, pasir sedang dan pasir kasar. Hubungan kelimpahan foraminifera dengan tipe sedimen di Perairan Nusa Kambangan bagian Timur, Cilacap termasuk kedalam kategori rendah tetapi pasti hingga tinggi dan kuat. | The community structure of foraminifera is depend on the environmental conditions of the waters. Benthic foraminifera are organisms that sensitive to environmental changes, so that to know the conditions required continuous observation. The purpose of this research to determine the structure of benthic foraminifera community, sediment type and the relationship between abundance of foraminifera with sediment type in the East waters of Nusa Kambangan, Cilacap. The method used in this research is a survey method with random sampling. The research was conducted at 5 stations in the East Nusa Kambangan waters with 3 repetitions. Laboratory observations include observing the number and identification of foraminifera. Data analyze community structure of foraminifera between each stations were used one-way ANOVA, analysis while the relationship between community structure and sediment type was analyzed used Pearson correlation. The results showed that in the East waters of Nusa Kambangan was found 58 species of foraminifera with an individual abundance range from 532-927 (Ind/m2). The diversity of foraminifera belongs to the medium-high diversity category (2,29 – 3,11). The uniformity of foraminifera in the category includes high uniformity, stable community (0,82 – 0,94). The dominance of foraminifera is included in the low category (0,0535 – 0,1182). The sediment type is in the form of fine, medium and coarse sand. The relationship of the abundance of foraminifera with type of sediment in the East waters of Nusa Kambangan, Cilacap is included in the category of low to strong. | |
| 24748 | 27754 | F1G014062 | ANALISIS BAHASA MURAL TEMBOK DI WILAYAH CILACAP KOTA | Penelitian ini berjudul “Analisis Bahasa Mural Tembok Di Wilayah Cilacap Kota”. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah mural yang terdapat di wilayah Cilacap Kota. Data yang diambil dalam penelitian ini antara lain terletak di SMA Negeri 1 Cilacap, SMA Negeri 2 Cilacap, Jalan Bisma, Jalan Dokter Soetomo, Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan Jalan Krakatau. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak. Metode simak memiliki teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar metode simak yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sadap, sedangkan teknik lanjutan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak libat cakap dan teknik simak bebas libat cakap. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode padan. Metode padan memiliki teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar metode padan dalam penelitian ini adalah teknik pilah unsur penentu, sedangkan teknik lanjutan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik hubung banding membedakan. Pada tahap akhir atau tahap penyajian data digunakan metode informal. Hasil penelitian terhadap makna dan fungsi bahasa pada mural yang ada di wilayah Cilacap kota, dapat disimpulkan bahwa fungsi bahasa dalam mural tembok di wilayah Cilacap kota lebih mengarah ke fungsi fatik, fungsi direktif, dan fungsi referensial. Fungsi fatik bertujuan untuk saling menjaga solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Fungsi direktif bertujuan untuk menghimbau atau mengajak masyarakat untuk melakukan apa yang disampaikan dalam sebuah mural. Fungsi referensial bertujuan untuk menjelaskan fenomena apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar Cilacap. | This research is entitled ‘analysis of wall murals language in the center of Cilacap’. This is a descriptive qualitative research using the murals in the center of Cilacap as the data for the analysis. The data that being used as samples for the research are located in SMA Negeri 1 Cilacap, SMA Negeri 2 Cilacap, Jalan Bisma, Jalan Dokter Soetomo, Jalan Jenderal Ahmad Yani, and Jalan Krakatau. Observation method is used as data collection method and it has basic techniques and advanced techniques. The basic technique of the observation method used in this research was the tapping technique, while the advanced technique used in this research is the words observation technique and the words-free observation technique. The data analysis method used in this research is the equal method. The equal method has basic techniques and advanced techniques. The basic technique of the equal method in this research is classify determination technique, while the advanced technique used in this research is the relation comparison technique. In final stage is using informal method. The results of research on the meaning and function in murals language in the center of Cilacap can be summarized that the language function in the wall murals in the center of Cilacap is more directed to the fatigue fuction, directive function, and referential function. The function of fatigue aims to maintain mutual social solidarity in social life. Directive function aims to encourage or invite the public to do what is conveyed in a mural. Referential function aims to explain the phenomenon of what is happening in the environment around Cilacap. | |
