Home
Login.
Artikelilmiahs
8708
Update
WINDA WIDIARTI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KETERKAITAN ANTARA PENGRAJIN GULA KELAPA DENGAN PEMILIK POHON KELAPA DAN TENGKULAK GULA KELAPA DI KECAMATAN CIPARI KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Hubungan Keterkaitan Antara Pengrajin Gula Kelapa dengan Pemilik Pohon Kelapa dan Tengkulak Gula Kelapa di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap”. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2013. Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui kondisi sosial-ekonomi pengrajin gula kelapa, pemilik pohon kelapa dan tengkulak gula kelapa di Kecamatan Cipari. (2) Menganalisis hubungan keterkaitan antara pengrajin gula kelapa dengan pemilik pohon kelapa dan tengkulak gula kelapa di Kecamatan Cipari. (3) Serta menganalisis tingkat efisiensi pemasaran atau tataniaga gula kelapa di Kecamatan Cipari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif didukung analisis kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data diakukan dengan menggunakan metode wawancara dan kuisioner. Penentuan lokasi penelitian dan responden yang dijadikan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling dan snowball sampling. Berdasarkan hasil penelitian (1) Sebagian besar responden pengrajin gula kelapa, pemilik pohon kelapa dan tengkulak di Kecamatan Cipari berpendidikan sekolah dasar atau SD, memiliki pekerjaan lain sebagai petani, serta memiliki jumlah tanggungan keluarga sebanyak 4-6 orang. Pada responden pengrajin gula kelapa memiliki rata-rata pendapatan bersih sebesar Rp733.071,46 per bulan dengan rata-rata penggunaan pohon kelapa sebanyak 23 pohon. Responden pemilik pohon kelapa memiliki pendapatan bersih dari penyewaan pohon kelapa rata-rata sebesar Rp102.480,16 per bulan dengan rata-rata pohon kelapa yang disewakan sebanyak 9 pohon. Sedangkan tengkulak gula kelapa rata-rata berpendapatan bersih sebesar Rp3.153.086,80 perbulan dengan rata-rata pengrajin gula kelapa yang menyetorkan gulanya sebanyak 21 orang. (2) Pengrajin gula kelapa dengan pemilik pohon kelapa memiliki hubungan dalam sewa-menyewa pohon kelapa yang disadap oleh pengrajin gula kelapa. Pengrajin gula kelapa dengan tengkulak gula kelapa memiliki hubungan dalam sistem hutang-piutang antar keduanya dan pemasaran gula kelapa. Pemilik pohon kelapa dengan tengkulak gula kelapa memiliki hubungan dalam hal pemasaran gula kelapa. Hubungan antara Pengrajin gula kelapa, pemilik pohon kelapa, tengkulak gula kelapa dengan pasar yaitu dalam sistem pemasaran gula kelapa yang mereka hasilkan. (3) Kecamatan Cipari mempunyai empat saluran pemasaran gula kelapa dan efisiensi operational saluran pemasaran gula kelapa di Kecamatan Cipari sudah efisien. Namun efisiensi harga gula kelapa di Kecamatan Cipari belum efisien. Implikasi dari penelitian ini adalah: (1) Untuk meningkatkan pendapatan responden pengrajin gula kelapa di Kecamatan Cipari hendaknya melakukan diversifikasi produksi yaitu dengan memproduksi gula semut dan perlu adanya bantuan dari pemerintah baik dalam bentuk penyuluhan, dana, maupun alat-alat produksi agar responden dapat mengembangkan usahanya. (2) Sebaiknya produsen gula kelapa menjual hasil produksinya kepada saluran pemasaran satu yang memiliki industry’s share tertinggi dibandingkan dengan saluran pemasaran lainnya. (2) Kelompok-kelompok usaha tani gula kelapa yang telah terbentuk xv perlu dihidupkan dan dikembangkan kembali sehingga memiliki fungsi sebagai lembaga simpan-pinjam dan penampungan hasil produksi. Disamping itu produsen gula kelapa hendaknya dapat mengikuti perkembangan informasi pasar. Kata Kunci: Pengrajin Gula Kelapa, Pemilik Pohon Kelapa, Tengkulak Gula Kelapa, Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research, entitled "THE LINKAGE RELATIONSHIP AMONG THE PALM SUGAR CRAFTMEN, THE PALM TREE OWNERS AND THE PALM SUGAR WHOLESALERS IN CIPARI SUBDISTRICT OF CILACAP REGENCY", was conducted in December 2013. The purposes of this research are (1) to discover the socio-economic condition of the palm sugar craftmen, the palm tree owners and the palm sugar wholesalers in Cipari Subdistrict. (2) to analyze the relationship among the palm sugar craftmen, the palm tree owners and the palm sugar wholesalers in Cipari Subdistrict. (3) and to analyze the marketing or business efficiency of palm sugar in Cipari Subdistrict. This research used a descriptive research method supported by the quantitative analysis of the survey method. The data were obtained by using interview and questionnaire. This research used cluster sampling to determine the location of the study and respondents while snowball sampling. The results of this research show : (1) most of respondents of the Palm Sugar Craftmen, the Palm Tree Owners and the Palm Sugar Wholesalers in Cipari Subdistrict, were elementary school graduate who have another job beside as a farmer, and have a number of family members as many as 4-6 people. The respondents of palm sugar craftmen have an average net income Rp733.071,46 per month with an average use of coconut tress as many as 23 trees. The respondents of palm tree owners have net income from leasing palm tree by an average income Rp102.480,16 per month with an average of coconut trees for rent as many as 9 trees. The Respondents of palm sugar wholesalers’s average net income is Rp3.153.086,80 per month with an average craftman palm sugar who supply the sugar product as many as 21 people. (2) The Craftmen of palm sugar and the palm tree owners have a relationship in leasing of the palm tree utilized by palm sugar craftmen. the palm sugar craftmen and the palm sugar wholesalers have relationships in credit scheme between them and in marketing of palm sugar. The palm tree owners and palm sugar wholesalers have relationships in marketing palm sugar. The relationship among the palm sugar craftmen, the palm tree owners, and the palm sugar wholesalers with market is in the marketing system. (3) The Cipari Subdistrict has four marketing channels palm sugar and the operational efficiency of marketing channels of palm sugar in Cipari Subdistrict have been efficient. However, the price efficiency of palm sugar in the Cipari Subdistrict was not efficient. 2 The implications of this research are: (1) to increase the income of Palm Sugar Craftmen in Cipari Subdistrict should do diversifies production, namely by producing palm powder sugar and need of assistance from government either in the instigation, funds, and equipment to respondents. (2) The palm sugar producers should sell their products to the marketing channel one that has the highest industry share compared to the other marketing channels. (3) Farm business group palm sugar need to be turned and re-developed. As well as the palm sugar producers should be able to keep update of market information. Key Words: the Palm Sugar Craftmen, the Palm Tree Ownerss, the Palm Sugar Wholesalers, Cipari Subdistrict of Cilacap Regency
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save