Artikel Ilmiah : G1B022019 a.n. NUR FITA HANDAYANI

Kembali Update Delete

NIMG1B022019
NamamhsNUR FITA HANDAYANI
Judul ArtikelPERBEDAAN ARAH DAN SUDUT DILASERASI AKAR GIGI MOLAR KETIGA MANDIBULA ANTARA GIGI IMPAKSI DAN NON-IMPAKSI PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAF PANORAMIK DI RSGMP UNSOED
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang. Dilaserasi merupakan kelainan perkembangan gigi yang ditandai dengan adanya
kelengkungan akar ≥20° terhadap sumbu longitudinal gigi. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
perbedaan arah dan sudut dilaserasi gigi molar ketiga mandibula antara gigi impaksi dan non-impaksi pada pemeriksaan
radiograf panoramik di RSGMP Unsoed. Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 132 unit gigi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan
sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Sampel diklasifikasikan berdasarkan tiga kelompok penelitian,
yaitu impaksi mesioangular (kelompok P1), impaksi vertikal (kelompok P2), dan non-impaksi (kelompok P3).
Pengukuran dilakukan menggunakan software ImageJ. Data arah dilaserasi yang diperoleh dari hasil pengukuran
dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan sudut dilaserasi dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan arah dilaserasi antara kelompok impaksi mesioangular, impaksi
vertikal, dan non-impaksi (p<0,05) dan terdapat perbedaan sudut dilaserasi antara kelompok impaksi mesioangular,
impaksi vertikal, dan non-impaksi (p<0,05). Simpulan. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan arah dan
sudut dilaserasi yang signifikan antara kelompok impaksi mesioangular, impaksi vertikal, dan non-impaksi.
Kata kunci: arah dilaserasi, dilaserasi, impaksi, radiograf panoramik, sudut dilaserasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background. Dilaceration is a developmental anomaly of the tooth characterized by root curvature of ≥20°
relative to the longitudinal axis of the tooth. Purpose. The aim of this study was to determine the differences in the
direction and angle of dilaceration of mandibular third molars between impacted and non-impacted teeth on panoramic
radiographic examination at RSGMP Unsoed. Methods. This study was an analytical observational study with a cross
sectional approach. The sample consisted of 132 teeth that met the inclusion and exclusion criteria. Sampling was
carried out using a purposive sampling technique. The samples were classified into three study groups: mesioangular
impaction (group P1), vertical impaction (group P2), and non-impaction (group P3). Measurements were performed
using ImageJ software. The data on dilaceration direction obtained from the measurements were analyzed using the
Chi-Square test, and the dilaceration angle was analyzed using the One-Way ANOVA test. Result. The results showed
significant differences in the direction of dilaceration among the mesioangular impaction, vertical impaction, and non
impaction groups (p<0.05), and significant differences in dilaceration angle among the three groups (p<0.05).
Conclusions. In conclusion, there are significant differences in both the direction and the angle of dilaceration between
mesioangular impaction, vertical impaction, and non-impaction groups.
Keywords: dilaceration angle, dilaceration direction, panoramic radiography, root dilaceration, tooth impaction.
Kata kunciarah dilaserasi, dilaserasi, impaksi, radiograf panoramik, sudut dilaserasi
Pembimbing 1Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M.Kes., AP., S.IP., S.E., S.H
Pembimbing 2drg. Mahindra Awwaludin R, M.H., Sp. RKG
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2026-01-22 14:43:38.898395
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.