Artikel Ilmiah : C1A010086 a.n. WINDA WIDIARTI

Kembali Update Delete

NIMC1A010086
NamamhsWINDA WIDIARTI
Judul ArtikelHUBUNGAN KETERKAITAN ANTARA PENGRAJIN GULA KELAPA DENGAN
PEMILIK POHON KELAPA DAN TENGKULAK GULA KELAPA DI KECAMATAN
CIPARI KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Hubungan Keterkaitan Antara Pengrajin Gula Kelapa
dengan Pemilik Pohon Kelapa dan Tengkulak Gula Kelapa di Kecamatan Cipari
Kabupaten Cilacap”. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2013.
Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui kondisi sosial-ekonomi pengrajin gula
kelapa, pemilik pohon kelapa dan tengkulak gula kelapa di Kecamatan Cipari. (2)
Menganalisis hubungan keterkaitan antara pengrajin gula kelapa dengan pemilik
pohon kelapa dan tengkulak gula kelapa di Kecamatan Cipari. (3) Serta
menganalisis tingkat efisiensi pemasaran atau tataniaga gula kelapa di Kecamatan
Cipari.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif didukung analisis
kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data diakukan dengan
menggunakan metode wawancara dan kuisioner. Penentuan lokasi penelitian dan
responden yang dijadikan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling dan
snowball sampling.
Berdasarkan hasil penelitian (1) Sebagian besar responden pengrajin gula
kelapa, pemilik pohon kelapa dan tengkulak di Kecamatan Cipari berpendidikan
sekolah dasar atau SD, memiliki pekerjaan lain sebagai petani, serta memiliki
jumlah tanggungan keluarga sebanyak 4-6 orang. Pada responden pengrajin gula
kelapa memiliki rata-rata pendapatan bersih sebesar Rp733.071,46 per bulan
dengan rata-rata penggunaan pohon kelapa sebanyak 23 pohon. Responden
pemilik pohon kelapa memiliki pendapatan bersih dari penyewaan pohon kelapa
rata-rata sebesar Rp102.480,16 per bulan dengan rata-rata pohon kelapa yang
disewakan sebanyak 9 pohon. Sedangkan tengkulak gula kelapa rata-rata
berpendapatan bersih sebesar Rp3.153.086,80 perbulan dengan rata-rata pengrajin
gula kelapa yang menyetorkan gulanya sebanyak 21 orang. (2) Pengrajin gula
kelapa dengan pemilik pohon kelapa memiliki hubungan dalam sewa-menyewa
pohon kelapa yang disadap oleh pengrajin gula kelapa. Pengrajin gula kelapa
dengan tengkulak gula kelapa memiliki hubungan dalam sistem hutang-piutang
antar keduanya dan pemasaran gula kelapa. Pemilik pohon kelapa dengan
tengkulak gula kelapa memiliki hubungan dalam hal pemasaran gula kelapa.
Hubungan antara Pengrajin gula kelapa, pemilik pohon kelapa, tengkulak gula
kelapa dengan pasar yaitu dalam sistem pemasaran gula kelapa yang mereka
hasilkan. (3) Kecamatan Cipari mempunyai empat saluran pemasaran gula kelapa
dan efisiensi operational saluran pemasaran gula kelapa di Kecamatan Cipari
sudah efisien. Namun efisiensi harga gula kelapa di Kecamatan Cipari belum
efisien.
Implikasi dari penelitian ini adalah: (1) Untuk meningkatkan pendapatan
responden pengrajin gula kelapa di Kecamatan Cipari hendaknya melakukan
diversifikasi produksi yaitu dengan memproduksi gula semut dan perlu adanya
bantuan dari pemerintah baik dalam bentuk penyuluhan, dana, maupun alat-alat
produksi agar responden dapat mengembangkan usahanya. (2) Sebaiknya
produsen gula kelapa menjual hasil produksinya kepada saluran pemasaran satu
yang memiliki industry’s share tertinggi dibandingkan dengan saluran pemasaran
lainnya. (2) Kelompok-kelompok usaha tani gula kelapa yang telah terbentuk

xv

perlu dihidupkan dan dikembangkan kembali sehingga memiliki fungsi sebagai
lembaga simpan-pinjam dan penampungan hasil produksi. Disamping itu
produsen gula kelapa hendaknya dapat mengikuti perkembangan informasi pasar.

