Artikel Ilmiah : I1B022103 a.n. MUHAMAD RIVALDI

Kembali Update Delete

NIMI1B022103
NamamhsMUHAMAD RIVALDI
Judul ArtikelHUBUNGAN KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DENGAN KRISIS IDENTITAS DIRI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 BATURRADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Pada masa remaja, individu mulai membentuk identitas diri sebagai bagian dari
tugas perkembangan. Kegagalan dalam pembentukan identitas diri yang optimal dapat
menyebabkan krisis identitas diri. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kemampuan ini adalah
keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Namun, keterlibatan ayah dalam pengasuhan di Indonesia
masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan
ayah dalam pengasuhan dengan krisis identitas diri pada remaja di sekolah menengah atas (SMA).
Metodologi : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Sampel terdiri dari 204 siswa SMA Negeri 1 Baturraden yang dipilih menggunakan teknik
convenience sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Skala Father Involvement dan Skala Krisis
Identitas Diri. Analisis data dilakukan secara univariat kemudian untuk bivariat menggunakan uji
Somers' d.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara
keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan krisis identitas diri remaja di SMA (p-value = 0,002)
dengan kekuatan hubungan lemah ke arah negatif (somers’ d = -0,202). Tingkat keterlibatan ayah
dalam pengasuhan mayoritas berada pada kategori sedang (70,1%), sedangkan tingkat krisis
identitas diri remaja mayoritas juga berada pada kategori sedang (66,2%).
Kesimpulan : Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengasuhan, maka semakin rendah
kecenderungan remaja mengalami krisis identitas diri di Sekolah Menengah Atas (SMA).
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Adolescence is a developmental stage during which individuals begin to
establish their identity as part of their developmental tasks. Failure to develop a well
established identity may lead to an identity crisis. One of the factors that may influence this
process is father involvement in parenting. However, father involvement in parenting in
Indonesia remains relatively low. Therefore, this study aimed to examine the relationship
between father involvement in parenting with identity crisis among adolescent in senior
high schools.
Methodology: This study employed a quantitative correlational design with a cross
sectional approach. The sample consisted of 204 students from SMA Negeri 1 Baturraden,
selected using a convenience sampling technique. The instruments used were the Father
Involvement Scale and the Identity Crisis Scale. Data were analyzed using univariate
analysis, while the relationship between variables was examined using Somers' d test.
Results: The results showed a statistically significant relationship between father
involvement in parenting and identity crisis among senior high school adolescents (p-value
= 0.002), with a weak negative correlation (Somers' d = −0.202). Most respondents had a
moderate level of father involvement in parenting (70.1%), while the majority also
experienced a moderate level of identity crisis (66.2%).
Conclusion: The higher the level of father involvement in parenting, the lower the level of
identity crisis among senior high school adolescents.
Kata kunciketerlibatan ayah, krisis identitas diri, remaja, SMA
Pembimbing 1Asep iskandar
Pembimbing 2Koernia Nanda Pratama
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2026-08-20 11:44:34.579078
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.