| 24749 | 27755 | H1B015044 | STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR PANEL PAPAN KOMPOSIT KERAMIK BAJA RINGAN PROFIL HAT | Variasi penggunaan baja ringan profil hat masih sangat sedikit, padahal salah satu model profil baja ringan hat Sections memiliki kelebihan dimana posisi dudukannya terpasang lebih kaku dibandingkan dengan C- sections. Namun mengingat baja ringan merupakan jenis profil dengan ketebalan yang relatif tipis sehingga rasio dimensi lebar terhadap tebalnya sangat besar mengakibatkan profil baja ringan mengalami local buckling sebelum mencapai kekuatan maksimumnya. Alternatif untuk meningkatkan kekuatan baja ringan dalam menahan beban tekan sebagai pelat lantai bangunan adalah dengan membuat struktur komposit dengan keramik yang memiliki sifat kaku, keras dan tahan korosi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Modulus of Rupture (MOR) dan Modulus of Elasticity (MOE) yang terjadi pada papan komposit keramik baja ringan profil hat sebagai pelat lantai. Papan komposit terbuat dari susunan baja profil hat dengan keramik yang di satukan menggunakan sekrup dan semen sebagai perekat, sampel dibuat dengan 3 variasi yaitu th.30, th.35, dan th.40 dimensi dari sampel yaitu 30cm x 90cm dengan 2 kali pengulangan pada setiap variasinya. Dari hasil penelitian diperoleh tegangan lentur (MOR) variasi 1 adalah 100.87 MPa, variasi 2 sebesar 191.82 MPa, variasi 3 sebesar 181.69 MPa. Modulus elastisitas (MOE) variasi 1 adalah 20969.24 MPa, variasi 2 adalah 50463.24 MPa, dan variasi 3 adalah 29652.35 MPa. | The variations in the use of light steel hat profiles are still very small, even though one of the Sections lightweight steel profile models has the advantage that the position of the mount is more rigid compared to the C-sections. However, considering that mild steel is a type of profile with a relatively thin thickness so that the ratio of the width dimension to the thickness is very large resulting in the profile of mild steel experiencing local buckling before reaching its maximum strength. An alternative to increasing the strength of mild steel in holding compressive loads as building floor plates is to make a composite structure with ceramics that has rigid, hard and corrosion resistant properties. The purpose of this study was to determine the Modulus of Rupture (MOR) and Modulus of Elasticity (MOE) that occurred in the lightweight steel composite ceramic board hat profile as a floor plate. Composite boards made of a steel profile hat with ceramics joined together using screws and cement as an adhesive, samples were made with 3 variations namely th.30, th.35, and th.40 dimensions of the sample is 30cm x 90cm with 2 repetitions on every variation. From the research results obtained flexural stress (MOR) variation 1 is 100.87 MPa, variation 2 is 191.82 MPa, variation 3 is 181.69 MPa. Modulus of elasticity (MOE) variation 1 is 20969.24 MPa, variation 2 is 50463.24 MPa, and variation 3 is 29652.35 MPa. | |
| 24750 | 27756 | G1B015016 | PENGARUH PENGGUNAAN SIKAT GIGI TRADISIONAL SIWAK (Salvadora persica) TERHADAP LAJU ALIR (FLOW RATE) SALIVA ANAK DOWN SYNDROME | Latar Belakang. Saliva berperan penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut. Laju alir (flow rate) saliva dipengaruhi oleh ukuran kelenjar saliva. Kelainan genetik berupa aplasia dan hipoplasia kelenjar parotis dan kelenjar submandibularis pada anak down syndrome menyebabkan perubahan ukuran kelenjar saliva yang lebih kecil dibandingkan dengan anak non-down syndrome. Hal ini menyebabkan menurunnya laju alir (flow rate) saliva yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya karies yang lebih cepat dibandingkan dengan individu yang memiliki laju alir (flow rate) saliva normal. Siwak (Salvadora persica) merupakan sikat gigi tradisional yang bersumber dari bahan alami. Stimulasi mekanis dan kimiawi berupa kandungan essential oil di batang siwak dapat meningkatkan laju alir (flow rate) saliva. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan sikat gigi tradisional siwak (S. persica) terhadap laju alir (flow rate) saliva anak down syndrome. Metode. Penelitian eksperimental klinis dengan rancangan pre-post test control group design dilakukan pada anak down syndrome yang bersekolah di SLB C-C1 Yakut Purwokerto dan SLB ABCD Kuncup Mas Banyumas. Sebanyak 20 anak down syndrome dibagi menjadi 2 kelompok secara random simple sampling yaitu kelompok perlakuan (sikat gigi tradisional siwak) dan kelompok kontrol (sikat gigi konvensional). Pengumpulan saliva dilakukan dengan metode spitting sebelum dan sesudah penggunaan sikat gigi secara horizontal selama 2 menit. Hasil dan Kesimpulan. Hasil uji independent t-test menunjukkan adanya perbedaan peningkatan laju alir (flow rate) saliva yang signifikan setelah penggunaan sikat gigi tradisional siwak dibandingkan dengan sikat gigi konvensional (p=0,000; p<0,01). Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan sikat gigi tradisional siwak (S. persica) terhadap laju alir (flow rate) saliva anak down syndrome. Kata kunci : down syndrome, laju alir (flow rate) saliva, siwak (S. persica) | Background. Saliva has important roles in maintaining health of oral cavity. Salivary flow rate is affected by the size of salivary glands. Genetic abnormalities in the form of aplasia and hypoplasia of the parotid glands and submandibular glands in children with down’s syndrome cause decrease in the size of the salivary glands compared to children with non-down’s syndrome. This caused a reduce in salivary flow rate which can increase the risk of caries formation faster than individuals who have a normal salivary flow rate. Miswak (Salvadora persica) is a traditional toothbrush that is sourced from natural ingredients. Mechanical and chemical stimulation such as essential oil in the miswak stem can increase the salivary flow rate. Purpose. The aimed of this research were to determine the effects of toothbrushing with miswak (S. persica) on salivary flow rate in children with down’s syndrome. Methods. This clinical experiment research with pre-post control group design were carry out to the students of SLB C-C1 Yakut Purwokerto and SLB ABCD kuncup Mas Banyumas. Twenty respondents were divided into two groups by random simple sampling that is case group used miswak (S. persica) and control group used conventional toothbrush. The saliva of all respondent were collected with the spitting method before and after brushing horizontally for 2 minutes. Result and Conclution. The result of independent t-test showed significant difference in the increase of salivary flow rate after the use of traditional miswak toothbrushes compared to conventional toothbrushes (p=0,000; p <0,01).This concluded that toothbrushing with miswak (S. persica) escalate the salivary flow rate in children with down’s syndrome. Key words : down’s syndrome, salivary flow rate, miswak (S. persica) | |
