Artikel Ilmiah : A1A019062 a.n. KAUTSAR ZAIDAN AZIZI

Kembali Update Delete

NIMA1A019062
NamamhsKAUTSAR ZAIDAN AZIZI
Judul ArtikelHARGA POKOK PRODUKSI PADI ORGANIK VARIETAS MENTIK
WANGI SUSU (Studi Kasus pada Kelompok Tani Marsudi Among Tani di
Desa Dawuhan, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sektor pertanian memegang peranan vital dalam perekonomian Indonesia,
dengan pertanian padi organik menawarkan prospek pasar yang menjanjikan. Padi
organik tidak hanya ramah lingkungan dan sehat, tetapi juga memiliki nilai jual
yang lebih tinggi. Penelitian ini berfokus pada usahatani padi organik yang
dilakukan oleh Kelompok Marsudi Among Tani di Desa Dawuhan, Kecamatan
Banyumas, Kabupaten Banyumas.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga
pokok produksi (HPP) usahatani padi organik dan menganalisis pengaruh biaya
produksi terhadap HPP yang diperoleh. Metode yang digunakan adalah studi kasus
dengan pendekatan sensus terhadap seluruh petani padi organik di Kelompok
Marsudi Among Tani. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner pada
bulan November 2023 hingga Januari 2024. Analisis data dilakukan secara
deskriptif serta menggunakan analisis struktur biaya dan pendapatan, dengan
perhitungan HPP menggunakan metode full costing. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa usahatani padi organik ini sangat menguntungkan dan layak secara ekonomi.
Dengan total biaya produksi sebesar Rp2.659.651,00, petani dapat memperoleh
keuntungan sebesar Rp5.181.250,00 dan pendapatan bersih Rp2.522.599,00. HPP
per kilogram padi organik adalah Rp3.150,00, yang menghasilkan keuntungan
98,41% atau Rp3.100,00 per kg jika dijual langsung ke kelompok tani. Keuntungan
akan lebih tinggi jika produk dijual dengan harga di atas Rp6.250,00 per kg ke pihak
pengolah. Usahatani padi organik yang dikelola oleh Kelompok Tani Marsudi
Among Tani terbukti menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan. Hasil ini
menunjukkan potensi besar pertanian organik dalam meningkatkan pendapatan
petani di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)The agricultural sector plays a vital role in the Indonesian economy, with
organic rice farming offering promising market prospects. Organic rice is not only
environmentally friendly and healthy, but also has a higher selling value. This study
focuses on organic rice farming carried out by the Marsudi Among Tani Group in
Dawuhan Village, Banyumas District, Banyumas Regency. This study aims to
calculate the cost of goods produced (COGS) of organic rice farming and analyze
the effect of production costs on the COGS obtained. The method used is a case
study with a census approach to all organic rice farmers in the Marsudi Among
Tani Group. Data were collected through interviews and questionnaires from
November 2023 to January 2024. Data analysis was carried out descriptively and
using cost and revenue structure analysis, with COGS calculated using the full
costing method. The results of the study indicate that this organic rice farming is
very profitable and economically feasible. With a total production cost of
Rp2,659,651.00, farmers can earn a profit of Rp5,181,250.00 and a net income of
Rp2,522,599.00. The cost of goods sold per kilogram of organic rice is Rp3,150.00,
resulting in a profit of 98.41% or Rp3,100.00 per kg if sold directly to farmer
groups. Profits will be higher if the product is sold at a price above Rp6,250.00 per
kg to processors. The organic rice farming business managed by the Marsudi
Among Tani Farmers Group has proven to be profitable and feasible to continue.
These results demonstrate the great potential of organic farming in increasing
farmer incomes in Indonesia.
Kata kunciHarga pokok produksi, padi organik, usahatani, banyumas.
Pembimbing 1Ratna Satriani, S.P., M.Sc.
Pembimbing 2Rifki Andi Novia, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2025-10-15 13:11:34.615607
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.