Home
Login.
Artikelilmiahs
51344
Update
NUR FITA HANDAYANI
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN ARAH DAN SUDUT DILASERASI AKAR GIGI MOLAR KETIGA MANDIBULA ANTARA GIGI IMPAKSI DAN NON-IMPAKSI PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAF PANORAMIK DI RSGMP UNSOED
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang. Dilaserasi merupakan kelainan perkembangan gigi yang ditandai dengan adanya kelengkungan akar ≥20° terhadap sumbu longitudinal gigi. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan arah dan sudut dilaserasi gigi molar ketiga mandibula antara gigi impaksi dan non-impaksi pada pemeriksaan radiograf panoramik di RSGMP Unsoed. Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 132 unit gigi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Sampel diklasifikasikan berdasarkan tiga kelompok penelitian, yaitu impaksi mesioangular (kelompok P1), impaksi vertikal (kelompok P2), dan non-impaksi (kelompok P3). Pengukuran dilakukan menggunakan software ImageJ. Data arah dilaserasi yang diperoleh dari hasil pengukuran dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan sudut dilaserasi dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan arah dilaserasi antara kelompok impaksi mesioangular, impaksi vertikal, dan non-impaksi (p<0,05) dan terdapat perbedaan sudut dilaserasi antara kelompok impaksi mesioangular, impaksi vertikal, dan non-impaksi (p<0,05). Simpulan. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan arah dan sudut dilaserasi yang signifikan antara kelompok impaksi mesioangular, impaksi vertikal, dan non-impaksi. Kata kunci: arah dilaserasi, dilaserasi, impaksi, radiograf panoramik, sudut dilaserasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background. Dilaceration is a developmental anomaly of the tooth characterized by root curvature of ≥20° relative to the longitudinal axis of the tooth. Purpose. The aim of this study was to determine the differences in the direction and angle of dilaceration of mandibular third molars between impacted and non-impacted teeth on panoramic radiographic examination at RSGMP Unsoed. Methods. This study was an analytical observational study with a cross sectional approach. The sample consisted of 132 teeth that met the inclusion and exclusion criteria. Sampling was carried out using a purposive sampling technique. The samples were classified into three study groups: mesioangular impaction (group P1), vertical impaction (group P2), and non-impaction (group P3). Measurements were performed using ImageJ software. The data on dilaceration direction obtained from the measurements were analyzed using the Chi-Square test, and the dilaceration angle was analyzed using the One-Way ANOVA test. Result. The results showed significant differences in the direction of dilaceration among the mesioangular impaction, vertical impaction, and non impaction groups (p<0.05), and significant differences in dilaceration angle among the three groups (p<0.05). Conclusions. In conclusion, there are significant differences in both the direction and the angle of dilaceration between mesioangular impaction, vertical impaction, and non-impaction groups. Keywords: dilaceration angle, dilaceration direction, panoramic radiography, root dilaceration, tooth impaction.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save