Artikel Ilmiah : E1A022179 a.n. ALYSIA ZENUBIA HELGA SEPTINA

Kembali Update Delete

NIME1A022179
NamamhsALYSIA ZENUBIA HELGA SEPTINA
Judul ArtikelTANGGUNG JAWAB HUKUM DINAS KESEHATAN
TERHADAP PENANGANAN KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) PENYAKIT
MENULAR
DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Kejadian Luar Biasa (KLB) merupakan timbulnya atau meningkatnya kejadian
kesakitan dan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah
dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang dapat menjurus pada
terjadinya wabah. Indonesia masih sering menghadapi fenomena KLB. Dinas
Kesehatan memiliki peran strategis sebagai perangkat daerah yang menjalankan
urusan pemerintahan bidang Kesehatan berdasarkan pasal 352 (1) Undang-Undang
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, analitis, dan
konseptual. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi
kepustakaan dan dianalisis secara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pengaturan tanggung jawab hukum Dinas Kesehatan terhadap penanganan
kejadian luar biasa penyakit menular dalam perspektif hukum administrasi negara
telah menunjukkan taraf sinkronisasi vertikal dan horizontal. Artinya peraturan yang
lebih rendah telah didasarkan pada peraturan yang lebih tinggi. Peraturan-peraturan
tersebut tidak saling bertentangan antara satu dengan yang lain. Bentuk tanggung
jawab hukum Dinas Kesehatan terhadap penanganan kejadian luar biasa penyakit
menular pada struktur peraturan perundang-undangan Indonesia, yaitu: tanggung
jawab secara administrasi diatur dalam Pasal 159, Pasal 162, Pasal 169 Peraturan
Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang KLB, Wabah, Krisis Kesehatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
An Extraordinary Event (KLB) is the emergence or increase in the incidence of
morbidity and/or mortality that is epidemiologically significant in a region within a
certain period of time, and is a condition that can lead to an epidemic. Indonesia still
frequently faces the KLB phenomenon. The Health Service has a strategic role as a
regional apparatus that carries out government affairs in the health sector based on
Article 352 (1) of Law Number 17 of 2023 concerning Health. The research method
used is normative juridical research with a statutory, analytical, and conceptual
approach. The data used are secondary data obtained through literature studies and
analyzed using qualitative normative methods. The results of the study indicate that
the regulation of the Health Service's legal responsibility for handling extraordinary
events of infectious diseases from a state administrative law perspective has shown a
level of vertical and horizontal synchronization. This means that lower regulations
have been based on higher regulations. These regulations do not contradict each
other. The form of legal responsibility of the Health Service for handling extraordinary
incidents of infectious diseases in the structure of Indonesian legislation, namely:
administrative responsibility is regulated in Article 159, Article 162, Article 169 of the
Regulation of the Minister of Health Number 1 of 2026 concerning KLB, Epidemics,
Health Crises.
Kata kunciKata Kunci : Tanggung Jawab Hukum, Dinas Kesehatan, Penanganan Kejadian Luar Biasa Penyakit Menular.
Pembimbing 1Sri Hartini, S.H., M.H
Pembimbing 2Nayla Alawiya, S.H., M.H
Pembimbing 3Dr. Siti Kunarti, S.H., M.Hum
Tahun2026
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2026-04-25 11:47:21.492971
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.