Kata Kunci: Pengrajin Gula Kelapa, Pemilik Pohon Kelapa, Tengkulak Gula
Kelapa, Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap
Abtrak (Bhs. Inggris)This research, entitled "THE LINKAGE RELATIONSHIP AMONG THE PALM SUGAR
CRAFTMEN, THE PALM TREE OWNERS AND THE PALM SUGAR WHOLESALERS IN
CIPARI SUBDISTRICT OF CILACAP REGENCY", was conducted in December 2013. The
purposes of this research are (1) to discover the socio-economic condition of the palm sugar
craftmen, the palm tree owners and the palm sugar wholesalers in Cipari Subdistrict. (2) to
analyze the relationship among the palm sugar craftmen, the palm tree owners and the palm
sugar wholesalers in Cipari Subdistrict. (3) and to analyze the marketing or business efficiency
of palm sugar in Cipari Subdistrict.
This research used a descriptive research method supported by the quantitative analysis of
the survey method. The data were obtained by using interview and questionnaire. This research
used cluster sampling to determine the location of the study and respondents while snowball
sampling.
The results of this research show : (1) most of respondents of the Palm Sugar Craftmen, the
Palm Tree Owners and the Palm Sugar Wholesalers in Cipari Subdistrict, were elementary
school graduate who have another job beside as a farmer, and have a number of family members
as many as 4-6 people. The respondents of palm sugar craftmen have an average net income
Rp733.071,46 per month with an average use of coconut tress as many as 23 trees. The
respondents of palm tree owners have net income from leasing palm tree by an average income
Rp102.480,16 per month with an average of coconut trees for rent as many as 9 trees. The
Respondents of palm sugar wholesalers’s average net income is Rp3.153.086,80 per month with
an average craftman palm sugar who supply the sugar product as many as 21 people. (2) The
Craftmen of palm sugar and the palm tree owners have a relationship in leasing of the palm tree
utilized by palm sugar craftmen. the palm sugar craftmen and the palm sugar wholesalers have
relationships in credit scheme between them and in marketing of palm sugar. The palm tree
owners and palm sugar wholesalers have relationships in marketing palm sugar. The
relationship among the palm sugar craftmen, the palm tree owners, and the palm sugar
wholesalers with market is in the marketing system. (3) The Cipari Subdistrict has four
marketing channels palm sugar and the operational efficiency of marketing channels of palm
sugar in Cipari Subdistrict have been efficient. However, the price efficiency of palm sugar in
the Cipari Subdistrict was not efficient. 2

The implications of this research are: (1) to increase the income of Palm Sugar Craftmen in
Cipari Subdistrict should do diversifies production, namely by producing palm powder sugar
and need of assistance from government either in the instigation, funds, and equipment to
respondents. (2) The palm sugar producers should sell their products to the marketing channel
one that has the highest industry share compared to the other marketing channels. (3) Farm
business group palm sugar need to be turned and re-developed. As well as the palm sugar
producers should be able to keep update of market information.
Key Words: the Palm Sugar Craftmen, the Palm Tree Ownerss, the Palm Sugar Wholesalers,
Cipari Subdistrict of Cilacap Regency
Kata kunciKata Kunci: Pengrajin Gula Kelapa, Pemilik Pohon Kelapa, Tengkulak Gula Kelapa, Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap
Pembimbing 1Drs. Hary Pudjianto, MM
Pembimbing 2Drs. Nurul Anwar, Ms,Ph.D
Pembimbing 3Drs. Sukiman, MP
Tahun2014
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2014-08-06 08:30:32.009468
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.