| 24751 | 27676 | P2A015003 | KAJIAN LINGKUNGAN SUNGAI PAH BAGIAN MUARA DI KECAMATAN KRAMAT KABUPATEN TEGAL | Sungai Pah merupakan salah satu sungai dari sebelas sungai yang mengalir di Kabupaten Tegal yang menerima limbah baik dari industri maupun domestik. Di samping kegiatan masyarakat yang menghasilkan buangan air limbah domestik, aktivitas industri yang membuang air limbahnya ke Sungai Pah akan berpengaruh terhadap kualitas air. Penurunan kualitas air sungai memunculkan permasalahan lingkungan hidup bagi masyarakat sekitar Sungai terutama masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari aliran Sungai Pah untuk kegiatan perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Pah secara fisika, kimia, dan biologi; mengetahui persepsi masyarakat sekitar Sungai Pah; serta menganalisis hubungan antara kualitas air sungai Pah dan persepsi masyarakatnya. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey pada kualitas fisika, kimia, dan biologi Sungai Pah, serta persepsi masyarakat sekitarya. Sampel untuk kualitas air diambil pada lima stasiun dengan empat kali ulangan. Analisis kualitas air dilakukan dengan metode STORET. Analisis untuk 80 responden dari persepsi masyarakat sekitar Sungai Pah menggunakan univariat. Analisis hubungan antara kualitas air dan persepsi masyarakat sekitarya menggunakan Uji statistik korelasi peringkat Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kualitas air Sungai Pah tergolong tercemar berat di semua stasiun berdasarkan parameter BOD, COD, NH3, H2S, Coliform dan Colifecal. Suhu meningkat seiring dengan peningkatan BOD (p<0,01; r=0.959), TDS meningkat seiring dengan peningkatan COD (p<0,01; r=0,900), pH menurun seiring dengan penurunan NH3 (p<0,05; r=-0,884), pH menurun seiring dengan penurunan H2S (p<0,05; r=-0,884), dan NH3 menurun seiring dengan penurunan H2S (p<0,05; r=-0,900). Secara umum persepsi masyarakat di sekitar Sungai Pah menyatakan bahwa Sungai Pah dalam kondisi tercemar. | Pah River is one of the eleven rivers that flow in Tegal Regency that receive waste from both industry and domestic. In addition to community activities that produce domestic wastewater discharges, industrial activities that dispose of waste water into Sungai Pah will affect water quality. The decline in river water quality raises environmental problems for communities around the River, especially those who depend on the Pah River for fisheries activities.This study aims to determine the quality of the Pah River in physics, chemistry, and biology; knowing the perceptions of the people around the Pah River; and analyze the relationship between Pah river water quality and community perceptions.The research was conducted by survey method on the physical, chemical, and biological qualities of the Pah River, as well as the community's perceptions. Samples for water quality were taken at five stations with four replications. Water quality analysis was carried out using the STORET method. Analysis for 80 respondents from community perceptions around Sungai Pah using univariate. Analysis of the relationship between water quality and surrounding community perceptions using Spearman's rank correlation statistical test.The results showed that the water quality of the Pah River was classified as heavily polluted at all stations based on BOD, COD, NH3, H2S, Coliform and Colifecal parameters. The temperature increases with increasing BOD (p <0.01; r = 0.959), TDS increases with increasing COD (p <0.01; r = 0.900), pH decreases with decreasing NH3 (p <0.05; r = -0.884), pH decreased with the decrease of H2S (p <0.05; r = -0.884), and NH3 decreased with the decrease of H2S (p <0.05; r = -0.900). In general, the perception of the community around the Pah River states that the Pah River is in a polluted condition. | |
| 24752 | 28837 | F1G013045 | Kajian Struktural Atas Novel Sengsara Membawa Nikmat Karya Tulis Sutan Sati | Penelitian berjudul Kajian Struktural atas Sengsara membawa nikmat karya Tulis Sutan Sati bertujuan untuk mendeskripsikan struktural. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik. Metode penelitian dengan teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan teknik penyajian data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca, mencatat bagian–bagian penting dari novel tersebut. Teknik analisis data yang digunakan adalah menganalisis struktur novel. Selanjutnya penelitian ini akan menganalisis pesan moral yang terdapat dalam novel tersebut. Selanjutnya teknik yang ketiga adalah teknik penyajian data. Berdasarkan analisis struktural yang diteliti, terdapat tema sebagai dasar pengarang dalam membuat novel tersebut, yaitu tema pejuangan. Tokoh utama dalam novel tersebut ada satu, sedangkan tokoh sederhana novel tersebut ada 18. Alur yang digunakan pada penelitian ini adalah alur awal, tengah, dan akhir, sedangkan latar terdapat pada wilayah kampung dekat Bukittinggi, Padang, dan Bogor. Berdasarkan analisis struktural pada novel Sengsara membawa nikmat memberikan penggambaran pesan moral, berhubungan dengan cerita yang ada di dalam novel tersebut. Bersikap baik hati seperti tokoh Utama, menjadilah orang yang mempunyai sikap yang rendah hati, mendapatkan ilmu pengetahuan bisa dimana saja, jangan menjadi orang yang sombong, dan jangan korupsi. | The purpose of the research entitled Kajian Struktural atas Sengsara Membawa Nikmat karya Sutan Sati was to describe the moral message by using the structural studies. This research