Artikel Ilmiah : G1H014020 a.n. ANISA ZAHROH NAJIKHATUN

Kembali Update Delete

NIMG1H014020
NamamhsANISA ZAHROH NAJIKHATUN
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL EKONOMI DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I PURWOKERTO TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia masih menghadapi masalah gizi yang berdampak serius pada kualitas sumber daya manusia, yaitu gizi kurang pada bayi dan balita. Hasil Pengukuran Status Gizi 2017 Balita Kabupaten Banyumas di Puskesmas I Puwokerto memiliki persentase tertinggi anak gizi kurang di antara puskesmas lainnya (16,7%). Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya gizi kurang antara lain masih tingginya kemiskinan, kesehatan lingkungan yang rendah, dan masih tingginya angka penyakit menular. Untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan sanitasi lingkungan keluarga dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas I Purwokerto Timur. Desain penelitian observasional dengan cross-sectional. Jumlah sampel 56 diambil secara purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas I Purwokerto Timur. Analisis data menggunakan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan ayah (p = 0,073), pekerjaan ibu (p = 0,727), pendidikan ayah (p = 1.000), pendidikan ibu (p = 0,656), pendapatan keluarga (p = 0,596), dan ada hubungan antara sanitasi lingkungan (p = 0,014) dengan status gizi anak-anak. Tidak ada hubungan antara pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan status gizi anak-anak.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia still faces nutritional problems that have a serious impact on the quality of human resources, namely underweight in infants. The results of the 2017 Measurement Nutritional Status of Toddler Banyumas District at the Puskesmas I East Puwokerto have the highest percentage of malnourished children among other health centers (16.7%). Several factors that influence the occurrence of malnutrition include the still high poverty, low environmental health, and still high rates of infectious diseases. To determine the relationship between socio-economic status and family environmental sanitation with nutritional status of children under five in the Work Area of Puskesmas I Purwokerto Timur. Design of observational research with cross-sectional. The number of samples 56 was taken by purposive sampling in the work area of Puskesmas I Purwokerto Timur. Data analysis using Fisher Exact. The results showed that there was no relationship between father's work (p=0.073), mother's work (p=0.727), father's education (p=1.000), mother's education (p=0.656), family income (p=0.596), and there was a relationship between environmental sanitation (p=0.014) with the nutritional status of children. There is no relationship between father's work, mother's work, father's education, mother's education, family income, and there was a relationship between environmental sanitation with nutritional status of children.
Kata kuncistatus gizi, sosial ekonomi, dan sanitasi lingkungan
Pembimbing 1Erna Kusumawati, SKM., M.Si
Pembimbing 2Farida, S.Gz., MPH
Pembimbing 3-
Tahun2019
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2019-02-21 19:25:30.770197
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.