Artikel Ilmiah : E1A021120 a.n. ELANG YEWISEN SYACHLA ELDEN

Kembali Update Delete

NIME1A021120
NamamhsELANG YEWISEN SYACHLA ELDEN
Judul ArtikelSINERGITAS LEMBAGA PEMASYARAKATAN DAN BALAI
PEMASYARAKATAN DALAM PEMBINAAN KETERAMPILAN
NARAPIDANA SEBAGAI UPAYA REINTEGRASI SOSIAL
(Studi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto dan Balai
Pemasyarakatan Kelas II Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pembinaan keterampilan narapidana merupakan bagian dari pembinaan
kemandirian yang diberikan melalui seragkaian program pelatihan keterampilan
kerja sebagai salah satu upaya mewujudkan reintegrasi sosial. Pembinaan
melibatkan semua lembaga yang ada dalam sistem pemasyarakatan diantaranya
Lembaga Pemasyarakatan dan Balai Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan
menganalisis sinergi antara Lapas Kelas IIA Purwokerto dan Bapas Kelas IIA
Purwokerto dalam pembinaan keterampilan narapidana. Metode yang digunakan
adalah yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan
petugas Lapas dan Bapas serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menujukan
bahwa sinergi antara Lapas dan Bapas dalam pembinaan keterampilan dapat
diwujudkan melalui dokumen hasil penelitian kemasyarakatan atau disebut sebagai
litmas yang memuat rekomendasi program pembinaan yang akan diberikan kepada
narapidana. Sinergi tersebut didukung dengan letak geografis yang berdekatan dan
adanya koordinasi yang baik, namun memiliki kendala keterbatasan sarana
prasarana dan sumber daya manusia. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
sinergi tersebut sudah efektif namun belum optimal dalam implementasinya karena
terdapat kendala dan memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Abtrak (Bhs. Inggris)Skill development for inmates is part of self-reliance development provided through
a series of vocational training programs as one effort to achieve social
reintegration. This development involves all institutions within the correctional
system, including the Correctional Institution (Lapas) and the Probation Office
(Bapas). This study aims to analyze the synergy between Lapas Kelas IIA
Purwokerto and Bapas Kelas IIA Purwokerto in the skill development of inmates.
The research employs a juridical-empirical method with a qualitative approach
conducted through interviews with officers from Lapas and Bapas as well as
literature studies. The research results show that the synergy between Lapas and
Bapas in skill development is realized through the social research document or
Litmas, which contains recommendations for development programs to be given to
inmates. This synergy is supported by close geographical locations and good
coordination, but faces constraints in terms of facilities infrastructure and limited
human resources. This study concludes that the synergy is already effective but not
yet optimal in its implementation due to existing constraints and requires further
evaluation.
Kata kunciNarapidana, Pembinaan Keterampilan, Reintegrasi Sosial.
Pembimbing 1Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H.
Pembimbing 2Dwiki Oktobrian, S.H., M.H.
Pembimbing 3Prof. Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H
Tahun2026
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2026-01-26 10:42:05.689704
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.