was a descriptive study. The writer used several stages in conducting research. They were the data collection, data analysis, and data presentation. The data collection stage used the technique of reading. The writer recorded an important part of the novel. In the data analysis stage, the writer analyzed the structure of the novel. Besides, the writer analyzed the moral message of the novel. The next stage was the data presentation. Based on an analysis of the intrinsic elements, the writer had a basic theme in writing this novel. The theme of 'Sengsara Membawa Nikmat" was struggling. The novel had one main character, the supporting character was nineteen. It had the initial, middle, and final plot, while the background was in the village near Bukittinggi, Padang, and Bogor. The moral messages in the novel entitled “Sengsara Membawa Nikmat” were related to the story in the novel. They were being kind as the main character, being humble, learning from anywhere, being arrogant is a bad thing, and don't be corrupt. | |
| 24753 | 28716 | E1A015118 | PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN YANG MEMILIKI RIWAYAT GANGGUAN JIWA (Studi Kasus Putusan Nomor 174/Pid.B/2018/PN.Kbm) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam pembuktian unsur-unsur tindak pidana pembunuhan berencana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan yang memiliki riwayat gangguan jiwa berdasarkan Pasal 340 KUHP dalam putusan nomor 174/Pid.B/2018/PN.Kbm dan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan yang memiliki riwayat gangguan jiwa dalam putusan nomor 174/Pid.B/2018/PN.Kbm. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yaitu dengan cara menelaah data sekunder berupa putusan pegadilan, dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan teori dan pendekatan konsep. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka terhadap literatur-literatur dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dasar pertimbangan hukum hakim dalam pembuktian unsur-unsur tindak pidana pembunuhan berencana berdasarkan Pasal 340 KUHP dalam putusan nomor 174/Pid.B/2018/PN.Kbm dengan menggunakan keterangan saksi-saksi, keterangan ahli, alat bukti surat Visum et Repertum adalah tepat. Meskipun terdakwa mengalami gangguan jiwa namun bukan merupakan gangguan jiwa berat sehingga terdakwa masih bisa mengarahkan kemauannya secara sadar dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, sehingga dapat dijatuhi pidana. Sedangkan pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara dua puluh tahun dengan pertimbangan bahwa terdakwa memiliki kemampuan bertanggungjawab. Pertimbangan tersebut didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berdasarkan yurisprudensi dengan mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan keadaan yang meringankan berdasarkan Pasal 197 KUHAP, serta tidak adanya faktor pemberat pidana. Kata Kunci: pertimbangan hukum hakim, gangguan jiwa, pembunuhan berencana | LEGAL JUDGMENT CONSIDERATIONS IN IMPOSE DECISION AGAINTS THE PERPETRATORS OF PREMEDITATED MURDER WITH MENTAL DISORDER HISTORY (Case Study on Verdict Number 174/Pid.B/2018/Pn.Kbm) By: Lugita Wulandari E1A015118 This study aims to determine the basic legal considerations of judges in proof the elements of the murder crime against the perpetrators of the with mental disorder history based on Article 340 of the Criminal Code in the decision number 174/Pid.B/2018/PN.Kbm and to find out the legal considerations of judges in impose a criminally sentence againts the perpetrators of premeditated murder with mental disorder history in decision number 174/Pid.B/2018/PN.Kbm. This type of research is normative juridical research, namely by examining secondary data in the form of judicial decisions, using the method of legislative approach, theoretical approach and conceptual approach. The data used in this study were obtained through a literature study of the literature and legislation. The results of study showed that the legal considerations were judges in the determination the elements of the criminal act of labor planning based on Article 340 of the Criminal Code in the decision number 174/Pid.B/2018/PN.Kbm by using the statements of witnesses, expert statements, evidence of the letter Visum et Repertum is appropriate. Although the defendant has a mental disorders but it is not a severe mental disorders so that he can still directing his act conciously and accountable for his actions so that he can be imposing a criminal sentence. Whereas the judge's legal considerations in imposing a criminal sentence on a defendant in the form of a twenty year prison sentence the consideration that the defendant has the ability to be responsible. these considerations based on applicable laws and regulations and based on jurisprudence taking into account the aggravating and mitigating circumstances under Article 197 of the Criminal Procedure Code, and the absence of criminal ballast factors. Keywords: judicial legal considerations, mental disorders, premeditated murder | |
