Artikel Ilmiah : K1C022007 a.n. NUR ANJUMI ZUHRIYAH

Kembali Update Delete

NIMK1C022007
NamamhsNUR ANJUMI ZUHRIYAH
Judul ArtikelANALISIS PARAMETER IMT DAN TEKANAN DARAH
TERHADAP KUALITAS CITRA CT ANGIOGRAFI KEPALA
DI INSTALASI RADIOLOGI
RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penyakit pembuluh darah area kepala seperti stroke menjadi salah satu faktor utama
yang menyebabkan disabilitas dan kematian di Indonesia, sehingga diperlukan
metode pencitraan yang akurat untuk mendukung tindakan medis. CT angiografi
kepala merupakan alat penting bagi dokter untuk mengetahui penyumbatan,
pendarahan, dan kelainan pada pembuluh darah dan jaringan organ di kepala.
Namun kualitas citra dipengaruhi beberapa parameter seperti indeks massa tubuh
(IMT), dan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas citra
terbaik untuk menentukan pengaruh dari parameter fisik dan fisiologis dengan
mempertimbangkan parameter teknis. Analisis kualitas citra CT angiografi kepala
dilakukan pada software IndoQCT. Data diperoleh dari 30 pasien dengan
pemeriksaan CT angiografi kepala dengan kasus stroke dan aneurisma di RSUD
Prof. Dr. Margono Soekarjo. Parameter kualitas citra dievaluasi berdasarkan nilai
modulation transfer function (MTF) dan contrast-to-noise ratio (CNR).
Pemeriksaan CT angiografi kepala dilakukan sesuai standar prosedur operasional
(SPO) yang berlaku di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, yang menghasilkan citra
berupa visualisasi pembuluh darah kepala, termasuk ganbaran klasifikasi atau
penyumbatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai MTF dan CNR tertinggi
diperoleh pada pasien 12 dan 2. Sedangkan nilai terendah terdapat pada pasien 26
dan 24. Seluruh nilai yang diperoleh masih memenuhi standar BAPETEN yaitu ≥
0,5 Lp/mm untuk MTF dan ≥ 1 CNR, sehingga masih dikategorikan baik.
Peningkatan nilai tegangan dan tekanan darah cenderung menaikan nilai MTF dan
CNR, sedangkan peningkatan IMT memberikan pengaruh sebaliknya. Parameter
tersebut berkontribusi dalam perubahan densitas dan klasifikasi pada pembuluh
darah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cerebrovascular diseases such as stroke are one of the main causes of disability
and death in Indonesia, requiring accurate imaging methods to support medical
treatment. Head CT angiography is an important tool for doctors to detect
blockages, bleeding, and abnormalities in the blood vessels and organ tissues in the
head. However, image quality is affected by several parameters such as body mass
index (BMI) and blood pressure. This study aims to analyze the best image quality
to determine the influence of physical and physiological parameters while
considering technical parameters. Image quality analysis was performed using
IndoQCT software. Data were obtained from 30 patients who underwent head CT
angiography for stroke and aneurysm at Prof. Dr. Margono Soekarjo General
Hospital. Image quality parameters were evaluated based on modulation transfer
function (MTF) and contrast-to-noise ratio (CNR) values. Head CT angiography
examinations were performed in accordance with the standard operating
procedures (SOP) applicable at Prof. Dr. Margono Soekarjo Regional General
Hospital, which produced images in the form of visualizations of the blood vessels
in the head, including images of classification or blockages. The analysis results
showed that the highest MTF and CNR values were obtained in patients 12 and 2,
while the lowest values were found in patients 26 and 24. All values obtained still
meet BAPETEN standards, namely ≥0.5 Lp/mm for MTF and ≥1 CNR, so they are
still categorized as good. Increases in voltage and blood pressure tend to increase
MTF and CNR values, while increases in IMT have the opposite effect. These
parameters contribute to changes in density and classification in blood vessels.
Kata kunciCT angiografi kepala, Kualitas Citra, MTF, CNR, Tegangan, IMT, dan Tekanan Darah
Pembimbing 1Prof. Dr. Bilalodin, S.Si., M.Si
Pembimbing 2Aris Haryadi, S.Si., M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2026
Jumlah Halaman97
Tgl. Entri2026-04-15 14:58:16.922807
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.