Artikel Ilmiah : C1A007130 a.n. BENI SAPUTRA

Kembali Update Delete

NIMC1A007130
NamamhsBENI SAPUTRA
Judul ArtikelANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA IKAN ASIN DI KECAMATAN CILACAP SELATAN KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Analisis Strategi Pengembangan Usaha Ikan Asin Di
Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap”. Permasalahan dalam penelitian ini
adalah permasalahan – permasalahan dari pengaruh lingkungan yang berubah,
pengaruh internal antara lain penggunaan lahan dan kapasitas produksi belum optimal
dan pengaruh eksternal antara lain munculnya pesaing bisnis ikan asin,fluktuasi harga
beli dan harga jual. Dan bagaimana cara menentukan strategi yang paling tepat untuk
diterapkan pada usaha ikan asin tersebut.
Hipotesis dalam penelitian ini adalah usaha pengolahan ikan asin di
Kecamatan Cilacap Selatan sudah menguntungkan, faktor internal (kekuatan dan
kelemahan) berpengaruh signfikan terhadap usaha pengolahan ikan asin di
Kecamatan Cilacap Selatan, dan strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha
pengolahan ikan asin adalah dengan menata ulang manajemen bisnis ikan asin
terutama manajemen produksi agar dapat memenuhi permintaan yang tepat waktu,
tepat jumlah, dan tepat mutu.
Berdasarkan perhitungan hasil total biaya tetap adalah Rp 448.787,10, biaya
variabel yang terdiri dari ikan lendra, ikan montok, ikan bilis, garam, listrik, dan
karyawan sebesar Rp 11.090.783,67, sehingga biaya total sebesar Rp 11.539.570,77.
Berdasarkan perhitungan rata- rata total penerimaan sebesar Rp 16.138.821,38,
sehingga pendapatan perbulan bersih sebesar Rp 4.599.250,61. BEP produksi tercapai
pada saat jumlah produksi 343,38 kg dan BEP harga terjadi pada saat jumlah harga
jual Rp 7.699,19. Dan setelah dihitung dengan analisis Revenue Cost (R/C)
menunjukan bahwa usaha pengolahan ikan asin sebesar 1,40
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa usaha ini berada di posisi pertahankan
dan pelihara. Dan letak Cilacap Selatan yang di dalamnya ada obyek Wisata Teluk
Penyu mempermudah jalur pemasaran. Berdasarkan matriks SWOT diputuskan 4
kebijakan alternatif yang terbaik dan setelah menganalisis dengan QSPM strategi yg
terbaik adalah melakukan perencanaan manajemen produksi terintegrasi dengan
tujuan memenuhi permintaan tepat waktu, tepat jumlah, produk yang tepat mutu dan
tepat tempat.
Dan implikasi dari penelitian ini hendaknya usaha pengolahan ikan asin
mengoptimalkan kinerja usaha pengolahan ikan asin serta melakukan perencanaan
manajemen peroduksi yang terintegrasi dengan tujuan memenuhi permintaan tepat
waktu, tepat jumlah, hasil produk tepat mutu, kelompok paguyuban ikan asin yang
sudah ada diaktifkan kembali, kemudian aktif bekerja sama dengan dinas perikanan
ataupun yang lainnya untuk meningkatkan usaha pengolahan ikan asin dan kelompok
usaha ikan asin melakukan thapan pengembangan dari tahun ke tahun.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled “Strategy Analysis of Salted Fish Business Development in
South Cilacap Sub District, Cilacap Regency. The research problems are changing in
environmental influence, internal influence such as area and not optimal production
capacity, and external influence such as business competitor, selling and buying price
fluctuations. And deciding the best strategy to be implemented in the business.
The hypotheses are salted fish management in South Cilacap Sub District is
profitable, internal factors (Strength and Weakness) are significantly influencing
salted fish business, and the best strategy to develop the business is rearranging the
business management, specifically production management aims to fulfill demand on
time, exact amount and qualified.
The total fixed cost is Rp. 448,787.10, the variable cost consisting of lendra
fish, montok fish, bilis fish, salt, electricity, and employee is Rp. 11,090,783.67, thus
the total cost is Rp. 11,539,570.77. the average income is Rp. 16,138,821.38, thus the
net income for a month is Rp. 4,599,250.61. BEP for Production is reached when the
total production is 343.38 kg and BEP price is when the selling price Rp. 7,699.19.
After calculating with Revenue Cost (R/C), the result shows that salted fish
management is 1.40.
The research conclusion is the business is in defense and manage position.
South CIlacap location is near with Teluk Penyu as tourism object helps the
marketing distribution. Based on SWOT analysis, there are 4 alternative policies and
after analyzing with QSPM, the best strategy is integrating the production
management with aim to fulfill the demand on time, exact amount, qualified product
and correct location.
The implication is salted fish business needs to optimize the management
performance and planning for integrated production management with aim to fulfill
the demand on time, exact amount, and qualified product. The salted fish association
needs to be reactivated and have an active cooperation with fishery department to
improve and develop the business year by year.
Kata kunciANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA IKAN ASIN DI KECAMATAN CILACAP SELATAN KABUPATEN CILACAP
Pembimbing 1Dra. Endang Setiasih, MM
Pembimbing 2Suharno, SE. MSi
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman105
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.