| 24754 | 28912 | F1C016076 | Studi Korelasi antara Strategi Iklan Humor dengan Pemahaman Pesan Pelanggan (Kasus : Iklan Gojek Indonesia Edisi Introducing Jo & Jek pada Pelanggan Gojek di Purwokerto) | Humor merupakan salah satu strategi periklanan yang paling sering digunakan. Seiring perkembangan zaman humor bahkan digunakan dalam iklan di media sosial Youtube. Banyaknya iklan yang menggunakan strategi humor ini sejalan dengan tujuannya untuk menarik perhatian konsumen yang diharapkan dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengambil keputusan. Salah satu iklan yang populer di Youtube adalah Iklan Gojek Indonesia edisi Introducing Jo & Jek. Iklan tersebut berisi mengenai pesan untuk berkendara dengan baik dan benar bersama Gojek. Iklan tersebut ditujukan untuk pelanggan Gojek yang mayoritas adalah milenial untuk dapat mematuhi tata aturan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara strategi humor dalam iklan Gojek Indonesia edisi Introducing Jo & Jek terhadap Tingkat Pemahaman Pesan pada Pelanggan Gojek di Purwokerto. Dalam menganalisis korelasi antara strategi humor dengan pemahaman pesan pada pelanggan, penulis menggunakan teori komunikasi dari Richard Petty dan John T. Cacioppo yaitu teori Elaborated Likelihood Model untuk melihat efek periklanan baik melalui rute sentral maupun rute peripheral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden yang dipilih secara acak. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan besaran sampel ditentukan menggunakan metode Lemeshow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel keinformatifan iklan yang merupakan rute sentral memiliki pengaruh lebih kuat terhadap pemahaman pesan pada pelanggan dibandingkan humor dalam iklan sebagai rute peripheral sesuai dengan Teori Elaborated Likelihood Model. Namun jika dilihat dari dimensi variabelnya, maka variabel humor dalam iklan memiliki pengaruh yang positif terhadap tingkat pemahaman pesan terutama pada aspek afektif. Secara umum, iklan dengan strategi humor memiliki pengaruh yang kuat dalam menciptakan pemahaman pesan pada pelanggan. | Humor is one of the most used advertising strategies. Along with the times, humor is even used in advertisements on social media like Youtube. The number of advertisements that use this humor strategy is in line with its aim to attract the attention of consumers who are expected to influence consumer behavior in making decisions. One of the most popular advertisements on Youtube is Gojek Indonesia Ads "Introducing Jo & Jek" edition. The ad contains a message to drive properly and correctly with Gojek. The ad is intended for Gojek customers, the majority of whom are millennials to be able to comply with driving rules. This study aims to look at the correlation between humor strategies in Gojek Indonesia advertising "Introducing Jo & Jek" on the Level of Understanding of advertising messages to Gojek Customers in Purwokerto. In analyzing the correlation between humor strategies with understanding messages by customers, the author uses the communication theory from Richard Petty and John T. Cacioppo namely the Elaborated Likelihood Model to see the effects of advertising both through the central route and the peripheral route. This research uses an explanatory quantitative method by distributing questionnaires to 200 respondents who were randomly selected. The sampling technique is done by simple random sampling with the sample size determined using the Lemeshow method. The results of this study indicate that the informativeness advertising variable which is the central route has a stronger influence on understanding customer messages than humor in advertising as a peripheral route according to the Elaborated Likelihood Model Theory. However, when viewed from the dimensions of the variable, the humor in advertising variable has a positive influence on the level of understanding of the message, especially on the affective aspects. In general, advertising with humor strategies has a strong influence on creating a message understanding of customers. | |
| 24755 | 28950 | A1A015034 | ANALISIS NILAI TAMBAH DAN EFISIENSI USAHA NIRA KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU GULA SEMUT ORGANIK (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Ar-Rohmah di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga) | Ar-Rohmah merupakan agroindustri berbentuk Industri Rumah Tangga yang bergerak dibidang agroindustri gula semut organik. Agroindustri gula semut ini berdiri selain untuk menambah keuntungan dengan meningkatkan nilai tambah kelapa, sebenarnya diharapkan pula mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi. Namun pada kenyataannya, agroindustri ini masih dalam bentuk industri rumah tangga yang mempekerjakan dua orang saja. Pengolahan nira kelapa mendapatkan beberapa perlakuan sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan harga jual nira kelapa. Efisiensi usaha menjadi sangat penting karena akan berpengaruh terhadap pendapatan, apalagi untuk kegiatan produksi pada industri rumah tangga yang masih dalam pengembangan usaha. Maka harus diteliti apakah usaha tersebut sudah efisien atau belum karena dapat menjadi tolak ukur keberhasilan untuk masa depan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan nira kelapa menjadi gula semut organik; (2) biaya total, penerimaan dan keuntungan usaha pengolahan nira kelapa menjadi gula semut organik; (3) besarnya nilai efisiensi usaha pengolahan nira kelapa menjadi gula semut organik. Penelitian dilaksanakan pada 23 Agustus sampai dengan 23 September 2019 pada Industri Rumah Tangga Ar-Rohmah di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penentuan objek penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan bahwa Ar-Rohmah merupakan satu-satunya agroindustri pengolahan gula semut organik di Desa Binangun, dimana desa ini memiliki potensi nira yang melimpah. Data dianalisis menggunakan analisis metode Hayami (1987), analisis biaya, penerimaan dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah nira kelapa menjadi gula semut organik yaitu Rp441,00 dengan rasio nilai tambah sebesar 16,33 persen terhadap nilai produk, rasio nilai tambah tergolong sedang. Jumlah produksi gula semut organik yang dihasilkan pada periode 23 Agustus sampai dengan 23 Sptember 2019 sebanyak 222,5 kilogram. Besarnya biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp3.910.275,00 dengan penerimaan sebesar Rp4.005.000,00 sehingga keuntungan yang diperoleh sebesar Rp94.725,00. Besarnya nilai R/C menunjukkan lebih dari satu yaitu 1,02, maka usaha pembuatan gula semut organik yang dilakukan Ar-Rohmah layak dan efisien karena dapat menguntungkan. | Ar-Rohmah is an agroindustry in the form of Home Industry engaged in the organic brown sugar agroindustry. Brown sugar agroindustry is established in addition to increasing profits by increasing the added value of coconuts, in fact it is also expected to be able to absorb more labor. But in reality, this agroindustry is still in the form of small and medium businesses that employ only two people. The processing of coconut juice is given several treatments so that it provides added value and increases the selling price of coconut juice. Business efficiency is very important because it will affect income, especially for production activities in Home Industry that are still in business development. Then it must be examined whether the business has been efficient or not because it can be a benchmark of success for the future. The research aims to determine: (1) the magnitude of added value from the processing of coconut juice into brown sugar; (2) total costs, revenues and profits from the processing of coconut juice into brown sugar; (3) the magnitude of the efficiency value of the processing of coconut juice into organic brown sugar. The study was conducted from 23 August to 23 September 2019 on Home Industy Ar-Rohmah in Binangun Village, Mrebet District, Purbalingga Regency. The research method used is a case study. The determination of the object of the research was carried out intentionally (purposive) based on the consideration that Ar-Rohmah is the one of organic brown sugar processing in the Binangun Village, where this village has abundant roomie potential. Data were analyzed using the Hayami (1987) method of analysis, cost, revenue and profit analysis. The results showed that the added value of coconut juice into organic brown sugar is Rp441.00 with a value added ratio of 16.33 percent to the product value, the value added ratio is moderate. The amount of organic brown sugar produced in the period of 23 August to 23 September 2019 was 222.5 kilograms. The amount of production costs incurred in the amount of Rp3,910,275.00 with revenues of Rp4,005,000.00 so that the profit earned is Rp94,725.00. The amount of R / C shows more than one, that is 1.02, so the business of making organic brown sugar by Ar-Rohmah is feasible and efficient because it can be profitable. Keywords: coconut juice, organic brown sugar, added value, efficiency. | |
| 24756 | 27301 | D1A015115 | PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG DAN NPK TERHADAP JUMLAH TUNAS DAN TINGGI TANAMAN RUMPUT GAJAH MINI (Pennisetum purpureum cv. Mott) DEFOLIASI KE LIMA | ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian kombinasi level pupuk kandang dan NPK yang optimum ditinjau dari jumlah tunas dan tinggi tanaman rumput gajah mini. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah tanaman rumput gajah mini defoliasi ke lima yang awalnya ditanam pada total lahan seluas 278 m2 dengan luas setiap petak atau unit adalah 5 m2 serta jarak tanam 0,75 m x 0,35 m sehingga dibutuhkan 720 stek rumput gajah mini atau 20 stek/unit, 270 kg pupuk kandang, 2,5 kg pupuk NPK. Metode yang digunakan adalah eksperimen pola faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama adalah pupuk kandang (K) yang terdiri dari K0 : pupuk kandang 0 kg/5m2, K 1: pupuk kandang 7,5 kg/5m2, K2: pupuk kandang 15 kg/5m2 dan faktor kedua adalah pupuk NPK (M) yang terdiri dari M0 : pupuk NPK 0 g/5m2, M1 : pupuk NPK 37,5 g/5m2, M2 : pupuk NPK 75 g/5m2 dan M3 : pupuk NPK 112,5 g/5m2. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa interaksi antara kombinasi pupuk kandang dan NPK berpengaruh tidak nyata (P>0,05), sedangkan pemberian pupuk kandang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah tunas dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman rumput gajah mini, pemberian pupuk NPK berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah tunas dan tinggi tanaman rumput gajah mini. Pengaruh tunggal pupuk kandang dan NPK dapat meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah tunas secara signifikan. Perlakuan interaksi pupuk kandang dan NPK tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah tunas dan tinggi tanaman rumput gajah mini. Kata kunci : rumput gajah mini, pupuk kandang, NPK, jumlah tunas, tinggi tanaman | ABSTRACT The purpose of the study was determined the optimum level of manure and NPK combination in terms of number of shoots and height plant of dwarf elephant grass. The material used in the study was the five defoliation dwarf elephant grass plant which was initially planted in a total area of 278 m2 with an area of each plot or unit of 5 m2 and a spacing of 0.75 mx 0.35 m so that 720 stems of dwarf elephant grass cuttings were needed or 20 cuttings/units, 270 kg of manure, 2.5 kg of NPK fertilizer. The method used was factorial pattern experiment with a randomized block design. The first factor was manure (K) consisting of K0: manure 0 kg/5m2, K1: manure 7,5 kg/5m2, K2: manure 15 kg/5m2 and the second factor was NPK (M) fertilizer which consists of M0 : NPK fertilizer 0 g/5m2, M1: NPK fertilizer 37,5 g/5m2, M2: NPK fertilizer 75 g/5m2 and M3: NPK fertilizer 112,5 g/5m2. The results of the analysis of variance showed that the interaction between the combination of manure and NPK was not significant (P>0.05), while the manure application was significant (P<0.05) to number of shoots and was highly significant (P<0.01) to height plant, NPK fertilizer was highly significant (P<0.01) of number of shoots and height plant of dwarf elephant grass. The single effect of manure and NPK can significantly increased number of shoots and height plant. Interaction between manure and NPK was not significant to number of shoots and height plant dwarf elephant grass. Keywords : dwarf elephant grass, manure, NPK, number of shoots, height plant | |
| 24757 | 27764 | L1B015003 | KARAKTERISTIK SUARA LOBSTER HIJAU PASIR (Panulirus homarus) BERBAGAI UKURAN YANG BERBEDA SEBAGAI REPRESENTASI FEEDING BEHAVIOR | Lobster hijau pasir (P. homarus) merupakan jenis lobster yang banyak ditemukan diperairan Indonesia. Suara lobster P. homarus dihasilkan oleh gerakan stridulasi yang melibatkan 2 organ yaitu sebuah plektrum yang bergerak yang terdapat pada ujung segmen antenna dan sebuah rigid file. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan karakteristik suara berdasarkan ukuran Lobster hijau pasir P. homarus sebagai representasi feeding behavior. Penelititian ini menggunakan metode observasi dengan menggunakan sistem akustik pasif. Pengambilan data suara dilakukan dengan ulangan sebanyak dua kali ulangan dengan ukuran lobster masing –masing yang berbeda (12,3 cm, 15,7 cm, dan 16 cm) dan pengamatan dilakukan setiap lobster dua kali pengulangan selama 24 jam (sebelum makan, saat makan, dan sesudah makan). Lobster P. homarus menghasilkan tiga jenis karakteristik suara, yaitu suara squeak, sloe rattle, dan popping, Perbandingan karakteristik suara dengan ukuran yang berbeda sebagai representasi feeding behavior, hasil nilai frekuensi, Intensitas, dan durasi pulsa pada saat waktu makan ukuran lobster (3A & 3B) suara squeaking dan slow rattle lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran lainya. Sedangkan pada suara popping, nilai frekuensi tertinggi pada ukuran lobster (1A) pada saat waktu sebelum makan, tetapi pada nilai intensitas dan durasi ukuran lobster (1B) lebih tinggi dibandingkan ukuran lainnya. | Sand green lobster (P. homarus) is a type of lobster that is found in Indonesian waters. The sound of P. homarus lobster is produced by stridulation movements involving 2 organs, a moving spectrum located at the end of the antenna segment and a rigid file. The purpose of this study is to determine differences in sound characteristics based on the size of the Lobster green sand P. homarus as a representation of feeding behavior. This research uses the observation method using a passive acoustic system. Voice data retrieval is done by repeating twice with the size of each lobster that is different (12.3 cm, 15.7 cm and 16 cm) and observations are made every lobster twice repetition for 24 hours (before eating, when eating and after meals). Lobster P. homarus produces three types of sound characteristics, namely squeak sound, sloe rattle, and popping, comparison of sound characteristics of different sizes as a representation of feeding behavior, the results of the frequency value, intensity, and pulse duration when eating lobster size (3A & 3B) squeaking and slow rattle sounds are higher than other sizes. Whereas in popping sound, the highest frequency value in lobster size (1A) at the time before eating, but in the value of intensity and duration of lobster size (1B) is higher than other sizes. | |
| 24758 | 27757 | H1A015004 | STUDI ANALISIS OPERASI PARALEL INVERTER SUMBER ARUS DAN INVERTER SUMBER TEGANGAN H-BRIDGE | Dalam sistem tenaga listrik, kualitas daya merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan. Peralatan elektronik yang mempengaruhi kehandalan dari kualitas daya umumnya memerlukan arus searah sehingga membuat arus pada jaringan listrik tidak berbentuk gelombang sinusoidal murni. Efek tersebut ditimbulkan oleh harmonisa dengan sumber utama pada sistem tenaga listrik berasal dari beban non linear sehingga gelombang arus maupun tegangan yang harusnya berbentuk sinusoidal berubah menjadi gelombang sinusoidal terdistorsi. Dengan menggunakan metode operasi paralel Current Source Inverter dan Voltage Source Inverter h-bridge diharapkan mampu menghasilkan gelombang sinusoidal murni dengan pemakaian filter aktif dan juga meminimalisir adanya nilai THD. Untuk dapat menganalisis pengaruh harmonisa, diperlukan pengamatan terhadap parameter-parameter seperti THD (Total Harmonic Distortion), efisiensi, faktor daya dan paramater lainnya yang kemudian dilakukan pengambilan data hasil simulasi menggunakan software PSIM. Hasil penelitian setelah divariasikan nilai beban kelipatan 2 ohm, 4 ohm, 6 ohm dan 8 ohm menunjukkan bahwa semakin besar beban maka akan berbanding lurus dengan nilai tegangan dan berbanding terbalik dengan nilai arus. Terdapat juga, nilai efisiensi menyentuh angka tertinggi 99.577 % dan daya rerata dengan nilai terbesar yakni 99.421 % dengan kesimpulan rangkaian VSI dan CSI tersebut mempunyai kerja sistem yang baik. Kemudian, terlihat bahwa pada PF (Faktor Daya) dengan nilai terbesar adalah 0.9968 dengan keterangan PF < 1 yaitu nilai tegangan mendahului arus (lagging). | In electric power systems, power quality is one important factor that must be considered. Electronic equipment that affects the reliability of power quality generally requires direct current so as to make the current in the electricity network not form pure sinusoidal waves. The effect is caused by harmonics with the main source in the electric power system originating from non-linear loads so that the current and voltage waves that should be sinusoidal in shape turn into distorted sinusoidal waves. By using the parallel operating method Current Source Inverter and h-bridge Voltage Source Inverter are expected to be able to produce pure sinusoidal waves by using active filters and also minimizing the presence of a fairly large THD value. To be able to analyze the effect of harmonics, observations are needed on parameters such as THD (Total Harmonic Distortion), efficiency, power factors and other parameters which are then carried out the retrieval of simulation data using PSIM software. The results of the study after varying the value of the load multiples of 2 ohm, 4 ohm, 6 ohm and 8 ohm indicate that the greater the load will be directly proportional to the voltage value and inversely proportional to the current value. There is also, the value of efficiency touches the highest number 99,577% and the average power with the largest value of 99,421% with the conclusion that the VSI and CSI series has a good system work. Then, it appears that the PF (Power Factor) with the largest value is 0.9968 with the description of PF <1 ie the voltage value precedes the current (lagging). | |
| 24759 | 27758 | H1A015059 | STUDI ANALISIS H-BRIDGE DAN COMMON-EMITTER INVERTER SUMBER ARUS YANG BEROPERASI PARALEL | Inverter merupakan suatu rangkaian yang digunakan untuk mengubah sumber tegangan/arus DC tetap menjadi tegangan/arus AC dengan frekuensi tertentu. Metode untuk mengatur tegangan/frekuensi keluaran inverter dengan menggunakan PWM (Pulse Width Modulation). Dengan menggunakan metode operasi paralel h-bridge dan common-emitter inverter sumber arus diharapkan mampu menghasilkan gelombang arus dan tegangan sinusoidal murni dengan pemakaian filter aktif dan juga meminimalisir adanya nilai THD yang cukup besar. Dari penelitian ini diperoleh nilai THD, efisiensi, faktor daya, dan daya rerata. Sehingga diperoleh unjuk kerja dari kedua inverter ini. Hasil pengujian karakterisitik arus dan tegangan pada PSIM dengan beban tetap yaitu 8 Ω, terdapat penurunan nilai arus dan tegangan yaitu ILoad sekitar 3.5 A dan VLoad 37.1 V sehingga dapat disimpulkan karakteristik tegangan dan arus dengan konfigurasi PV 5 seri 2 paralel lebih besar dibandingkan konfigurasi PV 10 seri. Hasil pengujian THD pada konfigurasi PV 5 seri 2 paralel diketahui bahwa nilai THD Total berada pada rentang (0.3438 – 0.7162 %) sedangkan pada konfigurasi PV 10 seri diketahui bahwa nilai THD Total berada pada rentang (2.3377 – 0.4090 %). | The inverter is a circuit that is used to convert a fixed DC voltage/current source into an AC voltage/current with a certain frequency. The method for regulating the output voltage/frequency of the inverter is by using PWM (Pulse Width Modulation). By using the h-bridge parallel operation method and common-emitter inverter the current source is expected to be able to produce pure sinusoidal current and voltage by using active filters and also minimizing the presence of a fairly large THD value. This study obtained the value of THD, efficiency, power factor, and average power. So that the performance of these two inverters is obtained. The results of the current and voltage characteristics test on PSIM with a fixed load of 8 Ω, there is a decrease in the value of current and voltage ie ILoad around 3.5 A and VLoad 37.1 V so that it can be concluded the voltage and current characteristics with a parallel PV 5 series 2 configuration are greater than the PV 10 configuration series. THD test results on the parallel PV 5 series 2 configuration show that the total THD value is in the range (0.3438 - 0.7162%) while in the 10 series PV configuration it is known that the Total THD value is in the range (2.3377 - 0.4090%). | |
| 24760 | 27765 | G1A015013 | EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL SELEDRI (Apium Graveolens L) TERHADAP KADAR PROTEIN URIN TIKUS PUTIH ( Sprague Dawley) MODEL CHRONIC KIDNEY DISEASE | ChronicKidneyDisease(CKD)adalahkerusakanpadaginjalyang menyebabkanginjaltidakdapatmembuangracundanproduksisadaridarah,denganditandaiadanyaproteindalamurinsertapenurunanlajufiltrasiglomerulus yangberlangsungselamalebihdari3bulan.Tujuanpenelitianiniuntuk mengetahuiefekpemberianseledri(ApiumgraveolensL.)dalammencegah peningkatankadarproteinurintikusputihmodelCKD.Metodepenelitianini adalaheksperimentaldenganposttestonlywithcontrolgroupdesign.Sebanyak 25ekortikusputihjantan,Spraguedawley,usia2-3bulandigunakandalam penelitianini,dandibagimenjadi5kelompok.KelompokAsebagaikontrolsehat,kelompokBsebagaikontrolsakit,kelompokC,D,danEadalahkelompok perlakuandengandiberiekstraketanolseledridosis250mg/kgBB,500mg/kgBB,dan1000mg/kgBB.Pemberianekstrakseledridilakukan14harisebelumdan14 harisesudahpembuatanmodelCKD.Sampelurindiambilpadaharike-15pasca operasiuntukdiperiksakadarproteinurin.AnalisisdatamenggunakanOne-way ANOVA(p<0,05)dilanjutkanposthocLSD.Hasilpenelitianinididapatkan reratakadarproteinurinkelompokA=1,162±0,348;B=1,744±0,449;C=1,612±0,686;D=0,890±0,191;E=1,392±0,277.HasilujiOneWayANOVA reratakadarproteinurinmenunjukkannilaiyangsignifikanp=0,033(p<0,05).Uji posthocLSDreratakadarproteinurinmenunjukkanhasilperbedaanreratayang signifikanantarakelompokAdengankelompokB,kelompokBdenganDdan kelompokCdenganD(p<0,05).Kesimpulanpadapenelitianinimenunjukkan pemberianekstraketanolseledri(ApiumgraveolensL.)dosis500mg/kgBBdapat mencegahpeningkatankadarproteinurintikusmodelCKD. | ChronicKidneyDisease(CKD)isadamagetothekidneyswhichcausesthe kidneystobeunabletoremovetoxinsandwasteproductsfromtheblood,marked withthepresenceofproteinintheurineandadecreaseinglomerularfiltration ratethatlastsformorethan3months.Theaimofthisresearchwastoanalyzethe effectofcelery(ApiumgraveolensL.)ethanolextractinpreventingtheincrease ofurineproteinlevelinCKDratsmodel.Thestudyusedanexperimentalstudy withposttestonlycontrolgroupdesign.Twentyfiveratsmale(2-3monthsold)weredevidedinto5groups.GroupAashealthycontrol,groupBasnefrectomy group,groupC(250mg/kgBWofceleryextract),groupD(500mg/kgBWof celeryextract),andgroupE(1000mg/kgBWofceleryextract).Givingofcelery extractwascarriedout14daysbeforeand14daysaftermakingtheCKDmodel.Aurinesamplewastakenonthe15thdaypostoperativelytocheckurineprotein levels.DatawereanalyzedusingOne-wayANOVA(p<0.05)followedbypost hocLSD.ThisstudyshowsmeanofurineproteinlevelingroupA=1,162±0,348;B=1,744±0,449;C=1,612±0,686;D=0,890±0,191;E=1,392±0,277.OneWay ANOVAtestshowedthattherewassignificantlydifferencesofurineproteinlevel between(p<0.05).TheposthocLSDtestonurineproteinlevelshowed significantdifferencesbetweengroupAwithBandbetweengroupBwithDand betweengroupCwithD(p<0.05).Theadministrationofethanolextractofcelery (ApiumgraveolensL.)doses500mg/kgBBcanpreventtheincreaseurineprotein level in ckd. |